Search Articles & Publications

Showing 111 articles found for "Bandung"

PENGARUH KARAKTERISTIK ENTREPRENEURIAL DAN STRATEGI INOVASI BISNIS TERHADAP KEBERHASILAN USAHA MIKRO GENERASI Z DI KOTA BANDUNG

Puspita, Indah, Takwim, R. Iim
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena tingginya antusiasme berwirausaha di kalangan Generasi Z di Kota Bandung yang tidak diimbangi dengan kemampuan mempertahankan usaha, sebagaimana ditunjukkan oleh penurunan jumlah… mlah usaha mikro dari 193.284 unit pada tahun 2022 menjadi 187.355 unit pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik entrepreneurial dan strategi inovasi bisnis terhadap keberhasilan usaha mikro Generasi Z di Kota Bandung, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif verifikatif. Populasi penelitian adalah seluruh pelaku usaha mikro Generasi Z di Kota Bandung, dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan Google Forms, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik entrepreneurial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha mikro dengan nilai t hitung sebesar 2,387 (Sig. = 0,020) dan koefisien regresi 0,206. Strategi inovasi bisnis juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha mikro dengan nilai t hitung sebesar 5,613 (Sig. = 0,000) dan koefisien regresi 0,473. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan usaha mikro dengan nilai F hitung sebesar 39,721 (Sig. = 0,000) dan kontribusi (Adjusted R Square) sebesar 43,9%, sedangkan sisanya sebesar 56,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa strategi inovasi bisnis memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan karakteristik entrepreneurial terhadap keberhasilan usaha mikro Generasi Z di Kota Bandung.

PENGARUH DAYA TARIK WISATA, COSTUMER EXPERINCE, DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI WISATAWAN DI CURUG SANGHYANG KENIT KECAMATAN CIPATAT BANDUNG BARAT

Adawiah, Neng Sipa, Lestari, Ayu Yudiani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Daya Tarik Wisata (X1), Customer Experience (X2), dan Kualitas Layanan (X3) terhadap Minat Berkunjung Kembali (Y) wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, baik secara parsial… maupun simultan. Daya Tarik Wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, dengan koefisien jalur sebesar 0,434 dan hubungan korelasi pada kategori kuat (r = 0,622). Variabel ini memberikan kontribusi pengaruh langsung terbesar di antara ketiga variabel bebas, yang menunjukkan bahwa keindahan alam, keunikan atraksi, aksesibilitas, dan fasilitas pendukung wisata merupakan faktor paling dominan dalam mendorong minat wisatawan untuk berkunjung kembali.Customer Experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, dengan koefisien jalur sebesar 0,348 dan hubungan korelasi pada kategori kuat (r = 0,602). Pengalaman sensorik, emosional, kognitif, dan sosial yang dirasakan wisatawan selama berkunjung terbukti turut menentukan besarnya minat mereka untuk berkunjung kembali. Kualitas Layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, dengan koefisien jalur sebesar 0,291 dan hubungan korelasi pada kategori sedang (r = 0,456). Meskipun memberikan kontribusi pengaruh langsung yang relatif paling kecil dibandingkan dua variabel lainnya, kualitas layanan tetap merupakan faktor yang berperan penting, terutama pada dimensi empathy yang masih perlu ditingkatkan. Daya Tarik Wisata, Customer Experience, dan Kualitas Layanan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung Kembali wisatawan di Curug Sanghyang Kenit, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,612 atau 61,2%. Nilai ini menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas mampu menjelaskan variasi Minat Berkunjung Kembali sebesar 61,2%, sedangkan sisanya sebesar 38,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini, seperti harga, promosi, citra destinasi, dan kepuasan wisatawan.

PERAN KOMUNITAS KREATIF DALAM MENGEMBANGKAN EKOSISTEM EKONOMI KREATIF YANG BERKESINAMBUNGAN

Rachmawati, Meida
Abstract: Penelitian ini menganalisis peran komunitas kreatif dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif yang berkesinambungan di Indonesia. Studi dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap… p 45 responden dari berbagai komunitas kreatif di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan analisis dokumen selama periode Januari-Agustus 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas kreatif berperan sebagai katalisator dalam menciptakan jejaring kolaborasi, transfer pengetahuan, dan inkubasi talenta muda. Temuan mengungkapkan bahwa 78% komunitas kreatif yang diteliti berhasil meningkatkan pendapatan anggotanya sebesar 45-60% dalam kurun waktu dua tahun. Komunitas juga terbukti efektif dalam memfasilitasi akses terhadap sumber daya, teknologi, dan pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunitas kreatif memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kuat melalui pengembangan kapasitas, penciptaan nilai bersama, dan pembentukan identitas kolektif.

PENGARUH SUASANA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA KEDAI KOPI MULAI AJA DULU DI JALAN CIHAPIT KOTA BANDUNG

Rizky, Aldira Achmad, Prilianti, Cicie
Abstract: Persaingan industri kedai kopi yang semakin meningkat menuntut pelaku usaha memperhatikan suasana kedai dan kualitas produk guna menciptakan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suasana… dan kualitas produk secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan pelanggan pada Kedai Kopi Mulai Aja Dulu di Jalan Cihapit Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif verifikatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden pelanggan yang pernah berkunjung dan mengonsumsi produk, dipilih menggunakan accidental sampling dengan rumus Lemeshow. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suasana kedai (β = 0,218; sig. 0,000) dan kualitas produk (β = 0,766; sig. 0,000) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 90,3% variasi kepuasan pelanggan (Adjusted R² = 0,903; F = 460,521; sig. 0,000). Kualitas produk merupakan faktor paling dominan. Temuan ini mengindikasikan bahwa menjaga konsistensi produk dan menciptakan suasana kedai yang nyaman merupakan strategi utama dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan pada kedai kopi lokal.

ANALISIS PEMANFAATAN DAN TATA KELOLA LIMBAH DAUR ULANG DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN IBU RUMAH TANGGA (STUDI KASUS: BANK SAMPAH SARING SEROJA RW 13 KELURAHAN RANCAEKEK KENCANA)

Febriany, Salsabila Venia, Suhardi, Mulyadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemanfaatan limbah daur ulang, sistem tata kelola limbah daur ulang, serta implikasi pemanfaatan dan tata kelola limbah daur ulang dalam meningkatkan kesejahteraan… ibu rumah tangga pada Bank Sampah Saring Seroja RW 13 Kelurahan Rancaekek Kencana, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan limbah berbasis masyarakat sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penentuan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri atas pengurus Bank Sampah Saring Seroja dan ibu rumah tangga yang menjadi anggota aktif bank sampah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemanfaatan limbah daur ulang telah berjalan dengan baik melalui kegiatan pemilahan sampah, penimbangan, pencatatan tabungan sampah, penjualan sampah anorganik, serta pemanfaatan sampah organik menggunakan budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) dan pembuatan kompos. Tata kelola Bank Sampah Saring Seroja telah menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsivitas, partisipasi, dan efektivitas, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana, fluktuasi harga jual sampah, dan keterbatasan sumber daya manusia. Pemanfaatan dan tata kelola limbah daur ulang memberikan implikasi positif terhadap kesejahteraan ibu rumah tangga melalui peningkatan pendapatan tambahan, meningkatnya pengetahuan mengenai pengelolaan lingkungan, bertambahnya hubungan sosial antaranggota, serta meningkatnya partisipasi dan pemberdayaan perempuan dalam kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG UNTUK MENGURANGI RISIKO STOCKOUT DENGAN METODE REORDER POINT (ROP) DI KOPERASI PEGAWAI PEMPROV JABAR, KOTA BANDUNG

Wildayanti, Wildayanti, Takwim, R. Iim
Abstract: Koperasi Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat (KPPP Jabar) menghadapi masalah stockout berulang pada unit usaha niaga barang, meskipun sistem informasi SmartCoop telah tersedia sejak tahun 2024. Pengendalian persediaan… yang berjalan masih bersifat intuitif dan reaktif, sehingga data historis penjualan pada SmartCoop belum pernah dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan pemesanan ulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi sistem pengendalian persediaan yang berjalan, mengidentifikasi kendala dalam menjaga ketersediaan barang dagang, serta merumuskan penerapan metode Reorder Point (ROP) dan Safety Stock. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui wawancara semi terstruktur, observasi non partisipan, dan studi dokumentasi, yang dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 17 barang yang mengalami stockout selama periode Januari sampai Maret 2026, perhitungan ROP dan Safety Stock berhasil dirumuskan untuk enam barang prioritas, dengan nilai ROP berkisar 10 sampai 36 unit dan total Safety Stock 65 unit. Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan ROP dan Safety Stock berbasis data SmartCoop yang sudah ada layak diadopsi tanpa memerlukan investasi teknologi tambahan.

Pengaruh PENGARUH CONTENT MARKETING DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK UMKM TELUR ASIN REMPAH SABARAYA DI KOTA BANDUNG

Anggraeni, Sinta Nur, Pramudya FR, Agung
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian produk UMKM Telur Asin Rempah Sabaraya di Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif&#8230; dengan metode survei, melalui penyebaran kuesioner kepada 100 konsumen yang pernah melakukan pembelian, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan verifikatif menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil analisis deskriptif menunjukkan content marketing berada pada kategori baik (80,97%), persepsi harga berada pada kategori sangat baik (82%), dan keputusan pembelian berada pada kategori baik (81%). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 4,400 + 0,236X1 + 0,889X2. Secara parsial, content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t = 3,428; Sig. = 0,001), dan persepsi harga juga berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel paling dominan (t = 12,011; Sig. < 0,001; β = 0,733). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 152,198; Sig. < 0,001), dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,758, yang berarti 75,8% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh content marketing dan persepsi harga, sedangkan sisanya 24,2% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya penyampaian konten pemasaran yang relevan, akurat, dan konsisten, disertai penetapan harga yang kompetitif dan sesuai nilai yang dirasakan konsumen, dalam memperkuat keputusan pembelian produk UMKM di era pemasaran digital.

Beauty Culture and Self-Commodification: Analysis of Visual Communication In Digital Content on Tiktok Social Media

Sela Aditia, Dinda, Nugroho, Catur
Abstract: This study aims to describe the following variables: (1) digital technology adoption, (2) business resilience, (3) women’s empowerment, and (4) financial literacy, and to analyze the effect of digital technology adoption&#8230; on on business resilience mediated by women’s empowerment and moderated by financial literacy. The research employed a quantitative explanatory design with structural model analysis using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data were collected through an online questionnaire (Google Form). The population consisted of 1,556 women entrepreneurs who own Micro and Small Industry (MSI) units in the food subsector, with 359 respondents selected using proportionate allocation sampling and located in Tasikmalaya, Sukabumi, Bogor, and Bandung. The findings indicate that the level of digital technology adoption among women entrepreneurs is in the very high category, while business resilience, women’s empowerment, and financial literacy are in the high category with potential for further improvement. Digital technology adoption has a positive effect on business resilience and women’s empowerment, implying that higher levels of technology adoption are associated with stronger business resilience and greater women’s empowerment. Women’s empowerment also positively affects business resilience and mediates the relationship between digital technology adoption and business resilience. In addition, higher financial literacy strengthens the effect of digital technology adoption on business resilience, thus functioning as an enhancing moderator in this relationship. The results imply that strengthening business resilience among women entrepreneurs can be achieved by enhancing digital technology–based resources and strategies, integrated with women’s empowerment as a mediating mechanism and financial literacy as a moderating capability for the strategic use of digital technology. Practically, the findings underscore the importance of advanced training programs and an integrated digital ecosystem to reinforce digital technology adoption, women’s empowerment, and financial literacy, while simultaneously building a collaborative ecosystem and continuous interventions focused on sustainable business resilience.

The Role of Trust In Mediating Personal Selling and Customer Experience Towards The Decision To Save at BPR Syariah

Hindun, Kiftiah, Anwar, Muhadjir, Purwanto, Sugeng
Abstract: This research is motivated by the importance of building customer trust inencourage customer interest and decisions to save regularly at BPR Syariah, especially through strengthening personal selling marketing communication&#8230; ion strategies and positive service experiences. The main theory underlying this research is the Theory of Planned Behavior (TPB). This research aims to analyze (1) the influence of personal selling on saving decisions, (2) the influence of customer experience on saving decisions, (3) to determine whether trust mediates the relationship between personal selling and saving decisions, (4) to determine whether trust mediates the relationship between customer experience and saving decisions at BPRS Baiturridha Pusaka-Bandung. This study uses a quantitative approach through the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM–PLS) method. The sample consisted of 120 active customer respondents of BPRS Baiturridha Pusaka-Bandung selected using a probability sampling technique through a simple random sampling approach, where each member of the population has an equal chance of being selected as a respondent. Data collection was carried out through the distribution of structured questionnaires and analyzed using Smart PLS software version 3.0. The results of the study show that (1) Personal Selling does not influence the decision to save (2) Customer Experience has a positive and significant influence on the Decision to Save (3) Trust is not proven to significantly mediate the relationship between personal selling and the decision to save (4) Trust is proven to significantly mediate the relationship between customer experience and the decision to save. These findings confirm that in the context of BPR Syariah, positive customer experience is the main factor in forming trust and driving savings behavior

Strategic Approach to Drive Business Growth in The Food and Beverage Industry

Pradewa, Adib Putra, Dhewanto, Wawan
Abstract: The Indonesian coffee industry continues to grow rapidly, increasing competition among businesses. Bahagia Kopi faces challenges in slowing sales growth and stagnant asset expansion, requiring a strategic approach to sustain&#8230; tain long-term growth. This study evaluates Improvement and Scaling as the most suitable growth strategies, using a mixed-method approach that integrates semi-structured interviews and quantitative analysis through the Analytic Hierarchy Process (AHP) and financial assessment. In the short term, operational efficiency and service quality improvements are the main priorities, requiring investment in training and performance-based incentives. In the long term, branch expansion in Bandung is identified as the key growth initiative, with funding as the primary challenge since Bahagia Kopi still depends on internal capital. Financial analysis of 2023 reports shows increased profitability, but a 32% funding shortfall remains for expansion. To address this, Mixed Financing is the most balanced approach, maintaining a healthy solvency ratio while minimizing financial risk. With a cautious yet strategic approach, Bahagia Kopi can achieve sustainable expansion without overleveraging debt, ensuring long-term stability and maintaining business growth