Showing 3 articles found for "Chronic"

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Motivasi Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis Pada Penderita TB Paru Di Rumah Sakit An-Nisa Tangerang

Clara Aulia Rachmah, Adi Dwi Susanto, Imas Sartika
Abstract: Background: Pulmonary tuberculosis (pulmonary TB) is a chronic infectious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. Mycobacterium tuberculosis is a bacterium that causes tuberculosis infection which is… transmitted by droplet splashes and becomes a vector of transmission when a person interacts physically. Objective: This study aims to determine the relationship between the level of knowledge and motivation with adherence to taking anti-tuberculosis medication at An-Nisa Hospital Tangerang. Methods: This study used descriptive analytic quantitative research with a cross sectional approach. The sampling technique used was purposive sampling method, where this technique selected subjects in a population that matched the criteria as a sample, namely pulmonary TB patients who were undergoing initial and advanced treatment at An-Nisa Hospital, Tangerang, totaling 102 respondents. Data analysis was performed using the chi-square test. Results: The results of the respondent's data processing showed that the level of knowledge with adherence to taking anti-tuberculosis medication showed a significant relationship with value (p-value 0.021), and motivation with adherence to taking anti-tuberculosis medication showed a significant relationship with value (p-value 0.027 ). Conclusion: It can be concluded that there is a relationship between the level of knowledge and motivation with adherence to taking anti-tuberculosis medication in patients with pulmonary TB. Therefore, to reduce the occurrence of drug-resistant TB, efforts should be made to increase adherence to treatment in TB patients, either through the method of providing direct motivation or through counseling about pulmonary TB disease.

Laporan Kasus Dengan Masalah Gangguan Pola Tidur Pada Pasien Chronic Kidney Desease Di Ruang Dahlia Rsud Wates

Putri Wahyuningsih, Hamudi Prasestiyo
Abstract: Latar Belakang: Penyakit ginjal kronis (Chronnic Kidney Disease) merupakan penyakit gagal ginjal dimana terdapat penurunan fungsi ginjal yang ditandai dengan penurunan glomerulus filtration rate (GFR).Terapi yang sering… dilakukan oleh penderita CKD adalah dengan cara hemodialisis dan peritonealialisa. Tujuan :  memberikan gambaran penerapan intervensi dzikir pada pasien CKD dengan diagnosis keperawatan gangguan pola tidur di ruang Dahlia RSUD Wates. Metode: penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional yang mengeksplorasi masalah keperawatan terutama gangguan pola tidur. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, dan observasi. Hasil:  Pengkajian Pada penapisan paliatif diperoleh skor 5 yaitu pasien tersebut perlu intervensi palliative. Dalam Edmonton Symptom Assessment System (ESAS) pasien mengalami tidak bisa tidur, pasien dengan depresi sedang. Didalam aktivitas fisik pada pasien terdapat skor karnofsky 50 % yaitu sering memerlukan bantuan, sering memerlukan perawatan medis. Dalam kebutuhan spiritualnya pasien CKD adalah 76 dimana merupakan spiritual sedang. Kesimpulan: pasien mengalami peningkatan kualitas tidur menggunakan Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). setelah dilakukan intervensi dzikir yang ditandai dengan penurunan skor PSQI dari 17 menjadi 12 atau dari kategori berat menjadi kategori ringan kemudian pasien mampu tidur lebih cepat yang biasanya lebih dari jam 12 malam, setelah dilakukan intervensi dzikir pasien mampu tidur kurang dari jam 10 malam.

Pengaruh Pendekatan Pendidikan Kesehatan Di Dalam Discharge Planning Terhadap Interdialytic Weight Gains (IDWG) Pada Pasien Chronic Kidney Disease Yang Menjalani Terapi Hemodialisis Di Ruang Hemodialisa RSUD Ratu Zalecha Martapura

Agus Rachmadi, Rita Kirana
Abstract: Interdialytic Weight Gains (IDWG) merupakan peningkatan volume cairan pada pasien hemodialisis yang dimanifestasikan dengan peningkatan berat badan merupakan indikator terhadap pengaturan cairan yang dikonsumsi oleh pasien.… en. Penelitian ini bertujuan menganalisa efektifitas pendidikan kesehatan tentang pengaturan cairan dan diet GGK dengan hemodialisis dengan  kejadian IDWG pada pasien yang menjalani tindakan hemodialisis  di ruang Hemodialisa RSUD Martapura yang ada di Kalimantan Selatan yang belum diberikan pendidikan kesehatan dengan yang sudah diberikan pendidikan kesehatan di dalam pelaksanaan discharge planning saat pasien pulang. Desain yang digunakan yaitu quasy- experiment one group pre-post treatment design dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, pada pasien menjalani terapi hemodialisa di ruang hemodialisa RSUD Ratu Zaleha Martapura. Analisis data dengan menggunakan Paired T test dengan taraf signifikasi α 0,05. Ada perbedaan antara IDWG sebelum diberikan pendidikan kesehatan dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan, tidak terdapat hubungan antara karakteristik pasien dengan IDWG pasien.