Search Articles & Publications

Showing 1084 articles found for "Ease"

APPLICATION OF CAI METHOD IN TAJWID SCIENCE LEARNING MEDIA APPLICATIONS MULTIMEDIA BASED

Parini, Parini
Abstract: Abstract: one component important in the learning process is the medium. The position of learning media right now is not only just a tool to help to teach but also is a method for motivating and communicating with students… ts more effective. The science of recitation is one part of the branch of Qur’an science that is very important for every Muslim to learn. A teacher tries to develop and advance education, especially at MIS Al-Mahdy. Efficient and students are less active due to the provision of material that is still watching causes students be passive; therefore, to avoid this, the teaching and learning process applies the CAI method. CAI ( Computer Assisted Instruction ) is a learning media through a computer system built as a complement and support learning techniques that can be packaged in an attractive and interactive multimedia form to increase student interest in learning. Therefore, the learning media with the CAI method can be a learning resource that can help achieve the goals of learning Islamic religious education and can also increase students' learning motivation in the teaching and learning process of Islamic religious education, especially the science of recitation.   Keywords: Application; Computer Assisted Instruction; Instructional Media; Tajwid     Abstrak :Salah satu komponen penting dalam proses belajar adalah media. Kedudukan media pembelajaran saat ini tidak hanya sekedar alat bantu untuk mengajar, tetapi juga merupakan cara untuk memotivasi dan berkomunikasi dengan pelajar agar lebih efektif. Ilmu tajwid merupakan salah satu bagian dari cabang ilmu alquran yang amat penting untuk dipelajari setiap muslim, untuk itu seorang guru berusaha mengembangkan dan memaj ukan pendidikan khususnya di MIS Al-mahdy permasalahan yang dihadapi khususnya dalam pengajaran quran hadist menganai ilmu tajwid seorang guru tersebut dalam melaksanakan pengajaran kurang efisien dan siswa kurang aktif disebabkan pemberian materi yang masih menonton menyebabkan siswa/i pasif maka dari itu untuk menghindari hal tersebut proses belajar mengajar menerapkan metode CAI. CAI (Computer Assisted Instruction)  merupakan media pembelajaran melalui sistem komputer yang dibangun sebagai pelengkap dan pendukung dalam metode pembelajaran yang dapat dikemas dalam bentuk multimedia yang menarik dan interaktif sehingga dapat meningkatkan minat siswa untuk belajar. Oleh karena itu media pembelajaran dengan metode CAI dapat dikatakan sebagai sumber belajar yang dapat membantu mencapai tujuan dari pembelajaran pendidikan agama islam dan juga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam proses belajar mengajar pendidikan agama islam khususnya ilmu tajwid.   Keywords: Aplikasi; Computer Assisted Instruction; Ilmu Tajwid; Media Pembelajaran;  

IDENTIFICATION OF GLAUCOMA THROUGH RETINA IMAGES USING THE LEARNING VECTOR QUANTIZATION (LVQ) METHOD

Dwisapta, Muhammad Rizqi, Wulan, Tri Deviasari
Abstract: Abstract: Glaucoma is the second leading eye disease of blindness after cataracts. An ophthalmologist does a glaucoma examination with an eye screening that will produce a retinal image. The diagnosis's result of the retinal… inal image is subjective because each doctor has dissent and a condition experienced. This research builds a system to identify retinal images in the category of glaucoma or normal patients. The purpose of this system as a tool is to help ophthalmologists diagnose glaucoma. This process begins by changing the colour of an image to validity. The image is extracted using the Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) and produces five features than the result of the five features used as input to neural network Learning Vector Quantization (LVQ). The amount of retinal image data used 60 data for learning and 20 for testing. And the number of neurons used is 12, and the epoch of as many as 1000 was obtained based on the results comparison of variations against 8, 10, 12, 18, and 20 neurons with 500, 900, 1000, and 1100 epochs. The learning process results from the value of weights that will be used in the testing process. The results of this study obtained an accuracy rate of 85%, a precision of 89%, and a recall of 80%. Keywords: glaucoma; LVQ; GLCM   Abstrak: Glaukoma merupakan penyakit mata penyebab kebutaan nomor dua setelah katarak. Pemeriksaan penyakit glaukoma dilakukan oleh dokter spesialis mata dengan cara skrining mata yang akan menghasilkan citra retina. Hasil diagnosa citra retina oleh dokter bersifat subjektif karena setiap dokter memiliki pendapat yang berbeda serta kondisi yang dialami. Penelitian ini membangun sistem untuk mengidentifikasi citra retina mata kedalam kategori penderita glaukoma atau normal. Tujuan pembuatan sistem ini sebagai alat bantu bagi dokter mata dalam mendiagnosa glukoma. Proses ini diawali dengan mengubah warna citra menjadi keabuan, kemudian citra tersebut diekstraksi menggunakan Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dan menghasilkan lima nilai fitur yang kemudian hasil dari kelima fitur tersebut digunakan sebagai masukan jaringan syaraf tiruan Learning Vector Quantization (LVQ). Jumlah data citra retina yang digunakan sebanyak 60 data untuk learning dan 20 data untuk testing. Dan untuk jumlah neuron yang digunakan yaitu 12 dan epoch sebanyak 1000 yang didapat berdasarkan hasil perbandingan variasi terhadap neuron sejumlah 8, 10, 12, 18, 20 dengan jumlah epoch sejumlah 500, 900, 1000 dan 1100. Hasil dari proses learning yaitu nilai bobot yang akan digunakan sebagai bobot di proses testing. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat akurasi sebesar 85%, presisi sebesar 89% dan recall sebesar 80%.   Kata kunci: glaukoma; LVQ; GLCM

SMART IMPLEMENTATION IN DETERMINING EXAMPLE EMPLOYEES PDAM TIRTA SILAUPIASA ASAHAN REGENCY

Rachmawan, Muhammad Novri, Ramdhan, William, Kifti, Wan Mariatul
Abstract: Abstract: PDAM Tirta Silaupiasa is currently the only Regional Owned Enterprise in Asahan Regency; this requires PDAM Tirta Silaupiasa to continue to make improvements to realize optimal service to customers. The services… s provided to customers are closely related to human resources and employee performance. Employee performance has a very important role in the company's success so that we can see the strengths, weaknesses, and potential managerial gaps in the organization. The problem faced by PDAM Tirta Silaupiasa is the lack of motivation experienced by employees. One of the efforts to increase employee motivation is to select role models/exemplary employees who will later become examples for other employees. Based on this, it is necessary to use technology, namely the design of a decision support system in determining exemplary employees by applying the Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) method. The SMART method has advantages, namely in deciding with many alternatives and criteria. It is more complex to make a decision, and the decision results are better. The results of this study get Alfiansyah's alternative with a value of 74.85202777 to be a role model for PDAM Tirta Silaupiasa.   Keywords: Decision Support System; SMART; Exemplary Employee; Role Models; PDAM Tirta Silaupiasa     Abstrak: PDAM Tirta Silaupiasa saat ini merupakan satu-satunya Badan Usaha Milik Daerah yang ada di kabupaten Asahan, hal ini menuntut PDAM Tirta Silaupiasa untuk terus melakukan pembenahan guna mewujudkan pelayanan yang optimal kepada pelanggan. Pelayanan yang diberikan kepada pelanggan tentunya erat kaitannya dengan sumber daya manusia dan kinerja karyawan. Kinerja karyawan memiliki peran yang sangat penting bagi keberhasilan perusahaan sehingga dapat dilihat kekuatan, kelemahan, dan potensi kesenjangan manajerial dalam organisasi. Permasalahan yang dihadapi PDAM Tirta Silaupiasa adalah kurangnya motivasi yang dialami oleh pegawai. Salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi pegawai adalah dengan memilih role model/pegawai teladan yang nantinya akan menjadi contoh bagi pegawai lainnya. Berdasarkan hal tersebut maka perlu digunakan teknologi yaitu perancangan sistem pendukung keputusan dalam menentukan pegawai teladan dengan menerapkan metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART). Metode SMART memiliki kelebihan yaitu dalam keadaan pengambilan keputusan dengan banyak alternatif dan kriteria sehingga lebih kompleks dalam pengambilan keputusan dan akurasi hasil keputusan yang lebih baik. Hasil penelitian ini mendapatkan alternatif Alfiansyah dengan nilai 74,85202777 untuk menjadi role model bagi PDAM Tirta Silaupiasa.   Keywords: Decision Support System; SMART; Exemplary Employee; Role Models; PDAM Tirta Silaupiasa

E-MSMEs (SMALL AND MEDIUM MICRO ENTERPRISES) BASED ON ANDROID TO INCREASE SALES OF BENI SCROLL ART

Gunarti, Triana Sri, Tujni, Baibul, Solikin, Imam
Abstract: Abstract: Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are business entities or individuals that have productive activities and fulfill the criteria for micro-enterprises. The development of the economic sector in Indonesia… ia is also influenced by MSME businesses. Beni Scroll Art is an MSME engaged in the sale of handicrafts such as making miniature amperes, trophies made of wood, bird statues made of wood and so on. This research is a development of research that previously discussed the use of website-based information technology which was developed into android-based information technology. Android-based sales applica-tion development is more effectively used for the community in the buying and selling process because it is more familiar in the community. Therefore, the system development carried out by researchers is an Android-based application in the sales process and to in-crease sales. The method used in developing this android application is a prototype with several stages of Communication, Quick Plan, Modeling and Quick Design, Quick Design, Construction of Prototype, and Deployment Delivery and Feedback. The purpose of this research is to simplify sales, increase sales, and make the sales process more effective and efficient.             Keywords: applications; android; sales; SMEs     Abstrak: Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan badan usaha atau perseorangan yang mempunyai kegiatan produktif serta memenuhi kreteria dalam usaha mikro. Perkembangan bidang ekonomi di Indonesia juga diperngaruhi oleh usaha UMKM. Beni Scroll Art merupakan UMKM yang bergerak dibidang penjualan keterampilan tangan seperti pembuatan miniature ampere, piala dengan bahan dasar kayu, patung burung dengan bahan dasar kayu dan sebagainya. Penelitian ini merupakan pengembangan dari penelitian yang sebelumnya membahas pemanfaatan teknologi informatika berbasis website dikembangkan menjadi teknologi informasi berbasis android. Pengembangan aplikasi penjualan berbasis android lebih efesien digunakan untuk masyarakat dalam melakukan proses jual-beli karena lebih familiar dimasyarakat. Maka dari itu pengem-bangan sistem yang dilakukan peneliti adalah aplikasi berbasis android dalam proses penjualan serta untuk meningkatkan penjualan. Metode yang digunakan dalam pengambangan aplikasi android ini adalah prototype dengan beberapa tahapan komunikasi, rencana cepat, pemodelan dan desain cepat, desain cepat, konstruksi prototipe, dan pengiriman dan umpan balik penyebaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mempermudah penjualan, meningkatkan penjualan, serta agar proses penjualan lebih efektif, dan efesien.   Kata kunci: aplikasi; android; penjualan; UMKM

INLA GOES TO SCHOOL AUGMENTED REALITY ANALYSIS AND DESIGN

Pernando, Yonky, Cundana, Axel Arya Maitri
Abstract: Abstract: lThis study describes the INLA Goes to School Gymnastics activities which have temporarily not been running for a year due to the pandemic. Therefore, this study makes analysis and design which will later be made… de into applications for further research so that INLA goes to school Gymnastics activities can be carried out again during a pandemic and after a pandemic. lAugmented Reality is a technology that allows users to see a combination of real and virtual objects in a real environment and run in real time or realtime. lIn this study, the author makes a 3-dimensional animation design to make it look more attractive and increase interest in using the INLA Goes to School Augmented Reality Gymnastics application. The INLA Goes to School Gymnastics Application Based on Augmented Reality was created using the Unity application and in the animation stage using the Blender application.   Keywords: analysis; Android; application; augmented reality; INLA     Abstrak: 1Penelitian ini mendeskripsikan tentang kegiatan Senam INLA Goes to School yang sementara belum berjalan selama setahun dikarenakan oleh pandemi. Maka dari itu penelitian ini membuat Analisa dan desain yang nantinya akan dibuatkan aplikasi dipenelitian selanjutnya agar kegiatan Senam INLA goes to school dapat dilakukan kembali disaat pandemic dan sesudah pandemi. Augmented Reality merupakan teknologi yang memungkinkan pengguna melihat gabungan benda nyata dan maya di lingkungan yang nyata dan berjalan pada waktu yang nyata atau realtime. 1lDalam penelitian ini, dapat membuat desain animasi 3 dimensi agar tampilan lebih menarik dan menambah minat dalam penggunaan aplikasi Augmented Reality Senam INLA Goes to School. 1Aplikasi Senam INLA Goes to School Berbasis Augmented Reality ini dibuat dengan menggunakan aplikasi Unity dan dalam tahap animasi menggunakan aplikasi Blender.   Kata kunci: analisis; android; aplikasi; augmented reality; INLA  

DESIGN INFORMATION SYSTEM ONLINE REGISTRATION VACCINE COVID-19 AT RSAU DR. M. SALAMUN

Syahidin, Yuda, Mahpud, Elza Dewiana, Tarigan, Debora Serina Br, Hidayati, Meira
Abstract: Abstract: The entry of Covid-19 into Indonesia has caused many people to be affected, for example is delay in many activities and the increasing spread of the virus that affects public panic. One way to prevent the spread… d of the virus is the vaccination. Vaccination is the process of administering the vaccine that is useful for providing immunity to a certain disease in a person’s body. With vaccination, it will strengthen the community’s immune system. To make it easier for the public, vaccination registration can be done online now. Filling in the data can be done from home, so that it does not cause long queues that allow the risk of new clusters. The public will get proof of registration, which must be screenshots in the form of a barcode accompanied by a queue number and any prerequisites that must be brought when they come to. On the other hand, it will also be easier for health workers to confirm the suitability of the registered data with the person who came for the vaccine. The research used is descriptive research with observational and interview methods. The design of this system using the web with PHP programming language and MySQL database.   Keywords: information system; registration; vaccination     Abstrak: Masuknya Covid-19 ke Indonesia menyebabkan banyaknya masyarakat yang terkena dampaknya, contohnya yaitu terhambatnya banyak aktivitas dan meningkatnya penyebaran virus mempengaruhi kepanikan masyarakat. Salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus ini adalah dengan melakukan vaksinasi. Vaksinasi adalah proses pemberian vaksin yang berguna untuk memberikan kekebalan terhadap suatu penyakit tertentu ke dalam tubuh seseorang. Dengan adanya vaksinasi, maka akan memperkuat sistem imun masyarakat. Untuk mempermudah masyarakat maka saat ini pendaftaran vaksinasi dapat dilakukan secara online. Pengisian data dapat dilakukan dari rumah, agar tidak menyebabkan antrian panjang yang memungkinkan adanya resiko cluster baru. Masyarakat akan mendapatkan bukti pendaftaran yang harus di screenshoot berupa barcode disertai nomor antrian dan persyaratan apa saja yang wajib dibawa saat akan datang melakukan vaksinasi. Di sisi lain, petugas kesehatan pun akan lebih mudah dalam mengonfirmasi kesesuaian data yang terdaftar dengan orang yang datang melakukan vaksin. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriprif dengan metode observasional dan wawancara. Perancangan sistem ini dilakukan menggunakan web dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL.   Kata Kunci: registrasi; sistem informasi; vaksin

PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE LAYANAN SPBE (E-GOVERNMENT) DI LINGKUNGAN PEMKAB SUKABUMI

Wulandari, Devita, Gumilang, Soni Fajar Surya, Mulyana, Rahmat
Abstract: Abstract: To increase the Electronic-Based Government System (SPBE) maturity level and comply with Presidential Regulation no. 95 of 2018, the Sukabumi Regency Government needs to standardize the SPBE design to be implemented… ented appropriately integrated with utilizing technological advances optimally. One of the frameworks used to design the SPBE architecture is using the Enterprise Architecture (EA). EA aims to meet the gap between the needs of stakeholders and the availability of government administration services. The journal's focus on the design of this SPBE EA is on the SPBE Service Domain in the Electronic-Based Government Administration Service. The design is carried out using a combination of references to the SPBE Presidential Regulation and the National SPBE Master Plan Attachment and one of the main components of the EA framework, namely TOGAF ADM. This design produces an output in the form of an Electronic-Based Government Administration Service Catalog. It is expected to be used as a reference in developing technology in the Regency Government Sukabumi both from practical contributions and academic contributions. Keywords: Enterprise Architecture; Service Architecture; SPBE; TOGAF ADM     Abstrak: Dalam rangka meningkatkan tingkat kematangan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) dan mematuhi Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Sukabumi perlu melakukan standarisasi terhadap perancangan SPBE agar dapat terimplementasi dan terintegrasi dengan baik dalam memanfaatkan kemajuan teknologi secara optimal. Salah satu kerangka kerja yang bisa digunakan untuk merancang Arsitektur SPBE yaitu menggunakan Enterprise Architecture (EA). EA bertujuan untuk memenuhi kesenjangan antara kebutuhan pemangku kepentingan dengan ketersediaan layanan administrasi pemerintahan. Fokus jurnal pada perancangan EA SPBE ini yaitu pada Domain Layanan SPBE di bagian Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik. Perancangan yang dilakukan memanfaatkan kombinasi antara referensi pada Perpres SPBE dan Lampiran Rencana Induk SPBE Nasional serta salah satu komponen utama framework EA yaitu TOGAF ADM. Perancangan ini menghasilkan keluaran berupa Katalog Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik dan diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam melakukan pengembangan teknologi di Pemkab. Sukabumi baik dari kontribusi praktis maupun kontribusi akademik.      Kata kunci: Arsitektur Layanan; Enterprise Architecture; SPBE; TOGAF ADM

TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN COBIT 2019 PADA PSI UNIVERSITAS MURIA KUDUS

Wabang, Keszya, Rahma, Yusiana, Widodo, Aris Puji, Nugraha, Fajar
Abstract: Abstract: This research aims to analyze IT governance related to academic services at Muria Kudus University, which is responsibility of Information System Center division. Analysis did by measuring maturity level of IT… governance using COBIT 2019 framework to know about current maturity and expected maturity, also analyze the gap. It purposes to increase IT governance and forming recommendations that organization can do in the future. The results show that the average of current maturity level of 11 processes domain is 3,37 on level 3 (defined). It represents enterprisewide standards provide guidance across the enterprise to reach it goals. The result of gap analysis obtained the average of gap values is 1,63 and represents Information System Center MKU needs to do IT governance and management evaluations that aims to reach enterprise goals or expected maturity level. We give some recommendations into it. Keywords: COBIT 2019; gap analysis; IT governance; maturity level   Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan dalam menganalisis tata kelola TI terkait layanan akademik yang ada di Universitas Muria Kudus (UMK), dimana aktivitas ini menjadi tanggung jawab divisi Pusat Sistem Informasi (PSI). Analisis dilakukan melalui pengukuran menjadikan tingkat kematangan (maturity level) pengelolaan TI dengan standar COBIT 2019 guna mengetahui kondisi tata Kelola TI saat ini diharapkan serta menganalisis kesenjangan (gap) yang terjadi. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan tata kelola TI serta merumuskan rekomendasi yang bisa dilakukan selanjutnya oleh Pusat Sistem Informasi UMK di masa yang akan datang. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata tingkat kematangan 11 domain proses yang dianalisis adalah sebesar 3,37 dan berada pada level 3 (ditetapkan). Hal tersebut merepresentasikan, bahwa organisasi telah memiliki standar proses yang berlaku diseluruh lingkup organisasi tersebut untuk mencapai tujuan. Sedangkan dari hasil analisis kesenjangan (gap) diperoleh rata-rata nilai kesenjangan sebesar 1,63 yang merepresentasikan, bahwa Pusat Sistem Informasi UMK perlu melakukan perbaikan-perbaikan tata kelola dan manajemen TI guna mencapai tujuan organisasi atau tingkat kematangan yang diharapkan. Terhadap hal tersebut diberikan beberapa rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan organisasi.   Kata kunci: analisis kesenjangan; COBIT 2019; tata kelola TI; tingkat kematangan  

RISK MANAGEMENT ANALYSIS OF BUS TRANSPORTATION APPLICATION USING COBIT 4.1

Setyadi, Resad, Prabowo, Handy Nur
Abstract: Abstract: The role of information technology in transportation increases, namely in enjoying transportation services. One way to provide the best service for a transportation company to customers is to provide a bus booking… ing application service. One of the companies that offer service applications is a bus transportation application located in Yogyakarta. Because the application system is considered necessary, stakeholders need IT risk management for the bus booking application. The purpose of this research is to analyze the risk management of the bus transportation application. In measuring IT risk management, the author uses the Control Objective for information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO) framework, especially PO9 (Assess and Manage IT risk). The analysis results show that if the bus transportation application is at level 2 in maturity level. It means that the company knows that there are problems that need resolving. Standard risk management in bus transportation applications tends to provide failed access in the progress of its service. The problem is solving individually and not yet at the integrated completion stage. In general, the application management approach needs to improve better management in the field of information technology.             Keywords: COBIT; plan and organize; risk management     Abstrak: Peran teknologi informasi dalam meningkatnya angkutan yaitu dalam menikmati layanan angkutan. Salah satu cara untuk memberikan layanan terbaik bagi perusahaan angkutan kepada pelanggan adalah dengan menyediakan layanan aplikasi pemesanan bus. Salah satu perusahaan yang menawarkan aplikasi jasa adalah aplikasi angkutan bus yang berlokasi di Yogyakarta. Karena sistem aplikasi dirasa perlu, maka stakeholders membutuhkan manajemen risiko TI untuk aplikasi pemesanan bus tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis manajemen risiko pada aplikasi angkutan bus. Dalam mengukur manajemen risiko TI, penulis menggunakan framework Control Objective for Information and Related Technology (COBIT) 4.1 domain Plan and Organize (PO), khususnya PO9 (Assessment and Manage IT risk). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan angkutan bus berada pada level 2 pada tingkat kematangan. Artinya perusahaan mengetahui bahwa ada masalah yang perlu diselesaikan. Manajemen resiko standar dalam aplikasi transportasi bus cenderung memberikan akses yang gagal dalam kemajuan layanannya. Masalahnya diselesaikan secara individu dan belum pada tahap penyelesaian terintegrasi. Secara umum, pendekatan manajemen aplikasi perlu meningkatkan manajemen yang lebih baik di bidang teknologi informasi.   Kata kunci: COBIT; plan and organize; risk management

RANCANGAN SISTEM INFORMASI DALAM PENGEMBANGAN MODEL TRACER STUDY DI UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Antares, Jovi, Gustiana, Zelvi, Rusydi, Ibnu
Abstract: Abstract: The tracer study is a method of alumni tracker carried out by state universities and private universities .A function of the tracer study is a source of information and to know the presence of alumni and provides… es information and an evaluation for stakeholders to know the quality of a college education .The implementation of the tracer study at the university of dharmawangsa is still done manually using google form that is facility from google , so the implementation in collecting the inefficient .Researchers to develop a web based information system for the purpose of completing deficiencies in the implementation of the tracer study. The goal is to ease the tracer study for stakeholders to an efficiently..             Keywords: alumni; tracer; tracer study; stakeholders; web     Abstrak: Tracer study adalah suatu metode pelacakkan alumni yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta. Fungsi dari tracer study adalah sebagai sumber informasi dan untuk mengetahui keberadaan dari alumni serta dapat menyediakan informasi dan bahan evaluasi bagi stakeholders untuk mengetahui kualitas pendidikan perguruan tinggi. Pelaksanaan tracer study di Universitas Dharmawangsa masih dilakukan secara manual menggunakan google form yang merupakan fasilitas dari google, sehingga pelaksanaannya dalam menghimpun data kurang efisien. Peneliti bermaksud membangun suatu sistem informasi berbasis web dengan tujuan untuk menyelesaikan kekurangan dalam pelaksanaan tracer study. Tujuannya adalah untuk memudahkan bagi stakeholders untuk melaksanakaan tracer study secara efisien.   Kata kunci: alumni; pelacakan; tracer study; web