Abstract:Hutan mangrove adalah tempat yang penting bagi ekosistem kelautan dan sebagai penjaga pantai dari abrasi. Salah satu daerah yang mempunyai hutan mangrove dan cukup rentan dengan terjadinya abrasi adalah Desa Kuala Merbau…
di Kecamatan Pulau Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang pentingnya mangrove dalam mencegah terjadi abrasi. Kegiatan ini melibatkan Siswa SMP Negeri 2 pulau merbau kelas VIII Secara umum, kegiatan ini berjalan dengan lancar diharapkan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Desa Kuala Merbau dapat memahami dan mengambil manfaat besar yang dimiliki oleh mangrove serta mencegah Desa dari abrasi.
Abstract:Nitzschia sp merupakan mikroaga bersel tunggal yang berperan penting dalam ekosistem perairan sebagai produsen primer alami bagi larva organisme laut. Dalam pemeliharaan larva diperlukan pakan awal yaitu Nitzschia sp. Untuk…
tuk memenuhi pakan tersebut perlu dilakukan upaya perbaikan kultur Nitzschia sp. skala Laboratorium dan semi massal. Tujuan dari kultur diatom ini untuk mengetahui pertumbuhan dan kepadatan yang dihasilkan dengan pemberian pupuk yang berbeda daam skala laboratorium, sehingga kebutuhan pakan alami untuk larva tercukupi. Kultur Nitzschia sp. pada skala laboratorium (2 L) menghasilkan kepadatan tertinggi pada hari keenam sebanyak 13.000.000 sel/mL. Sedangkan kultur Nizschia sp. semi massal (20 L) dapat memenuhi kebutuhan pakan alami untuk larva, dengan kepadatan tertinggi pada hari keenam sebesar 8.300.000 sel/mL.
Abstract:Fenomena permasalahan yang terjadi di lapangan dalam melaksanakan program KIA di Kabupaten Karimun sampai saat ini masih banyak anak yang belum memiliki Kartu Identitas Anak dikarenakan ada beberapa penyebab yaitu minimnya…
mnya antusias warga khususnya para orang tua di Kabupaten Karimun terhadap KIA dan masih minimnya informasi terkait tentang KIA bahkan setiap anak di wajibkan untuk memiliki kartu identitas dan masih banyak manfaat atau kegunaan KIA di Kabupaten Karimun karena sampai dengan hari ini masih sama belum menjadi prioritas syarat wajib di instansi pemerintah bahkan swasta serta tidak ada berlaku sanksi bagi orang tua atau anak yang belum memiliki KIA dan apa yang dirasakan bagi masyarakat, peneliti ingin mengkaji lebih lanjut mengenai “Implementasi Program Kartu Identitas Anak (KIA) Di Kabupaten Karimun. Objek penelitian ini adalah implementasi Kartu Identitas Anak (KIA) penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pedoman wawancara menggunakan teori David C Korten yang berindikator, Indikator Program yaitu Program adalah berkaitan dengan hal ini adalah tujuan yang ingin dicapai secara jelas yaitu implementasi Kartu Identitas Anak (KIA) adanya tujuan kebijakan dalam mencapai tujuan pengimplementasian Kartu Identitas Anak (KIA) adanya strategi dalam pelaksanaan pengimplementasian KIA. Indikator Pelaksana yaitu Kelompok sasaran harus ada kesesuaian antara kelompok sasaran dengan organisasi pelaksana untuk dapat memperoleh hasil program yang sesuai dengan kelompok sasaran program, dalam hal ini yang menjadi sasaran anak dibawah umur 17 tahun ke bawah. Indikator Sasaran Pelaksana yaitu pelaksanaan harus ada kesamaan antara program organisasi pelaksana yaitu kesamaan antara tugas yang di syaratkan oleh program dengan kemampuan organisasi dalam hal ini dinas kependudukan dan pencatatan sipil dalam pengimplementasian KIA oleh karena itu kemampuan implementator merupakan SDM yang memperngaruhi keberhasilan implementasi dalam hal ini pengimplementasian KIA.
Abstract:Keadaan Pendidikan yang ada di Desa Mapur bahwasanya pendidikan yang ada di Desa Mapur khususnya tingkat SD dan SMP di Mapur masih minim, belum memiliki fasilitas yang baik. Selain fasilitas yang menjadi alasan, kesadaran…
n orang tua dan juga anak-anaknya sangat minim terhadap pentingnya Pendidikan, maka diperlukan peran dari Dinas Pendidikan untuk lebih memperhatikan Pendidikan di desa tersebut. Secara esensi tujuan Pendidikan menjadi pembentukan manusia yang hanya bukan dapat menyesuaikam diri, hayati dalam masyarakat melainkan, lebih asal itu yang bagaimana mampu menyumbang perubahan bagi masyarakat serta memiliki sebagai orang penyeimbang masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori Biddle dan Thomas uang menggunakan empat indicator, yakni harapan, norma, wujud perilaku, evaluasi dan sanksi, jensi penelitian yangdigunakan adalah penelitian desktrifif kaulitatif. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dinas Pendidikan yang berperan dalam menangani kesenjangan Pendidikan di desa mapur, kecamatan bintan pesisir kabupaten bintan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa harapan dari para wali murid dan para tenaga pendidik yaitu adanya penambahan guru bahasa inggris dan alat transprotasi yang diharapkan bisa beroperasi jalan setiap hari. Dalam melaksanakan peran Dinas Pendidikan mengutamakan norma dan berpegang teguh kepada Undang-Undang 23 Tahun 2014. Wujud nyata yang terlihat jelas yaitu adanya pembagian baju seragam gratis, apembagian alat tulis gratis serta adanya kartu Indonesia pintar bagi siswa siwsi yang kurang mampu. Evaluasi dan sansksi para wali murid mengnaytakan bahwa dinas pantas mendapatkan penilain yang positif dan juga para tenaga Pendidikan berkata demikian bahwa dinas layak mendapatkan penilaian yang positif hanya saja ada beberapa hal yang harus di evaluasi.
Abstract:Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran seni musik bernyanyi lagu daerah secara unisono melalui penerapan model pembelajaran Problem…
Based Learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan mulai dari merencanakan pembelajaran, melaksanakan, observasi dan refleksi, yang dilakukan dari siklus I sampai siklus II dan seterusnya sampai diperoleh rekomendasi, hasil belajar peserta didik dan daya serap klasikal peserta didik pada siklus belajar terakhir tuntas. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 15 Kerinci. Jumlah peserta didik kelas VIII yang diteliti sebanyak 16 orang. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 07 Januari 2023 – 05 Februari 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni musik materi bernyanyi lagu daerah secara unisono mengalami peningkatan, mulai dari siklus I ke siklus II, Hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan selama menggunakan model pembelajaran problem based learning. Peningkatan hasil belajar tampak pada jumlah peserta yang mencapai KKM bertambah banyak dan meningkat sebesar 32,14%. Nilai rata-rata hasil belajar di siklus I sebesar 71,66 dan pada siklus II rata- rata hasil belajar meningkat menjadi 85,69. Kemudian tanggapan dan sikap peserta didik terhadap model problem based learning yang diterapkan sangat positif.
Abstract:Riba berasal dari Bahasa Arab ‘ar-riba artinya menetapkan bunga atau melebihkan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan presentase tertentu dari jumlah pinjaman pokok yang dibebankan kepada peminjam. Sedangkan menurut…
nurut Bahasa riba bermakna ziyadah yang berarti tambahan. Riba sangat di haramkan dalam islam, maksudnya adalah apabilah menolong atau membantu sesorang dengan niat untuk menambah atau melimpahkan kekayaan untuk keperluan diri pribadi tampa menolong atau membantu orang dengan jalan yang alah kehendaki maka aktivitas tersebut di larang dan sangat di haramkan dalam islam. Riba merupakan kata serapan dari Bahasa arab yang secara etimologi bermakna ziyadah atau tambah dan numuw atau tumbuh, sedangkan secara terminology riba merupakan segala macam tambahan dalam pertukaran sesame emas dan perak maupun uang dan seluruh bahan makanan pokok tampa adanya kompensasi atau penganti atau padana rill. Tujuanya untuk melihat nilai riba dalam sistem keuangan atau transasksi islam. Kesimpulan riba dalam system keuangan atau transaksi islam merupakan upaya islam dalam mempraktekan ajaran atau aturan-aturan dalam al-qur’an, di dalam kita suci umat islam terdapat hal-hal ikhwa yang mengatur hubungan manusia dengan tuhan, hubungan manusia dengan manusia lain dan tata cara berekonomianpun sempat di atur dalam islam lewat kitab sucinya.
Abstract:Pembelajaran berbasis karakter di sekolah merupakan suatu pendekatan yang memiliki tujuan membentuk siswa yang berkarakter melalui proses pembelajaran yang holistik. Salah satu pendekatan yang dapat diambil adalah pembelajaran…
ajaran berbasis budaya lokal. Abstrak ini akan membahas konsep dan implementasi pembelajaran berkarakter di sekolah yang didasarkan pada kearifan lokal dan budaya setempat.
Pembelajaran berbasis karakter di sekolah memandang karakter bukan hanya sebagai serangkaian nilai moral, tetapi juga sebagai aspek integral dari identitas dan nilai-nilai budaya setempat. Budaya lokal menjadi pondasi utama dalam pengembangan karakter siswa, dengan pendekatan ini bertujuan untuk membangun nilai-nilai seperti kejujuran, rasa tanggung jawab, kerjasama, dan rasa peduli terhadap lingkungan.
Implementasi pembelajaran berkarakter berbasis budaya lokal memerlukan kolaborasi erat antara sekolah, komunitas lokal, dan orang tua siswa. Kurikulum dirancang untuk mencerminkan nilai-nilai budaya setempat dan memasukkan tradisi serta kearifan lokal ke dalam proses pembelajaran. Materi pembelajaran dapat berupa cerita-cerita lokal, lagu-lagu tradisional, atau kegiatan yang menggali nilai-nilai lokal.
Pentingnya pengembangan karakter berbasis budaya lokal tidak hanya berfokus pada siswa sebagai individu, tetapi juga pada kontribusi siswa sebagai bagian dari sebuah komunitas yang lebih besar. Sekolah berperan sebagai agen pembentukan karakter dengan memfasilitasi pembelajaran yang memperkuat hubungan sosial siswa, mempromosikan keberagaman, dan mengapresiasi warisan budaya setempat.
Hasil dari pembelajaran berkarakter berbasis budaya lokal diharapkan tidak hanya mampu membentuk pribadi yang berkarakter kuat, tetapi juga siswa yang memiliki rasa bangga terhadap budaya dan identitas lokal mereka. Melalui pendekatan ini, sekolah menjadi wahana transformasi sosial yang memperkaya karakter siswa dengan nilai-nilai lokal, menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, dan menjembatani pemahaman antara tradisi budaya dan pembentukan karakter.
Abstract:Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Seni Budaya khususnya materi pokok memahami gerak tari tradisional dengan menggunakan penerapan metode demonstrasi.…
si. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran yang bersifat konvensional yakni lebih terpusat pada guru. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Seni Budaya tentang gerak tari tradisional di kelas VIII 3 SMP Negeri 1 Kualasimpang melalui penerapan metode demonstrasi. Manfaat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini yaitu memberikan sumbang pemikiran dalam merenovasi pembelajaran dari teacher center ke student center melalui penerapan metode demonstrasi. Dengan demikian, siswa akan terlibat secara langsung dalam mencari, menemukan, dan menggali pengetahuannya sendiri. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Data dalam penelitian ini diperoleh dari guru (observer) dan siswa melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan data hasil penelitian dari siklus I sampai siklus II, diperoleh data bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran melalui penerapan metode demonstrasi mengalami peningkatan secara signifikan dari pembelajaran sebelumnya yang menggunakan metode ceramah. Jadi, kesimpulannya adalah penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Seni Budaya tentang gerak tari tradisional berdasarkan unsur pendukung tari iringan di kelas VIII 3 SMP Negeri 1 Kualasimpang.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi (kompetensi intelektual dan fisik) baik secara parsial maupun simultan terhadap kinerja pegawai di Kantor Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten…
n Lampung Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang telah menerima pelayanan dari para pegawai kantor Kelurahan Karang Anyar yang berjumlah 105 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 83 orang. Alat analisis data yang digunakan untuk menguji kuesioner adalah uji validitas reliabilitas serta normalitas, sedangkan untuk menguji sampel menggunakan uji hipotesis dan koefisien determinasi. Hasil uji simultan menunjukkan nilai yang lebih besar dibandingkan nilai F tabel, yaitu 88,427 > 3,11 sehingga variabel kompetensi intelektual dan fisik secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Hasil uji parsial untuk variabel kompetensi intelektual adalah sebesar 5,127 dan variabel kompetensi fisik sebesar 3,656 keduanya lebih besar dibandingkan dengan t tabel yaitu 1,990. Hal ini berarti variabel kompetensi intelektual dan fisik memberikan pengaruh sebesar 51,2% dan 36,5% terhadap kinerja pegawai. Besar koefisien determinasi kedua variabel adalah 0,689, hal ini menunjukkan bahwa 68,9% kinerja pegawai dipengaruhi oleh kompetensi intelektual dan fisik sedangkan sisanya 31,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Abstract:Pengabdian ini dengan judul : Pendampingan Capaian Kinerja Kelompok Usaha Bersama Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman Melalui Monitoring Dan Evaluasi” pengabdian ini dengan tujuan Untuk mengidentifikasi capaian kinerja program…
rogram PKM melalui monitoring dan evaluasi di KUB Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman Kota Pekanbaru dan untuk memberikan solusi terhadap kendala yang ditemui dalam melaksanakan program PKM di KUB Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman Kota Pekanbaru. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh Tim PKM permasalahan yang ada di KUB Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman menjadi permasalahan prioritas yang harus dicarikan solusinya agar capaian kinerja dapat berjalan dengan baik, dan tentunya akan membawa perkembangan bagi usaha di KUB Ibu Kreatif Gerai Kembang Setaman Adapun permasalahan prioritasnya adalah: Pertama, Koperasi yang sudah terbentuk di KUB Gerai Kembang Setaman pada tahun 2021 belum berjalan baik karena masih minimnya pemahaman para pengurus dan anggota mengenai koperasi. Kedua Sistem data base persediaan barang yang telah diberikan pada tahun 2022 juga belum berjalan dengan baik karena terdapat kendala di SDM yang tidak begitu memahami penggunaan teknologi. Metode yang digunakan: observasi, diskusi, pendampingan dan dokumentasi kegiatan. Dengan adanya kegiatan Pengabdian ini Tim memberikan beberapa solusi dalam bentuk pendampingan, monitoring, evaluasi dan memberikan bantuan sistem data base,alat mesin kasir serta modal usaha.