Search Articles & Publications

Showing 1578 articles found for "Telah"

PENGAMANAN DATABASE MENGGUNAKAN KOMBINASI ALGORITMA (CEST CRYPTOGRAPHY) DAN ALGORiTMA BASE64

Wadisman, Cendra, Nozomi, Irohito, Rahmawati, Sri
Abstract: Abstract: Combined algorithm (Cest Cryptography) is a combination of 3 algorithms such as Merklee-Hellman, Discrete Logarithm and ASCII Modification, using Base64 to hide 2 public keys and 2 private keys. Combination algorithms… orithms are used because of the increasing number of techniques in cryptography, making it easier to combine each other algorithms in order to get more complicated encryption that won't even be cracked in the near future. On large sites there has been database theft, if the stolen database has been encrypted it will be difficult for data thieves to take advantage of it, but if it is not encrypted it is very easy to use the data so that it creates huge losses, especially user trust from the site.             Keywords: algorithm combination; ascii modification; base64; merklee-hellman; discrete logarithm     Abstrak: Kombinasi algoritma (Cest Cryptography) merupakan kombinasi 3 algoritma seperti Merklee-Hellman, Logaritma Diskrit dan Modifikasi ASCII, menggunakan Base64 untuk menyembunyikan 2 kunci public dan 2 kunci private.. Kombinasi algoritma digunakan karena semakin banyaknya teknik-teknik dalam kriptografi sehingga mempermudah untuk saling mengkombinasikan algoritma agar mendapatkan enkripsi yang lebih rumit dan bahkan tidak bisa dipecahkan dalam jangka waktu dekat. Pada situs-situs besar telah terjadi pencurian database, jika database yang dicuri telah terenkripsi maka akan mempersulit pencuri data untuk memanfaatkannya tetapi jika tidak terenkripsi maka sangat mudah data tersebut di manfaatkannya sehingga membuat kerugian yang sangat besar terutama kepercayaan pengguna dari situs tersebut.   Kata kunci: kombinasi algoritma; modifikasi ascii; base64; merklee-hellman;logaritma diskrit

ANALISIS TINGKAT OBJEKTIFITAS PENGISIAN EDOM UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DOSEN

Erlinda, Susi, Anam, M. Khairul, Nasution, Torkis, Ambiyar, Ambiyar, Irfan, Dedy
Abstract: Abstract: Student objectivity in filling out E-EDOM is very necessary, the results of data analysis become the basis for the leadership in making decisions for learning strategies. Previous research has proven that the E-EDOM… -EDOM filling done by students is not objective. Efforts should be made so that students can fill it in seriously. This study aims to determine strategies that can be applied so that students can fill out the E-EDOM very objectively. Starting with analyzing and collecting data through a questionnaire. The Delon and Mclean model is used as a basis for creating questions in the questionnaire and processing the questionnaire data. The data collection technique used a simple random sampling method, with a population of 121 students from Amik Riau STMIK who were active in the 2019-2020 school year. Before processing, the data is tested for validity and reliability. After testing the validity and reliability, then testing the hypothesis to determine the relationship between variables in the Delon and Mc Lean success model. The results showed that each variable showed the effect of a positive relationship that was fully accepted with a value of 0.000. This means that all the variables used in this study are related to one another. Even so, it is necessary to implement several strategies that must be done in an effort to fill out E-EDOM which is very objective by students.   Keywords: e-edom, delon and mclean models, objectivity, students.   Abstrak: Objektifitas mahasiswa dalam mengisi E-EDOM sangat diperlukan, karena hasilnya akan dijadikan dasar oleh pimpinan dalam mengambil keputusan untuk masalah pembelajaran. Berdasarkan penelitian sebelumnya pengisian E-EDOM yang dilakukan mahasiswa masih banyak yang belum mengisinya dengan sangat objektif. Perlu dilakukan upaya agar mahasiswa dapat mengisinya dengan sunggun-sungguh.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi yang dapat diterapkan supaya mahasiswa dapat mengisi E-EDOM dengan sangat objektif. Diawali dengan melakukan analisa dan pengumpulan data melalui kuisioner. Model Delon and Mclean digunakan sebagai dasar untuk membuat pertanyaan dalam kuisioner dan melakukan pengolahan data kuesioner tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan metoda sampling simple random, dengan populasi mahasiswa STMIK Amik Riau yang  aktif pada tahun ajaran 2019-2020 sejumlah 121 orang mahasiswa. Sebelum dilakukan pengolahan, terlebih dahulu data-data tersebut dilakukan uji validitas dan reability. Setelah dilakukan uji validitas dan reability, selanjutnya melakukan uji hipotesis untuk mengetahui hubungan antar variable yang ada pada model Delon and Mc Lean success. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap variable menunjukkan pengaruh hubungan positif dapat diterima seluruhnya dengan nilai 0.000. Artinya semua variable yang digunakan pada penelitian ini memiliki keterkaitan antara satu dengan lainnya. Walaupun demikian perlu diterapkan beberapa strategi yang harus dilakukan dalam upaya pengisian E-EDOM yang sangat objektif oleh mahasiswa.   Kata kunci: e-edom, delon and mclean model, mahasiswa, objektifitas.

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI EVALUASI LAYANAN AKADEMIK UNTUK INSTITUT TEKNOLOGI KALIMANTAN

Eliviani, Rosa, Atrinawati, Lovinta Happy, Fiqar, Tegar Palyus
Abstract: Abstract: Higher Education can exercise management autonomy, that is to evaluate using an information system independently. The case study taken in this study is the Kalimantan Institute of Technology (ITK). So far, ITK… has used a survey information system to evaluate ITK, but the information system is static so that it is not following the current needs of ITK. Based on that, this research is developing an evaluation information system at ITK so that this information system is expected to be able to monitor and evaluate the process of activities at ITK. The method used is the waterfall model. Based on the waterfall method, the methodology used in this research is start from the identification of the problem, then study the literature and enter the system building stage, namely the analysis, design, implementation and testing stages, as well as conclusions and suggestions. The results obtained are in the form of an information system for evaluating academic activities and services that have been approved by ITK on the http://evaluasi.itk.ac.id page.             Keywords: evaluation; information system; ITK     Abstrak: Perguruan Tinggi memiliki kemampuan untuk melaksanakan otonomi pengelolaan yaitu dievaluasi secara mandiri menggunakan sistem informasi. Studi kasus yang diambil pada penelitian ini adalah Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Selama ini ITK telah menggunakan sistem informasi survey untuk mengevaluasi ITK, namun sistem informasi tersebut bersifat statis sehingga telah tidak sesuai dengan kebutuhan ITK saat ini. Berdasarkan hal itu, penelitian ini adalah mengembangkan sistem informasi evaluasi di ITK sehingga diharapkan sistem informasi ini dapat memantau dan mengevaluasi proses kegiatan di ITK. Metode yang digunakan adalah waterfall model. Berdasarkan metode waterfall tersebut, maka metodologi yang digunakan pada penelitian ini dimulai dari identifikasi masalah, kemudian studi literatur dan memasuki tahap membangun sistem yaitu tahap analisis, desain, implementasi dan pengujian, serta kesimpulan dan saran. Hasil penelitian yang diperoleh adalah berupa sistem informasi evaluasi kegiatan akademik dan layanan yang telah disetujui ITK di halaman http://evaluasi.itk.ac.id.   Kata kunci: evaluasi; sistem informasi; ITK

PERBANDINGAN METODE MFEP DAN MAUT DALAM SELEKSI CALON PESERTA OLIMPIADE SAINS NASIONAL (OSN)

Maharani, Dewi, Nata, Andri
Abstract: OSN (Olimpiade Sains Nasional) merupakan kegiatan perlombaan di bidang sains dan ilmu pengetahuan yang dirancang pemerintah untuk mengembangkan bakat dan prestasi siswa. OSN juga menjadi salah satu ajang tahunan yang sangat… gat diminati siswa dalam mengasah kemampuan dibidang sains dan ilmu pengetahuan. Untuk dapat menjadi peserta dan mendapatkan juara dalam dalam kompetisi ini bukanlah hal yang mudah. Perlu adanya pembimingan yang intensif kepada siswa yang memiliki potensi. Dalam memilih siswa yang akan dibimbing dan dikutsertakan dalam OSN, seleksi internal yang ketat perlu dilakukan sekolah untuk dapat mengantarkan siswa meraih prestasi tersebut. Selama ini seleksi yang dilakukan guru cenderung subyektif seperti dengan menujuk langsung peserta yang akan mengikuti tes seleksi. Seperti halnya dilokasi penelitian SMPS Tamansiswa Sukadamai, selama ini guru menyeleksi peserta OSN hanya fokus dengan yang mendapatkan ranking 1-3 di kelas saja. Padahal bisa saja ada siswa yang tidak rangking 1-3 justru memiliki keahlian pada bidang yang diolimpiadekan. Hasilnya, belum ada siswa yang mampu bersaing di tingkat kecamatan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk membantu sekolah menyeleksi seluruh siswa yang berminat dalam olimpiade dengan menggunakan teknologi Sistem Pendukung Keputusan. Melalui perbandingan 2 metode yaitu Multy Factor Evaluation Process (MFEP) dan Multi Attribute Utility Theory (MAUT), peneliti akan melakukan analisis perbandingnan untuk mendapatkan hasil yang lebih konsisten. Metode MFEP merupakan metode yang menimbang beberapa faktor yang berpengaruh terdahap alternatif. Sedangkan metode MAUT merupakan metode yang memiliki skema evaluasi akhir dengan bobot dan nilai relavan terhadap alternatif. Berdasarkan hasil yang telah dilakukan, metode MFEP dapat menghasilkan calon peserta terbaik yaitu A13 dengan nilai16,96. Sedangkan metode MAUT dapat menghasilkan calon peserta OSN terbaik yaitu A5 dengan nilai 0,680. Penelitian ini diharapatkan dapat membantu untuk seleksi calon peserta OSN.

TSUKAMOTO FUZZY METHOD IN DECISSON SUPPORT SYSTEM DESIGN

Syah, Arridha Zikra
Abstract: Abstract: PT Pinus Merah Abadi is one of the distributor companies in Indonesia engaged in selling snacks such as snacks and wafers with the Nabati brand. Every month the company offers increased incentives for its employees… yees with predetermined conditions or targets. But in the process, the incentive calculation is managed manually using criteria by the General Affair Personnel who then data the results of the manual calculation are sent to the central office to obtain the disbursement of funds. Sometimes the results of these decisions are too rigid. The method used to solve this problem is the RAD method and each stage is adjusted accordingly based on the Tsukamoto fuzzy algorithm. From this study, an application of decision support systems was obtained that could support decision making to increase incentives that were more appropriate in human consideration.   Keywords: decison support system design; incentive calculation; tsukamoto method   Abstrak: PT Pinus Merah Abadi merupakan salah satu perusahaan distributor di Indonesia yang bergerak di bidang penjualan makanan ringan seperti snack dan wafer dengan merk nabati. Setiap bulan perusahaan menawarkan insentif yang meningkat bagi karyawannya dengan kondisi atau target yang telah ditentukan. Namun dalam prosesnya, perhitungan insentif dikelola secara manual menggunakan kriteria oleh personil urusan umum yang kemudian data hasil perhitungan manual dikirim ke kantor pusat untuk mendapatkan pencairan dana. Terkadang hasil dari keputusan ini terlalu kaku. Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah ini adalah metode RAD dan dalam setiap tahap disesuaikan sesuai berdasarkan algoritma fuzzy Tsukamoto. Dari studi ini, sebuah aplikasi dari sistem pendukung keputusan diperoleh yang dapat mendukung pengambilan keputusan untuk meningkatkan insentif yang lebih tepat dalam pertimbangan manusia.   Kata kunci: metode tsukamoto; peningkatan insentif, perancangan sistem pendukung keputusan

KOMBINASI METODE AHP DAN MFEP DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENERIMA BANTUAN SISWA MISKIN

Nata, Andri, Apridonal, Yori
Abstract: Abstract: The Poor Student Assistance Program is a government program aimed at removing barriers to poor students from participating in school to support the Nine-Year Compulsory Basic Education Program. According to TNP2K,… 2K, the target of BSM recipients is based on the criteria of students' economic conditions and not on the achievements of students. The problem so far is not a few are found that BSM recipients are those who are classified as capable so that this program is not well-targeted. The purpose of applying the combination of 2 AHP and MFEP methods is to apply Decision Support System (SPK) technology in determining students who receive poor student assistance at Tamansiswa Sukadamai SMPS so that it helps decision-makers to get objective decisions. The combination is based on the superiority of each method in analyzing each criterion and alternatives related to the selection of BSM recipients. AHP is used to analyze criteria to produce criteria that have a good consistency. Then an alternative ranking process is carried out using the MFEP method. Based on the results of the analysis of the combination of the AHP and MFEP methods that have been carried out that the AHP method can help schools in determining the main factors that are very priority in receiving poor student assistance, while the MFEP method can determine the best alternative for eligible students as recipients of poor student assistance in the form of ranking the highest value is A9 with 1,097.   Keywords: AHP Method; MFEP Method; Poor Student Assistance; SPK.   Abstrak: Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk menghilangkan halangan siswa miskin berpartisipasi untuk bersekolah mendukung program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Menurut TNP2K adapun yang menjadi sasaran penerima BSM yaitu berdasarkan kriteria kondisi ekonomi siswa dan bukan berdasarkan prestasi siswa. Permasalahan selama ini justru tidak sedikit dijumpai bahwa penerima BSM merupakan mereka yang tergolong mampu, sehingga program ini menjadi kurang tepat sasaran. Adapun tujuan dari penerapan kombinasi 2 metode AHP dan MFEP ini adalah untuk menerapkan teknologi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam penentuan siswa penerima bantuan siswa miskin di SMPS Tamansiswa Sukadamai sehingga membantu pengambil keputusan untuk mendapatkan keputusan yang objektif. Kombinasi dilakukan berdasarkan keunggulan dari masing-masing metode dalam menganalisis setiap kriteria dan alternative terkait pemilihan penerima BSM. AHP digunakan untuk menganilis kriteria sehingga menghasilkan kriteria yang memiliki konsistensi yang baik. Selajutnya dilakukan proses perangkingan alternatif menggunakan metode MFEP. Berdasarkan hasil analisis dari kombinasi metode AHP dan MFEP yang telah dilakukan bahwa metode AHP dapat membantu sekolah dalam menentukan faktor utama yang sangat prioritas dalam penerima bantuan siswa miskin, sedangkan metode MFEP dapat menentukan alternatif terbaik siswa yang layak sebagai penerima bantuan siswa miskin dalam bentuk perangkingan dengan nilai tertinggi yaitu A9 dengan 1,097. Kata Kunci : Bantuan Siswa Miskin; Metode AHP; Metode MFEP; SPK.

KOMBINASI METODE ANALITICAL HIERARCHY PROCESS DAN WEIGHTED PRODUCT DALAM PENENTUAN BENIH CABAI UNGGUL

Andriyani, Suci, Yuma, Febby Madonna
Abstract: Abstract: Chili consumption in Indonesia continues to increase. Imports are carried out by the government to meet domestic needs such as those from Malaysia and Vietnam. To overcome this chili import problem, it is necessary… sary to maximize the efforts made by local farmers to produce chili yields with optimal quantity and quality. Efforts that can be made besides increasing unproductive agricultural land are applying technology to determine the best / superior chili seeds. So far, local farmers use hereditary concepts such as trial and error in determining the chili seeds to be planted. As a result of which occurs that the harvest is unstable and tends to fall even the possibility of crop failure. The purpose of the analysis of this research is to apply technology that can improve chili crop yields through the application of a Decision Support System. To get more optimal results, the application of technology is carried out using the concept of a combination of 2 methods based on the superiority of each method. The method used is the Analytical Hierarchy Process (AHP) because it has accurate criteria analysis. Furthermore, the Weighted Product (WP) method is applied because it can find alternative preference values that are quick and easy. Based on the process and results of the analysis that has been done, the application of the AHP method can produce priority factors for selecting superior chili seeds that are weighted for ranking WP method. Whereas the WP method can produce an alternative ranking quickly with the highest alternative being A5 with a value of 0.153.   Keywords: Chili Seeds; AHP; Weighted Product; SPK.     Abstrak: Konsumsi cabai di Indonesia terus mengalami peningkatan. Impor dilakukan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri seperti dari negara Malaysia dan Vietnam. Untuk mengatasi masalah impor cabai ini, perlu upaya maksimal yang dilakukan oleh petani lokal untuk menghasilkan hasil panen cabai dengan kuantitas dan kualitas yang optimal. Upaya yang dapat dilakukan selain memperbanyak lahan pertanian yang belum produktif yaitu menerapkan teknologi teknologi untuk menentukan benih cabai yang terbaik/unggul. Selama ini petani lokal menggunakan konsep turun temurun seperti coba-coba dalam menentukan benih cabai yang akan ditanam. Akibat yang terjadi yaitu hasil panen yang tidak stabil dan cendrung turun bahkan kemungkinan gagal panen. Adapun tujuan dari analisis penelitian ini adalah untuk menerapkan teknologi yang dapat meningkatkan hasil panen tanaman cabai melalui penerapan Sistem Pendukung Keputusan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, penerapan teknologi dilakukkan menggunakan konsep kombinasi 2 metode yang didasarkan pada keunggulan dari masing-masing metode. Metode yang digunakan Analitical Hierarchy Process (AHP) karena memilki analisis kriteria yang akurat. Selanjutnya diterapkan metode Weighted Product (WP) karena memiliki kemampuan penemuan nilai preferensi alternatif yang cepat dan mudah. Berdasarkan proses dan hasil analisis yang telah dilakukan, penerapan metode AHP mampu menghasilkan faktor prioritas pemilihan benih cabai unggul yang menjadi nilai bobot untuk perankingan metode WP. Sedangkan metode WP mampu menghasilkan perankingan alternatif dengan cepat dengan alternatif tertinggi yaitu A5 dengan nilai 0,153.   Kata Kunci: AHP; Benih Cabai; SPK; Weighted Product.

IMPLEMENTASI MODEL RAPID APPLICATION DEVELOPMENT PADA SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG DENGAN METODE FIFO

Siregar, Iqbal Kamil
Abstract: Abstract: Supervision of inventory is very urgent to be done by entrepreneurs who aim to support corporate decision making so that the ideal inventory is obtained. By applying the FIFO (First In First Out) method of stock… k inventory that comes first, it will be sold or utilized first by the company itself. This means that the goods (same form, type, and name) are first purchased, the item will be sold first. This aims to avoid the expired of these items. The target of the results of this study will be to review the extent of existing procedures and can present information as well as to produce an up-to-date information system to achieve work efficiency. With the application of the RAD (Rapid Application Development) model to the computerized inventory system and also which is equipped with the 2010 visual basic programming language and crystal report reports can help in quick decision making. Implementation with the RAD system to realize inventory information systems has been able to produce products with qualified results. The designed application has been able to complete transaction requirements and manage inventory information with the FIFO method.   Keywords: FIFO (first out); Inventory; RAD (application Development)           Abstrak: Pengawasan terhadap persediaan barang sangat mendesak untuk dilakukan oleh pengusaha yang bertujuan untuk mendukung pengambilan keputusan perusahaan sehingga didapatkan persediaan yang ideal. Dengan menerapkan metode FIFO (First In First Out) stok persediaan yang datang pertama kali maka akan dijualkan atau dimanfaatkan terlebih dahulu oleh perusahaan itu sendiri. Artinya bahwa barang (bentuk, tipe dan nama yang sama) yang pertama dibeli maka barang tersebut akan pertama dijualkan. Hal ini bertujuan untuk menghindari expired dari barang-barang tersebut. Sasaran dari hasil penelitian ini nantinya untuk meninjau sejauh mana prosedur-prosedur yang ada dan dapat menyajikan informasi sekaligus untuk menghasilkan suatu sistem informasi yang mutakhir sehingga tercapainya efisiensi kerja. Dengan penerapan model RAD (Rapid Application Development) pada sistem persedian barang yang terkomputerisasi dan juga yang dilengkapi dengan bahasa pemrograman visual basic 2010 dan laporan crystal report dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang cepat. Implementasi dengan sistem RAD untuk mewujudkan sistem informasi persediaan barang telah mampu menghasilkan produk dengan hasil yang mumpuni. Aplikasi yang dirancang telah dapat melengkapi keperluan transaksi dan mengelola informasi persediaan barang dengan metode FIFO. . Kata kunci:  FIFO (First In First Out); Persediaan Barang; RAD (Rapid Application Development)

SISTEM PAKAR BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING DALAM MENGANALISA KERUSAKAN MESIN FOTOKOPI DAN PENANNGGULANGANNYA (STUDY KASUS DI Q-EL COPIER SERVICE CENTER AND DISTRIBUTOR)

Noviardi, Refli
Abstract: Abstract: Photo Copy Machine is a machine which used for duplicating data on paper for many purpose. So this Machine is very important for many people. Cause of it. This machine can be damage quickly. And photo copy’ s… ™ s machine is not a simple machine, becase all spare part in this machine is connecting one another. This condition can be worst because the comparison between machine and  technicians not balance and this condition make user need more time to fix that machine. Expert System is Computer Based system which adopting the expert skill to solve the problem base on the expert. This system is very suitable to solve the problem because with expert system, the user can know the machine damage and know how to fix this machine. And this sistem can be useful for user.with forward Chaining method. And the purpose from this research to make an expert system to analize the problem which can be realize from the machine’s operational dan fix it.   Keyword: Expert System; Damage analysis; Forward Chaining; Photocopy Machine   Abstrak:Mesin fotokopi merupakan mesin yang digunakan untuk menggandakan dokumen dalam bentuk kertas yang akan digunakan untuk berbagai keperluan, tingginya kebutuhan akan mesin fotokopi ini membuat pengoperasionalan mesin sangat tinggi dalam waktu yang lama. Keadaan ini membuat kondisi mesin menjadi turun dan mudah mengalami kerusakan. Mesin fotokopi merupakan salah satu mesin yang kompleks yang saling berhubungan satu sama lain, sehingga perlu penanganan ahli dalam memperbaikinya. Keterbatasan jumlah teknisi membuat mesin yang rusak lama untuk diperbaiki, sehingga diperlukan sebuah sistem yang dapat menggantikan posisi pakar dalam memperbaiki mesin fotokopi. Sistem pakar merupakan sistem yang berbasis komputer yang mengadopsi cara kerja pakar dalam menganalisa suatu masalah dengan metode yang telah disesuaikan dengan masalah yang ada, berdasarkan masalah yang telah dijabarkan diatas. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana menciptakan sebuah aplikasi sistem pakar dengan metode forward chaining untuk menganalisa kerusakan mesin dan memberikan solusi untuk memperbaiki mesin fotokopi tersebut.   Kata Kunci: Analisa Kerusakan; Forward Chaining; Fotokopi; Sistem Pakar.  

ANALISIS DAN IMPLEMENTASI ONESIGNAL DALAM PEMBUATAN APLIKASI MOBILE HYBRID LELANG IKAN HIAS

Nuraminudin, M.
Abstract: Abstract: The mobile application cannot be separated from the presence of the use of notifications. Many types of mobile devices used by users are using the method to make notifications that can be run on all types of devices… vices that are important to do. This study discusses how to implement the program code for notifications on mobile applications based on hybrid mobile applications and the use of oneSignal as a push notification service. The method used in this research is analysis, code implementation, testing, and evaluation of the results of several implementation methods. The analysis carried out contains an analysis of what methods can be used to make notifications to the mobile application. After getting the method in the analysis phase, the next step is to try various methods of implementing the code and testing the code of the mobile application program using the code-and-fix life cycle method. The test results of each implementation method are then evaluated and the best code implementation method is determined. The final result of this research is recommendations for implementing program code into hybrid mobile applications using the oneSignal service.             Keywords: mobile hybrid; oneSignal; push notification     Abstrak: Aplikasi mobile saat ini tidak bisa lepas dari adanya penggunaan notifikasi. Banyaknya jenis device mobile yang digunakan user, mengakibatkan penggunaan metode untuk membuat notifikasi yang dapat berjalan di semua jenis device penting untuk dilakukan. Penelitian ini membahas tentang bagaimana mengimplementasikan kode program untuk notifikasi pada aplikasi mobile yang berbasis aplikasi mobile hybrid serta penggunaan oneSignal sebagai servis push notification-nya. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis, implementasi kode, testing dan evaluasi perbandingan hasil beberapa metode implementasi. Analisis yang dilakukan meliputi analisis metode apa saja yang dapat digunakan untuk membuat notifikasi ke aplikasi mobile. Setelah mendapatkan perbandingan metode pada tahapan analisis, tahapan selanjutnya yaitu mencoba berbagai metode implementasi kode dan dilakukan testing kode program aplikasi mobile dengan menggunakan metode code-and-fix life cycle. Hasil testing masing-masing metode implementasi kemudian dievaluasi dan ditentukan metode implementasi kode terbaik.  Hasil akhir dari penelitian ini adalah rekomendasi implementasi kode program kedalam aplikasi mobile hybrid untuk memunculkan notifikasi pada aplikasi menggunakan servis oneSignal.   Kata kunci: mobile hybrid; notifikasi; oneSignal