Showing 36 articles found for "Kota"

Analysis Dynamics Group In Environment School : Cooperation Between Teachers And The Implementation Of Group Work For Students At UPT SPNF, Medan City

Rhasya Adhira Putri Hasbianda, Emi Sofya Pratiwi Silitonga, Naila Nafisah Zulfa
Abstract: This study aims to describe the group dynamics within the school environment, focusing on teacher collaboration and the implementation of group work among students at UPT SPNF Kota Medan. This descriptive research provides… es an overview of how collaborative relationships among teachers develop and how group work is applied during the learning process. Data were collected through observations and questionnaires to obtain information related to interaction patterns, levels of participation, and the effectiveness of cooperation within the school setting. The findings indicate that teacher collaboration is in a good category and contributes significantly to creating a more conducive learning atmosphere. Additionally, the implementation of group work among students enhances their communication skills, responsibility, and social interaction. These results highlight that effective group dynamics play a crucial role in improving the quality of learning processes and outcomes in the school environmen

Pengembangan Media Kantong Karir Sebagai Layanan Informasi Untuk Perencanaan Karir Siswa Kelas XI MAN 1 Kota Serang

Wafiq Ajizah, Alfiandy Warih Handoyo, Lenny Wahyuningsih
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media permainan kantong karir yang layak sebagai sarana pemberian layanan informasi untuk membantu perencanaan karir siswa kelas XI MAN 1 Kota Serang. Jenis penelitian ini adalah… ah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 10% siswa memiliki tingkat perencanaan karir rendah, 75% sedang, dan 15% tinggi. Hal ini mengindikasikan masih diperlukannya layanan untuk membantu meningkatkan perencanaan karir siswa. Hasil validasi ahli materi, media, dan praktisi menunjukkan bahwa media kantong karir sangat layak digunakan dengan persentase kelayakan masing-masing media sebesar 100%, materi 80%, dan praktisi 100%. Kemudian rata-rata keseluruhan sebesar 93%. Pada uji coba terbatas, terjadi peningkatan skor perencanaan karir siswa antara sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) menggunakan media kantong karir. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (Z=-2,805; p=0,005), yang berarti penggunaan media kantong karir efektif dalam meningkatkan perencanaan karir siswa. Peningkatan perencanaan karir terlihat dari meningkatnya pemahaman siswa mengenai potensi diri, arah pilihan karir yang sesuai, serta kemampuan dalam mengambil keputusan karir. Dengan demikian, media permainan kantong karir yang dikembangkan terbukti layak dan efektif digunakan sebagai sarana pemberian layanan informasi untuk membantu meningkatkan perencanaan karir siswa kelas XI MAN 1 Kota Serang. Media ini dapat menjadi alternatif bagi guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan bimbingan karir yang menarik dan efektif.

Jumlah Trombosit Pada Produk Darah Thrombocyte Concentrate Masa Simpan I, III Dan V Hari Di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekalongan

Zulian Safitri, Mochamad Rizal Maulana
Abstract: Transfusi Thrombocyte Concentrate diberikan pada pasien yang mengalami perdarahan akibat trombositopenia. Komponen darah TC memiliki waktu hidup hanya lima hari, maka dari itu sebagian Unit Transfusi Darah tidak sepenuhnya… ya menyediakan stok komponen tersebut agar jumlah trombosit pada TC masih dalam keadaan stabil. Kualitas TC sangat dipengaruhi oleh faktor penyimpanan salah satunya jumlah trombosit, untuk menjaga kualitas tersebut UTD PMI Kota Pekalongan melakukan pemeriksaan jumlah trombosit pada produk Thrombocyte Concentrate.

Hubungan Pengetahuan Dan Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Premenstrual Syndrome Pada Remaja Putri Di SMKN 9 Kota Tangerang

Agista Rahmayanti, AYG Wibisono, Ida Faridah
Abstract: Remaja sebagai golongan wanita subur sering mengalami premenstrual syndrome. Di Indonesia angka prevalensinya mencapai 85%, sekitar 60-70% dari premenstrual syndrome, yaitu remaja. Sebanyak 20-40% wanita usia subur mengalami… lami beberapa gejala sindrom pramenstruasi (PMS) yang cukup parah sangat mengganggu kehidupan mereka. Kurangnya pengetahuan, pengalaman, informasi tentang wanita muda premenstrual syndrome dapat memperburuk gejala yang menimbulkan rasa takut atau kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan dan tingkat kecemasan dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja putri di SMKN 9 Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dengan sampel 179 siswi kelas X SMKN 9 Kota Tangerang. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan terhadap kejadian premenstrual syndrome dimana nilai p = 0,003, dan menunjukkan adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian premenstrual syndrome dimana nilai p = 0,000. Maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tingkat kecemasan dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja putri di SMKN 9 Kota Tangerang. Bahwa semakin baik pengetahuan maka semakin rendah tingkat keparahan premenstrualnya, semakin rendah tingkat kecemasan semakin rendah tingkat keparahan premenstrualnya. Pihak sekolah diharapkan melakukan peinyuluhan deingan beikeirja sama pada pihak keiseihatan seipeirti puskeismas untuk meiningkatkan peingeitahuan reimaja putri dalam meingatasi keiceimasan preimeinstrual syndroimei.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kota Padang Tahun 2025

Wery Indriyani, Syalvia Oresti, Febriyanti Nursya
Abstract: Kunjungan ibu balita ke Posyandu penting untuk memantau pertumbuhan, perkembangan, status gizi, dan deteksi dini masalah kesehatan anak. Berdasarkan Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2023, cakupan kunjungan balita sebesar… r 75,6%, capaian terendah di Puskesmas Pauh 62,4%. Data Puskesmas Pauh menunjukkan penimbangan balita hanya 78,69% dari target 85%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ibu yang memiliki balita ke posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kota Padang Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pauh Kota Padang pada Maret-Agustus 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita di wilayah kerja Puskesmas Pauh yang berjumlah 5.644 balita, jumlah sampel 98 orang dengan teknik accidental sampling. Data dikumpul melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik mengunakan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan 57,1% ibu balita tidak aktif berkunjung dan 42,9% aktif. Sebanyak 27,6% memiliki pengetahuan kurang baik, 56,1% menilai kader tidak berperan, dan 57,2% kelurga tidak mendukung. Terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,003), peran kader (p=0,000), dan dukungan keluarga (p=0,000) dengan kunjungan ibu balita di wilayah kerja puskesmas pauh kota padang tahun 2025. Kesimpulan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan, peran kader, dan dukungan keluarga dengan kunjungan ibu yang memiliki balita ke posyandu.

Kota Padang : Identifikasi Potensi Bencana Banjir Dan Upaya Mitigasi

Eka Putri, Sri, Corp, Aldri Frinaldi, Rembrandt, Dasman Lanin, Genius Umar, Mulya Gusman
Abstract: Bencana alam adalah bencana yang disebabkan oleh peristiwa alam. Salah satu bencana yang sering kali terjadi di Indonesia khususnya wilayah Kota Padang adalah banjir. Bencana banjir adalah peristiwa atau rangkaian meluapnya… nya air sungai yang disebabkan oleh faktor alamiah akibat rusaknya buffer zone pada kawasan upper DAS (daerah aliran sungai). Data curah hujan di Kota Padang mengalami peningkatan dari tahun 2019 hingga tahun 2021 yaitu 2.756,4 menjadi 4.124,2. Hal ini menunjukkan semakin tingginya potensi bencana banjir di wilayah Kota Padang akibat curah hujan yang tinggi. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dari penelitian yang relevan mengenai bencana banjir. Berdasarkan potensi bahaya banjir kelas tinggi, Kecamatan Koto Tangah merupakan kecamatan yang terluas tingkat bahaya banjirnya yakni 4 546 ha, selanjutnya berdasarkan tingkat bahaya banjir sedang Kacamatan Kuranji merupakan kecamatan yang terluas masuk dalam kategori tingkat bahaya banjir sedang, sedangkan Kecamatan Padang Utara dan Kecamatan Padang Barat. Sedangkan wilayah dengan tingkat bahaya banjir rendah atau bebas banjir di Kota Padang paling luas juga terdapat pada Kecamatan Koto Tangah. Mitigasi bencana yang dilakukan pemerintah Kota Padang adalah identifikasi dan pemetaan zona rawan banjir, sosialisasi mitigasi dan edukasi bencana banjir, mengajak peran serta masyarakat untuk mencegah dan mengatasi banjir, menegakkan aturan tentang pembuangan sampah.

Penerapan Terapi Autogenik Pada Pasien Skizofrenia Dengan Masalah Keperawatan Ansietas Di Puskesmas Kotabumi ILampung Utara

Fika Trisyani, Madepan Mulia, Deni Metri
Abstract: Ansietas adalah gangguan mental emosional yang bermanifestasi sebagai gangguan kecemasan dan depresi sehingga dapat mempengaruhi pasien dalam menjalani proses penyembuhan, relaksasi autogenik diketahui menjadi salah satu… dari terapi autogenik yang dapat memberikan efek positif terhadap kondisi kecemasan yang dialami oleh pasien. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran tanda dan gejala pasien ansietas setelah penerapan terapi autogenik di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi I Lampung Utara. Metode penelitian dalam bentuk studi kasus berupa penerapan terapi autogenik terhadap 1 orang pasien skizofrenia dengan masalah keperawatan ansietas di Wilayah Kerja Puskesmas Kotabumi I Lampung Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan tindakan keperawatan berupa penerapan terapi autogenik terjadi penurunan tanda dan gejala ansietas sebesar 42%. Perawat diharapkan dapat memberikan tindakan keperawatan terapi autogenik kepada pasien ansietas.

Hubungan Pola Makan Dan Konsumsi Kopi Dengan Kejadian Gastritis Pada Remaja Di MAN 1 Tangerang

Astika Nisa Putri, Inna Solihati Embrik, Ayu Pratiwi
Abstract: Banyak penyakit timbul akibat gaya hidup manusia, pengaruh zaman yang akan berdampak pada gangguan kesehatan. Salah satunya adalah gastritis yang biasa dikenal dengan penyakit maag. Indonesia menempati urutan ke-4 dengan… an persentase 40,8% sekitar 274.396 kasus gastritis terjadi dari 238.452.952 jiwa penduduk. Kebanyakan penderita gastritis adalah remaja, dimana masa remaja masih labil dalam mengikuti perkembangan zaman. Melihat dari tren dan aktivitas remaja, faktor utama terjadinya gastritis yaitu karena gaya hidup yang tidak sehat. Salah satunya pola makan buruk dan konsumsi kopi yang berlebih. Hal ini memicu peningkatan asam lambung, sehingga bisa terjadi peradangan pada mukosa lambung. Untuk mengetahui hubungan pola makan dan konsumsi kopi dengan kejadian gastritis pada remaja di MAN 1 Kota Tangerang. Jenis penelitian kuantitatif, metode pendekatan cross sectional analitik, menggunakan penarikan sampel total sampling berjumlah 80 sampel. Analis penelitian ini univariat dan bivariat dengan metode uji Chi-Square. Menunjukan siswa/i yang memiliki pola makan buruk sebanyak 49 (61,3%) responden dan yang memiliki konsumsi kopi buruk sebanyak 51 (63,7%) siswa/i. Hasil uji statistik Chi-Square didapat P-Value (X² hitung) pola makan 14.050 dan konsumsi kopi 5.776. P-Value tersebut ≥ X² tabel (3.841) yang berati kedua hipotesis diterima. Ada hubungan antara pola makan dan konsumsi kopi dengan kejadian gastritis pada remaja di MAN 1 Kota Tangerang.

Hilirisasi Produk Pangan Berbasis Daging Ayam Di Nagari Koto Tengah Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota

Rahzarni, Zebua, Elva Amurita, Trimedona, Neni, Muchrida, Yenni
Abstract: Salah satu sumber utama pendapatan masyarakat Koto Tangah Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh adalah beternak ayam pedaging. Nilai jual yang fluktuatif dari distributor menyebabkan ketidakstabilan pendapatan masyarakat. Hilirisasi… ilirisasi daging ayam menjadi produk olahan pangan sehat dan bergizi merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha kuliner yang dapat menyerap tenaga kerja. Pelatihan teknologi pengolahan produk pangan berbahan baku daging ayam bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Koto Tangah Simalanggang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan melahirkan jiwa wirausaha di bidang kuliner produk olahan daging ayam. Metode pelatihan dilakukan melalui 3 tahapan yaitu persiapan kegiatan, diskusi dan demonstrasi, evaluasi dan pembimbingan yang berlangsung selama 10 pertemuan. Kegiatan pelatihan dilakukan di Kantor Wali Nagari Koto Tangah Simalanggang. Berdasarkan kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa KWT Koto Tangah Simalanggang telah memiliki keterampilan hilirisasi produk pangan berbasis daging ayam dan mampu menerapkan teknologi pengolahan pangan dalam pengolahan abon, bakso dan nugget ayam. KWT juga telah memiliki rencana membuka usaha kuliner di bidang produk olahan ayam pedaging guna meningkatkan pendapatan dan menyerap tenaga kerja.

Pemilihan Penerima Bantuan Hunian Rumah Susun Kota Tanjungbalai Dengan Metode WASPAS

Guntur Maha Putra, Muhazir, Ahmad, Syukri, Syukri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode pemilihan penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai dengan menggunakan metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS). Metode… WASPAS digunakan untuk menyelesaikan masalah pemilihan yang kompleks dengan mempertimbangkan kriteria yang berbeda dan bobot yang berbeda untuk masing-masing kriteria. Penelitian ini menggunakan data calon penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai. Terdapat 7 kriteria yang digunakan dalam penelitian ini. Setelah mendapatkan data kriteria, maka dilakukan analisis WASPAS untuk menentukan bobot kriteria dan ranking kandidat. Selanjutnya, ranking kandidat ditentukan dengan membandingkan nilai preferensi setiap calon penerima bantuan dengan nilai preferensi ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon penerima bantuan dengan ranking tertinggi adalah calon penerima bantuan yang memenuhi kriteria yang ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode WASPAS dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pemilihan penerima bantuan pemanfaatan dan penghunian rumah susun kota Tanjungbalai dengan efektif dan efisien. Metode ini dapat juga dapat meminimalkan kesalahan dalam pemilihan dan meningkatkan efektivitas bantuan yang diberikan.