Search Articles & Publications

Showing 712 articles found for "Aspek"

HAKIKAT IBADAH DALAM ISLAM: ANTARA RITUAL DAN SPIRITUAL

Azka Rafi Pasha, Ziska Tsaniawika Farrasi, Muhammad Daffa Rindra Putra, Andriyani, Ayunda Larasati Sekarputri, Wahdi Sayuti
Abstract: Ibadah dalam islam memiliki makna yang sangat luas dan mendalam, tidak hanya terbatas pada pelaksanaan ritual formal seperti shalat, zakat dan haji, tetapi yang mencakup dimensi spiritual yang menghubungkan manusia secara… a langsung dengan Allah SWT. Ibadah yang sejati bukan sekadar gerakan fisik atau bacaan lisan, melainkan bentuk penghambaan total yang menuntut keikhlasan, kekhusyukan, dan kesadaran batin. Penelitian ini bertujuan untuk menggali hakikat ibadah secara menyeluruh melalui Metode pendekatan kajian pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah dan tafsir keagamaan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi pustaka dalam pengumpulan dan analisis data. Pendeketan desain studi ini dipilih untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang hakikat ibadah dalam Islam yang mencakup ritual dan spiritualitas. Sumber data dalam penelitian ini bersumber dari literatur primer seperti Al-Qur’an dan hadits. Sedangkan sumber dari literatur sekunder mencakup buku-buku tentang hakikat ibadah, jurnal akademik/ilmiah, dan artikel ilmiah. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa derajat penghambaan yang sempurna. Ibadah yang dilandasi keikhlasan dan pemahaman mendalam akan melahirkan ketenangan jiwa, memperkokoh iman, serta mendorong manusia untuk berbuat kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, ibadah menjadi sarana penyucian diri sekaligus jalan menuju kebahagiaan hakiki dunia dan akhirat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ibadah dalam Islam mencakup aspek ritual dan spiritual yang menuntut keikhlasan serta kesadaran batin. Melalui kajian pustaka, ditemukan bahwa ibadah yang dipahami dan diamalkan secara mendalam mampu menumbuhkan ketenangan jiwa, memperkuat iman, serta menjadi sarana penyucian diri menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

AL-MABĀNI WA AL-MA‘ĀNI: RELASI ANTARA BENTUK ṢARFIYYAH DAN MAKNA SEMANTIS DALAM BAHASA ARAB

Muhammad Rahmat Alimin, Nizar, Hamzah
Abstract: Kajian relasi antara bentuk (al-mabāni) dan makna (al-ma‘āni) merupakan aspek fundamental dalam linguistik Arab yang menegaskan keterpaduan antara sistem morfologi (al-ṣarf) dan semantik (al-dalālah). Dalam bahasa Arab,… Arab, setiap perubahan bentuk kata tidak hanya merepresentasikan variasi gramatikal, tetapi juga mengandung implikasi makna yang sistematis dan bermakna. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif hubungan antara bentuk ṣarfiyyah dan makna semantis melalui pendekatan morfosintaksis, dengan menelaah keterkaitan antara struktur morfologis dan fungsi sintaktis dalam pembentukan makna. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif–kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan mengkaji karya-karya linguistik klasik, seperti Al-Kitāb karya Sibawaih dan Al-Khaṣā’iṣ karya Ibn Jinnī, serta membandingkannya dengan perspektif linguistik modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam bahasa Arab, bentuk berfungsi sebagai wadah makna (al-mabnā qālib al-ma‘nā), di mana perubahan huruf, pola wazan, dan struktur derivatif senantiasa membawa konsekuensi semantis yang jelas dan teratur. Relasi antara bentuk dan makna bersifat non-arbitrer serta mengikuti kaidah linguistik yang logis. Dengan demikian, pemahaman terhadap konsep al-mabāni wa al-ma‘āni menjadi landasan penting dalam studi morfosintaksis Arab dan memiliki relevansi aplikatif dalam pembelajaran bahasa Arab modern, khususnya dalam penguatan analisis gramatikal dan semantik..

ANALISIS ISI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) DI MTS AL-MUSYARROFAH

Ahmad Bakir, Muhammad Zuhdi, Bobi Erni Rusadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis isi Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di madrasah dengan pendekatan analisis konten (content analysis). Kajian ini didasari pentingnya… ntingnya SKI sebagai mata pelajaran yang tidak hanya menyajikan peristiwa sejarah, tetapi juga memuat nilai moral, budaya, dan identitas keislaman yang berperan dalam pembentukan karakter peserta didik. Analisis dilakukan terhadap struktur kurikulum, kompetensi, dan substansi materi yang tercantum dalam regulasi resmi, termasuk KMA 450 Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isi kurikulum SKI memiliki karakter integratif yang menggabungkan aspek historis dengan nilai-nilai keagamaan, serta berfungsi sebagai sarana penguatan literasi sejarah dan pembentukan karakter. Kurikulum disusun secara spiral mulai dari tingkat dasar hingga menengah, selaras dengan tahapan perkembangan kognitif peserta didik. Meski demikian, temuan empiris memperlihatkan adanya sejumlah kendala, seperti keluasan materi yang tidak sebanding dengan kedalaman pembelajaran, keterbatasan waktu belajar, dan variasi kompetensi guru dalam bidang historiografi. Analisis juga menegaskan bahwa kurikulum SKI perlu lebih adaptif terhadap perkembangan zaman melalui integrasi literasi digital, pendekatan historiografi kritis, dan model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum SKI memiliki potensi kuat dalam membentuk pemahaman sejarah Islam yang komprehensif dan relevan, namun memerlukan penguatan pada aspek implementasi agar mampu menjawab tantangan pendidikan Islam di era modern. Rekomendasi diberikan untuk perbaikan substansi kurikulum, peningkatan kompetensi guru, dan penyediaan sumber belajar yang lebih variatif.

AKSIOLOGI ISLAM Fungsi dan Tujuan Ilmu Serta Keterjalinan Nilai Metakosmos,Makrokosmos dan Mikrokosmos

Puaddi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep tripatrik dalam aksiologi Islam,yang membagi realitas menjadi tiga dimensi utama :metakosmos,makrokosmos dan mikrokosmos.ketiga unsur ini tidak dipandang sebagai entitas yang… g terpisah,tetapi sebagai sistem yang saling terhubung dan mencerminkan keesaan tuhan dalam struktur kosmo.studi ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kepustakaan,dengan menelaah literatur klasik dan kontemporer terkait filsafat islam,sains,dan tasawuf.hasil analisis ini menunjukkan bahwa metakosmos merepresentasikan realitas ilahiah sebagai sumber nilai dan makna,makrokosmos sebagai alam semesta yang dapat diobservasi,dan mikrokosmos sebagai manusia yang memiliki unsur jasmani dan rohan,relasi antara ketiga lapisan ini menjadi dasar dalam membangun epistemology sain islam yang integrative,menggabungkan aspek rasional,etis,dan spiritua. Pendekattan inin jga menjawab tantangan dualisme antara ilmu dan agama dalam pendidikandan pengembangan ilmu pengetahuan kontenporer.penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi tripatrik kosmos dapat menjadi landasan dalam merancang system pendiikan dan pengembangan sains yang holistik dan beroreitasi pada keberlanjutan moral dan spiritual umat manusia.                                                                                                                                           

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI EVALUASI PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM: STUDI KASUS PELAKSANAAN EVALUASI DI MTSN 2 KARANGANYAR

Adi Kurniawan, Aryan Andika, Yusup Rohmadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi nilai-nilai evaluasi pendidikan dalam perspektif Islam melalui studi kasus pada praktik evaluasi pembelajaran di MTsN 2 Karanganyar. Latar belakang penelitian ini muncul… uncul dari adanya kesenjangan antara konsep evaluasi pendidikan Islami yang menekankan prinsip keadilan, kejujuran, pembinaan akhlak, serta pengembangan potensi peserta didik dengan realitas praktik evaluasi yang masih berfokus pada capaian kognitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui observasi proses evaluasi pembelajaran, analisis dokumen sekolah, serta wawancara dengan kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, guru mata pelajaran, pembina boarding, dan siswa kelas boarding. Temuan penelitian menunjukkan bahwa praktik evaluasi di MTsN 2 Karanganyar telah mengintegrasikan sebagian prinsip evaluasi Islami, terutama pada aspek kejujuran, ketertiban belajar, dan pembinaan karakter melalui sistem monitoring harian di asrama. Namun, aspek evaluasi holistik yang mencakup spiritualitas, akhlak, dan karakter masih belum terstruktur dan belum memiliki instrumen baku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi evaluasi berbasis nilai Islam di madrasah ini menunjukkan perkembangan positif, tetapi masih memerlukan penguatan pada aspek perencanaan instrumen, penjaminan mutu, dan tindak lanjut evaluasi. Oleh karena itu, integrasi konsep evaluasi Islami berbasis hisbah dan tazkiyah al-nafs dapat menjadi arah pengembangan sistem evaluasi yang lebih komprehensif.

STRATEGI GURU MI DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI AL-QUR’AN MELALUI KURIKULUM TEMATIK TERPADU

Ja`far Shodiq Khowin, Siti Masyithoh
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an melalui pendekatan kurikulum tematik terpadu. Kurikulum tematik yang diterapkan… kan di MI memberikan ruang integrasi antara kompetensi dasar dengan nilai-nilai keislaman, khususnya yang bersumber dari Al-Qur’an. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di salah satu MI di Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memanfaatkan integrasi tema, pembiasaan ibadah, dan penguatan karakter sebagai media efektif penanaman nilai-nilai Qur'ani. Strategi yang diterapkan meliputi pemilihan ayat sesuai tema, pembelajaran kontekstual, serta penilaian yang menekankan aspek sikap dan spiritual. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan guru dalam integrasi kurikulum berbasis nilai-nilai keislaman untuk mendukung visi pendidikan karakter di MI.

ANALISIS NASKAH AL-QUR'AN BERAKSARA JAWA: PERSPEKTIF PALEOGRAFI DAN SEJARAH KESULTANAN ZAMAN MATARAM

Samsul Ariyadi
Abstract: Penelitian ini menyelidiki naskah-naskah Al-Qur'an yang ditulis dalam aksara Jawa tradisional dari era Kesultanan Mataram, dengan fokus khusus pada naskah-naskah dari pesantren-pesantren lama di Jawa Tengah. Dengan menggunakan… unakan pendekatan analisis isi kualitatif dalam kerangka paleografi Arab-Jawa, penelitian ini meneliti aspek-aspek historis, material, dan gaya naskah-naskah ini. Temuan-temuan mengungkapkan ciri-ciri khas mengenai penggunaan dan variasi harakat (tanda diakritik) dan tanda baca, integrasi kreatif elemen-elemen dekoratif lokal, dan interaksi dinamis antara tradisi Islam dan Jawa dalam produksi naskah. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang proses akulturasi Islam di Jawa dan menetapkan kategorisasi tipologis berdasarkan fase-fase kronologis. Katalogisasi digital yang komprehensif dan analisis naskah-naskah terpilih mendukung kesimpulan-kesimpulan ini, yang menawarkan kontribusi orisinal untuk studi tradisi naskah Al-Qur'an di Asia Tenggara  

EPISTEMOLOGI USHUL FIKIH ANTARA TRADISI FUQAHA DAN PEMIKIRAN ORIENTALIS: TELAAH HISTORIS-FILOSOFIS ATAS EKSISTENSI USHUL FIKIH

Hidayat, Rahmat, Nawir Yuslem, Nisphul Khairi
Abstract: Ilmu ushul fikih memiliki posisi sentral dalam konstruksi hukum Islam sebagai fondasi metodologis dalam proses istinbath al-ahkam dari Alqur’an dan Sunnah. Dalam khazanah keilmuan Islam, ushul fikih diyakini telah berkembang… embang sejak masa Rasulullah dan para sahabat, meskipun belum dibukukan secara sistematis. Namun, sebagian orientalis seperti Joseph Schacht dan Patricia Crone meragukan asal-usul normatif ushul fikih dan menilai bahwa ia merupakan produk konstruksi sosial-politik abad ke-2 H, bukan warisan langsung Nabi. Tulisan ini bertujuan mengkaji diskursus antara pandangan orientalis dan ulama Muslim tentang asal-usul dan perkembangan ushul fikih secara historis dan epistemologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan dari literatur primer dan sekunder, baik dari tokoh orientalis seperti Schacht, Crone, dan Hallaq, maupun ulama Muslim seperti al-Syafi’i, al-Ghazali, Wahbah al-Zuhaili, dan Mustafa al-Azami. Analisis dilakukan secara kritis dan komparatif untuk mengidentifikasi perbedaan pendekatan epistemologis serta kontribusinya terhadap pemahaman kontemporer ushul fikih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ushul fikih merupakan sintesis antara wahyu, realitas sosial, dan refleksi intelektual umat Islam, bukan sekadar produk rekayasa historis. Meskipun kritik orientalis membuka ruang diskursus baru, banyak argumen mereka bersifat reduksionistik dan mengabaikan aspek internal tradisi keilmuan Islam seperti sistem sanad dan otoritas kolektif ulama. Oleh karena itu, pemahaman integratif yang menggabungkan pendekatan historis dan nilai-nilai normatif Islam diperlukan untuk memperkuat metodologi ushul fikih dalam konteks kekinian.  

DOSA DAN KESEHATAN MENTAL: PERAN TAUBAT DAN DZIKIR DALAM TERAPI PSIKOSPIRITUAL ISLAM

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Artikel ini membahas hubungan antara dosa dan kesehatan mental dalam perspektif Islam, serta bagaimana taubat dan dzikir berperan sebagai mekanisme penyembuhan psikospiritual. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana… ana perbuatan dosa dapat memicu gangguan mental seperti kecemasan, stres, hingga depresi, serta bagaimana Islam menawarkan solusi terapeutik yang komprehensif melalui pendekatan spiritual. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan analisis tematik terhadap ayat Al-Qur'an, hadis, dan hasil riset kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa ibadah seperti shalat, dzikir, dan tilawah Al-Qur’an berdampak positif secara psikologis maupun fisiologis, seperti menurunnya hormon stres (kortisol) dan meningkatnya ketenangan jiwa. Temuan ini mendukung integrasi pendekatan psikospiritual berbasis Islam dalam konseling dan dakwah sebagai bentuk respons terhadap krisis kesehatan mental di masyarakat Muslim. Kesimpulannya, dosa tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga mental, sehingga diperlukan terapi yang menggabungkan introspeksi keimanan dan dukungan psikologis. Kajian ini merekomendasikan pelatihan dai dan konselor berbasis psikospiritual, serta literasi publik tentang penyembuhan Qur’ani untuk mendukung kesehatan mental umat

PRO DAN KONTRA FENOMENA FILEM BID’AH DI MASYARAKAT INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAAN METODE FILSAFAT ILMU

Ajharul Wirdi, RUSDIYANTO, Ahmad Alan Ardiyansayah, Ramzy Ramadhan, Andi Rosa
Abstract: Fenomena film bertema bidaah telah memicu beragam reaksi dalam masyarakat Indonesia, mulai dari dukungan yang kuat hingga pertentangan yang tajam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dinamika perspektif pro dan kontra tersebut… ersebut melalui kacamata filsafat ilmu, dengan menganalisis bagaimana konstruksi pengetahuan, nilai, dan interpretasi agama membentuk persepsi publik terhadap film bertema bidaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berlandaskan pada filsafat ilmu, khususnya fokus pada aspek epistemologis, aksiologis, dan ontologis dari isu-isu tersebut. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa perbedaan latar belakang pendidikan, pemahaman agama, dan kecenderungan ideologi merupakan faktor kunci yang mempengaruhi spektrum respon masyarakat. Lebih jauh lagi, film sebagai media komunikasi massa memainkan peran penting dalam memperluas atau memicu kekhawatiran tentang otoritas agama dan batas-batas penafsiran. Penelitian ini menawarkan wawasan filosofis tentang interaksi antara pengetahuan dan media dalam konteks budaya dan agama, dan mengundang refleksi kritis dari penonton dan pembuat film.