Abstract:Abstract: Pulau Kopung Sentajo Village Government in determining communities recipients of Direct Cash Assistance (BLT) has not used a computerized system so that in decision making errors will often occur in the suitability…
lity criteria for potential BLT recipients. So things like this will increase the possibility that poor or underprivileged people will lose out to people who live better lives and also take a lot of time because they still use manual systems. In terms of the report produced, it does not display the criteria for potential recipients clearly and in detail. In solving the problem, a decision support system will be used using the simple additive weighting method. So this research produces a computerized system to support decision making that determines people's suitability as recipients of direct cash assistance. With this computerized system, it will make it easier to determine the eligibility of people receiving Direct Cash Assistance and produce effective reports with calculations that comply with existing criteria. By implementing this computerized decision support system, 7 people are recommended who are eligible to receive direct cash assistance with the highest score of 2,875 and the lowest score of 2,750 so that these results can assist the village head in determining the community's suitability as recipients of direct cash assistance.
Keywords: assistance; BLT; SAW; FMADM;
Abstrak: Pemerintah Desa Pulau Kopung Sentajo dalam menentukan masyarakat sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) belum menggunakan sistem yang terkomputerisasi sehingga dalam pengambilan keputusan akan sering terjadi kesalahan dalam perbandingan kriteria kesesuaian calon penerima BLT. Sehingga hal seperti ini akan memperbesar kemungkinan masyarakat miskin atau kurang mampu akan kalah dengan masyarakat yang kehidupannya lebih baik dan juga memakan banyak waktu karena masih menggunakan sistem manual. Dari segi laporan yang dihasilkan, tidak menampilkan kriteria calon penerima secara jelas dan rinci. Dalam penyelesaian masalah akan digunakan sistem penunjang keputusan dengan metode simple additive weighting. Maka dengan penelitian ini menghasilkan sistem yang terkomputerisasi untuk mendukung pengambilan keputusan menentukan kelayakan masyarakat sebagai penerima bantuan langsung tunai. Dengan sistem yang terkomputerisasi ini, maka akan memberikan kemudahan dalam menentukan kelayakan masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai dan menghasilkan laporan yang efektif dengan perhitungan yang sesuai dengan kriteria yang ada. Dengan penerapan sistem pendukung keputusan yang terkomputerisasi ini maka direkomendasikan 7 orang yang layak menerima bantuan langsung tunai dengan skor tertinggi 2,875 dan skor terendah 2,750 sehingga hasil tersebut dapat membantu kepala desa dalam menentukan kelayakan masyarakat sebagai penerima bantuan tunai langsung.
Kata Kunci: bantuan; BLT; SAW; FMADM
Abstract:Abstract: Abstract: this study evaluates and compares the performance of two edge detection methods Sobel method and Canny method on batik image. Batik images have unique characteristics and complex patterns, making it…
difficult to analyze the edges. This study presents a comparison of the results using sobel and canny edge detection methods on batik kawung images both from peak signal-to-noise reatio and from mean squared error. The results showed that canny edge detection was better than sobel method. This can be seen from the results of PSNR and MSE that is 100%. This analysis is determined by considering factors such as the accuracy of edge detection, sensitivity to noise, and the ability to handle the complexity of batik drawing patterns. The results of this study provide a detailed description of the advantages and disadvantages of each method in the image of batik kawung. The conclusions that can be drawn from this study can provide valuable guidance for choosing the optimal edge detection method in image analysis of batik kawung and others.
Keywords: batik kawung; canny; MSE; PSNR; sobel
Abstrak: Penelitian ini mengevaluasi dan membandingkan kinerja dua metode deteksi tepi metode Sobel dan metode Canny pada citra batik. Gambar batik mempunyai ciri-ciri yang unik dan pola yang kompleks, sehingga menyulitkan analisis tepian. Penelitian ini menyajikan perbandingan hasil menggunakan metode deteksi tepi sobel dan canny pada citra batik kawung baik dari peak signal-to-noise reatio maupun dari mean squared error. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa deteksi tepi canny lebih baik dibandingkan dari metode sobel. Hal ini dapat dilihat dari hasil PSNR dan MSE yang dihasilkan yaitu 100%. Analisis ini ditentukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti keakuratan deteksi tepi, kepekaan terhadap noise, dan kemampuan menangani kompleksitas pola gambar batik. Hasil penelitian ini memberikan gambaran secara detail mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing metode pada citra batik kawung. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini dapat memberikan panduan berharga untuk memilih metode deteksi tepi yang optimal dalam analisis citra batik kawung dan yang lainnya.
Kata kunci: batik kawung; canny; MSE; PSNR; sobel
Abstract:Abstract: Facial recognition is widely used in areas such as video surveillance and database management. Facial images have been used as a preferred biometric feature in many identity recognition systems to obtain good image…
mage results in image segmentation. A good image must pay attention to several factors, namely high resolution, good contrast, image sharpness, consistent colors, lack of noise and appropriate lighting conditions. In this face recognition research, using canny edge detection method for 10 original images paired with 10 other images. The original faces taken are male and female. Canny edge detection has a low error rate in image segmentation compared to other edge detections. The purpose of this study is to determine the edge of the image in I-rat and can display the results of a good segmentation of facial images. The results of the test data with data stored in the database in the study is 1 face image produces 67.69% accuracy and 26.92% and 8 other face images produce 100% accuracy. The average success rate of 10 experiments using image segmentation is 89.461%. In conclusion, the canny edge detection method can provide accurate results in the face recognition process.
Keywords: accuracy; canny edge detection; face recognition; image; segmentation
Abstrak : Pengenalan wajah banyak digunakan dalam diberbagai bidang seperti pengawasan video dan manajemen basis data. Gambar wajah telah digunakan sebagai ciri biometrik yang disukai di banyak sistem pengenalan identitas untuk mendapatkan hasil citra yang bagus dalam segmentasi citra. Citra yang baik harus memperhatikan beberapa faktor yaitu resolusi tinggi, kontras yang baik, ketajaman citra, warna yang konsisten, kurangnya noise dan kondisi pencahayaan yang sesuai. Pada penelitian pengenalan wajah ini, menggunakan metode deteksi tepi canny untuk 10 citra asli yang dipasangkan dengan 10 citra lainnya. Wajah asli yang diambil berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Deteksi tepi canny memiliki tingkat kesalahan rendah dalam segmentasi citra dibandingkan dengan deteksi tepi lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan tepi gambar secara akurat dan dapat menampilkan hasil segmentasi citra wajah yang baik. Hasil dari data uji dengan data yang tersimpan di database dalam penelitian adalah 1 citra wajah menghasilkan akurasi 67,69% dan 26,92% dan 8 citra wajah lainnya menghasilkan akurasi 100%. Rata-rata tingkat keberhasilan dari 10 kali percobaan dengan menggunakan segmentasi citra adalah 89,461%. Kesimpulan, metode deteksi tepi canny dapat memberikan hasil yang akurat dalam proses pengenalan wajah.
Kata Kunci : akurasi; deteksi tepi canny; citra; pengenalan wajah; segmentasi
Abstract:Abstract: The advancement of information technology and knowledge has facilitated the production of quality information. The use of information technology has penetrated all fields, especially in the teaching domain at higher…
igher education institutions, aiding in valuable decision-making processes. This research focuses on STMIK Royal Kisaran, which faces challenges in increasing the number of doctoral-educated lecturers. To address this limitation, the study explores the implementation of a Decision Support System (DSS) using the Profile Matching method. Lecturers in higher education play a crucial role in providing education, conducting research, and contributing to society. In an effort to enhance the qualifications of lecturers, this research designs a Decision Support System using the Profile Matching method. The aim of this research is to provide recommendations for prospective lecturer candidates to pursue a Doctoral degree based on criteria factors such as length of service, functional position, research score, dedication score, age, and recognition score. Data from 46 lecturers at STMIK Royal Kisaran who meet the criteria are used to test the validity and effectiveness of the Decision Support System (DSS). Through structured analysis, it is demonstrated that the Decision Support System using the Profile Matching method successfully provides recommendations for suitable lecturer candidates to pursue doctoral studies.
Keywords : decision support systems; higher education; information Technology; lecturer qualifications; profile matching.
Abstrak: Kemajuan teknologi informasi dan ilmu pengetahuan telah menghadirkan kemudahan dalam menghasilkan informasi yang berkualitas, penggunaan teknologi informasi sudah memasuki segala bidang terutama bidang pengajaran pada perguruan tinggi dan membantu pengambilan keputusan yang bernilai. Penelitian ini berfokus pada STMIK Royal Kisaran yang mengalami kendala dalam meningkatkan jumlah dosen berpendidikan Doktor. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, penelitian ini mengeksplorasi penerapan Sistem Pendukung Keputusan (DSS) dengan menggunakan metode Profile Matching. Dosen pada pendidikan tinggi mempunyai peran penting dalam memberikan pendidikan, melakukan penelitian, dan memberikan kontribusi kepada masyarakat. Dalam upaya meningkatkan kualifikasi dosen, penelitian ini merancang Sistem Pendukung Keputusan dengan menggunakan metode Profile Matching. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi kandidat calon dosen untuk mengejar gelar Doktor dengan berlandaskan faktor kriteria seperti lama kerja, jabatan fungsional, nilai penelitian, nilai pengabdian, umur, dan nilai rekognisi. Data dari 46 dosen STMIK Royal Kisaran yang memenuhi kriteria digunakan untuk menguji validitas dan efektivitas Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Melalui analisis terstruktur, menunjukkan bahwa Sistem Pendukung Keputusan menggunakan metode Profile Matching berhasil memberikan rekomendasi calon dosen yang layak direkomendasikan untuk melanjutkan studi ke jenjang Doktor.
Kata Kunci : kualifikasi dosen; pencocokan profil; pendidikan yang lebih tinggi; sistem pendukung keputusan; teknologi Informasi.
Abstract:Abstract: Halodoc is an ICT that supports access to health service facilities, with various facilities such as consultations with doctors, purchasing medicines, making appointments with hospitals, as well as several other…
r health support facilities. This research is based on calculations using the Customer Satisfaction Index (CSI) method to determine the overall level of customer satisfaction with an approach that considers the level of importance of product or service attributes as measured by an importance scale (Importance), a satisfaction/performance level scale (Performance) and the question indicators include usability, information quality, interaction quality, then the satisfaction level criteria are obtained with a CSI value of 61.29%, meaning that the patient gives the criteria as being quite satisfied with Halodoc services. Keywords: CSI, halodoc, patient
Abstrak: Halodoc merupakan TIK yang mendukung akses fasilitas pelayanan kesehatan, dengan berbagai fasilitas yang dimiliki seperti konsultasi dengan dokter, pembelian obat, buat janji dengan rumah sakit, serta beberapa fasilitas pendukung kesehatan lainnya. Penelitian ini berdasarkan perhitungan menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI) untuk menentukan tingkat kepuasan pelanggan secara menyeluruh dengan pendekatan yang mempertimbangkan tingkat kepentingan dari atribut-atribut produk atau jasa yang diukur dengan skala tingkat kepentingan (Importance), skala tingkat kepuasan/kinerja (Performance) dan indikator pertanyaan meliputi usability, information quality, interaction quality maka diperoleh kriteria tingkat kepuasan dengan nilai CSI 61.29% artinya bahwa pasien memberikan kriteria cukup puas terhadap layanan Halodoc.
Kata kunci: CSI, halodoc, pasien
Abstract:Abstract: There are a great number of academics that are now conducting research on sentiment analysis by employing supervised and machine learning techniques. The research can be carried out with the assistance of a variety…
iety of sources, including reviews of movies, reviews of Twitter, reviews of online products, blogs, discussion forums, and other social networks. With the progress of technology, individuals may now effortlessly utilize social media platforms to access and share information, as well as express their viewpoints to the general public, without any constraints of distance or time. Twitter is a social media network that serves as a repository for opinions. Diverse techniques are employed to provide optimal and realistically precise pressure detection. The analysis and discussion affirm that the Support Vector Machine (SVM) was effectively employed in this study, utilizing public opinion data on television program reviews in Indonesia. An SVM classifier is employed to examine the Twitter data set by utilizing various parameters. The study successfully completed the preprocessing process by collecting a total of 400 data points, consisting of 320 reviews from 4 television shows for training data and 80 reviews for testing. The data was filtered and classified using SVM, with 200 positive and 200 negative data points for comparison. The experiment utilized the SVM method using TF-IDF to achieve the most accurate test results. The test accuracy was 80%, while the training data accuracy reached 100%.
Keywords: Sentiment Analysis; Support Vector Machine; Television Shows Review, TF-IDF,
Abstrak: Saat ini, banyak akademisi sedang menyelidiki analisis sentimen melalui pemanfaatan teknik yang diawasi dan pembelajaran mesin. Kajian dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa sumber seperti review film, review Twitter, review produk online, blog, forum diskusi, atau jejaring sosial lainnya. Dengan kemajuan teknologi, masyarakat kini dapat dengan mudah memanfaatkan platform media sosial untuk mengakses dan berbagi informasi, serta menyampaikan pandangan mereka kepada masyarakat umum, tanpa batasan jarak dan waktu. Twitter adalah jaringan media sosial yang berfungsi sebagai gudang opini. Beragam teknik digunakan untuk menghasilkan deteksi tekanan yang optimal dan presisi secara realistis. Analisis dan pembahasan menegaskan bahwa Support Vector Machine (SVM) efektif digunakan dalam penelitian ini, memanfaatkan data opini publik tentang review program televisi di Indonesia. Pengklasifikasi SVM digunakan untuk memeriksa kumpulan data Twitter dengan memanfaatkan berbagai parameter. Penelitian berhasil menyelesaikan proses preprocessing dengan mengumpulkan total 400 titik data yang terdiri dari 320 review dari 4 acara televisi untuk data pelatihan dan 80 review untuk pengujian. Data disaring dan diklasifikasikan menggunakan SVM, dengan 200 titik data positif dan 200 titik data negatif sebagai perbandingan. Percobaan ini menggunakan metode SVM dengan menggunakan TF-IDF untuk mencapai hasil pengujian yang paling akurat. Akurasi pengujiannya mencapai 80%, sedangkan akurasi data pelatihan mencapai 100%.
Kata kunci: Analisis Sentimen, Review Tayangan Televisi, TF-IDF, Support Vector Machine
Abstract:Abstract: The habit of smoking is dangerous because of the addictive substances that make cigarettes addictive. Its addictive nature poses a significant risk, affecting personality with stress, depression and nervous disorders.…
orders. Body factors that indicate smoking include blood sugar levels, dental caries, and hemoglobin. To address this, research has been conducted with focused efforts to understand and address the risks associated with smoking and its impact on overall health. This research aims to choose the best method for predicting smokers by using feature selection techniques. The feature selection algorithms uses for that are Analysis of Variance (ANOVA), Recursive Feature Elimination (RFE), and Genetic Algorithm (GA) to select optimal attributes and uses the k-fold cross validation technique as the validation of the Artificial Neural Network algorithm. The data includes various parameters such as age, height, weight, vision, blood pressure, cholesterol, triglycerides, hemoglobin, AST, ALT, GTP, gender, dental caries and tartar. Hearing ability, urine protein content, and tartar were selected. The results showed that using the Analysis of Variance method showed higher accuracy (77.101%) compared to the Genetic Algorithm method (74.64%) and the Recursive Feature Elimination method (76.08%). Selection of relevant attributes increases the predictions and insights of the Artificial Neural Network model about the effects of smoking on health.
Keywords: artificial neural network; analysis of variance; genetic algorithm; recursive feature elimination; smoker prediction
Abstrak: Kebiasaan merokok berbahaya karena adanya zat adiktif yang membuat rokok menjadi ketagihan. Sifatnya yang membuat ketagihan menimbulkan risiko yang signifikan, mempengaruhi kepribadian dengan stres, depresi, dan gangguan saraf. Faktor tubuh yang mengindikasikan kebiasaan merokok antara lain kadar gula darah, karies gigi, dan hemoglobin. Untuk mengatasi hal ini, penelitian telah dilakukan dengan upaya terfokus untuk memahami dan mengatasi risiko yang terkait dengan merokok dan dampaknya terhadap kesehatan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk memilih metode terbaik dalam memprediksi perokok dengan menggunakan teknik seleksi fitur. Metode seleksi fitur yang digunakan adalah Analysis of Variance (ANOVA), Recursive Feature Elimination (RFE), dan Genetic Algorithm (GA) untuk memilih atribut yang optimal dan menggunakan teknik k-fold cross validation sebagai validasi algoritma Artificial Neural Network. Data tersebut mencakup berbagai parameter seperti umur, tinggi badan, berat badan, penglihatan, tekanan darah, kolesterol, trigliserida, hemoglobin, AST, ALT, GTP, jenis kelamin, karies gigi dan karang gigi. Kemampuan pendengaran, kandungan protein urin, dan karang gigi dipilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Analysis of Variance menunjukkan akurasi yang lebih tinggi (77,101%) dibandingkan dengan metode Genetic Algorithm (74,64%) dan metode Recursive Feature Elimination (76,08%). Pemilihan atribut yang relevan meningkatkan prediksi dan wawasan model Jaringan Syaraf Tiruan tentang dampak merokok terhadap kesehatan.
Kata kunci: artificial neural network; analysis of variance; genetic algorithm; prediksi perokok; recursive feature elimination
Abstract:Abstract: Cyberattacks like SQL injection and syn flood attacks can threaten the information system security of an organisation or company. The Intrusion Detection and Prevention System (IDPS) is used as a solution to detect,…
tect, prevent, and respond to these attacks. However, the effectiveness of IDPS in protecting information systems needs to be evaluated through performance analysis. IDPS performance analysis for mitigating SQL injection and syn flood attacks will use Suricata tools, where performance analysis will include evaluation of system accuracy and efficiency in detecting attacks, as well as the impact of the system on network or information system performance. By doing this performance analysis, it can be seen how effective the IDPS is in providing defences against such attacks. The results of the IDPS performance analysis can help an organisation or company select and implement the right IDPS according to the needs and conditions of the information system. Thus, organisations or companies can improve the security of their information systems from threatening cyber attacks.
Keywords: IDPS; SQL_Injection; Suricata; Syn_Flood_Attack
Abstrak: Serangan cyber seperti SQL Injection dan Syn Flood Attack dapat mengancam keamanan sistem informasi suatu organisasi atau perusahaan. Intrusion Detection and Prevention System (IDPS) digunakan sebagai solusi untuk mendeteksi, mencegah, dan merespons serangan-serangan ini. Namun, efektivitas IDPS dalam melindungi sistem informasi perlu dievaluasi melalui analisis performa. Analisis performa IDPS untuk mitigasi SQL Injection dan Syn Flood Attack ini akan menggunakan tools suricata dimana analisa performa akan meliputi evaluasi terhadap akurasi dan efisiensi sistem dalam mendeteksi serangan, serta dampak dari sistem terhadap kinerja jaringan atau sistem informasi. Dengan melakukan analisis performa ini, dapat diketahui seberapa efektif IDPS dalam memberikan perlindungan terhadap serangan-serangan tersebut. Hasil dari analisis performa IDPS dapat membantu organisasi atau perusahaan dalam memilih dan mengimplementasikan IDPS yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sistem informasi yang dimiliki. Dengan demikian, organisasi atau perusahaan dapat meningkatkan keamanan sistem informasi mereka dari serangan-serangan cyber yang mengancam.
Kata kunci: IDPS; SQL_Injection; Suricata; Syn_Flood_Attack
Abstract:Abstract: Interest is an interest in an object that comes from the heart. Talent is a condition in a person that enables him with special training to achieve a special skill, knowledge, skill. For this reason, an expert…
system for determining students' interests and talents was designed. The method used in this research is the certainty factor (CF) method. The results based on the characteristics experienced by these students show that the type of interest and talent that exists in these students is linguistics with an expertise level of 0.66 and a percentage of 66% and has a fairly good accuracy score.
Keywords: certainty factor;interest; talent
Abstrak: Minat merupakan ketertarikan akan sesuatu objek yang berasal dari hati. Bakat adalah suatu kondisi pada seseorang yang memungkinkannya dengan suatu latihan khusus mencapai suatu kecakapan, pengetahuan, keterampilan khusus Untuk itu dirancang suatu sistem pakar penentuan minat dan bakat siswa. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini ialah metode faktor kepastian (CF),. Hasil bedasarkan ciri-ciri yang dialami oleh siswa tersebut bahwa jenis minat dan bakat yang ada pada siswa tersebut adalah linguistik dengan tingkat kepakaran 0,66 dan persentase 66 % dan memiliki nilai akuasi yang cukup baik.
Kata kunci: bakat ; faktor kepastian;minat
Abstract:Abstract: Micro, small and medium enterprises (MSMEs), which are the main supporting of the Indonesian economy, need attention, because they can absorb labor and reduce the cost of unemployment by competing for jobs in the…
he formal sector. This research aims is to assist MSMEs Dechefdefinzs in marketing their products to prospective customers. The landing page method uses the waterfall methodology, by collecting data, analyzing data, making designs from an analyzed data, making coding, and testing the landing page and website. Developing this web-based application uses the HTML and PHP programming language with the Laravel framework which easy to apply at this time and in the long run. Creating a Dechefdefinzs landing page and website hopefuly can expand and spread widely its products in the society, such as traditional cakes, cake pans, bakery, rice menus and cookies. This website also makes it easier for customers to orders and get product information just by looking at the website without having to come to the location.
Keywords: landing page, MSMEs, waterfall, website.
Abstrak: Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang merupakan penopang utama perekonomian Indonesia perlu mendapat perhatian, karena mereka dapat menyerap tenaga kerja dan mengurangi biaya pengangguran dengan bersaing mendapatkan pekerjaan di sektor formal. Penelitian ini bertujuan untuk membantu UMKM Dechefdefinzs dalam memasarkan produknya kepada calon konsumen. Metode yang digunaakan dalam pembuatan landing page dan website adalah metode waterall, dengan cara pengumpulan data, analisis data, pembuatan desain dari data yang dianalisis, pembuatan program, dan pengujian terhadap landing page dan website. Pengembangan aplikasi berbasis web ini menggunakan bahasa pemrograman HTML dan PHP dengan framework Laravel yang mudah diterapkan saat ini dan jangka panjang. Dengan dibuatnya landing page dan website Dechefdefinzs diharapkan dapat memperluas dan menyebarkan produk-produknya secara luas di masyarakat, seperti kue tradisional, kue loyang, roti, menu nasi dan kue kering. Website ini juga memudahkan pelanggan dalam memesan dan mendapatkan informasi produk hanya dengan melihat website tanpa harus datang ke lokasi.
Kata kunci: landing page, UMKM, waterfall, website.