Search Articles & Publications

Showing 870 articles found for "Sekolah"

STRATEGI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DALAM MEMBENTUK KARAKTER GENERASI MUDA

Alya Anggriani Sinaga, Nia Novita Insani Sinaga, Putri Arga L. Munte, Anugrah Setiawan
Abstract: Korupsi masih menjadi masalah besar di Indonesia yang tidak hanya berdampak pada aspek hukum, tetapi juga moral, sosial, dan budaya. Fenomena ini menunjukkan adanya kegagalan dalam pembentukan karakter bangsa yang berintegritas.… egritas. Oleh karena itu, diperlukan strategi pencegahan yang efektif melalui jalur pendidikan, khususnya pendidikan anti korupsi sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urgensi pendidikan anti korupsi dalam membentuk karakter generasi muda, mengidentifikasi tantangan implementasi di sekolah maupun perguruan tinggi, serta menganalisis strategi pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan keadilan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket online (Google Form) yang disebarkan kepada mahasiswa dan siswa sebagai representasi generasi muda. Analisis data dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif serta interpretasi kualitatif dari jawaban terbuka responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai pendidikan anti korupsi sebagai aspek yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Indikator kejujuran dan kepedulian sosial memperoleh persentase tertinggi (masing-masing 80%), diikuti oleh disiplin, tanggung jawab, dan keadilan. Temuan ini menegaskan adanya kesadaran kolektif generasi muda mengenai urgensi pendidikan anti korupsi, meskipun masih terdapat sebagian kecil responden yang belum menempatkan disiplin dan tanggung jawab sebagai prioritas. Dengan demikian, pendidikan anti korupsi terbukti berperan signifikan sebagai instrumen strategis dalam membangun generasi berintegritas, serta perlu diimplementasikan secara sistematis, berkesinambungan, dan berbasis nilai Pancasila, agama, serta budaya bangsa.

PERAN PROGRAM ASISTENSI MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI KEGURUAN PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

Joen Parningotan Purba, Reflina Sinaga, Liskawaty Manullang, Theresia, Nora Wita Purba, Wido Munthe, Dahlia F. Simanullang
Abstract: The Independent Learning Campus Independent Program (MBKM) is a government initiative to improve the quality of higher education through off-campus learning activities, one of which is the Teaching Assistance program. This… is study aims to describe the role of the Teaching Assistance program in improving the teaching competence of students of the Elementary School Teacher Education Study Program (PGSD). The study used a descriptive qualitative approach with data collection methods through interviews, observations, and documentation. The results of the study showed that the Teaching Assistance program significantly supported the improvement of four dimensions of student teaching competence, namely pedagogical, professional, personality, and social competence. Students gain direct experience in the world of education, practice teaching skills, prepare learning tools, and build positive communication and interaction with school residents. In addition, students also develop character and personality as prospective professional educators. Thus, the Teaching Assistance program has proven to be an effective strategy in preparing competent PGSD graduates who are ready to face the real world of education work.  

PENDEKATAN PERSONAL DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI KASUS PADA SISWA KELAS V

Regina Sipayung, Lastri Helmalia Sitohang, Ella Sharifa Tamba, Herna Elisabeth Lumbanbatu, Elisabeth Sihombing, Kurnia Devi Saragih
Abstract: This study aims to determine the effectiveness of a personal approach in helping elementary school students who experience learning difficulties. The subject of the study was a fifth-grade student with the initials D, who… o showed obstacles in learning focus, motivation, and independence. The methods used included observation, interviews, and the provision of guidance services in two sessions. The results of the study indicate that a personalized approach can enhance self-awareness, problem-solving skills, and learning focus among students. Additionally, active support from parents and teachers plays a significant role in supporting the success of counseling. This study contributes to counseling practice in elementary schools by emphasizing the importance of empathetic and collaborative individual interventions.

PENGARUH KOMUNIKASI DAN MOTIVASI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU PADA MTS ULUMUL QUR’AN MEDAN

Chon Cho Reynols Manday, Nani Sri Rezeki
Abstract: Penelitian ini berjudul Pengaruh Komunikasi dan Motivasi Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Pada MTs Ulumul Qur’an Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi dan motivasi kepala… la sekolah terhadap kinerja guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda utnuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi dan motivasi kepala sekolah terhadap kinerja guru dengan membandingkan thitung dengan ttabel dengan jumlah populasi sebesar 30 orang. Dari populasi tersebut diambil sampel sebanyak 30 orang atau seluruh guru di MTs Ulumul Qur’an dikarenakan populasi kurang dari 100 orang.Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang paling mempengaruhi kinerja guru adalah komunikasi. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi b1 yaitu untuk variabel komunikasi (X1) drperoleh  5.073 dan lebih besar dari  sebesar 2.05183 yang berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari komunikasi terhadap kinerja guru. Untuk variabel motivasi kepala sekolah (X2) diperoleh sebesar 2,235 lebih dan lebih besar dari  sebesar 2.05183 yang berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari motivasi kepala sekolah terhadap kinerja guru. Berdasarkan hasil perhitungan regresi linier berganda, diketahui bahwa kinerja guru dipengaruhi oleh komunikasi dan motivasi kepala sekolah dengan persamaan Y=11,289+0,926X1+0,240X2+ e komunikasi dan motivasi kepala sekolah dalam penelitian ini secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru.

Pengabdian Masyarakat Melalui Program Parenting untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini di Desa Kesamben

Muh. Irfan Mukhlisin, Matthew Jefferson Olislager, Dyah Bayu Eka Prameswari, Yanuar Wibisono, Juwita Ayu Sasmitha, Puspitasari, Ulinda Febrianti
Abstract: Pengabdian masyarakat sebagai pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi menempatkan kampus sebagai agen perubahan sosial melalui implementasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan… an riil masyarakat. Berdasarkan observasi di Desa Kesamben, teridentifikasi persoalan krusial berupa belum optimalnya pembentukan karakter anak usia dini akibat rendahnya pemahaman orang tua mengenai pola asuh efektif. Pada fase golden age (0–6 tahun), fondasi kognitif, sosial, dan emosional anak berkembang sangat pesat, namun praktik pengasuhan di rumah kerap tidak selaras dengan upaya pendidikan di sekolah. Kondisi ini tampak pada tiga lembaga mitra—TK PGRI 1 Kesamben, PAUD Kasih Bunda, dan RA Muslimat Dewi Masyithoh—di mana inkonsistensi pola asuh otoriter, permisif, maupun abai masih ditemukan. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan karakter melalui pemberdayaan orang tua, dengan fokus pada penguatan pemahaman perkembangan anak, penerapan authoritative parenting, serta pembangunan jejaring dukungan antarkeluarga. Metode yang digunakan bersifat partisipatif dan integratif melalui tahap persiapan (identifikasi kebutuhan dan koordinasi), pelaksanaan (presentasi interaktif, studi kasus, dan diskusi kelompok), serta evaluasi proses dan hasil. Kegiatan melibatkan 67 orang tua dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran peran sebagai teladan, konsistensi disiplin positif, serta pentingnya kolaborasi rumah–sekolah. Selain menghasilkan perubahan kognitif dan sikap, program ini membentuk jejaring peer support lintas lembaga dan menawarkan model pengabdian kolaboratif berbasis desa yang replikatif dan berkelanjutan.

MEMBANGUN KREATIVITAS PESERTA DIDIK DENGAN CARA PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MELALUI KURIKULUM MERDEKA DI SD NURUL JADID, BATANG-BATANG

Umar Baasyir, Mazidatur Riskiyah, David Alviansyah, Fitriatul Fikrah Ashari, Ibnatul Mutiah, Yunita Dian Sari
Abstract: Perubahan kurikulum yang menyesuaikan kebutuhan dengan kebutuhan peserta didik, tuntutan masyarakat, dan perkembangan zaman. Salah satunya yaitu pengembangan kurikulum merdeka belajar.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji… aji implementasi kurikulum merdeka terhadap pengembangan kreativitas peserta didik. Dengan metode pembelajaran berdiferensiasi yakni menyesuaikan dengan belajar unik setiap siswa dengan memepertimbangkan sifat, keterampilan, minat preferensi belajar mereka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen, hasil penelitian, dan sebagainya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pengimplementasian kurikulum merdeka di sekolah dasar adalah pemanfaatan teknologi, menyiapkan perangkat pembelajaran, menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat, pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan, serta kearifan lokal, sosial ekonomi dan memberikan ruang kepada peserta didik untuk belajar secara kolaboratif. Sehingga dapat dipahami bahwa penerapan kurikulum merdeka berdampak pada peningkatan kreativitas peserta didik untuk menghasilkan inovasi dalam pendidikan.

MEMBANGUN KREATIVITAS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DI ERA KURIKULUM MERDEKA DI SD NURUL JADID, BATANG-BATANG

Syaiful Bahri, Mazidatur Riskiyah, David Alviansyah, Ibnatul Mutiah
Abstract: Perubahan kurikulum yang menyesuaikan kebutuhan dengan kebutuhan peserta didik, tuntutan masyarakat, dan perkembangan zaman. Salah satunya yaitu pengembangan kurikulum merdeka belajar.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji… aji implementasi kurikulum merdeka terhadap pengembangan kreativitas peserta didik. Dengan metode pembelajaran berdiferensiasi yakni menyesuaikan dengan belajar unik setiap siswa dengan memepertimbangkan sifat, keterampilan, minat preferensi belajar mereka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen, hasil penelitian, dan sebagainya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pengimplementasian kurikulum merdeka di sekolah dasar adalah pemanfaatan teknologi, menyiapkan perangkat pembelajaran, menerapkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat, pembelajaran disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan, serta kearifan lokal, sosial ekonomi dan memberikan ruang kepada peserta didik untuk belajar secara kolaboratif. Sehingga dapat dipahami bahwa penerapan kurikulum merdeka berdampak pada peningkatan kreativitas peserta didik untuk menghasilkan inovasi dalam pendidikan.

ANALISIS PENGALAMAN PRAKTIK MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR: TANTANGAN DAN STRATEGI DALAM PENGELOLAAN KELAS

Rusmaniyah, Rodatul Hasanah, Ranah Minang Chaniago, Toifur Rahman
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengalaman praktik mengajar di sekolah dasar dengan fokus pada tantangan dan strategi dalam pengelolaan kelas. Praktik mengajar merupakan tahap penting dalam pembentukan kompetensi profesional… rofesional calon guru karena menjadi ruang integrasi antara teori pedagogik dan realitas pembelajaran di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa calon guru yang telah atau sedang melaksanakan praktik mengajar di sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sebagai teknik validasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam pengelolaan kelas meliputi pengelolaan perilaku siswa yang aktif dan mudah terdistraksi, kesenjangan kemampuan akademik yang menuntut penerapan pembelajaran diferensiatif, serta keterbatasan manajerial dan kesiapan emosional calon guru. Pengelolaan waktu dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika kelas juga menjadi faktor yang memengaruhi efektivitas pembelajaran. Strategi yang efektif mencakup penerapan aturan kelas secara preventif dan konsisten, penguatan hubungan interpersonal yang positif, penggunaan metode pembelajaran interaktif, serta refleksi berkelanjutan sebagai bagian dari pengembangan profesional. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan kelas merupakan kompetensi multidimensional yang perlu diperkuat melalui praktik autentik dan pendampingan intensif dalam program pendidikan guru.

Implementasi Program Calistung Untuk Meningkatkan Kemampuan Belajar Siswa Kelas Rendah di SDN Lobuk 1

Serli Ulia Magareta, Dita Imaniyah, Nur Kholis Majid, Winda Dwi Merdatul Jannah, Ainur Rizqi, Hilman Nuzulul Arifqi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan program calistung (membaca, menulis, dan berhitung) dalam meningkatkan kemampuan belajar siswa kelas rendah di SDN Lobuk 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif… ualitatif dengan desain deskriptif, serta teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat siswa kelas 2 dan 3 yang belum menguasai keterampilan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan program calistung dengan pendekatan kontekstual yang memanfaatkan berbagai media pembelajaran seperti buku cerita, lembar kerja, dan benda konkret di lingkungan sekitar. Program ini dilaksanakan secara rutin selama dua bulan oleh mahasiswa PPL. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dasar siswa, bertambahnya minat belajar, serta meningkatnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, program calistung dinilai efektif dalam membantu siswa mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi sebagai dasar utama dalam kegiatan belajar.

EDUKASI NARKOBA DI SEKOLAH DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA PADA REMAJA

Dewi Sartika
Abstract: Penyalahgunaan narkoba pada remaja merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius karena dapat berdampak pada kesehatan fisik, mental, dan sosial. Remaja usia sekolah menengah pertama merupakan… kan kelompok yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan pergaulan yang dapat memicu perilaku penyalahgunaan narkoba. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bahaya narkoba serta upaya pencegahannya melalui kegiatan edukasi kesehatan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada siswa SMP di Kota Banda Aceh dengan jumlah peserta 40 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai narkoba dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 56,5 dan meningkat menjadi 85,2 pada post-test. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan edukasi berlangsung. Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya narkoba serta strategi pencegahannya. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya preventif dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba pada kalangan remaja.