Abstract:Abstract: Since the Covid-19 virus, there has been a decrease in the mobility of citizens in traditional markets, and many are affected by the termination of employment. In Batam, especially the Tiban area, most of the people…
eople are workers, with their busyness from morning to evening and often even late at night, giving people little time to shop for their daily needs in the market. E-groceries are starting to become more popular now, allowing people to shop online for their daily needs. E-grocery provides a variety of services, delivery services, and ease of use of applications to users. The design of the E-Grocery system significantly provides several operational advantages such as making data processing easier to trace and building personal relationships with customers and couriers so that they become closer. This is the company's competitiveness in selling their daily needs. This research aims to provide benefits to the community, sellers, and couriers to make it easier to shop for daily necessities such as fruits, vegetables, and other necessities, and also to help reduce the unemployment rate of the community by becoming a courier for delivery orders. The design of the E-Grocery system uses the agile method, with the software modeling language using UML. The result of this research is the E-grocery application, an android-based mobile application. With the e-grocery application, sales have been digitized to facilitate the distribution of daily goods to busy working people.
Keywords: delivery services; e-grocery; mobile application; system information; uml
Abstrak : Sejak Virus Covid-19 melanda telah terjadi penurunan mobilitas masyarakat di pasar tradisional Kota Batam, banyak yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (Phk). Kota Batam sendiri, khususnya daerah Tiban, mayoritas masyarakatnya adalah pekerja, dengan kesibukan dari pagi sampai sore bahkan tak jarang hingga malam hari, membuat masyarakat memiliki sedikit waktu untuk berbelanja kebutuhan sehari – hari ke pasar. Saat ini, E-grocery mulai banyak bermunculan memungkinkan orang-orang untuk berbelanja kebutuhan sehari-sehari secara online. E-grocery menyediakan berbagai macam pelayanan, layanan pesan antar, kemudahan penggunaan aplikasi kepada pengguna. Perancangan sistem E-Grocery secara signifikan memberikan sejumlah kelebihan operasional seperti pemrosesan data menjadi lebih mudah ditelusuri, dapat membangun hubungan personal dengan pelanggan dan kurir sehingga menjadi lebih dekat. Hal ini merupakan daya saing perusahaan dalam menjual kebutuhan sehari – hari mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah memberi kemanfaatan kepada masyarakat, penjual dan kurir untuk mempermudah dalam berbelanja kebutuhan sehari - hari seperti buah - buahan, sayur mayur, serta kebutuhan lainnya, juga membantu mengurangi tingkat pengangguran masyarakat dengan menjadi kurir pengantaran pesanan. Perancangan sistem E-Grocery menggunakan metode agile, dengan bahasa pemodelan perangkat lunak menggunakan UML. Hasil dari penelitian ini adalah Aplikasi E-grocery yang merupakan Aplikasi mobile berbasis android. Dengan adanya aplikasi E-grocery maka penjualan sudah digitalisasi sehingga memperlancar pendistribusian produk harian kepada masyarakat yang sibuk bekerja.
Kata kunci: aplikasi mobile; delivery services; e-grocery; sistem informasi; uml
Abstract:Abstract: An application can assist organizations in achieving the goals to be achieved by facilitating ongoing work processes. This happened in the Information Systems Study Program at one of the best private universities,…
es, namely Telkom University, where the SI Study Program has a website called PIPE and has one feature to be able to predict student graduation. However, this feature is currently being developed with an easy flow, so it requires development in the implementation of graduation achievements. Researchers solve these problems by building an assessment model based on academic data on the effect of choosing a specialization. Data mining is needed in this study to form predictive patterns, then one of the data mining groups is based on classification and using machine learning to perform automated assessments so that they can be sustainably performed. In determining the time and delay, using the decision tree method based on the C4.5 algorithm. The accuracy results obtained using the C4.5 algorithm are 94.11%, then the factor that becomes the root node is Jumlah SKS Lulus and the results have an influence on the selection of specialization. So that the results of this graduation model can be applied to the PIPE application.
Keyword: C4.5 algorithm; classification; decision tree; graduation prediction
Abstrak: Sebuah aplikasi dapat membantu organisasi dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai dengan memudahkan proses kerja yang sedang berlangsung. Seperti yang terjadi pada Prodi Sistem Informasi yang ada pada salah satu Perguruan Tinggi Swasta terbaik yaitu Universitas Telkom, dimana pada Prodi SI memiliki website bernama PIPE dan memiliki salah satu fitur untuk dapat melakukan prediksi kelulusan mahasiswa. Namun fitur tersebut saat ini dikembangkan dengan alur penentuan sederhana, sehingga memerlukan pengembangan dalam hal implementasi algoritma prediksi kelulusan. Peneliti melakukan penyelesaian masalah tersebut dengan membangun model prediksi kelulusan berdasarkan rekam data akademik terhadap pengaruh pemilihan peminatan. Data mining dibutuhkan dalam penelitian ini untuk membentuk pola penyelesaian prediksi, kemudian salah satu pengelompokan data mining berdasarkan tugasnya adalah klasifikasi dan menggunakan machine learning untuk melakukan prediksi kelulusan secara otomatis terhadap data baru agar dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dalam melakukan klasifikasi prediksi kelulusan tepat waktu dan terlambat, menggunakan metode decision tree berdasarkan algoritma C4.5. Hasil akurasi yang didapat dengan menggunakan algoritma C4.5 adalah sebesar 94,11%, kemudian faktor yang menjadi root node adalah Jumlah SKS Lulus dan hasil memiliki pengaruh terhadap pemilihan peminatan. Sehingga hasil model prediksi kelulusan ini dapat diterapkan pada aplikasi PIPE.
Kata kunci: algoritma C4.5; decision tree; klasifikasi; prediksi kelulusan.
Abstract:Abstract: Dodol is a type of sweet food made from palm sugar that is processed with various flavors and takes a long time to complete. Dodol is also a type of food in great demand by the public due to its elasticity and…
characteristic taste. The manufacture and sale of this lunkhead are produced by UD. Maya Sari is located in the Kisaran area, especially in the Tanjung Alam Village, Dusun 3, Asahan Regency. Forecasting (forecasting) is thinking about a quantity, for example. The number of product requests for the future. Difficulties in forecasting inventory are often experienced by businesses, including UD. Maya Sari is difficult to predict the supply of lunkhead for the future. The research conducted by this author aims to build a system that can predict sales for the future in increasing a business's income. The system is well designed with PHP and UML for system workflow.
Keywords: Dodol sales; Forecasting System; Weighted Moving Average Method
Abstrak: Dodol merupakan salah satu jenis makanan manis berbahan dasar gula aren yang diolah dengan berbagai rasa dan membutuhkan waktu yang lama dalam pembuatannya. Dodol juga merupakan jenis makanan yang banyak diminati oleh masyarakat karena kekenyalan dan rasa yang khas. Pembuatan dan penjualan dodol ini diproduksi oleh UD. Maya Sari yang berada di kawasan Kisaran khususnya di Desa Tanjung Alam Dusun 3 Kabupaten Asahan. Peramalan (forecasting) adalah memikirkan kuantitas. Misalnya Jumlah permintaan produk untuk masa yang akan datang. Kesulitan dalam peramalan persediaan seringkali dialami oleh para pelaku usaha, termasuk UD. Maya Sari sulit memprediksi pasokan dodol untuk masa depan. Penelitian dilakukan. Hal ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem yang dapat memprediksi penjualan dimasa yang akan datang guna meningkatkan pendapatan usaha. Sistem ini dirancang dengan baik dengan PHP dan UML untuk alur kerja sistem.
Kata Kunci : Metode Weighted Moving Average; Penjualan dodol; Sistem Peramalan
Abstract:Abstract: English course institutions are one of the most sought after non-formal education places to learn and improve English language skills, especially to be able to master the TOEFL well. To choose a suitable course…
institution, that is by visiting the respective course places. Of course, things like this take a lot of time, effort, and money. For this reason, a decision support system is needed that can provide recommendations for the best course institutions using the TOPSIS method. The data used are 18 alternatives with criteria including course fees, number of facilities, length of study hours, instructor's TOEFL, and distance from the course. The calculation results provide a recommendation that the alternative A Class IBT is the best English course institution.
Keywords: English Course; Decision Support System; TOPSIS
Abstrak:. Lembaga kursus bahasa inggris merupakan salah satu tempat pendidikan nonformal yang saat ini banyak dicari untuk mempelajari dan meningkatkan kemampuan bahasa inggris khususnya untuk dapat menguasai TOEFL dengan baik. Untuk memilih lembaga kursus yang cocok yaitu dengan mendatangi ke tempat kursus masing-masing. Tentunya hal seperti ini banyak waktu, tenaga, dan biaya yang diperlukan. Untuk itu diperlukan suatu sistem pendukung keputusan yang dapat memberikan rekomendasi lembaga kursus yang terbaik menggunakan metode TOPSIS. Data yang digunakan adalah 18 alternatif dengan kriteria antara lain uang kursus, jumlah fasilitas, lama jam belajar, TOEFL instruktur, dan jarak tempat kursus. Hasil perhitungan memberikan rekomendasi bahwa alternatif A Class IBT merupakan lembaga kursus bahasa Inggris yang terbaik.
Kata kunci: Kursus Bahasa Inggris; Sistem Pendukung Keputusan; TOPSIS
Abstract:Abstract: one component important in the learning process is the medium. The position of learning media right now is not only just a tool to help to teach but also is a method for motivating and communicating with students…
ts more effective. The science of recitation is one part of the branch of Qur’an science that is very important for every Muslim to learn. A teacher tries to develop and advance education, especially at MIS Al-Mahdy. Efficient and students are less active due to the provision of material that is still watching causes students be passive; therefore, to avoid this, the teaching and learning process applies the CAI method. CAI ( Computer Assisted Instruction ) is a learning media through a computer system built as a complement and support learning techniques that can be packaged in an attractive and interactive multimedia form to increase student interest in learning. Therefore, the learning media with the CAI method can be a learning resource that can help achieve the goals of learning Islamic religious education and can also increase students' learning motivation in the teaching and learning process of Islamic religious education, especially the science of recitation.
Keywords: Application; Computer Assisted Instruction; Instructional Media; Tajwid
Abstrak :Salah satu komponen penting dalam proses belajar adalah media. Kedudukan media pembelajaran saat ini tidak hanya sekedar alat bantu untuk mengajar, tetapi juga merupakan cara untuk memotivasi dan berkomunikasi dengan pelajar agar lebih efektif. Ilmu tajwid merupakan salah satu bagian dari cabang ilmu alquran yang amat penting untuk dipelajari setiap muslim, untuk itu seorang guru berusaha mengembangkan dan memaj ukan pendidikan khususnya di MIS Al-mahdy permasalahan yang dihadapi khususnya dalam pengajaran quran hadist menganai ilmu tajwid seorang guru tersebut dalam melaksanakan pengajaran kurang efisien dan siswa kurang aktif disebabkan pemberian materi yang masih menonton menyebabkan siswa/i pasif maka dari itu untuk menghindari hal tersebut proses belajar mengajar menerapkan metode CAI. CAI (Computer Assisted Instruction) merupakan media pembelajaran melalui sistem komputer yang dibangun sebagai pelengkap dan pendukung dalam metode pembelajaran yang dapat dikemas dalam bentuk multimedia yang menarik dan interaktif sehingga dapat meningkatkan minat siswa untuk belajar. Oleh karena itu media pembelajaran dengan metode CAI dapat dikatakan sebagai sumber belajar yang dapat membantu mencapai tujuan dari pembelajaran pendidikan agama islam dan juga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam proses belajar mengajar pendidikan agama islam khususnya ilmu tajwid.
Keywords: Aplikasi; Computer Assisted Instruction; Ilmu Tajwid; Media Pembelajaran;
Abstract:Abstract: Glaucoma is the second leading eye disease of blindness after cataracts. An ophthalmologist does a glaucoma examination with an eye screening that will produce a retinal image. The diagnosis's result of the retinal…
inal image is subjective because each doctor has dissent and a condition experienced. This research builds a system to identify retinal images in the category of glaucoma or normal patients. The purpose of this system as a tool is to help ophthalmologists diagnose glaucoma. This process begins by changing the colour of an image to validity. The image is extracted using the Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) and produces five features than the result of the five features used as input to neural network Learning Vector Quantization (LVQ). The amount of retinal image data used 60 data for learning and 20 for testing. And the number of neurons used is 12, and the epoch of as many as 1000 was obtained based on the results comparison of variations against 8, 10, 12, 18, and 20 neurons with 500, 900, 1000, and 1100 epochs. The learning process results from the value of weights that will be used in the testing process. The results of this study obtained an accuracy rate of 85%, a precision of 89%, and a recall of 80%.
Keywords: glaucoma; LVQ; GLCM
Abstrak: Glaukoma merupakan penyakit mata penyebab kebutaan nomor dua setelah katarak. Pemeriksaan penyakit glaukoma dilakukan oleh dokter spesialis mata dengan cara skrining mata yang akan menghasilkan citra retina. Hasil diagnosa citra retina oleh dokter bersifat subjektif karena setiap dokter memiliki pendapat yang berbeda serta kondisi yang dialami. Penelitian ini membangun sistem untuk mengidentifikasi citra retina mata kedalam kategori penderita glaukoma atau normal. Tujuan pembuatan sistem ini sebagai alat bantu bagi dokter mata dalam mendiagnosa glukoma. Proses ini diawali dengan mengubah warna citra menjadi keabuan, kemudian citra tersebut diekstraksi menggunakan Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dan menghasilkan lima nilai fitur yang kemudian hasil dari kelima fitur tersebut digunakan sebagai masukan jaringan syaraf tiruan Learning Vector Quantization (LVQ). Jumlah data citra retina yang digunakan sebanyak 60 data untuk learning dan 20 data untuk testing. Dan untuk jumlah neuron yang digunakan yaitu 12 dan epoch sebanyak 1000 yang didapat berdasarkan hasil perbandingan variasi terhadap neuron sejumlah 8, 10, 12, 18, 20 dengan jumlah epoch sejumlah 500, 900, 1000 dan 1100. Hasil dari proses learning yaitu nilai bobot yang akan digunakan sebagai bobot di proses testing. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat akurasi sebesar 85%, presisi sebesar 89% dan recall sebesar 80%.
Kata kunci: glaukoma; LVQ; GLCM
Abstract:Abstract: Student graduation is one thing that needs to be considered because it is included in the College's Internal Quality Assurance Standards (SPMI). STMIK Royal is one of the universities experiencing problems with…
student graduation. To achieve the quality of these graduates, a graduation diagnosis with the standards that have been set for students who are still carrying out studies is very necessary so that anticipatory steps can be taken from the beginning to overcome the occurrence of graduation problems in the academic field. This research aims to diagnose fast-track student graduation by using a data mining model with a classification function. The technique used for the classification data mining model is the Naïve Bayes Algorithm. The dataset used as training and testing data is data from the 2021 STMIK Royal fast track students. The criteria used to determine student graduation are Gender, class, credits, GPA, Tuition Fee, Guidance Process, and the KKL Report. The results of the classification modeling with the Naïve Bayes Algorithm produce an accuracy value of 83%.
Keywords: data mining; graduation; naïve Bayes
Abstrak: Kelulusan mahasiswa adalah salah satu hal yang harus diperhatikan karena termasuk ke dalam Standar Penjaminan Mutu Internal (SPMI) perguruan tinggi. STMIK Royal adalah salah satu perguruan tinggi yang mengalami masalah kelulusan mahasiswa. Untuk mencapai kualitas lulusan tersebut, diagnosis kelulusan dengan standar yang telah ditetapkan untuk mahasiswa yang masih menjalankan studi sangat diperlukan sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi dari awal untuk menanggulangi terjadinya permasalahan kelulusan dalam bidang akademik. Tujuan diadakannya penelitian ini untuk untuk mendiagnosis kelulusan mahasiswa fast track dengan menggunakan model data mining dengan fungsi klasifikasi. Teknik yang digunakan untuk model data mining klasifikasi adalah Algoritma Naïve Bayes. Dataset yang akan digunakan untuk menjadi data latih dan data uji adalah data mahasiswa fast track STMIK Royal tahun 2021. Kriteria yang digunakan untuk diganosis kelulusan mahasiswa, diantaranya Jenis Kelamin, Kelas, SKS, IPK, Uang Kuliah, Proses Bimbingan, dan Pengumpulan Laporan KKL. Hasil pemodelan klasifikasi dengan Algoritma Naïve Bayes menghasilkan nilai akurasi sebesar 83%.
Kata kunci: data mining; kelulusan; naïve bayes
Abstract:Abstract: The technique of multiclass classification based on SVMs has been widely used. SVM optimization will be accomplished by examining the extraction features of Principal Component Analysis (PCA), Box-Cox Transformation,…
ation, and Recursive Feature Elimination (RFE). The dataset contains 13,611 rows and 17 variables, generated from the UCI repository's multiclass dry bean data. Barbunya, Bombay, Cal, Dermas, Horoz, Seker, and Sira are just a few of the dry bean kinds available. The dataset was tested using SVM Linear kernel and SVM Radial Basis.According to the results, the combination of scale-center-BoxCox-SVM Radial extraction achieves the maximum accuracy of 93.16 percent and the shortest processing time of 6.10 minutes. 96.00 percent, 100 percent, 96.71 percent, 95.16 percent, 97.60 percent, 97.74 percent, and 91.95 percent, according to bean class.RFE-SVM Radial has a 91.18 percent accuracy and a processing time of 6.55 minutes. BoxCox outperforms conventional techniques in terms of prediction accuracy while requiring less training time.
Keywords: Bean, PCA, BoxCox, SVM, RFE
Abstrak: Klasifikasi Multikelas menggunakan SVM telah banyak digunakan. Pada penelitian ini akan diuji fitur ekstraksi Principal Component Analysis, Box Cox Transformation dan fitur eliminisi Recursive Feature Elimination untuk mendapatkan optimasi SVM. Dataset berasal dari data multikelas kacang kering UCI repository dengan jumlah 13.611 baris dan 17 variabel. Kelas kacang kering yakni : Barbunya, Bombay, Cal, Dermas, Horoz, Seker dan Sira. Dataset diuji menggunakan kernel SVM Linier dan SVM Radial Basis. Didapatkan hasil, bahwa kombinasi fitur ekstraksi : scale-center-BoxCox-SVM Radial memiliki akurasi terbaik yakni 93,16% dan waktu proses 6,10 menit. Klasifikasi berdasarkan kelas kacang berturut-turut 96,00%,100%, 96,71%, 95,16%, 97,60%, 97,74% dan 91,95%. RFE- SVM Radial hanya memberikan akurasi sebesar 91,18 % dengan waktu proses sebesar 6.55 menit. Penggunaan BoxCox dibandingkan dengan lainnya, memberikan hasil prediksi lebih baik dan namun tidak mempercepat waktu pelatihan.
Kata kunci: BoxCox; Kacang; PCA; RFE; SVM
Abstract:Abstract: This study uses the C4.5 classification algorithm to determine creditworthness, clasification aims to divide the assigned object intoin a number of categories called classes. In this study, the authorusing data…
mining and C4.5 algorithm as the selection method. The criteria used are loan installments, prospective customer income, termloan time, status of prospective customers. This study resulted in a classification modeldecision tree using the C4.5 algorithm is included in the Excellent category Classification with an accuracy value of 98.33% and a classification error of 1.67%,so that this study uses 70% training data and 30% test data. From resultthe calculation obtained shows that the C4.5 algorithm can be usedto determine the feasibility of granting credit to Koperasi Jaya customers Together (KORJABE).
Keywords: Analysis, Credit Eligibility, C4 Algorithm, Data Mining, Method
Abstrak: Penelitian ini menggunakan metode Algoritma C4.5 klasifikasi untuk menentukan kelayakan kredit, klasifikasi bertujuan untuk membagi objek yang ditetapkan ke dalam satu nomor kategori yang disebut kelas. Dalam penelitian ini, penulis menggunankan data mining dan algoritma C4.5 sebagai metode pemilihannya. Kriteria yang digunakan yaitu , angsuran pinjaman,penghasilan calon nasabah,jangka waktu pinjaman ,status calon nasabah. Penelitian ini menghasillkan model klasifikasi pohon keputusan menggunakan algoritma C4.5 termasuk dalam kategori Excellent Classification dengan nilai akurasi sebesar 98,33% dan klasifikasi eror 1,67%, sehingga penelitian ini kan menggunakan data latih 70% dan data uji 30%. Dari hasil perhitungan yang diperoleh menunjukan bahwa algoritma C4.5 dapat digunakan untuk menen tukan kelayakan pemberian kredit kepada nasabah Koperasi Jaya Bersama (KORJABE).
Kata kunci: Algoritma C4.5, Analisis, Data Mining, Kelayakan Kredit, Metode
Abstract:Abstract: lThis study describes the INLA Goes to School Gymnastics activities which have temporarily not been running for a year due to the pandemic. Therefore, this study makes analysis and design which will later be made…
de into applications for further research so that INLA goes to school Gymnastics activities can be carried out again during a pandemic and after a pandemic. lAugmented Reality is a technology that allows users to see a combination of real and virtual objects in a real environment and run in real time or realtime. lIn this study, the author makes a 3-dimensional animation design to make it look more attractive and increase interest in using the INLA Goes to School Augmented Reality Gymnastics application. The INLA Goes to School Gymnastics Application Based on Augmented Reality was created using the Unity application and in the animation stage using the Blender application.
Keywords: analysis; Android; application; augmented reality; INLA
Abstrak: 1Penelitian ini mendeskripsikan tentang kegiatan Senam INLA Goes to School yang sementara belum berjalan selama setahun dikarenakan oleh pandemi. Maka dari itu penelitian ini membuat Analisa dan desain yang nantinya akan dibuatkan aplikasi dipenelitian selanjutnya agar kegiatan Senam INLA goes to school dapat dilakukan kembali disaat pandemic dan sesudah pandemi. Augmented Reality merupakan teknologi yang memungkinkan pengguna melihat gabungan benda nyata dan maya di lingkungan yang nyata dan berjalan pada waktu yang nyata atau realtime. 1lDalam penelitian ini, dapat membuat desain animasi 3 dimensi agar tampilan lebih menarik dan menambah minat dalam penggunaan aplikasi Augmented Reality Senam INLA Goes to School. 1Aplikasi Senam INLA Goes to School Berbasis Augmented Reality ini dibuat dengan menggunakan aplikasi Unity dan dalam tahap animasi menggunakan aplikasi Blender.
Kata kunci: analisis; android; aplikasi; augmented reality; INLA