Search Articles & Publications

Showing 1243 articles found for "Olah"

DEVELOPMENT OF RICEFIELD MAPPING SYSTEM IN UJUNG PADANG SIMALUNGUN REGENCY

Samosir, Miftah Hasanah, Hambali, Hambali, Efendi, Zulfan
Abstract: Abstract: Geographic Information System (GIS) is an information technology that functions to collect, manage, store, and present all data related to the geographical conditions of an area that develops online. Many agencies… ies or companies have not implemented geographic information system technology to obtain the necessary information, one of which is the Simalungun Regency Agriculture Service. The Agriculture Service of Simalungun Regency still does not have a system to utilize rice farming land; it is difficult to find information on rice farming land. The distance of rice farming land is very far. Given the various problems that exist, the purpose of making a Geographic Information System (GIS) can help the Simalungun Regency Agriculture Service in carrying out data processing, to improve performance in uniting agricultural land to be more efficient and effective, and make it easier to obtain information or access to agricultural land data. Paddy. The design of this system uses the waterfall method, which includes software requirements analysis, design, program code generation, testing, support, or maintenance. The results obtained with this system will allow users to see various rice farming lands in Ujung Padang District, Simalungun Regency, accompanied by village names, addresses, number of farmers, harvest production, coordinate points, and website-based agricultural land location routes. Keywords: geographic information system (GIS); mapping; rice farming land   Abstrak: Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan suatu teknologi informasi yang berfungsi untuk mengumpulkan, mengelola, menyimpan, dan menyajikan segala data yang berkaitan dengan kondisi geografis suatu wilayah yang berkembang secara online. Banyak berbagai instansi atau perusahaan yang belum menerapkan teknologi sistem informasi geografis untuk memperoleh berbagai informasi yang diperlukan, salah satunya Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun. Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun masih belum memiliki sistem yang dapat memetakan lahan pertanian padi, sulitnya dalam mengetahui informasi lokasi lahan pertanian padi, jarak tempuh ke lahan pertanian padi yang sangat jauh. Dengan adanya berbagai permasalahan yang ada maka tujuan dibuatnya Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat membantu Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun dalam melakakukan pengolahan data, untuk meningkatkan kinerja dalam memantau lahan pertanian padi menjadi lebih efesien dan efektif, dan mempermudah dalam memperoleh informasi atau akses terhadap data lahan pertanian padi. Perancangan sistem ini menggunakan metode waterfall yang meliputi analisis kebutuhan perangkat lunak, desain, pembuatan kode program, pengujian, pendukung atau pemeliharaan. Hasil yang diperoleh dengan adanya sistem ini nantinya pengguna dapat melihat berbagai lahan pertanian padi yang ada di Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun yang disertai dengan nama desa, alamat, jumlah petani, produksi panen, titik koordinat, dan rute ke lokasi lahan pertanian padi yang berbasis website. Kata kunci: lahan pertanian padi; pemetaan; sistem informasi geografis (SIG)          

QUALITY CONTROL OF OPTICAL FIBER DISRUPTION WITH BIG DATA USING THE SIX SIGMA METHOD

Wijaya, I Made Sondra, Sari, Dely Indah
Abstract: Abstract: In its implementation, fiber optic is a cable that has fiber material that uses light as a transmission medium in sending data. The speed in data management becomes faster; there is the easy maintenance of tools.… s. Handling this fiber optic disturbance, the company has complex data in big data wherein its management good processing is needed so that data redundancy does not occur. Still, accuracy and speed in data management are very important in big data management. Quality improvement for the company is the most important thing; even to achieve good quality, the company will do things that can support that quality; with the quality of the company being able to have long sustainability, a six sigma approach is carried out so that it can support quality improvements that the company can make.   Keywords: Big Data; Fiber Optic; Six Sigma   Abstrak : implementasinya fiber optic merupakan kabel yang memiliki bahan serat yang menggunakan  cahaya sebagai media transmisi dalam mengikirimkan data sehingga kecepatan dalam pengelolaan data menjadi lebih cepat, terdapat kemudahan perawatan tools. Penanganan terhadap gangguan fiber optic ini perusahaan memiliki data yang kompleks dalam suatu bigdata dimana dalam pengelolaannya dibutuhkan suatu pengolahan yang baik agar tidak terjadi redudansi data, akan tetapi ketepatan dan kecepatan dalam pengelolaan data menjadi hal yang sangat penting dalam pengelolaan big data. Peningkatan kualitas bagi perusahaan menjadi hal yang paling penting, bahkan untuk mencapai kualitas yang baik perusahaan akan melakukan hal yang dapat menunjang kepada kualitas tersebut, dengan kualitas perusahaan dapat memiliki sustainable yang lama maka dilakukan pendekatan six sigma sehingga dapat mengdukung perbaikan kualitas yang dapat dilakukan oleh perusahaan.   Kata kunci : Big data; Fiber Optik; six Sigma  

ANALYSIS OF SVM AND NAIVE BAYES ALGORITHM IN CLASSIFICATION OF NAD LOANS IN SAVE AND LOAN COOPERATIVES

Riyadi, Sugeng, Siregar, Muhammad Mizan, Margolang, Khairul fadhli Fadhli, Andriani, Karina
Abstract: Abstract: Non-performing loan (NPL) is a risk that credit unions must face and to avoid that, prospective debtors need to be surveyed. With previous loan data, support vector machine and naïve bayes can be used as classification… ssification methods to give a decision about NPL. We use a data set with 61 data and process the data with orange 3.30 application to see the difference between SVM using linear (SVM-L), polynomial (SVM-P), RBF (SVM-R) and sigmoid (SVM-S) kernel with naïve bayes. We use a cross validation technique with various folds to measure the classification results and a convusion matrix to measure the data training classification results. Naïve bayes scores the highest in terms of accuracy and SVM-R scores the highest in terms of F1, precision and recall. SVM-P scores the lowest in terms of accuracy, F1, precision and recall. Naïve bayes scores the highest in terms of proportion of predicted for true negative class and proportion of actual for true positive class. SVM-S scores the highest in terms of proportion of predicted for true positive class and proportion of actual for true negative class. SVM-P scores the lowest in both proportion of predicted and proportion of actual.              Keywords: classification; naïve bayes; non-performing loan; support vector machine     Abstrak: Kredit macet merupakan resiko yang sering dialami koperasi simpan pinjam, sehingga perlu dilakukan survei terhadap calon debitur agar kredit menjadi sehat. Dengan menggunakan data pemberian kredit sebelumnya, support vector machine dan naïve bayes digunakan sebagai metode klasifikasi untuk memberikan keputusan macet atau tidaknya kredit anggota koperasi Mutiara Sejahtera. Data set yang berjumlah 61 data diolah menggunakan aplikasi Orange 3.30 dan dilihat perbandingan antara metode SVM dengan kernel linear, polynomial, RBF dan sigomoid dengan metode naïve bayes. Cross validation dengan jumlah fold bervariasi digunakan sebagai nilai ukur klasifikasi dan convusion matrix digunakan sebagai nilai ukur klasifikasi data training. Hasil yang diperoleh adalah naïve bayes memiliki nilai accuracy tertinggi dan SVM kernel RBF memiliki nilai F1, precision dan recall tertinggi. SVM kernel polynomial memiliki nilai terendah untuk accuracy, F1, precision dan recall. Naïve bayes memiliki nilai tertinggi untuk proportion of predicted (PoP) kelas true negative dan proportion of actual (PoA) kelas true positive. SVM kernel sigmoid memiliki nilai tertinggi untuk PoP kelas true positive dan PoA kelas true negative. SVM kernel polynomial memiliki nilai terendah baik untuk PoP maupun PoA true negative dan kelas true positive.   Kata kunci: klasifikasi; kredit macet; naive bayes;  SVM

COMPARISON OF MULTILAYER PERCEPTRON’S ACTIVATION AND OP-TIMIZATION FUNCTIONS IN CLASSIFICATION OF COVID-19 PATIENTS

Pardede, Doughlas, Firmansyah, Ichsan, Handayani, Meli, Riandini, Meisarah, Rosnelly, Rika
Abstract: Abstract: Patient’s symptoms could be used as features in Covid-19 classification. Using multi layer perceptron, the classification uses data set that contains patient’s diagnosis which has Covid-19 symptoms dan processes… s dan processes the data set to see if the patient is Covid-19 positive or not. This paper compare four activation function such as identity, logistic, ReLu and tanh and combined them with optimizer such as L-BFGS-B, SGD and Adam. Using 5-fold and 10-fold cross validation technique to get the accuracy, F1, precision and recall values, the result that we get is that logistic function with L-BFGS-B optimizer and ReLu function with L-BFGS-B optimizer are the best combinations. The logistic function with SGD optimizer, ReLu function with Adam optimizer and tanh function with Adam optimizer are the worst combinations according to their accuration values. The logistic function with SGD optimizer is the worst combination according to its F1 value. The logistic function with SGD optimizer and tanh function with L-BFGS-B optimizer are the worst combinations according to their precision values. The logistic function with SGD optimizer, ReLu function with Adam optimizer and tanh function with Adam optimizer are the worst combinations according to their recall values.             Keywords: activation function, covid-19; multi layer perceptron; optimizer algorithm     Abstrak: Diagnosa gejala yang dialami pasien dapat digunakan sebagai fitur dalam klasifikasi penderita Covid-19. Dengan multi layer perceptron, klasifikasi dilakukan menggunakan data set yang berisi hasil diagnosa pasien yang memiliki gejala Covid-19 dan selanjutnya diolah untuk  melihat apakah memang pasien tersebut menderita Covid-19 atau tidak. Penelitian ini membandingkan fungsi aktivasi identity, logistic, ReLu dan tanh yang dikombinasikan dengan algoritma optimasi L-BFGS-B, SGD dan Adam. Hasil evaluasi cross validation menggunakan 5-fold dan 10-fold digunakan sebagai dasar menentukan kombinasi yang terbaik dan terburuk, dengan hasil yang menunjukkan bahwa kombinasi fungsi logistic dengan optimasi L-BFGS-B dan fungsi ReLu dengan optimasi L-BFGS-B merupakan kombinasi terbaik. Kombinasi fungsi logisctic dengan optimasi SGD, fungsi ReLu dengan optimasi Adam dan fungsi tanh dengan optimasi Adam merupakan yang terburuk dari nilai accuracy. Kombinasi fungsi logistic dan optimasi SGD merupakan kombinasi terburuk dari nilai F1. Kombinasi fungsi logistic dengan optimasi SGD dan fungsi tanh dan optimasi L-BFGS-B merupakan yang terburuk dari nilai precision. Kombinasi fungsi logisctic dengan optimasi SGD, fungsi ReLu dengan optimasi Adam dan fungsi tanh dengan optimasi Adam merupakan kombinasi terburuk dari nilai recall.   Kata kunci: algoritma optimasi; covid-19; fungsi optimasi; multi layer perceptron

DETERMINING BEST GRADUATES OBJECTIVELY USING THE WEIGHTED PRODUCT METHOD

Amalia, Amalia
Abstract: Abstract: The purpose of education and teaching activities in higher education is to produce quality and effective graduates. Among the graduates there are of the best graduates for each study program each year. This study… dy aims to find the best graduates who are able to compete in the world of work in accordance with stakeholder needs. The data processed in this study were sourced from the 2018 Royal Computer Information Management College graduates. The method used in this study is the Weighted Product method. The results of this study can determine the best graduates quickly and accurately. research can help in terms of decision makers for determining the best graduates in each college.               Keywords: Best Graduate; Student; Weighted Product     Abstrak: Tujuan kegiatan pendidikan dan pengajaran di perguruan tinggi adalah untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan efektif. Di antara lulusan ada beberapa lulusan terbaik untuk setiap program studi tiap tahun. Penelitian ini bertujuan mencari lulusan terbaik yang mampu bersaing di dunia kerja sesuai dengan kebutuhan stakeholder. Data yang diolah dalam penelitian ini bersumber dari data lulusan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Royal tahun 2018 sebanyak 100 lulusan. Metode yang dipakai dipenelitian ini, metode Weighted Product. Hasil dari penelitian ini dapat menentukan lulusan terbaik secara cepat dan tepat. Penelitian dapat membantu dalam hal pengambil keputusan untuk penentuan lulusan terbaik disetiap perguruan tinggi.     Kata kunci: Lulusan Terbaik; mahasiswa;Weighted Product  

PAPUA PROVINCE OF MSME DATA COLLECTION APPLICATION WITH LARAVEL FRAMEWORK

Kafiar, Amelia Ludia, Kmurawak, Remuz MB, Mandowen, Samuel Aleksander
Abstract: Abstract: MSMEs are an essential sector in regional economic growth. Up to now, Papua Province has been trying to improve the economy. Still, it seems not optimal, as seen from the Human Development Index and the Percentage… age of the Poor Population, where Papua occupies the last rank. One of the causes found here is the processing of MSMEs that have not been optimal. MSME data collection services are still done manually with Microsoft Excel. This impacts making strategic policies for SMEs that are not optimal because their data are not updated. This study aims to develop a web-based MSME data collection application to facilitate the SME field admin and MSME actors for the data collection process. The method used in making this application is the waterfall method, where the development of this application is done sequentially. The final result of this study resulted in an easy application for collecting data on SMEs and updating data. In addition, it is also in the form of data collection reports for MSMEs and mapping of beneficiaries each year.             Keywords: Laravel Framework; UMKM Data Collection; Waterfall     Abstrak: UMKM merupakan sektor yang penting dalam pertumbuhan perekonomian daerah.  Selama ini Provinsi Papua berusaha meningkatkan perekonomian, namun terkesan belum optimal, dapat dilihat dari Indeks pembangunan Manusia serta Persentasi penduduk Miskin, dimana Papua menempati Posisi terakhir di Indonesia. Salah satu penyebab yang di temukan disini adalah pengolahan UMKM yang belum optimal. Pelayanan pendataan UMKM masih dilakukan secara manual dengan Microsoft Excel. Hal tersebut berdampak dalam pengambilan kebijakan strategis UMKM yang tidak optimal, karena data yang dimiliki tidak up to date. Penelitian ini bertujuan tunk mengembangkan aplikasi pendataan UMKM berbasis web untuk mempermudah admin bidang UKM maupun pelaku UMKM untuk proses pendataan. Metode yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini adalah metode waterfall, dimana pengembangan aplikasi ini lakukan secara berurutan. Hasil akhir penelitian ini menghasilkan aplikasi yang mudah untuk untuk pendataan UMKM  serta updating data. Selain itu juga berupa laporan pendataan UMKM dan juga pemetaan penerima bantuan setiap tahunnya.     Kata kunci: Framework Laravel; Pendataan UMKM; Waterfall,

USER EXPERIENCE EVALUATION ON MUSIC STREAMING APPLICATIONS WITH UEQ METHOD

Angela, Angela, Halim, Fandi, Pramana, Tri Agung, Simanjuntak, Andolin
Abstract: Abstract: Along with the development of information technology, the way people listen to music also changed with the emergence of many music streaming applications. The user experience of an application plays an important… t role in attracting and retaining application users. Therefore, this study has goal to compare the music steaming applications’ user experience of the Joox and Spotify by using User Experience Questionnaire (UEQ) method. There are 6 scales assessed by UEQ, including attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, and novelty. Data was collected by distributing online questionnaires and obtained as many as 104 responses that could be processed. The results show that both applications have positive impressions which are indicated by the average value of each scale greater than 0.8. This indicates that these two applications are considered quite fun, effective, easy to understand, and innovative. However, the comparison’ results show that between Spotify and Joox is not significantly different, with Spotify scores slightly better than Joox.             Keywords: music streaming application; user experience; user experience questionnaire     Abstrak: Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, cara masyarakat mendengarkan musik juga mengalami perubahan dengan munculnya banyak aplikasi streaming musik. User experience suatu aplikasi berperan penting untuk menarik dan mempertahankan pengguna aplikasi. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk membandingkan user experience dari aplikasi streaming musik Joox dan Spotify dengan metode User Experience Questionnaire (UEQ). Terdapat 6 skala yang dinilai oleh UEQ yaitu daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketepatan, stimulasi, dan kebaruan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara daring dan diperoleh sebanyak 104 jawaban yang bisa diolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua aplikasi memiliki impresi positif yang ditandai dengan nilai rata-rata setiap skala lebih besar dari 0.8. Artinya kedua aplikasi ini dinilai cukup menyenangkan, efektif, mudah dipahami, dan inovatif. Meskipun demikian, hasil perbandingan menunjukkan bahwa perbedaan antara Spotify dan Joox tidak terlalu signifikan, dengan nilai Spotify sedikit lebih unggul daripada Joox.   Kata kunci: aplikasi streaming musik; pengalaman pengguna; user experience questionnaire  

SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER DI TIA PET SHOP DENGAN METODE (SAW)

Rani, Maha, Ardiansyah, Ricki, Agusti, Anatia, Erdriani, Deby, Husna, Nikmatul
Abstract: Abstract: The goal to be achieved in this research is a decision support system that can provide support to decision makers in determining the supplier to be selected. The decision support system made using the Simple Additive… ditive Weighting (SAW) method in processing the data. Based on the results of data processing and information obtained, the decision support system made was successful in giving preference and ranking of suppliers in accordance with the criteria given by the decision maker. In selecting suppliers at Tia Pet Shop, the criteria used are quality, average price, packaging and speed of delivery.             Keywords: Decision Support System; Simple Additive Weighting; Supplier;     Abstrak: Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu sebuah sistem penunjang keputusan yang dapat memberikan dukungan kepada pembuat keputusan dalam menentukan supplier yang akan dipilih. Sistem penunjang keputusan yang dibuat menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam melakukan pemprosesan datanya. Berdasarkan hasil pengolahan data dan informasi yang didapat sistem penunjang keputusan yang dibuat berhasil memberikan preferensi dan perangkingan supplier sesuai dengan kriteria yang diberikan oleh pembuat keputusan. Dalam pemilihan supplier di Tia Pet Shop kriteria yang digunakan yaitu kualitas, harga rata-rata, pengemasan dan kecepatan pengiriman.     Kata kunci: Simple Additive Weighting; Supplier; Sistem Penunjang Keputusan

IMPLEMENTASI METODE CERTAINTY FACTOR UNTUK MENGETAHUI TINGKAT EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN ONLINE DI MASA PANDEMIC COVID-19

Panjaitan, Zaimah, Pane, Deski Helsa
Abstract: Abstract: During the COVID-19 pandemic, educational institutions were not allowed to carry out the face-to-face teaching and learning process as usual but were replaced with an online learning system. The offline learning… g system (outside the network) is very different from the online learning system whose effectiveness is not yet known. Meanwhile, effective learning is very important in the world of education. Effective learning provides maximum learning outcomes in accordance with the achievement plan. Certainty Factor is an expert system method that adopts expert knowledge that can be used to measure the effectiveness of online learning during the COVID-19 pandemic. This study aims to help parents and schools measure the level of effectiveness of online learning during the COVID-19 pandemic so that evaluations can be carried out for the development of more appropriate and better educational methods.   Keywords: Certainty Factor; Effectiveness Online Learning; Expert System   Abstrak: Di masa pandemic covid-19, lembaga pendidikan tidak diperbolehkan melakukan proses belajar mengajar secara tatap muka seperti biasanya namun digantikan dengan sistem pembelajaran online. Sistem belajar secara luring (luar jaringan) sangat berbeda dengan sistem belajar online yang belum diketahui efektivitasnya. Sementara itu, pembelajaran yang efektif sangat penting dalam dunia pendidikan. Pembelajaran yang efektif memberikan hasil pembelajaran yang maksimal sesuai dengan rencana pencapaian. Certainty Factor merupakan salah satu metode sistem pakar yang mengadopsi pengetahuan pakar yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat efektivitas pembelajaran online dimasa pandemic covid-19. penelitian ini bertujuan membantu orang tua siswa dan pihak sekolah dalam mengukur tingkat efektivitas pembelajaran online selama masa pandemic covid-19 sehingga dapat dilakukan evaluasi untuk pengembangan metodependidikan yang lebih tepat  dan baik.   Kata kunci: Certainty Factor; Efektivitas Pembelajaran Online; Sistem Pakar;  

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI RETENSI REKAM MEDIS PASIEN RAWAT JALAN MENGGUNAKAN VISUAL STUDIO 2010

Salsabila, Raisa, Khoirunnisa, Raisa Siti, Syahidin, Yuda, Sari, Irda
Abstract: Abstract: This research is based on retention activities in a hospital that are still done manually. Storage activities that are still carried out manually greatly affect the performance of medical record officers because… use of the length of time it takes and also affects the storage of medical record files in the storage room. The purpose of this research is to create a retention information system. Where the design of this retention information system can provide information about the processing and reporting of retention carried out in a hospital. This retention information system contains data that supports the presentation of information needed by medical record officers. In addition, this retention information system helps make it easier for medical record officers to store medical record files quickly and accurately, as well as assist officers in the data reporting process. Data are collected through observation, interviews, and literature study. The results of this study indicate that this retention information system makes it easier for officers to do retention more quickly and precisely, especially in terms of data reporting.             Keywords: design; informations system; microsoft visual studio 2010; retention.     Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kegiatan retensi di suatu rumah sakit yang masih dilakukan secara manual. Kegiatan retensi yang masih dilakukan secara manual ini sangat mempengaruhi kinerja petugas rekam medis karena lamanya waktu yang dibutukan dan juga berpengaruh terhadap penyimpanan berkas rekam medis di ruang penyimpanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sistem informasi retensi. Dimana perancangan sistem informasi retensi ini dapat memberikan informasi mengenai pengolahan dan pelaporan retensi yang dilakukan di suatu rumah sakit. Sistem informasi retensi ini terdapat data yang mendukung penyajikan informasi yang dibutuhkan oleh para petugas rekam medis. Selain itu, sistem informasi retensi ini membantu memudahkan petugas rekam medis untuk meretensi berkas rekam medis dengan cepat dan tepat, dan juga membantu petugas dalam proses pelaporan data. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan literatur review. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem informasi retensi ini mempermudah petugas untuk melakukan retensi lebih cepat dan tepat terutama dalam hal pelaporan data.   Kata kunci: microsoft visual studio 2010; perancangan; retensi; system informasi.