Search Articles & Publications

Showing 712 articles found for "Aspek"

ANALISIS KEBIJAKAN KARTU IDENTITAS ANAK PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

Nadila Dwi Juliska, Zulkarnaini
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kebijakan Kartu Identitas Anak serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuantan Singingi dalam penerapannya. Penelitian… enelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap Kepala Dinas, Sekretaris, pegawai pelayanan, serta masyarakat penerima dan belum penerima layanan Kartu Identitas Anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan Kartu Identitas Anak mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, dengan capaian kepemilikan mencapai 69,2% pada tahun 2024. Namun, peningkatan tersebut belum sepenuhnya merata karena masih terdapat berbagai hambatan seperti rendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya sosialisasi, serta keterbatasan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia khususnya di wilayah pedesaan. Berdasarkan enam indikator evaluasi kebijakan William N. Dunn, kebijakan Kartu Identitas Anak dinilai cukup efektif dan efisien, tetapi masih belum memadai dalam aspek pemerataan, kecukupan, dan responsivitas terhadap seluruh kelompok sasaran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kuantan Singingi untuk memperkuat strategi pelayanan, memperluas kerja sama lintas sektor, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik guna mewujudkan tertib administrasi kependudukan bagi anak di Kabupaten Kuantan Singingi.

ANALISIS SWOT KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI MA DARUL ISTIQAMAH LEPPANGANG

Masriani, Nursaeni, Akbar
Abstract: Penelitian ini membahas tentang kepemimpinan kepala madrasah dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di MA Darul Istiqamah Leppangang. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui kepemimpinan kepala madrasah dalam… am pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di madrasah tersebut dan untuk mengetahui pengelolaan sarana dan prasarana pendidikannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskripsi kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah, tata usaha dan guru. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Untuk faktor internal dan ekternal mengunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepala madrasah menerapkan gaya kepemimpinan yang bersifat partisipatif, komunikatif, dan solutif. Kepala madrasah melibatkan seluruh unsur madrasah dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, dengan menekankan nilai musyawarah (syura), transparansi, serta tanggung jawab bersama. Selain itu, nilai-nilai kepemimpinan islami seperti amanah, tanggung jawab, dan keikhlasan turut menjadi dasar dalam pengelolaan lembaga pendidikan tersebut. (2) Pengelolaan sarana dan prasarana di MA Darul Istiqamah Leppangang dilaksanakan secara terencana dan sistematis, mencakup tahap perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, hingga penghapusan. Meskipun madrasah menghadapi hambatan berupa keterbatasan dana dan minimnya tenaga teknis, kendala tersebut dapat diatasi melalui kerja sama yang baik antara pihak madrasah, yayasan, masyarakat, serta pemerintah. (3) Berdasarkan analisis SWOT, kekuatan utama madrasah terletak pada sistem kerja yang kolaboratif dan partisipatif, sedangkan kelemahannya berada pada aspek pendanaan. Dukungan dari yayasan dan program pemerintah menjadi peluang strategis untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana, sementara tantangan yang dihadapi berupa perubahan kebijakan serta meningkatnya persaingan antar lembaga pendidikan.

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK FASHION MUSLIM PRIA

Kresna Rustiyana, Kresna Rustiyana, Fauzan, Abiyyu M, Wulandari, Rosanna
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan brand image terhadap keputusan pembelian produk fashion muslim pria di Kota Sukabumi. Latar belakang penelitian didasari oleh meningkatnya permintaan… an terhadap fashion muslim pria serta tingginya persaingan di industri yang menuntut produsen untuk menawarkan produk berkualitas dan membangun citra merek yang kuat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda, melibatkan 103 responden yang pernah membeli produk fashion muslim pria. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan diuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk dan brand image berpengaruh positif serta signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian. Kualitas produk, khususnya dari aspek ketahanan bahan, presisi jahitan, dan kenyamanan, terbukti menjadi faktor penting yang memengaruhi minat beli konsumen. Sementara itu, brand image memberikan pengaruh paling dominan, menunjukkan bahwa citra merek yang kuat mampu meningkatkan kepercayaan, loyalitas, dan kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi peningkatan kualitas dan penguatan citra merek guna memenangkan persaingan di industri fashion muslim pria.

PENGEMBANGAN PARIWISATA RUMAH ETNIK PAPUA, DI KABUPATEN SORONG BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Asyifa Rahmawati, Karmila Sinen
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategis pengembangan wisata Rumah Etnik Papua di Kabupaten Sorong dengan mengedepankan kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif… kualitatif, dengan mengandalkan sumber skunder seperti jurnal ilmiah, buku, serta dokumen kebijakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Rumah Etnik Papua yang didirikan sejak tahun 2021, telah menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan yang ada di Aimas. Dengan menampilkan berbagai macam rumah adat yang ada di Papua, seni, kuliner, serta tarian papua yang telah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan menjadi lebih dari 13.000 orang. Selain itu, wisata rumah etnik juga menyediakan homestay untuk para wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menginap. Rumah Etnik juga menyediakan penyewaan pakaian adat Papua bagi wisatawan yang ingin berfoto. Melalui pendekatan berbasis kearifan lokal, destinasi ini memanfaatkan bahan bangunan alami serta mengedepankan nilai tradisional masyarakat Papua. Selain memperkuat pelestarian budaya, pengembangan ini juga berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat lokal melalui penciptaan lapangan pekerjaan dan peluang usaha. Namun, tantangan utama masih terhadap pada aspek promosi digital yang belum optimal dan keterbatasan sumber daya manusia di bidang pemasaran online. integritas nilai-nilai kearifan lokal dalam pengelolaan wisata terbukti efektif dalam mendukung pelestarian budaya serta pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan di Aimas, Kabupaten Sorong.

PEMANFAATAN LKPD BUDAYA MELAYU RIAU BERBASIS CODING UNTUK MENGANALISIS COMPUTATIONAL THINKING SISWA

Cyndi Togi Marito Sitorus, Yola Amanda, Zarra Hanura Il, Jesi Alexander Alim, Cici Oktaviani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Budaya Melayu Riau berbasis coding terhadap kemampuan berpikir komputasional (computational thinking) siswa sekolah dasar.… LKPD ini dikembangkan dengan mengintegrasikan unsur budaya lokal dan aktivitas coding sebagai upaya menumbuhkan kemampuan berpikir sistematis, logis, dan kreatif sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pretest-posttest one group design, yang dilaksanakan pada siswa kelas IV SDN 105 Pekanbaru tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan computational thinking, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi hasil belajar. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor siswa meningkat dari 64,63 menjadi 67,78 setelah penerapan LKPD, dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,406 (> 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,032 termasuk kategori rendah, namun menunjukkan adanya tren peningkatan positif terhadap kemampuan berpikir komputasional siswa. Hasil ini mengindikasikan bahwa integrasi budaya Melayu Riau dalam LKPD berbasis coding memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa, meskipun efektivitasnya masih memerlukan penguatan dari aspek pedagogis dan durasi penerapan.

ANALISIS PRAKTIK DIGITALISASI SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK DI SD NEGERI 25 SABBAMPARU KOTA PALOPO

Nita Rusali, Firman Patawari, Firmansyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik digitalisasi sekolah dalam mewujudkan program sekolah penggerak di SD Negeri 25 Sabbamparu Kota Palopo. Fokus penelitian meliputi tiga aspek utama, yaitu: kondisi sekolah… ah penggerak, praktik digitalisasi sekolah, serta faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi, yang berupaya memahami makna di balik fenomena sosial terkait implementasi digitalisasi pendidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, pustakawan, serta tenaga administrasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Negeri 25 Sabbamparu telah menerapkan program sekolah penggerak secara optimal melalui digitalisasi pada bidang pembelajaran dan manajemen sekolah. Digitalisasi diwujudkan dalam bentuk penggunaan platform e-learning, ujian daring, perpustakaan digital, serta sistem manajemen berbasis digital yang meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi tata kelola sekolah. Faktor pendukung keberhasilan digitalisasi meliputi dukungan pemerintah dalam penyediaan pelatihan dan perangkat teknologi, semangat guru dalam mengembangkan kompetensi digital, serta partisipasi orang tua dalam menyediakan sarana belajar. Namun, hambatan masih dijumpai pada keterbatasan anggaran, literasi digital siswa yang beragam, dan akses internet yang belum stabil. Secara keseluruhan, praktik digitalisasi di SD Negeri 25 Sabbamparu telah berkontribusi positif terhadap terwujudnya transformasi pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan dalam konteks program sekolah penggerak.

PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE TERHADAP PIDANA ANAK DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA DAN HUKUM ISLAM

Muhammad Raihan Habibillah, Ramlah, Maryani, Anis Malik Toha
Abstract: Penelitian ini membahas penerapan restorative justice terhadap anak yang berhadapan dengan hukum, khususnya dalam perspektif hukum pidana positif Indonesia dan hukum pidana Islam. Restorative justice dipandang sebagai pendekatan… ndekatan alternatif terhadap sistem peradilan retributif yang cenderung menghukum anak pelaku tindak pidana tanpa mempertimbangkan aspek perlindungan, pendidikan, serta kepentingan terbaik bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kepustakaan, melalui analisis peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta pandangan para ulama terkait konsep ta’zir. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem hukum positif Indonesia, terutama melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, memberikan ruang bagi penerapan restorative justice dengan mengutamakan penyelesaian di luar pengadilan, pemulihan hubungan antara pelaku dan korban, serta reintegrasi sosial. Dalam perspektif hukum Islam, meskipun istilah restorative justice tidak digunakan secara eksplisit, prinsip-prinsip yang mendasarinya sejalan dengan konsep ta’zir, yaitu hukuman yang bersifat mendidik, memperbaiki, dan memberikan efek jera tanpa mengabaikan martabat manusia. Dengan demikian, baik hukum pidana positif maupun hukum Islam menekankan pentingnya perlindungan anak sebagai generasi penerus bangsa. Kajian ini diharapkan memberi kontribusi bagi pengembangan sistem pemidanaan anak yang lebih berkeadilan, humanis, dan sesuai dengan syariat Islam.

PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK DENGAN PENDEKATAN SCOR MODEL (Studi Kasus : Rumah Magot Bedas 03 Babakan Penghulu, Kota Bandung)

Fadli Zaid Riyadi, Somadi
Abstract: Masalah sampah organik di Kota Bandung yang mencapai 1.946 ton per hari, dengan lebih dari 60% berupa sampah organik, menimbulkan tantangan serius dalam pengelolaan lingkungan. Budidaya magot larva Black Soldier Fly dipandang… ndang sebagai solusi alternatif untuk mengurai sampah menjadi pakan dan pupuk organik. Namun, praktik budidaya pada unit usaha seperti Rumah Magot Bedas 03 Babakan Penghulu masih menghadapi kendala, antara lain ketidakstabilan pasokan bahan baku, fluktuasi hasil produksi, serta belum adanya sistem evaluasi kinerja rantai pasok yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja rantai pasok pada Rumah Magot Bedas 03 dengan menggunakan Supply Chain Operation Reference (SCOR) Model yang mencakup lima proses inti Plan, Source, Make, Deliver, dan Return. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara. Setiap proses dianalisis berdasarkan Key Performance Indicators (KPI), kemudian dievaluasi menggunakan Traffic Light System (TLS) sebagai alat visualisasi kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua indikator rantai pasok mencapai target optimal. Beberapa aspek seperti efisiensi produksi, ketersediaan pasokan bahan baku, dan ketepatan pengiriman berada pada kategori kuning (cukup) hingga merah (buruk), menandakan perlunya perbaikan segera pada proses-proses tersebut. TLS terbukti membantu dalam memetakan prioritas perbaikan secara lebih jelas. Penerapan SCOR model efektif dalam memberikan gambaran objektif mengenai kinerja rantai pasok budidaya magot. Evaluasi ini mengidentifikasi titik-titik kritis yang harus ditingkatkan agar proses produksi dan distribusi lebih efisien, berkelanjutan, serta mendukung pengembangan usaha berbasis ekonomi sirkular.

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN JAKET KULIT DI LEATHER FIRAZ KHAN KABUPATEN GARUT

Sansan Jelianti
Abstract: Industri fashion berbahan kulit terus berkembang seiring meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk yang berkualitas dan bernilai estetika. Persaingan yang semakin ketat menuntut produsen untuk mengoptimalkan kualitas… tas produk dan strategi promosi agar mampu menarik minat beli konsumen. Leather Firaz Khan, sebagai salah satu produsen jaket kulit di Kabupaten Garut, menghadapi tantangan untuk meningkatkan daya saing melalui pengelolaan kedua aspek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan promosi terhadap keputusan pembelian jaket kulit di Leather Firaz Khan Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen yang pernah membeli produk Leather Firaz Khan, dengan jumlah sampel yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengolahan data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta uji t dan uji F menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan kualitas produk tidak berpengaruh signifikan. Namun secara simultan, kualitas produk dan promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian jaket kulit di Leather Firaz Khan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi promosi yang efektif serta penguatan mutu produk untuk meningkatkan daya tarik dan loyalitas konsumen.

ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP EFEKTIVITAS PENGGUNAAN CANVA DALAM MENDESAIN PRESENTASI KULIAH

Mutiara Putri, Zarra Hanura IL, Jesi Alexander Alim, Mitha Dwi Anggriani
Abstract: This study aims to explore students’ perceptions of the effectiveness of using canva in designing lecture presentations. The background of this study stems from the rapid development of digital technology that encourages… es the use of design applications as a means of supporting the learning process. The research method used was a quantitative survey involving 30 students as respondents who were selected purposively, namely those who had direct experience using canva. The data collection instrument was a Likert scale questionnaire with 20 statements covering aspects of ease of use, time efficiency, quality and creativity, academic benefits, collaboration, limitations, and satisfaction levels. The results showed that the majority of students had a positive view of using canva. This application was considered easy to operate even without in-depth design skills, helping to speed up the preparation of presentations, while also improving the quality and creativity of the display. In addition, canva is considered to provide real academic benefits, support collaboration, and encourage the exploration of diverse visual styles. However, there are still a number of weaknesses, such as the limitations of the free version, visual designs that are considered less suitable for formal academic contexts, and a small number of students who feel that their creative space is limited. From this research, it can be concluded that canva can be used as an alternative medium to support the learning process in higher education, particularly in developing students' presentation skills. Lecturers and educational institutions can also utilize canva as an innovative learning tool that encourages creativity, collaboration, and improves the quality of material delivery. In addition, the results of this study can be used as a basis for developing policies on the use of digital media in academic activities that are more effective and relevant to students' needs. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa mengenai efektivitas penggunaan canva dalam merancang presentasi perkuliahan. Latar belakang kajian ini berangkat dari pesatnya perkembangan teknologi digital yang mendorong pemanfaatan aplikasi desain sebagai sarana penunjang proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah survey kuantitatif yang melibatkan 30 mahasiswa sebagai responden yang dipilih secara purposive, yakni mereka yang memiliki pengalaman langsung menggunakan canva. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala Likert dengan 20 butir pernyataan yang mencakup aspek kemudahan penggunaan, efisiensi waktu, kualitas dan kreativitas, manfaat akademik, kolaborasi, keterbatasan, serta tingkat kepuasan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pandangan positif terhadap penggunaan canva. Aplikasi ini dinilai mudah dioperasikan meskipun tanpa keahlian desain yang mendalam, membantu mempercepat penyusunan presentasi, sekaligus meningkatkan mutu dan kreativitas tampilan. Selain itu, canva dianggap memberi manfaat akademik nyata, mendukung kerja sama, dan mendorong eksplorasi gaya visual yang beragam. Meski demikian, masih ditemukan sejumlah kelemahan, seperti keterbatasan fitur versi gratis, desain visual yang dinilai kurang sesuai untuk konteks akademik formal, serta sebagian kecil mahasiswa yang merasa ruang berkreasi mereka terbatasi. Dari penelitian ini dapat ditemukan bahwa canva dapat dijadikan media alternatif untuk menunjang proses pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan keterampilan presentasi mahasiswa. Dosen dan institusi pendidikan juga dapat memanfaatkan canva sebagai sarana pembelajaran inovatif yang mendorong kreativitas, kolaborasi, serta peningkatan kualitas penyampaian materi. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan penggunaan media digital dalam kegiatan akademik yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa.