Abstract:Illegal fishing sebagai kegiatan penangkapan ikan secara illegal atau melawan hukum merupakan salah satu bentuk tindak pidana di bidang perikanan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis kebijakan hukum…
um pidana illegal fishing di perairan Maluku dan kebijakan penanggulangan illegal fishing di perairan Maluku. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini yaitu penelitian yuridis normatif. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini yakni pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approach). Sumber bahan hukum yang digunakan dalam penulisan ini, yakni bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum adalah studi kepustakaan dan selanjutnya analisis bahan hukum secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan hukum pidana illegal fishing di perairan Maluku menggunakan UU Perikanan yang menjadi payung hukum penegakan hukum illegal fishing di Indonesia. Kebijakan hukum pidana sebagai bentuk perumusan peraturan hukum pidana yang lebih baik, tentunya UU Perikanan sebagai Hukum Pidana Administrasi (administrative penal law) memiliki sejumlah kelemahan. Untuk itu kebijakan penanggulangan iilegal fishing di perairan Maluku juga membutuhkan pendekatan non penal (tidak menggunakan hukum pidana) seperti adanya sosialisasi/edukasi kepada masyarakat tentang bahaya dan akibat hukum praktek illegal fishing atau penggunaan kearifan lokal masyarakat Maluku seperti budaya sasi laut dalam meminimalisir praktek illegal fishing. Dibutuhkan adanya pendekatan yang integral yakni keterpaduan atau keserampakan pendekatan penal dan non penal dalam penanggulangan tindak pidana illegal fishing di perairan Maluku.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh beberapa variabel prediktor (Q11, Q12, Q13, Q14, Q15, Q21, Q22, Q23, Q24, dan Q25) terhadap enam variabel dependen (Y1, Y2, Y3, Y4, Y5, dan Y6) menggunakan analisis…
regresi. Data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan metode statistik yang tepat, termasuk analisis ANOVA untuk menguji signifikansi model serta koefisien regresi untuk mengevaluasi pengaruh individu dari masing-masing variabel prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi untuk Y1 sangat signifikan, dengan nilai F yang tinggi (20.703, p < 0.001) dan koefisien determinasi yang tinggi (R Square = 0.912), menunjukkan bahwa sebagian besar variasi dalam Y1 dapat dijelaskan oleh variabel prediktor yang digunakan. Variabel-variabel Q24 dan Q25 secara khusus memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Y1. Namun, untuk variabel Y2, Y3, Y4, Y5, dan Y6, hasilnya bervariasi. Y2 menunjukkan model yang signifikan secara keseluruhan tetapi tanpa variabel prediktor yang signifikan secara individual. Y3 menunjukkan signifikansi model yang lebih rendah dibandingkan Y1 dan Y2, sementara Y4 dan Y5 tidak menunjukkan signifikansi sama sekali. Y6 menunjukkan model yang signifikan, dengan Q24 dan Q25 memiliki pengaruh yang berlawanan terhadap variabel dependen. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang variabilitas prediktabilitas berbagai variabel dependen berdasarkan variabel prediktor yang digunakan. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya melihat lebih dalam pada interaksi antara variabel-variabel independen serta mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang mungkin mempengaruhi hasil dari model regresi.
Abstract:Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku pembelian seseorang terhadap suatu produk. Tiap individu mempunyai keinginan dan selera yang berbeda-beda. Citra Merek dan Kualitas Produk merupakan faktor yang sangat berpengaruh…
terhadap Minat Beli Konsumen. Selain kedua faktor tersebut, masih terdapat faktor lainnya yang dapat mempengaruhi minat pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh dari citra merek dan kualitas produk terhadap minat beli. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survey. Ruang lingkup dalam penelitian ini adalah lingkungan Universitas Nusa Putra. Pengambilan sampel dengan jumlah 15 orang responden dilakukan dengan teknik sampling insidental. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, uji reabilitas, analisis regresi sederhana dan berganda, analisis korelasi sederhana dan berganda, dan analisis koefesien determinasi (R²) dalam mengetahui seberapa besar pengaruh dan signifikansi Pengaruh Citra Merek dan Kualitas Produk Terhadap Minat Beli Snack Coklat Tobelo di PT. Bumi Tangerang Coklat Utama serta mengetahui variabel yang mempunyai pengaruh paling dominan. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa variable (X1) Pengaruh Citra Merek (Y) Keunggulan Coklat Tobelo Variabel (X2) Minat Beli Snack Coklat Tobelo (Y) Keunggulan Coklat Tobelo 0,760 (cukup Unggul) Variabel (X1) citra merek dan variable (X2) Pengaruh Citra Merek dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikan keduanya yang cukup kuat artinya terdapat hubunga positif antara Pengaruh Citra Merek terhadap Minat beli konsumen. terdapat hubungan yang signifikan antara citra merek dan kualitas produk terhadap minat beli konsumen.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil data dari pengaruh motivasi dan stres kerja tethadap kepuasa kerja karyawan. Variabel penelitiaan ini yaitu pengaruh Motivasi(X1) dan stres kerja (X2)terhadap kepuasan kerja…
rja karyawan(Y) penelitian ini mengunakan metode kuantitatif dengan sampel 35 orang pegawai PT.Karyawan Indonesia Sejahtra teknik analisis data mengunakan kuesoner yang telah di uji Validitasnya.teknik analisis data mengunakan regresi linier berganda dan normalitas.hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi dan stress kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai Motivasi dan stress kerja memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan produktivitas pegawai Hasil ini menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja pegawai harus meningkat untuk meningkatkan produktivitas pegawai. Model regresi yang melibatkan motivasi ekstrinsik dan pengaruh motivasi dan Stress kerja terhadap kinerja karyawan menunjukkan signifikansi yang sangat tinggi (nilai F yang besar dan nilai Sig. Motivasi ekstrinsik memiliki efek signifikan terhadap produktivitas pegawai, dengan koefisien regresi sebesar dan tingkat signifikansi. Begitupun motivasi kerja yang pengaruhnya juga signifikan, meskipun berdampak lebih lemah (koefisien regresi , dan tingkat signifikansi . Datanya tidak memenuhi asumsi normalitas, dan perlu melakukan pengolahan lebih lanjut agar memenuhi asumsi tersebut.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan pemasaran relasional terhadap keputusan menginap di hotel di Sukabumi. Kualitas pelayanan diukur menggunakan dimensi spesifisitas, keandalan,…
keandalan, daya tanggap, keamanan, dan empati. Pemasaran relasional saat ini diukur dengan kepercayaan, komitmen, komunikasi, dan manajemen konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap responden yang melibatkan 30 responden yang menginap di hotel di Sukabumi. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik regresi linier berganda untuk menguji hipotesis yang diajukan .Temuan menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan pemasaran relasional mempunyai dampak positif dan signifikan terhadap keputusan akomodasi. Kualitas layanan ditemukan memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan pemasaran relasional . Hasil ini menunjukkan bahwa hotel harus fokus pada peningkatan kualitas pelayanan agar lebih efektif mempengaruhi keputusan menginap pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku bisnis perhotelan dalam merancang strategi pemasaran dan pelayanan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil data dari pengaruh disiplin kerja dan motivasi ekstrinsik terhadap produktivitas pegawai. Variabel penelitian ini yaitu disiplin kerja (X1) dan motivasi ekstrinsik (X2) terhadap…
hadap produktivitas pegawai (Y). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan teknik sampel sebanyak 35 orang pegawai PT. Ultra Jaya Milk Industry. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitasnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dan normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai. Motivasi ekstrinsik memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan produktivitas pegawai. Disiplin kerja juga memiliki peran yang signifikan, namun lebih kecil daripada motivasi ekstrinsik. Hasil ini menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja pegawai harus meningkat untuk meningkatkan produktivitas pegawai. Model regresi yang melibatkan motivasi ekstrinsik dan pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas pegawai menunjukkan signifikansi yang sangat tinggi (nilai F yang besar dan nilai Sig. < 0.05). Motivasi ekstrinsik memiliki efek signifikan terhadap produktivitas pegawai, dengan koefisien regresi sebesar 0.436 dan tingkat signifikansi 0.000. Begitupun disiplin kerja yang pengaruhnya juga signifikan, meskipun berdampak lebih lemah (koefisien regresi 0.083 dan tingkat signifikansi 0.097). Datanya tidak memenuhi asumsi normalitas, dan perlu melakukan pengolahan lebih lanjut agar memenuhi asumsi tersebut.
Abstract:This study is a Qualitative Descriptive research aimed at analyzing the performance of the village government in providing public services in Latdalam Village, South Tanimbar District, Tanimbar Islands Regency, and analyzing…
zing the quality of public services in Latdalam Village, South Tanimbar District, Tanimbar Islands Regency. The research was conducted in Latdalam Village, South Tanimbar District, Tanimbar Islands Regency. Primary data collection was done through interviews with several informants including the village chief, village staff of Latdalam Village, South Tanimbar District, Tanimbar Islands Regency, and the local community. The research findings indicate that the services provided by the officials of Latdalam Village are still considered inadequate. Therefore, the Latdalam Village government needs to improve work discipline to ensure that future services provided to the community are better and more satisfactory.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pendidikan agama Islam dengan perilaku peserta didik di sekolah. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, menganalisis berbagai…
agai sumber literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perilaku peserta didik. Pendidikan agama Islam tidak hanya memberikan pengetahuan tentang ajaran agama, tetapi juga bertujuan untuk mengembangkan potensi spiritual, pengendalian diri, dan akhlak mulia peserta didik. Perilaku peserta didik di sekolah dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Minat belajar peserta didik terhadap pendidikan agama Islam juga berperan penting dalam membentuk perilaku mereka. Penelitian ini menemukan bahwa pendekatan yang tepat dalam pembelajaran pendidikan agama Islam, seperti memahami karakteristik peserta didik dan menciptakan suasana belajar yang menarik, dapat meningkatkan minat belajar dan pada akhirnya mempengaruhi perilaku peserta didik secara positif. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya integrasi pendidikan agama Islam dalam kurikulum sekolah dan pengembangan strategi pembelajaran yang efektif untuk membentuk perilaku positif peserta didik.
Abstract:Studi ini mengeksplorasi pemahaman dan preferensi keuangan Islam di kalangan Generasi Z dengan merujuk pada Surah Al-Kahfi ayat 46. Generasi Z, sebagai kohort yang tumbuh dalam era digital dan globalisasi, memiliki peran…
yang semakin penting dalam perkembangan ekonomi global. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk memperoleh wawasan mendalam tentang perspektif dan keyakinan finansial generasi ini, sementara ayat 46 dari Surah Al-Kahfi dipilih sebagai landasan teologis untuk menafsirkan nilai-nilai keuangan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun terpapar pada budaya global, Generasi Z menunjukkan minat yang signifikan terhadap konsep dan prinsip keuangan Islam, sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Kahfi ayat 46. Pemahaman mereka tentang nilai-nilai ini mempengaruhi preferensi mereka terhadap produk dan layanan keuangan. Implikasi dari temuan ini untuk industri keuangan dan pembuat kebijakan disajikan, dengan menyoroti pentingnya memahami dan mengakomodasi preferensi generasi muda dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan yang lebih inklusif, sejalan dengan ajaran Surah Al-Kahfi ayat 46. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana nilai-nilai keuangan Islam, sebagaimana tercantum dalam Al-Qur'an, dapat membimbing transformasi ekonomi global menuju keberlanjutan dan inklusivitas yang lebih besar.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi dengan kurangnya minat dan keinginan siswi akan budaya membaca. Siswi juga kurang memahami tentang perpustakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen perpustakaan…
yang ada di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor untuk meningkatkan minat baca peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah perpustakaan dan 6 orang siswi dari kelas IX Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen perpustakaan di MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor sudah berjalan sesuai dengan Sistem Manajemen yang baik, tetapi perlu dilakukan evaluasi untuk meminimalisir kekurangan-kekurangan yang terjadi di lapangan. dari aspek perencanaan, perpustakaan MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor telah merencanakan kegiatan dalam penyelenggaraan perpustakaan yang meliputi pengadaan bahan koleksi, anggaran dan sumber daya manusia. Dari aspek pengorganisasian, perpustakaan MTs Darunnajah 2 Cipining Bogor sudah membuat struktur organisasi dengan baik, sehingga dapat memperlancar kinerja perpustakaan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing. Dari aspek penggerakkan dalam manajemen perpustakaan meliputi pelayanan dan penyediaan sarana prasarana. Dari aspek pengawasan, pengawasan yang dilakukan berupa pengawasan rutin setelah selesai melaksanakan program kerja.