Search Articles & Publications

Showing 831 articles found for "Community"

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS NILAI ISLAM DI DESA POREHU

Febeyan Bagus Pratama, Muh. Najamuddin, Andi Eka Sapitri, Ailzah Arfail, Andi Nirwana, Kasmawati, Hilmayati, Fadila Muliana, Lusy Mariska Marpaung, Resky Nurul Aswa, Umar
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis nilai Islam di Desa Porehu, Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara. Fenomena rendahnya partisipasi anak-anak… nak dalam kegiatan keagamaan serta meningkatnya ketergantungan terhadap gawai menjadi latar belakang penting dilaksanakannya program ini. Upaya ini dilakukan untuk menumbuhkan kembali semangat religius dan pembiasaan perilaku positif di kalangan anak-anak dan masyarakat desa. Metode yang digunakan adalah ABCD (Asset-Based Community Development), yang menekankan pada pemberdayaan aset dan potensi lokal masyarakat melalui lima tahapan: Discover, Dream, Design, Define, dan Destiny/Reflection. Program kegiatan meliputi pembentukan dan penguatan TPA, pelatihan tahsin dan hafalan surah pendek, pelatihan adzan dan praktik ibadah, pendidikan karakter berbasis film, pelatihan pengurusan jenazah, serta pembuatan pojok baca dan media belajar digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek religiusitas, disiplin, dan literasi anak-anak. Anak-anak yang sebelumnya jarang beribadah kini aktif mengikuti salat berjamaah dan tahsin di TPA. Masyarakat pun menunjukkan partisipasi lebih tinggi dalam kegiatan pengajian dan pembinaan keagamaan. Selain itu, luaran kegiatan berupa buku cerita anak lokal, modul tematik berbasis Al-Qur’an dan Sunnah, serta media pembelajaran interaktif menjadi inovasi baru yang memperkuat pendidikan karakter di lingkungan masyarakat pedesaan. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan pendidikan karakter berbasis nilai Islam melalui pendekatan ABCD mampu menciptakan perubahan sosial yang positif, memperkuat kolaborasi antarwarga, dan membangun fondasi pembinaan generasi muda yang religius serta berakhlak mulia.

STRENGTHENING STUDENTS' KNOWLEDGE OF CYBERBULLYING AT SMAN 12 PEKANBARU

Ahmad Jamaan, Muhammad Saeri, Fatmawati, Andrean Triatmaja, Ayu Iswandari, Deva Kanaya, Faisa Aufa Nabila, Melinawati, Muhamad Nazri, Muhammad Raja Athallah, Muhammad Ridho Azani, Vania Sheila Puspita, Wanda Fauzian Septa Indra
Abstract: The development of digital technology has had a significant impact on the social lives of adolescents, including the emergence of cyberbullying issues that can disrupt mental health and social relationships. The current… phenomenon suggests that adolescents are vulnerable to involvement as both perpetrators and victims, due to low literacy levels about cyberbullying. This community service activity aims to increase students' knowledge at SMAN 12 Pekanbaru about the dangers of cyberbullying and encourage them to use social media responsibly. This activity was conducted through interactive outreach and education, such as video screenings, discussion sessions, and role-plays involving students. The activity results demonstrated increased students' understanding of the impacts, causes, and preventive measures of cyberbullying. Furthermore, students showed enthusiasm for becoming anti-cyberbullying digital literacy agents in their schools and communities.

PENGEMBANGAN WISATA EDUKATIF DAN DAKWAH KULTURAL BERBASIS POTENSI LOKAL DI DESA SARAMBU

Umar, Taufik Qurahman, Muh. Nazyf Al Khair, Irma, Elma, Besse Rahmadana, Ummul Muhaiminah, Nurmiati, Fauziah Afdilla, Astri, Anastasya Putri Salsabila, Nurul Hasyati Najah, Dirgahayu Hutri Awaluddin
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Sarambu, Kecamatan Porehu, Kabupaten Kolaka Utara, dengan tujuan untuk mengembangkan wisata edukatif dan dakwah kultural berbasis potensi lokal masyarakat.… kat. Desa Sarambu memiliki kekayaan alam, sosial, dan religius yang besar, namun potensi tersebut belum dikelola secara optimal sebagai sarana edukasi dan dakwah berbasis komunitas. Kegiatan ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) yang berorientasi pada pengembangan aset dan kekuatan lokal masyarakat sebagai modal utama dalam pemberdayaan. Program utama yang dilaksanakan meliputi pembuatan tugu pembatas desa, video profil desa, pemasangan papan petunjuk wisata, penyusunan buku TPA, pelatihan pengurusan jenazah, serta gerakan kebersihan dan edukasi lingkungan. Semua kegiatan dirancang secara partisipatif melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran religius, partisipasi sosial, serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan potensi wisata lokal. Masyarakat yang sebelumnya pasif kini mampu berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, serta mulai mengelola potensi wisata secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil memperkuat nilai-nilai Islam, budaya lokal, dan semangat gotong royong masyarakat melalui pengembangan wisata edukatif yang berkelanjutan. Pendekatan berbasis potensi lokal terbukti efektif dalam menciptakan masyarakat yang religius, mandiri, dan berdaya sosial.

UMKM SYARIAH DALAM MEMPERKUAT EKONOMI HALAL BERBASIS LOKAL DI KOTA PALOPO

Wandi, M. Paisal, Khotiva Husain, Mita Cahyani Jumsar, Hera Jakira, Jasriana, Lilis Nurhalizah, Yuki Yunita, Rahmahtia Palenoan Tandiera, Anugrah Nyili, Muhammad Fathir Ilmi
Abstract: Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Pemberdayaan Masyarakat Angkatan XLVIII UIN Palopo Tahun 2025 dengan tema “UMKM Syariah dan Produk Halal” dilaksanakan di Kota Palopo pada 07 Juli–20 Agustus 2025. Program ini berfokus… ni berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui pendampingan sertifikasi halal, edukasi manajemen usaha berbasis syariah, serta pelatihan pemasaran digital. Permasalahan utama mitra ialah rendahnya pemahaman mengenai prinsip bisnis syariah, keterbatasan pengetahuan tentang prosedur sertifikasi halal, serta lemahnya strategi pemasaran dan branding produk. Pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) digunakan sebagai metode pemberdayaan dengan mengoptimalkan potensi aset lokal, seperti keterampilan produksi, jejaring komunitas, dan semangat wirausaha masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui serangkaian tahapan meliputi pemetaan potensi dan masalah, penyuluhan, pendampingan administrasi sertifikasi halal, pelatihan literasi keuangan syariah, pengembangan produk, serta pelatihan pemasaran digital berbasis etika syariah. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya sertifikasi halal, perubahan perilaku usaha menjadi lebih profesional dan berstandar, serta peningkatan kepercayaan konsumen terhadap produk yang telah memenuhi prinsip halal. Selain itu, pendampingan ini mendorong perubahan sosial di masyarakat, terutama dalam bentuk tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya legalitas halal dan tata kelola usaha secara syariah. Dengan demikian, program KKN ini berkontribusi pada penguatan ekosistem UMKM syariah di Kota Palopo yang berkelanjutan dan berdaya saing.

SMART VIILLAGE DAN KEARIFAN LOKAL MELALUI PENDEKATAN ASSET-BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) DI DESA RAMPOANG KECAMATAN TANA LILI KABUPATEN LUWU UTARA

Ayu Fitriani, Muh Asrul Muslim, Irmawanti, Nurul Ajira, Alda Genesis, Wulandari, Dela Puspita Sari, Juharni, Irmawati, Gustina, Ibnu Haidir
Abstract: Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Rampoang, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara mengusung tema “Smart Village dan Kearifan Lokal” dengan fokus pada penguatan kapasitas digital masyarakat berbasis pendekatan Asset-Based… t-Based Community Development (ABCD). Kegiatan dirancang untuk mengoptimalkan aset sosial, budaya, dan teknologi yang dimiliki desa melalui sejumlah program utama, seperti Webinar Implementasi Digitalisasi Desa bersama DigiDes, pembuatan website dan akun media sosial desa, infografis layanan publik, serta video edukasi digital yang memperkenalkan potensi dan profil desa. Pelibatan masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan memastikan adanya rasa kepemilikan (sense of ownership) dan keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan menunjukkan meningkatnya literasi digital perangkat desa, penyebaran informasi publik yang lebih efektif, serta penguatan citra Desa Rampoang sebagai komunitas yang progresif dan berbudaya. Program ini berhasil menunjukkan bahwa digitalisasi dapat berjalan seiring dengan pelestarian nilai kearifan lokal, menjadikan Desa Rampoang sebagai model pembangunan Smart Village yang modern sekaligus berakar pada identitas budaya setempat.

PELATIHAN ADMINISTRASI KEUANGAN KOPERASI DALAM MENDUKUNG PROGRAM KOPERASI MERAH PUTIH

Usmar, Andi, Resa Sania Kamila, Fatma azka Azkia Ma’ruf, Nunung Nurhayati, Fajar Dimas Saputra
Abstract: Strengthening the financial administration capacity of cooperatives is a crucial element in supporting the sustainability and accountability of cooperative institutions in Indonesia. This community service activity aims… to improve the understanding and skills of cooperative administrators in financial administration through a hybrid Pelatihan (online and offline). This program aligns with the government's "Red and White Cooperative" initiative, which promotes digitalization and professional cooperative governance. The Pelatihan was conducted using a participatory approach involving lecturers, students, and cooperative actors. Results showed an increase in participants' understanding of transaction recording, the preparation of simple financial reports, and the importance of transparency in cooperative fund management. Technical challenges in the hybrid implementation can be overcome with active mentoring and the use of appropriate digital platforms. This activity demonstrates that the hybrid approach can reach a wider audience and is effective in transferring knowledge

EDUKASI PEMAHAMAN IMBUHAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA

Jasmine, Yusticia, Haikal, Muhammad Dava, Ernawati, Surni, Febrian, Alvin, Nirmala, Syahda, Mislan, Mislan, Dewi, Irma Nurmala
Abstract: Parents, especially mothers, have taught the ability to speak good and correct Indonesian since early childhood. However, many still do not understand affixes in Indonesian vocabulary. In the school environment, Indonesian… an is a mandatory subject that students must study at every grade level in elementary school. Affixes in a sentence can provide and change the meaning and function of the sentence and the type of sentence itself. Affixes are used and adjusted to the sentences or specific paragraphs used. The purpose of the community service conducted by the KKM 41group students of Universitas Bina Bangsa, is to convey the knowledge they have acquired at the campus. The method used in this service is to educate elementary school students about affixes to improve their Indonesian language skills. The result of this service is that the students have a better understanding of learning affixes and practice directly by taking a test to assess their knowledge, with the test results being excellent.

COACHING CLINIK LATIHAN BERTAHAN FUTSAL MIX DEFENCE PADA CLUB FUTSAL FERNANDO BSM U-19 BANJARBARU

Habibie, Muhammad, Kasanrawali, Andi, Fawaid, Muhammad
Abstract: Fernando BSM U-19 players continue to experience confusion in implementing defensive collaboration, which hinders their ability to execute defensive strategies effectively. This coaching clinic activity aims to facilitate… e coaches and players in understanding, implementing, and developing defensive system patterns, particularly mixed defense patterns in futsal. This community service was carried out through three meetings, beginning with a pre-test in the form of a questionnaire containing 15 questions regarding defensive pattern strategies. After the coaching clinic, a similar questionnaire was administered again as a post-test. The results of the activity showed an increase in understanding of up to 80% among players and coaches after participating in the training. This finding confirms that the coaching clinic method is able to deliver material systematically and easily understood, so it can be an effective alternative strategy in improving the understanding of defensive tactics in futsal.

THE IMPLEMENTATION OF COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING (CLT) METHOD THROUGH PLAYFUL ENGLISH APPROACH TO IMPROVE STUDENTS' SPEAKING SKILLS AT PKBM PESONA PULAU TEGAL

Saputri, Vike Aprilianin Marwintaria, Andriyaningsih, Ayu, Kusuma, Candra
Abstract:   The ability to speak English is very important, especially for coastal communities such as those on Tegal Island, which has tourism potential. However, students at the Pesona Pulau Tegal Community Learning Center (PKBM)… KBM) still have difficulty communicating, especially in English, because learning has tended to be conventional, focusing on memorization and grammar rather than practical communication. This creates a gap between the need for speaking skills and the teaching methods used, reinforcing students' fear and lack of confidence. Based on these issues, this Community Service activity aims to improve students' speaking skills through the application of the Communicative Language Teaching (CLT) method integrated with the Playful English approach, which involves enjoyable learning through games, role-play, and creative activities. The methods used include guided speaking exercises, conversation simulations, and collaborative projects such as creating promotional posters for beach tourism in English. The results show a significant improvement in students' fluency, confidence, and active participation. Students began to speak more boldly, practice simple sentences, and express ideas spontaneously. The classroom atmosphere became livelier and more enjoyable with minimal psychological barriers such as fear of making mistakes. The implications of this activity are that the CLT approach combined with elements of joy can serve as an effective learning model in non-formal institutions. This method not only enhances language skills but also empowers students socially and emotionally, and can be replicated in similar communities.      

MENGEMBANGKAN KAMPUNG PENGRAJIN TOSAN AJI DI DESA PASIR WETAN, BANYUMAS

Wijarnako, Beny R., Wakhudin, Wakhudin, Aryani, Ine Kusuma
Abstract: This Science and Technology for the Community aims to develop the Tosan Aji Craftsman Village in Pasir Wetan Village, Banyumas. Building a craftsman village is increasingly urgent to preserve the ancestral heritage of Khudi,… udi, a tool and heirloom typical of the Banyumas people, so that it continues to exist, even to be developed as an economically valuable heritage. This Science and Technology for the Community uses a participatory action research approach by involving craftsmen, community leaders, and the village government. Data collection techniques were carried out using field observation techniques and in-depth interviews with craftsmen. The community also conducted workshops and mentoring training. The IbM results show that, to revive the Tosan Aji MSME, craftsmen need training in contemporary tosan aji making techniques that combine contemporary equipment with modern equipment. Craftsmen need assistance in creating e-commerce and digital promotional content. It is possible for these Tosan Aji craftsmen to become more advanced if their lives are packaged in an educational tourism package that includes a tosan aji making workshop, even the creation of a mini museum.