Abstract:Penulisan esai beasiswa menuntut kemampuan literasi argumentatif yang tidak hanya menyusun informasi, tetapi juga membangun identitas akademik secara meyakinkan. Banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam memulai cerita,…
erita, menyusun alur yang runtut, serta merumuskan tujuan studi dan kontribusi secara persuasif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penguatan literasi argumentatif melalui retorika naratif dalam penulisan esai Bahasa Indonesia bagi mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang didukung analisis kuantitatif sederhana. Data diperoleh melalui Google Form yang diisi peserta pelatihan penulisan esai beasiswa, berupa skala penilaian diri terhadap pemahaman esai persuasif dan kemampuan retorika, serta jawaban naratif mengenai pengalaman hidup yang dianggap mewakili diri, bagian tersulit dalam menulis esai, dan kesan terhadap kegiatan. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif untuk memetakan kecenderungan persepsi literasi argumentatif, sedangkan data naratif dianalisis melalui pengkodean etos, pathos, dan logos, penemuan tema-tema konstruksi identitas, dan interpretasi kontekstual. Hasil penelitian diharapkan memotret pola cara mahasiswa menampilkan identitas akademiknya dalam esai, strategi retorika yang paling dominan digunakan, serta aspek-aspek kemampuan menulis yang masih membutuhkan penguatan. Temuan tersebut menjadi dasar penyusunan modul pelatihan penulisan esai berbasis retorika naratif dalam konteks Pendidikan Bahasa Indonesia.
Abstract:Penguatan kapasitas manajerial kelompok pembudidaya ikan sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap keberhasilan dan keberlanjutan usaha perikanan. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial…
ial Kelompok Pembudidaya Ikan di Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu. Permasalahan yang dihadapi kelompok meliputi lemahnya perencanaan usaha, pencatatan keuangan, serta administrasi kelompok. Kegiatan dilakukan melalui observasi kebutuhan, pelatihan manajemen usaha perikanan, penyusunan rencana produksi, pelatihan pembukuan sederhana, dan pendampingan penerapan di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok dalam merancang rencana usaha, melakukan pencatatan keuangan yang sistematis, dan mengelola produksi secara lebih efisien. Program ini memberikan kontribusi pada penguatan kapasitas organisasi dan peningkatan efektivitas usaha budidaya ikan di Desa Ponoragan.
Abstract:Pelaksanaan pengabdian ini didasari pada beberapa hasil penelitian sebelumnya yang mengungkapkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris terhadap peserta didik kurang menggembirakan karena para peserta didik menganggap bahwa pelajaran…
elajaran bahasa Inggris itu sulit dipahami dan dimengerti. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Tambunsaribu, G. et.al (2021) mengungkapkan bahwa faktor penyebab masalah internal peserta didik itu sendiri dimana 77 % respondent yang mengatakan bahasa Inggris itu dianggap membingungkan dan sulit dipelajari. Dua puluh dua percent (22 %) respondent mengatakan materi berbicara (speaking) sulit dipelajari. Selain dari pada temuan penelitian di atas, hasil pengamatan pengabdi sendiri pada beberapa mahasiswa pada program studi di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, menemukan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan mempelajari dan memahami bahasa Inggris, mungkin disebabkan oleh belum berkesesuaian strategi atau teknik pembelajaran bahasa Inggris yang mendorong mahasiswa untuk mengetahuinya dan merasa senang belajar. Oleh karena itu, melalui kesempatan ini, pengabdi melakukan pengabdian dalam bentuk pelatihan yaitu menawarkan suatu pendekatan atau teknik yang dapat membantu peserta didik atau mahasiswa mengurangi kebingungan dan kesulitan yang dirasakan selama ini. Pengabdi menawarkan pelatihan dengan menggunakan salah satu pembelajaran kooperatif dalam kelompok kecil, yaitu berpasang-pasangan dalam mengemukakan ide, pikiran masing-masing sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh pasangannya. Hasil penelitian Susanti dan Linaris (2021) mengungkap bahwa siswa yang menggunakan metode diskusi kelompok kecil memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkontribusi dalam diskusi kelas. Selanjutnya hasil penelitian mereka, juga mengungkap bahwa salah satu strategi atau teknik yang dapat membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi adalah melalui diskusi kelompok kecil. Temuan-temuan penelitian dan hasil pengamatan tersebut, membuat para pengabdi akan memperaktikkan salah satu strategi atau teknik diskusi kelompok kecil, yaitu terdiri dari 2 (dua) orang saling bercakap-cakap (berbicara) sesuai dengan tema bahasa Inggris yang diberikan. Teknik pembelajaran dalam pelatihan ini adalah ‘Information Gap Activities (IGA)’ dimana masing-masing mahasiswa mempunyai peran. Oleh karena itu, tahapan pelaksanaan dalam pelatihan ini dimulai dari pengumpulan bahan pelatihan berupa topik-topik percakapan bahasa Inggris yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, kemudian mahasiswa berlatih dengan memberikan kesempatan yang sama kepada masing-masing pasangan untuk memperaktikkannya sesuai peran masing-masing, dan pada akhir pelatihan, instruktur (pengabdi) memberikan penguatan tentang kegiatan yang telah dilakukan untuk menambah wawasan tentang apa yang telah diperaktikkan. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa ingin tahu mahasiswa, menambah pengetahuan bahasa Inggris, sehingga dengan sadar mempraktikkan sendiri bersama temannya melalui percakapan bahasa Inggris yang sehari-hari mahasiswa gunakan dan alami.
Abstract:Perawatan luka merupakan cara pertolongan pertama dalam pencegahan infeksi dan permasalahan lanjut, dengan perawatan luka yang baik bisa mencegah terjadi trauma lanjutan, cara membersikan luka sangat penting diajarkan kepada…
pada siswa biar ketika mendapatkan kasus cedera bisa melakukan perawatan luka secara mandiri, pembidaian ini efektif untuk mencegah dari efek yang negatif karena dengan pembidaian akan membantu tulang tidak tergesek dan meminimal terjadinya nyeri karena terkilir acara melakukan pembidaian yang tepat harus dipahami oleh siswa agar mudah dalam melakukannya di lingkungan sekolah, ambulasi merupakan proses memindahkan orang yang mengalami kecelakan terutama siswa sekolah. Namun hasil observasi banyak siswa yang belum memahami dan belum bisa melakukan cara perawatan luka, pembidaian dan ambulasi yang benar ini karena ini karena belum ada pelatihan pada siswa. Mitra dalam kegiatan ini adalah universitas Abulyatama dan SDN 2 Banda Aceh. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 50 siswa dan siswi. Media yang digunakan power point, proyektor, alat peraga, leaflet. Tahapkan kegiatan adalah pertama penyampaian materi, demonstrasi oleh tim dan dosen selanjutnya demonstrasi siswa di akhiri dengan sesi tanya jawab serta poto bersama. Hasil pengabdian didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap dalam melakukan pertolongan pertama pada siswa dan siswi jika terjadi kasus luka atau terkilir dan memahami bagaimana memindahkan temanya dari suatu tempat ke tempat yang lebih aman. Kesimpulan bahwa sosialiasi ini sangat baik untuk menangani keadaan kesehatan yang dialami pada saat itu. Kesimpulan kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan dampak yang positif bagi guru dan siswa. Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk melatih siswa agar bisa melakukan pertolongan pertama secara mandiri.
Abstract:Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di pemukiman nelayan Desa Glumpang Sulu Timu, Aceh Utara, dengan tema “Pemberdayaan Ibu dalam Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Peningkatan Gizi Keluarga”. Latar belakang…
akang kegiatan ini adalah permasalahan gizi masyarakat pesisir yang disebabkan rendahnya diversifikasi pangan, terbatasnya akses terhadap sayuran dan buah, serta minimnya pengetahuan mengenai gizi seimbang. Metode yang digunakan meliputi edukasi gizi, pelatihan teknik pertanian di lahan sempit (vertikultur, hidroponik sederhana, penanaman dalam pot/polybag), pendampingan lapangan, serta pembentukan kelompok swadaya ibu-ibu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 95% peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang gizi seimbang, 85% menguasai minimal dua teknik bercocok tanam, dan 75% berhasil memanfaatkan pekarangan sempit untuk menanam 4–6 jenis sayuran. Selain itu, terbentuk kelompok swadaya ibu-ibu bernama “KWT Sejahtera Glumpang Sulu Timu” yang berfungsi menjaga keberlanjutan praktik. Program ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta ketersediaan pangan lokal, sekaligus berkontribusi pada diversifikasi gizi keluarga dan kemandirian pangan rumah tangga.
Abstract:Fernando BSM U-19 players continue to experience confusion in implementing defensive collaboration, which hinders their ability to execute defensive strategies effectively. This coaching clinic activity aims to facilitate…
e coaches and players in understanding, implementing, and developing defensive system patterns, particularly mixed defense patterns in futsal. This community service was carried out through three meetings, beginning with a pre-test in the form of a questionnaire containing 15 questions regarding defensive pattern strategies. After the coaching clinic, a similar questionnaire was administered again as a post-test. The results of the activity showed an increase in understanding of up to 80% among players and coaches after participating in the training. This finding confirms that the coaching clinic method is able to deliver material systematically and easily understood, so it can be an effective alternative strategy in improving the understanding of defensive tactics in futsal.
Abstract:Perundungan (bullying) pada jenjang pendidikan dasar berdampak langsung pada kesejahteraan psikologis, iklim kelas, dan capaian belajar siswa. Program pengabdian ini bertujuan mengintegrasikan pencegahan dan penanganan perundungan…
erundungan ke dalam kurikulum satuan pendidikan dasar melalui penguatan kompetensi guru, pengembangan perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka, serta kolaborasi orang tua–komunitas. Metode meliputi lokakarya desain pembelajaran, penyusunan modul tematik lintas mata pelajaran, pelatihan restoratif (restorative practices), kampanye siswa (student-led campaign), dan sistem rujukan kasus berbasis sekolah. Evaluasi menggunakan pra–pasca asesmen guru, observasi pembelajaran, audit perangkat ajar, serta rekap insiden dan persepsi iklim sekolah. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam mengenali/merespons perundungan, bertambahnya praktik pembelajaran sosial-emosional (PSE), dan penurunan laporan insiden di kelas yang mengadopsi strategi secara konsisten. Pembahasan menekankan pentingnya integrasi eksplisit pada tujuan pembelajaran, asesmen formatif nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, serta tata kelola sekolah yang selaras dengan kebijakan pencegahan kekerasan. Disimpulkan bahwa integrasi kurikuler—bukan sekadar kegiatan insidental—lebih berkelanjutan dalam memitigasi perundungan. Disarankan penguatan monitoring berbasis data, pelibatan orang tua secara sistematis, dan dukungan kebijakan sekolah yang konsisten.
Abstract:Pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan umum untuk membantu Masyarakat mitra mengembangkan sistem perancangan siklus akuntansi pengelolaan sampah yang baik, pelaporan akuntansi yang baik dan benar, serta membangun…
un model system siklus akuntansi Bank Sampah, yang dapat menginformasikan kuantitas, harga, pendapatan atas sampah di setiap kelurahan dan kuantitas sampah daur ulang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat. Tema pengabdian kepada masyarakat ini adalah akuntansi keuangan, akuntansi Manajemen dengan melibatkan para pengajar dan narasumber Dosen-dosen Program Studi Akuntansi dari Universitas Darma Persada. Hasil Pelaksanaan Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan tanggal 13 dan 14 November 2021 adalah memberikan informasi dan pemahaman serta menambah ilmu di bidang akuntansi dan pembukuan, terutama tentang pencatatan keuangan dari para peserta kelompok Pengurus Bank Sampah RW 16 Kelurahan Padurenan Kecamatan Mustika jaya Kota Bekasi. Respon para peserta sangat baik dan senang karena sangat terbantu dalam pembelajaran tentang pencatatan keuangan dan sangat antusias langsung diaplikasikan. Saran yang disampaikan adalah kegiatan Pengabdian kepada masyarakat kedepannya agar dilakukan berkesinambungan sehingga, para peserta senantiasa mendapatkan bimbingan dalam pencatatan siklus akuntansi dan memberikan pelaporan keuangan kepada para masyarakat terkait dengan Bank Sampah, sehingga masyarakat semakin antusias dalam mengumpulkan sampah karena bisa peduli dengan lingkungan serta memberikan nilai ekonomis tinggi.
Abstract:Pelaku UMKM khususnya pada usaha Sate Padang Pariaman milik Bapak Nahrudin di Jakarta Utara mengalami kendala dalam pencatatan keuangan karena belum adanya pembukuan yang tersistematis. Selama ini semua transaksi keuangan…
n hanya diingat secara lisan tanpa adanya dokumentasi sehingga pelaku usaha kesulitan mengetahui kondisi keuangan usahanya secara akurat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pelatihan pemahaman dan pelatihan tentang pembukuan sederhana kepada para pelaku UMKM agar mereka mampu mengelola keuangan usahanya dengan lebih terarah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan dan pelatihan pembuatan pembukuan sederhana berupa laporan laba rugi dan neraca dengan menggunakan aplikasi Exel. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya penerapan pembukuan sederhana pada proses bisnis. Hasilnya menunjukkan adanya kesadaran para pelaku UMKM akan pentingnya penerapan pembukuan sederhana pada proses bisnis.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Matematika materi nilai tempat bilangan melalui pemanfaatan media kantong bilangan pada peserta didik kelas III UPT SD Negeri Sidomulyo 2. Metode yang…
ang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kantong bilangan secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Sebelum tindakan dilakukan hanya 3 siswa (60%) yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 6 orang (71,6%), dan pada siklus II seluruh siswa (100%) berhasil memenuhi KKM. Rata-rata nilai hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 78,75 pada siklus I menjadi 86,25 pada siklus II. Dengan demikian, penerapan media kantong bilangan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep nilai tempat bilangan pada siswa kelas III.