Abstract:Permainan tradisional adalah aktivitas rekreasi atau hiburan yang telah ada dan dimainkan oleh masyarakat sejak zaman dahulu. Permainan ini biasanya diwariskan secara turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya…
ya dan merupakan bagian integral dari kehidupan budaya suatu komunitas. Berbeda dengan permainan modern yang mungkin melibatkan teknologi atau peralatan canggih, permainan tradisional seringkali menggunakan alat atau benda sederhana yang tersedia di sekitar masyarakat pada masa tersebut. Permainan lokal merujuk kepada berbagai jenis permainan yangtumbuh dan berkembang di suatu daerah atau komunitas tertentu. Permainan ini sering kali mencerminkan budaya, tradisi, dan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat setempat
Pembinaan permainan tradisional pada siswa SDN Handil Bakti, bertujuannya untuk dapat mengatasi tantangan utama, yaitu kurangnya minat dan pengetahuan siswa terhadap permainan tradisional. Dengan Pemberian edukasi tentang nilai-nilai budaya permainan tradisional serta penyelengaraan demontrasi permainnan tradisional sehingga dapat menjadi jembatan untuk membangun rasa bangga terhadap budaya lokal,dan dapat memahami dan menghargai keunikan budaya tradisional Indonesia sehingga menumbuhkan minat anak-anak pada permainan tradisioanal dan mempertahankan kelestarian permainan tradisional Indonesia.
keberhasilan pembinaan menunjukkan bahwa siswa merasakan manfaat yang signifikan dari kegiatan ini. Sebelum pelatihan, beberapa siswa merasa bahwa pembinaan ini hanya cukup bermanfaat, sementara sebagian besar merasa sangat bermanfaat. Setelah kegiatan selesai, hampir seluruh siswa merasa bahwa pembinaan ini sangat bermanfaat bagi mereka, baik dari segi keterampilan, pengetahuan, maupun pemahaman budaya. 70% siswa merasa kegiatan ini sangat bermanfaat, dengan 85% siswa merasakan manfaat yang signifikan setelah mengikuti pelatihan.
Abstract:This research addresses obstacles to effective English communication, focusing on essential language competencies—listening, speaking, reading, and writing—that are critical in global business. It explores which language…
uage skills are most important for international business communication and examines the impact of language proficiency on professional success. The goal of the study is to identify these key competencies for successful global business interactions and to provide insight into which skills professionals should focus on developing. To achieve this, a systematic literature review is conducted, establishing a structured theoretical framework by drawing on findings from previous research. The study concludes that essential language competencies for global business success include verbal communication, writing skills, cross-cultural understanding, listening, and negotiation abilities. Among these, verbal skills in English, as an international language, are especially crucial in settings such as presentations, meetings, and negotiations. Effective verbal communication requires not only mastery of grammar but also the ability to use non-verbal cues, like intonation and body language, to reinforce and clarify messages. These competencies are emphasized as crucial for professionals who wish to excel in the global business landscape, where effective communication can significantly influence outcomes. The findings suggest that developing both language and cultural understanding equips professionals to engage more effectively across linguistic and cultural boundaries, enhancing their ability to negotiate, collaborate, and succeed in diverse business environments.
Abstract:Guru memiliki peran yang krusial untuk membimbing, mendorong, dan mengawasi siswa terutama dalam hal membaca. Rendahnya motivasi yang dimiliki siswa untuk membaca membuat guru memiliki peran penting dalam menumbuhkan minat…
at membaca pada siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam menumbuhkan minat baca siswa di kelas III UPTD SDN Demangan 1 Bangkalan. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data diidentifikasi melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memainkan peran penting dalam menumbuhkan minat membaca siswa. Guru di UPTD SDN Demangan 1 memiliki banyak tanggung jawab untuk mendorong minat baca siswa. Guru dapat bertindak sebagai konselor dengan menyarankan buku untuk membaca siswa, sebagai motivator dengan memberikan pujian, sebagai dinamisator dengan mengintegrasikan membaca ke dalam pembelajaran, sebagai evaluator dengan menilai perkembangan siswa, dan sebagai fasilitator dengan menyediakan fasilitas fisik dan non fisik.
Abstract:Kelainan refraksi adalah kondisi yang disebabkan oleh kelainan dalam panjang sumbu (axial length) atau kelainan daya refraksi media. Kelainan refraksi yang tidak terkoreksi adalah salah satu penyebab yang paling umum dari…
i gangguan penglihatan. Astigmatisme (mata silinder) adalah kondisi di mana kekuatan refraksi kornea atau lensa bervariasi karena perubahan bentuk permukaan sehingga cahaya jatuh di dua titik di depan retina. Kondisi ini menyebabkan penderita harus memutar mata sehingga efek lubang jarum dapat dilihat. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara faktor genetik dan penggunaan gadget terhadap kejadian astigmatisme di Optik Reka Jaya Palembang Tahun 2024. Metode Penelitian : Dalam Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional dimana variabel independen yaitu faktor genetik dan penggunaan gadget dan variabel dependen yaitu astigmatisme. Hasil Penelitian : Dari data bivariat diperoleh dari 48 responden terdapat 33 responden (68,8%) mengalami astigmatisme dan 15 responden (31,3%) tidak mengalami astigmatisme. Diperoleh 31 responden (64,6%) mengalami astigmatisme berdasarkan faktor genetik sedangkan 17 responden (35,4%) bukan berdasarkan faktor genetik. Diperoleh 32 responden (66,7%) mengalami astigmatisme berdasarkan penggunaan gadget yang buruk sedangkan 16 responden (33,3%) penggunaan gadget yang baik. Kesimpulan : Berdasarkan Analisa data yang dilakukan diperoleh Kesimpulan bahwa ada hubungan yang bermakna antara faktor genetik dan penggunaan gadget secara simultan dengan kejadian astigmatisme. Hasil uji statistik chi-square tentang hubungan faktor genetik dengan kejadian astigmatisme didapatkan nilai p-value 0,006 dan Hasil uji statistik chi-square tentang hubungan penggunaan gadget dengan kejadian astigmatisme didapatkan nilai p-value 0,021.
Abstract:The Independent Curriculum in elementary to high schools (SD to SMA) is a challenge for schools to improve their ability in managing both learning and administration, so that what is aspired to in the mandate of the Constitution…
titution which reads "to educate the life of the nation" is something that is essential. Something that is quite urgent is the learning objectives, one of which is to improve cognition for students, which is the basis for this community service program, namely improving musical skills with a drumband training and performance program at SMPN 30 Muaro Jmabi. The skills program in the independent learning curriculum is strongly encouraged by being a leading government program (Ministry of Education and Culture) so that students can create something that fosters independence in determining and choosing the direction of life (future). The purpose of this community service program is that in addition to increasing interest and talent, it also provides space for creativity for students in carrying out music learning activities through extracurricular activities as intended by the independent curriculum. The community service program is a government program that is assigned to educators (Lecturers) in carrying out the Tri Dharma of Higher Education. For that, of course there are scientific measurements called activity outputs, in this case the team will target outputs in the form of (1) National Seminar Proceedings. (2) Scientific Journals. (3) Publications on Electronic Media. (4) Activity Documentation Videos.
Abstract:Human resource planning in the industrial revolution of the society 5.0 era must be carried out carefully, strategically and effectively in responding to the challenges of human resources that have flexibility that changes…
es very quickly. The purpose of this research is to provide an explanation of the study of the role of human resource planning in job analysis and recruitment of human resources within the company, namely by formulating human resource planning steps based on job analysis and explaining the importance of job analysis in developing recruitment and workforce development strategies, and evaluating human resource planning effectively and efficiently by making continuous improvements to the human resource planning that has been arranged in accordance with the vision and mission of the Company. The research method used is descriptive analytical method obtained from secondary data sources taken from journals, articles and books using a qualitative research approach to literature study. The results of this study indicate that HR planning based on job analysis can provide a strategic advantage in managing the workforce in the company so that human resource planning in this study has an important role in job analysis and job analysis provides a strong basis for developing HR strategies, from recruitment to company development
Abstract:Effective career planning and development is essential in the context of today's competitive and dynamic job market. A systematic approach is crucial to helping individuals and organizations identify and achieve their career…
reer goals. This research aims to analyze the importance of a systematic approach in career planning and development, the challenges faced, and the determining factors for success that need to be considered. The method used in this research is literature study, which includes analysis of related literature and best practices in career development. The research results show that self-assessment, setting clear goals, developing skills, as well as mentorship and technology support play an important role in achieving career success. Apart from that, organizations must also play an active role in providing structured development programs to increase employee engagement. The conclusion of this research emphasizes the need for synergy between individuals and organizations in creating a mutually beneficial career development ecosystem.
Abstract:Diaspora Indonesia telah memainkan peran yang signifikan dalam konteks global, tidak hanya sebagai komunitas yang berkontribusi secara ekonomi, tetapi juga sebagai sumber daya manusia yang strategis bagi pengembangan kepemimpinan…
emimpinan di berbagai sektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana integrasi diaspora Indonesia dapat dioptimalkan dalam perencanaan strategis sumber daya manusia (SDM) untuk organisasi dan korporasi. Dengan fokus pada kemampuan diaspora yang beragam, penelitian ini mengkaji potensi diaspora dalam memberikan kontribusi pada pembentukan calon pemimpin yang berkualitas serta bagaimana organisasi dapat memanfaatkan sumber daya tersebut secara efektif. Diaspora Indonesia memiliki akses ke berbagai jaringan, pengalaman global, dan keahlian lintas budaya yang berharga bagi pengembangan SDM. Dalam konteks perencanaan SDM strategis, diaspora dapat diintegrasikan melalui program-program transfer pengetahuan, pertukaran pengalaman, serta inisiatif pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi modern. Penelitian ini juga menyoroti langkah-langkah yang diperlukan dalam perencanaan pengembangan calon pemimpin, termasuk identifikasi potensi individu dalam diaspora, perencanaan karier, dan penciptaan jalur kepemimpinan yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan kekuatan diaspora, organisasi dapat meningkatkan daya saing dan mempercepat inovasi melalui pemimpin yang memiliki wawasan global dan kemampuan manajerial yang unggul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menganalisis peran diaspora dalam beberapa organisasi yang telah berhasil menerapkan strategi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi diaspora dalam perencanaan SDM tidak hanya mendukung diversifikasi kepemimpinan tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi organisasi melalui peningkatan kolaborasi internasional dan adaptasi terhadap perubahan global. Dengan demikian, integrasi diaspora Indonesia dalam perencanaan strategis SDM bukan hanya relevan tetapi juga penting untuk menciptakan calon pemimpin yang mampu menghadapi tantangan masa depan.
Abstract:Lingkungan pendidikan adalah segala sesuatu yang ada dan terjadi di sekeliling proses pendidikan itu berlangsung yang terdiri dari masyarakat beserta lingkungan yang ada disekitarnya. Semua keadaan lingkungan tersebut berperan…
rperan dan memberikan kontribusi terhadap proses peningkatan kualitas pendidikan dan atau kualitas lulusan pendidikan. Perhatian manajer pendidikan/Top Manajemen (Kepala Sekolah) seharusnya adalah berupaya untuk mengintegrasikan sumber-sumber pendidikan dan memanfaatkannya secara optimal mungkin, sehingga semua sumber tersebut memberikan kontribusi terhadap penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas. Salah satu sumber yang perlu dikelola adalah lingkungan masyarakat atau orang tua murid, termasuk stakeholders. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah: Mengapa Manajemen Pendidikan perlu Menangani Masyarakat (perlu Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat), secara optimal baik orang tua murid, stakeholders, tokoh masyarakat maupun institusi yang ada di lingkungan sekolah. fokus tersebut diatas, dapat dirumuskan masalah sebagai berikut yaitu: Bagaimanakah Prosedur Pelaksanaan Hubungan Sekolah Dengan Masyarakat di SMK PGRI 2 Sidoarjo serta Bagaimanakah proses Promosi Sekolah Kepada Masyarakat di SMK PGRI 2 Sidoarjo
Abstract:Desa Bayan di Pulau Lombok dikenal karena masih mempertahankan adat dan budayanya yang diwariskan secara turun-temurun. Salah satu tradisi yang dapat ditemukan di desa ini adalah Mulud Adat. Tradisi ini memiliki ciri khas…
s dan keunikan tersendiri, yang memungkinkan wisatawan mengikuti proses ritualnya. Kegiatan Mulud Adat memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi paket wisata minat khusus, mengingat pelaksanaannya berlangsung selama dua hari satu malam. Namun, keterbatasan sumber daya manusia dalam mengelola paket wisata menyebabkan kegiatan budaya ini belum banyak dipublikasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi budaya dan menyusun paket wisata budaya di Desa Bayan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tindakan, dengan fokus pada wisata budaya di desa tersebut. Informan penelitian terdiri dari tiga orang, yaitu RG (65 tahun) sebagai informan utama, serta RB (50 tahun) dan RS (30 tahun) sebagai informan pendamping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Adat Desa Bayan memiliki potensi wisata budaya yang tinggi, namun belum diintegrasikan ke dalam paket wisata. Selain itu, meskipun banyak wisatawan domestik dan internasional yang hadir pada upacara inti, tidak ada penawaran paket wisata yang mencakup seluruh kegiatan budaya tersebut. Penelitian ini berupaya mengembangkan paket wisata minat khusus untuk kegiatan budaya Mulud Adat di Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Lombok.