Abstract:Edukasi KIK di Desa Kutai Lama dilakukan karena adanya potensi adanya Kekayaan Intelektual Komunal yang belum terlindungi. Upaya inventarisasi KIK sebagai langkah defensive, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala,…
endala, diantaranya belum optimalnya peranan dari masyarakat dan sinergi institusi. Tujuan edukasi ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya upaya identifikasi dan inventarisasi KIK sebagai upaya melindungi warisan budaya di Desa Kutai lama, dengan harapan dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan melawan hukum terhadap warisan budaya dan masyarakat juga dapat memanfaatkan KIK sebagai sarana peningkatan nilai ekonomis di Desa Kutai Lama. Edukasi dilaksanakan di Kantor Desa Kutai Lama pada tanggal, 20 Mei 2024 dihadiri 27 peserta. Tahapan edukasi yang dilaksanakan: 1) Kunjungan awal memperkenalkan kepada jajaran Kelurahan tentang KIK; 2) menyampaikan materi terkait KIK kepada masyarakat; 3) melakukan identifikasi dengan memberikan formulir tentang kegiatan usaha masyarakat. Kegiatan secara keseluruhan berjalan sesuai target. Kegiatan awal dalam pengenalan edukasi ini, diperlukan tindaklanjut pendampingan identifikasi KIK pada kegiatan abdimas berikutnya.
Abstract:Identifikasi Layanan Khusus dan Strategi Efektif dalam Pendidikan Anak Tuna Grahita diteliti untuk memahami tantangan dan pendekatan yang berhasil dalam konteks pendidikan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi…
ifikasi layanan pendidikan yang ada dan strategi yang terbukti efektif dalam meningkatkan pembelajaran dan integrasi sosial anak tuna grahita. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara mendalam dengan guru pengajar siswa tunagrahita, observasi sistematis dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber daya yang terbatas dan kurangnya adaptasi kurikulum menjadi tantangan utama dalam pendidikan khusus, namun strategi seperti pendekatan individualisasi dan dukungan sosial yang kuat telah terbukti efektif dan guru perlu memberikan layanan dan strategi yang terbaik untuk mengetahui kebutuhan anak tuna grahita dalam pendidikan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman dan praktik pendidikan khusus yang lebih baik bagi anak-anak tuna grahita.
Abstract:Pendidikan inklusif merupakan wadah bagi anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh pendidikan yang sama tanpa adanya pembedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses belajar dan kendala yang dialami anak…
tunarungu. Artikel ini membahas tentang proses pembelajaran siswa tuna rungu di SD Muhammadiyah 2 Socah Bangkalan. Metode penelitian meliputi observasi kelas, wawancara dengan beberapa guru, dan analisis dokumen kurikulum dan materi pembelajaran. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa proses pembelajaran siswa tuna rungu di SD Muhammadiyah 2 Socah Bangkalan memerlukan pendekatan yang komprehensif dan beragam. Guru yang memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus dalam pendidikan inklusif terbukti lebih efektif dalam merancang pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa tunarungu. Temuan penelitian dapat menjadi dasar pengembangan lebih lanjut dalam pembelajaran siswa tuna rungu di SD Muhammadiyah 2 Socah Bangkalan dan sebagai referensi bagi sekolah lain yang populasi siswanya berkebutuhan khusus.
Abstract:Pendidikan inklusif merupakan salah satu wujud perbaikan sistem pendidikan di Indonesia, dengan tujuan agar semua anak dapat memperoleh pendidikan tanpa adanya perbedaan baik fisik maupun psikis. Pendidikan sekolah dasar…
merupakan pendidikan pada tingkat paling dasar bagi anak-anak rentan berusia 7 hingga 12 tahun. Penelitian ini dilakukan di SD Muhammadiyah 2 Socah Bangkalan. Pendidikan inklusif di Indonesia belum bisa dikatakan terlaksana dengan baik karena pada kenyataannya banyak anak penyandang disabilitas yang tidak mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama dengan anak lainnya. Fasilitas merupakan salah satu penunjang keberhasilan pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan inklusif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh fasilitas terhadap keberhasilan pendidikan inklusif pada anak hidrosefalus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menjelaskan hasil penelitian dengan lebih jelas. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kurangnya pelatihan bagi guru pendidikan inklusif dapat menjadi penghambat keberhasilan program pendidikan inklusif, dan kurangnya subsidi dana dan fasilitas dapat memperlambat bimbingan yang diberikan kepada anak penderita hidrosefalus. Disimpulkan bahwa pendanaan, fasilitas yang memadai dan pelatihan bagi guru penting untuk mendukung keberhasilan program pendidikan inklusif di Indonesia.
Kata Kunci: Sekolah Dasar, Pendidikan Inklusif, Hidrosefalus
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meneliti seberapa pentingnya peran orang tua dalam perkembangan kemampuan bagi anak berkebutuhan khusus khususnya bagi penyandang tuna grahita terutama dalam menyadari anaknya yang memiliki…
gangguan tersebut. Pada pelaksanaanya penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang di dukung dengan Teknik wawancara dan observasi dalam pengumpulan data sehingga dapat di temukan bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki gangguan yang bervariasi seperti gangguan pendengaran, penglihatan, hambatan intelektual, perubahan emosi dan hiperaktif. Melalui berbagai variasi tersebut tidak menjamin bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki Tingkat kemampuan yang sama, melainkan mereka memiliki tingkatan yang berbeda meskipun memiliki jenis gangguan yang sama maka dari itu pendidik perlu menyiapkan proses pembelajaran yang sesuai untuk memenuhi kebutuhannya yang hal ini di dukung dengan adanya pengelompokan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan masing-masing gangguan serta adanya peran orang tua yang terlibat didalamnya namun di lapangan peneliti menemukan permasalahan bahwa kurangnya kesadaran orang tua dalam menerima keadaan anaknya membuat penyerapan kemampuan intelektualnya menjadi terkendala.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui anak ABK terutama anak tunarungu lebih lanjut dan melihat sekolah SLB yang merupakan tempat anak ABK untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif…
litatif di sebuah sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu : observasi, dokumentasi, dan wawancara. Subjek penelitian berupa sekolah SLB Negeri Keleyan yang ada di Bangkalan.. Hasil menunjukkan bahwa sekolah SLB adalah sekolah yang cukup baik dalam mendapatkan ilmu dan pelayanan.
Abstract:Anemia merupakan kondisi kekurangan kadar hemoglobin dalam darah yang menjadi permasalahan utama gizi di Indonesia, terutama disebabkan oleh defisiensi zat besi. Kondisi ini memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap…
ap remaja, termasuk menurunkan konsentrasi belajar, mengurangi kemampuan untuk mengikuti aktivitas di sekolah, serta melemahkan daya tahan tubuh. Khususnya pada remaja perempuan, anemia meningkatkan risiko terhadap komplikasi serius seperti anemia selama kehamilan, perdarahan, kelainan bawaan pada bayi, Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), dan stunting pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara konsumsi zat gizi mikro dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional dan desain deskriptif analitik dengan melibatkan 30 remaja putri sebagai sampel. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang dirancang untuk mengumpulkan data tentang jenis, frekuensi, dan jumlah asupan makanan serta kebiasaan diet responden. Selain itu, dilakukan pengukuran kadar Hemoglobin (Hb) untuk menentukan kejadian anemia. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p = 0,001) antara tingkat konsumsi zat gizi mikro dan kejadian anemia pada remaja putri. Hal ini menegaskan pentingnya asupan gizi mikro yang memadai dalam pencegahan anemia di kalangan remaja putri. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap anemia pada remaja putri, serta memberikan dasar bagi pengembangan intervensi gizi yang lebih efektif untuk mengurangi prevalensi anemia di Indonesia.
Abstract:Slow learner merupakan Kondisi dimana siswa memiliki keterlambatan pada setiap mata pelajaran, pasif, pencapainan yang terbatas dibandingkan dengan siswa lainnya karena sulit untuk menerima dan mempelajari materi. Pendidikan…
ikan Inklusi merupakan pendidikan dimana siswa berkebutuhan khusus dapat diterima dan belajar bersama anak normal di sekolah reguler dan mendapatkan pelayanan pendukung dengan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan guru shadow untuk mendampingi siswa slow learner dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan satu sampel anak slow learner di kelas 2A SDN Muhammdiyah 1 Bangkalan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi guru shadow memiliki peran yang sangat penting dalam mendampingi anak slow learner agar tujuan pembelajaran dapat mereka capai dengan baik. Salah satu peran guru shadow yakni sebagai pembimbing yang dapat mengarahkan anak slow learner lebih displin dan membantu siswa slow learner untuk mengingkatkan kemampuan kognitifnya. Hasil wawancara dengan guru shadow, anak slow learner di kelas 2A mengalami perkembangan yang pesat baik dari segi kognitif maupun psikomotorik dibuktikan dengan mampu menulis dan mengerjakan tugasnya secara mandiri
Abstract: Penelitian ini menganalisis permasalahan yang dihadapi anak berkebutuhan khusus tunagrahita di SLB Karya Bhakti Surabaya. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran…
pembelajaran serta mencari solusi efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan orang tua, serta studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunagrahita di SLB Karya Bhakti Surabaya menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan dalam memahami materi pelajaran, kurangnya alat bantu pembelajaran yang memadai, dan keterbatasan sumber daya manusia yang terlatih khusus. Selain itu, dukungan dari keluarga dan masyarakat juga sangat penting dalam proses pembelajaran anak tunagrahita. Studi ini menemukan bahwa peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan khusus, penyediaan fasilitas belajar yang sesuai, serta keterlibatan aktif orang tua dan komunitas dapat membantu mengatasi permasalahan tersebut.jadi dapat disimpulkan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pihak sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak berkebutuhan khusus tunagrahita di SLB Karya Bhakti Surabaya, sehingga mereka dapat mencapai potensi maksimal mereka.
Abstract:ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah jenis anak berkebutuhsn khusus yang mengalami gangguan pada perkembangan saraf yang menyebabkan perilaku hyperaktif, dan masalah perhatian. Pendidikan inklusi merupakan…
kan sistem pendidikan yang diciptakan untuk mewujudkan pendidikan kepada semua anak anak dengan cara menggabungkan anak anak berkebutuhan khusus dalam lingkungan belajar bersama dengan anak anak normal. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitiatif yang bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran pendidikan inklusi yang diterapkan pada anak berkebutuhan khusus penyandang ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) di SD Muhmadiyah 1 Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Berdasarkan hasil penelitian dengan wawancara dan observasi, Pendidikan inklusi yang di terapkan di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan sudah berjalan dengan baik, namun belum adanya pelatihan guru shadow (pendamping) yang menunjang penerapannya. Pendampingan guru dalam proses pembelajaran maupun diluar pembelajaran juga sangat berperan penting, terutama pada anak berkebutuhan khusus penyandang ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) yang memiliki perbedaan dengan sisiwa lainnya seperti kurangnya fokus saat pembelajaran yang berakibat lambatnya menangkap materi yang disampaikan. Penilaian formatif yang dilakukan pada Pendidikan inklusi sama seperti umunya, hanya saja penilaian sumatif dan rapot anak berkebutuhan khsusus dibedakan dengan anak anak lainnya.