Search Articles & Publications

Showing 1942 articles found for "Nilai"

TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN COBIT 2019 PADA PSI UNIVERSITAS MURIA KUDUS

Wabang, Keszya, Rahma, Yusiana, Widodo, Aris Puji, Nugraha, Fajar
Abstract: Abstract: This research aims to analyze IT governance related to academic services at Muria Kudus University, which is responsibility of Information System Center division. Analysis did by measuring maturity level of IT… governance using COBIT 2019 framework to know about current maturity and expected maturity, also analyze the gap. It purposes to increase IT governance and forming recommendations that organization can do in the future. The results show that the average of current maturity level of 11 processes domain is 3,37 on level 3 (defined). It represents enterprisewide standards provide guidance across the enterprise to reach it goals. The result of gap analysis obtained the average of gap values is 1,63 and represents Information System Center MKU needs to do IT governance and management evaluations that aims to reach enterprise goals or expected maturity level. We give some recommendations into it. Keywords: COBIT 2019; gap analysis; IT governance; maturity level   Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan dalam menganalisis tata kelola TI terkait layanan akademik yang ada di Universitas Muria Kudus (UMK), dimana aktivitas ini menjadi tanggung jawab divisi Pusat Sistem Informasi (PSI). Analisis dilakukan melalui pengukuran menjadikan tingkat kematangan (maturity level) pengelolaan TI dengan standar COBIT 2019 guna mengetahui kondisi tata Kelola TI saat ini diharapkan serta menganalisis kesenjangan (gap) yang terjadi. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan tata kelola TI serta merumuskan rekomendasi yang bisa dilakukan selanjutnya oleh Pusat Sistem Informasi UMK di masa yang akan datang. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata tingkat kematangan 11 domain proses yang dianalisis adalah sebesar 3,37 dan berada pada level 3 (ditetapkan). Hal tersebut merepresentasikan, bahwa organisasi telah memiliki standar proses yang berlaku diseluruh lingkup organisasi tersebut untuk mencapai tujuan. Sedangkan dari hasil analisis kesenjangan (gap) diperoleh rata-rata nilai kesenjangan sebesar 1,63 yang merepresentasikan, bahwa Pusat Sistem Informasi UMK perlu melakukan perbaikan-perbaikan tata kelola dan manajemen TI guna mencapai tujuan organisasi atau tingkat kematangan yang diharapkan. Terhadap hal tersebut diberikan beberapa rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan organisasi.   Kata kunci: analisis kesenjangan; COBIT 2019; tata kelola TI; tingkat kematangan  

PREDIKSI KELANCARAN PEMBAYARAN CICILAN CALON DEBITUR DENGAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR

Rizky, Sri Ayu, Yesputra, Rolly, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract: In this research, a prediction system has been successfully developed to predict whether or not a prospective money borrower will run smoothly. Prospective borrowers who will borrow, some of the data that meet… the criteria will be inputted by the office clerk into a prediction application system interface to be processed using the Data Mining method, namely the K-Nearest Neighbor Algorithm with the Codeigniter programming language 3. The results of the Euclidean calculation process are based on predetermined criteria Between training data (training) to testing data (test) will be displayed with a table that has been sorted from smallest to largest containing 9 closest neighbors according to the K value that has been determined, namely 9. The nine neighbors will be taken the dominant category. This dominant category can be used as a guideline that makes it easier for the leader to make a decision on the next borrower.             Keywords: Data Mining; Euclidean; K-Nearest Neighbor; Prospective Borrowers;     Abstrak: Dalam penelitian ini telah berhasil dibuat sebuah sistem prediksi untuk memprediksi lancar atau tidak lancarnya seorang calon peminjam uang. Calon peminjam uang yang akan meminjam, sebagian datanya yang memenuhi kriteria akan diinputkan petugas kantor ke dalam sebuah interface sistem aplikasi prediksi untuk diolah menggunakan metode Data Mining yaitu Algoritma K-Nearest Neighbor dengan bahasa pemrograman Codeigniter 3. Hasil proses perhitungan Euclidean berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan antara data training (latih) ke data testing (uji) tersebut akan ditampilkan dengan sebuah tabel yang sudah diurutkan dari yang terkecil ke terbesar berisi 9 tetangga terdekat sesuai dengan nilai K yang sudah ditentukan yaitu 9.  Sembilan tetangga tersebut akan diambil kategori yang dominan. Kategori yang dominan tersebut bisa dijadikan suatu pedoman yang memudahkan pimpinan dalam mengambil sebuah keputusan kepada calon peminjam selanjutnya.   Kata kunci: Debitur; Data Mining; Euclidean; K-Nearest Neighbor

ANALISIS MINAT BELAJAR MAHASISWA PADA MASA PERKULIAHAN ONLINE MENGGUNAKAN ROUGT SET

Purnamasari, Tika, Nasution, Marnis, Yaris, Gomal Juni
Abstract: Abstract: The spread of the covid-19 virus that has occurred since the beginning of 2020 has prevented people from gathering. One of the impacts on the world of education is the enforcement of online lectures. By using several… everal e-learning applications, including Classroom and Google Meet, resulted in changes in student interest in learning. Online lectures that have been running for two semesters and produce students score data can provide knowledge of student learning interests with the help of data mining rough sets and the Rosetta application which produce Rule that can be seen from the patterns of student interest in learning during online lectures, where student interest in learning becomes better for subjects that have subject matter for counting.   Keywords: data mining; interest in learning; online lectures; rough set; rough set     Abstrak: Menyebarnya virus covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 mengakibatkan pelarangan berkumpul/berkerumun, salah satu dampak pada dunia pendidikan adalah diberlakukannya perkuliahan online/e-learning. Beberapa aplikasi e-learning yang di gunakan adalah classroom dan googlemeet, hal ini tentu mengakibatkan perubahan minat belajar terhadap mahasiswa. Perubahan tersebut terekam dalam nilai dari perkuliahan online yang telah berjalan selama dua semester yang mana dapat diekstrak menjadi pengetahuan dengan bantuan data mining rough set dan aplikasi rosetta. Dengan membaca rule yang di hasilkan oleh rough set maka dapat dilihat pola dari minat belajar mahasiswa selama perkuliahan online, yang mana minat belajar mahasiswa terbagi menjadi lebih baik untuk matakuliah yang memiliki materi hitungan dan sebaliknya untuk matakuliah dengan materi teori.   Kata kunci: data mining; minat belajar; perkuliahan online; rosseta; rough set;

ANALISIS RELEVANSI INFORMATION SYSTEM ARCHITECTURE BERDASARKAN KERANGKA KERJA KUALITAS MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE

Putri, Indah Faradhila, Izzati, Berlian Maulidya, Nur Fajrillah, Asti Amalia
Abstract: Abstract: The development of information technology has grown rapidly and has made information systems important in running an enterprise’s business. Therefore, companies need to increasingly adopt Enterprise Architecture… itecture (EA). EA is the basis for problems that occur in an enterprise by utilizing technological innovations in meeting the expectations of information system architecture. The design quality of the Information System Architecture model has been recognized as an important factor for the success of EA design in enterprises. In meeting this quality, it is necessary to test the relevance of EA to the needs of the enterprise. This study focuses on testing the relevance of Information System Architecture design using the Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). The quality principle of relevance has derived attributes, which are EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, and Level of Detail. Each attribute has an assessment method, whether qualitative, quantitative, or Yes / No. Relevance testing in this study will produce an Information System Architecture model in EA design that meets the quality principle of relevance in the EA quality framework.   Keywords: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevance   Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dan menjadikan sistem informasi penting dalam menjalankan bisnis suatu perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu perusahaan semakin mengadopsi Enterprise Architecture (EA). EA merupakan landasan untuk permasalahan yang terjadi dalam suatu perusahaan dengan memanfaatkan inovasi teknologi dalam memenuhi harapan arsitektur sistem informasi. Kualitas perancangan model Information System Architecture telah diakui sebagai faktor penting untuk kesuksesan perancangan EA di perusahaan. Dalam memenuhi kualitas tersebut, maka diperlukan suatu pengujian relevansi EA terhadap kebutuhan perusahaan. Penelitian ini berfokus pada pengujian relevansi perancangan Information System Architecture menggunakan Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). Prinsip kualitas relevansi memiliki atribut turunan, yaitu berupa EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, serta Level of Detail. Setiap atribut memiliki metode penilaian, baik yang bersifat kualitatif, kuantitatif, atau Ya / Tidak. Pengujian relevansi pada penelitian ini akan menghasilkan model Information System Architecture pada perancangan EA yang memenuhi standar prinsip kualitas relevansi pada kerangka kerja kualitas EA.   Kata kunci: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevansi

IMPLEMENTASI MONITORING PARAMETER LOCALIZER BERBASIS INTERNET OF THINGS

Sahputra, Afandi, Sitopu, Mutiara Widasari, Hasibuan, Eriansyah Saputra, Sirait, Donna Nurhaida Masdiana
Abstract: Abstract: In this study, one of the 4.0 industrial technologies was used to monitor the parameters of the localizer using an android based internet of things application to simplify and shorten the time for monitoring instrument… strument landing system (ILS) equipment. Technicians, management of the Public Company (Perum) Indonesian Aviation Navigation Service Organizing Agency, and the Navigation Inspector do not have to go the runway to check the performance of the landing system instrument, simply use the android application to monitor the parameters of the localizer instrument. In the experiment, measuring the input voltage to the Arduino pin with a negative ground position and positive in the A9 pin position with the playing condition o Tx1 in the on position using a multimeter, the voltage value is 2.99 volt, while the main position on Tx1 is in the off condition, the voltage value is obtained 4.88 volts.       Keywords: instrument landing system; internet of things     Abstrak: Pada penelitian ini digunakan salah satu teknologi industri 4.0 untuk memonitoring parameter dari Localizer menggunakan aplikasi android berbasis Internet of Things (IoT) untuk mempermudah dan mempersingkat waktu dalam monitoring peralatan instrument landing system (ILS). Teknisi, manajemen Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia LPPNPI dan Inspektur Navigasi tidak harus ke landasan pacu untuk mengecek kinerja instrument landing system cukup menggunakan aplikasi android untuk memonitoring parameter Localizer instrument landing system (ILS). Pada percobaan pengukuran tegangan input ke pin arduino dengan negatif pada posisi ground dan positif berada pada posisi pin A9 dengan kondisi main di TX1 pada posisi on dengan menggunakan multimeter didapat nilai tegangan 2,99 Volt, sedangkan posisi main di TX1 pada kondisi off didapat nilai tegangan 4,88 Volt.   Kata kunci: instrument landing system; internet of things    

VALIDASI BISNIS ARSITEKTUR MODEL MENGGUNAKAN METODE FORMAL (STUDI KASUS: MANUFAKTURING)

Annastasia, Syifa, Nur Fajrilah, Asti Amalia, Izzati, Berlian Maulidya
Abstract: Abstract: Roeleven and Broer reveal that more than 66% of EA programs do not live up to expectations due to a failure to demonstrate sufficient value for the business. Business architecture has an important role to help… companies achieve the desired business values. An organization also depends on how well the information provided on each artifact especially in the architectural business phase. That way, failure in business modeling can also have an impact on EA implementationw. Modeling artifacts in a good architectural business phase can help to avoid mistakes from the start, because the quality of the business modeling model will have an impact on the quality of information system design. Therefore, it need to test the quality of the model on every artifact in the architectural business, because many business models are not always of high quality. To have a high quality EA, one of them is by identifying a conceptual quality framework approach. There are six principles that must be considered when assessing the quality of a company model, in this study using the quality of the business architecture validity model with six attributes using the formal Petri net method.             Keywords: Enterprise Architecture; Business Architecture; Business Process; Validity, Attribute Quality     Abstrak: Roeleven dan Broer mengungkapkan bahwa lebih dari 66% program EA tidak memenuhi harapan karena kegagalan untuk menunjukkan nilai yang cukup untuk bisnis. Arsitektur bisnis memiliki peran penting untuk membantu perusahaan mencapai nilai bisnis yang diinginkan. Sebuah organisasi juga bergantung pada seberapa baiknya informasi yang diberikan pada setiap artefak terutama pada fase bisnis arsitektur. Dengan begitu kegagalan pemodelan bisnis juga dapat berdampak pada implementasi EA. Memodelkan artefak pada fase bisnis arsitektur yang baik dapat membantu untuk menghindari kesalahan sejak awal karena kualitas model pemodelan bisnis akan berdampak pada kualitas desain sistem informasi. Maka dari itu, kualitas dari pemodelan bisnis model telah diakui sebagai faktor penting untuk pemodelan sukses di perusahaan, serta perlunya untuk melakukan pengujian kualitas model pada setiap artefak pada bisnis arsitektur, karena banyak model bisnis yang tidak selalu berkualitas tinggi. Untuk memiliki EA yang berkualitas tinggi salah satunya dengan mengidentifikasi pendekatan kerangka kualitas konseptual. Terdapat enam prinsip yang harus dipertimbangkan ketika menilai kualitas model perusahaan, dalam kajian ini menggunakan kualitas model validity arsitektur bisnis dengan enam atribut menggunakan metode formal Petri net.   Kata kunci: Arsitektur Perusahaan; Bisnis Arsitektur; Proses Bisnis; Validitas; Kualitas Atribut    

DETECT THE SIMILARITY OF DIGITAL IMAGES USING THE EIGENFACE METHOD

Fau, Alwin, Waruwu, Fince Tinus
Abstract: Abstract: In today's technological developments, digital images are a medium that is often used to store a person's identity. Digital images are currently widely used for data security needs. On the other hand, images can… n also be used as a medium for tapping data. Today's digital media provide many things in manipulating and changing the information contained in these images. In this study, the authors conducted a study to examine similarities in digital images so that it could be seen whether the information was authentic or not. detecting image similarities can help find out information whether the image is the same as the original object or not. The method used in this research is the Eigen Face method. The face eigen method is a method that can be used to check and match the similarities of an image. With the eigenface value, Figure 1, Figure 2, Figure 3, it can be determined that with other eigenface values can be determined based on the eigenface matrix values obtained from each image. Based on the values obtained from Figures 1, 2, and 3, it can be concluded that the eigenface method is able to present facial similarities with a presentation value of 80%.             Keywords: Eigenface; Face Recognation; Images; Images Processing     Abstrak: Dalam perkembangan teknologi saat ini, gambar digital merupakan media yang sering digunakan untuk menyimpan identitas seseorang. Gambar digital saat ini banyak digunakan untuk kebutuhan keamanan data. di sisi lain, gambar juga dapat digunakan sebagai media penyadapan data. Media digital saat ini menyediakan banyak hal dalam memanipulasi dan mengubah informasi yang terdapat pada gambar tersebut. Dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian untuk menelaah kemiripan pada citra digital sehingga dapat diketahui apakah informasi tersebut otentik atau tidak. Mendeteksi kemiripan citra dapat membantu mengetahui informasi apakah citra tersebut sama dengan objek aslinya atau tidak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Eigen Face. Metode eigen wajah merupakan metode yang dapat digunakan untuk mengecek dan mencocokkan kemiripan suatu citra. Dengan nilai eigenface, Gambar 1, Gambar 2, Gambar 3, dapat ditentukan bahwa dengan nilai eigenface lainnya dapat ditentukan berdasarkan nilai matriks eigenface yang diperoleh dari masing-masing citra. Berdasarkan nilai yang diperoleh dari Gambar 1, 2, dan 3, dapat disimpulkan bahwa metode eigenface mampu menghadirkan kemiripan wajah dengan nilai presentasi 80%..   Kata kunci: Citra; Eigenface; Pengolahan Citra Digital; Pengenalan Wajah

KERANGKA KERJA TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK AUDIT MUTU INTERNAL BERBASIS IAPS 4.0 DENGAN ACTOR NETWORK THEORY

Widiantoro, Suryo, Yodi, Yodi
Abstract: Abstract: Higher education is an institution engaged in services that provides services to internal and external consumers consisting of students, stakeholders and alumni both academically and non academically. The services… ces provided determine the satisfaction of consumers. Higher education values are manifested in the form of accreditation. The value of accreditation is expected to be in accordance with the quality culture that runs in universities. To ensure customer satisfaction, universities must always evaluate the service policies provided based on established university standards. Evaluation is done by conducting an internal university quality audit. In the future, this activity will be routinely carried out to ensure that activities in higher education are in accordance with the standards set as a process for implementing a higher education quality culture. This is expected to be able to encourage the superior value of higher education accreditation by conducting analysis, costs and providing advice to support decisions by the highest leadership. The application of this framework analysis uses the Actor Network Theory approach to see the relationship between actors in the application of information technology so that the resulting information system is acceptable and in accordance with existing business processes at universal universities. The results of this study are a framework for making information systems based on the results of web-based ANT analysis.             Keywords: actor network theory; audit; iaps 4.0; it framework; internal quality of PT     Abstrak: Perguruan tinggi merupakan suatu lembaga yang bergerak dibidang jasa yang memberikan pelayanan kepada para konsumen internal dan eksternal yang terdiri dari mahasiswa, stakeholder dan alumni baik secara akademik dan non akademik. Pelayanan yang diberkan menentukan kepuasan para kosumen. Nilai perguruan tinggi diwujudkan dalam bentuk akreditasi. Nilai akreditasi diharapkan sesuai dengan budaya mutu yang berjalan didalam pergurua tinggi. Untuk menjamin kepuasan konsumen maka, perguruan tinggi harus selalu melakukan evaluasi terhadap kebijakan pelayanan yang diberikan berdasarkan standar perguruan tinggi yang ditetapkan. Evaluasi dilakukan dengan cara melakukan kegiatan audit mutu internal perguruan tinggi. Kegiatan ini kedepannya secara rutin dilakukan untuk memastikan aktivitas didalam perguruan tinggi sesuai dengan standar yang ditetapkan sebagai proses untuk menerapkan budaya mutu perguruan tinggi. Hal ini diharapkan mampu mendorong nilai unggul akreditasi perguruan tinggi dengan melakukan analisis, penilaian dan pemberian saran sebagai pendukung pengambilan keputusan oleh pimpinan tertinggi.  Penerapan analisis kerangka kerja ini menggunakan pendekatan Actor Network Theory untuk melihat hubungan antara actor dalam penerapan teknologi informasi sehingga system informasi yang dihasilkan dapat diterima dan sesuai dengan bisnis proses yang ada pada universitas universal. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah kerangka pikir untuk pembuatan system informasi berdasarkan hasil analisis ANT berbasis web.   Kata kunci: actor network theory; audit; iaps 4.0; kerangka kerja ti; mutu internal PT

KORELASI TIME TO LIVE TERHADAP QUERY TIDAK NORMAL PADA DNS MENGGUNAKAN BINARY LOGISTIC REGRESSION

Aminudin, Aminudin, Cahyono, Eko Budi
Abstract: Abstract: DNS plays a vital role in the operation of services on the internet. Almost all services on the internet are under DNS control, such as email, FTP, web apps, etc. So, it is not surprising that various malicious… activities involve DNS services such as financial fraud, phishing, malware, and malicious activity, etc. Fortunately, in DNS there is a record with the name time to live which can be used to detect a query or the address accessed from the user is a normal query or an abnormal query. Therefore, the purpose of this study is to determine the correlation value between time to live and abnormal queries on passive DNS data using the Binary Logistic Regression model. The results showed that the Binary Logistic Regression method could model the correlation between TTL, elapsed, and bytes which have an optimal model F1 Score of 0.9997 and also have a condition close to the ideal state by using the Precision-Recall Curve (PRC) graph plot.             Keywords: Binary Logistic Regression; DNS Passive; Precision-Recall Curve (PRC); Query Abnormal     Abstrak: DNS memegang peranan yang vital di dalam berjalanya service di internet. Hampir seluruh layanan di internet berada di bawah kendali DNS seperti email, ftp, app web dll. Jadi, tidak mengherankan bahwa berbagai kegiatan jahat melibatkan layanan DNS seperti financial fraud, phising, malware dan aktivitas malicious dll. Untungnya, di dalam DNS tersimpan sebuah record dengan nama time to live yang dapat digunakan untuk mendeteksi sebuah query atau alamat yang diakses dari user tersebut bersifat query normal atau query tidak normal. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai korelasi antara time to live dengan query tidak normal pada data passive DNS dengan menggunakan model Binary Logistic Regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Binary Logistic Regression dapat memodelkan korelasi antara TTL, elapsed dan bytes yang memiliki model optimal F1 Score sebesar 0.9997 dan juga memiliki kondisi hampir mendekati keadaan ideal dengan menggunakan plot grafik Precision Recall Curve (PRC).   Kata kunci: Binary Logistic Regression; DNS Passive; Precision-Recall Curve (PRC); Query Abnormal  

PENERAPAN FUZZY INFERENCE SYSTEM PEMILIHAN DESAIN INTERIOR

Jarti, Nanda, Lestari Putri, Weni
Abstract: Abstract: Interior design is currently growing. This can be seen from the various designs in each building. Each design has different characteristics and shapes. The problem that is often experienced by users is the lack… of user knowledge in the field of interior design so that after the design is finished, the user is not satisfied with the results of the interior design. The main objective of this research is a decision making system in selecting interior designs according to user needs by paying attention to criteria such as design form, design size, material and quality. The method of selecting interior design using the Mamdani method. The mamdani method is very suitable in calculating the output value of each criterion value and the end result becomes the reference value in making a decision. The resulting system is in the form of design selection criteria according to user needs. Thus the results of this study get an Output value of 427,368 which is in the range with the value considered. Keywords: fuzzy inference system; interior design;  mamdani method;  software matlab.     Abstrak:  Desain Interior  saat ini semakin berkembang, Hal ini bisa dilihat dari berbagai  desain pada setiap  bangunan. Setiap desain  memiliki karakteristik dan bentuk yang berbeda beda. Permasalahan yang sering dialami pengguna yaitu kurangnya pengetahuan pengguna dibidang desain interior sehingga setelah desain selesai dikerjakan pengguna tidak Puas dengan hasil desain interior. Tujuan utama penelitian ini berupa Sistem pengambilan keputusan dalam pemilihan desain interior sesuai dengan kebutuhan pengguna dengan memperhatikan kriteria seperti Bentuk Desain, ukuran desain, bahan dan Kualitas. Metode  pemilihan Desain interior  menggunakan metode Mamdani. Metode mamdani sangat cocok dalam menghitung nilai output dari masing masing nilai kriteria dan hasil akhirnya menjadi nilai acuan dalam pengambilan sebuah Keputusan. Sistem yang dihasilkan berupa kriteria pemilihan desain sesuai kebutuhan pengguna. Dengan demikian Hasil penelitian ini mendapatkan nilai Output sebesar 427.368 yang berada pada range dengan nilai dipertimbangkan.    Kata kunci: desain interior; fuzzy inference system; metode mamdani; software matlab.