Search Articles & Publications

Showing 57 articles found for "Memperkenalkan"

BELAJAR MATEMATIKA DARI BUDAYA LOKAL: PENGENALAN SATUAN UKUR TRADISIONAL BAGI SISWA SEKOLAH DASAR

Ayu Yarmayani, Diliza Afrila, Deki Syaputra ZE, Satrio Pamungkas
Abstract: Pembelajaran matematika yang bermakna menuntut adanya keterkaitan antara konsep abstrak dengan pengalaman nyata siswa. Salah satu pendekatan yang relevan untuk mencapai tujuan tersebut adalah integrasi matematika dengan… budaya lokal. Matematika pada hakikatnya tidak terpisah dari kehidupan manusia melainkan berkembang seiring dengan aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Budaya lokal sebagai konstruksi sosial yang dinamis mencakup sistem nilai, norma, pengetahuan, dan praktik kehidupan yang dapat dimanfaatkan sebagai konteks pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini menelaah pentingnya integrasi satuan ukur tradisional dalam pembelajaran matematika sebagai upaya menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Satuan ukur tradisional seperti suku dalam pengukuran emas, tumbuk dalam pengukuran tanah serta canting dan gantang dalam pengukuran beras digunakan sebagai contoh penerapan konsep matematika formal. Konversi satuan emas suku ke satuan baku gram () dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan konsep bilangan desimal dan nilai tempat secara kontekstual. Satuan tumbuk mendukung pemahaman konsep luas dan perkalian, sedangkan canting dan gantang membantu siswa memahami perbedaan satuan baku dan tidak baku serta konserp konversi satuan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemanfaatan satuan ukur tradisional tidak hanya memperkuat pemahaman konseptual matematika, tetapi juga menumbuhkan apresiasi siswa terhadap budaya lokal serta meningkatkan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran.

SMART VIILLAGE DAN KEARIFAN LOKAL MELALUI PENDEKATAN ASSET-BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD) DI DESA RAMPOANG KECAMATAN TANA LILI KABUPATEN LUWU UTARA

Ayu Fitriani, Muh Asrul Muslim, Irmawanti, Nurul Ajira, Alda Genesis, Wulandari, Dela Puspita Sari, Juharni, Irmawati, Gustina, Ibnu Haidir
Abstract: Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Rampoang, Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara mengusung tema “Smart Village dan Kearifan Lokal” dengan fokus pada penguatan kapasitas digital masyarakat berbasis pendekatan Asset-Based… t-Based Community Development (ABCD). Kegiatan dirancang untuk mengoptimalkan aset sosial, budaya, dan teknologi yang dimiliki desa melalui sejumlah program utama, seperti Webinar Implementasi Digitalisasi Desa bersama DigiDes, pembuatan website dan akun media sosial desa, infografis layanan publik, serta video edukasi digital yang memperkenalkan potensi dan profil desa. Pelibatan masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan memastikan adanya rasa kepemilikan (sense of ownership) dan keberlanjutan program. Hasil pelaksanaan menunjukkan meningkatnya literasi digital perangkat desa, penyebaran informasi publik yang lebih efektif, serta penguatan citra Desa Rampoang sebagai komunitas yang progresif dan berbudaya. Program ini berhasil menunjukkan bahwa digitalisasi dapat berjalan seiring dengan pelestarian nilai kearifan lokal, menjadikan Desa Rampoang sebagai model pembangunan Smart Village yang modern sekaligus berakar pada identitas budaya setempat.

PENGEMBANGAN BUDIDAYA SAYURAN SEBAGAI SOLUSI PERTANIAN BERKELANJUTAN BAGI KELOMPOK WANITA TANI DESA CINTA MAKMUR

Zulkarnain Nasution, Azidin Harahap, Zunaidy Abdullah Siregar
Abstract: Pemanfaatan lahan pekarangan dengan bercocok tanam tanaman sayuran dapat memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, berkualitas, bergizi, serta aman secara teratur. Biaya yang murah dan mudah dikelola menjadi sarana mengatasi… si kekurangan makanan keluarga. pengembangan sistem produksi tanaman pekarangan dapat mendukung upaya ketahanan pangan. Memperkenalkan pola pertanian ke dalam lahan pekarangan berupa tanaman campuran yang disampaikan pada masyarakat, termasuk kombinasi antara tanaman sayuran dan tanaman buah-buahan serta tanaman buah-buahan dengan tanaman obat-obatan yang dapat memberikan manfaat ekonomi Jenis sayuran yang dibudidayakan dipilih sayuran berumur 1-3 bulan seperti sawi, kangkung cabut, bayam cabut dan lain-lain. selain itu jenis tanaman sayuran yang dapat dimanfaatkan keluarga seperti tomat, cabe dan jenis tanman rempah-rempah juga dapat dibudidayakan. Penggunaan bahan berupa pupuk organik membantu meningkatkan ketersediaan unsur hara makro dan unsur hara mikro pada tanaman.

STRATEGI MENINGKATKAN OMSET DENGAN DIGITAL MARKETING MELALUI VIDEO PENDEK DAN E-CATAOGUE SERTA PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL BAGI UMKM

Denta Purnama, Yulia Nurendah
Abstract: Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) sebagai bentuk pelaksanaan tridarma perguruan tinggi bidang pengabdian, kegiatan yang dilakukan beruapa dalam bentuk pelatihan kewirausahaan kepada peserta UMKM kota Bogor. Masalah… lah dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang disampaikan peserta UMKM kota Bogor ini yaitu: 1). Para pelaku UMKM belum memahami pentingnya media sosial instagram dalam berkegiatan kewirausahaan, 2). Para pelaku UMKM belum mengoptimalisasi pemanfaat digital marketing khususnya media instagram untuk memperkenalkan produk kepada konsumen.

DAMPAK PERKEMBANGAN E-COMMERCE TERHADAP INDUSTRI JASA TRANSPORTASI DAN LOGISTIK DI ERA DIGITAL

Yulianto, Eko, Wulandari, Aghnia
Abstract: Perkembangan e-commerce di era digital telah membawa perubahan signifikan pada berbagai sektor industri, terutama pada industri jasa transportasi dan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perkembangan… gan e-commerce terhadap operasional dan model bisnis industri jasa transportasi dan logistik. Dengan menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif, penelitian ini menemukan bahwa perkembangan e-commerce mendorong peningkatan permintaan layanan pengiriman barang yang cepat dan efisien, mendorong transformasi digital dalam proses logistik, serta memperkenalkan model bisnis baru dalam transportasi. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan regulasi yang belum sepenuhnya mendukung masih menjadi hambatan utama. Artikel ini memberikan rekomendasi bagi pelaku industri untuk mengadopsi teknologi digital guna tetap bersaing di pasar global yang semakin berkembang.

ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN DI SKOLAH DASAR: STUDI LITERATUR

Anggun Zayutri, Chintya Purba, Julia Tarigan, Yusfa Marpaung
Abstract: Dunia pendidikan saat ini, khususnya di abad ke-21 , membutuhkan cara belajar yang peka terhadap kemajuan ilmu pengetahuan , teknologi, dan berbagai kondisi dunia. Selain itu , cara belajar ini harus bisa mengembangkan kemampuan… emampuan berpikir kritis, kreatif , berkolaborasi , dan mudah menyesuaikan diri pada diri siswa . Di Indonesia, situasi ini semakin rumit karena kurikulum yang sering berganti dan pengaruh pandemi COVID-19 yang menciptakan ketidakmerataan dalam kesempatan belajar serta penurunan kualitas pengajaran. Untuk menjawab permasalahan tersebut , pemerintah memperkenalkan Kurikulum Merdeka yang menekankan pentingnya pemikiran mendalam , pembelajaran yang berpusat pada siswa, pembelajaran yang disesuaikan , serta pembentukan karakter berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini didedikasikan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada jenjang sekolah dasar melalui wawasan literatur . Kajian ini akan membedah cara penerapannya , faktor -faktor penentu keberhasilan, serta kendala-kendala yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaan pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka membawa dampak yang baik, termasuk kemajuan yang lebih pesat dalam pembelajaran , pemanfaatan cara yang lebih sesuai dengan keadaan , serta peningkatan keterlibatan dan semangat belajar siswa. Guru pun mendapatkan ruang lebih luas untuk berkreasi dalam merencanakan kegiatan belajar mengajar. Namun demikian, penerapan kurikulum ini masih terkendala oleh beberapa hal , seperti pemahaman guru yang belum menyeluruh , tantangan dalam melakukan asesmen awal dan pembelajaran yang beragam , serta keterbatasan sarana dan prasarana di beberapa sekolah. Keberhasilan Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kemampuan guru, dukungan dari pimpinan sekolah, dan ketersediaan sumber daya yang cukup . Maka dari itu, perlu adanya kerja sama yang baik antara pemerintah, pihak sekolah, dan para guru untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, memperkokoh dukungan fasilitas, serta menjamin adanya kebijakan yang berkesinambungan agar implementasi Kurikulum Merdeka bisa berjalan maksimal dan merata.

PENINGKATAN PEMAHAMAN DESIGN THINKING PADA MAHASISWA AKUNTANSI ANGKATAN 2023/2024

Ainun Hertikasari, Fadhla Khanifa, Marwah Padma Raya Hasibuan
Abstract: Makrab adalah singkatan dari malam keakraban yang biasanya dilaksanakan oleh jurusan dengan tujuan memperkenalkan mahasiswa baru kepada sesama maba, kakak tingkat, dan serba-serbi mengenai jurusan tersebut. Design Thinking… ng merupakan tema yang sangat menarik, karena dapat menambah wawasan bagi mahasiswa serta pengurus HMJ khususnya, bagaimana cara memecahkan masalah lewat beberapa proses yang dapat menciptakan hal baru dengan kreatif dan solutif berdasarkan kebutuhan pengguna. Manfaat dari design thinking: melahirkan inovasi baru yang dapat meningkatkan profit bagi bisnis, mempererat hubungan dengan konsumen karena secara langsung melibatkan mereka dalam proses design thinking, mendorong terciptanya ide-ide yang kreatif dan inovatif guna memecahkan masalah, dapat diterapkan di segala bidang meski kini lebih banyak digunakan dalam bidang teknologi, mengurangi resiko produk tidak laku di pasaran, meningkatkan kepuasan pelanggan. Mahasiswa akuntansi khususnya pengurus HMJ harus paham dengan konsep design thinking, bagaiaman cara menggunakannya dan apa manfaat dari menggunakan konsep design thinking tersebut. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah Memberikan pengetahuan tentang konsep design thinking, sehingga diharapakan mahasiswa akuntansi khususnya pengurus organisasi HMJ dapat menggunakan kosep design thinking. Metode dari kegiatan ini dengan cara, presentasi, diskusi dan tanya jawab. Sesuai dengan harapan indikator keberhasilan hasil pengabdian kepada masyarakat diketahui bahwa 100% peserta dapat mengikuti tanya jawab dan diskusi cara pentingnya mempunyai kemampuan mengatur keuangan di organisasi sampai selesai.

KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA (PROBLEMATIKA, TANTANGAN DAN LINTASAN SEJARAH KURIKULUM DI INDONESIA)

Nurhidaya M, Hamdan, Ani Cahyadi
Abstract: Pendidikan Islam di Indonesia telah mengalami transformasi signifikan untuk memenuhi tuntutan masyarakat modern. Sejak pertama kali diperkenalkan di nusantara hingga saat ini, kurikulum pendidikan Islam terus berkembang… sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat. Namun, tantangan masih tetap ada, termasuk keterbatasan dalam metode pengajaran, integrasi nilai-nilai Islam dengan kemajuan ilmu pengetahuan, dan kesiapan sumber daya manusia. Secara historis, kurikulum ini telah melalui beberapa fase penting: masa kolonial, masa pasca kemerdekaan, dan era globalisasi. Setiap fase memperkenalkan tantangan dan kebijakan yang unik dalam pengembangan pendidikan Islam. Pemerintah Indonesia, melalui regulasi seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan kurikulum berbasis kompetensi, telah berupaya mengintegrasikan pendidikan Islam ke dalam sistem pendidikan nasional. Namun, integrasi ini sering kali menimbulkan dilema antara pelestarian nilai-nilai Islam dan penerimaan terhadap ilmu pengetahuan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada penelitian kepustakaan untuk mengkaji perkembangan historis, tantangan, dan solusi terkait kurikulum pendidikan Islam di Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan adanya masalah yang terus berlangsung, seperti dikotomi antara ilmu agama dan ilmu sekuler, sentralisasi kurikulum, serta kelebihan muatan kurikulum. Penelitian ini juga menyoroti perlunya reformasi menyeluruh, pengembangan profesionalisme guru, serta integrasi pendidikan Islam dan pendidikan sekuler untuk menghasilkan lulusan yang seimbang dan kompetitif. Kurikulum yang adaptif dan responsif sangat penting untuk menjaga relevansi pendidikan Islam di tengah perubahan global yang cepat, guna memastikan bahwa generasi mendatang memiliki integritas moral yang kuat, pengetahuan agama yang solid, dan keterampilan yang beragam.

EDUKASI KEKAYAAN INTELEKTUAL KOMUNAL: MELINDUNGI WARISAN BUDAYA MELALUI IDENTIFIKASI DAN INVENTARISASI

Yatini, Yatini, Ideham, Mis Joni, Puspitaningtyas, Ratih Dwi Anggraini
Abstract: Edukasi KIK di Desa Kutai Lama dilakukan karena adanya potensi adanya Kekayaan Intelektual Komunal yang belum terlindungi. Upaya inventarisasi KIK sebagai langkah defensive, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala,… endala, diantaranya belum optimalnya peranan dari masyarakat dan sinergi institusi.  Tujuan edukasi ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya upaya identifikasi dan inventarisasi KIK sebagai upaya melindungi warisan budaya di Desa Kutai lama, dengan harapan dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan melawan hukum terhadap warisan budaya dan masyarakat juga dapat memanfaatkan KIK sebagai sarana peningkatan nilai ekonomis di Desa Kutai Lama. Edukasi dilaksanakan di Kantor Desa Kutai Lama pada tanggal, 20 Mei 2024 dihadiri 27 peserta. Tahapan edukasi yang dilaksanakan: 1) Kunjungan awal memperkenalkan kepada jajaran Kelurahan tentang KIK; 2) menyampaikan materi terkait KIK kepada masyarakat; 3) melakukan identifikasi dengan memberikan formulir tentang  kegiatan usaha masyarakat. Kegiatan secara keseluruhan berjalan sesuai target. Kegiatan awal dalam pengenalan edukasi ini, diperlukan tindaklanjut pendampingan identifikasi KIK pada kegiatan abdimas berikutnya.  

KRITIK HADIST PERSPEKTIF MUHAMMAD SYUHUDI ISMAIL

Addzaky, Khoirul Umam
Abstract: Hadis Nabi Muhammad SAW memiliki kedudukan penting sebagai sumber ajaran Islam setelah Al-Quran. Namun, periwayatan hadis secara lisan rentan terhadap pemalsuan sehingga kritik hadis menjadi sangat penting. Salah satu tokoh… koh penting dalam kritik hadis kontemporer adalah Muhammad Syuhudi Ismail. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode kritik hadis perspektif Muhammad Syuhudi Ismail. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka atau literatur review. Sumber data utama adalah karya-karya Muhammad Syuhudi Ismail, khususnya "Kaedah Kesahihan Sanad Hadis" dan "Metodologi Penelitian Hadis Nabi". Data dikumpulkan melalui penelusuran dan penelaahan sumber literatur terkait, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif-analitis dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syuhudi Ismail memperkenalkan metode rawi pertama (al-rawi al-awwal) yang fokus pada kritik sanad berbasis kredibilitas perawi pertama, yaitu sahabat Nabi. Dalam kritik matan, ia menekankan analisis makna secara kontekstual dengan mempertimbangkan latar situasi dan fungsi Nabi. Metode Syuhudi Ismail dinilai lebih sistematis, objektif, dan proporsional dibanding metode klasik. Namun, metodenya juga dianggap terlalu berfokus pada sahabat dan kurang teliti dalam kritik matan. Meski demikian, model kritik hadis Syuhudi Ismail tetap memberikan kontribusi positif bagi pengembangan studi hadis di Indonesia dan patut dipertimbangkan dalam upaya pemurnian hadis di era kontemporer. Kata Kunci: Hadist, Kritik Hadist, Muhammad Syuhudi Ismail.