Abstract:Pendidikan karakter adalah dasar utama dalam pengembangan perilaku anak sejak usia muda. Dalam pandangan Islam, orang tua memiliki peran vital sebagai pendidik pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai etika dan spiritualitas.…
ritualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam pembentukan akhlak anak sesuai dengan nilai-nilai Islam, serta menemukan cara yang diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Metode yang diterapkan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui kajian literatur dan pengamatan perilaku keluarga Muslim. Temuan penelitian menunjukkan bahwa partisipasi orang tua dalam mendidik akhlak anak, seperti melalui teladan, pembiasaan beribadah, komunikasi Islami, dan nasihat yang rutin, memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan karakter anak. Nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, kasih sayang, serta penghormatan kepada orang tua menjadi prinsip utama dalam proses pendidikan tersebut. Kesimpulannya, keterlibatan orang tua yang berlandaskan nilai-nilai Islam sangat mempengaruhi keberhasilan pendidikan moral anak di dalam keluarga.
Abstract: Artikel ini menyoroti potensi diam yang disadari (mindful silence) sebagai terapi psikologis dan spiritual (psikospiritual) melalui integrasi perspektif Islam dan psikologi modern. Permasalahan yang dibahas adalah kurangnya…
urangnya kesadaran akan manfaat diam sadar dalam mendukung kesehatan mental dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (kajian literatur) dengan analisis kualitatif-tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik diam sadar dapat menurunkan stres, meningkatkan fungsi sistem imun, dan menstabilkan emosi melalui mekanisme neuroimunologi. Dalam perspektif Islam, diam bernilai spiritual melalui praktik seperti dzikir dan tafakur yang merupakan bagian dari spiritualitas Islam. Pembahasan menggarisbawahi perbedaan antara diam konstruktif (berbasis kesadaran dan spiritualitas) dengan diam represif akibat tekanan atau ketakutan. Diam konstruktif bermanfaat bagi kesehatan psikologis dan fisiologis, sedangkan diam represif meningkatkan risiko gangguan psikosomatik. Ajaran Islam juga menekankan pentingnya pengendalian diri dalam berbicara sebagai bentuk ibadah, bukan represi emosional. Kesimpulannya, diam sadar merupakan praktik holistik yang mengintegrasikan kedalaman spiritual Islam dengan temuan psikologi modern untuk mendukung kesejahteraan mental dan fisik. Implikasi praktisnya adalah perlunya dukungan sosial yang empatik dan peningkatan literasi emosi dalam komunitas Muslim untuk memfasilitasi ruang diam reflektif yang menyembuhkan.
Abstract:Artikel ini membahas hubungan antara dosa dan kesehatan mental dalam perspektif Islam, serta bagaimana taubat dan dzikir berperan sebagai mekanisme penyembuhan psikospiritual. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana…
ana perbuatan dosa dapat memicu gangguan mental seperti kecemasan, stres, hingga depresi, serta bagaimana Islam menawarkan solusi terapeutik yang komprehensif melalui pendekatan spiritual. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan analisis tematik terhadap ayat Al-Qur'an, hadis, dan hasil riset kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa ibadah seperti shalat, dzikir, dan tilawah Al-Qur’an berdampak positif secara psikologis maupun fisiologis, seperti menurunnya hormon stres (kortisol) dan meningkatnya ketenangan jiwa. Temuan ini mendukung integrasi pendekatan psikospiritual berbasis Islam dalam konseling dan dakwah sebagai bentuk respons terhadap krisis kesehatan mental di masyarakat Muslim. Kesimpulannya, dosa tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga mental, sehingga diperlukan terapi yang menggabungkan introspeksi keimanan dan dukungan psikologis. Kajian ini merekomendasikan pelatihan dai dan konselor berbasis psikospiritual, serta literasi publik tentang penyembuhan Qur’ani untuk mendukung kesehatan mental umat
Abstract:Puasa Ramadan tidak hanya merupakan kewajiban ibadah dalam Islam, tetapi juga menunjukkan dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental melalui pendekatan biologis, psikologis, dan spiritual. Artikel ini bertujuan menelaah…
elaah secara sistematis literatur ilmiah terkini mengenai pengaruh puasa Ramadan terhadap stres, kecemasan, suasana hati, dan kesejahteraan psikologis. Metode yang digunakan adalah kajian literatur tematik-naratif dengan pendekatan kualitatif terhadap artikel ilmiah dari tahun 2015–2025 yang diakses melalui Scopus, PubMed, Google Scholar, dan sumber keislaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa puasa Ramadan selama 29–30 hari mendorong adaptasi psikofisiologis, seperti penurunan kadar hormon kortisol, stabilisasi serotonin dan dopamin, serta peningkatan kualitas tidur dan regulasi emosi. Spiritualitas Islam yang terwujud melalui ibadah seperti tarawih, tadarus, dan zikir meningkatkan kesadaran diri dan ketahanan mental. Selain itu, interaksi sosial saat buka puasa bersama dan aktivitas amal memberikan dampak positif terhadap kesehatan jiwa dan rasa keterhubungan sosial. Meskipun demikian, respons terhadap puasa dapat bervariasi, terutama pada individu dengan gangguan mental berat. Oleh karena itu, dukungan komunitas dan pendekatan klinis berbasis nilai Islam menjadi penting. Temuan ini menegaskan bahwa puasa Ramadan dapat menjadi pendekatan psikospiritual yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental umat Muslim.
Abstract:Artikel ini secara khusus bertujuan menganalisis peran tafakur sebagai intervensi alternatif dalam pengelolaan kecemasan berbasis spiritualitas Islam. Latar belakang kajian ini berakar pada tingginya prevalensi gangguan…
kecemasan modern dan kurangnya terapi yang mengintegrasikan pendekatan Qur’ani dalam psikologi. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis terhadap publikasi akademik rentang 2010–2025 dari basis data Scopus, DOAJ, Google Scholar, dan Garuda. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik tafakur dapat meningkatkan kesadaran diri Islam, memperkuat sikap rida terhadap takdir, dan memperbaiki mekanisme koping emosional. Tafakur juga sejalan dengan konsep mindfulness namun memiliki keunggulan pada aspek teistik-transendental karena menekankan kesadaran terhadap kehadiran ilahi dan nilai-nilai Qur’ani. Simpulan artikel ini menegaskan bahwa tafakur berpotensi sebagai terapi spiritual Islami yang mendukung kesehatan mental secara holistik. Rekomendasi utama adalah perlunya pengembangan layanan kesehatan mental Islam yang memasukkan tafakur sebagai bagian integral dari pendekatan psikoterapi, pendidikan, dan dakwah digital.
Abstract:Shalat sebagai ibadah utama dalam Islam tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga manfaat psikologis yang signifikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas shalat dalam mengurangi stres dan mendukung kesehatan…
hatan mental melalui pendekatan studi literatur. Kajian terhadap berbagai publikasi ilmiah menunjukkan bahwa praktik shalat memengaruhi aktivitas otak, meningkatkan kadar hormon serotonin dan dopamin, serta memperkuat regulasi emosi dan ketahanan psikologis. Aktivasi area otak seperti medial prefrontal cortex dan precuneus selama shalat mengindikasikan keterlibatan fungsi kognitif, empati, dan refleksi diri. Aspek sosial dari shalat berjamaah turut membentuk dukungan emosional dan rasa keterhubungan, yang berkontribusi pada kesejahteraan mental. Hasil kajian ini mengonfirmasi bahwa keteraturan dan kekhusyukan dalam shalat berdampak positif terhadap kondisi psikologis individu, menjadikannya sebagai praktik terapi psikospiritual yang potensial dalam manajemen stres. Dengan demikian, praktik shalat layak dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari intervensi kesehatan mental modern, terutama dalam konteks masyarakat Muslim yang menjunjung tinggi nilai spiritual. Temuan ini menguatkan urgensi integrasi spiritualitas Islam ke dalam praktik kesehatan mental modern guna membangun pendekatan yang lebih holistik, kontekstual, dan sesuai dengan keyakinan masyarakat Muslim
Abstract:Terapi bacaan Al-Qur’an melalui Surat Al-Baqarah merupakan pendekatan spiritual Islam yang efektif dalam menangani gangguan psikologis seperti kecemasan, stres, dan depresi, serta gangguan spiritual berupa sihir, jin, dan…
dan kerasukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Surat Al-Baqarah dalam praktik ruqyah syar’iyyah, khususnya dalam konteks penyembuhan mental dan pembersihan rumah dari pengaruh negatif makhluk halus. Kajian dilakukan melalui metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yang mengacu pada tafsir klasik, hadis sahih, dan artikel ilmiah terkini yang terindeks di Google Scholar dan Scopus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat kunci dalam Surat Al-Baqarah—seperti Ayat Kursi dan dua ayat terakhir—memiliki peran signifikan dalam perlindungan spiritual, penangkal sihir, dan pengusiran jin dari rumah. QS. Yunus 10:57 dan QS. Al-Isra’ 17:82 menegaskan dimensi syifa’ Al-Qur’an sebagai penyembuh hati dan pikiran. Terapi ini juga berdampak positif pada stabilitas emosi, ketenangan batin, serta penguatan keimanan. Dengan demikian, Surat Al-Baqarah merupakan media terapi Qur’ani yang komprehensif dan sangat relevan untuk diterapkan sebagai bagian dari pengobatan Islam integratif. Artikel ini merekomendasikan penerapan ruqyah berbasis Surat Al-Baqarah sebagai solusi spiritual dalam menangani gangguan sihir, pemulihan kesehatan mental, dan perlindungan rumah secara Islami.
Abstract:The development of artificial intelligence (AI) technology, especially deep learning, has made significant contributions in various fields, including the world of education. In the context of Islamic Religious Education…
(PAI), the biggest challenge today is how to deliver teaching materials effectively, adaptively, and relevant to the development of the times and the characteristics of the digital generation. Deep learning implementations offer a variety of opportunities to support a more personalized, interactive, and efficient learning process. Through an algorithm-based approach, deep learning is able to process student learning data to provide a learning experience tailored to individual learning styles. The application of this technology also allows for automatic assessment of students' understanding through text, voice, and expression analysis, so that teachers can focus more on providing character development and spiritual values. On the other hand, the use of AI-based chatbots and intelligent assistants can facilitate discussions and consultations about Islamic teachings instantly and factually. The methodology used in this study is a descriptive qualitative study with a literature study and case study approach. Data were collected through a review of national and international scientific literature and focused observations on the practice of AI implementation in several madrassas and Islamic schools in Indonesia. The analysis was carried out thematically by identifying patterns, opportunities, and challenges of applying deep learning in PAI learning. The results of this study are expected to make a scientific contribution to the development of technology-based Islamic education in the digital era.
Abstract:Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola konsumsi informasi keagamaan, terutama di kalangan generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat konsumsi konten dakwah digital…
l dan kesejahteraan spiritual siswa generasi Z, serta menganalisis hubungan di antara keduanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner terhadap 25 mahasiswa yang aktif mengakses media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden secara rutin mengakses konten dakwah digital, terutama melalui YouTube, Instagram, dan TikTok. Mahasiswa menilai konten dakwah digital tidak hanya memperluas akses terhadap ilmu agama, tetapi juga menjadi sumber spiritual yang inspiratif, relevan, dan menenangkan. Tingkat kesejahteraan spiritual mereka juga tinggi, ditandai dengan kedekatan dengan Tuhan, ketenangan batin, dan makna hidup. Temuan ini selaras dengan teori Kegunaan dan Kepuasan, di mana media digunakan untuk memenuhi kebutuhan spiritual secara aktif. Penelitian ini menekankan pentingnya kualitas konten dakwah serta peran figur ustadz yang otentik dalam membangun spiritualitas digital yang sehat dan bermakna.
Abstract:This study aims to examine the integration of aesthetic and ethical elements in Islamic children's stories as part of children's literature that promotes Islamic religious values. Islamic children's stories serve not only…
y as a medium of entertainment but also as a means of instilling character and spirituality from an early age. This study uses a qualitative descriptive approach with content analysis of selected stories texts, namely 9 out of 30 Dongeng Sebelum Tidur untuk Anak Muslim (Bedtime Stories for Muslim Children) by Kidh Hidayat and MB. Rahimsyah. The analysis focuses on aesthetic aspects such as narrative structure and style of language as well as Islamic ethical aspects such as moral values of honesty, empathy, and responsibility. The results of the study indicate that the stories present an aesthetically pleasing narrative with communicative language, effectively capturing children's attention while facilitating understanding of the moral messages. Islamic ethical values are implicitly embedded in the plot and characters, making them an effective medium for character education. This study recommends the utilization of Islamic stories as religious literacy materials to support values-based learning in elementary schools.