Showing 11 articles found for "Decision"

Klasifikasi Algoritma Decision Tree Untuk Tingkat Kemiskinan Di Indonesia

Mifta Wilda Al -Aluf, Zaehol Fatah
Abstract: Kemiskinan merupakan salah satu masalah sosial yang terus menjadi tantangan bagi pemerintah di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dalam upaya mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kemiskinan, analisis… data yang tepat diperlukan untuk mendukung pengambilan kebijakan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan tingkat kemiskinan di Indonesia dengan menggunakan algoritma Decision Tree, salah satu metode pembelajaran mesin yang populer. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup indikator ekonomi, demografi, dan sosial yang relevan dengan kemiskinan di Indonesia. Dengan menggunakan algoritma Decision Tree, kami dapat mengidentifikasi variabel-variabel kunci yang berperan dalam klasifikasi tingkat kemiskinan serta membangun model prediksi yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Decision Tree memiliki kinerja yang baik dalam mengklasifikasikan data kemiskinan dan memberikan wawasan mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi kemiskinan di Indonesia. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya penanggulangan kemiskinan melalui pendekatan berbasis data.

Penerapan Data Mining Untuk Prediksi Diagnosis Demam Berdarah Dengan Algoritma Decision Tree C4.5

Supandi, Zaehol Fatah
Abstract: Prediksi dengan model sistem pendukung keputusan merupakan cara yang tepat sasaran untuk digunakan dalam memecahkan masalah. Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit endemik di Indonesia yang memerlukan penanganan cepat… at untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Prediksi diagnosis DBD dengan menggunakan algoritma Decision Tree C4.5 memiliki tingkat akurasi 100% dan meyakinkan. Dataset yang digunakan mencakup data medis pasien, seperti gejala klinis yaitu demam, nyeri sendi, mual, hasil laboratorium berupa trombosit, hematokrit, uji NS1, serta riwayat komorbiditas dan durasi gejala. Proses pre-processing dilakukan untuk memastikan data siap digunakan, dengan menangani data yang hilang dan menyesuaikan format data agar konsisten. Model Decision Tree C4.5 dipilih karena kemampuannya mengolah data dengan berbagai format dan hasilnya dapat dengan mudah dipahami. Model C4.5 dievaluasi menggunakan metrik akurasi, presisi, sensitivitas, dan spesifisitas. Dengan performa yang baik, model ini memiliki potensi untuk digunakan dalam sistem pendukung keputusan medis. Implementasinya di lapangan dapat membantu tenaga medis dalam mempercepat diagnosis dan memberikan penanganan yang lebih tepat waktu, yang sangat penting dalam menangani pasien DBD.

Public Preferences In Choosing Fracture Treatment In Laucimba Village, Kabanjahe District

Juliani Simanjuntak, Fitri Handayani Siregar, Sri Muri Dasa Wardhani
Abstract: This study aims to determine the perceptions and reasons or factors underlying community preferences in choosing fracture treatment in Laucimba Village, Kabanjahe District. The study was conducted in Laucimba Village using… ng a qualitative descriptive method, with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study indicate that traditional medicine has a more dominant positive perception compared to modern medicine, traditional medicine is considered more affordable in terms of cost, comfort, and a relatively faster healing process. Meanwhile, modern medicine is perceived as a more certain and safe treatment because it is supported by medical examinations and professional health workers, but some people consider this treatment expensive and high risk because it requires surgery. Community preferences are generally influenced by factors such as cost, distance and accessibility, personal experience, and the influence of family and social environment. Community decision-making in choosing fracture treatment is a rational action that is adjusted to conditions, needs, and beliefs

Design And Implementation Of Music Information System Web Based

Silvia Ningsih
Abstract: Information is the result of data processing in a form that is more useful and more meaningful for the recipient that describes real events (facts) that are used for decision making. The music information system website… aims to provide various communication and information services about music. The information system used by the music community so far is considered slow and complicated. Both musicians and producers have difficulty communicating directly and the number of individuals who can communicate directly is relatively small. Therefore, the current system cannot meet the demands of the information needs, it needs to be developed so that it can display information and communication facilities about music directly and quickly. In designing the music information system website using Php & MySql Script. Where in the design of this information system itself uses a Database where the use of the Database itself is as a media that manages all data and a place to store the data itself later. The information system itself is designed so that musicians and producers can create their own profiles. This information system also provides communication services about music. The final result achieved from this music information system is as a communication service for the music community, Sharing Content, publication, and promotion from musicians to the public and producers.

Penentuan Kelayakan Penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Menggunakan Metode AHP

Dari, Wulan, Afrisawati, Afrisawati, Dristyan, Febri
Abstract: Abstract: Sipaku Area Village currently has a population of 1963 family cards with a density of 7423 people divided into 8 hamlets. Villages can still register people who do not have an Indonesia Smart Card with the concerned… erned office by recording the data on the people who have KPS, PKH or SKTM, to get the Indonesia Smart Card (KIP) program, because many people submit applications and there are many criteria that must be taken into account. faced by the Sipaku Area Village Head Office in determining the priority of potential KIP recipients is very difficult, not transparent and inefficient. Therefore, to overcome this problem, it is necessary to have a system for determining the priority of potential KIP recipients by adding some more basic criteria. In this study a decision support system was designed using the AHP (Analitycal Hierarchy Process) method. The results of calculations using the pairwise comparison matrix for the use of criteria show that the most important priority is shown in the status of an active applicant of 0.391, the second priority is the completeness of the files of 0.406, the third priority is the orphanage of 0.095, the fourth priority is parental income of 0.066, and the priority the fifth is a dependent of 0.041. Meanwhile, for alternative use, the data obtained is that the highest value weight determines the recipient of Smart Indonesia Card Assistance (KIP), namely Rizky Amelia Ritonga with a value of 0.171, the second alternative is Rangga Pranata with a value of 0.141 and the third alternative is Elva Radis with a value of 0.124. Keywords: Smart Indonesian Card Recipients (KIP), AHP Method, PHP and MySQL.   Abstrak: Desa Sipaku Area yang sekarang ini mempunyai jumlah penduduk 1963 kartu keluarga dengan kepadatan 7423 jiwa yang terbagi dalam 8 Dusun. Desa tetap bisa mendaftarkan masyarakat yang tidak memiliki Kartu Indonesia Pintar ke Dinas yang bersangkutan dengan mendata masyarakatnya yang memiliki KPS, PKH atau SKTM, untuk mendapat program Kartu Indonesia Pintar (KIP), karena banyaknya masyarakat mengajukan permohonan dan banyak kriteria yang harus diperhitungkan, sehingga Kendala yang dihadapi oleh pihak Kantor Kepala Desa Sipaku Area dalam menentukan prioritas calon penerima KIP sangat sulit, tidak transparan dan tidak efesien. Oleh Karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu adanya sistem dalam menentukan prioritas calon penerima KIP dengan menambahkan beberapa kriteria yang lebih mendasar. Pada penelitian ini dirancang sistem pendukung keputusan menggunakan metode AHP (Analitycal Hierarchy Process). Hasil perhitungan menggunakan matrik perbandingan berpasangan untuk penggunaan kriteria menunjukkan bahwa prioritas yang paling utama ditunjukkan pada status Pemohon aktif sebesar 0.391, prioritas kedua yaitu Kelengkanpan Berkas sebesar 0.406, prioritas ketiga yaitu kondisi yatim piatu sebesar 0.095, prioritas keempat yaitu penghasilan orangtua sebesar 0.066, dan prioritas kelima yaitu tanggungan sebesar 0.041 Sedangkan untuk penggunaan alternatif diperoleh data yaitu bobot nilai paling tinggi menentukan Penerima Bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yaitu Rizky Amelia Ritonga dengan nilai 0.171, alternatif kedua Rangga Pranata dengan nilai 0.141 dan alternatif ketiga Elva Radis dengan nilai 0.124.   Kata kunci : Penerima Bantuan PIP, Metode AHP, PHP dan MySQL.

Tindakan Aparat Polresta Dan Lembaga Perlindungan Hak Anak Dalam Penanganan Kasus Pelaku Tindak Pidana Dibawah Umur

Aloysia Putri Cinta Indrahayati, Rahmi Zubaedah
Abstract: Anak adalah generasi penerus masa depan bangsa dan Negara Indonesia, oleh karena itu anak memerlukan pembinaan dan bimbingan khusus, baik dari keluarga, masyarakat, maupun pemerintah agar dapat tumbuh kembang secara maksimal.… imal. Dalam hal ini pemerintah telah berupaya memberikan perlindungan hukum terhadap anak-anak Indonesia dengan meratifikasi Konvensi Hak Anak serta menerbitkan berbagai peraturan perundangan yang merumuskan perlindungan terhadap anak-anak yang berhadapan dengan hukum, yang salah satu implementasi adalah dengan lahirnya Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Salah satu kasus yang diangkat menjadi fenomena dalam dunia kriminalitas dan konteks perlindungan anak di Indonesia yang memerlukan solusi dalam penyelesaiannya adalah kasus genk motor khususnya yang terjadi di Kota. Kasus genk motor yang terjadi telah merugikan banyak pihak dan mengganggu keamanan dan ketertiban kota Pekanbaru karena para anggota genk motor ini melakukan tindak pidana yang mengancam keselamatan masyarakat. Namun adanya penyelesaian sudut pandang yang berbeda dari Pihak Kepolisian dengan Pihak Lembaga Perlindungan Anak dalam menangani keputusan dalam kasus tersebut   Children are the future generation of the Indonesian nation and state, therefore children need special guidance and guidance, both from family, society and the government so that they can grow and develop optimally.  In this case, the government has attempted to provide legal protection for Indonesian children by ratifying the Convention on the Rights of the Child and issuing various laws and regulations that formulate protection for children in conflict with the law, one of the implementations of which is the enactment of Law Number 23 of 2002 About Child Protection. One of the cases that has become a phenomenon in the world of crime and the context of child protection in Indonesia which requires a solution is the motorbike gang case, especially the motorbike gang case harmed many parties and disrupted the security and order because members of this motorbike gang committed criminal acts that threatened the safety of the people. However, there are different points of view from the Police and the Child Protection Agency in handling decisions in this case.

Analisis Faktor Penentu Harga Laptop Menggunakan Algoritma Decision Tree

Qayyis , Zainul Arifin Alwi Al, Fatah , Zaehol
Abstract: Beberapa dekade terakhir, laptop menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari belajar, mengajar, bekerja, hingga berbelanja. Hal ini mendorong permintaan laptop meningkat. untuk… k menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi harga laptop dengan menggunakan algoritma Decision Tree, memberikan informasi kepada calon pembeli dalam memilih laptop sesuai anggaran dan kriteria yang diinginkan, serta memberi wawasan kepada produsen terkait strategi penetapan harga. Metode yang digunakan adalah algoritma C4.5, salah satu metode Decision Tree yang memanfaatkan struktur pohon untuk klasifikasi, serta untuk data berukuran besar dengan banyak variabel, serta mampu menganalisis berbagai jenis data,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pohon keputusan yang dihasilkan memiliki beberapa tingkat kedalaman, dengan variabel yang memengaruhi harga laptop seperti prosesor, tipe penyimpanan, dan RAM, di mana prosesor menjadi faktor yang paling berpengaruh Dengan gain sebesar 0,4983. Model ini mencapai akurasi sebesar 87.63%, Dengan mempertimbang segmen pasar, pengguna dan kualitas produk.  

Penerapan Metode C.45 Dalam Penentuan Kelancaran Kredit Nasabah

Rati E.P. Lubis, Raja Tama Andri Agus, Mardalius Mardalius
Abstract: Koperasi Simpan Pinjam Serdang Indah Mandiri Kisaran adalah salah satu koperasi unit simpan pinjam di wilayah Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara. Permasalahan yang sering terjadi pada Koperasi… si Simpan Pinjam Serdang Indah Mandiri Kisaran adalah kredit macet. Kredit Macet mengakibatkan kerugian bagi perusahaan dan pemotongan gaji karyawan. Keputusan pemberian kredit pada pelanggan yang tidak tepat dapat berpotensi meningkatkan tingkat kredit macet. Prediksi kredit macet kepada calon nasabah dapat menurunkan resiko kerugian koperasi karena kredit macet. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan uji coba prediksi potensi nasabah kredit macet berdasarkan riwayat data kredit sebelumnya. Salah satu metode prediksi yang dapat digunakan untuk Data Mining adalah dengan decision tree menggunakan algoritma C4.5. Menerapkan algoritma C4.5 dapat membantu pihak koperasi dalam pengambilan keputusan pemberian kredit karena mampu memprediksi nasabah lancar dan macet.  

A Theme–Rheme Analysis of International News Reports on Russia’s LGBT Policy

M. Asril Marpaung
Abstract: This study examines how thematic organization contributes to the construction of state power and social positioning in international news discourse. Drawing on Halliday’s Systemic Functional Linguistics, with a specific… c focus on Theme–Rheme structure, the study analyses a BBC news report published in November 2023 on the Russian Supreme Court’s decision to designate the so-called “international LGBT movement” as an extremist organization. Using a qualitative textual approach, the text is segmented into clauses and analyzed to identify patterns of thematic choice and progression. The findings reveal a consistent foregrounding of institutional actors, such as state authorities and legal bodies, in Theme position when reporting legal actions and policy decisions, while members of the LGBT community and civil society figures are predominantly thematized in clauses expressing reactions, personal experiences, and anticipated consequences. This asymmetric thematic distribution constructs a discourse in which state authority is positioned as the primary agent of action, whereas affected social groups are framed as respondents to institutional power. The study demonstrates that ideological meanings in news discourse may be realized implicitly through grammatical organization rather than explicit evaluative language, and it highlights the value of Theme–Rheme analysis for examining power relations in contemporary international news reporting.

Frugal Living Lifestyle Of Millennial Family Couples In Aceh Tamiang

Anggi Maulida, Muhammad Iqbal
Abstract: This study aims to review the Frugal Living Lifestyle of Millennial Couples in Aceh Tamiang. It can be concluded that making collective spending decisions is crucial for family financial stability and achieving long-term… goals. By involving all family members in planning, budget allocation, and regular evaluation, each expenditure can be more focused, priorities become clear, and financial responsibility becomes more evenly distributed. In addition to financial benefits, this habit also instills the values of cooperation, communication, and discipline in all family members, including children, thus establishing a healthy financial culture and strengthening family relationships.