Abstract:Abstract: Information technology era requires speed and processing to obtain information. Users are required to quickly obtain and process information as needed. The use of the internet covers many fields of education but…
t the use of the internet also covers the scope of business and transactions. Development of internet technology is widely used in business and sales transactions. Because the internet can create new entrepreneurs. Internet-based social media is an application service that is widely used as a means for the purpose of publishing a service or product. In the implementation of the service, the pre-test method was used which was given to the mothers of the village of RT 03 RW 01 by giving a questionnaire to measure their understanding of social media. Furthermore, given the delivery of material on understanding social media and the internet. The next method is carried out in practice to implement it. This will provide benefits in understanding social media and the internet for business ventures, both businesses that are established individually or in groups. Because social media can be used as a promotional media, see market developments, provide experiences for consumers and serve as social media for competitors. The results obtained from this service, the community / village mothers have business facilities, namely using the social media Facebook. With this media, the native mothers of the village can promote or sell their products there..
Keywords: internet; social media; transactions
Abstrak: Era teknologi informasi memerlukan kecepatan dan pemrosesan untuk mendapatkan informasi. Pengguna dituntut untuk lebih cepat memperoleh dan mengolah informasi sesuai kebutuhan. Penggunaan internet mencangkup banyak bidang pendidikan tetapi penggunaan internet juga mencangkup lingkup bidang usaha dan transaksi.Perkembagan teknologi internet banyak digunakan dalam bidang usaha dan transaksi penjualan. Kerena internet bisa menciptakan para enterpreneur yang baru. Internet berbasis media sosial merupakan suatu layanan aplikasi yang banyak dimanfaatkan sebagai sarana untuk tujuan mempublikasikan suatu jasa atau produk. Dalam pelaksanaan pengabdian digunakan metode pra test yang diberikan kepada ibu-ibu tiban kampung RT 03 RW 01 dengan memberikan koesioner untuk mengukur pemahaman tentang media social. Selanjutnya diberikan penyampaian materi tentang pemahaman media social dan internet. Metode selanjutnya di lakukan pelaksaan prakterk untuk mengimplemantasikannya. Hal ini akan memberikan pemanfaatand dalam pemahaman media social dan internet untuk usaha bisnis, baik usaha yang didirikan secara individual maupun kelompok. Karena media sosial dapat dijadikan suatu media promosi, melihat perkembangan pasar, memberikan pengalaman bagi konsumen dan sebagai media sosial kompetitor. Hasil yang didapat dari pengabdian ini, masyarakat/ibu-ibu tiban kampung mempunyai sarana usaha yaitu menggunakan media sosial facebook. Dengan media tersebut ibu-ibu tiban kampung dapat mempromosikan atau menjual produknya di sana.
Kata kunci : media sosia; internet; transaksi
Abstract:Abstract: The growth of the e-commerce market in Indonesia is very high and is one of the largest in the world. As a country whose population is dominated by a mid-level economy, e-commerce is very positively welcomed by…
the Indonesian population, especially the millennial generation. The millennial generation is a generation of young people today who are currently in the age range of 15-34 years. This generation is the biggest consumer in utilizing the internet in many ways, such as social media and e-commerce. The method used in this service is a simulation using one e-commerce application, namely Shopee. The purpose of this Community Service activity is to utilize e-commerce, especially for millennials so that they can use it in positive terms. The result of this activity was the implementation of Community Service activities attended by 30 students at SMA Negeri 2 Tanjungbalai.
Keywords: e-commerce; millennial generation
Abstrak: Pertumbuhan pasar e-commerce di Indonesia sangat tinggi dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Sebagai negara yang penduduknya didominasi oleh ekonomi tingkat menengah, e-commerce sangat disambut positif bagi penduduk Indonesia, terutama generasi milenial. Generasi milenial merupakan generarasi muda masa kini yang saat ini berusia dalam rentang usia15-34 tahun. Generasi ini merupakan konsumen terbesar dalam memanfaatkan internet dalam banyak hal, seperti sosial media maupun e-commerce. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini ialah simulasi menggunakan salah satu aplikasi e-commerce, yaitu Shopee. Tujuan dilakukannya kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk memanfaatkan e-commerce terutama bagi generasi milenial sehingga dapat memanfaatkannya dalam hal positif. Hasil kegiatan ini ialah terlaksananya kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dihadiri siswa-siswi SMA Negeri 2 Tanjungbalai sebanyak 30 orang.
Kata kunci: e-commerce; generasi milenial
Abstract:Abstract : The application of the ITE Law in Indonesia must be understood by all groups, not least for students of SMA Negeri 3 Kisaran. Providing information to all students regarding the application of Law No. 11/2008…
on Information and Electronic Transactions (ITE) is a must to do, because now we see many school children vulnerable to violations of the ITE Law. The Information and Electronic Transaction Law (abbreviated as ITE Law) or Law number 11 of 2008 is the law that regulates information and electronic transactions, or information technology in general. This law has jurisdiction applicable to every person who commits legal acts as regulated in this Act, both within the territory of Indonesia and outside the jurisdiction of Indonesia, which has legal consequences in the jurisdiction of Indonesia and / or outside the jurisdiction of Indonesia and harm the interests of Indonesia. Many people want article 27 paragraph 3 in Law No. 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions (ITE) for deletion. The reason is because article 27 paragraph 3 of the ITE Law which is commonly referred to as the rubber article is a dangerous law. Moreover, if applied by parties who do not understand about cyberspace.
Keywords: Application, Law
Abstrak : Penerapan UU ITE di Indonesia harus benar-benar dipahami semua kalangan tidak terkecuali juga bagi siswa dan siswi SMA Negeri 3 Kisaran. Memberikan informasi kepada seluruh siswa-siswi berkaitan penerapan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) merupakan hal yang harus dilaksanakan, sebab saat ini kita lihat banyak anak sekolah rentan terhadap pelanggaran UU ITE. Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (disingkat UU ITE) atau Undang-undang nomor 11 Tahun 2008 adalah UU yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi informasi secara umum. UU ini memiliki yurisdiksi yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia. Banyak kalangan menginginkan pasal 27 ayat 3 di Undang-undang No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) untuk dihapus. Alasannya, karena pasal 27 ayat 3 UU ITE yang biasa disebut dengan pasal karet sebagai undang-undang yang berbahaya. Terlebih lagi jika diterapkan oleh pihak-pihak yang tak paham soal dunia maya.
Kata kunci: Penerapan, Undang-Undang
Abstract:Abstract: The low HOTS (Higher Order Thinking Skills) students based on the results of PISA 2015 in mathematics shows the characteristics of mathematics learning are still familiar with Lower Order Thinking Skills (LOTS)…
questions. Based on this, HOTS math problems need to be developed at the Vocational high school education level. The difficulty of the teacher in applying HOTS questions is due to the lack of information obtained by the teacher and the lack of sharing activities to compile HOTS questions. The purpose of this community service activity is to provide training for vocational mathematics teachers in making HOTS questions. This community service activity is in the form of training for Mathematics Teachers of Denpasar Development Vocational School and involving all teachers of mathematics subjects. The partner in this dedication activity named I Made Surya Mega Widiastha, S.Pd is one of the mathematics teachers at the Denpasar Development Vocational School. The implementation of community service activities is carried out through three stages, namely planning, implementation, and reflection. Based on the results of the questionnaire given to the partners and to the school, the results of the service have been able to run well.
Keywords: Dedication, Mathematics, Training, Hots
Abstrak: Rendahnya HOTS (Higher Order Thinking Skills) siswa berdasarkan hasil PISA 2015 dalam matematika menunjukkan karakteristik pembelajaran matematika masih terbiasa dengan soal-soal Lower Order Thinking Skills (LOTS). Berdasarkan hal tersebut, perlu dikembangkan soal matematika HOTS di jenjang pendidikan sekolah menengah Kejuruan. Kesulitan guru dalam menerapkan soal-soal HOTS dikarenakan kurangnya informasi yang diperoleh guru serta minimnya kegiatan sharing untuk menyusun soal HOTS. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pelatihan bagi guru matematika SMK dalam membuat soal-soal HOTS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pelatihan kepada guru matematika SMK Pembangunan Denpasar dan melibatkan semua guru mata pelajaran matematika. Mitra pada kegiatan pengabdian ini bernama I Made Surya Mega Widiastha, S.Pd merupakan salah satu guru matematika di SMK Pembangunan Denpasar. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, implementasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil kuisioner yang diberikan kepada pihak mitra maupun ke pihak sekolah diperoleh hasil pengabdian sudah dapat berjalan dengan baik.
Kata kunci: Pengabdian, Matematika, Pelatihan, Hots
Abstract:Abstract: Community service activities that use technology and the motivation of members of the Porsea Sector Police support the knowledge and understanding needed to produce new knowledge with current developing technology.…
ogy. Regarding the target in community service activities is to be able to add insight into new technologies and also create high work motivation. The activity of technology training and training support for members of the police officers in the criminal world is provided with lectures, video demonstration and question, and answer methods. The benefits obtained from this activity include, among others, being able to improve the performance of police officers in the knowledge of existing police technology, so that members work according to their fields and can master the technology in the police to work professionally. This proves to create a secure and conducive atmosphere for the community.
Keyword: motivation; performance; technology
Abstrak : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pengaruh teknologi dan motivasi kinerja anggota polsek porsea ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman yang diharapkan dapat menghasilkan pengetahuan baru dengan adanya teknologi yang berkembang saat ini. Adapun sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk dapat menambah wawasan pengetahuan tentang hadirnya teknologi-teknologi baru dan juga menjadikan motivasi kerja yang tinggi. Kegaiatan pelatihan pengaruh teknologi dan motivasi kinerja anggota polsek porsea dalam dunia kriminal ini disajikan dengan metode ceramah, demontrasi video dan tanya jawab. Manfaat yang di peroleh dari kegiatan ini antara lain dapat meningkatkan kinerja anggota polsek porsea dalam pengetahuan teknologi yang ada kepolisian, sehingga anggota bekerja sesuai bidang dan dapat menguasai betul teknologi yang ada di kepolisian agar bekerja secara secara profesional. Ini membuktikan agar terciptalah suasana yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
Keyword : kinerja; motivasi; teknologi
Abstract:Abstract: Community Service activities are in the form of training in the use of computer technology for health workers, especially the patient registration section in the UPT Porsea Health Center environment, aimed at providing…
roviding knowledge and skills, which are expected to produce changes in knowledge and skills from teachers and students so that the learning and teaching process can run smoothly and easily. The target audience in this Community Service activity is all health workers on duty in the patient registration section. Training activities on the use of computer technology in the world of health are presented with lecture methods, demonstrations and question and answer. Benefits obtained from this activity include increasing knowledge of staff health to be more professional in processing the data of patients who are treated at the UPT Porsea Health Center in order to manage patient data effectively and efficiently in science and technology mastery, so that it can simplify the process of calculating the number of patients treated computerically with the help of Microsoft Excel.
Keywords: Utilization of Computer Technology, Microsoft Excel, Patient Data Processing
Abstrak: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan pemanfaatan teknologi komputer bagi tenaga kesehatan khususnya bagian pendaftaran pasien di lingkungan UPT Puskesmas Porsea ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan, yang diharapkan dapat menghasilkan perubahan pengetahuan, keterampilan dan sikap dari guru maupun siswa sehingga proses belajar dan mengajar dapat berjalan dengan lancar dan mudah.Khalayak sasaran dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di bagian pendaftaran pasien. Kegiatan pelatihan pemanfaatan teknologi komputer dalam dunia kesehatan ini disajikan dengan metode ceramah, demonstrasi dan tanya jawab. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain dapat meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan agar lebih profesional dalam mengolah data pasien yang berobat di UPT Puskesmas Porsea agar dapat mengelola data pasien secara efektif dan efisien dalam penguasan IPTEKS, sehingga dapat mempermudah proses perhitungan jumlah pasien yang berobat secara komputerisasi dengan bantuan Microsoft Excel.
Kata Kunci : Pemanfaatan Teknologi Komputer, Microsoft Excel, Pengolahan Data Pasien
Abstract:Abstract:The 2009 Permenpan-RB on Sustainable Professional Development is not only aimed at PNS teachers but teachers in general. Members of the GTT-PTT Honorary Staff Forum at Secang District have a strong desire to be…
able to arrange the classroom action research (CAR). However, this desire is constrained by the limited opportunities given to them attending CAR training. Most of them do not have enough knowledge about CAR preparation. In addition to being unfamiliar with research methods, they also lack knowledge of how to plan and compile their reports. Seeing this problem, this dedication activity became a concrete effort to help teachers, especially members of the Secang GTT-PTT Honorary Forum at Secang District, to provide training and mentoring for the preparation of CAR increasing the knowledge about CAR development. This community service was carried out within 4 months. This activity was attended by 25 participants. The method of activities carried out to resolve partner problems was through training and mentoring divided into 5 meetings at the SDN 2 Secang hall. Material presented at the first meeting were: (1) PTK concept; (2) preparation of background, problem identification and formulation of topics and problems; (3) looking for sources of reference related to the topic, as well as the design of the CAR implementation; (4) preparation of results and discussion; and (5) finalization of the report.
Keywords:Community Services, Training, Action Research
Abstrak: Permenpan-RB Tahun 2009 tentang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) tidak hanya ditujukan kepada guru PNS saja namun guru secara umum. Anggota Forum Tenaga Honorer GTT-PTT Kecamatan Secang memiliki keinginan yang kuat untuk mampu menyusun PTK. Namun, keinginan tersebut terkendala dengan terbatasnya kesempatan yang diberikan kepada mereka untuk mengikuti pelatihan PTK. Sebagian besar dari mereka tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai penyusunan PTK. Selain awam dengan metode penelitian, mereka juga tidak memiliki pengetahuan tentang bagaimana merencanakan dan menyusun laporannya. Melihat masalah tersebut, kegiatan pengabdian ini menjadi upaya konkret dalam membantu guru terutama anggota Forum Tenaga Honorer GTT-PTT Kecamatan Secang untuk memberikan pelatihan dan pendampingan penyusunan PTK dalam meningkatkan pengetahuan tentang penyusunan PTK. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam waktu 4 bulan. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta. Metode kegiatan yang dilaksanakan guna menyelesaikan permasalahanmitra adalah dengan pelatihan dan pendampingan yang dibagi menjadi 5 pertemuan bertempat di aula SDN 2 Secang. Materi yang disampaikan dalam pertemuan pertama adalah: (1) konsep PTK; (2) penyusunan latar belakang, identifikasi masalah serta perumusan topik dan masalah; (3) mencari sumber rujukan terkait topik, serta desain pelaksanaan PTK; (4) penyusunan hasil dan pembahasan; dan (5) finalisasi laporan.
Kata kunci : Pengabdian Masyarakat, Pelatihan, Ptk
Abstract:Meningkatnya permintaan akan sumberdaya pangan laut di Indonesia telah mendorong pemerintah untuk mengambil langkah-langkah menambah produksi pangan laut dengan mengembangkan budidaya perikanan air payau di wilayah pesisir.…
ir. Salah satunya dengan pengembangan usaha tambak masyarakat sistem terpal bundar. Pemilihan sistem terpal bundar dianggap salah satu solusi yang cukup efektif dan efisien mengingat adanya beberapa kendala atau keterbatasan yang dimiliki oleh masyarakat khususnya di Desa Paluh Manan. Beberapa permasalahan tersebut diantaranya adalah keterbatasan jumlah dan kesesuaian lahan, modal, kualitas benur, pertumbuhan penyakit, informasi dan teknologi. Selain itu, adanya anggapan di masyarakat bahwa budidaya udang vaname akan menguntungkan jika dibudidayakan secara semi intensif dan intensif yang dalam pengoperasiannya memerlukan investasi cukup besar. Menjawab permasalahan ini, melalui penerapan budidaya udang vaname menggunakan terpal bundar maka masyarakat secara langsung sudah memangkas biaya pembelian lahan dan pembuatan tambak. Selanjutnya, melalui penerapan teknologi pendeteksi kualitas air pada aplikasi probiotik maka kekhawatiran akan tingkat keberhasilan yang rendah karena benur rentan mati baik akibat ketidaksesuaian air maupun akibat penyakit (virus dan bakteri) dapat diminimalisir semaksimal mungkin.
Abstract:Abstract: Literacy education is education for anyone who is illiterate, whether children or parents or even the elderly. What must be considered in this matter is that literacy education is a very sensitive education, an…
attitude that seems to be patronizing tends to be responded negatively. They tend to avoid, reject and feel offended when treated like children. They will reject learning situations that conflict with their self-concept as independent individuals. the method is carried out after observation and study of the material, the results achieved after the presentation of the material read, write, count are quantitative results. The ability of citizens to learn after functional literacy learning in the advanced literacy sector was assessed in the good category. This can be seen from the results that show that the results obtained by residents from those who are not yet fluent in reading, writing, and arithmetic, are now fluent in reading, writing, and arithmetic.
Keywords: illiterate
Abstrak: Pendidikan keaksaraan merupakan pendidikan bagi siapa saja yang menyandang buta aksara, baik anak-anak maupun orang tua atau lansia sekalipun. Harus diperhatikan dalam persoalan ini adalah pendidikan keaksaraan merupakan pendidikan yang sangat sensitif, sikap yang terkesan menggurui cenderung ditanggapi negative. Mereka cenderung menghindar, menolak dan merasa tersinggung apabila diperlakukan seperti anak-anak. Mereka akan menolak situasi belajar yang bertentangan dengan konsep dirinya sebagai individu yang mandiri. metode yang dilakukan setelah observasi dan pengajian materi, maka hasil yang dicapai setelah penyajian materi baca, tulis, hitung ialah hasil secara kuantitaif. Kemampuan warga belajar setelah pembelajaran keaksaraan fungsional bidang buta aksara lanjutan dinilai dalam kategori baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh oleh warga dari yang belum lancar membaca, menulis, dan berhitung, sekarang menjadi lancar membaca, menulis, dan berhitung.
Kata kunci: buta aksara
Abstract:Abstract: Activities devotion to the community is in the form of training table for the processing of student value for employees and teachers SMP Negeri 5 Kisaran. It aims to provide knowledge, skills, which are expected…
d to result in changes in knowledge, skills and from employees and teachers so that the process of processing student values can run smoothly and easily. Target audiences in community service activities are employees and teachers of SMP Negeri 5 Kisaran. The training activities are presented with lecture, demonstration and question and answer methods. The availability of adequate lecturers, enthusiasm of the participants, and the support of the principal is a support for the implementation of this PKM activity. The obstacles faced is the ability of participants to use this application is still low. Benefits derived from this activity include participants can know about the significance of the use of Micrososft Excel primarily using the table on processing the value of suswa always used by teachers in schools in entering student value and application of basic formula in accelerate the processing of other data.
Keywords: Teachers, Microsoft Excel, Student Values, Employees, Tables
Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu berupa pelatihan pembuatan tabel untuk pengolahan nilai siswa bagi pegawai dan guru-guru SMP Negeri 5 Kisaran. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, yang diharapkan dapat menghasilkan perubahan pengetahuan, keterampilan dan dari para pegawai dan guru sehingga proses pengolahan nilai siswa dapat berjalan dengna lancar dan mudah. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pegawai dan guru-guru SMP Negeri 5 Kisaran . Kegiatan pelatihan ini disajikan dengan metodeceramah, demonstrasi dan tanya jawab. Ketersediaan dosen yang memadai, antusiasme peserta, dan dukungan kepala sekolah merupakan pendukung terlaksananya kegiatan PKM ini.Adapun kendala yang dihadapi adalah kemampuan peserta menggunakan porgram aplikasi ini masih rendah.Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain peserta dapat mengetahui tentang arti pentingnya penggunaan Micrososft Excel terutama menggunakan tabel pada pengolahan nilai suswa yang selalu digunakan oleh para guru-guru di sekolah dalam memasukkan nilai siswa dan aplikasi formula dasar dalam mempercepat pengolahan data lainnya.
Kata Kunci: Guru,Microsoft Excel, Nilai siswa, Pegawai, Tabel