Abstract:Perkembangan media sosial mengubah pola interaksi generasi muda, khususnya Gen Z dan Milenial, yang mencari hiburan serta informasi melalui platform digital. Instagram menjadi salah satu kanal utama yang mereka gunakan.…
Performa akun Genfun, unit konten di bawah Pikiran Rakyat Media Network, menunjukkan tingkat keterlibatan audiens Instagram yang lebih rendah dibandingkan TikTok dan YouTube, fakta tersebut menegaskan bahwa penelitian perlu dilakukan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan audiens di Instagram Genfun. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas konten dan pemasaran konten terhadap keterlibatan audiens pada akun Instagram Genfun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Peneliti menyebarkan kuesioner online kepada 100 pengikut akun Instagram @genfunofficial. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, serta uji hipotesis dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas konten berpengaruh signifikan dan menjadi faktor dominan terhadap keterlibatan audiens. Pemasaran konten juga berpengaruh signifikan, meskipun pengaruhnya lebih rendah dibandingkan kualitas konten. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh signifikan dengan nilai determinasi (R²) sebesar 0,923, yang berarti 92,3% variasi keterlibatan audiens dapat dijelaskan oleh kualitas konten dan pemasaran konten.
Abstract:Minat berwirausaha generasi muda di Indonesia masih tergolong rendah, meskipun bangsa Indonesia sedang berada pada periode bonus demografi yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kewirausahaan.…
wirausahaan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi sumber daya manusia produktif dengan realisasi minat berwirausaha, khususnya pada generasi Z yang memiliki peluang besar dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong inovasi usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh wawasan kewirausahaan dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha generasi Z di Desa Sayang, Kabupaten Sumedang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri atas 100 responden dari kalangan generasi Z. Instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan data dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wawasan kewirausahaan dan lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha generasi Z, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mendukung penelitian terdahulu yang menegaskan bahwa pengetahuan kewirausahaan serta dukungan keluarga merupakan faktor penting dalam meningkatkan minat berwirausaha. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya penguatan pendidikan kewirausahaan serta peran aktif keluarga untuk mendorong lahirnya wirausahawan muda di tingkat desa
Abstract:Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana content marketing, live streaming dan brand awareness pada pengguna Tiktok Mexshamal. Selain itu, untuk mengetahui besarnya pengaruh content marketing dan live streaming terhadap…
erhadap peningkatan brand awareness pada pengguna Tiktok Mexshamall di Kecamatan Singaparna. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan verifikatif. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non probabilty sampling dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah para pengguna e-commerce Tiktok Mexshamall di Kecamatan Singaparna. Sampel yang diambil yaitu 175 orang responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa content marketing, live streaming dan brand awareness berada pada kategori baik. Penelitian ini juga menunjukan bahwa content marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness. Hal ini menunjukan bahwa bahasa yang jelas dan mudah dipahami serta keselarasan isi dari konten yang mengandung tujuan utama yang baik antara setiap bagian konten dapat meningkatkan suatu brand. Selain itu, live streaming juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness. Kualitas live seperti audio-video yang jelas, dengan terbuka nya ruang interaksi bagi audiens atau pengguna , dan cepatnya host dalam merespon juga tersedianya interaksi intensif seperti pemberian reward atau penawaran khusus selama live menimbulkan ketertarikan pengguna untuk ikut serta sehingga dapat mneingkatkan suatu brand perusahaan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi dan kemudahan transaksi terhadap keputusan penggunaan dompet digital Dana di Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena…
mena meningkatnya penggunaan dompet digital di Indonesia, namun Dana masih memiliki jumlah pengguna yang relatif lebih rendah dibandingkan dompet digital lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 100 responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan, ditunjukkan dengan nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05. Kemudahan transaksi juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan dompet digital Dana. Secara simultan, kedua variabel independen yaitu promosi dan kemudahan transaksi secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan penggunaan. Pengujian data yang dilakukan adalah uji validasi, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji kolerasi, uji analisis regresi linear berganda, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Temuan ini menunjukan bahwa strategi promosi yang tepat dan kemudahan penggunaan aplikasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan keputusan masyarakat untuk menggunakan Dana sebagai dompet digital.
Abstract:This study aims to explore students’ perceptions of the effectiveness of using canva in designing lecture presentations. The background of this study stems from the rapid development of digital technology that encourages…
es the use of design applications as a means of supporting the learning process. The research method used was a quantitative survey involving 30 students as respondents who were selected purposively, namely those who had direct experience using canva. The data collection instrument was a Likert scale questionnaire with 20 statements covering aspects of ease of use, time efficiency, quality and creativity, academic benefits, collaboration, limitations, and satisfaction levels. The results showed that the majority of students had a positive view of using canva. This application was considered easy to operate even without in-depth design skills, helping to speed up the preparation of presentations, while also improving the quality and creativity of the display. In addition, canva is considered to provide real academic benefits, support collaboration, and encourage the exploration of diverse visual styles. However, there are still a number of weaknesses, such as the limitations of the free version, visual designs that are considered less suitable for formal academic contexts, and a small number of students who feel that their creative space is limited. From this research, it can be concluded that canva can be used as an alternative medium to support the learning process in higher education, particularly in developing students' presentation skills. Lecturers and educational institutions can also utilize canva as an innovative learning tool that encourages creativity, collaboration, and improves the quality of material delivery. In addition, the results of this study can be used as a basis for developing policies on the use of digital media in academic activities that are more effective and relevant to students' needs.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa mengenai efektivitas penggunaan canva dalam merancang presentasi perkuliahan. Latar belakang kajian ini berangkat dari pesatnya perkembangan teknologi digital yang mendorong pemanfaatan aplikasi desain sebagai sarana penunjang proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah survey kuantitatif yang melibatkan 30 mahasiswa sebagai responden yang dipilih secara purposive, yakni mereka yang memiliki pengalaman langsung menggunakan canva. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala Likert dengan 20 butir pernyataan yang mencakup aspek kemudahan penggunaan, efisiensi waktu, kualitas dan kreativitas, manfaat akademik, kolaborasi, keterbatasan, serta tingkat kepuasan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pandangan positif terhadap penggunaan canva. Aplikasi ini dinilai mudah dioperasikan meskipun tanpa keahlian desain yang mendalam, membantu mempercepat penyusunan presentasi, sekaligus meningkatkan mutu dan kreativitas tampilan. Selain itu, canva dianggap memberi manfaat akademik nyata, mendukung kerja sama, dan mendorong eksplorasi gaya visual yang beragam. Meski demikian, masih ditemukan sejumlah kelemahan, seperti keterbatasan fitur versi gratis, desain visual yang dinilai kurang sesuai untuk konteks akademik formal, serta sebagian kecil mahasiswa yang merasa ruang berkreasi mereka terbatasi. Dari penelitian ini dapat ditemukan bahwa canva dapat dijadikan media alternatif untuk menunjang proses pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan keterampilan presentasi mahasiswa. Dosen dan institusi pendidikan juga dapat memanfaatkan canva sebagai sarana pembelajaran inovatif yang mendorong kreativitas, kolaborasi, serta peningkatan kualitas penyampaian materi. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan penggunaan media digital dalam kegiatan akademik yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan QRIS terhadap efisiensi pembayaran pada kaum lansia di Pasar Baros Cimahi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif.…
atif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 96 responden lansia yang pernah menggunakan QRIS di Pasar Baros Cimahi. Uji statistik yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh QRIS terhadap efisiensi pembayaran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS oleh lansia di Pasar Baros Cimahi berada pada kategori sangat baik, sementara efisiensi pembayaran berada pada kategori baik. Analisis regresi menunjukkan bahwa penggunaan QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi pembayaran, dengan kontribusi pengaruh sebesar 65,6%, sedangkan 34,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun QRIS memberikan manfaat dalam meningkatkan kemudahan dan kecepatan pembayaran, masih terdapat ruang untuk perbaikan, terutama terkait dengan kecepatan transaksi. Rekomendasi diberikan kepada pihak terkait untuk meningkatkan sosialisasi dan pelatihan kepada lansia agar penggunaan QRIS lebih optimal.
Abstract:Despite decades of global HIV/AIDS education efforts, the gap between awareness and preventive behavior among youth remains a persistent challenge. University students—typically well-educated and socially engaged—are expected…
expected to be proactive in health matters, yet many remain passive in HIV prevention efforts. This study examines the knowledge, attitudes, and behaviors of university students in Indonesia regarding HIV/AIDS, and analyzes the cognitive and structural barriers that hinder behavioral change. The research applies two theoretical frameworks: the Theory of Planned Behavior (TPB) and the Health Belief Model (HBM). A quantitative survey was conducted among 268 students at Hasanuddin University. Descriptive and inferential statistics were used to assess levels of HIV/AIDS knowledge, attitudes, and preventive actions. Skewness and kurtosis were also calculated to explore distributional patterns. While students demonstrated high levels of knowledge (M = 16.34) and positive attitudes (M = 31.36), their preventive behavior was notably low (M = 10.74), with skewed distributions indicating widespread inaction. Misconceptions about HIV transmission and curability were common. Both TPB and HBM helped explain the role of perceived barriers, weak normative support, and low self-efficacy in limiting behavioral intention. Findings highlight a critical knowledge–action gap driven by social stigma, misinformation, and lack of institutional cues to action. Effective HIV prevention requires not only awareness but also structured interventions that enhance agency, normalize testing, and dismantle behavioral barriers within youth populations
Abstract:This study aims to evaluate the effectiveness of game based-learning methods in improving students’ learning motivation in elementary schools.In this digital era,the use of technology in education is increasing,including…
ng the integration of educational games as a learning tool. This method is expected to make the teaching and learning process more interestin and interactive,so that it can also increase students’ learning motivation. This study uses a quantitative approach with an experimental design to measure changes in students’ learning motivation before and after implementation of game based-learning methods.
Abstract:Perkembangan teknologi yang pesat telah mengubah berbagai sektor, termasuk teknologi keuangan (fintech). Salah satu layanan fintech yang paling populer di Indonesia adalah peer-to-peer (P2P) lending, yang menyediakan layanan…
anan pinjaman online dengan akses yang cepat dan mudah. Namun, meningkatnya minat terhadap pinjaman online telah menimbulkan berbagai permasalahan, seperti rendahnya literasi keuangan, perilaku pinjaman yang tidak bertanggung jawab, serta maraknya platform pinjaman online ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi risiko, kepercayaan, dan sikap keuangan terhadap niat mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Dewantara dalam menggunakan pinjaman online.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalui survei yang melibatkan mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Dewantara. Uji statistik seperti uji validitas, uji reliabilitas, dan pengujian hipotesis dilakukan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis dan perilaku keuangan secara signifikan memengaruhi minat mahasiswa dalam menggunakan pinjaman online. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami risiko serta faktor-faktor yang memengaruhi perilaku peminjaman, sehingga dapat memberikan wawasan untuk meningkatkan literasi keuangan dan manajemen keuangan yang bertanggung jawab di kalangan mahasiswa.
Abstract:Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam peran Tauhid dalam mengurangi perilaku konsumtif mahasiswa. Di era modern, mahasiswa sering terpengaruh tren media sosial, tekanan teman sebaya, dan dorongan menjaga gengsi,…
si, sehingga banyak yang membeli barang bukan karena kebutuhan, melainkan tuntutan gaya hidup. Perilaku seperti ini jelas bertentangan dengan nilai Tauhid yang menekankan kesederhanaan, pengendalian diri, dan orientasi hidup kepada Allah. Dengan pendekatan kualitatif fenomenologi, penelitian ini menggali pengalaman nyata mahasiswa dalam menghadapi dorongan konsumtif, pemaknaan mereka terhadap Tauhid, serta strategi spiritual yang dipakai untuk menahan perilaku berlebihan. Wawancara dilakukan dengan tiga mahasiswa. Dari pengalaman mereka terlihat bahwa Tauhid bukan hanya konsep teologis, tetapi juga pedoman praktis yang membentuk kesadaran, mendorong sikap moderat, dan menumbuhkan gaya hidup sederhana yang berorientasi pada ibadah. Penelitian ini menunjukkan bahwa Tauhid dapat menjadi landasan spiritual bagi mahasiswa dalam menghadapi budaya konsumtif yang semakin kuat di kalangan generasi muda. Dengan mengintegrasikan nilai Tauhid dalam kehidupan sehari-hari, mahasiswa diharapkan mampu membangun ketahanan terhadap tekanan materialistik sekaligus menumbuhkan sikap rendah hati, tanggung jawab, dan pengabdian kepada Allah.