Search Articles & Publications

Showing 1656 articles found for "Used"

PERBANDINGAN METODE SINGLE EXPONENTIAL SMOOTHING DAN SINGLE MOVING AVERANGE DALAM PERAMALAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA ROEMAH DONAT LEZAT

Rahmadani, Sherly, Rizaldi, Rizaldi, Rahayu, Elly
Abstract: Abstract: Roemah Donat Lezat carries out many sales transactions every day because the prices are affordable and the flavors and toppings are increasingly varied, this affects the supply of raw materials at Roemah Donat… Lezat In managing raw material inventory, you must ensure sufficient inventory for sales, minimizing the time and costs required. So far, the owner of Roemah Donat Lezat does not have a method for anticipating how much supply of basic ingredients there is and only predicts without clear and precise calculations, therefore, sometimes Roemah Donat Lezat takes too little stock even though customer needs at the time the trend is increasing, causing no fulfilling customer requests and sometimes taking too much stock even though customer demand is decreasing resulting in losses, therefore Roemah Donat Lezat always finds it difficult and confused to estimate stock supplies for the following month To overcome the problems above, the author provides a solution using method comparison forecasting calculations, because it can provide a deeper and more detailed understanding of the advantages, weaknesses and relative performance of the two methods used to achieve a goal or solve a problem  The method used is Single Exponential Smoothing, which is forecasting used for the short term or usually only for the next month  Single Moving Average is a technique for calculating the average of a number from the latest actual values, updated as new values available for use in forecasting in subsequent periods. Keywords: single exponential smoothing-single moving average; forecasting; roemah donat lezat; raw materials; inventory Abstrak: Roemah Donat Lezat setiap harinya banyak melakukan transaksi penjualan karena harga terjangkau dan semakin bervariasi rasa dan topping, hal ini mempengaruhi persediaan bahan baku jika ada di Roemah Donat Lezat  Dalam pengelolaan persediaan bahan baku harus memastikan persediaan jika cukup dalam penjualan, meminimalkan waktu dan biaya jika dibutuhkan.Selama ini pemilik Roemah Donat Lezat tidak memiliki metode dalam mengantisipasi seberapa banyak persediaan bahan-bahan pokok dan hanya memprediksi tanpa adanya perhitungan jika jelas dan tepat maka dari itu, terkadang Roemah Donat Lezat terlalu sedikit mengambil stok padahal kebutuhan pelanggan waktu trend itu sedang meningkat menyebabkan tidak terpenuhinya permintaan pelanggan dan kadang-kadang juga cenderung mengambil terlalu banyak stok meskipun permintaan Pelanggan sedang mengalami penurunan sehingga mengalami kerugian, Sehingga Roemah Donat Lezat selalu menghadapi kesulitan dan kebingungan dalam memperkirakan persediaan stok di bulan berikutnya. Solusi dari permasalahan tersebut yaitu dengan memanfaatkan perhitungan peramalan komparasi metode, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dan rinci mengenai kelebihan, kekurangan, serta kinerja relatif dari dua metode yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan atau menyelesaikan masalah. Metode yang dibandingkan adalah Single Exponential Smoothing dan Single Moving Average. Kata kunci: single exponential smoothing-single moving average; peramalan; roemah donat lezat; bahan baku; persediaan

ANALISIS DAN PERANCANGAN TEKNIK FORWARD CHAINING UNTUK DETEKSI PENYAKIT SAPI DINAS PERIKANAN DAN PETERNAKAN BATU BARA

Lestari, Dian, Nasution, Akmal, Apridonal, Yori
Abstract: Abstract: This research focuses on the analysis and design of a cattle disease detection system using the Forward Chaining technique. This system aims to help farmers identify various diseases in cattle quickly and accurately,… ately, which can ultimately improve livestock health and livestock productivity. In developing this system, the Forward Chaining technique is used as the main inference method. This method was chosen because of its ability to produce conclusions based on available facts in stages, so it is very suitable for expert system applications that require repeated and complex decision-making processes. This research begins with a system requirements analysis that includes identification of common types of cattle diseases, associated symptoms, as well as the knowledge and rules required for the diagnosis process. Next, system design is carried out which includes creating a knowledge base, inference engine, and user interface. The result of this research is a prototype expert system for diagnosing cattle diseases which has been tested and shows satisfactory performance in detecting various cattle diseases based on the symptoms entered. With this system, it is hoped that farmers can more quickly take appropriate action against diseases that attack their livestock, so that they can minimize losses and increase the efficiency of livestock businesses. Keywords: analysis; expert system; forward chaining; cattle disease; website. Abstrak: Penelitian ini berfokus pada analisis dan perancangan sistem deteksi penyakit sapi menggunakan teknik Forward Chaining. Sistem ini bertujuan untuk membantu peternak dalam mengidentifikasi berbagai penyakit pada sapi secara cepat dan akurat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesehatan ternak dan produktivitas peternakan. Dalam pengembangan sistem ini, teknik Forward Chaining digunakan sebagai metode inferensi utama. Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam menghasilkan kesimpulan berdasarkan fakta-fakta yang tersedia secara bertahap, sehingga sangat cocok untuk aplikasi sistem pakar yang memerlukan proses pengambilan keputusan berulang dan kompleks. Penelitian ini dimulai dengan analisis kebutuhan sistem yang mencakup identifikasi jenis-jenis penyakit sapi yang umum, gejala-gejala yang terkait, serta pengetahuan dan aturan yang diperlukan untuk proses deteksi. Selanjutnya, dilakukan perancangan sistem yang mencakup pembuatan basis pengetahuan, mesin inferensi, dan antarmuka pengguna. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah prototipe sistem pakar deteksi penyakit sapi yang telah diuji dan menunjukkan kinerja yang memuaskan dalam mendeteksi berbagai penyakit sapi berdasarkan gejala-gejala yang dimasukkan. Dengan sistem ini, diharapkan peternak dapat lebih cepat dalam mengambil tindakan yang tepat terhadap penyakit yang menyerang ternaknya, sehingga dapat meminimalisir kerugian dan meningkatkan efisiensi usaha peternakan. Kata kunci: analisis; sistem pakar; forward chaining; penyakit sapi; website

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PENYELEKSIAN OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) MENGGUNAKAN METODE MOORA

Widyanti, Maya, Rahmadani, Nurul, Syafnur, Afdhal
Abstract: Abstract: The selection process for students of the National Student Sports Olympiad (O2SN) in the field of Pencak Silat at SMA Negeri 1 Air Joman is often faced with various challenges that affect objectivity and fairness… ss in decision making. Assessments carried out directly by coaches tend to be non-objective, so that students who are sent to participate in the National Student Sports Olympiad (O2SN) are not alternately. Inaccuracy in selecting eligible students not only harms potential students, but can also reduce the school's chances of achieving success in the O2SN event. Therefore, a Decision Support System (DSS) is needed that can help improve objectivity, accuracy, and efficiency in the selection process, so that it can produce more precise and fair decisions. The decision support system used is the MOORA method. This system is designed to assist schools in determining students who are eligible to represent the school in the O2SN competition based on several criteria such as age, weight, strength, technique (moves) and student attendance. These criteria are analyzed and weighted according to their level of importance. Furthermore, the MOORA method is applied to calculate and rank students. The results of this study indicate that the students selected to participate in O2SN Pencak Silat are Joko Satrio and Wisnu Ramadan with optimization values of 0.339 and 0.281. Keywords: moora; o2sn;  student selection; decision support system Abstrak: Proses seleksi siswa Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di bidang Pencak Silat di SMA Negeri 1 Air Joman sering kali dihadapkan pada berbagai tantangan yang mempengaruhi objektivitas dan keadilan dalam pengambilan keputusan. Penilaian yang dilakukan secara langsung oleh pelatih cenderung bersifat tidak objektif, sehingga siswa yang dikirimkan untuk mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tidak secara bergantian. Ketidaktepatan dalam pemilihan siswa yang layak tidak hanya merugikan siswa yang berpotensi, tetapi juga dapat mengurangi peluang sekolah untuk meraih prestasi di ajang O2SN. Oleh karena itu, diperlukan suatu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu meningkatkan objektivitas, akurasi, dan efisiensi dalam proses seleksi, sehingga mampu menghasilkan keputusan yang lebih tepat dan adil. Sistem pendukung keputusan yang digunakan adalah dengan metode MOORA. Sistem ini dirancang untuk membantu pihak sekolah dalam menentukan siswa-siswa yang layak mewakili sekolah pada kompetisi O2SN berdasarkan beberapa kriteria seperti usia, berat badan, kekuatan, teknik (jurus) dan kehadiran siswa. Kriteria-kriteria tersebut dianalisis dan diberikan bobot sesuai dengan tingkat kepentingannya. Selanjutnya, metode MOORA diterapkan untuk melakukan perhitungan dan pemeringkatan siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang terpilih mengikuti O2SN Pencak Silat adalah Joko Satrio dan Wisnu Ramadan dengan nilai optimasi sebesar 0,339 dan 0,281. Kata Kunci: moora; o2sn; seleksi siswa; sistem pendukung keputusan

EVALUASI KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP LAYANAN DINAS PERPUSTAKAAN KAB. ASAHAN DENGAN SERVQUAL

Lestari, Cetryn Ayu Diah, Nurwati, Nurwati, Larasati, Mustika Fitri
Abstract: Abstract : Service quality reflects how well visitors' expectations are fulfilled based on their actual experiences. The Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan has made efforts to provide good services, but observations… servations reveal some dissatisfaction. Visitors expressed concerns over the incomplete book collection, inadequate handling of complaints, and inaccurate services. To address these issues, the Service Quality approach was employed to evaluate the gap between visitors’ perceptions of the services they received and their expectations. The SERVQUAL method was used to analyze five service dimensions: Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy. The results showed negative gaps in Empathy (-0.4), Reliability (-0.3), and Assurance (-0.2), which indicate areas for improvement. Conversely, Tangibles and Responsiveness had positive gaps, showing visitor satisfaction with these aspects. These findings provide valuable insights for the library to identify areas that require improvement in order to enhance service quality in the future. Keywords: mysql; php; service quality; service satisfaction level Abstrak : Kualitas layanan mencerminkan seberapa baik harapan pengunjung terpenuhi berdasarkan pengalaman nyata mereka. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Asahan telah berusaha memberikan layanan yang baik, namun observasi menunjukkan adanya beberapa keluhan. Pengunjung merasa tidak puas dengan koleksi buku yang tidak lengkap, penanganan keluhan yang kurang optimal, dan pelayanan yang kurang tepat. Untuk mengatasi masalah ini, digunakan pendekatan Service Quality yang mengevaluasi gap antara persepsi pengunjung terhadap layanan yang diterima dengan harapan mereka. Metode SERVQUAL digunakan untuk menganalisis lima dimensi layanan: Bukti Fisik, Kehandalan, Daya Tanggap, Jaminan, dan Empati. Hasil pengujian menunjukkan adanya gap negatif pada dimensi Empati (-0,4), Kehandalan (-0,3), dan Jaminan (-0,2), yang memerlukan peningkatan. Sebaliknya, dimensi Bukti Fisik dan Daya Tanggap menunjukkan gap positif, menandakan pengunjung merasa puas dengan aspek-aspek ini. Hasil ini memberikan wawasan penting bagi pihak perpustakaan dalam mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas layanan ke depan. Kata Kunci : mysql; php; service quality; tingkat kepuasan layanan

PERANCANGAN E-FORM MODEL A SEBAGAI LHPP BAWASLU KABUPATEN ASAHAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK CODEIGNITER 3

Anlersi, Azelia Zeta, Fauziah, Rizky, Handoko, Wiwin
Abstract: Abstract: In the 2020 regional elections (PILKADA), Bawaslu received approximately 3,100 reports from 25 districts in Asahan Regency. The manual reporting process led to limitations in data accessibility, time efficiency,… , and difficulty in handling the large number of reports. Bawaslu Asahan Regency has not yet developed a specific tool for consistent data entry and database management to accommodate the existing reports. This has resulted in difficulties for Bawaslu when receiving hundreds of reports from district supervisors. Therefore, the E-Form Model A system is urgently needed to simplify the report entry and storage process. The data collection techniques for this research involved direct observation and interviews at the Bawaslu office in Asahan Regency. The development of this e-form system used PHP programming language and CodeIgniter 3 Framework. The research results show that the E-Form Model A system facilitates easier access and report submission, shortens data management time, and automatically displays violation findings, thereby increasing the efficiency and accuracy of election oversight. Thus, this system can make a positive contribution to improving Bawaslu Asahan Regency's performance in election supervision. Keywords: Election Supervision Results Report; Bawaslu Asahan Regency; Model A Form; CodeIgniter 3; PHP   Abstrak: Pada PILKADA 2020, Bawaslu menerima kurang lebih 3.100 laporan dari 25 kecamatan di Kabupaten Asahan. Proses pelaporan yang masih manual mengakibatkan keterbatasan aksesibilitas data, efisiensi waktu, dan penanganan yang sulit terhadap jumlah laporan yang besar. Bawaslu Kabupaten Asahan belum memiliki alat khusus penginputan dan pangkalan data yang konsisten untuk menampung laporan yang sudah ada. Hal ini mengakibatkan Bawaslu mengalami kesulitan saat menerima ratusan laporan dari Pengawas Kecamatan. Maka sistem E-Form Model A sangat diperlukan untuk memudahkan sistem penginputan dan penyimpanan laporan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara langsung di kantor Bawaslu Kabupaten Asahan. Adapun pembangunan sistem e-form ini menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Framework CodeIgniter 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem E-Form Model A memberikan kemudahan akses dan pengisian laporan, memperpendek waktu pengelolaan data, serta menampilkan temuan pelanggaran secara otomatis, sehingga meningkatkan efisiensi dan akurasi pengawasan pemilu. Dengan demikian, sistem ini dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kinerja Bawaslu Kabupaten Asahan dalam pengawasan pemilu. Kata kunci: Laporan Hasil Pengawasan Pemilu; Bawaslu Kabupaten Asahan; Formulir Model A; CodeIgniter3; PHP  

PENGGUNAAN METODE SERVQUAL DI KEMENTERIAN AGAMA TANJUNGBALAI BERBASIS WEB

Anandita, Puan, Putra, Guntur Maha, Lubis, Iin Almeina
Abstract: Abstract: The success of a government agency can be seen from the services provided by the agency itself. Therefore, government agencies must provide optimal services according to the needs of the community so that it is… easy to carry out administration. Tanjungbalai City Office of the Ministry of Religion in conducting community satisfaction survey activities distributes questionnaires using google form and processes questionnaire data using number processing applications. So that there is no decision support system to accelerate knowing the level of community satisfaction with the services that have been provided. purpose of this study was to determine the level of public satisfaction with Hajj and Umrah Organizer section at the Tanjungbalai City Ministry of Religion Office. In this study the method used is the servqual method with 5 dimensions. Data collection was carried out through a questionnaire given to 30 respondents who had received services from the Hajj and Umrah Organizer section. Based on the results of the study, it is known that 75% people feel very satisfied, 18.75% people feel satisfied, and 16.15% people feel dissatisfied. The results also show that there is one dimension that has a negative value, namely the dimension of physical evidence regarding waiting chairs.               Keywords: Satisfaction; Servqual; Deccission Support.     Abstrak: Keberhasilan suatu instansi pemerintah dapat dilihat dari pelayanan yang diberikan oleh instansi itu sendiri. Oleh karena itu, instansi pemerintah harus memberikan pelayanan optimal sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar mudah melakukan administrasi. Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungbalai dalam kegiatan survei kepuasan masyarakat melakukan penyebaran kuesioner menggunakan google form dan mengolah data kuesioner menggunakan aplikasi pengolah angka. Sehingga belum ada sistem pendukung keputusan untuk mempercepat mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang telah diberikan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap seksi Penyelenggara Haji dan Umrah di Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungbalai. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode servqual dengan 5 dimensi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang diberikan kepada 30 responden yang pernah mendapat pelayanan dari bagian Penyelenggara Haji dan Umroh. Berdasarkan hasil penelitian diketahui 75% masyarakat merasa sangat puas, 18,75% masyarakat merasa puas, dan 16,15% masyarakat merasa tidak puas. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat satu dimensi yang bernilai negatif yaitu dimensi bukti fisik mengenai kursi tunggu.       Kata kunci: Kepuasan; Servqual; Sistem Pendukung Keputusan.

SCM DALAM MANAJEMEN STOK PADA TOKO BUDI SPAREPART AIR JOMAN BERBASIS WEB

Safitri, Ayu, Ramdhan, William, santoso, Santoso
Abstract: Abstract: Kedai Budi Sparepart is a shop that sells motorcycle spare parts. Kedai Budi Sparepart is located on Tanjungbalai Air Joman Street, Air Joman District, Asahan Regency. Kedai Budi Sparepart faces a problem if the… e supplier still enters the goods manually and records them in the ledger. This can cause errors. Errors in entry, calculation, and recording are common problems in manual bookkeeping. It can lead to inaccurate inventory information, which can affect customer satisfaction and operational efficiency. SCM is a set of applied and integrated methods for suppliers, stores, and other storage areas. This is done effectively and efficiently due to the complex business processes and the many parties involved. This system will be built using the PHP programming language and MySQL database. the researc method used is qualitative research. The results of this study found that the use of a web-based supply chain management system can help overcome the slow response of suppliers to Kedai Budi's spare parts if they are out of stock or in minimal stock conditions. Furthermore, this method can be used to overcome suppliers who do not know the stock of spare parts in real-time, so as not to disrupt the sales process to suppliers.     Keywords: Supply Chain Management; Stock Management; Budi Spareparts Store.    Abstrak: Kedai Budi Sparepart adalah Kedai yang menjual suku cadang sepeda motor. Kedai Budi Sparepart terletak di jalan Tanjungbalai Air Joman, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan. Kedai Budi Sparepart menghadapi masalah jika supplier masih memasukkan barang secara manual dan mencatatnya di buku besar. Ini Bisa menyebabkan kesalahan. Kesalahan dalam pemasukan, perhitungan, dan pencatatan adalah masalah umum dalam pembukuan manual. Karena Bisa menyebabkan informasi persediaan yang tidak akurat, yang Bisa memengaruhi kepuasan pelanggan dan efisiensi operasional. SCM adalah sekumpulan metode yang diterapkan dan terintegrasi untuk pemasok, kedai, dan area penyimpanan lainnya. Ini dilakukan secara efektif dan efisien karena proses bisnis yang kompleks dan banyaknya pihak yang terlibat. Sistem ini akan dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Adapun hasil penelitian ini menemukan bahwa penggunaan sistem manajemen rantai pasokan berbasis web Bisa membantu mengatasi lambatnya respons supplier terhadap sparepart Kedai Budi jika ada stok yang sudah habis atau dalam kondisi stok minimal. Selanjutnya, metode ini Bisa digunakan untuk mengatasi supplier yang tidak mengetahui stok sparepart secara real-time, sehingga tidak mengganggu proses penjualan kepada supplier Kata kunci: Supply Chain Management; Manajemen Stok; Kedai Budi Sparepart

KLASTERISASI TINGKAT PENJUALAN OBAT PADA APOTEK JAKA WIJAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS

hidayanti, deni andria, kurnia, fitri, rahmawati, rahmawati
Abstract: Abstrak: A pharmacy is a health service facility to help improve the health of the community, a pharmacy is also a place for professional pharmacists to practice their work. To determine the amount of stock inventory, Jaka… ka Wijaya Pharmacy requires a clusterization of sales stock data. The method that can be used is the K-Means algorithm. This algorithm is based on a simple idea. K-Means is a distance-based clustering method that divides data into a number of clusters and this algorithm only works on numeric attributes. The data processed in this research is a sample taken from the Jaka Wijaya Pharmacy data in 2022. The Jaka Wijaya Pharmacy dataset consists of the attributes No, Drug Item, Type, Packaging, Initial Stock, Cost Price, Unit Conversion, Selling Price, Number of Transactions, Ending Stock, Shelf, Warehouse-Office Codes. With the K-Means Clustering method, it is possible to group drug sales data with stock that is not selling well as cluster 0, stock that is selling well as cluster 1, and stock that is selling very well as cluster 2. The sample data to be tested consists of 170 data from the Jaka Wijaya Pharmacy. Where the cluster results show that there are several results, namely cluster 0 totaling 102, cluster 1 totaling 34, and cluster 2 totaling 34 decisions, where the decisions include very in demand, in demand, not in demand. Keywords: Data Mining; Jaka Wijaya Pharmacy; K-means Cluster Abstrak: Apotek  merupakan  sarana  pelayanan  kesehatan  untuk  membantu meningkatkan kesehatan  bagi  masyarakat, apotek juga sebagai tempat praktik tenaga profesi apoteker dalam melakukan  pekerjaan. Untuk menentukan jumlah persediaan stok, Apotek Jaka Wijaya membutuhkan suatu clusterisasi data stok penjualan. Metode yang dapat digunakan yaitu algoritma K-Means. Algoritma ini didasarkan pada ide sederhana. K-Means adalah  metode Clustering berbasis jarak yang membagi data ke dalam sejumlah cluster dan algoritma ini hanya bekerja pada atribut numeric. Data yang diolah dalam penelitian ini merupakan sampel yang diambil dari data Apotek Jaka Wijaya pada tahun 2022. Dataset Apotek Jaka Wijaya terdiri dari atribut No, Item Obat, Jenis, Kemasan, Stok Awal, Harga Pokok, Konversi Satuan, Harga Jual, Jumlah Transaksi, Stok Akhir, Rak, Kode Gudang-Kantor. Dengan metode K-Means Clustering maka dapat mengelompokkan data penjualan obat dengan stok kurang laris sebagai cluster 0, stok laris sebagai cluster 1, dan stok sangat laris sebagai cluster 2. Data sampel yang akan diuji terdiri dari 170 data dari Apotek Jaka Wijaya. Yang dimana hasil cluster menunjukkan terdapat beberapa hasil yaitu cluster 0 berjumlah 102, cluster 1 berjumlah 34, dan cluster 2 berjumlah 34 keputusan yang dimana keputusan itu meliputi sangat laris, laris, kurang laris.  Kata kunci: Apotek Jaka Wijaya; Data Mining;  K-means Cluster

KLASTERISASI DAERAH PESERTA KB AKTIF DI KABUPATEN ASAHAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS

Munawar, Fajar, Utami, Aftari Swastika Dyah, Manurung, Sari Bunga Tiara
Abstract: Abstract: Active Family Planning (FP) participants are one of the indicators of the success of the FP program. This study aims to cluster the level of activity of active FP participants in Asahan Regency using the K-Means… s method. The data used is data on active FP participants in Asahan Regency in 2021. The results of the study showed that there are three groups of active FP participants based on their level of activity, namely the group with a low level of activity, the group with a medium level of activity, and the group with a high level of activity. The group with a low level of activity consists of 7 districts, namely B.P Mandoge, Pulau Rakyat, Tanjung Balai, Air Batu, Sei Dadap, Pulo Bandring, and Kisaran Barat. The impact of low active FP participants in a district is an increase in the number of unwanted births, an increase in the number of maternal and child deaths, and an increase in population density. The group with a medium level of activity consists of 15 districts, namely Bandar Pulau, Aek Songsongan, Rahuning, Aek Kuasan, Aek Ledong, S. Kepayang, S. Kepayang Barat, S. Kepayang Timur, Teluk Dalam, Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Meranti, R. Panca Arga, and Silau Laut. The group with a high level of activity consists of 3 districts, namely Simpang Empat, Air Joman, and Kisaran Timur. The impact of the high number of active FP participants in a district is an increase in maternal and child health, an increase in family economy, and an increase in family welfare. The results of this clustering analysis can be used by the National Population and Family Planning Agency (BKKBN) of Asahan Regency to improve public understanding of the importance of birth control. This can be done through socialization throughout the regency, especially in districts where the results of the analysis show that the number of active FP participants is quite large. Keywords: Family Planning, K-Means, Cluster Abstrak: Peserta Keluarga Berencana (KB) aktif merupakan salah satu indikator keberhasilan program KB. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasterisasi tingkat keaktifan peserta KB aktif di Kabupaten Asahan menggunakan metode K-Means. Data yang digunakan adalah data peserta KB aktif di Kabupaten Asahan tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kelompok peserta KB aktif berdasarkan tingkat keaktifannya, yaitu kelompok dengan tingkat keaktifan rendah, kelompok dengan tingkat keaktifan sedang, dan kelompok dengan tingkat keaktifan tinggi. Kelompok dengan tingkat keaktifan rendah terdiri dari 7 Kecamatan, yaitu B.P Mandoge, Pulau Rakyat, Tanjung Balai, Air Batu, Sei Dadap, Pulo Bandring, dan Kisaran Barat. Dampak dari rendahnya peserta aktif KB di suatu Kecamatan yaitu meningkatnya angka kelahiran tidak diinginkan, meningkatnya angka kematian ibu dan bayi, dan meningkatnya kepadatan penduduk. Kelompok dengan tingkat keaktifan sedang terdiri dari 15 Kecamatan, yaitu Bandar Pulau, Aek Songsongan, Rahuning, Aek Kuasan, Aek Ledong, S. Kepayang, S. Kepayang Barat, S. Kepayang Timur, Teluk Dalam, Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Meranti, R. Panca Arga, dan Silau Laut. Kelompok dengan tingkat keaktifan tinggi terdiri dari 3 Kecamatan, yaitu Simpang Empat, Air Joman, dan Kisaran Timur. Dampak dari tingginya peserta aktif KB di suatu Kecamatan yaitu meningkatnya kesehatan ibu dan anak, meningkatnya ekonomi keluarga, dan meningkatnya kesejahteraan keluarga. Hasil analisis klasterisasi ini dapat dimanfaatkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Asahan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengendalian kelahiran. Hal ini dapat dilakukan melalui sosialisasi di seluruh wilayah kabupaten, khususnya di kecamatan-kecamatan yang hasil analisisnya menunjukkan jumlah peserta KB aktif cukup banyak. Kata kunci: Keluarga Berencana, K-Means, Klaster  

ANALISIS STOK BAHAN SEMBAKO DI TOKO MEKAR JAYA MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING

santika, novi, Hidayah, Nurul, Sinambela, Salsabilah Ramadhani
Abstract: Abstract: Mekar Jaya Store is a shop that operates in the field of selling basic necessities. At the Mekar Jaya Store, there are several problems that often arise. When making sales, customers often feel disappointed because… ause the stock that the customer should want to buy is often empty. Due to this disappointment the number of customers decreased. The process carried out is still manual so that errors often occur in recording existing data, causing a lack of efficiency in the time used. The available data is not used properly so that sales data is not utilized as well as possible to design business strategies to improve products. To solve this problem, you can use a data mining application, namely by utilizing existing data to identify the best-selling sales, to sales that are less popular with customers using the K-Means method. Where the data used is 101 sales data transactions. This research aims to group transaction data that is used to meet customer needs appropriately and overcome shortages and excess stock of goods which result in investment in sales capital. The results of this research were that the highest sales were 23 items, medium sales were 32 items, and the lowest sales were 46 items. Keywords: grocery stock; K-Means; stock management Abstrak: Toko Mekar Jaya merupakan sebuah toko yang bergerak dalam bidang penjualan sembako. Pada Toko Mekar Jaya terdapat beberapa permasalahan yang kerap muncul. Dalam melakukan penjualan sering pelanggan merasa kecewa karena seringnya stok yang seharusnya ingin dibeli oleh pelanggan kosong. Karena kekecewaan tersebut jumlah pelanggan menurun. Adapun proses yang dilakukan masih manual sehingga masih sering terjadi kesalahan dalam pencatatan data yang ada sehingga menyebabkan kurangnya efiensi waktu yang digunakan. Ketersediaan data yang ada tidak digunakan dengan baik sehingga data penjualan tidak dimanfaatkan dengan sebaik mungkin yang dapat merancang strategi bisnis dalam meningkatkan produk. Untuk menyelesaikan masalah tersebut dapat menggunakan aplikasi data mining, yaitu dengan memanfaatkan data yang ada untuk mengidentifikasi penjualan yang paling laris, hingga penjualan yang kurang diminati oleh pelanggan menggunakan metode K-Means. Dimana data yang digunakan sebanyak 101 transaksi data penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan data transaksi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan tepat dan mengatasi kekurangan dan kelebihan stok barang yang mengakibatkan tertanamnya modal penjualan. Hasil dari penelitian ini dimana penjualan tertinggi terdapat 23 item, penjualan sedang terdapat 32 item, dan penjualan terendah terdapat 46 item. Kata kunci: Data Mining, K-Means, Penjualan Sembako. Abstract: Mekar Jaya Store is a shop that operates in the field of selling basic necessities. At the Mekar Jaya Store, there are several problems that often arise. When making sales, customers often feel disappointed because the stock that the customer should want to buy is often empty. Due to this disappointment the number of customers decreased. The process carried out is still manual so that errors often occur in recording existing data, causing a lack of efficiency in the time used. The available data is not used properly so that sales data is not utilized as well as possible to design business strategies to improve products. To solve this problem, you can use a data mining application, namely by utilizing existing data to identify the best-selling sales, to sales that are less popular with customers using the K-Means method. Where the data used is 101 sales data transactions. This research aims to group transaction data that is used to meet customer needs appropriately and overcome shortages and excess stock of goods which result in investment in sales capital. The results of this research were that the highest sales were 23 items, medium sales were 32 items, and the lowest sales were 46 items. Keywords:grocery stock; K-Means; stock management     Abstrak: Toko Mekar Jaya merupakan sebuah toko yang bergerak dalam bidang penjualan sembako. Pada Toko Mekar Jaya terdapat beberapa permasalahan yang kerap muncul. Dalam melakukan penjualan sering pelanggan merasa kecewa karena seringnya stok yang seharusnya ingin dibeli oleh pelanggan kosong. Karena kekecewaan tersebut jumlah pelanggan menurun. Adapun proses yang dilakukan masih manual sehingga masih sering terjadi kesalahan dalam pencatatan data yang ada sehingga menyebabkan kurangnya efiensi waktu yang digunakan. Ketersediaan data yang ada tidak digunakan dengan baik sehingga data penjualan tidak dimanfaatkan dengan sebaik mungkin yang dapat merancang strategi bisnis dalam meningkatkan produk. Untuk menyelesaikan masalah tersebut dapat menggunakan aplikasi data mining, yaitu dengan memanfaatkan data yang ada untuk mengidentifikasi penjualan yang paling laris, hingga penjualan yang kurang diminati oleh pelanggan menggunakan metode K-Means. Dimana data yang digunakan sebanyak 101 transaksi data penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan data transaksi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan tepat dan mengatasi kekurangan dan kelebihan stok barang yang mengakibatkan tertanamnya modal penjualan. Hasil dari penelitian ini dimana penjualan tertinggi terdapat 23 item, penjualan sedang terdapat 32 item, dan penjualan terendah terdapat 46 item.   Kata kunci: Data Mining, K-Means, Penjualan Sembako.