Search Articles & Publications

Showing 86 articles found for "Historis"

Pengembangan Pasar Bawah Sebagai Wisata Belanja Di Kota Pekanbaru

Sari Malona Siregar, Aisyah Rosmaini, Elly Nielwaty
Abstract: Pasar Bawah merupakan salah satu aset kultural dan ekonomi penting di Kota Pekanbaru, Riau, yang dikenal sebagai sentra penjualan barang-barang antik, kerajinan, dan berbagai produk impor unik. Namun, potensi Pasar Bawah… sebagai destinasi wisata belanja belum sepenuhnya tergarap optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Pasar Bawah agar dapat meningkatkan daya tariknya sebagai tujuan wisata belanja, sekaligus berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal dan pelestarian nilai historisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan pedagang, pengelola pasar, dinas pariwisata, serta analisis dokumen terkait. Fokus analisis mencakup aspek Aksesibilitas, Atraksi (produk dan pengalaman), Amenitas (fasilitas pendukung), dan Ancillary (kelembagaan dan promosi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam pengembangan Pasar Bawah meliputi: (1) Tata kelola lingkungan yang kurang teratur, terutama masalah kebersihan dan penataan pedagang; (2) Kurangnya integrasi antara pasar dengan paket wisata kota; dan (3) Keterbatasan fasilitas pendukung pariwisata seperti area parkir yang memadai dan pusat informasi. Strategi pengembangan yang diusulkan mencakup: (1) Revitalisasi fisik pasar dengan mempertahankan arsitektur historisnya, perbaikan sanitasi, dan penataan zona belanja; (2) Peningkatan experience value melalui festival belanja tematik, pertunjukan seni budaya lokal, dan promosi produk unggulan khas Riau; (3) Penguatan kelembagaan melalui pembentukan Badan Pengelola Pasar Bawah yang kolaboratif antara pemerintah, pedagang, dan pelaku pariwisata; dan (4) Promosi digital terintegrasi yang menargetkan wisatawan domestik dan mancanegara.

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG UNTUK MENGURANGI RISIKO STOCKOUT DENGAN METODE REORDER POINT (ROP) DI KOPERASI PEGAWAI PEMPROV JABAR, KOTA BANDUNG

Wildayanti, Wildayanti, Takwim, R. Iim
Abstract: Koperasi Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat (KPPP Jabar) menghadapi masalah stockout berulang pada unit usaha niaga barang, meskipun sistem informasi SmartCoop telah tersedia sejak tahun 2024. Pengendalian persediaan… yang berjalan masih bersifat intuitif dan reaktif, sehingga data historis penjualan pada SmartCoop belum pernah dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan pemesanan ulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi sistem pengendalian persediaan yang berjalan, mengidentifikasi kendala dalam menjaga ketersediaan barang dagang, serta merumuskan penerapan metode Reorder Point (ROP) dan Safety Stock. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui wawancara semi terstruktur, observasi non partisipan, dan studi dokumentasi, yang dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 17 barang yang mengalami stockout selama periode Januari sampai Maret 2026, perhitungan ROP dan Safety Stock berhasil dirumuskan untuk enam barang prioritas, dengan nilai ROP berkisar 10 sampai 36 unit dan total Safety Stock 65 unit. Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan ROP dan Safety Stock berbasis data SmartCoop yang sudah ada layak diadopsi tanpa memerlukan investasi teknologi tambahan.

MAKNA SIMBOLIK WARNA PAKAIAN IMAM DALAM LITURGI GEREJA KATOLIK KAJIAN SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE

Mendonca, Oktaviana Orleans, Berek, Adrianus, Seran, Agustinus
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbol warna pakaian para imam dalam liturgi Gereja Katolik dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce, yang meliputi tiga unsur utama, yaitu ikon, indeks,… , dan simbol. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Lokasi penelitian dilakukan di Gereja Katolik Paroki Santa Maria Fatima Betun, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna-warna liturgi seperti putih, kuning/emas, merah, hijau, ungu, merah muda, dan hitam memiliki makna simbolik yang mendalam dan tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis, tetapi juga sebagai media komunikasi teologis dan spiritual. Dalam perspektif ikon, warna memiliki kemiripan visual dengan makna yang diwakilinya, seperti putih yang melambangkan kemurnian dan kebangkitan. Dalam perspektif indeks, warna menunjukkan hubungan langsung dengan konteks liturgi tertentu, seperti ungu yang menandakan masa pertobatan. Sementara itu, dalam perspektif simbol, makna warna dibentuk melalui tradisi dan kesepakatan Gereja, seperti merah yang melambangkan pengorbanan dan Roh Kudus. Dengan demikian, warna pakaian liturgi para imam merupakan sistem tanda yang kompleks dan multidimensional yang mengandung nilai teologis, historis, dan spiritual. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan semiotika Peirce efektif dalam mengungkap makna simbolik dalam praktik keagamaan, khususnya dalam liturgi Gereja Katolik.

ANALISIS PERAMALAN (FORECASTING) PENJUALAN DALAM MENENTUKAN STRATEGI BISNIS TOKO SEMBAKO ALAUDIN

Atarwaman, Rita J D, Amahoru, Nur Hikmah Helida, Rahmadani, Dira, Slamat, Ayumna, Ruyani, Wa, Helaha, Stevanya Sandra, Rehalat, Elis Mutia, Halamury, Anita
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan peramalan (forecasting) penjualan pada Toko Sembako Alaudin yang berlokasi di Pasar Rumah Tiga, Teluk Ambon, serta bagaimana hasil peramalan tersebut digunakan dalam… menentukan strategi bisnis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi data penjualan toko selama periode Januari hingga Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko Sembako Alaudin belum menerapkan metode peramalan secara sistematis dan masih mengandalkan pengalaman serta intuisi pemilik dalam menentukan jumlah stok barang. Pola penjualan menunjukkan tren peningkatan menjelang hari besar keagamaan dan akhir tahun, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk perencanaan strategi pengadaan barang. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode peramalan sederhana berbasis data historis penjualan guna mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih akurat dan efisien.

JEJAK ISLAMISASI NUSANTARA: REKONSTRUKSI STRATEGI PENYEBARAN ISLAM DALAM ERA DIGITAL

Sihono, Ridwan Faqih, Ratnasari, Dwi
Abstract: Islamisasi Nusantara merupakan proses penyebaran Islam yang berlangsung secara damai, adaptif, dan mampu berintegrasi dengan budaya lokal. Keberhasilan tersebut ditopang oleh strategi dakwah yang memanfaatkan perdagangan,… , perkawinan, pendidikan, tasawuf, kesenian, serta dukungan politik dan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penyebaran Islam pada masa Islamisasi Nusantara serta merekonstruksi relevansinya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan komunikasi pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan pendekatan historis. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan berbagai sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Islamisasi Nusantara didasarkan pada pendekatan damai dan persuasif, kemampuan adaptasi terhadap budaya lokal, keteladanan ulama, dukungan jaringan perdagangan dan pendidikan, serta peran elite politik. Nilai-nilai strategis berupa inklusivitas, moderasi, adaptabilitas, dan humanisme tetap relevan dalam konteks kontemporer. Rekonstruksi strategi penyebaran Islam pada era digital diwujudkan melalui dakwah kreatif berbasis media digital, transformasi pendidikan Islam ke platform daring, penguatan keteladanan melalui jejak digital, dan pengembangan jaringan dakwah virtual. Strategi tersebut berpotensi memperkuat dakwah Islam yang moderat, inklusif, dan efektif di era transformasi digital. Peningkatan akuntabilitas usaha. Namun demikian, implementasi AI masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, biaya teknologi, serta risiko keamanan dan privasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Artificial Intelligence memiliki potensi besar dalam mendukung akuntabilitas UMKM, tetapi keberhasilannya memerlukan peningkatan kapasitas digital, dukungan infrastruktur, dan tata kelola teknologi yang memadai.

Penerapan Data Mining Dalam Estimasi Harga Emas Menggunakan Algoritma Trend Moment Pada PT Victoeria Vici

Erika Fahmi Ginting, Husna Gemasih, Suci Andriyani, Mutiara S. Simanjuntak, Chindi Dwi Lestari Nainggolan
Abstract: Emas merupakan salah satu jenis komoditi yang paling banyak diminati untuk tujuan investasi, karena dipandang sebagai instrumen yang lebih aman dibandingkan saham serta memiliki nilai jual yang selalu bergerak mengikuti… kondisi pasar. PT Victoeria Vici, sebagai pelaku usaha perhiasan emas custom, menghadapi kendala dalam menentukan estimasi harga jual kepada pelanggan, sebab proses pengerjaan pesanan custom membutuhkan waktu hingga 14 hari, sementara harga emas bergerak fluktuatif dan tidak terstruktur setiap harinya sehingga estimasi harga menjadi tidak akurat dan tidak efektif. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini menerapkan konsep Data Mining dengan algoritma Trend Moment untuk mengestimasi harga emas pada rentang waktu tertentu. Data yang digunakan merupakan data historis harga emas per gram pada PT Victoeria Vici periode Agustus–Oktober 2021 sebanyak 92 data. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, penentuan variabel X dan Y, eliminasi untuk memperoleh nilai konstanta a dan slope b, serta penerapan persamaan Y = a + bX untuk memperoleh nilai estimasi. Hasil perhitungan menunjukkan nilai a = 720.871,725 dan b = 3,108 sehingga model estimasi mampu menghasilkan proyeksi harga emas yang mendekati pola data historis. Model ini kemudian diimplementasikan ke dalam aplikasi berbasis desktop menggunakan Microsoft Visual Basic 2010 dan basis data Microsoft Access, dilengkapi Crystal Report untuk pencetakan laporan hasil estimasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Trend Moment dapat membantu PT Victoeria Vici dalam memperoleh estimasi harga emas secara lebih cepat, konsisten, dan terdokumentasi. Gold is one of the most sought-after commodities for investment purposes, as it is regarded as a safer instrument compared to stocks and has a selling value that constantly fluctuates with market conditions. PT Victoeria Vici, a custom gold jewelry business, faces difficulty in determining the estimated selling price offered to customers because the production process for custom orders takes up to 14 days, while gold prices move in an unstructured and fluctuating manner every day, making manual price estimation inaccurate and ineffective. Based on this problem, this study applies the concept of Data Mining using the Trend Moment algorithm to estimate gold prices over a certain period of time. The data used is historical daily gold price data per gram from PT Victoeria Vici for the period of August–October 2021, consisting of 92 records. The research stages include data collection, determination of the X and Y variables, elimination to obtain the constant value a and the slope b, and the application of the equation Y = a + bX to obtain the estimated value. The calculation results show a value of a = 720,871.725 and b = 3.108, so that the estimation model is able to produce gold price projections that closely follow the pattern of historical data. This model was then implemented into a desktop-based application using Microsoft Visual Basic 2010 and a Microsoft Access database, equipped with Crystal Report for printing estimation result reports. The results show that the Trend Moment algorithm can help PT Victoeria Vici obtain gold price estimations more quickly, consistently, and in a well-documented manner.

Optimalisasi Strategi Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru Melalui Analisis Data Historis

Husna Gemasih, Erika Fahmi Ginting, Suci Andryani, Mutiara S. Simanjuntak
Abstract: Promosi penerimaan mahasiswa baru (PMB) merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan jumlah dan kualitas calon mahasiswa. Namun, strategi promosi yang belum memanfaatkan data historis secara optimal dapat menyebabkan… babkan kegiatan promosi kurang tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data historis PMB sebagai dasar dalam menyusun strategi promosi yang lebih efektif pada Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer Politeknik Negeri Lhokseumawe. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder PMB periode 2023–2025. Analisis dilakukan melalui tahapan data cleaning, transformasi data, statistik deskriptif, segmentasi calon mahasiswa, dan visualisasi data menggunakan dashboard analitik. Variabel yang dianalisis meliputi program studi, asal sekolah, jurusan asal sekolah, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, jalur masuk, dan sumber informasi pendaftar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pendaftar berasal dari Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, dengan dominasi lulusan jurusan IPA serta peminat terbesar pada Program Studi Teknik Informatika. Instagram dan website menjadi sumber informasi utama bagi calon mahasiswa. Pemanfaatan data historis melalui visualisasi data mampu memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai karakteristik calon mahasiswa sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan dalam penyusunan strategi promosi PMB yang lebih terarah, efektif, dan berbasis data. New student admissions (PMB) promotion is an important factor in increasing the number and quality of prospective students. However, promotional strategies that do not optimally utilize historical data can result in less targeted promotional activities. This study aims to analyze historical PMB data as a basis for developing a more effective promotional strategy in the Information and Computer Technology Department of the Lhokseumawe State Polytechnic. The study uses a descriptive quantitative approach utilizing secondary PMB data for the 2023–2025 period. The analysis was carried out through the stages of data cleaning, data transformation, descriptive statistics, prospective student segmentation, and data visualization using an analytical dashboard. The variables analyzed included study program, school of origin, major of origin of school, sub-district, regency/city, province, admission route, and applicant information sources. The results show that most applicants come from Aceh Province, especially North Aceh Regency and Lhokseumawe City, with a predominance of science graduates and the greatest interest in the Informatics Engineering Study Program. Instagram and websites are the main sources of information for prospective students. The use of historical data through data visualization can provide more comprehensive information regarding the characteristics of prospective students so that it can support decision-making in developing more targeted, effective, and data-based PMB promotion strategies. 

FENOMENOLOGI DAN HERMANEUTIKA

Anusirwan Hamidi Harahap, Sri Murhayati
Abstract: Fenomenologi dan hermeneutika merupakan dua pendekatan filosofis yang berperan penting dalam memahami realitas sosial dan pengalaman manusia. Fenomenologi menekankan pada pengungkapan makna pengalaman subjektif individu… sebagaimana dialami secara langsung, sedangkan hermeneutika berfokus pada proses penafsiran makna terhadap teks, bahasa, dan tindakan sosial dalam konteks historis dan kultural tertentu. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep dasar, karakteristik, serta relevansi fenomenologi dan hermeneutika dalam kajian ilmu sosial dan penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan terhadap karya-karya utama para tokoh fenomenologi dan hermeneutika. Hasil kajian menunjukkan bahwa fenomenologi dan hermeneutika memiliki keterkaitan yang erat dan saling melengkapi dalam upaya memahami makna terdalam dari pengalaman manusia. Fenomenologi memberikan landasan deskriptif terhadap pengalaman hidup, sementara hermeneutika memperkaya pemahaman melalui proses interpretasi yang dialogis dan kontekstual. Dengan demikian, integrasi kedua pendekatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metodologi penelitian kualitatif yang berorientasi pada pemahaman makna.

PENGUATAN IDENTITAS HUKUM ORANG MAPUR: UPAYA PEMENUHAN HAK SIPIL BAGI KOMUNITAS PENGHAYAT KEPERCAYAAN

Caya, M. Fajar Nandra, Irwan, Irwan, Desmaisi, Desmaisi, Pasaribu, Waldimer, Hidayati, Hidayati
Abstract: Masyarakat Adat Mapur di Pulau Bangka secara historis mengalami marginalisasi administratif akibat ketiadaan pengakuan formal atas sistem religi lokal mereka dalam dokumen kependudukan. Meskipun Putusan Mahkamah Konstitusi… si Nomor 97/PUU-XIV/2016 telah memberikan legalitas bagi penghayat kepercayaan, implementasi di tingkat akar rumput masih terhambat oleh kompleksitas birokrasi, jarak geografis dan minimnya literasi hukum. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat identitas hukum dan memulihkan hak sipil Orang Mapur di Dusun Aik Abik melalui tindakan advokasi, sosialisasi, dan pendampingan partisipatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development yang berfokus pada pemanfaatan aset sosiokultural lokal berupa Gebong Memarong sebagai episentrum pergerakan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi multipihak yang melibatkan Disdukcapil, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, sektor swasta, dan lembaga adat berhasil mengikis keraguan sosiologis (pseudo-identity) dan membangun kesadaran hukum warga. Melalui strategi pendampingan langsung (door-to-door) dan posko pelayanan kolektif, tim berhasil melakukan inventarisasi, verifikasi, dan validasi berkas administrasi kependudukan yang sah bersama Lembaga Adat Mapur. Program ini tidak hanya memangkas rantai birokrasi formal, tetapi juga berhasil menginisiasi pemulihan hak-hak sipil dasar komunitas adat sekaligus memperkuat resiliensi kebudayaan mereka dari ancaman eksklusi sosial di era modern.

PERAN DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN KE DESTINASI WISATA GUNUNG PUNTANG DI KABUPATEN BANDUNG

Koswara, Reza, Munandar, Dadang
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran digital marketing dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, melalui penerapan RACE Framework (Reach, Act, Convert, Engage). Latar belakang… elakang penelitian didasarkan pada adanya kesenjangan tingkat kunjungan dibandingkan destinasi unggulan lain di Bandung Selatan, meskipun Gunung Puntang memiliki potensi alam dan nilai historis yang signifikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Validitas data dijamin melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkaya dengan analisis SWOT berbasis RACE Framework. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap Reach efektif dalam memperluas jangkauan promosi melalui optimalisasi media sosial, meskipun masih terkendala pada konsistensi konten dan pemanfaatan SEO. Tahap Act mampu meningkatkan ketertarikan calon wisatawan melalui konten visual dan narasi destinasi, namun belum sepenuhnya mengoptimalkan strategi storytelling. Tahap Convert berkontribusi terhadap peningkatan keputusan kunjungan melalui promosi musiman dan kolaborasi influencer, tetapi belum didukung sistem reservasi digital yang terintegrasi. Tahap Engage menunjukkan potensi dalam membangun loyalitas dan promosi organik, meskipun masih terbatas pada komunitas lokal. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan pada keunikan lanskap dan sejarah, kelemahan pada keterbatasan SDM digital, peluang dari tren wisata digital, serta ancaman dari kompetitor. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi digital marketing terintegrasi untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan destinasi.