Search Articles & Publications

Showing 114 articles found for "Artificial"

PENDAMPINGAN PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH BERBASIS AL-QUR’AN

Ahmad, Rabya Mulyawati, Salem, Muh Amirrudin, Parera, Moh Mul Akbar Eta, Guhir, Asliat Hingi, Laba, Abdul Syukur
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) pada penulisan karya ilmiah berbasis Al-Qur’an secara efektif dan… dan etis. Metode yang digunakan adalah pendekatan Service Learning yang mengintegrasikan pembelajaran konseptual dengan praktik langsung, melibatkan 30 mahasiswa sebagai peserta. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, praktik penulisan, serta refleksi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap konsep AI dan penerapannya dalam penulisan ilmiah, yang ditunjukkan melalui keterlibatan aktif selama proses pembelajaran serta kemampuan menghasilkan karya ilmiah secara sistematis. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dalam menyikapi penggunaan AI, khususnya terkait aspek etika dan validitas informasi. Meskipun demikian, masih terdapat variasi kemampuan peserta dalam menyusun karya ilmiah serta potensi ketergantungan terhadap teknologi. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan lanjutan dan penguatan literasi akademik serta etika penggunaan AI agar hasil pembelajaran lebih optimal dan berkelanjutan.

TRANSFORMASI PERENCANAAN PEMBELAJARAN MELALUI PELATIHAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE BAGI GURU DI SMP DI KABUPATEN KOLAKA TIMUR

Anas, Rini, Bima, Susah Jafar
Abstract: (Abstrak) Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang yang signifikan bagi guru dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Namun, pemanfaatan teknologi… gi pembelajaran berbasis AI di SMP lingkup Kabupaten Kolaka Timur belum sepenuhnya optimal, khususnya dalam perancangan kegiatan pembelajaran dan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas profesional guru melalui pelatihan pemanfaatan aplikasi pembelajaran berbasis AI, seperti Canva, Word AI, dan ChatGPT, guna mendukung perencanaan pembelajaran yang efektif dan inovatif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan penyusunan materi pelatihan, kegiatan tatap muka, demonstrasi, praktik langsung terbimbing, latihan mandiri, serta pendampingan intensif. Peserta kegiatan terdiri atas guru dan kepala sekolah, dengan fasilitator utama dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lakidende. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep teknologi pembelajaran digital serta kemampuan dalam merancang perangkat pembelajaran berbasis AI, meliputi media presentasi, lembar kerja digital, dan RPP berbantuan AI. Guru menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme yang tinggi serta mampu menghasilkan rancangan pembelajaran yang lebih kreatif, efektif, dan relevan dengan karakteristik mata pelajaran. Secara keseluruhan, kegiatan PKM ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru dalam pemanfaatan teknologi AI secara berkelanjutan, sekaligus menjadi upaya strategis dalam mendukung transformasi digital sekolah dan peningkatan kualitas pembelajaran.  

KONSEP DASAR SERTA MANFAAT ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM KEHIDUPAN MODERN

Putri, Anklita Nurul Eka, Syahda, Talitha Quds, Nursihab, Ihab Muhammad, Putri, Zahra Navisa, Veralin, Livia, Nuraini, Salsa, Putri, Cinta Alviana, Desmafitano, Mufti Falah, Widagdo, Arif
Abstract: Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu inovasi teknologi yang berkembang pesat pada era modern dan telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji… kaji konsep dasar, sejarah perkembangan, prinsip-prinsip utama, serta implementasi Artificial Intelligence dalam berbagai sektor kehidupan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui kajian terhadap buku, jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan berbagai publikasi akademik yang relevan dengan topik AI. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi perkembangan, karakteristik, serta penerapan teknologi AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Artificial Intelligence merupakan teknologi yang dirancang untuk meniru kecerdasan manusia melalui proses pembelajaran, penalaran, pengenalan pola, dan pengambilan keputusan. AI telah diterapkan secara luas dalam berbagai bidang, seperti kesehatan, pendidikan, bisnis, transportasi, keamanan, pertanian, dan industri digital. Pemanfaatan AI mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, akurasi, serta kualitas layanan pada berbagai sektor. Namun demikian, perkembangan AI juga menghadirkan tantangan berupa persoalan etika, keamanan dan privasi data, ketergantungan teknologi, serta kebutuhan peningkatan literasi digital masyarakat. Oleh karena itu, pemanfaatan AI perlu diimbangi dengan tata kelola yang bertanggung jawab serta pengembangan sumber daya manusia yang memadai guna mengoptimalkan manfaat teknologi secara berkelanjutan.

AKUNTABILITAS BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE PADA UMKM: PELUANG DAN TANTANGAN

Nasution, Juni Erpida, Widiyan, Tika, Arumsari, Tania
Abstract: Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi digital dalam berbagai sektor, termasuk pengelolaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi… si akuntabilitas berbasis Artificial Intelligence pada UMKM di Kota Makassar serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas pemilik dan pengelola UMKM yang telah memanfaatkan teknologi digital dalam aktivitas usahanya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI melalui aplikasi pembukuan digital, chatbot, analisis data penjualan, dan sistem pemasaran digital mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kualitas pengelolaan informasi usaha. Penggunaan AI juga membantu pelaku UMKM dalam memperkuat sistem pencatatan transaksi dan pelaporan keuangan sehingga mendukung peningkatan akuntabilitas usaha. Namun demikian, implementasi AI masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, biaya teknologi, serta risiko keamanan dan privasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Artificial Intelligence memiliki potensi besar dalam mendukung akuntabilitas UMKM, tetapi keberhasilannya memerlukan peningkatan kapasitas digital, dukungan infrastruktur, dan tata kelola teknologi yang memadai.

HUBUNGAN LITERASI DIGITAL DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN DARING BERBASIS TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN

Maesaroh Lubis, N Leni Sri Mulyani
Abstract: Transformasi digital dalam pendidikan tinggi menuntut mahasiswa memiliki literasi digital yang memadai untuk mengoptimalkan pembelajaran berbasis teknologi kecerdasan buatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat&#8230; literasi digital mahasiswa, mengukur capaian prestasi akademik, dan mengidentifikasi hubungan antara literasi digital dengan prestasi akademik dalam konteks pembelajaran daring berbasis artificial intelligence. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 53 mahasiswa yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner terstruktur dengan validitas dan reliabilitas teruji, serta dokumentasi nilai Indeks Prestasi Kumulatif. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Pearson Product-Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 96,22% mahasiswa memiliki literasi digital kategori baik hingga sangat baik dengan rata-rata skor 4,08, sementara 81,13% mahasiswa mencapai IPK 3,51-4,00 dengan predikat cum laude dan rata-rata IPK 3,72. Uji korelasi menghasilkan koefisien r = 0,684 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,01), mengkonfirmasi adanya hubungan positif kuat dan signifikan antara literasi digital dengan prestasi akademik. Koefisien determinasi sebesar 46,8% menunjukkan literasi digital berkontribusi substansial terhadap prestasi akademik. Temuan ini mengimplikasikan urgensi pengembangan program literasi digital komprehensif dalam kurikulum pendidikan tinggi untuk mengoptimalkan pembelajaran berbasis kecerdasan buatan.

PENGARUH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DAN LITERASI DIGITAL TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA E-COMMERCE TOKOPEDIA

Meidita, Ranti, Sarah, Siti, Rizal, Iwan
Abstract: Pertumbuhan pesat teknologi digital telah meningkatkan persaingan antarplatform e-commerce, sehingga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan literasi digital menjadi faktor penting dalam membentuk loyalitas pelanggan.&#8230; langgan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh AI dan literasi digital terhadap loyalitas pelanggan pengguna Tokopedia di Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal. Data dikumpulkan dari 97 pengguna aktif Tokopedia melalui teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dan literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, dengan literasi digital memiliki pengaruh yang lebih dominan. Penerapan AI mampu meningkatkan pengalaman pelanggan melalui personalisasi dan layanan otomatis, sedangkan tingkat literasi digital yang lebih tinggi meningkatkan kepercayaan diri dan rasa aman pengguna dalam bertransaksi secara daring. Secara simultan, AI dan literasi digital berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan, yang menunjukkan bahwa platform e-commerce perlu menyeimbangkan inovasi teknologi dengan upaya peningkatan literasi digital pengguna agar tetap kompetitif.

THE ROLE OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TECHNOLOGY IN IMPROVING THE QUALITY OF LEARNING MANAGEMENT IN THE DIGITAL ERA

Hermawan, Wawan, Endrawati, Eli, Nuarida, Eva Bella
Abstract: The digital technology revolution has catalyzed a fundamental paradigmatic transformation in the global education ecosystem, creating a new era where technology integration has become a strategic imperative in effective&#8230; and sustainable learning management. One of the most disruptive technological innovations that has become the primary focus in educational transformation is Artificial Intelligence (AI), which has demonstrated extraordinary potential in revolutionizing various aspects of learning management through sophisticated adaptive capabilities, deep learning personalization, and comprehensive administrative automation. This research aims to comprehensively and systematically examine the multidimensional role of AI in enhancing the quality of learning management in the digital era, with in-depth analytical focus on three fundamental pillars: strategic learning planning, pedagogical process implementation, and learning outcome evaluation. The research methodology employs a rigorous Systematic Literature Review (SLR) approach, analyzing over 150 high-quality scientific articles from leading national and international journals published between 2014-2024, utilizing a thematic synthesis framework to identify emergent patterns and significant trends in AI implementation in education. Research findings reveal that AI implementation in learning management produces multifaceted transformative impacts, including significant improvements in pedagogical decision-making quality through predictive analytics and data-driven insights, strengthening the strategic role of teachers as adaptive and responsive learning facilitators, and expanding democratic learning accessibility through adaptive learning systems and intelligent tutoring systems technologies. AI has also proven effective in optimizing educational resource allocation, enhancing student engagement through intelligent gamification, and facilitating inclusive and equitable learning. However, this research also identifies complex challenges that must be addressed in AI implementation, including significant technological infrastructure gaps particularly in remote areas, limitations in educators' digital literacy affecting technology adoption, and ethics and data privacy issues requiring comprehensive regulatory frameworks. The implications of this research emphasize the need for a holistic and structured approach in integrating AI into educational systems, considering technological, pedagogical, and socio-cultural aspects in a balanced manner to achieve sustainable and positively impactful educational transformation.

IMPLEMENTATION OF DEEP LEARNING IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION (PAI) LEARNING IN MADRASAH

Khoiri, Abdul Rasyid M. Akib
Abstract: The development of artificial intelligence (AI) technology, especially deep learning, has made significant contributions in various fields, including the world of education. In the context of Islamic Religious Education&#8230; (PAI), the biggest challenge today is how to deliver teaching materials effectively, adaptively, and relevant to the development of the times and the characteristics of the digital generation. Deep learning implementations offer a variety of opportunities to support a more personalized, interactive, and efficient learning process. Through an algorithm-based approach, deep learning is able to process student learning data to provide a learning experience tailored to individual learning styles. The application of this technology also allows for automatic assessment of students' understanding through text, voice, and expression analysis, so that teachers can focus more on providing character development and spiritual values. On the other hand, the use of AI-based chatbots and intelligent assistants can facilitate discussions and consultations about Islamic teachings instantly and factually. The methodology used in this study is a descriptive qualitative study with a literature study and case study approach. Data were collected through a review of national and international scientific literature and focused observations on the practice of AI implementation in several madrassas and Islamic schools in Indonesia. The analysis was carried out thematically by identifying patterns, opportunities, and challenges of applying deep learning in PAI learning. The results of this study are expected to make a scientific contribution to the development of technology-based Islamic education in the digital era.

IBN MISKAWAIH'S ETHICAL ANALYSIS OF HIFZ NASL IN OVERCOMING DEEPFAKE PORNOGRAPHY IN THE AI ERA

Utami, Nadia, Purnamasari, Elvira
Abstract: In the era of artificial intelligence (AI), the rise of pornographic deepfakes poses a serious threat to human dignity, privacy, and social stability. This phenomenon exploits deep learning technology to manipulate individuals’&#8230; iduals’ faces into non-consensual pornographic content, often targeting women and public figures. This paper examines the ethics of Ibn Miskawayh, a 10th-century Muslim philosopher, specifically the concept of hifz al-nasl (preservation of lineage) as one of the five maqasid al-shari’a (Islamic principles), to address this issue. Hifz al-nasl emphasizes the protection of human lineage, including family honor, women’s dignity, and social integrity, which are relevant to the psychological damage, trauma, and moral degradation caused by deepfakes. Through an analysis of the texts Tahdhib al-Akhlaq and Al-Fauz al-Asghar, this concept is outlined as a preventive and curative principle: prevention through strengthening individual morals and regulating technology, and treatment through restorative justice. Ibn Miskawayh combines Aristotelian philosophy with Islam, making hifz al-nasl a collective obligation to maintain the balance of the soul (nafs) and society. Its applications to deepfakes include: (1) ethical use of AI based on piety and ‘adl; (2) legal regulations that protect privacy as an extension of preserving lineage; and (3) moral education to build digital resilience. This study concludes that Ibn Miskawaih’s approach offers a holistic framework, integrating spiritual, ethical, and legal dimensions, that is more adaptive than technological solutions alone. Recommendations include the development of contemporary fatwas and ethical AI platforms for the digital age.

OPPO'S GLOBAL EXPANSION STRATEGY THROUGH TECHNOLOGY SUPPLY CHAIN OPTIMIZATION

Dhea Amanda Margareta, Andika Drajat Murdani
Abstract: This study analyzes OPPO's global expansion strategy through the optimization of its technology supply chain within the framework of the Global Value Chain (GVC). The smartphone industry has experienced rapid growth in recent&#8230; ecent decades, with increasingly fierce competition among leading manufacturers. OPPO, a Chinese technology company founded in 2004 and part of BBK Electronics Corporation, has demonstrated significant competitiveness in the global market despite facing challenges in maintaining its market share from 2021 to 2024. This study uses a descriptive qualitative methodology, analyzing primary data from OPPO's official documents and secondary data from industry reports and academic literature. Findings show that OPPO implements production sharing in strategic geographic locations, with design and development centralized in China and manufacturing spread across countries that offer labor or infrastructure advantages. The study shows that OPPO's global expansion follows the Uppsala Model of internationalization, starting with culturally and geographically close markets such as Southeast Asia before expanding to more distant regions. Through technology-based supply chain optimization, digital integration, and the adoption of artificial intelligence (AI)-based coordination systems, OPPO has developed the ability to manage complex global networks while overcoming geopolitical challenges and supply chain disruptions. This research contributes to understanding how technology companies from developing countries leverage the Global Value Chain to enhance international competitiveness, providing insights into the relationship between supply chain strategy and the success of global expansion in the highly competitive smartphone industry.