Abstract:Peran Satpol PP memiliki korelasi kuat dengan Penegakan Perda, sebagai mana amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 bahwa Satpol PP memiliki tugas Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah serta perlindungan…
n masyarakat. Peran Satpol PP ini dapat diketahui dengan menggunakan teori peran menurut Siswanto dalam Miftah Thoha (2012 : 21) dengan indikator yaitu (1) Peran Antar Pribadi (2) Peranan Yang Berhubungan Dengan Informasi (3) Peran Pengambil Keputusan. Penelitian ini, Menggunakan metode penelitian deskritif kualitatif. Artinya metode penelitian yang berdasarkan pada filsafat postpositivisme digunakan untuk meneliti pada objek yang alamiah. Analisis data bersifat induktif/kualitatif. Dalam pengumpulan data, teknik yang dipergunakan adalah wawancara, dan studi pustaka. Data yang diperoleh selain keterangan narasumber, juga didapat dari studi lapangan, dan dokumentasi, Hasil penelitian dan data yang ada menunjukan, baik dari observasi lapangan maupun wawancara sama - sama menyebutkan bahwa memang diakui bersama peran Satpol PP dari ketiga indikator peran menurut Siswanto dalam Miftah Thoha (2012 : 21) terdapat satu indikator yaitu Peranan Pengambil Keputusan yang belum maksimal dalam peranan pengambil keputusan sanksi yang diberikan terhadap pedagang kaki lima tidak menggunakan sanksi yang ada di Perda K3 No. 4 Tahun 2008. Hal ini dibuktikan dengan masih terjadinya pelanggaran Perda sementara. Pembinaan dan arahan perlu terus dilakukan agar dalam setiap diri personil Satpol PP tumbuh rasa tanggung jawab tinggi terhadap tugas dan fungsinya.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak penggunanaan aplikasi Microsoft powerpoint terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sistem Digital di kelas X TKJ SMK Swasta Taruna Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini…
ni menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri seluruh siswa X TKJ 1 yang terdiri dari 13 siswa. Data diperoleh melalui angket yang berisi 10 item pertanyaan yang mengukur pemahaman siswa, serta tes hasil belajar. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 27 untuk menghitung nilai rata-rata dam uji-t melihat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Microsoft PowerPoint dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pamahaman siswa pada mata pelajaran Sistem Digital.
Abstract:Latar belakang: Gaya hidup modern bisa meningkatkan tingkat stress, kebiasaan merokok, serta mengkonsumsi minuman berakohol serta kopi yang berlebihan, bisa menyebabkan berbagai penyakit, termauk hipertensi. Pravelensi hipertensi…
ipertensi di usia lanjut masih cukup tinggi, 40% dengan angka kematian sekitar 65 tahun. Angka kejadian hipertensi lebih banyak pada wanita 37% dan laki-laki 28%. Hipertensi tidak dapaat dipulihkan sepenuhnya, namun dapat diatur dengan pengawasan Kesehatan yang teratur. Seledri adalah salah satu contoh bentuk pengobatan herbal yang digunakan dalam menangani kasus hipertensi. Tujuan: Menggambarkan manfaat pemberian rebusan daun seledri dalam menurunkan tekanan darah pada lansia yang mempunyai hipertensi. Metode: Menggunakan metode studi kasus dengan responden yang memiliki tekanan darah sistolik 140/90mmHg dan tekanan darah diastolic 159/99mmHg dengan hipertensi Stadium I. Hasil: Terdapat penurunan tekanan darah pada lansia dengan pemberian rebusan daun seledri sebanyak 200cc di pagi dan sore hari selama 5 hari dengan hasil pre 153/75mmHg dan nilai post 146/79mmHg. Kesimpulan: Rebusan daun seledri dapat menurunkan tekanan darah pada lansia.
Kata kunci: Daun Seledri., Hipertensi., Lansia
Abstract:Pengaruh revolusi mental merupakan cara yang dilakukan UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan terhadap anak yang mengalami broken home adalah upaya untuk merubah dari kebiasaan yang kurang baik menjadi lebih baik. Seperti anak yang…
ng cenderung malas akan dibantu dengan menerapkan revolusi mental agar siswa menjadi lebih aktif, anak yang minatnya kurang berkembang akan dibimbing oleh guru sesuai minat bakatnya, dan memberikan sosialisasi atau nasehat kepada siswa apabila siswa melakukan hal hal yang kurang baik dengan tetap mengerti dunia anak anak. Penelitian ini menggunakan model kualitatif dengan metode observasi dan wawancara beberapa wali kelas, dan kepala sekolah secara singkat. Peneliti juga menggunakan lembar wawancara untuk mengetahui permasalahan yang sering terjadi pada peserta didik terutama anak yang memiliki latar belakang Broken Home. Di UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan guru dan kepala sekolah bekerjasama untuk memberikan pembinaan mental dengan memberi pesan moral yang baik, memberikan sosialisasi untuk menanamkan jiwa sosial dan jangan pernah jengah untuk selalu memberikan pendidikan karakter kepada anak didalam maupun diluar kelas. Revolusi mental dalam pendidikan harus terlebih dahulu mengembalikan peran guru dan sekolah sebagai fasilitator pendidikan dan pembelajaran, karena kualitas sekolah sangat bergantung pada kualitas guru dan lingkungan.
Abstract:Penelitian ini mengeksplorasi dampak kemajuan teknologi modern terhadap perlindungan hak kekayaan intelektual, khususnya hak cipta, di era industri 5.0. Dengan pesatnya perkembangan teknologi digital dan internet, proses…
penciptaan dan distribusi karya cipta menjadi lebih cepat dan mudah, namun di sisi lain, meningkatkan potensi pelanggaran hak cipta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah hukum normatif dengan pendekatan deskriptif untuk menganalisis dampak teknologi terhadap perlindungan hak cipta serta menilai sejauh mana solusi yang ada efektif. Artikel ini menekankan pentingnya kebijakan yang tepat, penegakan hukum yang kuat, serta peningkatan edukasi dan kesadaran hukum di masyarakat untuk menjaga hak cipta. Selain itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, sektor industri, dan masyarakat untuk menciptakan sistem perlindungan hak cipta yang lebih baik. Penelitian ini juga membahas teori-teori seperti Reward Theory, Recovery Theory, dan Economic Growth Stimulus Theory sebagai dasar teoretis dalam melindungi hak cipta.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap pengembangan karir. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan…
an signifikan kompetensi terhadap pengembangan karir. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap pengembangan karir. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap kinerja karyawan. Untuk mengetahui dan menganalisa apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan asosiatif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 1404 karyawan di PT. American Standard Indonesia. Dengan menggunakan rumus Slovin, maka didapat jumlah sampel pada penelitian ini adalah 311 karyawan American Standard Indonesia dari berbagai jenjang jabatan. Teknik pengumpulan data dengan; Observasi, Kuesioner dan Studi Pustaka. Teknik analisis data dengan pendekatan Structural Equation Model (SEM) yang berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap pengembangan karir. 2) Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap pengembangan karir. 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap pengembangan karir. 4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap kinerja karyawan. 5) Terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi terhadap kinerja karyawan. 6) Terdapat pengaruh positif dan signifikan efikasi diri terhadap kinerja karyawan. 7) Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program "Mini Garden Ceria" di Taman Kanak - Kanak Ceria Eduloka sebagai upaya menguatkan kepedulian terhadap alam sekitar dan tanggung jawab siswa. Penelitian ini menggunakan…
unakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Aktivitas dalam program ini meliputi pengukuran luas lahan, menghitung biji, mengenal bangun datar dan bangun ruang pada benda benda sekitar, mengukur pertumbuhan tanaman menggunakan penggaris, mengisi media tanam dengan tanah sambil menghitung berapa sekop tanah yang dimasukkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep Matematika dasar, seperti pengukuran dan perhitungan sederhana, sekaligus membangun karakter positif berupa kepedulian lingkungan dan rasa tanggung jawab serta melibatkan siswa secara aktif, mulai dari menanam, menyiram, hingga merawat tanaman di area sekolah. Program ini efektif dalam meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan, yang ditunjukkan oleh meningkatnya kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga tanaman dan kebersihan taman. Selain itu, tanggung jawab siswa terbentuk melalui tugas merawat tanaman secara bergilir, yang juga berdampak positif pada perilaku mereka di rumah, seperti mulai menyiram tanaman secara mandiri. Dengan demikian, implementasi P5 "Mini Garden Ceria" di TK Ceria Eduloka berhasil mengintegrasikan pembelajaran berbasis pengalaman untuk membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan dan bertanggung jawab.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kolektif terhadap efektivitas manajemen dan kepuasan karyawan di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode…
ode survei, melibatkan 31 responden yang terdiri dari karyawan pesantren. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert 1-5 dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kolektif memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan karyawan dengan kontribusi sebesar 69,6%. Efektivitas manajemen juga memberikan pengaruh signifikan yang lebih besar, yaitu sebesar 76,2%. Secara simultan, kedua variabel independen berkontribusi sebesar 76,9% terhadap kepuasan karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan kepemimpinan kolektif dan manajemen yang efektif dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif serta meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola pesantren untuk memperkuat kolaborasi dalam pengambilan keputusan dan mengoptimalkan sistem manajemen. Selain itu, penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan mengenai faktor lain yang berpengaruh terhadap kepuasan karyawan di lembaga pendidikan Islam.
Abstract:Data Riset Kesehatan Dasar (2018) banyaknya penderita skizofrenia di Indonesia sampai berkisar 400.000 individu atau 1,7 per 1.000 masyarakat. Skizofrenia suatu gangguan yang berpengaruh pada otak sehingga seseorang menjadi…
adi terganggu perilaku, pikiran, presepsi dan juga emosi. Gejala skizofrenia dengan harga diri rendah ditandai rasa ketidakmampuan, berperasaan negatif ke diri sendiri, tidak percaya diri, tidak berharga serta keputusasaan yang jika tidak segera di tangani akan menyebabkan depresi. Intervensi yang diberikan yaitu melatih kelebihan positif dan mengidentifikasi kemampuan pada diri individu klien. Melaksanakan asuhan keperawatan mengidentifikasi kemampuan aspek positif yang di miliki klien dengan gangguan konsep diri harga diri rendah. Metode: Deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 4 hari didapatkan pasien sudah paham cara mengidentifikasi aspek positif dan melatih kemampuan yang dimiliki.
Abstract:Permainan tradisional adalah aktivitas rekreasi atau hiburan yang telah ada dan dimainkan oleh masyarakat sejak zaman dahulu. Permainan ini biasanya diwariskan secara turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya…
ya dan merupakan bagian integral dari kehidupan budaya suatu komunitas. Berbeda dengan permainan modern yang mungkin melibatkan teknologi atau peralatan canggih, permainan tradisional seringkali menggunakan alat atau benda sederhana yang tersedia di sekitar masyarakat pada masa tersebut. Permainan lokal merujuk kepada berbagai jenis permainan yangtumbuh dan berkembang di suatu daerah atau komunitas tertentu. Permainan ini sering kali mencerminkan budaya, tradisi, dan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat setempat
Pembinaan permainan tradisional pada siswa SDN Handil Bakti, bertujuannya untuk dapat mengatasi tantangan utama, yaitu kurangnya minat dan pengetahuan siswa terhadap permainan tradisional. Dengan Pemberian edukasi tentang nilai-nilai budaya permainan tradisional serta penyelengaraan demontrasi permainnan tradisional sehingga dapat menjadi jembatan untuk membangun rasa bangga terhadap budaya lokal,dan dapat memahami dan menghargai keunikan budaya tradisional Indonesia sehingga menumbuhkan minat anak-anak pada permainan tradisioanal dan mempertahankan kelestarian permainan tradisional Indonesia.
keberhasilan pembinaan menunjukkan bahwa siswa merasakan manfaat yang signifikan dari kegiatan ini. Sebelum pelatihan, beberapa siswa merasa bahwa pembinaan ini hanya cukup bermanfaat, sementara sebagian besar merasa sangat bermanfaat. Setelah kegiatan selesai, hampir seluruh siswa merasa bahwa pembinaan ini sangat bermanfaat bagi mereka, baik dari segi keterampilan, pengetahuan, maupun pemahaman budaya. 70% siswa merasa kegiatan ini sangat bermanfaat, dengan 85% siswa merasakan manfaat yang signifikan setelah mengikuti pelatihan.