Abstract:Abstract: The re-occurrence of the ship accident while sailing in Toba Lake shows that the operational standard procedure (SOP) on safety and security issues, which are then followed by affordable cost aspects, speed and…
timeliness, and convenience aspects have not been implemented effectively and maximally. Therefore the proponent team from the Indonesian Maritime Academy College in Medan proposed community service activities in the form of training and mentoring for target partners to provide scientific education along with the assistance of partner education facilities. The results of this activity are published in scientific journals, electronic mass media. In addition, the activity videos and the improvement of the knowledge and skills of partner HR are outcomes of this activity. The lecture and demonstration methods used in the process provide an understanding of the use of shipping safety equipment. The practice method is directly used to skill in using shipping safety equipment, of course, with the assistance of the proposing team. Observation method is done to observe the ability of partners both during the activity process and afterwards. Observation after the activity is intended to determine the impact of the activities that have been carried out.
Keywords: standard operating procedures, Toba lake, shipping safety equipment
Abstrak: Terjadinya kembali musibah kecelakaan kapal saat berlayar di Danau Toba menunjukkan bahwa standar operasional prosedur (SOP) persoalan keselamatan dan keamanan, yang selanjutnya baru diikuti dengan aspek biaya yang terjangkau, kecepatan dan ketepatan waktu, serta aspek kenyamanan belum dilaksanakan secara efektif dan maksimal. Oleh sebab itu tim pengusul yang berasal dari Perguruan Tinggi Akademi Maritim Indonesia Medan mengusulkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan dan pendampingan terhadap mitra sasaran untuk memberikan edukasi ilmiah disertai dengan adanya bantuan sarana edukasi mitra. Hasil dari kegiatan ini dipublikasikan di jurnal ilmiah, media massa elektronik. Selain itu video kegiatan serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan SDM mitra merupakan luaran dari kegiatan ini. Metode ceramah dan demonstrasi digunakan dalam proses memberikan pemahaman mengenai penggunaan peralatan keselamatan pelayaran. Metode praktik langsung digunakan untuk keterampilan menggunakan peralatan keselamatan pelayaran tentunya dengan pendampingan tim pengusul. Metode observasi dilakukan untuk mengamati kemampuan mitra baik selama proses kegiatan maupun sesudahnya. Evaluasi sesudah kegiatan ditujukan untuk mengetahui dampak dari kegiatan yang telah dilaksanakan.
Kata kunci: standar operasional prosedur, danau toba, peralatan keselamatan pelayaran
Abstract:Abstract: The challenges in the world of education today, especially in the Era of the Asean Economic Community (MEA) is quite heavy, where the world of education must be able to adjust to the current conditions. Starting…
g from policy makers who have to think about breakthroughs in the form of rules up to the educational implementer who can immediately act to improve the learning process to fit the need for market share in this era of competition. Participants Community service activities conducted at the Alma'shum Perguruan Foundation Sidodadi Village District West Kisaran is the teachers who teach at the Foundation of Alma'shum College. The purpose of this activity Provide information and knowledge about the role of teachers in the era of ASEAN Economic Community and Provide Information and knowledge about the importance of technology mastery in facing global challenges. The team of lecturers who conduct this activity consists of lecturers who have different educational background. The result of this activity is the approval of the follow up activities to improve the competence of lecturers especially in the field of Information Technology.
Keywords: Profesionalism MEA, Competence, Teacher, TI
Abstrak: Tantangan dalam dunia pendidikan saat ini terutama di Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) cukup berat, dimana dunia pendidikan harus mampu menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Mulai dari pembuat kebijakan yang harus memikirkan terobosan dalam bentuk aturan sampai dengan pelaksana pendidikan yang dengan segera bisa bertindak untuk memperbaiki proses pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan akan pangsa pasar di era persaingan seperti ini. Peserta Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Yayasan Perguruan Alma’shum Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kisaran Barat ini adalah guru-guru yang mengajar di Yayasan Perguruan Alma’shum. Tujuan dari kegiatan ini Memberikan informasi dan pengetahuan tentang peranan guru dalam era Masyarakat Ekonomi Asean dan Memberikan Informasi dan pengetahuan tentang pentingnya penguasaan teknologi dalam menghadapi tantangan global. Tim dosen yang melakukan kegiatan ini terdiri dari dosen-dosen yang memiliki latar pendidikan yang berbeda. Hasil dari kegiatan ini adalah disepakatinya kegiatan lanjutan guna meningkatkan kompetensi dosen terutama di bidang Teknologi Informasi
Kata kunci: Profesionalitas, MEA, Kompetensi, Guru, TI
Abstract:Abstract: Knowledge in building a database is one of the foundations for a person to build a computer-based application. In the database itself there are several parts that must be designed to build a database perfectly,…
ie tables, relationships, and queries. The students of SMK Swasta Nasional Kisaran is one of the objectives that is considered appropriate to understand and practice the science of the database, because the knowledge they can implement directly to their world of work will, of course, work related to the world of information technology, especially building a computer-based information system applications . The method used in learning to build this database, that is training, which in the training contains the study of database in theory, then practice directly using Microsoft Access 2007 application. The end result of this learning is the students of SMK Swasta Nasional Kisaran can know, understand, and practice directly on the computer using Microsoft Access 2007 applications, how tips and tricks to build tables, relationships, and queries, so that the database can be created perfectly.Keywords: Database, Table, Relationship, Query
Abstrak: Pengetahuan dalam membangun database merupakan salah satu dasar bagi seseorang untuk membangun sebuah aplikasi berbasis komputer. Dalam database itu sendiri terdapat beberapa bagian-bagian yang harus dirancang untuk terbangunnnya sebuah database dengan sempurna, yaitu tabel, relationship, dan query. Siswa SMK Swasta Nasional Kisaran salah satu sasaran yang dianggap tepat untuk memahami dan mempraktekan ilmu pengetahuan tentang database, karena pengetahuan tersebut dapat mereka implementasikan langsung pada dunia kerja mereka nantinya, tentunya pekerjaan yang berkaitan dengan dunia teknologi informasi, khususnya membangun sebuah aplikasi sistem informasi berbasis komputer. Metode yang digunakan dalam pembelajaran membangun sebuah database ini, yaitu pelatihan, yang di dalam pelatihan tersebut memuat tentang kajian database secara teori, kemudian praktek langsung menggunakan aplikasi Microsoft Access 2007. Hasil akhir dari pembelajaran ini adalah siswa SMK Swasta Nasional Kisaran dapat mengetahui, memahami, dan mempraktekkan langsung pada komputer menggunakan aplikasi Microsoft Access 2007, bagaimana tips dan trik membangun tabel, relationship, dan query, sehingga database dapat tercipta dengan sempurna.
Kata kunci: Database, Tabel, Relationship, Query
Abstract:Abstract : This community service activity is held in SMK Negeri 1 Setia Janji on the students of RPL (Software Engineering), amounting to 23 people. The purpose of the implementation of this activity is to provide training…
ing to participants about windows server 2008 management and implementation and configuration that has not been previously taught, so it is expected to improve the new skills for each participant. The method of implementing community service is done by providing training with the stages of the delivery of the material from the module and direct practice in the laboratory room. From the results of observations, interviews undertaken and the findings can be concluded that this community service activity provides a very large and targeted benefits, thereby providing additional insight and new knowledge in the field of information technology, especially windows server 2008 outside of learning that had been received by students in SMK Negeri 1 Setia Janji.
Keywords: windows server 2008, configuration, management
Abstrak : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Setia Janji pada siswa-i jurusan RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) yang berjumlah 23 orang. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada peserta mengenai manajemen windows server 2008 beserta implementasi maupun konfigurasinya yang sebelumnya belum pernah diajarkan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan baru bagi diri masing-masing peserta. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara memberikan pelatihan dengan tahapan penyampaian materi dari modul yang diberikan dan praktek langsung di ruang laboratorium. Dari hasil pengamatan, wawancara yang di lakukan serta temuan yang kami dapatkan dapat disimpulkan bahwa program pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat yang sangat besar dan tepat sasaran, sehingga memberikan tambahan wawasan serta pengetahuan baru di bidang teknologi informasi, khususnya windows server 2008 di luar pembelajaran yang selama ini di terima oleh siswa-i di SMK Negeri 1 Setia Janji.
Kata kunci : windows server 2008, konfigurasi, manajemen
Abstract:Abstrak: Computer technology more and more influential in the management of office space at the moment. It is characterized by the more easy it is bureaucracy, the study of grammar of the easy access to information from…
one point to another. Of course, computer technology will not be such a big contribution to the development of the management of the Government if the role of human resources is not optimized. With respect to the development of computer technology, until now has been a significant development occurred in several areas in regard of the IT application in management offices. Contradictory with the above example, there are still many areas that still have not had the courage or good faith to apply IT in the management of this Office for various reasons. In fact, the IT deployment in government management office management in particular can be a motivation for employees to improve productivity of work.
Keywords : Computer technology, management offices, government
Abstrak: Teknologi Komputer semakin banyak berperan dalam manajemen perkantoran saat ini. Hal ini ditandai dengan semakin mudahnya birokrasi tata persuratan, semakin mudahnya akses informasi dari satu titik ke titik lainnya. Tentu saja, teknologi komputer tidak akan sedemikian besar kontribusinya bagi perkembangan manajemen pemerintahan jika peran sumber daya manusia tidak dioptimalkan. Sehubungan dengan perkembangan teknologi komputer, hingga saat ini telah terjadi perkembangan yang signifikan di beberapa daerah dalam kaitan aplikasi TI dalam Manajemen Perkantoran. Kontradiktif dengan kalimat di atas, masih banyak pula daerah perkantoran didesa yang masih belum memiliki keberanian atau itikad baik untuk mengaplikasikan TI dalam manajemen perkantoran ini dengan berbagai alasan. Padahal, pengaplikasian TI dalam manajemen pemerintahan khususnya manajemen perkantoran dapat menjadi motivasi bagi pegawai untuk meningkatkan produktivitas kerjanya.
Kata Kunci: teknologi komputer, manajemen perkantoran, pemerintahan
Abstract:Abstrak: Bentuk aplikasi dari serangkaian teori pendidikan yang telah dipelajari di dalam kampus tentunya akan lebih bermanfaat apabila teori-teori ilmu tersebut kita bagi kepada masyarakat. Kegiatan inilah yang disebut…
dengan pengabdian kita kepada masyarakat. Sebagai seorang akademisi baik dosen dan mahasiswa harus mampu bekerjasama dalam meujudkan Tri Darma perguruan tinggi dimana tempat kita membagi dan menimba ilmu pengetahuan. Pengabdian kepada masyarakat adalah tindakan nyata yang dapat kita lakukan untuk menambah wawasan masyarakat terhadap informasi yang akan kita bagikan, sehingga membawa kontribusi positif dalam masyarakat. Apalagi sekarang lagi hangat-hangatnya memperbincangkan tentang pemilihan kepala daerah, oleh karena itu penyuluhan tentang kepemimpinan dianggap perlu untuk di sosialisasikan kepada masyarakat. Harapan kedepannya adalah masyarakat mampu memilih pemimpin yang dapat menjadi contoh baik dalam setiap tindakan dan perkataannnya. Masyarakat diharapkan lebih hati-hati dalam memilih calon kepala daerah, tidak mudah terpengaruh citra dan kekuasaan yang dapat mendatangkan kerudian dalam masyarakat itu nantinya. Selain itu masyarakat tidak perlu takut terhadap tekanan yang mungkin saja datang untuk memaksa memilih jagoan mereka, masyarakat harus mendapatkan pencerahan tentang bagaimana hukum itu berlaku di kalangan masyarakat. Untuk itu selain membahas masalah kepemimpinan Universitas asahan juga bekerjasama dengan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum – Cakrawana Nusantara Indonesia untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang hukum, apa yang harus dilakukan masyarakat apabila tersangkut permasalahan hukum di lingkungannya, mengetahui hak dan kewajibannya dalam mentaati hukum tersebut. Harapan terbesarnya masyarakat di desa antara tidak tabu lagi terhadap permasalahan hukum, masyarakat desa antara berani untuk menghadapai permasalahan hukum yang mereka hadapi, masyarakat desa antara mampu memilih pemimpin yang tepat untuk memimpin daerah mereka.
Kata kunci: Kepemimpinan, Bantuan Hukum, Masyarakat Marginal
Abstract: The application form of a series of educational theories that have been studied on campus will certainly be more useful if the theories of science are shared for the community. This activity is called our devotion to the community. As an academic both lecturers and students should be able to work together in realizing Tri Darma college where we share and gain knowledge. Community service is a real action that we can do to increase society's insight into the information we will share, thus bringing a positive contribution to society. Especially now more warmly discussed about the election of regional heads, therefore counseling about leadership is considered necessary for the socialization to the community. The future expectation is that people are able to choose leaders who can be good examples in every action and perfomance. The community is expected to be more careful in choosing candidates for regional heads, not easily influenced by the image and power that can bring in the society later. In addition people should not be afraid of the pressures that might come to force their heroes, the public should get an enlightenment about how the law applies to the public. In addition to discussing the issue of leadership, the University of Asahan also cooperates with the Legal Aid Foundation - Cakrawana Nusantara Indonesia to provide an understanding to the public about the law, what should the community do when it comes to legal issues in its environment, knowing its rights and obligations in complying with the law. The greatest hope of the community in the village between no longer taboo on legal issues, the villagers between daring to face the legal problems they face, the villagers between able to choose the right leader to lead their area.
Keywords: Leadership, Legal Aid, Marginal Society
Abstract:Abstract: The community of society is one of main activities required by a lecture as part of the tri dharma which aimed to apply and implement the scientific competence a lecturer to contribute positively especially for…
society needs. Vocational High School is a vocational school that is required to be ready to enter the world of work, therefore the SMK graduates are required to have the skills and knowledge that will be used in the workplace. Students of vocation especially in the majors of Software Engineering must have skills in computer science, such as programming skills. In the 2013 curriculum used by SMKN1 Air Joman, there are already programming subjects, but still local content and yet the discovery of mobile programming. Though mobile programming is currently one of the most popular programming, especially Android. This is not separated from the rapid development of the Android operating system, so people are competing to make the application. The advantages of android is its opensource and easy to develop, supported by a lot of android users including SMK students, so students can build and develop an android application and implement it on their respective devices so that it can be used as needed and not close possibly to be commercialized.
Keywords:programming, mobile programming, android
Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kegiatan wajib yang harus dilaksanakan oleh seorang dosen sebagai bagian dari tri dharma perguruan tinggi yang bertujuan untuk menerapkan dan mengimplementasikan kompetensi keilmuan yang dimiliki guna memberikan kontribusi positif bagi kebutuhan masyarakat. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan sekolah kejuruan yang dituntut untuk siap masuk ke dunia kerja, maka dari itu lulusan SMK diharuskan mempunyai Skill dan pengetahuan yang akan dipergunakan dalam dunia kerja. Siswa SMK terutama pada jurusan Rekayasa Perangkat Lunak harus memiliki keterampilan dalam ilmu komputer, seperti keterampilan programming. Pada kurikulum 2013 yang digunakan oleh SMKN1 Air Joman, sudah ada mata pelajaran programming, tapi masihbersifat muatan lokal dan belum ditemukannya pemrograman mobile. Padahal pemrograman mobile saat ini menjadi salah satu pemrograman yang paling diminati, khusunya Android. Hal ini tidak lepas dari pesatnya perkembangan sistem operasi Android tersebut, sehingga orang berlomba – lomba untuk membuat aplikasinya. Kelebihan dari android adalah sifatnya yang opensource dan mudah dikembangkan, didukung dengan pengguna android yang sangat banyak termasuk siswa-siswa SMK, dengan demikian para siswa bisa membangun dan mengembangkan sebuah aplikasi android dan mengimplementasikannya pada perangkat masing-masing sehingga bisa digunakan sesuai kebutuhan dan tidak menutup kemungkinan untuk bisa dikomersilkan.
Kata kunci:pemrograman, pemrograman mobile, android
Abstract:Abstract: Student graduation is an urgent matter that is an indicator of the success of a university in producing its learning output. Several factors influence student graduation such as GPA, attendance, late taking credits,…
dits, and lack of student involvement in academic activities. The urgency of this research, universities need a method that is able to predict student graduation early so that it can provide academic intervention to students who have the potential to experience delays or fail to graduate. However, limited access to real academic data is often an obstacle in the development of predictive models, Therefore, this study aims to implement the XGBoost algorithm to predict student graduation based on several academic variables, namely the Cumulative Grade Point Average (GPA), the number of credits taken, the percentage of attendance, and the average grade of students. Model training using the XGBoost algorithm using a simulation dataset of 500 students who are labeled as graduating into two classes, namely passed and failed. The results of the study showed that the classification performance was very good with an accuracy value of 99.6%, Precision 99.7%, recall 99.4%.
Keywords: xgboost algorithm; data mining; student graduation
Abstrak: Kelulusan mahasiswa merupakan hal urgensi yang menjadi indikator keberhasilan sebuah perguruan tinggi dalam menghasilkan output pembelajarannya. Beberapa Faktor yang mempengaruhi kelulusan mahasiswa seperti IPK, kehadiran, keterlambatan pengambilan SKS, serta kurangnya keterlibatan mahasiswa dalam aktifitas akademik. Yang menjadi urgensi penelitian ini, Perguruan tinggi memerlukan suatu metode yang mampu memprediksi kelulusan mahasiswa secara dini sehingga dapat memberikan intervensi akademik kepada mahasiswa yang berpotensi mengalami keterlambatan atau tidak lulus. Namun, keterbatasan akses terhadap data akademik riil sering menjadi kendala dalam pengembangan model prediksi, Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengimplementasikan algoritma XGBoost untuk memprediksi kelulusan mahasiswa berdasarkan beberapa variabel akademik, yaitu Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), jumlah SKS yang ditempuh, persentase kehadiran, dan nilai rata-rata mahasiswa. Pelatihan model menggunakan algoritma XGBoost dengan menggunakan dataset simulasi 500 mahasiswa yang diberi label kelulusan menjadi dua kelas yaitu lulus dan tidak lulus. Hasil penelitian menunjukan bahwa performance klasifikasi yang sangat baik dengan nilai accurasi sebesar 99,6%, Precision 99,7%, recall 99,4%.
Kata kunci: algoritma xgbosst; kelulusan mahasiswa; penambangan data
Abstract:Abstract: The advancement of digital technology has made it easier to create, process, and distribute files—using 317 files from the dataset https://www.kaggle.com/datasets/axon data/selfie-and-official-id-photo-dataset-18k…
t-18k images?select=metadata_image.csv has also introduced new challenges, such as the increasing practice of digital file manipulation that is difficult to detect visually. Therefore, an intelligent digital forensics system that can automatically and accurately detect file authenticity is required. This study aims to develop an intelligent digital forensics system for detecting file manipulation by leveraging metadata analysis and the Random Forest classification method. The methods used include extracting metadata from digital files—such as time information, device details, and processing history—followed by analysis to identify patterns of inconsistency that indicate manipulation. This data is then used as features in the classification process using the Random Forest algorithm to distinguish between original and manipulated files. The results of this study are expected to show that the use of metadata analysis combined with the Random Forest algorithm can improve accuracy in detecting digital file manipulation compared to conventional methods. The resulting system is expected to provide an effective, efficient, and integrated solution to support digital forensic investigations, Based on the test results, the system demonstrated good performance with an accuracy rate of 94%.
Keywords: Digital Forensics;File Manipulation;Metadata Analysis;Random Forest;Classification;Machine Learning
Abstrak:Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan kemudahan dalam pembuatan, pengolahan,dan distribusi file sebanyak 317 file, sumber datasets https:// www.kaggle.com/datasets/axondata/selfie-and-official-id-photo-dataset-18k-images?select =metadata_image.csv, namun juga menimbulkan tantangan baru berupa meningkatnya praktik manipulasi file digital yang sulit dideteksi secara kasat mata. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem forensik digital yang cerdas dan mampu mendeteksi keaslian file secara otomatis dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem forensik digital cerdas untuk deteksi manipulasi file dengan memanfaatkan analisis metadata dan metode klasifikasi Random Forest. Metode yang digunakan meliputi proses ekstraksi metadata dari file digital, seperti informasi waktu, perangkat, dan riwayat pengolahan, kemudian dilakukan analisis untuk menemukan pola ketidaksesuaian yang mengindikasikan adanya manipulasi. Selanjutnya, data tersebut digunakan sebagai fitur dalam proses klasifikasi menggunakan algoritma Random Forest untuk membedakan antara file asli dan file yang telah dimanipulasi. Hasil dari penelitian ini diharapkan menunjukkan bahwa penggunaan analisis metadata yang dikombinasikan dengan algoritma Random Forest mampu meningkatkan akurasi dalam mendeteksi manipulasi file digital dibandingkan metode konvensional. Sistem yang dihasilkan dapat memberikan solusi yang efektif, efisien, dan terintegrasi dalam mendukung proses investigasi forensik digital, Berdasarkan hasil pengujian, sistem menunjukkan performa yang baik dengan tingkat akurasi sebesar 94%.
Kata Kunci: Forensik Digital, Manipulasi File, Metadata, Random Forest, Klasifikasi, Machine Learning.
Abstract:Abstract: Manual meeting documentation risks losing important information due to cognitive fatigue. Although automated summarization models have evolved, integrated end-to-end systems for Indonesian spoken language remain…
n highly limited. This study aims to design and evaluate an end-to-end automated meeting summarization architecture that directly integrates Automatic Speech Recognition (ASR) via OpenAI Whisper for transcription and the IndoT5 language model for abstractive summarization. IndoT5 was fine-tuned using a dataset of 486 Indonesian spoken language transcript pairs. Testing was conducted on a CPU infrastructure using MP4, MP3, and WAV formats. Results show the optimal fine-tuning configuration significantly improved accuracy, achieving ROUGE-1 (0.4167), ROUGE-2 (0.1973), and ROUGE-L (0.2701) scores. Computationally, the system achieved a Real-Time Factor below 1, processing data faster than the actual recording duration. Conclusively, integrating Whisper and IndoT5 shows potential in producing coherent meeting summaries with lightweight computational overhead, making it viable for local infrastructure implementation to ensure data privacy.
Keywords: abstractive summarization; ASR; end-to-end pipeline; IndoT5; real-time factor
Abstrak: Dokumentasi rapat manual rentan menghilangkan informasi penting akibat keterbatasan kognitif. Meskipun model peringkas otomatis telah berkembang, implementasi sistem terintegrasi (end-to-end) khusus percakapan lisan berbahasa Indonesia masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi arsitektur peringkas rapat otomatis end-to-end yang mengintegrasikan langsung Automatic Speech Recognition (ASR) melalui OpenAI Whisper untuk transkripsi dan model bahasa IndoT5 untuk peringkasan abstraktif. Adaptasi domain dilakukan melalui fine-tuning IndoT5 menggunakan 486 pasang dataset transkrip lisan berbahasa Indonesia. Pengujian pada infrastruktur CPU menggunakan format MP4, MP3, dan WAV. Hasil pengujian menunjukkan konfigurasi fine-tuning optimal berhasil meningkatkan akurasi, dengan skor ROUGE-1 (0,4167), ROUGE-2 (0,1973), dan ROUGE-L (0,2701). Sistem mendemonstrasikan efisiensi komputasi dengan nilai Real-Time Factor di bawah 1, mengindikasikan waktu pemrosesan lebih cepat dari durasi rekaman asli. Kesimpulannya, integrasi Whisper dan IndoT5 menunjukkan potensi dalam menghasilkan ringkasan yang koheren dengan beban komputasi ringan, sehingga layak diimplementasikan pada infrastruktur lokal organisasi untuk menjaga privasi data.
Kata kunci: ASR; end-to-end pipeline; IndoT5; peringkasan abstraktif; real-time factor