Search Articles & Publications

Showing 2236 articles found for "Tidak"

RANCANG BANGUN APLIKASI PRESENSI MULTI EVENT DENGAN QR-CODE BERBASIS RESTFUL WEB SERVICE

Pratama, Fandy Indra, Mustagfirin, Mustagfirin, Fachreza, Ardian
Abstract: Abstract: Activities in the world of education and institutions are documents that must be documented which can be used as activity reports to the leadership. One such documentation is attendance documentation because attendance… tendance is sometimes very sensitive because it affects the prerequisites for further activities. Meanwhile, most attendance systems currently use conventional methods, namely printing attendance forms and participants taking notes on the form. After completion of the event, it is recorded in an electronic storage and the original sheet is archived. Meanwhile, universities and schools are required to be sensitive to technology so that they are not out of date. So the researchers proposed a presence system based on Scan Id QR Code based on Restful Web Service technology with the following process: (i) Schedule 1 time in advance; (ii) attendance by scanning the QR-Code ID to a scanner; (iii) Attendance monitoring. This proposed technology can be used for multi-platform and multi-event, so that to use this presence system, each agency can list its activities and its members. And as a member, you can do attendance by just scanning the QR-Code Id you have into a scanner. The development of this system uses the web engineering method because this method is appropriate for developing this system. So that the system is deemed capable of trimming the administration of the committee and minimizing the problem of data fraud and corruption.             Keywords: presence, qr-code, web engineering     Abstrak: Kegiatan pada dunia pendidikan dan instansi merupakan dokumen yang wajib didokumentasikan yang dapat digunakan sebagai laporan kegiatan ke pimpinan. Salah satu dokumentasi tersebut adalah dokumentasi presensi kehadiran karena presensi kehadiran terkadang sangat sensitif karena mempengaruhi prasyarat kegiatan selanjutnya. Sedangkan hampir besar sistem presensi saat ini menggunakan cara konvensional yaitu cetak formulir presensi dan peserta mencatat di formulir tersebut. Setelah selesai acara, dicatat di penyimpanan elektronik dan lembar aslinya diarsipkan. Sedangkan universitas dan sekolah dituntut peka terhadap teknologi agar tidak ketinggalan zaman. Sehingga peneliti mengusulkan sistem presensi berbasis dengan Scan Id qr-code berbasis teknologi Restful Web Service dengan proses sebagai berikut: (i) Jadwal 1 kali diawal; (ii) Presensi dengan cara scan Id qr-code ke mesin scanner; (iii) Pemantauan kehadiran. Teknologi yang diusulkan ini dapat digunakan untuk multi platform dan multi event, sehingga untuk menggunakan sistem presensi ini, setiap instansi dapat membuat daftar kegiatan dan anggotanya masing-masing. Serta sebagai anggota dapat melakukan presensi hanya melakukan scan Id qr-code yang dimiliki ke mesin scanner. Pengembangan sistem ini menggunakan metode web engineering karena metode tersebut tepat untuk mengembangkan sistem ini. Sehingga sistem tersebut dirasa mampu memangkas administrasi panitia dan memperkecil permasalahan kecurangan dan rusaknya data.   Kata kunci: presensi, qr-code, web engineering

PENILAIAN RESIKO PADA SISTEM MONITORING KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI PERGURUAN TINGGI SWASTA

Melani, Yayuk Ike, Mahmud, Mahmud
Abstract: Abstract: The background of this research is that some of the risks of using technology that are classified as dangerous are often ignored by users of the monitoring system for learning activities at private universities… so that there are several obstacles such as not being able to open the system because the system is hacked by irresponsible parties, the computer network used is often disrupted so that hampers the operational process, and the level of computer security is still relatively weak. This study aims to measure the likelihood of threats and risk impacts on the teaching and learning activity monitoring system and to provide recommendations for risk control of security problems that could become a threat that causes losses to universities. The framework used as a tool to measure the level of threat and risk impact is to use the NIST Special Publication 800-30r-1 framework. The framework of the NIST Special Publication 800-30r-1 has nine phases in carrying out risk assessments, namely introduction of system characteristics, recognition of threats, recognition of vulnerabilities, analysis of handling systems, determining likelihood, determining impact, risk determination, recommending control and determination of results. There are six risk assessment systems for monitoring learning activities at private universities, two of which are high so they are classified as very dangerous and the rest are moderate. The results of this study are used as a reference in making risk control standard documents as a form of improving the quality of a private university.             Keywords: Monitoring System; NIST Spesial Publication 800-30r1; Risk Assessment.   Abstrak: Latarbelakang penelitian ini adalah resiko penggunaan teknologi yang tergolong berbahaya sering tidak dihiraukan oleh pengguna sistem monitoring kegiatan belajar pada perguruan tinggi swasta sehingga terjadi beberapa kendala seperti tidak bisa membuka sistem karena sistem diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, jaringan komputer yang digunakan sering terganggu sehingga menghambat proses operasional, serta tingkat keamanan komputer yang masih tergolong lemah. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu mengukur seberapa besar kemungkinan terjadi ancaman dan dampak resiko terhadap sistem monitoring kegiatan belajar mengajar serta memberikan rekomendasi pengendalian resiko dari permasalahan keamanan yang bisa menjadi suatu ancaman yang menimbulkan kerugian pada perguruan tinggi. Framework yang digunakan sebagai alat untuk mengukur tingkat ancaman dan dampak resiko adalah menggunakan kerangka kerja NIST Special Publication 800-30r-1. Kerangka kerja NIST Special Publication 800-30r-1 ini mempunyai sembilan fase dalam melakukan penilaian resiko yaitu pengenalan karakteristik sistem, pengenalan ancaman, pengenalan kerentanan, analisis penanganan sistem, menentukan kemungkinan terjadi (likelihood), menentukan dampak (impact), risk determination, merekomendasikan pengendalian dan penetapan hasil. Penilaian resiko sistem monitoring kegiatan belajar pada perguruan tinggi swasta ada enam resiko yang dua diantaranya termasuk tinggi sehingga digolongkan sangat berbahaya dan selebihnya termasuk sedang. Hasil dari penelitian ini digunakan sebagai acuan dalam pembuatan dokumen standar pengendalian resiko sebagai bentuk peningkatan mutu suatu perguruan tinggi swasta.   Kata kunci: NIST Spesial Publication 800-30r; Penilaian Resiko; Sistem Monitoring

LEMARI PENDINGIN PORTABLE UNTUK PENYIMPANAN AIR SUSU IBU (ASI) MENGGUNAKAN TERMOELEKTRIK

Suryanata, Muhammad Gilang, Ibnutama, Khairi
Abstract: Abstract: The importance of breast milk as the main intake of the baby has become common knowledge for every breastfeeding mother. Exclusive breastfeeding is recommended by the government and WHO for breastfeeding mothers… s until the baby is two years old. The main obstacle to exclusive breastfeeding for babies is generally caused by the short resistance of breast milk to temperature factors, where breast milk can only last for less than four hours at room temperature. Therefore, a study was made in the form of a portable refrigerator design which aims to make breastfeeding mothers able to store breast milk longer, especially for career women who spend part of their time outside the home and not with babies. The refrigerator is made using a Peltier module with a thermoelectric working concept that is powered by an electric current or a battery so that it can be taken on trips.             Keywords: Arduino; Breast Milk; Cooler; Peltier; Thermoelectric     Abstrak: Pentingnya ASI sebagai asupan utama bayi telah menjadi pengetahuan umum bagi setiap ibu menyusui. Pemberian ASI ekslusif dianjurkan oleh pemerintah dan WHO kepada ibu menyusui sampai kurun waktu umur bayi dua tahun. Kendala utama terhambatnya pemberian ASI ekslusif kepada bayi umumnya disebabkan oleh daya tahan ASI yang singkat terhadap faktor suhu, dimana ASI hanya mampu bertahan selama kurang dari empat jam pada suhu ruangan. Oleh sebab itu dibuatlah penelitian berupa rancang bangun lemari pendingin portable yang bertujuan agar ibu menyusui dapat menyimpan ASI lebih lama, terutama bagi wanita karir yang sebagian waktunya diluar rumah dan tidak bersama bayi. Lemari pendingin dibuat menggunakan modul Peltier dengan konsep kerja termoelektrik yang ditenagai arus listrik atau baterai sehingga dapat dibawa dalam perjalanan.   Kata kunci: Arduino; ASI; Peltier; Pendingin; Termoelektrik

PENGAMANAN DATABASE MENGGUNAKAN KOMBINASI ALGORITMA (CEST CRYPTOGRAPHY) DAN ALGORiTMA BASE64

Wadisman, Cendra, Nozomi, Irohito, Rahmawati, Sri
Abstract: Abstract: Combined algorithm (Cest Cryptography) is a combination of 3 algorithms such as Merklee-Hellman, Discrete Logarithm and ASCII Modification, using Base64 to hide 2 public keys and 2 private keys. Combination algorithms… orithms are used because of the increasing number of techniques in cryptography, making it easier to combine each other algorithms in order to get more complicated encryption that won't even be cracked in the near future. On large sites there has been database theft, if the stolen database has been encrypted it will be difficult for data thieves to take advantage of it, but if it is not encrypted it is very easy to use the data so that it creates huge losses, especially user trust from the site.             Keywords: algorithm combination; ascii modification; base64; merklee-hellman; discrete logarithm     Abstrak: Kombinasi algoritma (Cest Cryptography) merupakan kombinasi 3 algoritma seperti Merklee-Hellman, Logaritma Diskrit dan Modifikasi ASCII, menggunakan Base64 untuk menyembunyikan 2 kunci public dan 2 kunci private.. Kombinasi algoritma digunakan karena semakin banyaknya teknik-teknik dalam kriptografi sehingga mempermudah untuk saling mengkombinasikan algoritma agar mendapatkan enkripsi yang lebih rumit dan bahkan tidak bisa dipecahkan dalam jangka waktu dekat. Pada situs-situs besar telah terjadi pencurian database, jika database yang dicuri telah terenkripsi maka akan mempersulit pencuri data untuk memanfaatkannya tetapi jika tidak terenkripsi maka sangat mudah data tersebut di manfaatkannya sehingga membuat kerugian yang sangat besar terutama kepercayaan pengguna dari situs tersebut.   Kata kunci: kombinasi algoritma; modifikasi ascii; base64; merklee-hellman;logaritma diskrit

PENGGUNAAN RANGKAIAN BOOSTER CONVERTER DAN IC-TP4056 UNTUK LAMPU JALAN MURAH

Ananda, Ricki, Handoko, Wiwin
Abstract: Abstract: PJU (Public Street Lighting), is regulated in the regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia Number 27 of 2018, concerning street lighting. In line with the statement of the village… ge minister, development of underdeveloped areas and transmigration (Mendes PDTT), eko putro Sandjojo, said that village funds could be used to make street lamps for villages that do not have street lights. The area of the northern ring road, sub-district of datuk bandar timur in the direction of the port of Teluk Nibung, part of the road has no street lighting at night, plus the road conditions are still classified as red soil. Based on the results of field observations, the team researched making cheap street lamps, by utilizing the basic work system of the joule tief circuit, where the input is 7.4 VDC (in 3.7VDC arranged in series-parallel) with a lamp load of 12 watts multiplied by 4 lamps, with a total load. 48 watts, get the frequency measurement results of 12.30 Khz and Iout 0.14A, and Vpk-pk 82 V. Charging input is 7.4VDC, the current 19800mAh in the battery is divided by the maximum current of the solar module 1 watt, which is 160mA, so the charging time the battery is in the range of 2.1 hours. For the design of the lampposts that were made, using a paralon pipe with a length of 5m, with a circle diameter of 9cm, and a second pole connecting 1.5 m long with a circle diameter of 5cm.   Keywords: Cheap street lights; joule tief series; 1 watt solar panel   Abstrak : PJU (Penerangan Jalan Umum), diatur dalam peraturan mentri perhubungan republik indonesia nomor 27 tahun 2018, tentang alat penerangan jalan. Sejalan dengan pernyataan mentri desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi (Mendes PDTT) eko putro Sandjojo, mengatakan bahwa dana desa bisa digunakan untuk membuat lampu jalan bagi desa yang tidak memiliki lampu jalan. Wilayah jalan lingkar utara, kecamatan datuk bandar timur searah menuju pelabuhan teluk nibung, sebahagian dari jalan tersebut tidak memiliki penerangan jalan dimalam hari, ditambah dengan kondisi jalan yang masih tergolong tanah merah. Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan maka tim meneliti membuat lampu jalan murah, dengan memanfaatkan dasar sistem kerja rangkaian joule tief, dimana untuk input 7,4 VDC (in 3,7VDC disusun seri-paralel) dengan beban lampu 12 watt dikalikan 4 lampu, dengan total beban 48 watt, mendapati hasil pengukuran frequensi 12,30 Khz dan Iout 0,14A, dan Vpk-pk 82 V. Pengisian input 7,4VDC didapati, arus 19800mAh pada baterai dibagi dengan arus maksimum modul surya 1 watt, yaitu  160mA, sehingga lama pengisian baterai berada pada rentang waktu 2,1 jam. Untuk rancangan tiang lampu yang dibuat, menggunakan pipa paralon dengan panjang 5m, dengan diameter lingkaran 9cm, dan penyambung tiang kedua sepanjang 1,5 m dengan diameter lingkaran 5cm.   Kata Kunci : Lampu jalan murah; rangkaian joule tief; panel surya 1 watt

LAMP CONTROL SYSTEM THROUGH ANDROID AND WIFI BASED ON ARDUINO MICROCONTROLLER

Harahap, Ricky Ramadhan, Tanjung, Mahardika Abdi Prawira, Fachri, Barany
Abstract: Abstract: The rapid development of digital technology has also contributed to the development of computer technology. Nowadays, many electrical devices work integrated with computer systems. This of course will greatly help… elp human work in operating these electrical devices. One of the research that is currently being developed is about Smart Home. Smart Home has several benefits such as providing better comfort, more guaranteed safety and security, and sav-ing electricity use. By implementing Smart Home devices in homes or offices, electrical devices will be able to work automatically according to user needs. Users can also monitor and control electrical devices in the house remotely through a communication channel such as through the internet network, Wi-Fi or Bluetooth. The special properties of a microcontroller, which are small in size, save electrical power and flexibility, make the microcontroller very suitable for use as a data recorder/recorder in applications that do not require the presence of an operator.             Keywords: Arduino-Uno; ESP8266; IOT; Relay; Wifi    Abstrak: Perkembangan teknologi digital yang pesat juga turut berkontribusi pada perkembangan teknologi komputer. Saat ini banyak perangkat listrik yang bekerja terintegrasi dengan sistem komputer. Hal ini tentunya akan sangat membantu pekerjaan manusia dalam mengoperasikan perangkat listrik tersebut. Salah satu penelitian yang sedang dikembangkan adalah tentang Smart Home. Smart Home memiliki beberapa keunggulan seperti memberikan kenyamanan yang lebih baik, keamanan dan keselamatan yang lebih terjamin, serta penghematan penggunaan listrik. Dengan mengimplementasikan perangkat Smart Home di rumah atau kantor, perangkat listrik akan dapat bekerja secara otomatis sesuai kebutuhan pengguna. Pengguna juga dapat memantau dan mengontrol perangkat listrik di rumah dari jarak jauh melalui saluran komunikasi seperti melalui jaringan internet, Wi-Fi atau bluetooth. Sifat khusus dari mikrokontroler yaitu ukurannya yang kecil, hemat daya dan kelenturan listrik, menjadikan mikrokontroler sangat cocok digunakan sebagai rekorder / perekam data pada aplikasi yang tidak membutuhkan kehadiran operator.   Kata kunci: Arduino-Uno; ESP8266; IOT; Relay; Wifi

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI EVALUASI LAYANAN AKADEMIK UNTUK INSTITUT TEKNOLOGI KALIMANTAN

Eliviani, Rosa, Atrinawati, Lovinta Happy, Fiqar, Tegar Palyus
Abstract: Abstract: Higher Education can exercise management autonomy, that is to evaluate using an information system independently. The case study taken in this study is the Kalimantan Institute of Technology (ITK). So far, ITK… has used a survey information system to evaluate ITK, but the information system is static so that it is not following the current needs of ITK. Based on that, this research is developing an evaluation information system at ITK so that this information system is expected to be able to monitor and evaluate the process of activities at ITK. The method used is the waterfall model. Based on the waterfall method, the methodology used in this research is start from the identification of the problem, then study the literature and enter the system building stage, namely the analysis, design, implementation and testing stages, as well as conclusions and suggestions. The results obtained are in the form of an information system for evaluating academic activities and services that have been approved by ITK on the http://evaluasi.itk.ac.id page.             Keywords: evaluation; information system; ITK     Abstrak: Perguruan Tinggi memiliki kemampuan untuk melaksanakan otonomi pengelolaan yaitu dievaluasi secara mandiri menggunakan sistem informasi. Studi kasus yang diambil pada penelitian ini adalah Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Selama ini ITK telah menggunakan sistem informasi survey untuk mengevaluasi ITK, namun sistem informasi tersebut bersifat statis sehingga telah tidak sesuai dengan kebutuhan ITK saat ini. Berdasarkan hal itu, penelitian ini adalah mengembangkan sistem informasi evaluasi di ITK sehingga diharapkan sistem informasi ini dapat memantau dan mengevaluasi proses kegiatan di ITK. Metode yang digunakan adalah waterfall model. Berdasarkan metode waterfall tersebut, maka metodologi yang digunakan pada penelitian ini dimulai dari identifikasi masalah, kemudian studi literatur dan memasuki tahap membangun sistem yaitu tahap analisis, desain, implementasi dan pengujian, serta kesimpulan dan saran. Hasil penelitian yang diperoleh adalah berupa sistem informasi evaluasi kegiatan akademik dan layanan yang telah disetujui ITK di halaman http://evaluasi.itk.ac.id.   Kata kunci: evaluasi; sistem informasi; ITK

ILUSTRASI 3D HARDWARE PADA KOMPUTER UNTUK MATAKULIAH PRAKTIKUM PENGANTAR TERKNOLOGI INFORMASI

Ciptahadi, Gus Oka
Abstract: Abstract: Practicum Introduction to Information Technology is a general course that is always present at every IT campus in Indonesia. To give an introduction to hard ware to students, each lecturer always requires a long… g time, because they have to open (CPU) the Central Processing Unit and release other components to be explained by students. Inefficient time in opening and releasing computer hardware components when the course is taking place is the main problem that will be solved by researchers in this study. Plus the computer components that will be explained are quite small, making students unable to see it clearly when in the teaching and learning process. The offered solution, utilizing a technology based on 3D animation. Where this 3D animation technology will provide a more realistic appearance. As in the study entitled SINDO JOURNALIST 3D FILM ANIMATION in the journal Art Design and Culture volume 2. No. 1 March 2017, which researchers have reviewed, also explained that the use of 3D design technology can produce vivid and real visuals that are close to their original form [1]. The method in developing 3D animation in this study uses the Reseach and Development (R&D) Method. Conclusions from this study, researchers have succeeded in making a 3D animation-based information media about the introduction of computer hardware for the Introduction to Information Technology Practicum, with the process of animation results that have been tested using blackbox test.             Keywords: animation; hardware; research and development     Abstrak: Mata kuliah praktikum Pengantar Teknologi Informasi adalah matakuliah umum yang selalu terdapat pada setiap kampus IT di Indonesia. Untuk memberikan pengenalan hardware kepada peserta didik, setiap dosen selalu membutuhkan waktu yang cukup lama, dikarenakan harus membuka (CPU) Central Processing Unit dan melepaskan komponen lainnya agar dapat dijelaskan oleh peserta didik. Tidak efisiennya waktu  dalam membuka dan melepaskan komponen hardware komputer ketika matakuliah berlangsung menjadi permasalahan utama yang akan diselesaikan peneliti dalam penelitian kali ini. Ditambah lagi komponen komputer yang akan dijelaskan cukup kecil, membuat peserta didik tidak dapat melihatnya dengan jelas ketika dalam proses belajar mengajar. Solusi yang ditawarkan, memanfaatkan sebuah teknologi berbasis 3D animasi. Dimana teknologi 3D animasi ini akan memberikan tampilan yang lebih realistis. Metode didalam pengembangan animasi 3D pada penelitian ini menggunakan Metode Reseach and Development (R&D). Simpulan dari penelitian ini, peneliti sudah berhasil membuat sebuah media informasi berbasis animasi 3D tentang pengenalan hardware komputer untuk matakuliah Praktikum Pengantar Teknologi Informasi, dengan proses hasil animasi yang sudah diuji dengan menggunakan blackbox testing.   Kata kunci: animasi; hardware; reseach and development.

PERBANDINGAN METODE MFEP DAN MAUT DALAM SELEKSI CALON PESERTA OLIMPIADE SAINS NASIONAL (OSN)

Maharani, Dewi, Nata, Andri
Abstract: OSN (Olimpiade Sains Nasional) merupakan kegiatan perlombaan di bidang sains dan ilmu pengetahuan yang dirancang pemerintah untuk mengembangkan bakat dan prestasi siswa. OSN juga menjadi salah satu ajang tahunan yang sangat… gat diminati siswa dalam mengasah kemampuan dibidang sains dan ilmu pengetahuan. Untuk dapat menjadi peserta dan mendapatkan juara dalam dalam kompetisi ini bukanlah hal yang mudah. Perlu adanya pembimingan yang intensif kepada siswa yang memiliki potensi. Dalam memilih siswa yang akan dibimbing dan dikutsertakan dalam OSN, seleksi internal yang ketat perlu dilakukan sekolah untuk dapat mengantarkan siswa meraih prestasi tersebut. Selama ini seleksi yang dilakukan guru cenderung subyektif seperti dengan menujuk langsung peserta yang akan mengikuti tes seleksi. Seperti halnya dilokasi penelitian SMPS Tamansiswa Sukadamai, selama ini guru menyeleksi peserta OSN hanya fokus dengan yang mendapatkan ranking 1-3 di kelas saja. Padahal bisa saja ada siswa yang tidak rangking 1-3 justru memiliki keahlian pada bidang yang diolimpiadekan. Hasilnya, belum ada siswa yang mampu bersaing di tingkat kecamatan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk membantu sekolah menyeleksi seluruh siswa yang berminat dalam olimpiade dengan menggunakan teknologi Sistem Pendukung Keputusan. Melalui perbandingan 2 metode yaitu Multy Factor Evaluation Process (MFEP) dan Multi Attribute Utility Theory (MAUT), peneliti akan melakukan analisis perbandingnan untuk mendapatkan hasil yang lebih konsisten. Metode MFEP merupakan metode yang menimbang beberapa faktor yang berpengaruh terdahap alternatif. Sedangkan metode MAUT merupakan metode yang memiliki skema evaluasi akhir dengan bobot dan nilai relavan terhadap alternatif. Berdasarkan hasil yang telah dilakukan, metode MFEP dapat menghasilkan calon peserta terbaik yaitu A13 dengan nilai16,96. Sedangkan metode MAUT dapat menghasilkan calon peserta OSN terbaik yaitu A5 dengan nilai 0,680. Penelitian ini diharapatkan dapat membantu untuk seleksi calon peserta OSN.

PENERAPAN FUZZY MULTI CRITERIA DECISION MAKING UNTUK PEMILIHAN BIBIT CABAI UNGGUL

Kurniawan, Edi, Rahmadani, Nurul
Abstract: Abstract: chili is a plant that many of us have encountered in Indonesia, usually used as a cooking spice and flavor enhancer in food. Chili includes members of the genus Capsicum. The high number of chili enthusiasts has… s made the need for chili higher in Indonesia while chili is used in various fields such as medicine, cooking spices, and the food industry. Based on data from the Central Statistics Agency (BPS) in July the first 2019, retail red chili prices are set at Rp 62,099 per kilogram. This price increased by 21.76 percent when compared to the average price of chili in June 2019. In recent months the price of chili has increased very high, this is due to the reduced yields of chili farmers. Increasing the supply of chili is reduced and can not meet market needs. To control the soaring chili prices, the government is making important imports from India. The problem experienced by local farmers is the selection of superior chili seeds. The process of selecting chili seeds carried out so far by farmers is still by manual and traditional methods. Because this adds to the knowledge that is qualified to choose superior chili seeds based on certain criteria and which choices of chili seeds are suitable for cultivation. The process of cultivating chili seeds becomes more complete with maximum results. The technology used is using the Fuzzy Multi-Criteria Decision Making Method in determining superior chili seeds. From this method, it is expected to provide a solution to the chili farmers about the alternative selection of superior chili seeds.   Keywords: Chili Seeds; Decision Support System; Fuzzy Multi Criteria Decision Making   Abstrak: cabai merupakan tanaman yang banyak kita jumpai di Indonesia, biasanya digunakan sebagai bumbu masakan dan penguat rasa pada makanan. Cabai termasuk anggota genus Capsium. Banyaknya peminat cabai membuat kebutuhan akan cabai semakin tinggi di Indonesia  cabai digunakan dalam berbagai bidang seperti obat-obatan, bumbu masakan dan industri makanan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan juli pecan pertama 2019, harga cabai merah eceran tercatat Rp 62.099 per kilogram. Harga tersebut mengalami kenaikan sebesar 21,76 persen jika dibandingkan rata-rata harga cabai pada juni 2019. Beberapa bulan terakhir ini harga cabai mengalami lonjakan yang sangat tinggi hal tersebut karena berkurangnya hasil panen para petani cabai. Sehingga pasokan cabai berkurang dan tidak bisa memenuhi kebutuhan pasar. Dalam rangka mengendalikan harga cabai yang melonjak tinggi pemerintah melakukan impor cabai dari India. Masalah yang dialami oleh para petani lokal yaitu pemilihan bibit cabai unggul. Proses pemilihan bibit cabai yang dilakukan selama ini oleh petani masih dengan cara manual dan tradisional. Hal tersebut mereka lakukan Karena kurangnya pengetahuan yang mumpuni untuk memilih bibit cabai unggul berdasarkan kriteria-kriteria tertentu dan beberapa pilihan alternatif bibit cabai mana yang cocok untuk dibudidayakan. Sehingga dengan demikian proses pembudidayaan  bibit cabai menjadi lebih singkat waktunya dengan hasil yang maksimal. Teknologi yang digunakan yaitu menggunakan metode Fuzzy Multi Criteria Decision Making dalam menetukan bibit cabai unggul. Dari metode tersebut diharapkan dapat memberikan solusi kepada para petani cabai mengenai alternatif pemilihan bibit cabai unggul.   Kata Kunci: Bibit Cabai; Fuzzy Multi Criteria Decision Making; sistem pendukung keputusan