Abstract:Abstract: Gambir Baru Kisaran Community Health Center is the only one in the Gambir Baru range. Data on visits by BPJS Health participants to the Gambir Baru Kisaran Community Health Center in 2023 from January – December…
December there are 3,048 BPJS participants. If the puskesmas services provided to the community are very good for BPJS patients, more and more BPJS participants will utilize health services and share information with the community about the benefits of BPJS Health serving General Polyclinics, Dental Polyclinics, Pharmacy Installations, Nutritionists, Outpatient and Maternity Care. Based on future problems such as the length of service time at the patient reception counter that patients receive is longer than the estimated time in the clinic SOP, namely 10 minutes, clinic staff must behave 5S (Smile, Greet, Regards, Polite and Polite) when serving patients, the process of taking medicines takes a long time after the patient has completed a health examination, the health center must provide services according to the wishes and understand the needs of patients, medical personnel and other staff, and can help if there are problems with patients, medical personnel take appropriate action and quickly, so it is necessary to carry out an evaluation as an effort to improve the quality of clinical services. he results of calculating the reality answers and expectations of patients/respondents at the Gambir Baru Health Center to 16 questions, the results of the decision recommendations are that 4 attributes must be improved and 12 more attributes must be maintained from 201 respondents-patients/patients at the Gambir Health Center.
Keywords: bpjs patient satisfaction; servqual method; web-based.
Abstrak:. Puskesmas Gambir Baru Kisaran adalah satu satunya yang berada di gambir baru kisaran. Data kunjungan peserta BPJS Kesehatan di Puskesmas Gambir Baru Kisaran Tahun 2023 dari bulan Januari – Desember ada 3.048 peserta BPJS. Jika pelayanan puskesmas yang diberikan pada masyarakat sangat baik tehadap pasien BPJS, maka akan semakin banyak peserta BPJS yang memanfaatkan pelayanan kesehatan dan berbagi informasi kepada masyarakat tentang manfaat dari BPJS Kesehatan melayani Poli Umum, Poli Gigi, Instalasi Farmasi, Ahli Gizi, Rawat Jalan dan Bersalin. Berdasarkan permasalahan di masa yang akan datang seperti lama waktu layanan di loket penerimaan pasien yang diterima pasien lebih lama dari waktu estimasi yang ada pada SOP klinik yaitu 10 menit, petugas klinik harus berprilaku 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun) pada saat melayani pasien, proses pengambilan obat yang memakan waktu lama setelah pasien selesai melakukan pemeriksaan kesehatan, pihak puskesmas harus memberikan pelayanan sesuai dengan keinginan dan memahami kebutuhan pasien, tenaga medis dan petugas lainnya, serta dapat membantu jika ada permasalahan pasien, tenaga medis melakukan tindakan secara tepat dan cepat, sehingga perlu dilakukan evaluasi sebagai upaya peningkatan kualitas layanan klinik. Hasil dari perhitungan jawaban realita dan harapan pasien/responden Puskesmas Gambir Baru terhadap 16 pertanyaan, hasil rekomendasi keputusan adalah 4 atribut harus ditingkatkan dan 12 atribut lagi harus dipertahankan dari 201 responden- pasien/pasien di Puskesmas Gambir.
Kata kunci: berbasis web; kepuasan pasien bpjs; metode servqual.
Abstract:Abstract: The service dramatically affects the number of guests staying at the hotel. Bali is the most visited tourist area by foreign tourists. Therefore, improved service is crucial for determining the rating level of…
a hotel. This research aims to combine two data mining algorithms: clustering and classification. This research is expected to contribute to hospitality in improving the best services for tourists, especially in the City of Bali. Clustering algorithms are used to group the best number of hotels based on the four clusters selected from the k-means clustering algorithm. The classification algorithm using C4.5 determines the factors most dominant in determining the hotel rating level based on the gain ratio. The data used in this study results from observations on the website agoda.com in Bali of 51 data. The results of this study explained that cluster_0 is the highest-rated cluster, with a total number of 19 hotels found in claster_0. Data cluster0 is used for classification analysis using a decision tree, and the most dominant factor is the service factor, with an accuracy of 80%.
Keywords: data mining; kmeans; decision tree; hotel; bali;
Abstrak: Pelayanan sangat mempengaruhi jumlah pengunjung yang menginap dihotel. Bali merupakan daerah wisata paling banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Oleh karena itu, peningkatan pelayanan sangat penting untuk penentuan level rating dari hotel. Tujuan dari penelitian ini untuk menggabungkan dua algoritma data mining yaitu clustering dan klasifikasi. Dengan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perhotelan dalam meningkatkan pelayanan yang terbaik bagi wisatawan khususnya di Kota Bali. Algoritma Clustering digunakan untuk mengelompokkan dari jumlah hotel yang terbaik berdasarkan empat cluster yang dipilih dari algoritma clustering berupa k-means. Algoritma klasifikasi menggunakan C4.5 digunakan untuk mengetahui faktor apa yang paling dominan dalam menentukan level rating hotel berdasarkan gain ratio. Data yang digunakan dalam penelitian ini hasil observasi di website agoda.com di bali sebanyak 51 data. Hasil dari penelitian ini menjelaskan dataset cluster_0 merupakan cluster rating tertinggi dengan jumlah 19 hotel yang terdapat di cluster_0. Data cluster_0 digunakan untuk analisis klasifikasi menggunakan decesion tree, didapat faktor yang paling dominan adalah faktor layanan dengan nilai akurasi sebesar 80%.
Kata kunci: data mining; kmeans; decision tree; hotel; bali;
Abstract:Abstract: The implementation of Enterprise Architecture (EA) in Banjarmasin city's tourism sector is essential to improve the effectiveness of information provided to tourists accessing electronic-based services. Unfortunately,…
nately, there are some crucial challenges to the fundamental requirements of EA in the tourism sector. There is still partial implementation, a lack of understanding of the technological advances used in Banjarmasin city tourism promotion, a lack of understanding of the implementation in an application architecture framework design and the technology to be used, not having good documentation in the design of application systems and slow services in tourism promotion. There is no certainty of normative standardization for system development operating procedures. This research aims to design the Zachman Framework (ZF) Application architecture as an Enterprise Architecture Planning (EAP) methodology, to visualize spatial data. This application is designed to assist users in displaying spatial data in the form of interactive maps that can be accessed via the internet. The software development method used is the iterative and incremental method with the Zachman Framework approach to application design. Data was collected through surveys and interviews at the Department of Culture, Youth, Sports and Tourism (DISBUDPORAPAR) of Banjarmasin City, with the current number of tourism data being 55 tourist attractions. This application can later be used to introduce tourist attractions in Banjarmasin City to the wider community, including tourists visiting this city.
Keywords: enterprise architecture (ea), tourism, zachman framework (zf)
Abstrak: Penerapan Enterprise Architecture (EA) disektor pariwisata kota Banjarmasin amatlah penting untuk meningkatkan efektivitas informasi yang diberikan kepada wisatawan yang mengakses layanan berbasis elektronik. Sayangnya, ada beberapa tantangan krusial terhadap persyaratan mendasar EA di sektor pariwisata. Masih ada yang diimplitasikan seara parsial, kurangnya pemahaman dalam kemajuan teknologi yang digunakan pada promosi pariwisata kota Banjarmasin, kurangnya pemahaman akan implimentasi dalam sebuat perancangan kerangka kerja arsitektur aplikasi dan teknologi yang akan digunakan, tidak memiliki dokumentsai yang baik dalam perancangan sistem aplikasi serta pelayanan yang lambat dalam promosi pariwisata. Belum adanya kepastian standarisasi normatif untuk prosedur operasi pengembangan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk merancang arsitektur Aplikasi Bakunjangan Zachman Framework (ZF) sebagai metodologi Enterprise Architecture Planning (EAP), untuk memvisualisasikan data spasial. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pengguna dalam menampilkan data spasial dalam bentuk peta interaktif yang dapat diakses melalui internet. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah metode iteratif dan inkremental dengan pendekatan Zachman Framework untuk perancangan aplikasi. Data dikumpulkan melalui survey dan wawancara pada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DISBUDPORAPAR) Kota Banjarmasin, dengan jumlah data pariwisata saat ini yakni 55 tempat wisata. Aplikasi ini nanti dapat digunakan untuk memperkenalkan objek wisata di Kota Banjarmasin kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan yang berkunjung ke kota ini.
Kata kunci: enterprise architecture (ea), pariwisata, zachman framework (zf)
Abstract:Coffee businesses in Medan are becoming increasingly competitive. Due to the invention of coffee menus and coffee serving packaging to remain competitive, every coffee shop has a distinct quality. However, choosing the finest…
inest coffee shop remains a challenge for the decision-maker in this scenario, the consumer. Therefore, we need a mechanism to pick which clients or visits to a coffee shop. Clear, simple-to-understand idea-winning tactics make it simple to make decisions that are effective. The efficacy of various choices may be assessed by an efficient computer procedure. The purpose of this study is to use the Visekriterijumsko Kompromisno Rangiranje (Vikor) technique to choose the best coffee shop based on the following criteria: ambience, taste, pricing, diversity of the menu, service, and facilities. The responses of the questionnaire are used to determine the weight gain based on weighing. The option with the lowest value is chosen as the best option when A5 = 0. In other words, alternative A5 was chosen as the spot where coffee is most strongly recommended
Abstract:Abstract: English course institutions are one of the most sought after non-formal education places to learn and improve English language skills, especially to be able to master the TOEFL well. To choose a suitable course…
institution, that is by visiting the respective course places. Of course, things like this take a lot of time, effort, and money. For this reason, a decision support system is needed that can provide recommendations for the best course institutions using the TOPSIS method. The data used are 18 alternatives with criteria including course fees, number of facilities, length of study hours, instructor's TOEFL, and distance from the course. The calculation results provide a recommendation that the alternative A Class IBT is the best English course institution.
Keywords: English Course; Decision Support System; TOPSIS
Abstrak:. Lembaga kursus bahasa inggris merupakan salah satu tempat pendidikan nonformal yang saat ini banyak dicari untuk mempelajari dan meningkatkan kemampuan bahasa inggris khususnya untuk dapat menguasai TOEFL dengan baik. Untuk memilih lembaga kursus yang cocok yaitu dengan mendatangi ke tempat kursus masing-masing. Tentunya hal seperti ini banyak waktu, tenaga, dan biaya yang diperlukan. Untuk itu diperlukan suatu sistem pendukung keputusan yang dapat memberikan rekomendasi lembaga kursus yang terbaik menggunakan metode TOPSIS. Data yang digunakan adalah 18 alternatif dengan kriteria antara lain uang kursus, jumlah fasilitas, lama jam belajar, TOEFL instruktur, dan jarak tempat kursus. Hasil perhitungan memberikan rekomendasi bahwa alternatif A Class IBT merupakan lembaga kursus bahasa Inggris yang terbaik.
Kata kunci: Kursus Bahasa Inggris; Sistem Pendukung Keputusan; TOPSIS
Abstract:Abstract: The library is one of the most important means to add insight and knowledge to everyone. In general, borrowing transaction data books that exist in a library are only left to accumulate by the library in the database…
tabase without any utilization or further processing of the data that has long been stored. By utilizing the Data Mining technique using association rules with FP-Growth, these data will be very useful. Because from the data lending books to the library, new information can be gleaned about what books are often borrowed and know the pattern of relationships between books that have been borrowed together so that later it can be used to compile books in accordance with the existing borrowing patterns so that they can facilitate library visitors in the process of finding books.
Keywords: Data Mining, Association Rule, FP-Growth, Library
Abstrak: Perpustakaan merupakan salah satu sarana yang sangat penting untuk menambah wawasan dan keilmuan setiap orang. Pada umumnya data transaksi peminjaman buku yang ada pada sebuah perpustakaan hanya dibiarkan saja menumpuk oleh pihak perpustakaan di dalam database tanpa ada pemanfaatan atau pengolahan lebih lanjut dari data-data yang telah lama tersimpan tersebut. Dengan melakukan pemanfaatan menggunakan Teknik Data Mining metode association rules dengan FP-Growth, data-data tersebut akan jadi sangat bermanfaat. Karena dari data peminjaman buku pada perpustakaan tersebut dapat diggali informasi baru tentang buku-buku apa yang sering dipinjam dan mengetahui pola hubungan antara buku yang telah dipinjam secara bersama-sama sehingga nantinya dapat dimanfaatkan untuk melakukan penyusunan buku sesuai dengan pola peminjaman buku yang ada sehingga dapat mempermudah para pengunjung perpustakaan dalam proses pencarian buku.
Kata Kunci : Data Mining, Asociation Rule, FP-Growth, Perpustakaan
Abstract:Abstract: In this growing era of globalization, information systems are very important and important in helping business processes, in the near future that will make the competition in the business process will be more violent…
iolent and strict. Therefore, the use of information technology and the design of application programming using PHP as server side programing and MySQl as its database especially regarding bus departure and bus ticket reservation at PO.NPM company of bukittinggi city. Problems faced by this company is the problem of data redundancy ticket booking is a lot of data booking tickets are not available, and not presented in sequence and repeatedly resulting in difficulties when manipulating, altering, and delete data. In the end the authors hope with the creation of a new information system, can help the process of booking tickets and done more easily, without the passengers concerned must come directly to P0.NPM with the new system design will facilitate the company and bus visitors.
Keywords: Technology, Information, PHP Programming Language And MySQL.
Abstrak : Di era globalisasi yang semakin berkembang ini sistem informasi merupakan hal yang sangat penting dan utama dalam membantu proses bisnis, dalam waktu dekat yang akan membuat persaingan dalam proses bisnis akan semakin keras dan ketat. Karena itu pemakaian teknologi informasi dan rancangan pembuatan program aplikasi dengan menggunakan PHP sebagai server side programing dan MySQl sebagai Databasenya khususnya mengenai jadwal keberangkatan bus dan pemesanan tiket bus pada perusahaan PO.NPM kota bukittinggi. Masalah – masalah yang dihadapi perusahaan ini yaitu masalah redundansi data pemesanan tiket yaitu banyak data pemesanan tiket yang tidak tersedia,dan tidak tersaji secara berurutan dan berulang-ulang sehingga mengakibatkan kesulitan saat memanipulasi, mengubah, dan menghapus data. Pada akhirnya penulis berharap dengan dibuatnya sistem informasi yang baru, dapat membantu Proses pemesanan tiket dan dilakukan dengan lebih mudah, tanpa penumpang yang bersangkutan harus datang langsung ke P0.NPM dengan adanya desain sistem yang baru akan mempermudah pihak perusahaan dan pengunjung bus.
Kata kunci : Teknologi, Informasi, Bahasa Pemograman PHP Dan MySQL
Abstract:Tourism is one of the most important factors for the revenue of an area. To attract the interest of tourists takes some supporting factors, one of which is the hotel or the guesthouse. In the process of prediction of tourists…
rists visit, required data the number of tourists staying in order to predict for the next time. The prediction method used in this system is a method of Backpropagation Neural Network based on time series data forecasting component variansi random or random process beginning with autocorrelation for determination of input variables. Method of Backpropagation itself is known quite well used in the forecasting of time series data. The result of the method of Backpropagation is a number of predictions that tourists visit can be a reference for related officials in taking decisions for the period ahead.
Abstract:The Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pandemic was first known to have appeared in Wuhan City, China in December 2019 and was declared a global pandemic by the World Health Organization (WHO) on March 12 2020. This virus…
rus has spread very quickly to several countries in the world, including Indonesia where the Covid-19 pandemic has been designated as a type of disease that causes a Public Health Emergency on March 31 2020. With this determination, mitigation efforts must be carried out in accordance with statutory regulations in emergency response period for handling Covid-19. Tourist attractions have the potential to become a locus for the spread of COVID-19 if there is a gathering of visitors while traveling, causing the need for health protocols in carrying out activities at that location. This research uses qualitative research which aims to gather information about the compliance of people at tourist attractions with the health protocols implemented in Jambi City. The results of this research show that the implementation of the health protocol, namely 5M (wearing a mask, washing hands, maintaining distance, staying away from crowds and reducing mobility) is carried out well and is carried out directly by the government and tourist attraction owners through CHSE (Clean Health Safety and Environment). And the community has good knowledge, attitudes and behavior in complying with the health protocols implemented. The conclusion of this research is that the implementation of health protocols at various tourist attractions in Jambi City has gone well with supervision carried out by the government and tourist owners.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensi berkunjung kembali para wisatawan domestik di DIY dengan menguji determinan intensi berkunjung kembali yaitu kepuasan merek, dan pengalaman merek. Sampel yang digunakan adalah…
dalah wisatawan domestik yang berkunjung di DIY sejumlah 228 responden. Metode penelitian adalah survei, dan data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian membuktikan bahwa semua determinan intensi berkunjung kembali terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Temuan penelitian ini memperkaya pemahaman teoritis tentang pentingnya city branding untuk wisatawan domestik, dan memberikan saran pemasaran dan manajemen untuk pengembangan destinasi wisata kota.