Search Articles & Publications

Showing 8812 articles found

PENGUATAN TALENT MANAGEMENT SEBAGAI FONDASI KEPEMIMPINAN ORGANISASI MAHASISWA: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI PEMBEKALAN MATERI PADA LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN MAHASISWA (LDKM) HIMPUNAN MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI

NUGRAHA, DERRY, JOKO, FATRA SYAHLAN, MIFTAH AMIR, R. EDY RACHMADIO
Abstract: The leadership of student organizations is an important foundation for the sustainability and effectiveness of student activities in higher education institutions. However, many student organization leaders do not yet have… ve a sufficient understanding of how to identify, develop, and maintain the potential of members (talent management), resulting in the leadership regeneration process often being less than optimal. This community service activity was conducted in the form of material preparation for the Student Leadership Basic Training (LDKM) organized by the Student Association (HIMA) of Economic Education on August 9, 2026, at Villa Cantik, with the theme "The Urgency of Leadership." A total of 55 students participated as event participants. The material presented focuses on talent management within organizations, covering the identification of member potential, competency development strategies, and mapping the regeneration of management. The implementation methods include interactive lectures, group discussions, and organizational case studies. The results of the activity show an increase in participants' understanding of the concept of talent management, marked by high enthusiasm in discussions and the participants' ability to formulate strategies for managing members' potential in organizational case simulations. This activity made a tangible contribution to strengthening students' leadership capacities and opened up opportunities for sustainable collaboration between academics and student organizations within the Economics Education Study Program

PENINGKATAN KESEHATAN WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN PADA IBU HAMIL, BAYI-BALITA DAN REMAJA PEREMPUAN

Arifin, Yulia, Aprianti, Ety
Abstract: Daur kehidupan wanita merupakan proses yang berlangsung secara berkesinambungan mulai dari masa konsepsi, bayi, anak, remaja, dewasa, masa reproduksi, hingga lanjut usia. Pada setiap tahapan tersebut, wanita mengalami berbagai… rbagai perubahan fisik, psikologis, sosial, dan reproduksi yang membutuhkan perhatian serta pelayanan kesehatan yang sesuai. Namun, dalam kenyataannya masih banyak wanita yang belum memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal pada setiap fase kehidupannya. Permasalahan lainnya masih terbatasnya akses informasi kesehatan mengenai pentingnya menjaga kesehatan wanita sepanjang siklus kehidupan. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kesehatan wanita sepanjang siklus kehidupan. Metode yang diterapkan pada pengabdian masyarakat ini adalah edukasi dan pemeriksaan kesehatan pada ibu hamil, bayi balita dan remaja.

EDUCATION ON THE PREVENTION OF ACUTE RESPIRATORY INFECTIONS (ARI) FOR PATIENTS AT THE MATERNAL AND CHILD HEALTH (MCH) CLINIC OF ANDALAS COMMUNITY HEALTH CENTER, PADANG CITY

Syofiah, Putri Nelly, Muthia, Gina, Hayati, Masni, Fauziah DY, Ainia Siti, Maharani, Aisha Puti, Nanda, Alya Putri, Silvi, Wella, Zentia, Monica
Abstract: Acute respiratory infection (ARI) is a common health problem among children and may cause serious complications when warning signs are not recognized early. This community service activity aimed to improve the knowledge… of patients attending the Maternal and Child Health (KIA) clinic at Andalas Public Health Center, Padang. The activity was conducted on April 6, 2026, involving 20 participants. Education was delivered through lectures, discussion, question-and-answer sessions, and demonstrations. Knowledge was assessed using a 20-item questionnaire before and after education. The mean score increased from 14.45 at pretest to 16.10 at posttest, with a mean increase of 1.65 points. The Wilcoxon test showed a significant difference between pretest and posttest scores (p=0.009). The activity indicates that structured health education can improve participants’ immediate knowledge of ARI prevention and home care. Continued education integrated with KIA services is recommended.

EDUKASI PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI CAMPAK PADA BALITA MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR DINGIN KOTA PADANG

Muthia, Gina, Syofiah, Putri Nelly, Hesti, Novria, Arifin, Yulia, Lifaniura, Lushiana
Abstract: Campak merupakan penyakit infeksi akut yang sangat menular dan terutama menyerang anak-anak, termasuk balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu mengenai campak, meliputi pengertian,… gertian, tanda dan gejala, cara penularan, komplikasi, serta pencegahan melalui imunisasi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah dan tanya jawab menggunakan media PowerPoint dan leaflet. Sasaran kegiatan adalah ibu yang berkunjung ke posyandu di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang. Materi menekankan pengenalan dini demam, batuk, pilek, konjungtivitis, dan ruam makulopapular khas campak, serta pentingnya melengkapi imunisasi sesuai jadwal yang berlaku. Peserta juga diberikan pemahaman untuk membatasi kontak dengan penderita yang dicurigai mengalami campak dan segera mencari pelayanan kesehatan apabila ditemukan tanda bahaya atau kondisi anak memburuk. Kegiatan edukasi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua serta mendukung deteksi dini dan pencegahan campak pada balita.

PENDAMPINGAN CAREER READINESS MAHASISWA FTKI UNIVERSITAS NASIONAL MELALUI IMPLEMENTASI PROJECT-ORIENTED CAREER READINESS FRAMEWORK (PCRF)

Ayu, Virda Mega, Harianto, Harianto, Anam, Reza Irsyadul, Sadewa, Rizki, Dwi Yulianto, Lili, Sutikman, Sutikman, Winarsih, Winarsih
Abstract: Transformasi industri digital telah mengubah kebutuhan kompetensi lulusan perguruan tinggi sehingga mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kesiapan karier (career readiness) yang sesuai… dengan dinamika dunia kerja. Namun, berbagai program pendampingan karier di perguruan tinggi masih didominasi oleh penyampaian informasi yang bersifat umum dan belum terintegrasi dengan pengembangan pengalaman berbasis proyek. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Project-Oriented Career Readiness Framework (PCRF) sebagai model pendampingan untuk meningkatkan kesiapan karier mahasiswa dalam menghadapi industri digital. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Mei 2026 di Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika (FTKI) Universitas Nasional dan diikuti oleh 156 mahasiswa peserta Yudisium Tahun Akademik 2025/2026. Metode yang digunakan berupa pendampingan partisipatif melalui lima tahapan PCRF, yaitu Industry Insight, Self and Skill Mapping, Career Planning, Project and Portfolio Development, serta Career Readiness Evaluation. Evaluasi kegiatan mengacu pada model Kirkpatrick pada aspek Reaction dan Learning melalui observasi partisipatif, diskusi interaktif, refleksi peserta, dokumentasi, dan umpan balik lisan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi PCRF mampu memfasilitasi mahasiswa dalam memahami perkembangan industri digital, mengidentifikasi kompetensi yang dimiliki, menyusun perencanaan karier, serta membangun portofolio profesional berbasis pengalaman proyek. Tingginya partisipasi dan antusiasme peserta selama kegiatan mengindikasikan bahwa pendekatan pendampingan berbasis proyek memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dibandingkan seminar karier konvensional. Dengan demikian, Project-Oriented Career Readiness Framework (PCRF) berpotensi menjadi model pendampingan kesiapan karier yang dapat direplikasi pada berbagai program pengembangan mahasiswa di perguruan tinggi untuk mendukung peningkatan daya saing lulusan menghadapi industri digital.

ANALISIS PEMANFAATAN DAN TATA KELOLA LIMBAH DAUR ULANG DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN IBU RUMAH TANGGA (STUDI KASUS: BANK SAMPAH SARING SEROJA RW 13 KELURAHAN RANCAEKEK KENCANA)

Febriany, Salsabila Venia, Suhardi, Mulyadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemanfaatan limbah daur ulang, sistem tata kelola limbah daur ulang, serta implikasi pemanfaatan dan tata kelola limbah daur ulang dalam meningkatkan kesejahteraan… ibu rumah tangga pada Bank Sampah Saring Seroja RW 13 Kelurahan Rancaekek Kencana, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan limbah berbasis masyarakat sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penentuan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri atas pengurus Bank Sampah Saring Seroja dan ibu rumah tangga yang menjadi anggota aktif bank sampah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemanfaatan limbah daur ulang telah berjalan dengan baik melalui kegiatan pemilahan sampah, penimbangan, pencatatan tabungan sampah, penjualan sampah anorganik, serta pemanfaatan sampah organik menggunakan budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) dan pembuatan kompos. Tata kelola Bank Sampah Saring Seroja telah menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsivitas, partisipasi, dan efektivitas, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana, fluktuasi harga jual sampah, dan keterbatasan sumber daya manusia. Pemanfaatan dan tata kelola limbah daur ulang memberikan implikasi positif terhadap kesejahteraan ibu rumah tangga melalui peningkatan pendapatan tambahan, meningkatnya pengetahuan mengenai pengelolaan lingkungan, bertambahnya hubungan sosial antaranggota, serta meningkatnya partisipasi dan pemberdayaan perempuan dalam kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.

DAMPAK KENAKALAN REMAJA TERHADAP KONFLIK SOSIAL KOMUNITAS: STUDI KASUS DESA LUHU DAN DESA IHA DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM

Palisoa, Risna
Abstract: Fenomena kenakalan remaja (juvenile delinquency) di era kontemporer telah berkembang menjadi implikasi sosial yang mengkhawatirkan, baik dalam konsetualisasi urban maupun rural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis… s dampak kenakalan remaja terhadap eskalasi konflik sosial komunitas antara Desa Luhu dan Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, serta merumuskan resolusi holistik berbasis perspektif Pendidikan Islam. Metodologi yang diaplikasikan dalam studi ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 10 informan multi-sektoral (tokoh agama, adat, masyarakat, aparat TNI/Polri, dan pemuda), serta dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa manifestasi kenakalan remaja yang dominan menjadi pemicu friksi dan integrasi destruktif antar-desa meliputi konsumsi minuman keras (sopi dan sageru), perkelahian kelompok, perjudian, dan disfungsi interaksi dalam pacaran inter-desa yang memicu polarisasi komunal serta kerugian material dan imaterial. Dalam tinjauan Pendidikan Islam, fenomena kemerosotan moralitas ini diakibatkan oleh minimalnya internalisasi nilai spritual dan kedangkalan rekonstruksi akhlak anak. Pendidikan Agama Islam memainkan peranan krusial tidak hanya sebatas fungsi kognitif (ta'lim), melainkan harus dioptimalkan dalam dimensi pembentukan karakter (ta'dib) dan pengasuhan spiritual secara holistik (tarbiyah) lintas lingkungan keluarga, lembaga formal, dan instrumen kemasyarakatan guna meminimalisir deviasi sosial remaja.

THE IMPACT OF MAQASHID SHARIA DIMENSIONS ON HALAL COSMETICS USAGE INTENTION AMONG MARRIED MUSLIM WOMEN

Arsiani, Dhewsi, Indra, Indra
Abstract: This study examines the influence of Maqashid Sharia dimensions on halal cosmetic usage intention among married Muslim women and investigates the moderating role of price affordability. A quantitative approach was employed… ed using a survey method involving 157 married Muslim women residing in the Greater Jakarta area (Jabodetabek), Indonesia. Respondents were selected through purposive sampling, and the data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The findings reveal that among the five Maqashid Sharia dimensions examined, only hifz al-mal (protection of wealth) and hifz al-nasl (protection of lineage) significantly and positively influence halal cosmetic usage intention. In contrast, hifz al-din (protection of religion), hifz al-nafs (protection of life), and hifz al-aql (protection of intellect) do not show significant effects. Price affordability demonstrates a significant direct positive effect on usage intention; however, it does not moderate the relationships between any of the Maqashid Sharia dimensions and usage intention. The model explains 65.5% of the variance in halal cosmetic usage intention (R² = 0.655) with a predictive relevance value of Q² = 0.469. These findings suggest that economic rationality and family orientation serve as the primary drivers of halal cosmetic consumption among married Muslim women, rather than individual religiosity or health awareness. This study contributes to the literature by applying the Maqashid Sharia framework to consumer behavior research and provides practical implications for halal cosmetic industry stakeholders.

THE RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY CHARACTERISTICS AND STUNTING AMONG CHILDREN AGED 24–59 MONTHS IN NAGARI SINURUIK, THE WORKING AREA OF TALU COMMUNITY HEALTH CENTER

Muthia, Gina, Syofiah, Putri Nelly, Lifaniura, Lushiana, Irawan, Ade Ayu
Abstract: Stunting is a chronic nutritional problem influenced by various direct and indirect factors, including maternal knowledge of nutrition, maternal education, and family income. This study aimed to determine the relationship… p between family characteristics and the incidence of stunting among children aged 24–59 months in Nagari Sinuruik, within the working area of Talu Public Health Center. This study used a quantitative descriptive-analytic method with a cross-sectional design. The study was conducted from February to August 2024, with data collection carried out from June 26 to 30, 2024. The study population consisted of 85 children aged 24–59 months, with a sample of 46 respondents selected using random sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed using the Chi-Square test. The results showed that 26 toddlers (56.5%) experienced stunting, 28 respondents (60.9%) had poor nutritional knowledge, 28 respondents (60.9%) had a lower educational level, and 24 respondents (52.2%) had low family income. There were significant relationships between maternal knowledge and the incidence of stunting (p=0.007), maternal education and the incidence of stunting (p=0.012), and family income and the incidence of stunting (p=0.009). The study concluded that maternal knowledge, maternal education, and family income were associated with the incidence of stunting among children aged 24–59 months. Public health center staff are expected to continue monitoring the nutritional status of toddlers and improve nutrition education for mothers, adolescents, and prospective brides and grooms.

MATERNAL KNOWLEDGE OF EARLY STIMULATION AND DEVELOPMENTAL SCREENING OUTCOMES AMONG STUNTED AND NON-STUNTED TODDLERS

Syofiah, Putri Nelly, Primasari, Eka Putri, Muthia, Gina, Hayati, Masni, Trisdawati, Tiya
Abstract: Early childhood development is influenced by nutrition, health, caregiving, and opportunities for age-appropriate stimulation (World Health Organization, 2020). This study examined the association between maternal knowledge… dge of early stimulation and developmental screening outcomes and compared developmental outcomes between stunted and non-stunted toddlers. A quantitative analytic study with a cross-sectional design was conducted among 125 mother–toddler pairs in the working area of Balaiselasa Public Health Center, Pesisir Selatan Regency, Indonesia. Maternal knowledge was assessed using a structured questionnaire, developmental status was screened using the Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), and stunting was determined from length/height-for-age according to age and sex. Data were analyzed using descriptive statistics and Pearson’s Chi-Square test. Moderate maternal knowledge was found in 59 mothers (47.2%). Developmental screening outcomes were appropriate in 68 toddlers (54.4%), questionable in 48 (38.4%), and deviant in 9 (7.2%). Maternal knowledge was associated with developmental screening outcomes (χ²=10.187; df=4; p=0.037; Cramer’s V=0.202). Stunting status was also associated with developmental category (χ²=6.279; df=2; p=0.043). Because some expected cell counts were below five, the chi-square findings should be confirmed using an exact or Monte Carlo test. The findings support integrated maternal education, developmental screening, growth monitoring, and nutritional follow-up in primary health services.