Abstract:Abstract: The continuous use of an electric motor in some industries causes the electric motor to malfunction early. Such damage is generally caused by overheating. Therefore, to overcome the problem of overheating, most…
industries use two motors that work alternately. Both electric motors function as running and standby which are generally controlled manually by the operator or using a time delay relay (TDR). However, the control of both motors by the operator is not effective because it allows human error to occur. The use of TDR is also ineffective because it does not make the temperature of the electric motor a reference in controlling the work of the two electric motors. This research aims to produce a prototype that can monitor the temperature of the electric motor in real-time and control the electric motor based on the temperature of the electric motor. The Wemos D1R2 is used as a processor to control both electric motors and transmit the temperature of the electric motor to a smartphone via the internet. The MLX90614 sensor is used as an infrared-based temperature sensor. Based on the results of testing the overall performance of the prototype, it is known that the temperature readings of the electric motor are quite accurate with mean error and standard deviation of 0.13oC and 0.15oC, respectively. The prototype is also capable of controlling both electric motors automatically and controlling a cooler via a smartphone.
Keywords: Electric Motor; MLX90614; Overheating; Wemos D1R2.
Abstrak: Penggunaan sebuah motor listrik secara terus menerus pada sebagian industri menyebabkan motor listrik tersebut mengalami kerusakan lebih awal. Kerusakan tersebut umumnya disebabkan oleh panas berlebih. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah panas berlebih tersebut maka sebagian besar industri menggunakan dua buah motor yang bekerja secara bergantian. Kedua motor listrik tersebut difungsikan sebagai running dan standby yang mana umumnya dikendalikan secara manual oleh operator atau menggunakan time delay relay (TDR). Namun, pengendalian kedua motor oleh operator tidaklah efektif karena memungkinkan terjadinya human error. Penggunaan TDR juga tidak efektif karena tidak menjadikan suhu motor listrik sebagai acuan dalam mengendalikan kerja kedua motor listrik tersebut. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah prototipe yang mampu mengawasi suhu motor listrik secara real-time dan mengendalikan motor listrik berdasarkan suhu motor listrik. Wemos D1R2 digunakan sebagai prosesor untuk mengendalikan kedua motor listrik dan mengirimkan suhu motor listrik ke smartphone melalui internet. Sensor MLX90614 digunakan sebagai sensor suhu berbasis infra merah. Berdasarkan hasil pengujian kinerja prototipe secara keseluruhan diketahui bahwa hasil pembacaan suhu motor listrik cukup akurat dengan mean error dan standar deviasi masing-masing 0,13oC dan 0,15oC. Prototipe juga mampu mengontrol kedua motor listrik secara otomatis dan mengontrol sebuah pendingin melalui smartphone.
Kata kunci: Motor Listrik; MLX90614; Panas Berlebih; Wemos D1R2.
Abstract:Abstract: The realization of credit proposed by customers is one of the essential factors for a bank. Moreover, especially during the Covid-19 pandemic, credit realization shows the business conditions of prospective borrowers,…
rowers, whether they are in good condition or not. So, it is crucial to predict how many new debtors will achieve. In this article, forecasting the number of new debtors uses the Simple Moving Average and Double Exponential Smoothing methods based on actual data on the number of new debtors per month for 2019-2021. Furthermore, the performance of the two methods is compared by comparing the Mean Absolute Deviation and Mean Square Error values. The comparison results conclude that the Simple Moving Average method is better than the Double Exponential Smoothing for predicting the number of new debtors.
Keywords: double exponential smoothing; mean absolute deviation; mean square error; simple moving average; forecasting.
Abstrak: Realisasi kredit yang diajukan oleh nasabah adalah salah satu faktor yang penting di dunia perbankan. Terlebih disaat adanya pandemi Covid-19, realisasi kredit memperlihatkan kondisi usaha para calon debitur, apakah dalam keadaan baik atau tidak. Sehingga penting untuk memprediksi berapa capaian jumlah debitur baru. Dalam artikel ini dilakukan peramalan jumlah debitur baru dengan metode Simple Moving Average dan Double Exponential Smoothing berdasarkan data aktual jumlah debitur baru per bulan tahun 2019-2021. Selanjutnya, dilakukan perbandingan performa kedua metode tersebut dengan cara membandingkan nilai dari Mean Absolute Deviation dan Mean Square Error. Hasil perbandingan yang diperoleh mengarah pada sebuah kesimpulan, yaitu metode Simple Moving Average lebih baik daripada Double Exponential Smoothing untuk meramalkan jumlah debitur baru
Kata kunci: double exponential smoothing; mean absolute deviation; mean square error; simple moving average; peramalan.
Abstract:Abstract: Population growth in some regions such as Asia is still high, especially in the number of births in children. Indonesia is one of the many countries whose birth rate growth is still high. With this high birth rate,…
ate, it will cause problems for the region such as the problem of uncontrolled population growth if the birth rate continues to be high in addition to the social and economic impact of the region. To reduce the birth rate, the government created a family planning program to minimize the high birth rate. In birth control with this birth control program, contraceptive devices and drugs (ALOKON) are used as a prevention of pregnancy. This is intended to determine the level of allocone use in family planning patients in the outpatient unit and recap reports of birth control patients in the outpatient unit. In addition, the era of digitalization of technology utilization with information systems that have been increasingly developed and advanced, especially in the health sector. The system development method used in this journal is the waterfall method which consists of analysis, system design, implementation, unit testing, and maintenance. The results obtained are in the form of developing implementation results from the design made into a family planning information system in the outpatient unit. This research was made to develop an existing information system and can assist medical record officers in processing data and reports more effectively and efficiently.
Keywords: alokon; growth of birth rate; information system; kb
Abstrak: Pertumbuhan penduduk dibeberapa wilayah seperti di Asia masih tinggi terutama pada angka kelahiran pada anak. Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyak negara yang pertumbuhan angka kelahirannya masih tinggi. Dengan tingginya angka pertumbuhan kelahiran ini akan menimbulkan masalah bagi wilayah itu seperti permasalahan pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali jika angka kelahiran terus tinggi selain itu berdampak pada kehidupan social dan ekonomi wilayah itu. Untuk menekan angka kelahiran pemerintah membuat program KB (Keluarga Berencana) dalam meminimalisir angka kelahiran yang tinggi. Dalam pengendalian kelahiran dengan program KB ini digunakan alat dan obat kontrasepsi (ALOKON) sebagai pencegah kehamilan. Hal ini ditujukan untuk mengetahui tingkat pemakaian alokon pada pasien KB di unit rawat jalan serta rekapan laporan pasien KB di unit rawat jalan tersebut. Selain itu era digitalisasi pemanfaatan teknologi dengan sistem informasi yang sudah semakin berkembang dan maju, terutama pada bidang Kesehatan. Metode pengembangan sistem yang digunakna pada jurnal ini adalah metode waterfall yang terdiri dari analisis, perancangan system, implementasi, pengujian unit, dan pemeliharaan. Hasil yang diperoleh berupa pengembangan hasil implementasi dari perancangan yang dibuat menjadi system informasi KB di unit rawat jalan. Penelitian ini dibuat untuk mengembangkan system informasi yang telah ada serta dapat membantu petugas rekam medis dalam pengolahan data dan laporan yang lebih efektif dan efisien.
Kata kunci: alokon; kb; pertumbuhan angka kelahiran; sistem informasi
Abstract:Abstract: DKM has objectives such as overseeing the security and orderliness of the mosque as a whole, and managing the financial flows that exist within the mosque. Financial flow is a means of cash flow in a period related…
ated to the responsibility of company or agency management in managing cash both from operational, funding and investment activities. In managing current financial flows, DKM Masjid Al Ashlah Kopo Bandung still uses conventional manual recording methods. Such a system raises problems, including documentation of donors, calculations of zakat to be paid by congregations that are not in accordance with procedures. This makes the management and recording of cash flows less effective and efficient and also makes the management of the Bendahara DKM limited. SiKeMas is a system that has the goal of providing convenience in facilitating various DKM needs in managing financial flows, as well as informing DKM about the management of financial flow data. The research method used is the Object Oriented approach with various tools the design uses the UML. The system development is carried out using the prototype method. The results of this research are an application based on Desktop Client-Server with JAVA NetBeans IDE 7 and MySQL DBMS.
Keywords: DKM; Financial Flow; SiKeMas;
Abstrak: DKM memiliki tujuan antara lain mengawasi keamanan dan ketertiban masjid secara keseluruhan, serta mengelola aliran keuangan yang ada di dalam masjid. Arus keuangan merupakan sarana arus kas dalam suatu periode yang berkaitan dengan tanggung jawab manajemen perusahaan atau instansi dalam mengelola kas baik yang berasal dari kegiatan operasional, pendanaan maupun investasi. Dalam mengelola aliran keuangan saat ini, DKM Masjid Al Ashlah Kopo Bandung masih menggunakan metode pencatatan manual yang konvensional. Sistem seperti itu menimbulkan masalah, antara lain dokumentasi donatur, perhitungan zakat yang harus dibayarkan jamaah tidak sesuai prosedur. Hal ini membuat pengelolaan dan pencatatan arus kas menjadi kurang efektif dan efisien serta membuat pengelolaan DKM Bendahara menjadi terbatas. SiKeMas merupakan sistem yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam memfasilitasi berbagai kebutuhan DKM dalam mengelola aliran keuangan, serta menginformasikan kepada DKM tentang pengelolaan data aliran keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Object Oriented dengan berbagai tools perancangan menggunakan UML. Pengembangan sistem dilakukan dengan menggunakan metode prototype. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi berbasis Desktop Client-Server dengan JAVA NetBeans IDE 7 dan MySQL DBMS.
Kata kunci: Arus Keuangan; DKM; SiKeMas;
Abstract:Abstract: The vehicle washing application using mobile is an application that aims to help users make it easier for users to order vehicle washing services online. This app was designed to make it easy for users to use and…
nd to allow them to send vehicle wash notifications whenever and wherever they want using a mobile device. Ordering Features: This application has several main features, namely Ordering Features: Users can order vehicle washing services easily through this application. They only need to choose the type of car they want, the services they want, and the time and place where they want to work. Integration Payment: This application is equipped with an online payment system, which allows easy and secure payments through the application. Feature Order Tracking: Users can monitor the status of their orders through the application, namely when the order will be picked up, the vehicle washing process, and when the order will be completed and will be completed. This application is equipped with a good and secure data management system, so that user data and orders can be accessed easily and protected from unwanted actions. Vehicle washing using mobile applications can provide many benefits for users, such as user convenience and satisfaction, time and cost efficiency, and ease of finding information. Because of this, app development must begin with a focus on the most important features that users require and end with a positive user experience.
Keywords: application; android; m-wash; mobile; vehiclewash.
Abstrak: Aplikasi cuci kendaraan menggunakan mobile merupakan aplikasi yang bertujuan untuk membantu pengguna dalam mempermudah pengguna dalam memesan jasa cuci kendaraan secara online. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan dan memungkinkan mereka mengirim notifikasi cuci kendaraan kapan pun dan di mana pun mereka mau menggunakan perangkat seluler. Fitur Pemesanan : Aplikasi ini memiliki beberapa fitur utama yaitu Fitur Pemesanan : Pengguna dapat memesan jasa cuci kendaraan dengan mudah melalui aplikasi ini. Mereka hanya perlu memilih jenis mobil yang diinginkan, layanan yang diinginkan, serta waktu dan tempat di mana mereka ingin bekerja. Pembayaran Integrasi: Aplikasi ini dilengkapi dengan sistem pembayaran online, yang memungkinkan pembayaran mudah dan aman melalui aplikasi. Fitur Order Tracking: Pengguna dapat memantau status pesanannya melalui aplikasi, yaitu kapan pesanan diambil, proses pencucian kendaraan, dan kapan pesanan selesai dan akan diselesaikan. Aplikasi ini dilengkapi dengan sistem pengelolaan data yang baik dan aman, sehingga data dan pesanan pengguna dapat diakses dengan mudah dan terlindungi dari tindakan yang tidak diinginkan. Pencucian kendaraan menggunakan aplikasi mobile dapat memberikan banyak manfaat bagi pengguna, seperti kenyamanan dan kepuasan pengguna, efisiensi waktu dan biaya, serta kemudahan dalam mencari informasi. Oleh karena itu, pengembangan aplikasi harus dimulai dengan fokus pada fitur paling penting yang dibutuhkan pengguna dan diakhiri dengan pengalaman pengguna yang positif.
Kata kunci: aplikasi; android; m-wash; mobile; cuci kendaraan.
Abstract:Abstract: The development of information technology has experienced a very rapid growth, especially the internet. The Internet makes a very helpful contribution in a business field. Fierce business competition and the rapid…
pid growth of information technology make it easy for customers to switch to other stores. Mitra Sejahtera has not implemented a service that makes it easier for customers to buy goods easily and still uses the service manually, sales report data is still used in the general ledger so it is not efficient to do neatly organized records, customers must come directly to the store to find out what products are sold then customers do not know the latest discounts and products sold in stores. Mitra Sejahtera is a beauty business venture that sells brand products such as, wardah, emina, implora, garnier, etc. One of the efforts in improving services is by applying the concept of Customer Relationship Management (CRM) and implementing Up-Selling and Cross-Selling strategies. The goal achieved in this stage is the operability of the results of the system design that has been made. With this CRM design and Up-Selling and Cross-Selling strategy, it can increase sales in meeting customer needs. This system was created to make it easier for Toko Mitra Sejahtera to sell products, process data in a computerized manner and can improve service to customers.
Keywords : cosmetics; electronic customer relationship management (E-CRM); up-selling and cross-selling strategies
Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat terutama internet. Internet memberikan kontribusi yang sangat membantu dalam bidang bisnis. Persaingan bisnis yang ketat dan pesatnya pertumbuhan teknologi informasi memudahkan pelanggan untuk beralih ke toko lain. Mitra Sejahtera belum menerapkan layanan yang memudahkan pelanggan untuk membeli barang dengan mudah dan masih menggunakan layanan secara manual, data laporan penjualan masih digunakan dalam buku besar sehingga tidak efisien untuk melakukan pencatatan yang tertata rapi, pelanggan harus datang langsung ke toko untuk mengetahui produk apa yang dijual maka pelanggan tidak mengetahui diskon terbaru dan produk yang dijual di toko. Mitra Sejahtera adalah usaha bisnis kecantikan yang menjual produk brand seperti, wardah, emina, implora, garnier, dll. Salah satu upaya dalam meningkatkan pelayanan adalah dengan menerapkan konsep Customer Relationship Management (CRM) dan menerapkan strategi Up-Selling dan Cross-Selling. Tujuan yang dicapai pada tahap ini adalah operabilitas hasil desain sistem yang telah dibuat. Dengan desain CRM ini dan strategi Up-Selling dan Cross-Selling, dapat meningkatkan penjualan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Sistem ini dibuat untuk memudahkan Toko Mitra Sejahtera dalam menjual produk, mengolah data secara komputerisasi dan dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
Kata Kunci : kosmetik; manajemen hubungan pelanggan elektronik (E-CRM); strategi up-selling dan cross-selling
Abstract:Abstract: The poor community is a condition in which the community does not have adequate facilities and infrastructure and an adequate environment, with the quality of housing and settlements far below the eligibility standard…
tandard and uncertain livelihoods covering all multidimensional dimensions. The Pasiran Village Office, Sei Dadap District, is one of the agencies located in the Pasiran area, Sei Kamah. Where the Pasiran Village Hall Office carries out activities to distribute assistance to village communities who are declared to be underprivileged or have low incomes below 3.5 million. With such a large number of village people, an in-depth analysis is needed to determine which poor people are entitled to receive Non-Cash Food Assistance from the government. The solution to this problem is to use data mining with the Naïve Bayes algorithm for data classification. Data mining is the science of extracting information by utilizing data sets to obtain valuable information with a large enough data size through the process of extracting data or filtering data. The classification application uses the naïve Bayes algorithm used at the Pasiran Village Office to produce a classification of beneficiaries, namely Worthy and Unworthy based on the attributes of Citizenship, Family Group, ASN Status, and Having a Healthy Family Card.
Keywords: data mining; naïve bayes; classification, beneficiary
Abstrak: Masyarakat miskin merupakan suatu kondisi dimana keadaan masyarakat yang tidak memiliki sarana dan prasarana serta lingkungan yang memadai, dengan kualitas perumahan dan pemukiman yang jauh dibawah standar kelayakan serta mata pencaharian yang tidak menentu yang mencakup seluruh multidimensi. Kantor Balai Desa Pasiran Kecamatan Sei Dadap merupakan salah satu instansi yang berada di daerah Pasiran, Sei Kamah. Dimana Kantor Balai Desa Pasiran melakukan kegiatan pembagian bantuan terhadap masyarakat desa yang dinyatakan kurang mampu atau memiliki penghasilan rendah dibawah 3,5 juta. Dengan jumlah masyarakat desa yang begitu banyak, diperlukan analisis yang mendalam untuk menentukan masyarakat tidak mampu yang berhak untuk mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai dari pemerintah. Solusi dari permasalahan tersebut adalah menggunakan data mining dengan algoritma naïve bayes untuk klasifikasi data. Data mining merupakan suatu ilmu untuk menggali informasi dengan memanfaatkan kumpulan data untuk mendapatkan berbagai informasi yang berharga dengan ukuran data yang cukup besar melalui proses penggalian data atau penyaringan data. Aplikasi klasifikasi menggunakan algoritma naïve bayes yang terapkan pada Kantor Balai Desa Pasiran menghasilkan klasifikasi warga penerima bantuan yaitu Layak dan Tidak Layak berdasarkan atribut Kewarganegaraan, Golongan Keluarga, Status ASN dan Memiliki Kartu Keluarga Sehat.
Kata kunci: data mining; naïve bayes; klasifikasi, penerima bantuan
Abstract:Abstract : In building community economic independence, each year DISKOPDAGIN provides micro business loans sourced from the Asahan Regency Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) funds which aim to help strengthen…
n capital for micro business actors. However, in providing micro business credit, certain conditions or criteria are required so that the DISKOPDAGIN can determine whether the customer receiving the micro business loan is eligible to receive credit or not. The problem that is often faced by the Department of Industry and Trade at this time is the difficulty in making decisions to determine recipients of micro business loans. The purpose of this research is to facilitate the Department of Industry and Trade in selecting micro business credit customers. The Simple Additive Weighting (SAW) method in this study aims to select the best alternative from a number of alternatives to be used based on specified criteria. The results of this study are micro business credit decision support systems, where the application of this system shows that the results of the ranking process with the SAW method are the same if calculated manually. The calculation uses 7 criteria where the highest alternative is the Asmah alternative (A7) with a preference value of 1.
Keywords: decision support system; micro business credit; simple additive weighting;
Abstrak: Dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat, tiap tahunnya DISKOPDAGIN mengadakan kredit usaha mikro yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Asahan yang bertujuan untuk membantu penguatan modal kepada pelaku usaha mikro. Namun dalam memberikan kredit usaha mikro juga mempunyai syarat-syarat atau kriteria tertentu agar pihak DISKOPDAGIN dapat menentukan apakah nasabah penerima kredit usaha mikro tersebut layak menerima kredit atau tidak. Permasalahan yang sering dihadapi oleh pihak DISPERINDAG saat ini ialah kesulitan dalam mengambil keputusan untuk menentukan penerima kredit usaha mikro. Tujuan dari penelitian ini untuk memudahkan pihak DISPERINDAG dalam menyeleksi nasabah kredit usaha mikro. Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yang akan digunakan berdasarkan kriteri yang ditentukan. Hasil penelitian ini sistem pendukung keputusan kredit usaha mikro, dimana penerapan sistem ini menunjukkan bahwa hasil dari proses perangkingan dengan metode SAW sama jika dihitung secara manual. Perhitungan menggunakan 7 kriteria dimana alternatif yang tertinggi adalah alternatif Asmah (A7) dengan nilai preferensi 1.
Kata Kunci: kredit usaha mikro; sistem pendukung keputusan; simple additive weighting;
Abstract:Abstract: One of the main aspects of education, such as elementary school education, the initial stage for children to continue to the next level of education. Elementary school for the first level of education plays an…
important role in developing students' attitudes, skills, and interests and talents. Every new academic year, students and parents will choose the best school according to their wishes. There are many choices of schools with a variety of different offerings provided. That way, many parents of students are confused by the many choices of types of schools for their children. This study aims to provide recommendations for the best elementary schools in the Sei Dadap sub-district based on the criteria desired by prospective students by applying the Simple Addictive Weighting (SAW) method to a system The SAW method helps in solving simple unstructured problems so that by applying the SAW method a more effective decision-making process can be carried out. The data used as alternative data are elementary schools in the Sei Dadap sub-district. The criteria used in decision making include accreditation, facilities, extracurricular activities, number of classrooms, number of students, and distance between schools.
Keywords: Decision Support System; Elementary school; Simple Addictive Weighting
Abstrak: Salah satu aspek pendidikan utama seperti pendidikan sekolah dasar yang tahap awal bagi anak untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Sekolah Dasar jenjang pendidikan pertama memegang peranan penting dalam mengembangkan sikap, keterampilan, serta minat dan bakat siswa. Setiap tahun ajaran baru, siswa dan orang tua akan memilih sekolah terbaik sesuai dengan keinginan mereka. Ada banyak pilihan sekolah dengan beragam penawaran berbeda yang disediakan. Dengan begitu, banyak orang tua siswa yang bingung dengan banyaknya pilihan jenis sekolah untuk anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi sekolah dasar terbaik di kecamatan Sei Dadap berdasarkan kriteria yang diinginkan oleh calon siswa dengan menerapkan metode Simple Addictive Weighting (SAW) pada suatu sistem. Metode SAW membantu dalam menyelesaikan masalah sederhana yang tidak terstruktur sehingga dengan menerapkan metode SAW dapat dilakukan proses pengambilan keputusan yang lebih efektif. Data yang digunakan sebagai data alternatif adalah sekolah dasar yang ada di kecamatan Sei Dadap. Kriteria yang digunakan dalam pengambilan keputusan meliputi akreditasi, fasilitas, kegiatan ekstrakurikuler, jumlah ruang kelas, jumlah siswa, dan jarak antar sekolah.
Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan; Simple Addictive Weighting; Sekolah Dasar
Abstract:Abstract : CV. MOL JAYA is one of the CVs engaged in providing car spare parts. In terms of spare parts inventory processing in CV. Mol Jaya is still experiencing difficulties, such as not being able to find out the amount…
nt of spare parts stock and sales reports that are not optimal, so the cause of work is delayed because they have to wait for parts orders from suppliers. This study aims to manage inventory and speed up the work of employees in overcoming spare parts supply problems in the Warehouse. The method in this study applies Supply Chain Management as for the stages, namely by managing raw materials, production, to distribution to end consumers in the most economical and effective way. The results of this research are in the form of a web-based goods inventory gateway sms application that has been successfully built and running well, as an information system that can assist in inventory management, quantity of spare parts stock and sales reports. The application of Supply Chain Management in a web-based application is very effective for coordinating the relationship between suppliers and CV. Mol Jaya.
Keywords : Inventory; Supply Chain Management; SMS gateway
Abstrak : CV. MOL JAYA merupakan salah satu CV yang bergerak dibidang menyediakan barang sperepart mobil . Dalam hal pengolahan persedian sparepart di CV. Mol Jaya masih mengalami kesulitan , seperti tidak dapat mengetahui jumlah stok onderdil dan laporan penjualan kurang maksimal , sehingga penyebab pekerjaan tertunda karena harus menunggu pemesanan onderdil dari pemasok. Penelitian ini bertujuan untuk mengelola persedian barang atau inventory dan mempercepat pekerjaan karyawan dalam mengatasi permasalahan persedian sparepart di Gudang. Metode dalam penelitian ini menerapan Supply Chain Management adapun tahapannya yaitu dengan melakukan manajemen terhadap bahan baku, produksi, sampai distribusi kepada konsumen akhir dengan cara yang paling hemat dan efektif. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi sms gateway inventory barang berbasis web yang berhasil dibangun dan berjalan dengan baik, sebagai sistem informasi yang dapat membantu dalam pengelolaan inventory , kuantitas stock suku cadang dan laporan penjualan. Penerapan Supply Chain Management pada aplikasi berbasis web sangat efektif untuk mengkoordinasikan hubungan antara pemasok dan CV. Mol Jaya.
Kata Kunci : Persediaan; Manajemen Rantai Pasokan; Gerbang SMS