Abstract:The purpose of this study is to find out the literacy management of school libraries, supporting and inhibiting factors, and strategies that can be applied by the library in an effort to motivate students' interest in reading…
reading at SMPN 3 Alalak and SMPN 4 Alalak as driving schools.The theory used in this study is the theory according to George R Terry. The methodology of this research uses a qualitative approach and this type of research uses qualitative descriptive research. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that library management in SMPN 3 Alalak and SMPN 4 Alalak in motivating students' interest in reading includes the function of Planning is the development of collections and reference services. The Organizing Function is the division of library work programs and reference services. The function of Direction/implementation is the development of collections. The supervisory function is collaboration and partnership. Supporting and inhibiting factors to motivate students' interest in reading at SMPN 3 Alalak and SMPN 4 Alalak as driving schools include technological advancements, collection of reading materials, human resources, facilities and infrastructure. Strategies that can be applied by the library in motivating students' interest in reading as a driving school are increasing collection materials, providing adequate facilities and infrastructure, providing good services, holding additional programs such as conducting regular and continuous promotions. It can be concluded that at the end of the study, data was obtained for student visits to the SMPN 3 Alalak library reaching 27%, which is not yet classified as high student visits, while for SMPN 4 Alalak reaching 65%, it is classified as high student visits.
Abstract:Mediation is an alternative method of dispute resolution that is increasingly being used in the modern legal system. This process prioritizes dialogue between the disputing parties to reach an agreement without resorting…
to litigation. In mediation, ethics plays an important role in maintaining fairness, confidentiality and professionalism, both by the mediator and by the advocates involved. Advocates have a strategic role in mediation, namely as legal advisors who provide direction to their clients, and ensure that the mediation process runs in accordance with existing ethical principles. Advocates also function to maintain the integrity and confidentiality of information obtained during mediation, as well as ensuring that clients are not pressured into accepting detrimental agreements. In this paper, we discuss the importance of ethics in mediation, the challenges faced, and the vital role of advocates in ensuring fair and effective dispute resolution. By paying attention to ethics in mediation, it is hoped that the dispute resolution process can take place more transparently, efficiently and fairly for all parties involved.
Abstract:This article discusses the debate between rationalism and empiricism from the perspective of modern epistemology, aiming to uncover how both approaches have contributed to the development of science and technology. Rationalism…
nalism asserts that knowledge is acquired through reason and logic, independent of sensory experience, as advocated by philosophers such as René Descartes and Gottfried Wilhelm Leibniz. In contrast, empiricism emphasizes that knowledge arises from sensory experience, as articulated by John Locke, George Berkeley, and David Hume. Although these views are often considered opposing, Immanuel Kant attempted to bridge the gap by proposing that knowledge is the result of the interaction between reason and experience. In the context of modern science, both rationalism and empiricism are no longer viewed as separate poles but rather as complementary, especially in fields such as artificial intelligence and neurobiology. This article demonstrates that the synthesis of rationalism and empiricism provides a more holistic understanding of human knowledge, which is highly relevant to the advancement of science and technology in the modern era. This research employs a descriptive-analytical qualitative approach, examining literature related to rationalism, empiricism, and modern epistemology to analyze their contributions to the formation of knowledge
Abstract:The Malay community of Riau is known for its rich culture, which reflects noble values of life passed down through various traditions and ways of life from their ancestors. The principle of "adat bersendi syarak, syarak…
bersendi kitabullah" serves as a guide in their lives, integrating Islamic values into every aspect of their existence. This article aims to examine the way of life of the Malay community in Riau as part of cultural heritage that needs to be preserved, as well as its relevance in the present time. Using a qualitative approach and literature study, this research explores various aspects of Malay Riau culture, such as customs, oral literature, traditional clothing, and how the Malay community preserves the environment. Amid the challenges of globalization and modernization, this article shows that the values within the Malay Riau way of life remain essential in creating a harmonious, cultured, and virtuous society. Efforts to preserve culture through education and cultural festivals are also crucial so that younger generations can continue to appreciate and maintain this cultural heritage.
Abstract:Data dari Organisasi International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2021 terdapat 537 juta individu di dunia menderita diabetes dan dari data tersebut di negara Indonesia yang mengalami diabetes ada 19,5 juta individu.…
u. Diabetes melitus yaitu adanya gangguan pada sistem metabolisme ditandai dengan hiperglikemia. Diabetes melitus dapat mengakibatkan komplikasi salah satunya ulkus diabetik. Ulkus diabetik adalah luka karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah. Penanganan yang dapat dilakukan pada penderita ulkus diabetik yakni perawatan luka dengan aloe vera gel. Tujuan penelitian yaitu untuk menggambarkan perawatan luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan ulkus diabetikum. Metode yang digunakan adalah penelitian studi kasus deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan perawatan luka pada pasien ulkus diabetikum dengan menggunakan aloe vera gel. Instrument studi kasus yang digunakan lembar observasi dan lembar wawancara. Instrument pengkajian luka menggunakan lembar observasi luka winner scale. Perawatan luka dengan aloe vera gel dilakukan selama 2 minggu setiap 2 hari sekali. Hasil perawatan luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan ulkus diabetikum yang dilakukan selama 2 minggu setiap 2 hari sekali didapatkan kesimpulan berupa terdapat adanya penurunan skor pengkajian luka pada luka A terdapat penurunan sebanyak 15 yakni dari skor awal 25 menjadi 10 dan luka B penurunan sebanyak 12 dari skor awal 29 menjadi 17 di skor akhir. Hal tersebut terbukti bahwa aloe vera gel efektif dalam proses penyembuhan ulkus diabetikum. Kesimpulan perawatan luka dengan aloe vera gel pada pasien dengan ulkus diabetikum terbukti efektif membantu penyembuhan luka.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak penggunanaan aplikasi Microsoft powerpoint terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sistem Digital di kelas X TKJ SMK Swasta Taruna Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini…
ni menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri seluruh siswa X TKJ 1 yang terdiri dari 13 siswa. Data diperoleh melalui angket yang berisi 10 item pertanyaan yang mengukur pemahaman siswa, serta tes hasil belajar. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 27 untuk menghitung nilai rata-rata dam uji-t melihat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Microsoft PowerPoint dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pamahaman siswa pada mata pelajaran Sistem Digital.
Abstract:Latar Belakang: : Kualitas tidur bayi sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan bayi. Masalah yang dialami ibu adalah bayi yang sulit sekali untuk tidur. Sehingga gangguan tidur yang terjadi pada bayi perlu mendapatkan…
ndapatkan perhatian yang serius. Berdasarkan data WHO (World Health Organization), lebih dari 33% Bayi mengalami gangguan tidur. Dalam penelitian yang dilakukan Hiscock di Melbourne, Australia, 32% ibu mengatakan sering mengalami kesulitan tidur pada anaknya. Penelitian ini menemukan bahwa bayi sering mengalami gangguan tidur, baik yang berkepanjangan maupun parah atau berulang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur bayi adalah dengan baby massage, membantu mengurangi ketegangan otot-otot bayi sehingga timbul perasaan nyaman dan rileks. Selain itu durasi tidur yang lebih lama dipicu oleh pelepasan oksitosin dan endorfin pada saat baby massage. Hormon oksitosin berfungsi untuk menurunkan kadar stress dalam otak sehingga bayi merasa lebih tenang dan nyaman bahkan kualitas tidurnya meningkat, sedangkan hormon endorfin adalah suatu hormon untuk meredakan nyeri dan menghilangkan rasa tidak nyaman Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan baby massage terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan. Metode: Pendekatan studi kasus ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan melihat kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan menggunakan lembar B-PSQI. Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan perubahan skor dari 1 ke 3 setelah dilakukan baby massage. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pemberian baby massage terbukti dapat meningkatkan kualitas tidur bayi
Abstract:Di dunia yang sempurna, anestesi umum akan memberikan sejumlah manfaat, termasuk induksi yang tenang, hilangnya kesadaran yang diperkirakan, keadaan intraoperatif yang stabil, efek samping yang sedikit, serta pemulihan refleks…
efleks dan keterampilan motorik yang cepat dan tanpa rasa sakit. Sejak diperkenalkan pada praktik klinis, anestesi umum telah berevolusi dan berubah secara signifikan, bersama dengan anestesi intravena total (TIVA), kami menetapkan untuk membandingkan Mean Arterial Pressure (MAP) anestesi spinal dengan TIVA anestesi umum. Sebuah studi kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif adalah teknik analisis yang dipilih. Empat puluh orang berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai bagian dari metode total sampling. Dari hasil penelitian, terlihat bahwa 28 pasien, atau 70% dari total pasien, termasuk dalam kelompok usia 19-45 tahun. Mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 27 (67,5%) pasien. Berdasarkan jenis pembedahan mayorits bedah umum sebanyak 22 (55%) pasien. Bredasarkan durasi pemebedahan mayoritas < 1 jam sebesar 22 (55%) pasien. Dan berdasarkan status fisik ASA mayoritas 24 (60%) pasien semua dari jumlah responden 40 pasien.Berdasarkan tingkat MAP dapat diketahui bahwa mayoritas pasien pada general anestesi TIVA mengalami tingkat MAP mayoritas nilai maximum 120 terdapat responden 8 (20%) repondendengan persentase sebesar 100%. Berdasarkan spinal anestesi tingkat MAP mayoritas nilai rata-rata 85,83 terdapat responden 15 (37,5%) dengan menunjukkan bahwa mayoritas pasien dengan pembiusan general anestesi dan spinal anestesi tidak mengalami perubahan MAP atau perubahan hemodinamik yang segnifikan di rumah sakit dedy jaya. Tingkat Mean Arterial Pressure (MAP) berdasarkan sebelum dilakukan pembiusan dan sesuadah pembiusan Sebelum dilakukan pembiusan Variabel MAP dari reponden 40 didapatkan nilai standar deviasi 13,190 lebih kecil dari pada mean yaitu 87.65 artinya sebaran data semakin mendekatin nilai mean. Nilai maksimum dan minimum dari variabel ini adalah 48 dan 108.
Abstract:Kabupaten Indragiri Hilir adalah daerah yang mengandalkan sektor perkebunan, khususnya kelapa, sebagai dasar ekonominya. Namun, pengelolaan limbah sabut kelapa sebagai salah satu produk turunan belum dapat dimanfaatkan secara…
ecara optimal, sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Dalam rangka meningkatkan nilai ekonomi kelapa dan mengurangi dampak negatif lingkungan, kelompok Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau mengadakan penyuluhan dan pelatihan pembuatan keset berbahan dasar limbah sabut kelapa di SMPN 2 Batang Tuaka, Desa Sungai Luar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengolah limbah kelapa menjadi produk yang berguna serta ramah lingkungan. Melalui pelatihan ini, siswa-siswi diharapkan mampu mengolah sabut kelapa menjadi keset yang berkualitas, yang tidak hanya membantu mengurangi limbah tetapi juga meningkatkan kreativitas siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa-siswi memperoleh pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan limbah sabut kelapa, yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengelolaan lingkungan yang lebih baik dan mendukung ekonomi berkelanjutan di Desa Sungai Luar.
Abstract:Background: Diarrhea is the second-leading cause of mortality in children under the age of five. Based on data from the Pontianak City Health Office in 2021, the number of findings was 727 in toddlers. And in 2022, there…
were as many as 918 findings of diarrhea in toddlers at Gang Sehat Health Center. Mother's factor also affects the occurrence of diarrhea in toddlers. Knowledge is one of the factors causing the high mortality rate due to diarrhea. The importance of maternal knowledge and attitudes in handling diarrheal diseases needs to be discussed because diarrhea that is delayed or improperly handled can cause pain and adverse effects on children, namely infant mortality. Objective: To determine the relationship between mothers' knowledge and attitudes about diarrhea management and the classification of diarrhea in toddlers at the Gang Sehat Health Center. Methods: This study used the accidental sampling method with bivariate analysis using the Chi-Square test. Results: The Chi Square test resulted in a value of 0.934, meaning that the P value > 0.05 indicates that there is no relationship between maternal knowledge and diarrhea classification in toddlers. With the results of the value of 0.443, meaning that the P value > 0.05, there is no relationship between the mother's attitude and diarrhea classification about diarrhea management in toddlers. Conclusion: There is no relationship between knowledge and attitude of mothers with diarrhea classification regarding diarrhea management in toddlers