Abstract:Abstract: Information Technology has been utilized by the Wahana Visi Indonesia Foundation in the process of managing goods data (Provision). Therefore, good and correct IT governance is needed by predetermined standards…
so that the use of IT for the foundation's operations can run well. The purpose of this study is to determine the extent to which management manages the processes of managing and evaluating IT performance, Internal Control, External Requirements, and IT Governance. Capability and maturity level measurements were carried out using the COBIT 2019 framework. The results obtained were that the capability level and maturity level values in the MEA 01 objective domain were 2.17 with a percentage of 41% categorized Partially, the MEA 02 objective domain obtained a value of 1 .97 with a percentage of 36% and entered the Partially category, the objective domain MEA 03 obtained a value of 2.11 with a percentage of 36% and entered the Partially category, the objective domain MEA 04 obtained a value of 1.75 with a percentage of 38% and entered the Partially category. Each process domain that is in it produces a gap level value or GAP value for each of the selected objective domains based on factor design. Domain MEA 01 got a score of 1.83, domain MEA 02 got a score of 2.03, domain MEA 03 got a score of 1.89, and domain MEA 04 got a score of 2.25 out of the expected maximum value of 4.00. Thus it can be concluded that the management and process evaluation of management is lacking and does not match existing targets or standards. Keywords: Capability; COBIT 2019; IT Governance; Maturity Abstrak: Teknologi Informasi sudah dimanfaatkan kegunaannya oleh Yayasan Wahana Visi Indonesia dalam proses pengelolaan data barang (Provision). Dengan demikian, dibutuhkan tata kelola TI yang baik dan benar sesuai dengan standar yang sudah diten-tukan agar penggunaan TI untuk operasional yayasan dapat berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana manajemen mengelola proses-proses pengelolaan dan evaluasi kinerja TI, Internal Control, External Requirements dan Tata Kelola TI. Pengukuran capability dan maturity level dilakukan dengan menggunakan framework COBIT 2019. Hasil yang didapatkan berupa bahwa Nilai capability level dan maturity level pada domain obyektif MEA 01 adalah 2,17 dengan presntase 41% dikategorikan Partially, domain obyektif MEA 02 memperoleh nilai 1,97 dengan presentase 36% dan masuk kategori Partially, domain obyektif MEA 03 memperoleh nilai 2,11 dengan presentase 36% dan masuk kategori Partially, domain obyektif MEA 04 memperoleh nilai 1,75 dengan presentase 38% dan masuk kategori Partially. Setiap domain proses yang ada didalamnya menghasilkan nilai tingkat kesenjangan atau nilai GAP masing-masing dari setiap domain obyektif yang terpilih berdasarkan desain faktor. Domain MEA 01 mendapat nilai 1,83, domain MEA 02 mendapat nilai 2,03, domain MEA 03 mendapat nilai 1,89, domain MEA 04 mendapat nilai 2,25 dari nilai maksimal yang diharapkan 4,00. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa pengelolaan dan evaluasi proses dari manajemen sangatlah kurang dan tidak sesuai target atau standar yang ada. Kata kunci: Capability; COBIT 2019; Tata Kelola TI, Maturity
Abstract:Abstract: The advancement of information technology is progressively exerting significant impact across diverse aspects of life, including business. PT Semen Baturaja Tbk is developing a marketplace platform called Build…
Id to meet community's needs for high-quality construction materials and services, also aims to enhance company's product sales and brand recognition. A system with quality provides ease of use in order to achieve customer satisfaction. Build Id merchant for architects website requires user-friendly design recommendations to increase the user experience when it gets distributed to the market. To achieve this goal, Task-Centered System Design (TCSD) method is being used to focused the design process. TCSD is a method in Human Computer Interaction (HCI) used to identify task and user requirements. The method consists of 4 stages, namely, identification, user-centered requirements analysis, design through scenarios, and walkthrough evaluation. In this study, identification was carried out by conducting system observations and interviews with Build Id team at Digital Marketing Unit of PT Semen Baturaja Tbk and architect as the prospective system users. The interface design results were evaluated using System Usability Scale (SUS) and received final score of 69.615, indicating that the interface design made using TCSD method is feasible for users to use.
Keywords: Interface; System Usability Scale; Task-Centered System Design
Abstrak: Perkembangan teknologi informasi kian berpengaruh besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk di dunia bisnis. PT Semen Baturaja Tbk mengembangkan suatu sistem dalam bentuk marketplace dengan nama Build Id, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan bangunan dan jasa konstruksi yang berkualitas bagi masyarakat, serta memperluas penjualan produk dan branding merk dari PT Semen Baturaja Tbk ini sendiri. Sistem yang berkualitas memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam penggunaannya demi mewujudkan kepuasan pelanggan. Build Id merchant untuk arsitek memerlukan rekomendasi desain atau prototype user interface yang user friendly demi meningkatkan pengalaman pengguna ketika didistribusikan ke pasaran nantinya. Metode Task-Centered System Design (TCSD) digunakan untuk membantu proses perancangan lebih terarah. TCSD adalah metode dalam Human Computer Interaction (HCI) yang digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan task dan pengguna. Metode TCSD terdiri dari 4 tahap yaitu, identification, user-centered requirements analysis, design through scenario, dan walkthrough evaluation. Identifikasi dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi dan wawancara bersama tim Build Id dan calon pengguna sistem yaitu arsitek. Hasil dari rancangan interface kemudian dievaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS) dengan hasil skor akhir 69,615, menunjukkan rancangan interface yang dibuat dengan metode TCSD ini layak untuk digunakan pengguna.
Kata kunci: Interface; System Usability Scale; Task-Centered System Design
Abstract:Abstract: Twitter, as a social media platform, has rapidly grown as a means for people to express their opinions and thoughts on various topics, including education. The number of Twitter users surged to 10.645.000 in 2020,…
20, with a significant increase during the pandemic. Telkom University, as a private institution of higher education in Indonesia, has become one of the topics of discussion on Twitter. Users’ opinions about Telkom University vary, ranging from positive to negative. To gain deeper insights into public view, sentiment analysis is essential. The analysis follows the Knowledge Discovery in Databases (KDD) process, utilizing the Naive Bayes classification algorithm. The evaluation results indicate the best accuracy achieved with an 80:20 data split, resulting in an accuracy rate of 82.05%, precision of 82.3%, recall of 82.05%, and F1-Score of 82.08%. The Naïve Bayes model demonstrates good performance for sentiment analysis of public views regarding Telkom University on Twitter.
Keywords: naïve bayes; sentiment analysis; twitter; telkom university.
Abstrak: Media sosial Twitter berkembang pesat sebagai sarana masyarakat berekspresi untuk menuangkan opini dan pikiran mereka mengenai topik apapun, termasuk pendidikan. Pengguna Twitter meningkat tajam hingga 10.645.00 pengguna pada tahun 2020 dan terus meningkat selama pandemi. Telkom University sebagai perguruan tinggi menjadi salah satu topik yang dibicarakan yang berkaitan dengan pendidikan. Pendapat mengenai Telkom University yang diungkapkan oleh pengguna Twitter beragam, baik positif maupun negatif. Analisis sentimen diperlukan untuk memahami pandangan publik lebih mendalam. Digunakan tahapan Knowledge Discovery in Databases dan algoritma klasifikasi Naïve Bayes dalam analisis ini. Hasil evaluasi menunjukkan akurasi paling baik dicapai dengan rasio data 80:20, dengan nilai akurasi sebesar 82.05%, nilai presisi sebesar 82.3%, nilai recall sebesar 82.05%, dan nilai F1-Score sebesar 82.08%. Model klasifikasi Naïve Bayes memiliki performa baik untuk analisis sentimen pandangan publik di Twitter mengenai Telkom University.
Kata kunci: analisis sentimen; naïve bayes; twitter; telkom university.
Abstract:Abstract: The Healthy Food Supplier App, which introduces groundbreaking innovations to increase public access to and delivery of healthy food, has emerged as a new phenomenon in the food sector. This research intends to…
examine and describe how the use of healthy food suppliers contributes to improving public health by making healthy food accessible to obtain and deliver it quickly. The development of mobile applications with the aim of providing healthy food and ingredients for the community is the subject of this research. The aim of this app is to provide original responses to issues related to raising awareness of quality of life and the value of nutritious food in everyday life. The User Centered Design (UCD) method needs to be applied to categorize various user information needs and package them into a mobile application design model. The results of the application design showed that the interface design for the pioneer food and health food raw material application was successfully created using the implementation of the UCD method with a number of revisions that have been updated since the evaluation as one of the feature developments in the application. The food recording feature and personalized recommendations implemented in this mobile application provide users with awareness and guidance in adopting healthier eating patterns.
Keywords: Design Interface; Mobile Applications; Requirements Engineering; User-Centered Design
Abstrak: Aplikasi Pemasok Makanan Sehat yang memperkenalkan inovasi terobosan untuk meningkatkan akses publik ke dan pengiriman makanan sehat, telah muncul sebagai fenomena baru di sektor makanan. Penelitian ini bermaksud untuk mengkaji dan mendeskripsikan bagaimana penggunaan pemasok makanan sehat berkontribusi dalam peningkatan kesehatan masyarakat dengan membuat makanan sehat dapat diakses untuk mendapatkan dan mengantarkannya dengan cepat. Pengembangan aplikasi mobile dengan tujuan menyediakan makanan dan bahan makanan sehat bagi masyarakat menjadi pokok bahasan penelitian ini. Tujuan dari aplikasi ini adalah untuk memberikan tanggapan orisinal terhadap masalah yang terkait dengan peningkatan kesadaran kualitas hidup dan nilai makanan bergizi dalam kehidupan sehari-hari. Metode User Centered Design (UCD) perlu diterapkan untuk mengkategorikan berbagai kebutuhan informasi pengguna dan mengemasnya ke dalam model desain aplikasi mobile. Hasil perancangan aplikasi didapatkan bahwa desain antarmuka aplikasi pelopor makanan dan bahan baku makanan kesehatan berhasil dibuat dengan menggunakan implementasi metode UCD dengan sejumlah revisi yang sudah diperbarui sejak evaluasi sebagai salah satu pengembangan fitur pada aplikasi. Fitur pencatatan makanan dan rekomendasi personal yang diterapkan pada aplikasi mobile ini memberikan pengguna kesadaran dan panduan dalam mengadopsi pola makan yang lebih sehat.
Kata Kunci: Design Interface; Mobile Applications; Requirements Engineering; User-Centered Design
Abstract:Abstract: The implementation of Enterprise Architecture (EA) in Banjarmasin city's tourism sector is essential to improve the effectiveness of information provided to tourists accessing electronic-based services. Unfortunately,…
nately, there are some crucial challenges to the fundamental requirements of EA in the tourism sector. There is still partial implementation, a lack of understanding of the technological advances used in Banjarmasin city tourism promotion, a lack of understanding of the implementation in an application architecture framework design and the technology to be used, not having good documentation in the design of application systems and slow services in tourism promotion. There is no certainty of normative standardization for system development operating procedures. This research aims to design the Zachman Framework (ZF) Application architecture as an Enterprise Architecture Planning (EAP) methodology, to visualize spatial data. This application is designed to assist users in displaying spatial data in the form of interactive maps that can be accessed via the internet. The software development method used is the iterative and incremental method with the Zachman Framework approach to application design. Data was collected through surveys and interviews at the Department of Culture, Youth, Sports and Tourism (DISBUDPORAPAR) of Banjarmasin City, with the current number of tourism data being 55 tourist attractions. This application can later be used to introduce tourist attractions in Banjarmasin City to the wider community, including tourists visiting this city.
Keywords: enterprise architecture (ea), tourism, zachman framework (zf)
Abstrak: Penerapan Enterprise Architecture (EA) disektor pariwisata kota Banjarmasin amatlah penting untuk meningkatkan efektivitas informasi yang diberikan kepada wisatawan yang mengakses layanan berbasis elektronik. Sayangnya, ada beberapa tantangan krusial terhadap persyaratan mendasar EA di sektor pariwisata. Masih ada yang diimplitasikan seara parsial, kurangnya pemahaman dalam kemajuan teknologi yang digunakan pada promosi pariwisata kota Banjarmasin, kurangnya pemahaman akan implimentasi dalam sebuat perancangan kerangka kerja arsitektur aplikasi dan teknologi yang akan digunakan, tidak memiliki dokumentsai yang baik dalam perancangan sistem aplikasi serta pelayanan yang lambat dalam promosi pariwisata. Belum adanya kepastian standarisasi normatif untuk prosedur operasi pengembangan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang arsitektur Aplikasi Bakunjangan Zachman Framework (ZF) sebagai metodologi Enterprise Architecture Planning (EAP), untuk memvisualisasikan data spasial. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pengguna dalam menampilkan data spasial dalam bentuk peta interaktif yang dapat diakses melalui internet. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah metode iteratif dan inkremental dengan pendekatan Zachman Framework untuk perancangan aplikasi. Data dikumpulkan melalui survey dan wawancara pada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DISBUDPORAPAR) Kota Banjarmasin, dengan jumlah data pariwisata saat ini yakni 55 tempat wisata. Aplikasi ini nanti dapat digunakan untuk memperkenalkan objek wisata di Kota Banjarmasin kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan yang berkunjung ke kota ini.
Kata kunci: enterprise architecture (ea), pariwisata, zachman framework (zf)
Abstract:Abstract: Currently in Indonesia freight forwarding services or expeditions are increasingly being used in business. Companies that provide freight forwarding services are also increasingly popping up, besides that the range…
ange of shipping services is much wider, starting from big cities to small villages, now they are starting to become targets in the business process of freight forwarding services. There are also various kinds of goods that can be sent, ranging from small items, large items such as vehicles, or items that are private in nature such as documents. It is also undeniable that currently goods delivery services have become a mainstay of the community since the pandemic hit. However, in a number of cases with the onset of COVID-19 this can reduce income in goods delivery services due to the emergence of lock down policies in various regions according to the risk map zone for the spread of COVID-19 so that public transportation restrictions must be carried out, therefore it is necessary to carry out and also transformation in technology. One of the companies in the delivery service sector, namely a logistics company, must create a management strategy so that it can survive under the effects of the post-pandemic digital transformation in the logistics sector. In this study, the authors will discuss the business strategies carried out by logistics companies in dealing with the post-COVID-19 pandemic.
Keywords: logistics, strategy management, transformation digital
Abstrak: Saat ini di Indonesia jasa pengiriman barang atau ekspedisi semakin marak digunakan dalam proses bisnis. Perusahaan penyedia jasa layanan pengiriman barang pun semakin banyak bermunculan, selain itu jangkauan pengiriman barang pun jauh lebih luas mulai dari kota-kota besar sampai ke desa-desa kecil sekarang sudah mulai menjadi target dalam proses bisnis jasa layanan pengiriman barang. Barang yang dapat dikirim pun ada berbagai macam mulai dari barang yang kecil, barang yang besar seperti kendaraan, ataupun barang yang bersifat privasi seperti dokumen. Tidak dapat dipungkiri juga bahwa saat ini jasa pengiriman barang menjadi andalan masyarakat semenjak melandanya pandemi. Namun, pada beberapa kasus dengan melandanya COVID-19 ini bisa menurunkan penghasilan pada jasa layanan pengiriman barang dikarenakan munculnya kebijakan lock down di berbagai daerah sesuai dengan zona peta resiko penyebaran COVID-19 sehingga harus dilakukan pembatasan transportasi umum. Perusahaan di bidang jasa pengiriman yaitu perusahaan logistik harus membuat manajemen strategi yang lebih baik agar mampu bertahan di bawah pengaruh pandemic terhadap perusahaan logistic dalam teknologi informasi dalam transformasi digital ERP logistik. Pada penelitian ini penulis akan membahas mengenai strategi-strategi yang dilakukan oleh perusahaan logistic untuk menangani masalah tersebut.
Kata kunci: logistik, manajemen strategi,transformasi digital
Abstract:Abstract: Generating caption image automatically is one of the challenges in computer vision. This field can be very helpful in many ways, for example search engines. Currently there are many image classification algorithms…
hms that we can use to create a caption image model. In this article, we will compare performance between the Resnet50 and InceptionV3 models for text images. We will use 2000 (1800 train & 200 validation) image data and each image has 5 example captions to train the model. After the model is successfully created, we evaluate the model using 100 images and each image has 5 examples of additional captions that are not used in the training and validation process. The result of this research is that the InceptionV3 model is better than Resnet50. BLEU-1 is 0.53, BLEU-2 is 0.35, BLEU-3 is 0.18, BLEU-4 is 0.09, and METEOR is 0.35 for InceptionV3 model. While Resnet50 model has a value of BLEU-1 is 0.51, BLEU-2 is 0.31, BLEU-3 is 0.16, BLEU-4 is 0.06, and METEOR is 0.33.
Keywords: caption image; inceptionv3; LSTM; resnet50
Abstrak: Membuat gambar teks secara otomatis adalah salah satu tantangan dalam computer vision. Bidang ini bisa sangat membantu dalam banyak hal, misalnya mesin pencari. Saat ini banyak sekali algoritma klasifikasi citra yang dapat kita gunakan untuk membuat model teks citra. Pada artikel ini, kami akan membandingkan performa antara model Resnet50 dan InceptionV3 untuk gambar teks. Kami akan menggunakan 2000 (1800 train & 200 validation) data gambar dan setiap gambar memiliki 5 contoh caption untuk melatih model. Setelah model berhasil dibuat, kami mengevaluasi model menggunakan 100 gambar dan setiap gambar memiliki 5 contoh caption tambahan yang tidak digunakan dalam proses training dan validation. Hasil dari penelitian ini adalah model InceptionV3 lebih baik dibandingkan dengan Resnet50. BLEU-1 0.53, BLEU-2 0.35, BLEU-3 0.18, BLEU-4 0.09, dan METEOR 0.35 untuk model InceptionV3. Sedangkan model Resnet50 memiliki nilai BLEU-1 0.51, BLEU-2 0.31, BLEU-3 0.16, BLEU-4 0.06, dan METEOR 0.33.
Kata kunci: caption image; inceptionv3; LSTM; resnet50
Abstract:Abstract: Rokan Hulu Regency is one of the regencies in Riau Province and has 2 large rivers, namely the Rokan Kanan River and the Rokan Kiri River. When the level of rainfall is high, the river flow overflows and causes…
flooding in several sub-districts. Climate change that is happening has an impact on changes in rainfall patterns, to overcome the impacts of climate change Rokan Hulu Regency needs to take early steps before a flood disaster occurs. The method used in processing the data is the backpropagation method and data processing using the Matlab software. Data processing was carried out on rainfall data for the last 6 years, from 2015 to 2020, which was sourced from the Rokan Hulu Regency Statistics Agency. Rainfall data from 2015 to 2019 is used as input data, while 2020 is the target. The data processing stage begins with data normalization and determining network training parameters. Artificial neural network research was carried out on rainfall data with a 5-5-1 architecture. The results of testing the rainfall data show prediction results with high accuracy, where the average accuracy rate reaches 98.17% with the highest accuracy of 99.99% while the lowest accuracy is 91.53%. The prediction results show a fairly high level of accuracy so that they can be used as evaluation material.
Keywords: artificial neural network; backpropagation; prediction; rainfall
Abstrak: Kabupaten Rokan Hulu merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Riau dan memiliki 2 aliran sungai besar yaitu sungai rokan kanan dan sungai rokan kiri. Ketika tingkat curah hujan tinggi aliran sungai meluap dan menyebabkan banjir beberapa kecamatan. Perubahan iklim yang terjadi memberikan dampak pada perubahan pola curah hujan, untuk menanggulangi dampak perubahan iklim Kabupaten Rokan Hulu perlu melakukan langkah-langkah dini sebelum terjadi bencana banjir. Metode yang digunakan dalam mengolah data yaitu metode backpropagation dan pengolahan data menggunakan software Matlab. Pengolahan data dilakukan pada data curah hujan selama 6 tahun terakhir yaitu dari tahun 2015 sampai dengan 2020 yang bersumber dari Badan Statistik Kabupaten Rokan Hulu. Data curah hujan tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 sebagai data input sedangkan tahun 2020 sebagai target. Tahapan pengolahan data diawali dengan melakukan normalisasi data dan menentukan parameter pelatihan jaringan. Penelitian jaringan saraf tiruan dilakukan pada data curah hujan dengan arsitekur 5-5-1. Hasil pengujian terhadap data curah hujan menunjukkan hasil prediksi dengan akurasi yang tinggi, dimana tingkat akurasi rata-rata mencapai 98,17% dengan akurasi tertinggi sebesar 99,99% sedang akurasi terendah sebesar 91,53%. Hasil prediksi menunjukkan tingkat akurasi yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi.
Kata kunci: backpropagation; curah hujan; jaringan saraf tiruan; prediksi
Abstract:Abstract : The demand for a driving license is increasing every year, making the Tanjungbalai Police, especially the Satlantas, continue to try to take new steps in the field of driving license processing services. To overcome…
ercome this problem the researcher uses the Servqual Method, Service Quality There is a technique that assesses service quality based on the attributes of each dimension, producing a difference value that represents the difference between the customer's impression of the service it receives. The information used in this study's processing came from distributing it to 30 respondents who are members of the public who are currently obtaining a driver's license at the Tanjungbalai Traffic Traffic Unit. It is evident from this study's findings that satisfaction at Tanjungbalai Traffic Traffic Unit seen from the 5 dimensions of Servqual has a reality value of 4.00 an and expectation worth of 4.62 resulting in a void -0.62. This void occurs since cmmunity's expectations not being met with the services provided by the Tanjungbalai Traffic Unit for. Keywords-: service quality; service quality; tanjungbalai traffic police
Abstrak-: Permintaan pembuatan surat izin mengemudi yang terus naik setiap saat tahunnya, menjadikan-Polres Tanjungbalai khususnya Satlantas pertahankan komitmen terhadap inovasi di sektor jasa pengurusan surat izin mengemudi. untuk mengatasi masalah tersebut peneliti menggunakan Metode Servqual, Service Quality yaitu teknik untuk mengevaluasi kualitas layanan berdasarkan kualitas masing-masing dimensi. Hasil akhirnya yaitu nilai kesenjangan, yang merepresentasikan variasi dalam cara pelanggan memandang layanan yang mereka terima. Informasi yang digunakan dalam pengolahan penelitian ini berasal dari rilis data ke 30 responden yang sedang melakukan pengurusan Surat Izin Mengemudi pada Satlantas Tanjungbalai. Dari hasil penelitian ini terlihat bahwa kepuasan masyarakat di Satlantas Tanjungbalai dilihat dari lima dimensi servqual yaitu didapatkan jumlah nilai kenyataan sebesar 4,00 kemudian jumlah 4,62 lalu-gap -0,62. Gap-perbedaan hasil dari harapan yang tidak terpenuhi masyarakat terhadap pelayanan pada Satlantas Tanjungbalai.
Kata kunci: kualitas pelayanan; service quality; satlantas tanjungbalai
Abstract:Abstract: This research uses the PIECES framework to analyze user satisfaction with the MySooltan application as a single digital touch for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). The framework was chosen because it…
t has been proven empirically to evaluate information system user satisfaction to see opportunities and improvements in information system development. The sample of this research are users of the MySooltan application, namely MSMEs in Labuan Bajo City. The total sample is 102 respondents. Data was collected using a Google Form questionnaire distributed from October to November 2022 and measured using a Likert scale calculation. The evaluation results found that MSMEs, assisted by Rumah BUMN in Labuan Bajo City, were very satisfied using the MySooltan application during the pandemic. However, PT Telkom still needs to improve the guarantee of confidentiality and protection of user data so that MSMEs can use this application optimally.
Keywords: information system; MSMEs; Mysooltan application; PIECES; user satisfaction
Abstrak: Tujuan riset ini adalah untuk melakukan analisis kepuasan pengguna aplikasi MySooltan sebagai single digital touch Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggunakan PIECES framework. Metode ini dipilih karena telah terbukti secara empiris dapat digunakan untuk mengevaluasi kepuasan pengguna sistem informasi untuk melihat peluang dan perbaikan dari sistem informasi yang dikembangkan. Sampel riset ini adalah pengguna aplikasi MySooltan, yaitu UMKM di Kota Labuan Bajo. Total sampel sebanyak 102 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Google Form yang disebar dari bulan Oktober hingga November 2022 dan diukur menggunakan perhitungan skala likert. Hasil evaluasi menemukan secara keseluruhan, UMKM binaan Rumah BUMN di Kota Labuan Bajo sangat puas untuk menggunakan aplikasi MySooltan selama pandemi. Namun demikian, PT Telkom masih perlu meningkatkan jaminan kerahasiaan dan perlindungan data pengguna, agar aplikasi ini dapat digunakan secara optimal.
Kata kunci: aplikasi MySooltan; kepuasan pengguna; PIECES; sistem informasi; UMKM