Search Articles & Publications

Showing 81 articles found for "Balai"

SOSIALISASI PENGUATAN BRANDING DAN MARKETING DIGITAL BAGI PELAKU USAHA DI DESA KETANDAN, KLATEN

Kamil, Rafli Zulfa, Pradana, Azaria Eda, Putra, Hega Bintang Pratama, Saputra, Rifaldo Tegar Eka, Saputra, Muh Zidane Wahyu Jaka, Kusumawati, Asri
Abstract: Pelaku usaha di Desa Ketandan, Kecamatan Klaten Utara, memerlukan penguatan kesiapan pengembangan usaha yang tidak hanya mencakup promosi digital, tetapi juga identitas usaha, penentuan harga, visual produk, media komunikasi,… kasi, dan transaksi digital. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta mengenai branding dan marketing digital melalui pembelajaran yang terintegrasi dan praktis. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Juli 2026 di Balai Desa Ketandan dan diikuti oleh 38 peserta. Program mencakup identifikasi kebutuhan, penyusunan materi dan booklet digital, pretest, penyampaian materi dan demonstrasi, diskusi dan tanya jawab, posttest, serta evaluasi deskriptif. Booklet digital merangkum delapan topik praktis, yaitu branding dan kesiapan produk, keunggulan produk dan target konsumen, penentuan harga dasar, foto produk, akun Instagram usaha, perencanaan konten, WhatsApp Business, dan QRIS. Evaluasi menggunakan sepuluh pernyataan dengan cakupan materi yang setara pada pretest dan posttest dan dianalisis terhadap 35 peserta dengan data berpasangan lengkap. Rata-rata skor meningkat dari 94 menjadi 98. Karena skor awal peserta sudah tinggi, hasil tersebut diinterpretasikan secara deskriptif sebagai penguatan pemahaman yang telah dimiliki, bukan sebagai bukti pengaruh kausal. Booklet menjadi luaran edukasi tambahan yang mendukung ketersediaan materi setelah kegiatan. Program terutama berkaitan dengan SDG 8 dan SDG 9, serta secara tidak langsung dengan SDG 1.

PENGUATAN POTENSI DESA KETANDAN MELALUI FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD): PENDEKATAN DISEMINASI DAN PEMETAAN PARTISIPATIF

Putra, Hega Bintang Pratama, Kamil, Rafli Zulfa, Pradana, Azaria Eda, Mahanani, Kinantya, Febriyanti, Agatha, Syarif, Nawra Fazila, Deasari, Hanifah Aswi
Abstract: Desa Ketandan memiliki potensi ekonomi lokal pada sektor pertanian, peternakan, perikanan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta wisata. Namun, pemanfaatan potensi tersebut belum terintegrasi secara optimal dengan… an pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kegiatan pengabdian ini bertujuan memetakan potensi desa secara partisipatif, mengidentifikasi permasalahan BUMDes, dan merumuskan peluang usaha yang relevan melalui Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan dilaksanakan pada 29 Juli 2026 di Balai Desa Ketandan dan dihadiri 32 peserta yang berasal dari unsur perangkat desa, pengurus BUMDes, ketua RW, dan masyarakat. Sebanyak 31 peserta memiliki data pre-test dan post test berpasangan lengkap untuk dianalisis. Pelaksanaan kegiatan meliputi diseminasi informasi melalui infografis dan website pemetaan potensi desa, diskusi kelompok terarah, pemetaan partisipatif, presentasi hasil kelompok, serta evaluasi secara deskriptif. Hasil FGD mengidentifikasi lima sektor potensi utama dan empat kelompok permasalahan BUMDes, yaitu komunikasi dan koordinasi, kelembagaan dan tata kelola, pendanaan, serta manajemen risiko. Rata-rata nilai evaluasi meningkat dari 91,83 menjadi 93,98 atau sebesar 2,15 poin (2,34%). Kegiatan juga menghasilkan website dan infografis pemetaan potensi desa sebagai media informasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. FGD terutama berperan sebagai sarana validasi, konsolidasi informasi, dan perumusan arah pengembangan potensi desa secara kolaboratif.

PENGUATAN KAMPUNG PANCASILA MELALUI EKONOMI SIRKULAR DAN PEMBERDAYAAN UMKM DI BABAT JERAWAT SURABAYA

Aulia Priyantomo, Bayu, Jannah, Nur, Trisya Putri, Engga
Abstract: Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga dan keterbatasan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tantangan dalam penguatan pilar lingkungan dan pilar ekonomi Program Kampung Pancasila di RW… 05 Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pemilahan dan pemanfaatan sampah plastik serta mendukung pengembangan UMKM melalui penataan usaha, promosi digital, dan pencatatan keuangan. Kegiatan dilaksanakan pada Mei–Juli 2026 dengan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis pemberdayaan masyarakat dan metode learning by doing. Tahapan pelaksanaan meliputi identifikasi masalah dan potensi, perencanaan partisipatif, pelaksanaan program, monitoring dan evaluasi, serta tindak lanjut keberlanjutan. Program lingkungan mencakup sosialisasi pemilahan sampah, penyediaan tong penampung sampah plastik di RT 01–RT 06 dan Balai RW 05, pengumpulan sampah terjadwal, pendampingan pencatatan bank sampah, serta pemanfaatan botol plastik sebagai media tanam. Program ekonomi dilakukan melalui pemetaan 25 unit UMKM, penataan identitas dan tampilan usaha, pendampingan promosi melalui WhatsApp dan media sosial, edukasi pencatatan keuangan, serta pelatihan penggunaan aplikasi NERAVA. Pelaksanaan program menghasilkan fasilitas pengelolaan sampah, mekanisme awal pemilahan dan pengumpulan sampah plastik, media tanam dari botol bekas, serta peningkatan pemahaman awal pelaku UMKM mengenai promosi dan pencatatan keuangan digital. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa, pengurus wilayah, dan masyarakat dapat memperkuat kapasitas lokal dalam mendukung pelaksanaan Kampung Pancasila yang mandiri dan berkelanjutan.

ANALISIS KINERJA PEGAWAI PADA BALAI PRASARANA PERMUKIMAN WILAYAH GORONTALO

Himran, Anisah Azrina, Abdussamad, Juriko, Tui, Fenti Prihatini
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja pegawai pada Balai Prasarana Permukiman Wilayah Gorontalo yang dilihat dari lima indikator, yaitu prestasi kerja, kedisiplinan, kerja sama, keterampilan,… dan tanggung jawab. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang pegawai yang dipilih secara purposive. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai pada Balai Prasarana Permukiman Wilayah Gorontalo secara umum telah berjalan dengan baik. Pada indikator prestasi kerja, pegawai tergolong sangat baik karena mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai target, kualitas, dan batas waktu yang telah ditentukan serta melakukan koordinasi dengan atasan ketika menghadapi kendala. Pada indikator kedisiplinan, secara umum sudah cukup baik karena peraturan dan sanksi telah diterapkan, namun masih ditemukan beberapa pegawai yang datang terlambat, menunda pekerjaan, dan kurang mematuhi ketentuan jam kerja. Pada indikator kerja sama, telah terjalin dengan baik melalui koordinasi, komunikasi, dan saling membantu dalam menyelesaikan pekerjaan secara tim. Pada indikator keterampilan, pegawai tergolong baik dalam menggunakan kemampuan dan pengetahuan untuk menyelesaikan pekerjaan serta didukung dengan kegiatan pengembangan kompetensi seperti bimbingan teknis, pendidikan dan pelatihan, serta workshop. Sementara itu, pada indikator tanggung jawab, pegawai tergolong cukup baik dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya, meskipun masih terdapat beberapa pegawai yang menunda pekerjaan. Dengan demikian, kinerja pegawai pada Balai Prasarana Permukiman Wilayah Gorontalo telah berjalan dengan baik, namun aspek kedisiplinan dan tanggung jawab masih perlu ditingkatkan melalui evaluasi dan pengawasan secara berkelanjutan agar pelaksanaan tugas dapat semakin optimal.

PENDAMPINGAN DIGITALISASI UMKM DESA KUTAKEMBARAN: DARI PRODUK LOKAL MENUJU PASAR DIGITAL

Nur Azizah, Indah, Putri Cahyani, Anggun, Malik, Arifudin, Nur Azizah, Indah, Rizky Daemawan, Muchamad, Zaqi Amali, Muhammad, Rohadatul ‘Aisylah, Zahra, Wachjuni, Wachjuni, Sopyan, Yayan
Abstract: Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kutakembaran, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan pada umumnya masih memasarkan produk secara konvensional dan belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal,… l, ditandai dengan belum adanya identitas merek yang jelas, kualitas foto produk yang kurang menarik, minimnya pemahaman konten promosi, serta belum dimanfaatkannya WhatsApp Business dan marketplace sebagai kanal pemasaran. Kegiatan pengabdian ini merupakan kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HMBD) Universitas Kuningan dengan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Desa Kutakembaran yang bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam membangun branding, menghasilkan foto produk dan konten promosi yang menarik, memanfaatkan WhatsApp Business, serta mengenal dan mempraktikkan penjualan melalui marketplace Shopee. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Agustus 2026 di Balai Desa Kutakembaran melalui metode pemaparan materi yang dipadukan dengan praktik langsung, meliputi tujuh pokok bahasan yaitu branding, foto produk, desain konten dan copywriting, WhatsApp Business, marketplace Shopee, promosi media sosial, dan simulasi perjalanan konsumen. Kegiatan diikuti oleh sekitar 25 pelaku UMKM yang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang acara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa materi WhatsApp Business paling diminati peserta karena kedekatannya dengan kebiasaan komunikasi sehari-hari, sementara sesi pembuatan toko Shopee menghadapi kendala karena sebagian besar peserta belum memiliki akun sehingga membutuhkan pendampingan lebih intensif. Melalui kegiatan ini, peserta berhasil menghasilkan aset digital dasar berupa identitas merek, foto produk, desain konten promosi, dan akun WhatsApp Business yang siap digunakan untuk mendukung pemasaran produk lokal ke pasar digital.

MATERNAL KNOWLEDGE OF EARLY STIMULATION AND DEVELOPMENTAL SCREENING OUTCOMES AMONG STUNTED AND NON-STUNTED TODDLERS

Syofiah, Putri Nelly, Primasari, Eka Putri, Muthia, Gina, Hayati, Masni, Trisdawati, Tiya
Abstract: Early childhood development is influenced by nutrition, health, caregiving, and opportunities for age-appropriate stimulation (World Health Organization, 2020). This study examined the association between maternal knowledge… dge of early stimulation and developmental screening outcomes and compared developmental outcomes between stunted and non-stunted toddlers. A quantitative analytic study with a cross-sectional design was conducted among 125 mother–toddler pairs in the working area of Balaiselasa Public Health Center, Pesisir Selatan Regency, Indonesia. Maternal knowledge was assessed using a structured questionnaire, developmental status was screened using the Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), and stunting was determined from length/height-for-age according to age and sex. Data were analyzed using descriptive statistics and Pearson’s Chi-Square test. Moderate maternal knowledge was found in 59 mothers (47.2%). Developmental screening outcomes were appropriate in 68 toddlers (54.4%), questionable in 48 (38.4%), and deviant in 9 (7.2%). Maternal knowledge was associated with developmental screening outcomes (χ²=10.187; df=4; p=0.037; Cramer’s V=0.202). Stunting status was also associated with developmental category (χ²=6.279; df=2; p=0.043). Because some expected cell counts were below five, the chi-square findings should be confirmed using an exact or Monte Carlo test. The findings support integrated maternal education, developmental screening, growth monitoring, and nutritional follow-up in primary health services.

PENGEMBANGAN GEDUNG BALAI RW SEBAGAI PUSAT KEGIATAN KOMUNITAS

Waliyudin Al Ma’rij, Ahmad Khoiri, Kurniawati Mutmainah, Nurma Khusna Khanifa
Abstract: Pengembangan fasilitas umum dapat menjadi bagian penting dari kegiatan pengabdian masyarakat, khususnya untuk mendukung kebutuhan sosial warga. Gedung balai RW di Desa Mergosari, merupakan sarana sosial yang berpotensi untuk… ntuk dikembangkan menjadi pusat kegiatan komunitas. Kegiatan pengabdian dilakukan oleh dosen dan mahasiswa melalui tahapan koordinasi dengan perangkat desa, survey lapangan, pengukuran kondisi eksisting, serta perancangan desain arsitektur menggunakan perangkat lunak. Hasil rancangan meliputi denah, tampak depan, samping, belakang, serta visualisasi tiga dimensi. Desain yang disusun menunjukkan fungsi balai RW sebagai ruang pertemuan representatif sekaligus pusat aktivitas sosial, edukasi, budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Rancangan ini telah diterima dengan baik oleh perangkat desa dan perwakilan warga, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan balai RW yang lebih fungsional, produktif, dan berkelanjutan.

KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB: SOLUSI MENGATASI EKSPLOITASI DAN KEKERASAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA

Viola Aurelia Almughniy, Widiyanti Utami, Azzahra Raihatul Janah, Winizz Habibah, Khadeeja ‘Aina Naafi’a, Ratna Fitria
Abstract: Penelitian ini menganalisis peran Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) dalam melaksanakan tugasnya untuk melindungi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban eksploitasi dan kekerasan. Penelitian… enelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggali mekanisme kerja, tantangan dan strategi BP3MI dalam menangani aduan kasus eksploitasi dan kekerasan melalui wawancara dengan staf kunci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BP3MI telah mengupayakan penegakan sila ke-2 yakni “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” dengan menjalankan program pencegahan, pemantauan, dan penanganan kasus untuk memastikan pekerja migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban eksploitasi dan kekerasan mendapatkan keadilan dan perlindungan hukum secara penuh. Namun, efektivitas program-program ini, dalam pelaksanaannya memiliki beberapa kendala seperti kurangnya data dari aduan, hambatan koordinasi dengan perwakilan luar negeri, dan keterbatasan pekerja internal. Strategi BP3MI berbasis edukasi, media digital dan kolaborasi lintas lembaga membantu meningkatkan efektivitas perlindungan, namun penguatan sumber daya dan koordinasi masih diperlukan untuk memperbaiki perlindungan pekerja migran Indonesia secara menyeluruh.  

JURIDICAL ANALYSIS OF DECISION NUMBER 27/PDT. G/2019/PN. TBK AGAINST LAWSUITS FOR UNLAWFUL ACTS ON MEANS OF TRANSPORT CONFISCATED BY THE STATE

Ramadhan, Handika, Ansari , Muhammad Insa, Adli , Muhammad
Abstract: Article 109 paragraph (2) of Law Number 17 of 2006 concerning Amendments to Law Number 10 of 1995 concerning Customs regulates that means of transport that are solely used to commit criminal acts can be confiscated for the… he state. Decision Number 102/Pid.Sus/2019/PN.Tbk stated that the means of transporting the MT Yosoa ship were confiscated for the state and in Decision Number 27/Pdt.G/2019/PN.Tbk, the judge ruled that the Tanjung Balai Karimun District Prosecutor's Office Cq. Public Prosecutor had committed an unlawful act. The purpose of the research is to analyze the judge's consideration of the lawsuit for unlawful acts, and the extent of Decision Number 27/PDT. G/2019/PN. Tbk influences the legal interpretation of unlawful acts, as well as the ownership status of MT YOSOA ships that have been decided to be confiscated by the state. This research is a normative juridical research. Data is collected and then analyzed qualitatively. The results of the research show that the judge's decision has weaknesses in legal considerations which results in legal uncertainty and injustice for the parties. In addition, there are inconsistencies in assessing the evidence of ship ownership and elements of unlawful acts, this decision also shows weaknesses in determining liability, due to the lack of parties involved in the lawsuit. It is recommended that the judge be more careful in considering all aspects of the law and exploring the material truth thoroughly. All interested parties must be involved in the lawsuit so that accountability can be clearly established.

PENINGKATAN TEKNOLOGI DIGITALISASI UMKM MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING : SHOPEE

Bashiroh, Ainin, Sholikhah, Faizatus, Fitriyanti Ulul Azmi, Ade
Abstract: Pelatihan digital marketing melalui pemanfaatan platform Shopee telah dilakukan untuk meningkatkan kemampuan teknologi digitalisasi pada UMKM di Kabupaten Mojokerto yang difasilitasi oleh Balai Latihan Kerja Komunitas Al… Muaawanah Mojokerto. Program ini mencakup serangkaian tahap pelatihan, mulai dari pengambilan foto dan video produk, pengenalan dan pembuatan akun shopee, pemanfaatan fitur promosi dan analitik penjualan dan monitoring serta pendampingan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan peserta dalam menghasilkan foto dan video berkualitas untuk pemasaran produk. Sebanyak 85% peserta berhasil memahami teknik dasar fotografi dan videografi produk. Selain itu, pelatihan pemanfaatan fitur analitik penjualan Shopee memungkinkan peserta memahami perilaku konsumen, waktu pembelian optimal, dan strategi promosi berbasis data, yang dampaknya meningkatkan performa toko. Program ini berhasil memberikan dampak langsung terhadap daya saing UMKM, termasuk peningkatan kepercayaan konsumen dan penjualan produk. Kendala yang dihadapi, seperti keterbatasan peralatan dan pemahaman teknis, diatasi dengan pendekatan kreatif dan pendampingan langsung. Dengan memanfaatkan teknologi sederhana dan fitur digital yang disediakan Shopee, pelatihan ini membuktikan bahwa transformasi digital dapat dilakukan secara praktis dan efisien. Pelatihan ini menjadi model efektif bagi pengembangan kompetensi digital UMKM di era ekonomi digital.