Search Articles & Publications

Showing 106 articles found for "Kreativitas"

Pengembangan Jaringan Pengelolaan Dan Pemasaran Produk Terpadu Berbasis Digital Pada Umkm Dan Komunitas Binaan Desa Jatireja Cikarang Timur

Jakaria
Abstract: Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, terutama dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta program ketahanan pangan budidaya ikan nila. Namun,… , pertumbuhan usaha di desa ini masih sangat terkendala oleh terbatasnya jangkauan pemasaran, rendahnya pemahaman dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) mengenai digitalisasi bisnis (e-commerce), serta manajemen keuangan yang masih konvensional atau bercampur dengan keuangan pribadi. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menginisiasi strategi pengembangan jaringan pengelolaan dan pemasaran produk terpadu berbasis digital pada UMKM dan komunitas binaan di Desa Jatireja. Metode pelaksanaan yang digunakan mencakup observasi lapangan, wawancara mendalam secara door-to-door, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan (workshop) kewirausahaan, serta pendampingan langsung pembuatan platform digital dan laporan laba rugi. Hasil evaluasi program selama satu bulan penuh menunjukkan peningkatan kapasitas mitra yang signifikan: komunitas budidaya ikan nila (22 kelompok) mendapatkan wawasan perluasan pemasaran; ibu-ibu PKK berhasil berinovasi menciptakan produk sabun cuci piring mandiri bermerek "DADEJA SOAP"; serta berbagai UMKM lokal (seperti Hanaila Food, Annasya Florist, dan Ilham Cake) sukses mengadopsi platform e-commerce Shopee, memperbaiki desain logo kemasan, dan menerapkan pembukuan laba rugi sederhana. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan komprehensif berbasis edukasi, kolaborasi komunitas, dan adopsi digital (Technosociopreneurship) mampu mendorong serta meningkatkan kreativitas dan produktivitas warga Desa Jatireja secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi desa di era revolusi industri 4.0 dan Society 5.0.

Strategi Komunikasi Pemasaran Mahasiswa dalam Pengembangan UMKM Inovatif: Studi Kasus pada UMKM Nanasaurus

M. Ilham Dwi Afrilyka Satya, Sahono, Zulkhaira, Pastian Sinambela, Dina Octavia
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam menopang perekonomian nasional, baik melalui penciptaan lapangan kerja maupun peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat. Di tengah… engah perkembangan teknologi digital, pelaku UMKM dituntut mampu menyesuaikan strategi pemasaran agar produk yang ditawarkan dapat dikenal dan diminati konsumen. Dalam konteks ini, mahasiswa sebagai generasi muda memiliki peluang besar untuk mengembangkan UMKM inovatif melalui pemanfaatan media digital, kreativitas promosi, serta penguatan identitas merek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan mahasiswa dalam pengembangan UMKM inovatif pada UMKM Nanasaurus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran Nanasaurus dilakukan melalui branding produk, pemanfaatan media sosial, promosi penjualan seperti diskon dan bundling, pemasaran dari mulut ke mulut, serta partisipasi dalam bazar. Strategi tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran merek, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat hubungan dengan konsumen. Temuan penelitian menegaskan bahwa kemampuan mahasiswa dalam mengelola komunikasi pemasaran menjadi faktor penting dalam pengembangan UMKM inovatif yang berdaya saing.

PENINGKATAN KARSA MURID KELAS IV MELALUI PEMBELAJARAN NUMERASI KONTEKSTUAL KOLABORATIF BERBASIS MBAK DEKA

Sumarto, Hadi
Abstract: Numerasi merupakan kemampuan penting yang perlu dikembangkan sejak sekolah dasar, tidak hanya dalam kemampuan berhitung, tetapi juga dalam menggunakan konsep matematika untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan kehidupan… upan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran numerasi kontekstual kolaboratif berbasis MBAK DEKA dalam meningkatkan KARSA murid kelas IV. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 33 murid, terdiri atas 20 laki-laki dan 13 perempuan. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, hasil kerja murid, dan catatan refleksi selama proses pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MBAK DEKA memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, kontekstual, dan kolaboratif. Perkembangan KARSA terlihat melalui munculnya inisiatif, keaktifan, kemampuan berkolaborasi, keberanian mengemukakan gagasan, tanggung jawab, dan kreativitas murid dalam menyelesaikan tantangan numerasi. Aktivitas pembelajaran yang memberikan ruang kepada murid untuk berdiskusi, menentukan strategi, menyelesaikan masalah, dan mengomunikasikan hasil mendorong murid menjadi subjek aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran numerasi kontekstual kolaboratif berbasis MBAK DEKA dapat menjadi alternatif inovasi pembelajaran yang tidak hanya mendukung pengembangan kemampuan numerasi, tetapi juga memperkuat KARSA murid melalui pengalaman belajar yang bermakna.

Pelatihan Literasi Sains Digital Berbasis Stem Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Critical Thinking Siswa Di Sekolah

Nur Afni Yulistiawati, Nurul Fitriah, Nayla Khaerunnisa
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi sains digital, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pelatihan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM)… ) di MA Pergis Ganra. Program dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan teknologi digital sebagai media pembelajaran sains serta masih dominannya metode pembelajaran konvensional. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Pelatihan melibatkan 80 siswa dengan pendekatan pembelajaran aktif melalui ceramah, diskusi, praktik, dan pemecahan masalah kontekstual. Luaran yang diharapkan adalah meningkatnya kemampuan literasi sains digital, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta pemanfaatan teknologi digital secara produktif dalam pembelajaran sains. Program ini juga mendukung implementasi MBKM dan penguatan kompetensi abad ke-21.

ANALISIS NILAI KARAKTER DALAM BACAAN PESERTA DIDIK PADA BUKU PPKn KELAS 4 SD

Muwahhida, Muziya Ananda Fitri
Abstract: Artikel ini menganalisis nilai-nilai karakter dalam bahan bacaan PPKN (Pendidikan Kewarganegaraan) kelas IV, dengan tujuan mengidentifikasi dan mengevaluasi kontribusinya terhadap pengembangan karakter siswa. Nilai-nilai… utama meliputi keagamaan, kejujuran, kedisiplinan, demokrasi, kerja keras, kreativitas, kemandirian, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, penghargaan terhadap prestasi, keramahan, cinta damai, kebiasaan membaca, kepedulian terhadap lingkungan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab. Temuan menekankan kejujuran dan ketaatan dalam nilai-nilai keagamaan dan kejujuran, toleransi dan kedisiplinan melalui sikap sosial, serta kerja keras dan kreativitas melalui etos kerja yang kuat. Kemandirian dan demokrasi terwujud dalam kemandirian diri dan penghormatan terhadap hak-hak. Rasa ingin tahu dan semangat kebangsaan terlihat melalui prioritas terhadap kepentingan nasional. Cinta tanah air dan penghargaan terhadap prestasi ditanamkan melalui loyalitas dan apresiasi. Keramahan dan cinta perdamaian tercermin dalam hubungan yang positif. Semangat membaca dan tanggung jawab terlihat dalam antusiasme membaca serta akuntabilitas. Kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial terlihat dalam menjaga kebersihan dan membantu masyarakat. Analisis ini menyimpulkan bahwa materi PPKN secara efektif menanamkan nilai-nilai karakter, sekaligus menunjukkan adanya ruang untuk penyempurnaan lebih lanjut guna meningkatkan dampaknya dalam program pendidikan karakter di sekolah yang sedang berlangsung.

PERSEPSI GURU KELAS RENDAH DAN KELAS TINGGI TERHADAP PROGRAM PPG DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MENGAJAR

Arjuna, Dendi, Fahira, Reva, Wahyuni, Dessi, Sitorus, Fristi Maryati Br.
Abstract: Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru… kelas rendah dan kelas tinggi terhadap program PPG dalam meningkatkan kompetensi mengajar di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara tertutup yang dilakukan terhadap dua orang guru sekolah dasar, yaitu seorang guru kelas rendah dan seorang guru kelas tinggi. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengidentifikasi, mengkategorikan, dan menjelaskan respons narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua guru memiliki persepsi positif terhadap program PPG. Program PPG dinilai mampu meningkatkan kompetensi pedagogis dan profesional guru melalui pemahaman materi pembelajaran, strategi dan model pembelajaran inovatif, serta penyusunan modul ajar sesuai Kurikulum Merdeka. Materi PPG bersifat fleksibel sehingga dapat diterapkan di kelas rendah maupun kelas tinggi, meskipun penerapannya perlu disesuaikan dengan karakteristik siswa di masing-masing jenjang. Faktor pendukung implementasi hasil PPG meliputi inovasi pembelajaran dan kreativitas guru, sedangkan faktor penghambat utamanya adalah keterbatasan fasilitas sekolah. Dengan demikian, program PPG memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas mengajar guru dan diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas di era abad ke-21.

FAKTOR PENGHAMBAT DALAM PEMBELAJARAN MOTORIK DASAR OLEH GURU PJOK DI SEKOLAH DASAR KELAS RENDAH DI MI BAITUL HUDA SEMARANG

Shofa, Fasya Zahira, Amalia, Dwi, Pathurrohman, Pathurrohman
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam pembelajaran motorik dasar yang dihadapi oleh guru PJOK pada jenjang sekolah dasar kelas rendah di MI Baitul Huda Semarang.… Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur dengan guru dan siswa, observasi lapangan yang sistematis, serta dokumentasi kurikulum. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Temuan terpenting dalam penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun pembelajaran berlangsung aktif dan berbasis permainan, terdapat hambatan struktural berupa keterbatasan sarana-prasarana serta hambatan pedagogis terkait heterogenitas kemampuan siswa yang sulit dikondisikan. Lebih lanjut, ditemukan adanya kesenjangan antara aktivitas fisik yang tinggi dengan pemahaman konseptual siswa yang masih rendah, di mana pembelajaran cenderung bersifat intuitif-pragmatis namun belum berbasis pada asesmen diagnostik yang sistematis. Refleksi atas temuan ini mengungkap bahwa ketergantungan pada teacher agency atau kreativitas individu guru dalam memodifikasi alat belum cukup untuk mengatasi persoalan tanpa dukungan kebijakan institusional. Sebagai kontribusi, penelitian ini memberikan peta jalan bagi pengembangan model pembelajaran PJOK yang lebih holistik, yang tidak hanya menekankan pada keaktifan fisik, tetapi juga mengintegrasikan penguatan konsep dan diferensiasi instruksional yang responsif terhadap tahap perkembangan anak. Hasil studi ini diharapkan menjadi referensi bagi pemangku kebijakan dalam merancang program pendampingan guru dan penataan alokasi sumber daya yang lebih tepat sasaran guna menjamin optimalisasi kompetensi motorik dasar pada fase kritis perkembangan anak.

ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR PADA MATA PELAJARAN IPA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA DI SD

Delia Kurniawati, Leni Rafiatul Hidayah, Putri Dewi Harsanti, Tantri Rahma Suci
Abstract: Penelitian ini merupakan studi literatur review yang bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media gambar dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terhadap peningkatan motivasi belajar siswa Sekolah Dasar… ar (SD). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research), yaitu dengan menelaah dan mengkaji berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan. Data diperoleh dari 48 sumber pustaka berupa jurnal ilmiah, tesis, dan laporan penelitian yang diterbitkan pada rentang tahun 2015–2025. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa 84% penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar yang signifikan setelah penggunaan media gambar dalam pembelajaran IPA, 11% penelitian menunjukkan peningkatan dalam kategori sedang, dan 5% penelitian menyatakan pengaruh yang rendah akibat keterbatasan media atau kurangnya kreativitas guru dalam penerapannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa media gambar dapat membantu siswa memahami konsep IPA yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret, menarik perhatian, serta meningkatkan rasa ingin tahu dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran.

PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BERBASIS POTENSI LOKAL MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ROTI BAGI IBU RUMAH TANGGA DI DESA BAKARAN BATU

Siregar, Dahrul, Nasution, Nur Aisyah, Siregar, Retnawati
Abstract: Pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat yang mampu menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Di Desa Bakaran Batu, sebagian besar… ibu rumah tangga memiliki waktu luang dan potensi untuk mengembangkan  usaha  rumahan,  namun  masih  menghadapi  keterbatasan  pengetahuan  dan keterampilan dalam mengolah produk pangan yang bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan ibu rumah tangga melalui pelatihan pembuatan roti sebagai salah satu bentuk pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap observasi, identifikasi kebutuhan mitra, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup teknik pembuatan roti, pemilihan bahan baku, pengemasan produk, penentuan harga jual, penyusunan merek (branding), serta strategi pemasaran digital menggunakan media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memproduksi roti yang berkualitas, mengemas produk secara menarik, serta memasarkan produk melalui platform digital. Selain itu, pelatihan berhasil meningkatkan motivasi peserta untuk memulai dan mengembangkan usaha rumahan sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga. Program ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya usaha mikro berbasis potensi lokal, meningkatkan nilai tambah produk olahan pangan, memperluas peluang pasar, serta mendukung terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat Desa Bakaran Batu secara berkelanjutan.

PEMBERDAYAAN GURU PAUD MELALUI KEMITRAAN LITERASI DAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DEEP LEARNING

Kurnia Rahayu, Mega Endang Sari, Dian Nur Rachmawati, Indri Ristiani, Anisya Fitria Sari, Erna Budiarti, Debie Susanti
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penguatan literasi dan pengembangan media pembelajaran berbasis deep learning. Program… dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, pendampingan, dan praktik pembuatan media pembelajaran berupa buku cerita anak yang kreatif dan edukatif. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran literasi serta minimnya kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua dalam mendukung pembelajaran anak usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan andragogi melalui model Project Based Learning (PBL) dan pendampingan intensif (coaching clinic). Tahapan kegiatan meliputi In-Service Training, On-the-Job Learning, implementasi pembelajaran di kelas, serta evaluasi hasil kegiatan melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 38 guru PAUD dengan 32 responden yang mengisi instrumen evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 10,3 meningkat menjadi 11,8 pada post-test. Selain itu, peserta mampu menghasilkan produk media pembelajaran berupa buku cerita anak yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini dan mengintegrasikan unsur kreativitas, kolaborasi, serta nilai edukatif dalam pembelajaran. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman guru mengenai penerapan deep learning, pemanfaatan media pembelajaran inovatif, serta penggunaan teknologi dan AI secara bijak dalam pendidikan. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam pengembangan literasi dan media pembelajaran berbasis deep learning. Program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, dan bermakna bagi anak usia dini.