Search Articles & Publications

Showing 121 articles found for "Merdeka"

PERSEPSI GURU KELAS RENDAH DAN KELAS TINGGI TERHADAP PROGRAM PPG DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MENGAJAR

Arjuna, Dendi, Fahira, Reva, Wahyuni, Dessi, Sitorus, Fristi Maryati Br.
Abstract: Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru… kelas rendah dan kelas tinggi terhadap program PPG dalam meningkatkan kompetensi mengajar di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara tertutup yang dilakukan terhadap dua orang guru sekolah dasar, yaitu seorang guru kelas rendah dan seorang guru kelas tinggi. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengidentifikasi, mengkategorikan, dan menjelaskan respons narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua guru memiliki persepsi positif terhadap program PPG. Program PPG dinilai mampu meningkatkan kompetensi pedagogis dan profesional guru melalui pemahaman materi pembelajaran, strategi dan model pembelajaran inovatif, serta penyusunan modul ajar sesuai Kurikulum Merdeka. Materi PPG bersifat fleksibel sehingga dapat diterapkan di kelas rendah maupun kelas tinggi, meskipun penerapannya perlu disesuaikan dengan karakteristik siswa di masing-masing jenjang. Faktor pendukung implementasi hasil PPG meliputi inovasi pembelajaran dan kreativitas guru, sedangkan faktor penghambat utamanya adalah keterbatasan fasilitas sekolah. Dengan demikian, program PPG memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas mengajar guru dan diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas di era abad ke-21.

STRATEGI INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SD DI GAG PAPUA BARAT DAYA PERSPEKTIF MAHASISWA PMM

Anisa
Abstract: Abstract   his study aims to analyze teachers’ strategies in implementing the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach to improve the quality of learning at Southwest Papua, as well as to examine the contribution… bution of students from the Independent Student Exchange Program (PMM) in supporting the process. The research method employed is a literature review using the Publish or Perish application.The findings indicate that teachers play a crucial role in planning, implementing, and managing classrooms through contextual strategies that connect learning materials with the local environment and students’ real-life experiences. The application of CTL has been proven to enhance students’ motivation, active participation, and learning outcomes. In addition, PMM students provide practical suggestions such as the use of interactive methods including small group discussions, collective reflection, and projects based on everyday experiences.   Keywords: Teacher Strategies, Learning Quality, Elementary School.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) guna meningkatkan kualitas pembelajaran di Papua Barat Daya, serta meninjau kontribusi mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dalam mendukung proses tersebut. Metode penelitian menggunakan kajian literatur (literature review) dengan menggunakan Publish or Perish. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan penting dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengelola kelas dengan strategi kontekstual yang mengaitkan materi ajar dengan lingkungan lokal dan pengalaman nyata siswa. Penerapan CTL terbukti meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, serta hasil belajar siswa. Selain itu, mahasiswa PMM memberikan saran praktis berupa penggunaan metode interaktif seperti diskusi kelompok kecil, refleksi bersama, dan proyek berbasis pengalaman sehari-hari.   Kata Kunci: Strategi Guru, Kualitas Pembelajaran, Sekolah Dasar    

PENERAPAN STRATEGI SCAFFOLDING DALAM ZPD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS DI KELAS IV SDN SUMBERSARI 01

Mufidatur Rizqiya Permana, Irfan Maulana, Indah Ayu Rahmawati, Trapsilo Prihandono
Abstract: Pendidikan merdeka menurut Ki Hadjar Dewantara merupakan usaha untuk menuntun peserta didik berkembang sesuai dengan kodratnya sehingga menjadi pribadi yang mandiri dan mampu hidup bermasyarakat. Perwujudan pendidikan merdeka… rdeka dalam pembelajaran ialah dengan menerapkan strategi scaffolding sesuai tingkat zone of proximal development (ZPD) peserta didik. Zone of proximal development (ZPD) peserta didik dalam penelitian terbagi menjadi 3 tingkat capaian belajar diantaranya sangat mahir, cukup mahir, dan perlu bimbingan, ditujukan untuk mempermudah pemberian scaffolding sesuai kapasistas yang dibutuhkan peserta didik. Implementasi strategi scaffolding pada ZPD peserta dididk salah satunya ialah pada mata pelajaran IPAS dengan materi BAB 6 Indonesiaku Kaya Budaya kelas IVA di SDN Sumbersari 01. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan batasan 3 siklus yang terdiri dari 6 pertemuan pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis pada Siklus I diperoleh presentase 64,29% kriteria hasil belajar Baik dan 28,57% Sangat Baik oleh 13 peserta didik. Siklus II memperoleh hasil 42,86% kriteria hasil belajar Sangat Baik dan 53,57% kriteria Baik oleh 20 peserta didik. Perolehan presentase pada siklus III oleh 27 peserta didik menunjukkan besaran presentase 64,29% kriteria Sangat Baik dan 35,71% kriteria Baik.

PENGARUH PARTISIPASI MAHASISWA DALAM PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) TERHADAP TINGKAT KESIAPAN KERJA MAHASISWA

Cyndi Togi Marito Sitorus, Etalia Asso, Yola Amanda, Otang Kurniaman, Ningrum Melihayatri
Abstract:   Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dan relevan bagi mahasiswa dalam menghadapi tuntutan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan… ikan pengaruh partisipasi mahasiswa dalam program MBKM terhadap tingkat kesiapan kerja mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 24 mahasiswa Universitas Riau yang telah mengikuti kegiatan MBKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi mahasiswa berada pada kategori tinggi, ditandai dengan keterlibatan aktif, kontribusi terhadap ide dan solusi, serta komunikasi efektif dengan dosen pembimbing dan mentor lapangan dengan persentase 60–80%. Pada aspek kesiapan kerja, sebagian besar indikator juga berada pada kategori tinggi, terutama kemampuan bekerjasama, beradaptasi, dan menghadapi tekanan, meskipun beberapa indikator seperti pengelolaan waktu dan sikap profesional memperoleh persentase lebih rendah (60%). Temuan ini menegaskan bahwa partisipasi mahasiswa dalam program MBKM berkontribusi positif terhadap peningkatan kesiapan kerja, sehingga optimalisasi pendampingan dan fasilitasi diperlukan untuk memaksimalkan perkembangan kompetensi mahasiswa.

PERUNDUNGAN DALAM PENDIDIKAN DASAR INTEGRASI KE KURIKULUM

Putra, Lisa Virdinarti, Pudjaningsih, Wiwik, Rochmawati, Nur Intan
Abstract: Perundungan (bullying) pada jenjang pendidikan dasar berdampak langsung pada kesejahteraan psikologis, iklim kelas, dan capaian belajar siswa. Program pengabdian ini bertujuan mengintegrasikan pencegahan dan penanganan perundungan… erundungan ke dalam kurikulum satuan pendidikan dasar melalui penguatan kompetensi guru, pengembangan perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka, serta kolaborasi orang tua–komunitas. Metode meliputi lokakarya desain pembelajaran, penyusunan modul tematik lintas mata pelajaran, pelatihan restoratif (restorative practices), kampanye siswa (student-led campaign), dan sistem rujukan kasus berbasis sekolah. Evaluasi menggunakan pra–pasca asesmen guru, observasi pembelajaran, audit perangkat ajar, serta rekap insiden dan persepsi iklim sekolah. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam mengenali/merespons perundungan, bertambahnya praktik pembelajaran sosial-emosional (PSE), dan penurunan laporan insiden di kelas yang mengadopsi strategi secara konsisten. Pembahasan menekankan pentingnya integrasi eksplisit pada tujuan pembelajaran, asesmen formatif nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, serta tata kelola sekolah yang selaras dengan kebijakan pencegahan kekerasan. Disimpulkan bahwa integrasi kurikuler—bukan sekadar kegiatan insidental—lebih berkelanjutan dalam memitigasi perundungan. Disarankan penguatan monitoring berbasis data, pelibatan orang tua secara sistematis, dan dukungan kebijakan sekolah yang konsisten.

PELATIHAN PENYUSUNAN MODUL AJAR BERBASIS KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU SMK PELAYARAN PERMATA ILMU MAROS DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN

Munirah, Asfiati, Sartika, Dewi
Abstract: The Independent Curriculum provides flexibility for educators to design learning that suits the characteristics of students and the needs of the world of work, especially in Vocational High Schools (SMK). However, there… are still many teachers who have difficulties in understanding and compiling teaching modules that are in accordance with the principles of the Independent Curriculum. This community service aims to increase the capacity of teachers at SMK Pelayaran Permata Ilmu Maros in developing teaching modules that are contextual, adaptive, and oriented towards differentiated learning. The activity was carried out through intensive training and mentoring, including material on learning outcomes (CP), learning objectives (TP), learning objectives (ATP), and the integration of the Pancasila Student Profile. The implementation method consists of interactive lectures, group discussions, hands-on practice, and evaluation of participants' work. The results of the activity showed that there was an increase in teachers' knowledge and skills in compiling teaching modules that are relevant to the conditions of students and the shipping skills program. This activity makes a real contribution to supporting the implementation of the Independent Curriculum and improving the quality of learning in the vocational school environment.

ANALISIS KESESUAIAN KURIKULUM MERDEKA DENGAN KEBUTUHAN PESERTA DIDIK DI ERA DIGITAL PADA SEKOLAH DASAR : STUDI LITERATUR

Kristin Angel Br Barus, Rustina Hutabarat, Efegea Br Meliala, Nabilla Tasya Br Sembiring, Agum Budianto
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian Kurikulum Merdeka dengan kebutuhan peserta didik di era digital pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai… i sumber ilmiah berupa jurnal, buku, serta dokumen yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dengan cara membandingkan, mengkaji, dan mensintesis berbagai temuan penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka secara konseptual telah sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital karena menekankan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, fleksibilitas dalam pembelajaran, serta pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan literasi digital. Selain itu, penerapan digitalisasi dalam pembelajaran seperti e-learning, ujian berbasis daring, perpustakaan digital, serta sistem manajemen berbasis teknologi turut mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Namun demikian, implementasi Kurikulum Merdeka masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana prasarana, kemampuan literasi digital peserta didik yang beragam, serta keterbatasan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi guru, penyediaan infrastruktur teknologi yang memadai, serta dukungan dari berbagai pihak untuk mengoptimalkan penerapan kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital.

TRANSFORMASI PEMBELAJARAN DI ERA KURIKULUM MERDEKA: STUDI LITERATUR TENTANG STRATEGI DAN IMPLEMENTASINYA

Nurmia Auvannissa, Vaelyn Celsi Rentauli Gultom, Gresia Romei Simatupang, Mayshe Rema Br Milala
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pembelajaran di era Kurikulum Merdeka dengan fokus pada strategi pembelajaran dan implementasinya dalam praktik pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif… ualitatif dengan metode studi literatur melalui pengumpulan, seleksi, dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi konsep, teori, serta temuan penelitian yang berkaitan dengan topik kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran, khususnya pergeseran dari pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Strategi utama yang diterapkan meliputi pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran berbasis proyek yang mampu meningkatkan keterlibatan, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Selain itu, penggunaan asesmen formatif dan integrasi teknologi turut mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih efektif dan bermakna. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kesiapan guru, keterbatasan sarana dan prasarana, serta perbedaan kondisi antar sekolah. Secara keseluruhan, transformasi pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka menunjukkan potensi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, meskipun memerlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak agar dapat berjalan secara optimal.

ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN DI SKOLAH DASAR: STUDI LITERATUR

Anggun Zayutri, Chintya Purba, Julia Tarigan, Yusfa Marpaung
Abstract: Dunia pendidikan saat ini, khususnya di abad ke-21 , membutuhkan cara belajar yang peka terhadap kemajuan ilmu pengetahuan , teknologi, dan berbagai kondisi dunia. Selain itu , cara belajar ini harus bisa mengembangkan kemampuan… emampuan berpikir kritis, kreatif , berkolaborasi , dan mudah menyesuaikan diri pada diri siswa . Di Indonesia, situasi ini semakin rumit karena kurikulum yang sering berganti dan pengaruh pandemi COVID-19 yang menciptakan ketidakmerataan dalam kesempatan belajar serta penurunan kualitas pengajaran. Untuk menjawab permasalahan tersebut , pemerintah memperkenalkan Kurikulum Merdeka yang menekankan pentingnya pemikiran mendalam , pembelajaran yang berpusat pada siswa, pembelajaran yang disesuaikan , serta pembentukan karakter berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini didedikasikan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada jenjang sekolah dasar melalui wawasan literatur . Kajian ini akan membedah cara penerapannya , faktor -faktor penentu keberhasilan, serta kendala-kendala yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaan pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka membawa dampak yang baik, termasuk kemajuan yang lebih pesat dalam pembelajaran , pemanfaatan cara yang lebih sesuai dengan keadaan , serta peningkatan keterlibatan dan semangat belajar siswa. Guru pun mendapatkan ruang lebih luas untuk berkreasi dalam merencanakan kegiatan belajar mengajar. Namun demikian, penerapan kurikulum ini masih terkendala oleh beberapa hal , seperti pemahaman guru yang belum menyeluruh , tantangan dalam melakukan asesmen awal dan pembelajaran yang beragam , serta keterbatasan sarana dan prasarana di beberapa sekolah. Keberhasilan Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kemampuan guru, dukungan dari pimpinan sekolah, dan ketersediaan sumber daya yang cukup . Maka dari itu, perlu adanya kerja sama yang baik antara pemerintah, pihak sekolah, dan para guru untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, memperkokoh dukungan fasilitas, serta menjamin adanya kebijakan yang berkesinambungan agar implementasi Kurikulum Merdeka bisa berjalan maksimal dan merata.

INTEGRASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KURIKULUM MERDEKA DAN PENGUATAN ETIKA SOSIAL

Nelci Halla, Chirtovorus Ardoardus Roberto Tukan, Rosalia Knira Puka, Candra Abidin RM
Abstract: Degradasi moral dan etika sosial di kalangan peserta didik menjadi tantangan signifikan dalam pendidikan nasional saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam efektivitas integrasi nilai-nilai Pancasila… ila dalam Kurikulum Merdeka dalam upaya penguatan etika sosial siswa. Kurikulum Merdeka, dengan pendekatannya yang fleksibel dan berpusat pada peserta didik, menawarkan ruang yang lebih luas untuk penggabungan karakter dan kompetensi dasar. Integrasi ini diharapkan dapat menjadi benteng moral bagi siswa, memungkinkan mereka menyaring pengaruh budaya luar tanpa kehilangan identitas kebangsaan, serta menumbuhkan sikap toleransi dan gotong royong. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen, artikel ilmiah, buku, dan sumber teoretis relevan yang mencakup konsep Kurikulum Merdeka, nilai-nilai Pancasila, dan penguatan etika sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka menyediakan kerangka kerja yang kondusif untuk mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila secara holistik ke dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan kokurikuler, seperti melalui proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Nilai-nilai seperti keadilan sosial, penghargaan terhadap keragaman, dan musyawarah telah diintegrasikan ke dalam rencana pembelajaran dan bahan ajar. Namun, efektivitas penerapan nilai-nilai tersebut dalam kegiatan pembelajaran masih memerlukan penyesuaian dan kolaborasi yang lebih erat antara guru, orang tua, dan komunitas. Kesimpulannya, integrasi nilai-nilai Pancasila dalam Kurikulum Merdeka memiliki potensi besar untuk membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda yang berlandaskan moral dan etika sosial yang kuat. Paradigma pendidikan ini tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis, tetapi juga pada pengembangan karakter yang relevan dengan kebutuhan zaman.