Abstract:Kepatuhan Wajib Pajak menjadi hal yang sangat berpengaruh bagi pihak pemungut pajak dalam pelaksanaan perpajakan sebagai salah satu sumber pendapatan yang digunakan untuk pembangunan negara dan ekonomi masyarakat guna kemajuan…
majuan negara. Hal tersebut menjadikan kepatuhan Wajib Pajak menjadi sangat penting demi terealisasinya sebuah target yang ditargekan oleh sebuah lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sosialisasi pajak dan sanksi pajak terhadap kepatuhan Wajib Pajak.
Untuk merealisasikan tujuan tersebut maka digunakan metode pendekatan kuantitatif deskriptif verifikatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu Wajib Pajak kendaraan bermotor di SAMSAT Soekarno Hatta Bandung. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 100 Wajib Pajak. Pengumpulan data dengan cara penyebaran formulir kuesioner secara langsung. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji korelasi, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis (uji t dan f) dengan bantuan program SPSS.
Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa variabel sosialisasi pajak (X1) berpengaruh secara parsial terhadap kepatuhan Wajib Pajak (Y) dengan besaran pengaruh sebesar 58,7%. Kemudian variabel sanksi pajak (X2) berpengaruh secara parsial terhadap kepatuhan Wajib Pajak (Y) dengan besaran pengaruh sebesar 92,6%. Sementara variabel sosialisasi pajak (X1) dan sanksi pajak (X2) berpengaruh secara simultan terhadap kepatuhan Wajib Pajak (Y) dengan besaran pengaruh sebesar 50,6%.
Abstract:This study aims to analyze the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) method in Islamic Religious Education and its contribution to strengthening students' critical thinking skills at MA Negeri Simalungun. This…
is study uses a qualitative approach with a descriptive design. Data were obtained through classroom observation, interviews with teachers and students, and documentation of learning tools and evaluation results. Data analysis was conducted interactively through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with data validity maintained through source and technique triangulation. The results showed that the application of PBL in Islamic Religious Education learning can be carried out systematically through the stages of problem orientation, group discussion, investigation, presentation of results, and reflection. The implementation of PBL encourages active student involvement in the learning process and has a positive impact on strengthening critical thinking skills, as evidenced by an increase in students' ability to identify problems, analyze information, evaluate arguments, and draw logical and contextual conclusions based on Islamic values. This study concludes that the Problem-Based Learning method is an effective learning approach to improve the quality of Islamic Religious Education learning and develop students' critical thinking skills in Madrasah Aliyah. Therefore, PBL is recommended as an alternative PAI learning strategy that is relevant to the demands of 21st-century education.
Abstract:This study aims to analyze the role of local government in responding to the influence of inflation and interest rates on gold prices at the Pegadaian Sungguminasa Branch, Gowa Regency. The data used in this research were…
e obtained from the period 2021 to 2023. The study employs a descriptive quantitative method with a case study approach at Pegadaian Sungguminasa Branch. Data were collected through documentation and interviews with relevant parties, including local government officials and Pegadaian management. The results show that fluctuations in inflation and interest rates have a significant effect on changes in gold prices. The local government plays an important role in maintaining economic stability through inflation control policies, improving financial literacy among the community, and collaborating with financial institutions such as Pegadaian to provide safe and productive investment access for the public. This research is expected to serve as a reference for local governments in formulating adaptive economic policies in response to macroeconomic dynamics, particularly those related to gold prices.
Abstract:Penelitian ini mengkaji efektivitas metode pembelajaran bahasa isyarat di pesantren difabel, dengan fokus pada peningkatan kemampuan Baca Tulis Al-Quran (BTQ) bagi santri tunarungu. Studi dilakukan di Pondok Pesantren Tahfiz…
hfiz Difabel KH. Ahmad Lutfi Fathullah BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta menggunakan metode kualitatif deskriptif dan observasi lapangan. Sumber data utama adalah wawancara dengan praktisi pembelajaran difabel tunarungu dan literatur terkait. Pembelajaran BTQ dengan metode bahasa isyarat huruf hijaiyah memerlukan pendekatan terstruktur dan komprehensif, termasuk pelatihan guru, RPP, dan media pembelajaran visual. Pelaksanaan mencakup sesi rutin dan prinsip interaksi langsung, visualisasi, dan keperagaan. Evaluasi dilakukan melalui Ujian Harian (UH), Penilaian Akhir Semester (PAS), dan observasi langsung. Faktor pendukung meliputi media pembelajaran visual interaktif dan pelatihan guru, sementara faktor penghambat termasuk keterbatasan media pembelajaran, latar belakang pendidikan guru, dan variasi tingkat ketunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan perencanaan matang dan dukungan berkelanjutan, metode ini dapat meningkatkan kemampuan BTQ santriwati tunarungu secara signifikan.
Abstract:Manajemen strategi perlu dikelola secara optimal agar suatu lembaga pendidikan, khususnya pondok pesantren salaf, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan pengelolaan yang tepat, pondok pesantren salaf dapat mempertahankan…
mempertahankan eksistensinya dan tetap diminati oleh masyarakat di era
modern. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil focus permasalahan: 1) Bagaimana manajemen
strategi dalam mempertahankan eksistensi Pondok Pesantren Salaf Al Fadllu Kaliwungu, Kendal di era
modern, 2) Bagaimana hambatan dan peluang dalam menjaga eksistensi Pondok Pesantren Salaf Al
Fadllu Kaliwungu, Kendal di era modern. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini
adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi lapangan, serta
dokumentasi yang diperoleh dari sekolah. Untuk memastikan keabsahan data, digunakan teknik
triangulasi dan bahan referensi sebagai pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan-tahapan
berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) strategi manajemen yang digunakan dalam
mempertahankan eksistensi Pondok Pesantren Salaf Al Fadllu Kaliwungu, Kendal di era modern
meliputi tiga tahapan yaitu dengan formulasi strategi seperti melakukan sosialisasi visi, misi, dan tujuan
pesantren, mengadakan rapat awal tahun untuk menyusun program pondok pesantren. Implementasi
strategi dengan merealisasikan program yang sudah dilaksanakan seperti penyusaian pesantren dengan
mengadakan pengenalan dan pelatihan dasar computer untuk kelas atas. Evaluasi strategi dengan
mengadakan rapat evaluasi bulanan untuk mengetahui efektivitas dari program yang sudah dirancang
dan implementasikan. 2) Hambatan dan peluang dalam menjaga eksistensi Pondok Pesantren Salaf Al
Fadllu Kaliwungu, Kendal mencakup kesiapan manajemen pesantren dalam menghadapi berbagai
hambatan, seperti tantangan perubahan sosial global dan keterbatasan sumber daya manusia serta sarana
prasarana. Selain itu, manajemen pondok juga siap memanfaatkan peluang yang ada, seperti melalui
pengembangan kebijakan pendidikan dan penguatan jaringan sosial.
Kata Kunci: Manajemen Strategi, Eksistensi Pondok Pesantren Salaf, Era Moder
Abstract:Pendidikan inklusif merupakan wadah bagi anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh pendidikan yang sama tanpa adanya pembedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses belajar dan kendala yang dialami anak…
tunarungu. Artikel ini membahas tentang proses pembelajaran siswa tuna rungu di SD Muhammadiyah 2 Socah Bangkalan. Metode penelitian meliputi observasi kelas, wawancara dengan beberapa guru, dan analisis dokumen kurikulum dan materi pembelajaran. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa proses pembelajaran siswa tuna rungu di SD Muhammadiyah 2 Socah Bangkalan memerlukan pendekatan yang komprehensif dan beragam. Guru yang memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus dalam pendidikan inklusif terbukti lebih efektif dalam merancang pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa tunarungu. Temuan penelitian dapat menjadi dasar pengembangan lebih lanjut dalam pembelajaran siswa tuna rungu di SD Muhammadiyah 2 Socah Bangkalan dan sebagai referensi bagi sekolah lain yang populasi siswanya berkebutuhan khusus.
Abstract:Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana Pendidikan inklusif di Sekolah Luar Biasa Negeri Keleyan Bangkalan yang mencakup analisis terhadap upaya yang telah dilakukan dan tantangan yang masih dihadapi untuk mengintegrasikan…
ngintegrasikan siswa penyandang disabilitas sepenuhnya dalam sistem pendidikan. Ini melibatkan evaluasi terhadap strategi pendidikan, fasilitas yang tersedia, serta kesadaran dan penerimaan sosial terhadap penyandang disabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan inklusif di SLB Negeri Keleyan Bangkalan ini telah membuat langkah signifikan dalam menyediakan akses pendidikan yang lebih adil dan inklusif bagi anak-anak penyandang disabilitas, termasuk tunanetra dan tunarungu. Melalui penyediaan fasilitas dan sumber daya khusus yang memenuhi kebutuhan belajar siswa penyandang disabilitas, sekolah telah berupaya memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan potensi mereka.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui anak ABK terutama anak tunarungu lebih lanjut dan melihat sekolah SLB yang merupakan tempat anak ABK untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif…
litatif di sebuah sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu : observasi, dokumentasi, dan wawancara. Subjek penelitian berupa sekolah SLB Negeri Keleyan yang ada di Bangkalan.. Hasil menunjukkan bahwa sekolah SLB adalah sekolah yang cukup baik dalam mendapatkan ilmu dan pelayanan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan anak berkebutuhan khusus, khususnya anak tunarungu di SLB Negeri PGRI Kamal, serta aktivitas belajar mereka. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi…
bservasi dan wawancara. Penelitian ini menggambarkan penyesuaian pembelajaran melalui penggunaan bahasa isyarat untuk memudahkan pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunarungu menghadapi kesulitan dalam komunikasi dan pemahaman, sehingga memerlukan dukungan metode pengajaran yang spesifik. Faktor penyebab tunarungu meliputi faktor internal, seperti keturunan dan kondisi medis ibu selama kehamilan, serta faktor eksternal, seperti infeksi saat lahir. Studi ini menemukan bahwa meskipun anak tunarungu memiliki potensi intelektual yang sama dengan anak lainnya, mereka memerlukan pendekatan pembelajaran yang berbeda, seperti penggunaan media visual dan bahasa isyarat. Guru memainkan peran penting dalam mendukung proses belajar dengan strategi yang sesuai. Penelitian ini menekankan pentingnya empati dan kesadaran tinggi dari pendidik dalam memenuhi kebutuhan anak tunarungu untuk mencapai pendidikan yang setara.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi dalam mengembangkan karakter percaya diri dan tanggung jawab siswa di SLB PGRI KAMAL. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan informan penelitian…
elitian berasal dari guru kelas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan untuk mengembangkan karakter percaya diri dan tanggung jawab siswa di SLB PGRI KAMAL meliputi program akademik dengan metode ceramah dan tanya jawab bagi siswa tunarungu, serta layanan bimbingan konseling berupa terapi bimbingan karier dan pengembangan bakat melalui vokasional bagi siswa tunarungu. Hambatan yang dihadapi termasuk masalah komunikasi dan kurangnya dukungan serta partisipasi beberapa orang tua dalam kegiatan tertentu. Solusi yang diterapkan meliputi pendampingan saat pembelajaran di kelas dan kegiatan di luar kelas, pelatihan bina bunyi dan irama (BKBPI), latihan membaca gerakan bibir, serta pelatihan self-care dan bersosialisasi. Strategi yang digunakan meliputi direct instruction, demonstrasi, dan modelling, serta strategi peer tutorial dengan membentuk rombongan belajar (rombel) yang terdiri dari 2-3 kelompok dalam satu kelas.