Abstract:Fenomena kenakalan remaja (juvenile delinquency) di era kontemporer telah berkembang menjadi implikasi sosial yang mengkhawatirkan, baik dalam konsetualisasi urban maupun rural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis…
s dampak kenakalan remaja terhadap eskalasi konflik sosial komunitas antara Desa Luhu dan Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, serta merumuskan resolusi holistik berbasis perspektif Pendidikan Islam. Metodologi yang diaplikasikan dalam studi ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 10 informan multi-sektoral (tokoh agama, adat, masyarakat, aparat TNI/Polri, dan pemuda), serta dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa manifestasi kenakalan remaja yang dominan menjadi pemicu friksi dan integrasi destruktif antar-desa meliputi konsumsi minuman keras (sopi dan sageru), perkelahian kelompok, perjudian, dan disfungsi interaksi dalam pacaran inter-desa yang memicu polarisasi komunal serta kerugian material dan imaterial. Dalam tinjauan Pendidikan Islam, fenomena kemerosotan moralitas ini diakibatkan oleh minimalnya internalisasi nilai spritual dan kedangkalan rekonstruksi akhlak anak. Pendidikan Agama Islam memainkan peranan krusial tidak hanya sebatas fungsi kognitif (ta'lim), melainkan harus dioptimalkan dalam dimensi pembentukan karakter (ta'dib) dan pengasuhan spiritual secara holistik (tarbiyah) lintas lingkungan keluarga, lembaga formal, dan instrumen kemasyarakatan guna meminimalisir deviasi sosial remaja.
Abstract:This study aims to determine the relationship between cardiorespiratory endurance and the attention and learning focus of Physical Education Study Program students. Cardiorespiratory endurance is a component of physical…
fitness that plays an important role in supporting physical activity and cognitive function. The ability of attention and learning focus is an important aspect in the learning process because it affects the understanding of material and student learning outcomes. This research uses a quantitative approach with a correlational design. The research sample consisted of 20 Physical Education Study Program students selected using a purposive sampling technique. Cardiorespiratory endurance was measured using the Multistage Fitness Test (MFT) to obtain an estimated VO₂max, while attention and learning focus were measured using a Likert scale questionnaire. Data analysis was performed using the Pearson Product Moment correlation test. The results showed a positive and significant relationship between cardiorespiratory endurance and student attention and learning focus (r = 0.587; p < 0.05). These findings indicate that students with better levels of cardiorespiratory endurance tend to have higher levels of focus and attention during the learning process.
Abstract:Spiritualitas merupakan dimensi terdalam dalam diri manusia yang menuntun hidup menuju makna sejati. Henricus Leven memandang spiritualitas sebagai jalan kehidupan yang diwujudkan melalui penghayatan nilai-nilai luhur seperti…
perti disiplin, kerja sama, toleransi, tanggung jawab, dan kasih kepada sesama. Melalui penghayatan nilai-nilai tersebut, manusia dapat hidup secara utuh dalam relasi dengan Tuhan, diri sendiri, dan sesama. Artikel ini bertujuan menggali makna spiritualitas menurut Henricus Leven dan menguraikan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Abstract:Spiritualitas kehidupan merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan manusia dalam menemukan ketenangan dan makna hidup sejati. Di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat, penuh tekanan,…
nan, dan dipenuhi tuntutan yang semakin kompleks, manusia sering kali terjebak dalam rutinitas tanpa sempat memahami dirinya secara mendalam. Kondisi ini menyebabkan banyak individu merasa hampa, kehilangan arah, dan tidak mampu menemukan kebahagiaan yang hakiki meskipun telah meraih kesuksesan secara materi. Spiritualitas hadir sebagai aspek yang memberikan ruang bagi manusia untuk kembali pada kesadaran terdalamnya, membangun hubungan dengan Tuhan, alam, sesama, dan dirinya sendiri. Melalui spiritualitas, individu dapat memahami bahwa hidup bukan sekadar proses mengejar target duniawi, tetapi juga perjalanan batin untuk mencapai kedamaian dan pemaknaan hidup yang lebih luhur. Dengan menumbuhkan spiritualitas, seseorang dapat menjalani hidup dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan pemahaman mendalam tentang tujuan keberadaannya. Spiritualitas menjadi jembatan yang menghubungkan manusia dengan nilai-nilai universal yang membawa pada ketenangan dan kebahagiaan hakiki. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan komprehensif tentang pentingnya spiritualitas dalam kehidupan modern dan bagaimana spiritualitas dapat diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber kekuatan batin dan pedoman hidup.
Abstract:Artikel ini mengkaji secara komprehensif upaya menumbuhkan jiwa Pancasila di kalangan anak muda bangsa melalui pemanfaatan nilai-nilai adat dan tradisi lokal sebagai fondasi pendidikan karakter. Dalam konteks modern, generasi…
erasi muda Indonesia menghadapi perubahan sosial, budaya, dan teknologi yang berlangsung sangat cepat, sehingga nilai-nilai kebangsaan kerap mengalami pergeseran makna maupun pengurangan relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi ini menuntut adanya strategi pembinaan karakter yang tidak hanya teoritis, tetapi juga memiliki kedekatan emosional, historis, dan kultural dengan kehidupan anak muda. Adat dan tradisi lokal yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara mengandung berbagai nilai luhur seperti kebersamaan, gotong royong, musyawarah untuk mufakat, penghormatan terhadap sesama, solidaritas, kearifan spiritual, serta penghormatan terhadap alam dan leluhur. Nilai-nilai tersebut selaras dengan prinsip-prinsip Pancasila dan dapat menjadi sarana efektif dalam memperkuat pemahaman generasi muda terhadap identitas nasional.
Melalui pendekatan kultural, pendidikan berbasis kearifan lokal dapat diterapkan di lingkungan keluarga, sekolah, komunitas adat, dan organisasi kepemudaan. Proses internalisasi nilai dilakukan melalui pengenalan tradisi lokal, partisipasi aktif dalam kegiatan budaya, integrasi materi kearifan lokal dalam kurikulum pendidikan, serta pembentukan ruang dialog yang memungkinkan anak muda memahami relevansi adat terhadap nilai-nilai Pancasila. Artikel ini menegaskan bahwa pelestarian adat dan tradisi bukan sekadar menjaga warisan budaya, tetapi juga merupakan strategi transformasi karakter yang mampu mendorong anak muda agar berperilaku sesuai dengan nilai Pancasila secara sadar dan konsisten. Dengan menghubungkan nilai Pancasila dengan realitas budaya yang dekat dengan kehidupan mereka, generasi muda diharapkan mampu mengembangkan karakter nasionalisme, toleransi, dan tanggung jawab sosial di tengah tantangan global. Penelitian ini berkesimpulan bahwa penguatan jiwa Pancasila melalui adat dan tradisi lokal merupakan langkah strategis untuk menciptakan generasi muda yang berkarakter, berakar pada budaya bangsa, serta mampu menghadapi dinamika zaman tanpa kehilangan identitas keindonesiaannya.
Abstract:Pengembangan dan inovasi kurikulum merupakan elemen kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Dalam menghadapi perubahan zaman dan tantangan global, sistem pendidikan Indonesia telah mengalami berbagai reformasi…
masi kurikulum, seperti Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Kurikulum 2013 (K13), hingga konsep Merdeka Belajar. Setiap kurikulum dirancang untuk menciptakan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu bersaing secara global. Inovasi seperti kebijakan Full-Day School dan Merdeka Belajar mencerminkan upaya penggabungan antara pendidikan akademik dan pembentukan karakter. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), penyusunan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) memiliki peranan penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang kontekstual dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, inovasi kurikulum bukanlah sebatas revisi administratif, tetapi merupakan langkah strategis dalam menyesuaikan sistem pendidikan dengan kebutuhan zaman, peserta didik, serta nilai-nilai luhur bangsa. Pengembangan kurikulum harus dilaksanakan secara berkelanjutan, partisipatif, dan adaptif agar mampu mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan relevan dengan tuntutan masa depan.
Abstract: Penelitian ini mengkaji kearifan lokal dan praktik pembacaan Surah Yasin malam Jumat di kalangan etnik Madura Sungai Bakau Besar Darat dalam perspektif Living Qur’an. Tujuan penelitian…
Living Qur’an. Tujuan penelitian adalah menganalisis makna sosial-religius tradisi Yasinan, relasinya dengan nilai kearifan lokal, serta proses transformasi teks Al-Qur’an menjadi tradisi hidup dalam masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi agama melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh agama dan masyarakat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yasinan berfungsi sebagai media penguatan iman, sarana integrasi sosial, peneguh identitas keislaman etnik Madura, dan ruang negosiasi antara teks suci dan budaya lokal. Tradisi ini mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, spiritualitas, penghormatan kepada leluhur dan orang tua, serta pendidikan keagamaan antar generasi. Dalam perspektif Living Qur’an, Surah Yasin tampil sebagai teks hidup yang tidak hanya dibaca, tetapi dihidupi melalui ritual, simbol, dan relasi sosial, sehingga menjadi sumber harapan, doa, dan keselamatan kolektif. Penelitian ini menegaskan bahwa kearifan lokal tidak bertentangan dengan Al-Qur’an, melainkan menjadi medium kontekstualisasi nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sosial masyarakat. Implikasi penelitian ini bersifat teoretis dalam penguatan kajian Living Qur’an dan praktis bagi pengembangan pendidikan, dakwah kultural, serta pelestarian tradisi Islam lokal.
Abstract:This research aims to see the effect big five personality to happiness to students from Maluku in Malang. The research subjects were 32 people who were students from Maluku and were studying in the city of Malang, aged 19…
9 - 27 years. The research instrument uses a Likert scale, namely Big Five Inventory (BFI) to measure big five personality And Oxford Happiness Questionnaire (OHQ) to measure happiness. After testing, the results obtained were not significant (sig = 0.130>0.05), which means that big five personality does not affect happiness to students from Maluku in Malang. Apart from that, the role percentage big five personality in influencing happiness only 7.5%, while the rest is influenced by other factors.
Abstract:Mangrove snails (Telescopium telescopium ) are a type of gastropod that live in brackish water or mangrove forests dominated by mangrove plants. Mangrove snails have a fairly high nutritional content consisting of fat, protein,…
rotein, essential amino acids, and saturated fatty acids. This study aims to determine the fat content of mangrove snails from two different locations, namely in the mangrove forest waters of Negeri Luhu and the mangrove forest waters of Waai Village. This type of research is descriptive qualitative with the object of research being the fat content of mangrove snails. This research was conducted at the Basic Chemistry Laboratory of Pattimura University, Ambon, which was carried out starting on October 14, 2020. Data collection was obtained from the results of the analysis of the fat content of mangrove snails using the soxhlet method. The results of the study showed that from six samples of mangrove snails obtained from two different locations, it was known that the mangrove snail samples in Negeri Luhu had a higher fat content with an average value of 4.5448% compared to the mangrove snail samples in Waai Village which had an average value of 3.3649 %.
Abstract:Pendidikan Kewarganegaraan sebagai bagian dari mata pelajaran yang diberikan di sekolah ikut berperan besar dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional. PKn merupakan salah satu instrumen fundamental dalam bingkai pendidikan…
ikan nasional sebagai media bagi pembentukan karakter bangsa di tengah pluralisme yang menjadi karakteristik utama bangsa Indonesia. Penelitian ini mengambil fokus pada pemahaman PPKn di SDN 01 Benteng, yang terletak di Desa Benteng, Kecamatan Ciampea. Desa Benteng sebagai lokasi penelitian merepresentasikan masyarakat yang memiliki dinamika sosial, budaya, dan lingkungan yang unik. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai pemahaman PPKn di SDN 01 Benteng. Selain itu, penelitian ini juga berusaha untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemahaman PPKn di sekolah tersebut serta merumuskan rekomendasi untuk memperbaiki implementasi PPKn di SDN 01 Benteng. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman siswa terhadap PPKn Di Sekolah Dasar sudah mencerminkan adanya kesadaran siswa akan pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.