Abstract:Anak usia balita rentan mengalami kondisi kegawatdaruratan medis di lingkungan rumah, di mana insiden yang paling sering dijumpai adalah tersedak benda asing dan kejang demam. Keterlambatan atau kesalahan dalam penanganan…
n awal di masa golden period (4-6 menit) dapat berakibat fatal, seperti kerusakan otak hingga kematian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan melatih keterampilan praktis ibu rumah tangga di RW 01 Desa Timbuseng, Kabupaten Takalar, dalam melakukan pertolongan pertama secara mandiri. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terbagi dalam tahap edukasi kognitif dan pelatihan simulasi (hands-on training) menggunakan alat peraga. Kegiatan ini diikuti oleh 15 ibu rumah tangga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan rata-rata nilai pre-test 45/100 meningkat menjadi 88/100 pada post-test. Pada capaian psikomotorik, 87% peserta berhasil melakukan manuver back blow, 80% menguasai Heimlich maneuver, serta 100% peserta mampu mempraktikkan posisi miring mantap dan kompres yang tepat. Edukasi dan simulasi terbukti efektif dalam mendekonstruksi mitos penanganan yang keliru dan meningkatkan kesiapsiagaan ibu rumah tangga sebagai first responder kegawatdaruratan anak di rumah.
Abstract:Pasar modal merupakan industri berbasis kepercayaan (trust-based industry) yang idealnya mengedepankan prinsip transparansi dan keadilan publik. Namun, realitas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di awal tahun 2026 diwarnai oleh…
leh sanksi berat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap emiten PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) dan PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) akibat kesalahan material laporan keuangan dan transaksi abnormal. Berbeda dengan riset terdahulu yang mengkaji kecurangan pasar secara parsial, penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan praktik manajemen laba (earnings management), transaksi orang dalam (insider trading), dan manipulasi pasar (saham gorengan) sebagai satu kesatuan mata rantai kejahatan kerah putih (white-collar crime), sekaligus membedahnya melalui tinjauan etika bisnis normatif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini menerapkan teknik analisis konten (content analysis) dan studi literatur komparatif terhadap data sekunder rilis resmi regulator serta laporan keuangan emiten. Pisau analisis yang digunakan mencakup Fraud Diamond Theory, Teori Keagenan (Agency Theory), Asimetri Informasi, serta Paradigma Integritas Manusia Utuh. Hasil penelitian menunjukkan adanya sinkronisasi kecurangan yang terstruktur dari hulu ke hilir. Tahap hulu (the setup) diawali dengan rekayasa akuntansi melalui penyalahgunaan kapabilitas manajemen. Ketimpangan informasi di hulu kemudian dimanfaatkan di tengah jalan (the leak) untuk membocorkan informasi material kepada jaringan afiliasi, yang bermuara pada transaksi semu di hilir (the execution) guna menjebak psikologi investor ritel demi keuntungan egoistik sepihak. Dari tinjauan etika utilitarianisme dan deontologi Immanuel Kant, mata rantai kejahatan finansial ini dinilai cacat moral secara mutlak karena mencederai kewajiban moral kejujuran (duty of honesty) dan mengeksploitasi investor publik semata-mata sebagai alat komersial (means to an end). Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan sistem deteksi dini terintegrasi oleh regulator untuk memutus rantai kecurangan finansial di bursa nasional, Indonesia terutama ketika penerapannya masih bersifat formalitas dan belum didukung oleh budaya organisasi yang berintegritas. Perbedaan hasil juga dipengaruhi oleh sektor industri dan tingkat kematangan tata kelola masing-masing organisasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada perbandingan lintas sektor dan metode yang memperlihatkan bahwa efektivitas GCG dan audit internal sangat bergantung pada komitmen nyata dari manajemen serta internalisasi nilai-nilai etis dalam organisasi. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar mengkaji variabel moderasi seperti budaya organisasi dan komitmen manajemen, serta memperluas cakupan sektor penelitian agar hasilnya lebih representatif.
Abstract:Pengintegrasian nilai-nilai moderasi beragama ke dalam pengajaran Pancasila di sekolah dasar telah menjadi kebutuhan mendesak karena munculnya kecenderungan intoleransi dalam pergaulan siswa, sementara praktik pembelajaran…
an di kelas seringkali tidak memberikan pengalaman yang cukup untuk menumbuhkan sikap moderat. Situasi ini menciptakan kesenjangan antara tuntutan kurikulum dan implementasi nyata di kelas, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi nilai-nilai moderasi beragama, jenis nilai yang diintegrasikan, dan upaya guru dalam mengoptimalkan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi pada guru dan siswa di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai moderasi beragama terjadi melalui penguatan diskusi kelas, pembiasaan saling menghormati, dan mengaitkan materi Pancasila dengan situasi sosial yang dekat dengan pengalaman siswa. Guru mengimplementasikan nilai-nilai toleransi, keseimbangan, musyawarah, dan menghargai perbedaan melalui metode bercerita, kerja kelompok, dan pemanfaatan momen-momen insidental dalam dinamika kelas. Meskipun demikian, efektivitas implementasi masih dipengaruhi oleh keterbatasan pedoman, variasi kompetensi guru, dan kurangnya evaluasi berbasis karakter moderat. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan model pembelajaran yang lebih sistematis, pelatihan berkelanjutan bagi guru, dan dukungan kebijakan sekolah agar pembelajaran Pancasila dapat menjadi ruang strategis untuk menumbuhkan sikap moderasi beragama sejak dini.
Abstract:Perundungan (bullying) pada jenjang pendidikan dasar berdampak langsung pada kesejahteraan psikologis, iklim kelas, dan capaian belajar siswa. Program pengabdian ini bertujuan mengintegrasikan pencegahan dan penanganan perundungan…
erundungan ke dalam kurikulum satuan pendidikan dasar melalui penguatan kompetensi guru, pengembangan perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka, serta kolaborasi orang tua–komunitas. Metode meliputi lokakarya desain pembelajaran, penyusunan modul tematik lintas mata pelajaran, pelatihan restoratif (restorative practices), kampanye siswa (student-led campaign), dan sistem rujukan kasus berbasis sekolah. Evaluasi menggunakan pra–pasca asesmen guru, observasi pembelajaran, audit perangkat ajar, serta rekap insiden dan persepsi iklim sekolah. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam mengenali/merespons perundungan, bertambahnya praktik pembelajaran sosial-emosional (PSE), dan penurunan laporan insiden di kelas yang mengadopsi strategi secara konsisten. Pembahasan menekankan pentingnya integrasi eksplisit pada tujuan pembelajaran, asesmen formatif nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, serta tata kelola sekolah yang selaras dengan kebijakan pencegahan kekerasan. Disimpulkan bahwa integrasi kurikuler—bukan sekadar kegiatan insidental—lebih berkelanjutan dalam memitigasi perundungan. Disarankan penguatan monitoring berbasis data, pelibatan orang tua secara sistematis, dan dukungan kebijakan sekolah yang konsisten.
Abstract:Passenger movement within aircraft aisles is an essential activity during the flight process, particularly inside narrow-body aircraft where mobility remains restricted. Interactions between passengers frequently trigger…
avoidance behaviors that potentially influence perceptions of safety, security, and comfort during travel. Therefore, this study aims to analyze passenger perceptions of aisle avoidance on Pelita Air flights based on these three specific dimensions. Methodologically, the research utilizes a quantitative descriptive approach involving a five-point Likert scale questionnaire. Data were gathered from 350 respondents who previously utilized Pelita Air flight services. Furthermore, the analysis was conducted by calculating mean values to determine the categorization of respondent perceptions. Findings indicate that all variables fall within the “good” category. Specifically, the mean value for safety reached 4.098, security 4.099, and comfort 4.077. Effectively, these findings demonstrate that the avoidance process in the cabin aisle is perceived as safe, orderly, and sufficiently comfortable despite the limited space for movement. Importantly, this study contributes to the understanding of passenger behavior in confined cabin spaces and becomes valuable input for airlines to enhance the quality of cabin services.
Abstract:For businesses in all industries, especially historic institutions that need to strike a balance between modernity and cultural preservation, digital transformation has emerged as a strategic necessity. With an emphasis…
on the Yogyakarta Palace environment, this study uses a Systematic Literature Review (SLR) methodology in accordance with PRISMA principles to examine the impact of organizational culture, digital leadership, and digital capabilities on digital transformation. From the Scopus, Web of Science, and Google Scholar databases, 68 articles with peer review published between 2022 and 2026 were methodically found, vetted, and examined. The results show that organizational culture acts as a fundamental enabler that dictates the sustainability of transformation initiatives, digital leadership acts as a strategic catalyst for starting transformation, and digital capabilities offer the necessary organizational competencies for carrying out digital strategies. According to the integrative study, these three factors work together rather than separately, indicating that their simultaneous development is necessary for a digital transformation to be successful. This review presents practical implications for human resource management practitioners as well as a thorough theoretical framework for comprehending digital change inside legacy institutional settings.
Abstract:Exposure to X-ray radiation in conventional radiology procedures can pose a health risk, especially for accompanying caregivers of pediatric patients who only bear the risk without gaining any benefit. This study aims to…
determine the estimated equivalent dose received by accompanying caregivers of pediatric patients and the safest points during conventional radiology examinations. The method used in this research is a field survey, involving the measurement of equivalent radiation doses inside and outside the examination room using a personal dosimeter, as well as measuring the radiation dose rate at 6 points using a surveymeter. The data was processed to obtain the highest and lowest values, as well as the percentage of equivalent dose obtained compared to the established Dose Limit Value (DLV). The results showed that the highest radiation dose received by accompanying caregivers inside the examination room reached 13,46 µSv, with a percentage of 0,27% relative to the DLV, while the lowest dose recorded was 1,12 µSv, with a percentage of 0,0224% relative to the DLV. Analysis of the radiation dose rate distribution revealed that the greater the distance of the measurement point from the radiation source (tube), the smaller the dose received. In conclusion, the radiation dose received by accompanying caregivers is still below the Dose Limit Value (DLV) for caregivers, which is 5.000 µSv. However, to minimize stochastic effects, the implementation of additional protective measures, such as the use of lead aprons and selecting safer locations within the examination room, is highly recommended. These findings are expected to serve as a guide in enhancing the safety of accompanying caregivers of pediatric patients in conventional radiology units.
Abstract:This thesis discusses the implementation of the Inside Outside Circle (IOC) learning model to improve the learning activities of Grade VII-1 students. In the initial condition, students showed low learning activity, as reflected…
eflected in their behavior during lessons. The purpose of this study is to analyze the implementation of the Inside Outside Circle (IOC) learning model in enhancing the learning activities of Grade VII students at SMP Negeri 1 Noling. This research employed Classroom Action Research (CAR) using the Spencer Kagan model. The study was conducted in two cycles involving 21 students as research subjects. Data collection techniques included observation, teacher observation sheets, student observation sheets, and student activity sheets, which were then analyzed both quantitatively and qualitatively. The findings revealed an increase in the average student learning activity score from 43.40% in Cycle I to 92.15% in Cycle II. This study demonstrates that the implementation of the Inside Outside Circle (IOC) learning model is effective in improving the learning activities of Grade VII students at SMP Negeri 1 Noling.
Abstract:Iklim tropis Indonesia menyediakan habitat ideal bagi nyamuk demam berdarah, terutama pada musim hujan. Berdasarkan Profil Puskesmas Kelurahan Cipete Utara 2023, terdapat 29 kasus demam berdarah dengan angka insidensi 68,62…
,62 per 100.000 penduduk, termasuk peningkatan tujuh kasus di RW 07, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.Penelitian berjudul "Hubungan Perilaku PSN Ibu Rumah Tangga dengan Tingkat Kepadatan Nyamuk Aedes aegypti di RW 07 Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Tahun 2024" ini mengkaji hubungan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu rumah tangga terhadap pencegahan demam berdarah. Fokus penelitian mencakup pengelolaan tempat penyimpanan air, daur ulang barang bekas, penggunaan larvasida, dan keberadaan larva nyamuk. Dengan pendekatan analitik cross-sectional, data dikumpulkan dari 105 responden melalui Simple Random Sampling, wawancara, dan observasi.Analisis statistik dengan uji chi-square (95% confidence level) menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan dan indeks larva (p=0,034), tetapi tidak ditemukan hubungan antara sikap (p=0,503) maupun tindakan (p=0,649) dengan kepadatan larva. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) mempengaruhi kepadatan larva Aedes aegypti, sehingga diperlukan penguatan edukasi, pemantauan, dan intervensi oleh puskesmas serta kader jumantik. Rekomendasi mencakup peningkatan praktik PSN, program berbasis data, dan pemantauan rutin. Program "Satu Rumah Satu Jumantik" didorong untuk menjaga lingkungan bebas nyamuk.
Abstract:Consistency, or consistency in truth, is wrong one concept important in teachings Islam which much mentioned in Al-Qur'an. Consistency considered as attitude hold on firm on road Which Correct in accordance with teachings…
s Allah, despite facing various challenge. Study This aiming For analyze meaning And implementation steadfastness in The Quran and its relevance for life Muslim modern. With approach qualitative And method analysis interpretation thematic, This study found that that draft steadfastness No only demand consistency worship but Also demand steadfastness heart in various aspects of life, such as social, economic, and personal. The conclusion of this study states that istiqamah is a fundamental pillar that strengthens a person's piety and faith in interacting with Allah and fellow human beings.