Abstract:Abstract: One of the institutions that stated the poor handling of Covid-19 in Indonesia was the Lowy Institute. On March 13, 2021, Lowy Institute put Indonesia in 89th rank out of 102 countries that were successfully surveyed…
rveyed regarding the handling of the Covid-19 pandemic. This research is an attempt to critique the Lowy Institute's assessment. The COPRAS-AHP hybrid method was used. The AHP method, especially in the pairwise comparison section, is used as a method to determine the validity of the criterion weights. Five criteria were used in determining the ranking of the handling of the Covid-19 pandemic in countries in the Southeast Asian region. Each criterion is given a weight that is determined subjectively but by considering the level of importance of each criterion. The weighting of the criteria by using pairwise comparison resulted in: test per population, positive per test, vaccine per population, recovered per positive, deaths per positive. This study produces conclusions that are not much different from the Lowy Institute release. Indonesia is one of the countries where the handling of the Covid-19 pandemic is at a low level, Indonesia is ranked 10th out of 11 countries in the Southeast Asia region, with a utility value 16.29%.
Keywords: AHP; COPRAS; covid-19;pairwise comparison; ranking
Abstrak: Salah satu lembaga yang menyatakan buruknya penanganan Covid-19 di Indonesia adalah Lowy Institute. Pada 13 Maret 2021 menempatkan Indonesia di peringkat 89 dari 102 negara yang berhasil disurvei berkenaan dengan penanganan pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan upaya kritisi terhadap penilaian Lowy Institute. Digunakan metode hibrid COPRAS-AHP. Metode AHP, khususnya pada bagian pairwise comparison digunakan sebagai metode untuk menentukan validitas bobot kriteria. Digunakan lima kriteria dalam menentukan pemeringkatan penanganan pandemi Covid-19 pada negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Masing-masing kriteria diberikan bobot yang ditentukan secara subjektif namun dengan mempertimbangkan tingkat kepentingan masing-masing kriteria. Pembobotan kriteria dengan menggunakan pairwise comparison menghasilkan: kriteria tes per populasi, positif per tes, vaksin per populasim, sembuh per positif, meninggal per positif. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan yang tidak jauh berbeda dengan rilis Lowy Institute. Indonesia adalah salah satu negara dengan penanganan pandemi Covid-19 berada dalam level yang relatif rendah, peringkat 10 dari 11 negara di kawasan Asia Tenggara, dengan nilai utilitas 16,29 %.
Kata kunci: AHP; COPRAS; covid-19; pairwise comparison; pemeringkatan
Abstract:Abstract: BPJS patient satisfaction is the BPJS patient's assessment of the services they enjoy and want, BPJS patient satisfaction can be considered by the clinic as a service provider to determine the success of the Kesuma…
suma Bangsa clinic service program. At the Kesuma Bangsa clinic, no system can help the Kesuma Bangsa clinic measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinic services, Therefore, we need a system that can measure the level of satisfaction of BPJS patients with clinical services as a tool in the decision-making process to improve service quality and implement service quality improvements. Based on these problems, a decision support system will be designed using the PHP programming language and the database used is MySQL. The method used to measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinical services is Service Quality. The results of the study used the Service Quality method, namely collecting 25 service attributes. With a system to measure the level of satisfaction of BPJS patients with Kesuma Bangsa clinic services, it can help the clinic in making decisions and implementing service quality improvements.
Keywords: BPJS patients; measuring level satisfaction; Service Quality
Abstrak: Kepuasan pasien BPJS ialah penilaian pesien BPJS terhadap pelayanan yang dinikmati serta diinginkan, kepuasan pasien BPJS dapat menjadi pertimbangan pihak klinik sebagai pemberi layanan untuk mengetahui keberhasilan program pelayanan klinik kesuma bangsa. Pada klinik kesuma bangsa belum tersedia sistem yang dapat membantu Klinik Kesuma Bangsa untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa, oleh sebab itu dibutuhkan sistem yang dapat mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik sebagai media pada proses pengambilan keputusan untuk meningkatkan kualitas layanan dan melaksanakan perbaikan kualitas layanan. Berdasarkan permasalah tersebut maka akan dirancang sebuah sistem pendukung keputusan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database yang digunakan yaitu MySQL. Metode yang dipergunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa yaitu Service Quality. Hasil penelitian menggunakan metode Service Quality yaitu mendapatkan 25 atribut pelayanan. Dengan adanya sistem untuk mengukur tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan klinik kesuma bangsa dapat membantu pihak klinik dalam pengambilan keputusan dan melaksanakan perbaikan kualitas layanan.
Kata kunci: Mengukur Tingkat Kepuasan; Pasien BPJS; Service Quality
Abstract:Abstract: Roeleven and Broer reveal that more than 66% of EA programs do not live up to expectations due to a failure to demonstrate sufficient value for the business. Business architecture has an important role to help…
companies achieve the desired business values. An organization also depends on how well the information provided on each artifact especially in the architectural business phase. That way, failure in business modeling can also have an impact on EA implementationw. Modeling artifacts in a good architectural business phase can help to avoid mistakes from the start, because the quality of the business modeling model will have an impact on the quality of information system design. Therefore, it need to test the quality of the model on every artifact in the architectural business, because many business models are not always of high quality. To have a high quality EA, one of them is by identifying a conceptual quality framework approach. There are six principles that must be considered when assessing the quality of a company model, in this study using the quality of the business architecture validity model with six attributes using the formal Petri net method.
Keywords: Enterprise Architecture; Business Architecture; Business Process; Validity,
Attribute Quality
Abstrak: Roeleven dan Broer mengungkapkan bahwa lebih dari 66% program EA tidak memenuhi harapan karena kegagalan untuk menunjukkan nilai yang cukup untuk bisnis. Arsitektur bisnis memiliki peran penting untuk membantu perusahaan mencapai nilai bisnis yang diinginkan. Sebuah organisasi juga bergantung pada seberapa baiknya informasi yang diberikan pada setiap artefak terutama pada fase bisnis arsitektur. Dengan begitu kegagalan pemodelan bisnis juga dapat berdampak pada implementasi EA. Memodelkan artefak pada fase bisnis arsitektur yang baik dapat membantu untuk menghindari kesalahan sejak awal karena kualitas model pemodelan bisnis akan berdampak pada kualitas desain sistem informasi. Maka dari itu, kualitas dari pemodelan bisnis model telah diakui sebagai faktor penting untuk pemodelan sukses di perusahaan, serta perlunya untuk melakukan pengujian kualitas model pada setiap artefak pada bisnis arsitektur, karena banyak model bisnis yang tidak selalu berkualitas tinggi. Untuk memiliki EA yang berkualitas tinggi salah satunya dengan mengidentifikasi pendekatan kerangka kualitas konseptual. Terdapat enam prinsip yang harus dipertimbangkan ketika menilai kualitas model perusahaan, dalam kajian ini menggunakan kualitas model validity arsitektur bisnis dengan enam atribut menggunakan metode formal Petri net.
Kata kunci: Arsitektur Perusahaan; Bisnis Arsitektur; Proses Bisnis; Validitas; Kualitas Atribut
Abstract:Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan Tempat Pembuangan Sementara (Sampah) yang ada di kecamatan pamekasan. Manfaat pada penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan dilingkungan…
ilingkungan sekitar dan tershindar dari segala penyakit dan dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk memberikan pelayanan lebih baik lagi terhadap masyarakat. Khususnya untuk membangun Tempat Pembuangan Sementara (Sampah) yang ada dikecamatan pamekasan. Metode penelitian kualitatif deskriptif ini dengan pengumpulan data, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian berupa tempat sampah sementara, pembuangan samentara (sampah) berdasarkan hasil penelitian kriteria penempatan TPS / TPS 3R sudah sesuai dalam pasal 20 permen PU nomer 03/PRT/M/2013, maka di temukan 12 desa untuk penempatan TPS yang ada di kecamatan pamekasan, dengan jumlah tempat sampah 77 TPS.
Kata Kunci: Lingkungan; Penentuan; SIG; (Sampah) TPS
Abstract: This study aims to determine the Temporary Disposal Place (Garbage) in Pamekasan sub-district. The benefits of this study can increase public awareness about the importance of cleanliness in the surrounding environment and avoid all diseases and can be taken into consideration to provide better service to the community. Especially to build Temporary Disposal Sites (Garbage) in the Pamekasan sub-district. This descriptive qualitative research method uses data, observation, and documentation. The results of the study were temporary trash cans, waste disposal based on the results of the research, the criteria for placing TPS / TPS 3R were in accordance with article 20 of the PU Candy number 03 / PRT / M / 2013, so 12 villages were found to place TPS in Pamekasan sub-district , with the TOTAL 77 TPS trash cans.
Keywords: determination; environment; of GIS; TPS (waste)
Abstract:Abstract: Interior design is currently growing. This can be seen from the various designs in each building. Each design has different characteristics and shapes. The problem that is often experienced by users is the lack…
of user knowledge in the field of interior design so that after the design is finished, the user is not satisfied with the results of the interior design. The main objective of this research is a decision making system in selecting interior designs according to user needs by paying attention to criteria such as design form, design size, material and quality. The method of selecting interior design using the Mamdani method. The mamdani method is very suitable in calculating the output value of each criterion value and the end result becomes the reference value in making a decision. The resulting system is in the form of design selection criteria according to user needs. Thus the results of this study get an Output value of 427,368 which is in the range with the value considered. Keywords: fuzzy inference system; interior design; mamdani method; software matlab.
Abstrak: Desain Interior saat ini semakin berkembang, Hal ini bisa dilihat dari berbagai desain pada setiap bangunan. Setiap desain memiliki karakteristik dan bentuk yang berbeda beda. Permasalahan yang sering dialami pengguna yaitu kurangnya pengetahuan pengguna dibidang desain interior sehingga setelah desain selesai dikerjakan pengguna tidak Puas dengan hasil desain interior. Tujuan utama penelitian ini berupa Sistem pengambilan keputusan dalam pemilihan desain interior sesuai dengan kebutuhan pengguna dengan memperhatikan kriteria seperti Bentuk Desain, ukuran desain, bahan dan Kualitas. Metode pemilihan Desain interior menggunakan metode Mamdani. Metode mamdani sangat cocok dalam menghitung nilai output dari masing masing nilai kriteria dan hasil akhirnya menjadi nilai acuan dalam pengambilan sebuah Keputusan. Sistem yang dihasilkan berupa kriteria pemilihan desain sesuai kebutuhan pengguna. Dengan demikian Hasil penelitian ini mendapatkan nilai Output sebesar 427.368 yang berada pada range dengan nilai dipertimbangkan.
Kata kunci: desain interior; fuzzy inference system; metode mamdani; software matlab.
Abstract:Abstract: PT Pinus Merah Abadi is one of the distributor companies in Indonesia engaged in selling snacks such as snacks and wafers with the Nabati brand. Every month the company offers increased incentives for its employees…
yees with predetermined conditions or targets. But in the process, the incentive calculation is managed manually using criteria by the General Affair Personnel who then data the results of the manual calculation are sent to the central office to obtain the disbursement of funds. Sometimes the results of these decisions are too rigid. The method used to solve this problem is the RAD method and each stage is adjusted accordingly based on the Tsukamoto fuzzy algorithm. From this study, an application of decision support systems was obtained that could support decision making to increase incentives that were more appropriate in human consideration.
Keywords: decison support system design; incentive calculation; tsukamoto method
Abstrak: PT Pinus Merah Abadi merupakan salah satu perusahaan distributor di Indonesia yang bergerak di bidang penjualan makanan ringan seperti snack dan wafer dengan merk nabati. Setiap bulan perusahaan menawarkan insentif yang meningkat bagi karyawannya dengan kondisi atau target yang telah ditentukan. Namun dalam prosesnya, perhitungan insentif dikelola secara manual menggunakan kriteria oleh personil urusan umum yang kemudian data hasil perhitungan manual dikirim ke kantor pusat untuk mendapatkan pencairan dana. Terkadang hasil dari keputusan ini terlalu kaku. Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah ini adalah metode RAD dan dalam setiap tahap disesuaikan sesuai berdasarkan algoritma fuzzy Tsukamoto. Dari studi ini, sebuah aplikasi dari sistem pendukung keputusan diperoleh yang dapat mendukung pengambilan keputusan untuk meningkatkan insentif yang lebih tepat dalam pertimbangan manusia.
Kata kunci: metode tsukamoto; peningkatan insentif, perancangan sistem pendukung keputusan
Abstract:Abstract: as an agrarian country Indonesia has a variety of plants that can produce many different kinds of fruit from farmers, especially on average in each region has farmers who have crops that are suitable and in accordance…
ordance with the conditions of their respective regions. Banana is one of the most consumed fruits by the people. The banana plant farmers basically have a way to determine their own characteristics or character to determine the good or good fruit and suitable for consumption. Many farmers or fruit enthusiasts often find it difficult to determine the best fruit on bananas, with an alternative available decision support system with the FMCDM method to choose the best fruit from bananas. Fuzzy Multi Criteria Decision Making (FMCDM) is a decision making method that aims to determine the best alternative decisions from a number of alternatives based on certain criteria that will be taken into consideration. From the results of calculations using the above software, the results obtained are alternative (A3) obtaining the largest total integral value compared to other alternatives.
Keywords: Banana; decision support system; fuzzy multi criteria decision making
Abstrak: sebagai negara agraris Indonesia mempunyai ragam tanaman yang dapat menghasilkan banyak bermacam buah hasil petani, terlebih rata rata di setiap daerah mempunyai petani yang mempunyai tanaman yang cocok dan sesuai dengan kondisi daerah masing masing. Pisang merupakan salah buah yang paling banyak di konsumsi oleh masyarakat. Adapun petani tanaman buah pisang pada dasarnya mempunyai cara untuk menentukan ciri-ciri tersendiri atau karakter untuk menentukan buah bagus atau baik dan layak untuk dikonsumsi. Banyak kadang petani atau peminat buah susah menentukan buah yang terbaik pada buah pisang, dengan adanya alternatif yang ada sistem pendukung keputusan dengan metode FMCDM untuk memilih buah terbaik dari buah pisang. Fuzzy Multi Criteria Decision Making (FMCDM) adalah suatu metode pengambilan keputusan yang bertujuan untuk menetapkan alternatif keputusan terbaik dari sejumlah alternatif berdasarkan beberapa kriteria tertentu yang akan menjadi bahan pertimbangan. Dari hasil perhitungan menggunakan software di atas, diperoleh hasil yaitu alternatif (A3) memperoleh nilai total integral terbesar dibandingkan denganalternatif-alternatif yang lain.
Kata Kunci : Buah Pisang; Fuzzy Multi Criteria Decision Making; sistem penunjang keputusan
Abstract:Abstract: There are also assignment issues discussing the place of the starting point of the process of running a source to a number of objectives, which aims to increase production or profit. In the assignment problem there…
here are important things that must be considered in doing a job in the field of company. So that later the company can condition assignments so that production costs and excess production time can be minimized. Therefore to minimize production costs can be done by solving assignment problems. Because the assignment problem requires that every job only do one job and only focus on tasks that have been given so the task can be done with maximum results.
Keywords: Assignment Method
Abstrak : Ada pun permasalahan penugasan membahas tentang tempat titik awal proses berjalannya sebuah sumber ke sejumlah tujuan, yang mana bertujuan untuk meningkatkan hasil produksi atau keuntungan. Dalam masalah penugasan ada terdapat hal yang penting yang harus bisa dipertimbangkan dalam melakukan sebuah pekerjaan dalam bidang perusahaan . Agar nantinya perusahaan dapat mengkondisikan penugasan agar biaya produksi dan kelebihan waktu produksi dapat diminimumkan. Oleh karena itu untuk meminimumkan biaya produksi dapat dilakukan dengan penyelesaian permasalahan penugasan. Karena masalah penugasan mengharuskan pada setiap suatu pekerjaan hanya melakukan satu pekerjaan dan hanya fokus pada tugas yang teah diberikan dengan begitu tugas tersebut dapat dilakukan dengan hasil yang maksimal.
Kata Kunci : Metode Penugasan
Abstract:Abstrack: New Employee Recruitment on campus STMIK ROYAL. In the selection usually the campus will provide several series of tests to determine the ability and personal of the prospective employee. Data test results will…
be stored in an archive or computer in the form of tables that create data and value of each test participant. Based on the current employee recruitment system HR has difficulty in selecting and evaluating the competent employees. To overcome this made a decision support system of new employee acceptance especially part of laboratory assistant. For determine employees who will be accepted, then built a computerized decision-making system that is able to facilitate the process of receiving new employees. the determination and identification of labor by using SAW method (Simple additive weighting) is a method that can find a best alternative from various alternatives based on predetermined criteria. The point is that the method determines the weight value for each criterion. The best alternatives are those who are eligible to be employees based on predetermined criteria. Assessment is done by finding the value of weight for each criterion, then conducted the ranking process that will determine the optimal alternative that is the employee who will be considered by the decision maker to become employees at the company. This decision support system will be able to assist the human resources in determining the recruitment of new employees, especially the assistant laboratory at STMIK ROYAL.
Keywords: assessment criteria, SAW method, decision support system.
Abstrak: Penerimaan Karyawan baru pada kampus STMIK ROYAL. Dalam penyeleksian biasanya pihak kampus akan memberikan beberapa rangkaian tes untuk mengetahui kemampuan serta pribadi dari calon pegawai tersebut. Data hasil tes tersebut nantinya akan disimpan dalam suatu arsip ataupun komputer yang berupa tabel yang membuat data dan nilai masing-masing peserta tes. Berdasarkan system penerimaan pegawai yang berjalan saat ini SDM mengalami kesulitan dalam menyeleksi dan mengevaluasi pegawai yang berkompeten. Untuk mengatasinya dibuat suatu sistem pendukung keputusan penerimaan pegawai baru khususnya bagian asisten laboraturium.Untuk menentukan pegawai yang akan diterima, maka dibangun sebuah sistem pengambilan keputusan terkomputerisasi yang mampu memudahkan proses penerimaan pegawai baru. penentuan dan identifikasi tenaga kerja dengan menggunakan metode SAW (Simple additive weighting) adalah metode yang dapat mencari suatu alternatif terbaik dari berbagai alternatif berdasarkan kriteria – kriteria yang telah ditentukan. Intinya bahwa metode tersebut menentukan nilai bobot pada setiap kriteria. Alternatif terbaik yang dimaksud adalah yang berhak menjadi pegawai berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Penilaian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap kriteria, kemudian dilakukan proses perangkingan yang akan menentukan alternatif optimal yaitu para pegawai yang akan dipertimbangkan oleh pengambil keputusan untuk menjadi pegawai pada perusahaan tersebut. Sistem pendukung keputusan ini nantinya dapat mambantu pihak SDM dalam menentukan perekrutan karyawan baru khususnya asisten laboraturium di STMIK ROYAL.
Kata Kunci : kriteria penilaian, metode SAW, sistem pendukung keputusan.
Abstract:Abstrak: Menerapkan Sistem pendukung keputusan dengan metode Fuzzy Multi Criteria Decision Making dapat membantu dan mempermudah untuk mempercepat menentukan jenis kelinci pedaging unggul untuk di kembangkan. Metode ini…
i dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif dan beberapa kriteria yang menjadi bahan pertimbangan untuk mendapatkan keputusan. Menerapkan Fuzzy Multi Criteria Decision Making dapat dipermuda dengan adanya software yang sudah dirancang untuk sistem pendukung keputusan. Untuk mencari indeks kecocokan fuzzy, dengan mengambil derajat keoptimisan. Hingga diperoleh nilai integral untuk setiap alternatif terbaik.