Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). Model PBL dipilih karena…
ena mampu melatih siswa berpikir kritis, kreatif, dan mandiri melalui pemecahan masalah yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA, keterampilan berpikir ilmiah, serta partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, guru berperan penting dalam merancang masalah yang menantang dan membimbing siswa untuk menemukan solusi secara kolaboratif. Dengan demikian, model PBL dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di SD/MI.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar matematika siswa kelas 5 SD 11 Lubuk Jaya setelah penerapan model pembelajaran Game Based Learning (GBL). Motivasi belajar matematika…
matika siswa seringkali rendah karena persepsi bahwa pelajaran tersebut sulit dan membosankan. GBL diyakini mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, interaktif, dan menantang, sehingga mendorong keterlibatan aktif siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dalam dua siklus, dengan subjek penelitian 11 siswa kelas 5. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar (pre-test dan post-test setiap siklus), observasi aktivitas siswa, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar matematika yang signifikan dari pra-siklus hingga Siklus II. Peningkatan ini ditandai dengan meningkatnya antusiasme siswa dalam mengikuti pelajaran, tingginya partisipasi dalam memecahkan masalah, dan meningkatnya skor rata-rata angket motivasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Game Based Learning efektif dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas 5 SD 11 Lubuk Jaya
Abstract:Pengintegrasian nilai-nilai moderasi beragama ke dalam pengajaran Pancasila di sekolah dasar telah menjadi kebutuhan mendesak karena munculnya kecenderungan intoleransi dalam pergaulan siswa, sementara praktik pembelajaran…
an di kelas seringkali tidak memberikan pengalaman yang cukup untuk menumbuhkan sikap moderat. Situasi ini menciptakan kesenjangan antara tuntutan kurikulum dan implementasi nyata di kelas, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi nilai-nilai moderasi beragama, jenis nilai yang diintegrasikan, dan upaya guru dalam mengoptimalkan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi pada guru dan siswa di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai moderasi beragama terjadi melalui penguatan diskusi kelas, pembiasaan saling menghormati, dan mengaitkan materi Pancasila dengan situasi sosial yang dekat dengan pengalaman siswa. Guru mengimplementasikan nilai-nilai toleransi, keseimbangan, musyawarah, dan menghargai perbedaan melalui metode bercerita, kerja kelompok, dan pemanfaatan momen-momen insidental dalam dinamika kelas. Meskipun demikian, efektivitas implementasi masih dipengaruhi oleh keterbatasan pedoman, variasi kompetensi guru, dan kurangnya evaluasi berbasis karakter moderat. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan model pembelajaran yang lebih sistematis, pelatihan berkelanjutan bagi guru, dan dukungan kebijakan sekolah agar pembelajaran Pancasila dapat menjadi ruang strategis untuk menumbuhkan sikap moderasi beragama sejak dini.
Abstract:This study aims to analyze the effectiveness of using a Smartboard in increasing students' enthusiasm for learning in the Pancasila Education subject in grade V of SDN 07 Mudiak Lawe, Sungai Pagu District, South Solok Regency.…
gency. From initial observations, it was seen that students' enthusiasm for learning tended to be low, as seen from their inactive attitudes, little interaction, and easily distracted when teachers used less diverse learning methods. To address this, a Smartboard was proposed as an innovative solution. This tool is an interactive whiteboard that uses multimedia and audiovisual technology, so it can combine teaching materials with images, videos, and animations to make learning more interesting and diverse. The method used in this study was the correlation method, namely a quantitative method that studies the relationship between the use of Smartboard interactive features and the level of student enthusiasm for learning. The results showed that the use of Smartboard in learning was proven to be able to increase student enthusiasm for learning. After implementing the Smartboard, students appeared more active and enthusiastic during the learning process, so that their enthusiasm for learning increased and reduced boredom. The implementation of Smartboard involves game-based learning methods such as Duck Race Games and Wordwall, which successfully trigger students' curiosity, focus, and enthusiasm, and encourage them to actively participate in answering questions and interacting in class.
Abstract:This study investigates the difficulties faced by fourth-grade students at SDN 060878 Krakatau Medan Timur in understanding English classroom instructions. The research identifies four main obstacles: limited vocabulary…
mastery, low confidence and motivation, less varied teaching strategies, and minimal English exposure outside school. The study also highlights effective teacher efforts such as repeating instructions, providing bilingual explanations, using demonstrations, and implementing interactive activities. These findings are expected to guide teachers in creating more adaptive and supportive instructional practices in elementary English learning.
Abstract:This research examines the development of English language skills among students at Elementary School 060878, focusing on challenges, influencing factors, and effective teaching strategies. A mixed-method approach was employed,…
ployed, combining quantitative data from student test scores and qualitative data from teacher interviews and classroom observations. The results indicate that students face difficulties in vocabulary mastery and speaking skills, influenced by limited exposure to English, traditional teaching methods, and psychological barriers. The study proposes interactive and student-centered strategies, such as project-based learning and digital media, to enhance engagement and outcomes. These findings provide insights for teachers and policymakers to improve English language instruction in elementary schools.
Abstract:This study aims to analyze the low English speaking and listening skills of 4th grade elementary school students at SD PAB 12 Sampali. The research approach used is descriptive qualitative, with interview methods to obtain…
in in-depth data from teachers and students regarding the obstacles they face during the English learning process. The results of the study indicate that the main factors influencing students' limited speaking and listening skills include lack of practice, minimal use of interesting learning media, and internal factors such as lack of self-confidence and less than optimal pronunciation. These findings provide an important overview of the need to develop more effective and innovative learning strategies to improve students' communication skills in English at the elementary level. It is hoped that the results of this study can be a reference for educators and educational institutions in improving the quality of English teaching in elementary schools.
Abstract:This study aims to evaluate the effectiveness of group learning methods in improving the English skills of sixth-grade students at SD Negeri 060878. Using a qualitative approach involving direct interviews, questionnaires,…
s, and documentation, this study identified three main problems that hinder the success of group learning: gender differences affecting group formation, difficulty ensuring the active participation of each member, and relatively long time for group management. The results of the study indicate that these problems cause group learning to be less effective and have an impact on the decline in students' English skills. Therefore, strategies such as forming inclusive groups, clear division of tasks, the use of participatory observation instruments, the utilization of technology, and the implementation of the Problem-Based Learning approach are recommended to improve the effectiveness of group learning and students' English skills. This study provides an important contribution to developing English teaching methods at the elementary school level by considering social aspects and more effective classroom management.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran Joyful Learning berbantuan media digital terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 178 Tuban dan UPT SP SDN…
170 Mulyasri. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang masih didominasi oleh metode konvensional dan kurangnya penggunaan media digital yang menarik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparatif, dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment). Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di kedua sekolah tersebut, sedangkan sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, dan uji-t (independent sample t-test) untuk melihat perbedaan minat belajar antara kelompok yang menggunakan dan tidak menggunakan pendekatan Joyful Learning berbantuan media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan minat belajar siswa antara pembelajaran yang menggunakan pendekatan Joyful Learning berbantuan media digital dengan yang tidak menggunakan. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Joyful Learning menunjukkan tingkat antusiasme, perhatian, dan keterlibatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa pada pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan Joyful Learning berbantuan media digital berpengaruh positif terhadap peningkatan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar. Penelitian ini merekomendasikan agar guru PAI lebih mengintegrasikan unsur pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis teknologi digital agar proses belajar menjadi lebih interaktif, menarik, dan bermakna.
Abstract:This research is descriptive research and uses qualitative methods. This research aims to analyze the factors of students' low interest in learning in grade IV science and science subjects at SD 190 Palembang, totaling 16…
16 students. The sampling technique in this research uses the proportional sampling method, In this study, the data taken was in the form of interview data, questionnaires and documentation in carrying out this research. The first step taken by the researcher was distributing questionnaires to students. The questionnaire was closed with 5 answer choices, namely strongly agree, agree, neutral, disagree and strongly disagree. agree, the questionnaire instrument consists of 21 statement items. Next, carry out the interview stage which is carried out after giving a questionnaire consisting of 10 questions and then carry out the documentation stage which shows that there are several students whose scores are below the Kkm, namely 75. So the indicator that can be concluded is the feeling of happiness indicator which is 12.79%, while The indicator of student interest was 13.21%, then the indicator of student attention was 14.5%, then the indicator of student involvement was 20.95%. In terms of indicators of student interest in science and science subjects, the percentage results were 13.21% with poor criteria.