Abstract:Perkembangan teknologi informasi telah menjadi pendorong utama kemajuan lembaga pendidikan. Jaringan komputer adalah salah satu komponen penting dalam pertukaran informasi di dunia pendidikan. Laboratorium komputer, sesuai…
ai dengan kebijakan pendidikan nasional, berfungsi untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam teknologi informasi dan komunikasi. SDIT Salsabila berencana untuk merancang laboratorium komputer yang memperhatikan batasan akses internet, pemantauan aktivitas pengguna, dan kemudahan pemeliharaan jaringan. Topologi jaringan star dipilih karena kehandalannya dalam jaringan lokal. Cisco Packet Tracer digunakan sebagai alat untuk merancang dan mensimulasikan jaringan, sehingga memudahkan implementasi dan pemeliharaan. Diharapkan perancangan ini akan memberikan dampak positif pada kemajuan pendidikan dan membantu siswa mencapai kompetensi yang diinginkan.
Abstract:• Glostar Indonesia (GSI) Sukabumi Sukalarang adalah salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi sepatu. Sejak berdirinya, PT. GSI telah menghadapi berbagai tantangan dalam mempertahankan kualitas produk…
produk dan daya saing di pasar internasional. Dalam upaya meningkatkan daya saing, perusahaan ini harus memperhatikan kinerja dan kepuasan karyawan. Kinerja karyawan merupakan indikator utama keberhasilan organisasi, mencerminkan efisiensi dan efektivitas mereka dalam menjalankan tugas-tugas yang diberikan. Kinerja yang baik tidak hanya berdampak pada produktivitas perusahaan, tetapi juga pada reputasi dan kemampuan perusahaan untuk bertahan dalam persaingan yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan kinerja karyawan terhadap kepuasan karyawan pada PT. Glostar Indonesia (GSI) Sukabumi Sukalarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner online yang disebarkan kepada 26 responden menggunakan Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan kinerja karyawan secara signifikan mempengaruhi kepuasan karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan transformasional dm meningkatkan kinerja dan kepuasan karyawan untuk mencapai keberhasilan organisasi.
Abstract:Artikel ini mengkaji secara mendalam gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh KH. M. Yunus Martan selama masa kepemimpinannya di Pesantren As'adiyah. Dengan fokus pada era ini, artikel menyoroti karakteristik, gaya kepemimpinan,…
pinan, dan metode kepemimpinan KH. M. Yunus Martan yang berhasil membawa perubahan signifikan dalam pengembangan pesantren. Penelitian ini mencakup analisis terhadap gaya karismatik dan strategi yang digunakan, termasuk bagaimana KH. M. Yunus Martan membangun hubungan dengan santri, staf, dan komunitas pesantren. Kajian ini menggunakan penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan cara membaca, memahami, dan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan dengan topik penelitian. Sumber pustaka yang digunakan dalam penelitian ini meliputi buku teks, jurnal ilmiah, artikel ilmiah, laporan penelitian, dan situs web terpercaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh KH. M. Yunus Martan di Pesantren As'adiyah berhasil membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek pesantren. Inovasi-inovasi yang diperkenalkan telah meningkatkan kualitas manajemen pesantren, membangun infrastruktur, dan memperkuat budaya pesantren. Analisis literatur yang mendalam mengungkap bahwa gaya kepemimpinan KH. M. Yunus Martan memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan antara mempertahankan nilai-nilai tradisional dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Abstract:Perkembangan teknologi mendorong pemasar untuk berevolusi, terutama jika ingin terus bertahan dalam pemasaran di dunia digital. Dari sekian banyak strategi pemasaran, salah satu strategi yang cukup populer sekarang ini adalah…
dalah Influencer Marketing. Dalam era digital saat ini, strategi pemasaran terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan perilaku konsumen. Salah satu tren yang semakin populer adalah penggunaan influencer marketing dan video marketing. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer merupakan data yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti secara langsung dari sumber pertama atau tempat objek penelitian dilakukan (Siregar, 2013). Sumber data pada penelitian ini berasal dari mahasiswa/I Universitas Nusa Putra dan Masyarakat Umum yang memutuskan pembelian setelah melihat Review produk yang dilakukkan oleh Influencer di social media.Hasil analisis menunjukkan bahwa Influencer Marketing (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Perilaku Pembelian Konsumen (p-value 0,247). Meskipun demikian, koefisien regresi positif sebesar 0,251 menunjukkan adanya hubungan positif antara Influencer Marketing dan Periaku Pembelian Konsumen, namun pengaruhnya tidak cukup kuat dalam konteks penelitian ini. Kesimpulan penelitian ini mengungkap bahwa influencer marketing dan video marketingl secara signifikan mempengaruhi perilaku pembelian konsumen untuk menggunakan prodak Ms GLOW . Analisis menunjukkan bahwa ku, Kualitan prodak, kepercayaan masyarakat terhadap influencer dan video marketing. Meskipun influencer marketing seperti testi moni dan video maarketingl juga memberikan kontribusi positif, pengaruhnya tidak sebesar influencer marketing. Hasil ini menekankan pentingnya prodak MS GLOW untuk terus meningkatkan kepercayaan masyarakat
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil data dari pengaruh motivasi dan stres kerja tethadap kepuasa kerja karyawan. Variabel penelitiaan ini yaitu pengaruh Motivasi(X1) dan stres kerja (X2)terhadap kepuasan kerja…
rja karyawan(Y) penelitian ini mengunakan metode kuantitatif dengan sampel 35 orang pegawai PT.Karyawan Indonesia Sejahtra teknik analisis data mengunakan kuesoner yang telah di uji Validitasnya.teknik analisis data mengunakan regresi linier berganda dan normalitas.hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi dan stress kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai Motivasi dan stress kerja memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan produktivitas pegawai Hasil ini menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja pegawai harus meningkat untuk meningkatkan produktivitas pegawai. Model regresi yang melibatkan motivasi ekstrinsik dan pengaruh motivasi dan Stress kerja terhadap kinerja karyawan menunjukkan signifikansi yang sangat tinggi (nilai F yang besar dan nilai Sig. Motivasi ekstrinsik memiliki efek signifikan terhadap produktivitas pegawai, dengan koefisien regresi sebesar dan tingkat signifikansi. Begitupun motivasi kerja yang pengaruhnya juga signifikan, meskipun berdampak lebih lemah (koefisien regresi , dan tingkat signifikansi . Datanya tidak memenuhi asumsi normalitas, dan perlu melakukan pengolahan lebih lanjut agar memenuhi asumsi tersebut.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan peran Ombudsman Kota Padang dalam advokasi kebijakan untuk meningkatkan pelayanan publik yang bersih dan transparan. Dalam konteks pelayanan publik, keterlibatan Ombudsman telah…
menjadi kunci penting dalam mengawasi dan mendorong pemenuhan standar yang lebih tinggi dalam administrasi pemerintahan. Melalui tinjauan literatur, ditemukan bahwa Ombudsman Kota Padang telah secara aktif terlibat dalam mengidentifikasi masalah dan kekurangan dalam pelayanan publik, serta menyuarakan solusi yang dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam proses tersebut. Selain itu, Ombudsman juga berperan dalam memberikan bimbingan dan rekomendasi kepada pemerintah setempat untuk mengadopsi kebijakan yang mendukung pelayanan publik yang lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, peran Ombudsman Kota Padang tidak hanya terbatas pada penyelesaian keluhan individu, tetapi juga memainkan peran proaktif dalam membentuk kebijakan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak konkret dari advokasi kebijakan yang dilakukan oleh Ombudsman Kota Padang terhadap pelayanan publik di tingkat lokal.
Abstract:Tujuan dari pada penelitian ini untuk mengetahui dan mengalisis Kompensasi dan Motivasi kerja terhadap Kinerja karyawan pada Pt. Unilever Indonesia Tbk Jakarta serta mecari variabel mana yang berpengaruh. Variabel yang…
ng ada di penelitian ini adalah pengaruh Kompensasi ( X1 ), Motivasi kerja (X2), KinerJa Karyawan (X3). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan teknik sampel sebanyak 25 orang karyawan pada Pt. Unilever Indonesia Tbk Jakarta. Teknik Pengumpulan data yang di ialah kuesioner yang telah di uji realibilitas dan validitasnya. Teknik pengolahan data menggunakan teknik linear berganda dan teknik Normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai R Square sebesar 0.908 menunjukkan bahwa 90.8% variabel independen (kompensasi dan motivasi kerja) mempengaruhi variabel dependen (kinerja karyawan). Uji F menunjukkan bahwa model regresi yang melibatkan pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan sangat signifikan. Uji t menunjukkan bahwa kompensasi memiliki efek yang signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien regresi sebesar 0.041 dan tingkat signifikasi sebesar 0.000. Data penelitian tidak terdistribusi secara normal. Kompensasi
Abstract:Penelitian ini menerangkan bagaimana program simple digital archives jika diterapkan pada kegiatan kearsipan perkantoran yang dalam penelitian ini adalah kantor urusan agama. Pada semua produk-produk yang keluar dari Kantor…
tor Urusan Agama, disetiap sisinya terdapat banyak pion-pion administratif yang tidak dapat terlepas yang tentunya akan mempengaruhi kegiatan kearsipan. Seiring waktu, keterbatasan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana yang tidak sepenuhnya memadai menjadi kendala dalam menciptakan kearsipan kantor yang sistematis dan efektif serta efisien yang seharusnya menjadi standar serta dibutuhkan dalam tata pengelolaan sebuah kearsipan . Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian terapan (applied research) dengan sifat penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bagaimanapun metode kearsipannya, antara kearsipan manual dan elektronik adalah dua hal yang saling melengkapi, oleh karena itu harus cermat dalam pelaksanaannya. Pemaksimalan kearsipan secara manual kini dirasa sudah kurang relevan, sedangkan kearsipan secara elektronik belum sepenuhnya dilaksanakan. Simple digital archives dirancang dan dapat dioperasikan sebagai tindak lanjut dari kearsipan manual, setelah kearsipan manual dijalankan dengan cermat sebagaimana mestinya, dilanjutkan dengan simple digital archives, agar terciptanya administrasi dan kearsipan kantor urusan agama yang lebih mudah dan lebih tertib.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil data dari pengaruh disiplin kerja dan motivasi ekstrinsik terhadap produktivitas pegawai. Variabel penelitian ini yaitu disiplin kerja (X1) dan motivasi ekstrinsik (X2) terhadap…
hadap produktivitas pegawai (Y). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan teknik sampel sebanyak 35 orang pegawai PT. Ultra Jaya Milk Industry. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitasnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai. Motivasi ekstrinsik memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan produktivitas pegawai. Disiplin kerja juga memiliki peran yang signifikan, namun lebih kecil daripada motivasi ekstrinsik. Hasil ini menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja pegawai harus meningkat untuk meningkatkan produktivitas pegawai. Model regresi yang melibatkan motivasi ekstrinsik dan pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas pegawai menunjukkan signifikansi yang sangat tinggi (nilai F yang besar dan nilai Sig. < 0.05). Motivasi ekstrinsik memiliki efek signifikan terhadap produktivitas pegawai, dengan koefisien regresi sebesar 0.436 dan tingkat signifikansi 0.000. Begitupun disiplin kerja yang pengaruhnya juga signifikan, meskipun berdampak lebih lemah (koefisien regresi 0.083 dan tingkat signifikansi 0.097). Datanya tidak memenuhi asumsi normalitas, dan perlu melakukan pengolahan lebih lanjut agar memenuhi asumsi tersebut.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh lingkungan kerja terhadap kesejahteraan dan kepuasan kerja karyawan di PT Astra Group. Lingkungan kerja merupakan salah satu faktor utama yang dapat mempengaruhi kinerja,…
kesejahteraan, dan kepuasan kerja para karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 28 karyawan PT Astra Group sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi beberapa item yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Proses analisis data dilakukan melalui beberapa tahap. Pertama, dilakukan uji normalitas untuk memastikan data yang diperoleh berdistribusi normal. Kedua, uji validitas diterapkan untuk mengevaluasi keabsahan setiap item dalam kuesioner. Ketiga, analisis statistik deskriptif digunakan untuk menghitung nilai rata-rata, median, dan modus dari data yang dikumpulkan. Setelah itu, analisis regresi ganda digunakan untuk menilai pengaruh variabel lingkungan kerja terhadap kesejahteraan dan kepuasan karyawan. Terakhir, analisis korelasi ganda dilakukan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan antara variabel-variabel yang diteliti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan kerja yang baik dan kondusif dapat meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan karyawan. Oleh karena itu, PT Astra Group harus terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas lingkungan kerjanya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan para karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori dan praktik manajemen sumber daya manusia, terutama dalam konteks meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan karyawan melalui perbaikan lingkungan kerja.