Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji isi teologis, nilai pendidikan, serta penerapan praktis dari QS. Ayat 9 Az-Zumar dalam perspektif pendidikan Islam di Indonesia. Melalui metode kajian tafsir tematik dan analisis isi,…
si, penelitian ini menunjukkan bahwa ayat tersebut menegaskan keterkaitan mendasar antara iman, pengetahuan, dan tindakan sebagai dasar teologis pendidikan Islam. Ayat ini menyoroti pentingnya orang berilmu dan beribadah dengan kesadaran akan kehidupan setelah mati, serta menjadikan ilmu sebagai faktor penentu utama antara manusia yang berpikir (ulul albab) dan yang tidak. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa nilai-nilai dalam QS. Ayat 9 Az-Zumar telah diterapkan melalui: peningkatan pembelajaran Al-Qur’an dan akhlak mulai dari PAUD/RA, kebiasaan ibadah mahdhah dan muamalah, pengintegrasian ilmu umum dan agama dalam kurikulum, serta pendekatan belajar yang menonjolkan kesadaran dunia dan akhirat. Namun, pelaksanaan tersebut tetap menghadapi permasalahan berupa ketidakcukupan infrastruktur, kurangnya sumber daya, dan keperluan penyesuaian terhadap kondisi saat ini tanpa mengurangi nilai spiritual.
Abstract:Abstrak Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah qana’ah dalam Al-Qur`an (Kajian Tafsir Tematik). Adapun tujuannya untuk menjelaskan dan menganalisis makna dan manfaat qana’ah dalam Al-Qur`an. Jenis penelitian ini…
an ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tematik atau maudhu’i. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah content analysis. Sumber data primer dari penelitian ini adalah ayat-ayat Al-Qur`an yang berkaitan tentang qana’ah, kemudian kitab-kitab tafsir seperti; kitab Tafsir Shafwatut Tafasir karya Syaikh Muhammad Ali Ash-Shabuni, kitab Tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab, dan kitab Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka. Adapun sumber data sekunder adalah adalah hasil-hasil penelitian atau tulisan-tulisan para peneliti atau teoritis yang orisinil, kamus-kamus, buku-buku, artikel-artikel, dan jurnal-jurnal yang relevan. Hasil dari penelitian ini adalah qana’ah dalam Q.S al-Hajj [22] ayat 36 dimaknai dengan rasa ridha, puas hati dan perasaan cukup terhadap segala sesuatu yang diberikan Allah Swt. Qana’ah dalam Q.S Ibrahim [14] ayat 43 dimaknai dengan rasa penyesalan orang-orang yang mendapatkan siksa atas perbuatan buruknya di dunia. Adapun manfaat qana’ah dalam penelitian ini, yaitu: (1) Ridha terhadap Allah Swt, (2) Mencegah diri dari penyesalan akhirat, (3) Mendatangkan sifat ‘iffah dalam hidup, (4) Menjadikan diri mudah beryukur, (5) Mendatangkan keberkahan, dan (6) Mendapatkan keberuntungan yang besar.
Abstract:Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan utama dalam pendidikan akhlak bagi Generasi Z serta merumuskan pendekatan yang relevan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode…
ode studi pustaka (library research), di mana data diperoleh melalui telaah terhadap berbagai teori, pandangan, dan gagasan utama yang tercantum dalam sumber-sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, dan majalah. Penelitian ini menemukan bahwa pendidikan akhlak kurang efektif jika tidak disesuaikan dengan gaya belajar Generasi Z yang berbasis digital, kolaboratif, dan kritis. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam metode pendidikan akhlak, seperti pemanfaatan media digital, keteladanan figur publik, dan integrasi nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Penanaman nilai akhlak harus dilakukan secara berkelanjutan oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat agar dapat membentuk karakter kuat pada Generasi Z.
Abstract: Artikel ini menyoroti potensi diam yang disadari (mindful silence) sebagai terapi psikologis dan spiritual (psikospiritual) melalui integrasi perspektif Islam dan psikologi modern. Permasalahan yang dibahas adalah kurangnya…
urangnya kesadaran akan manfaat diam sadar dalam mendukung kesehatan mental dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (kajian literatur) dengan analisis kualitatif-tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik diam sadar dapat menurunkan stres, meningkatkan fungsi sistem imun, dan menstabilkan emosi melalui mekanisme neuroimunologi. Dalam perspektif Islam, diam bernilai spiritual melalui praktik seperti dzikir dan tafakur yang merupakan bagian dari spiritualitas Islam. Pembahasan menggarisbawahi perbedaan antara diam konstruktif (berbasis kesadaran dan spiritualitas) dengan diam represif akibat tekanan atau ketakutan. Diam konstruktif bermanfaat bagi kesehatan psikologis dan fisiologis, sedangkan diam represif meningkatkan risiko gangguan psikosomatik. Ajaran Islam juga menekankan pentingnya pengendalian diri dalam berbicara sebagai bentuk ibadah, bukan represi emosional. Kesimpulannya, diam sadar merupakan praktik holistik yang mengintegrasikan kedalaman spiritual Islam dengan temuan psikologi modern untuk mendukung kesejahteraan mental dan fisik. Implikasi praktisnya adalah perlunya dukungan sosial yang empatik dan peningkatan literasi emosi dalam komunitas Muslim untuk memfasilitasi ruang diam reflektif yang menyembuhkan.
Abstract:Artikel ini membahas hubungan antara dosa dan kesehatan mental dalam perspektif Islam, serta bagaimana taubat dan dzikir berperan sebagai mekanisme penyembuhan psikospiritual. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana…
ana perbuatan dosa dapat memicu gangguan mental seperti kecemasan, stres, hingga depresi, serta bagaimana Islam menawarkan solusi terapeutik yang komprehensif melalui pendekatan spiritual. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan analisis tematik terhadap ayat Al-Qur'an, hadis, dan hasil riset kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa ibadah seperti shalat, dzikir, dan tilawah Al-Qur’an berdampak positif secara psikologis maupun fisiologis, seperti menurunnya hormon stres (kortisol) dan meningkatnya ketenangan jiwa. Temuan ini mendukung integrasi pendekatan psikospiritual berbasis Islam dalam konseling dan dakwah sebagai bentuk respons terhadap krisis kesehatan mental di masyarakat Muslim. Kesimpulannya, dosa tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga mental, sehingga diperlukan terapi yang menggabungkan introspeksi keimanan dan dukungan psikologis. Kajian ini merekomendasikan pelatihan dai dan konselor berbasis psikospiritual, serta literasi publik tentang penyembuhan Qur’ani untuk mendukung kesehatan mental umat
Abstract:Strategi dan kebijakan manajemen dalam mengoptimalkan penggunaan media sosial bagi remaja, dengan fokus pada penciptaan lingkungan digital yang aman dan produktif. penulisan ini didorong oleh meningkatnya penggunaan media…
a sosial di kalangan remaja dan tantangan yang muncul, seperti cyberbullying, kecanduan digital, serta penyebaran informasi yang salah. Penulisan ini bertujuan untuk merumuskan strategi yang efektif dan kebijakan yang mendukung penggunaan media sosial secara positif. Metodologi yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode studi kepustakaan, yang melibatkan studi literature, seperti buku, jurnal, dan teori-teori terkait dengan permasalahan yang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen yang efektif perlu melibatkan perencanaan konten yang relevan, pemahaman mendalam tentang audiens remaja, serta pengawasan terhadap dampak penggunaan media sosial. Selain itu, kebijakan yang diusulkan bertujuan untuk memberdayakan remaja dalam mengekspresikan diri secara positif sambil mengedukasi mereka tentang tanggung jawab digital. penerapan metode library research memberikan kebebasan kepada remaja untuk mengekspresikan diri sambil mengedukasi mereka tentang tanggung jawab dalam berinteraksi di dunia maya. Strategi dan kebijakan yang dirumuskan tidak hanya bertujuan untuk meminimalkan risiko, tetapi juga untuk memberdayakan remaja agar dapat memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk pengembangan diri dan komunikasi positif.
Abstract:Hubungan dan tren penelitian terkait topik kualitas pelayanan dari 2019 hingga 2023 diinterpretasikan dalam gambar di atas. Dengan ukuran node yang besar, yang menunjukkan dominasi dan frekuensi tinggi dalam penelitian,…
istilah "pengaruh kualitas pelayanan" menjadi pusat perhatian. Hasil pra penelitian yang dilakukan menemukan Tangibles (Bukti Fisik) menunjukkan tingkat kepuasan yang lebih rendah dibandingkan dengan dimensi lainnya, yaitu tingkat kepuasan yang lebih rendah, Hal ini menunjukkan bahwa aspek Bukti Fisik perlu mendapat perhatian lebih untuk meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Kualitas Pelayanan Customer Service Terhadap Kepuasan Nasabah pada PT Bank XXX Tangerang Banten. Metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini untuk memecahkan masalah dan mencapai tujuan, yang melibatkan pengumpulan data dalam bentuk angka dan analisis statistik. Pendekatan kuantitatif dipilih karena sifatnya yang sistematis, terencana, dan terstruktur dengan jelas, yang mendukung langkah-langkah yang harus ditempuh dalam penelitian. Populasi yang digunakan yaitu nasabah pada periode Bulan Juni 2022 – Bulan Desember 2022 sebesar 13.002 nasabah, Sampel mengunakan rumus slovin dengan Presentase Kelonggaran ketelitian kesalahan pengambilan sampel yang masih bisa sitolerir Nilai e = 0,1 (10%), maka sample yang di ambil adalah transaksi yang berjumlah 100 Nasabah (Resphonden). Dari hasil perhitungan diperoleh nilai R Square sebesar 0,824. Hal ini berarti bahwa seluruh variabel bebas yakni Kualitas Pelayana (X) mempunyai kontribusi bersama-sama sebesar 82,4% terhadap variabel terikat yaitu Kualitas Pelayana (Y). Sedangkan, sisanya yaitu 17,6% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Abstract:Interaksi kelas adalah kerangka kerja metodologis holistik yang mengintegrasikan pembelajaran bahasa secara verbal dan non-verbal dalam proses belajar mengajar. Dalam konteks penggunaan bahasa di bidang pendidikan saat ini,…
ni, khususnya di ruang kelas, para guru perlu memahami bagaimana guru dapat menggunakan metode pengajaran yang seimbang di ruang kelas, hal ini juga berkaitan dengan pola penggunaan bahasa, dan interaksi terdepan dalam pembuatan makna. Analisis wacana kelas memfasilitasi pengguna bahasa untuk menciptakan iklim yang positif dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini menyelidiki model pola dan interaksi multimodal dalam wacana kelas dengan membandingkan dua strategi yang digunakan oleh guru pemula dan guru yang sudah berpengalaman. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja wacana kelas yang diusulkan oleh Walsh (2011) dan interaksi multimodal (SF-MDA) oleh Norris (2004, 2019) di dua kelas dengan dua guru yang berbeda. Hasilnya, analisis interaksi multimodal menyatakan bahwa guru pemula dan guru berpengalaman memiliki dimensi interaksi yang berbeda dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar bahasa terutama bahasa inggris sebagai bahasa asing berdasarkan kesalahan dalam pemerolehan bahasa. Selain itu, guru juga meningkatkan fokus siswa pada pola pembelajaran yang benar dengan meningkatkan proses interaksi didalam kelas. Dengan demikian, guru pemula dan guru yang sudah berpengalaman sama-sama menggunakan pola wacana kelas berdasarkan teori Analisis Wacana Kelas. Wacana menjadi pendekatan metodologis yang merupakan analisis berlapis-lapis di balik komunikasi verbal atau lisan untuk mengidentifikasi sumber daya interaksi yang digunakan. Implikasi dari penelitian ini yaitu Analisis Wacana Kelas dengan Model IRF meningkatkan kepercayaan diri, kefasihan siswa, dan kemampuan siswa dalam belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing.
Abstract:Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto dari hasil survei terdapat permasalahan terutama pada ketidaklengkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap di poli bedah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketidaklengkapan…
ngkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap di poli bedah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan di unit poli bedah umum Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto pada bulan Mei sampai dengan Juni 2024. Populasi penelitian ini adalah kelengkapan dokumen rekam medis pasien rawat inap di poli bedah tahun 2023 dan sampel sebanyak 160 berkas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mencatat berkas rekam medis yang tidak lengkap menggunakan lembar checklist. Berdasarkan penelitian diketahui presentase kelengkapan pengisian berkas pasien rawat inap di Rumah Sakit Wijayakusuma Purwokerto pada komponen identifikasi sebesar 83,95% lengkap dan 18,75% tidak lengkap. Pada komponen autentikasi sebesar 81,25% lengkap dan 18,75% tidak lengkap. Pada komponen laporan penting, 96,77% lengkap dan 3,23% tidak lengkap. Pada komponen pencatatan, 100% lengkap dan 0% tidak lengkap. Persentase kelengkapan pengisian dokumen rekam medis rawat inap di poliklinik bedah RS Wijayakusuma Purwokerto pada item identifikasi, autentikasi dan laporan penting belum mencapai 100%.
Kata Kunci : Kelengkapan Dokumen, Rekam Medis, Rumah Sakit
Abstract:Pasal 28E ayat (1)Undang-Undang Dasar Tahun 1945(“UUD 1945”) menjelaskan bahwa “setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan,…
negaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali,” namun faktanya ada beberapa sekelompok orang yang tidak memiliki toleransi untuk bebas memeluk agama dan beribadah sesuai agamanya.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana toleransi antar umat beragama di Indonesia untuk mempertahankan kerukunan.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan dengan menggunakan pengumpulan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian masih terdapat institusi yang melarang karyawannya un tuk menggunakan jilbab saat bekerja, tidak diberikan waktu untuk menjalankan sholat.