Search Articles & Publications

Showing 1172 articles found for "Rain"

TRANSFER PENGETAHUAN PEMBUATAN PEMPEK PALEMBANG SEBAGAI STRATEGI UMKM KULINER KAMPUNG SAUJANA BARU, JOHOR BAHRU

Nanda Prima Maulidya
Abstract: This study aims to analyze the transfer of knowledge on making palembang pempek as an initial strategy for strengthening community-based culinary MSMEs in Kampung Saujana Baru, Johor Bahru. The study was conducted using… a Participatory Action Research approach involving 20 participants consisting of community leaders and housewives interested in home-based businesses. Data were collected through observation, semi-structured interviews, documentation, and participatory evaluation during the stages of preliminary observation, program socialization, production training, hands-on practice, and reflective evaluation. The results showed that the program was well implemented and received positive responses from participants, who were actively involved throughout the entire process. The activity contributed to improving participants’ understanding of ingredient selection, basic production stages, processing hygiene, and product diversification opportunities to support household economic activities. In addition, palembang pempek has the potential to be adapted as an alternative culinary product in the local setting because the raw materials are relatively accessible, the production process can be carried out on a small scale, and the taste can be adjusted to local community preferences. Therefore, the transfer of knowledge in making Palembang pempek can be positioned as a strategic initial step in strengthening home-based culinary MSMEs.

PENERAPAN METODE DEEP LEARNING UNTUK OTOMATISASI PENILAIAN ESAI BERBAHASA INDONESIA

Azmi, Sri Rezki Maulina, Dewi Anggeraini
Abstract: Indonesian language instruction within tertiary educational institutions in Indonesia encounters a significant hurdle due to students' inadequate literacy capabilities. A potential method to address this issue is the integration… egration of deep learning techniques to enhance language proficiency. This research This research is designed to investigate the implementation of deep learning in the acquisition of the Indonesian language, emphasizing aspects such as historical analysis of the language, spelling verification (EYD), selection of words (diction), arrangement of paragraphs, and scientific writing conventions. The approach employed is a Systematic Literature Review (SLR), aiming to pinpoint and compile existing research pertinent to the use of deep learning in educational settings. Findings indicate that utilizing deep learning can serve as an effective strategy for boosting students' comprehension of the rules governing the Indonesian language through automated feedback that aids in refining spelling, sentence construction, and vocabulary selection. This methodology not only expedites the educational process but also elevates the quality of writing while facilitating the enhancement of students' skills in scientific writing. Deep learning offers a more engaging and relevant framework for studying the Indonesian language at the university level.

MANAJEMEN ZAKAT DI YORDANIA: SISTEM, KELEMBAGAAN, DAN DAMPAK SOSIAL EKONOMI

Riski Sahyuri, Batubara , Maryam
Abstract: Abstract: This study aims to comprehensively analyze zakat management in Jordan by highlighting the institutional system, management mechanisms, and its impact on socio-economic conditions. The research adopts a qualitative… ive approach using a literature review method based on secondary sources such as scientific journals, official reports, and academic literature. The findings indicate that zakat management in Jordan is semi-formal, as it operates within a government regulatory framework but is not fully mandatory, making its implementation largely dependent on individual awareness. Institutionally, zakat is managed by a national body in collaboration with local committees, creating synergy between the government and the community in the collection and distribution processes. In practice, zakat is not only distributed in a consumptive form to meet basic needs but is also developed through productive programs such as microfinance and skills training to enhance the economic independence of beneficiaries. This management has contributed to poverty reduction and improved social welfare, although it is not yet optimal. This is due to the underutilized potential of zakat collection and the distribution still being dominated by consumptive assistance. Therefore, stronger regulations, improved transparency, and innovative empowerment-based programs are needed to optimize the role of zakat as a social welfare instrument in Jordan.   Keywords: Zakat Management, Jordan, Institutional System, Social Impact, Poverty Reduction   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif manajemen zakat di Yordania dengan menyoroti sistem kelembagaan, mekanisme pengelolaan, serta dampaknya terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui berbagai sumber sekunder seperti jurnal ilmiah, laporan resmi, dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat di Yordania bersifat semi formal karena berada dalam kerangka regulasi pemerintah namun tidak sepenuhnya bersifat wajib, sehingga pelaksanaannya masih bergantung pada kesadaran individu. Secara kelembagaan, zakat dikelola oleh lembaga nasional yang bekerja sama dengan komite lokal, menciptakan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam penghimpunan dan pendistribusian. Dalam implementasinya, zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk konsumtif untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga dikembangkan melalui program produktif seperti pembiayaan usaha mikro dan pelatihan keterampilan guna meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik. Pengelolaan zakat ini terbukti berkontribusi terhadap penurunan tingkat kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, meskipun belum optimal. Hal ini disebabkan oleh potensi penghimpunan zakat yang belum dimaksimalkan serta distribusi yang masih didominasi bantuan konsumtif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan transparansi, serta inovasi program berbasis pemberdayaan ekonomi agar zakat dapat berfungsi lebih optimal sebagai instrumen kesejahteraan sosial di Yordania.   Kata Kunci: Manajemen Zakat, Yordania, Sistem Kelembagaan, Dampak Ssosial, Pengetasan Kemiskinan

PENGARUH PERKEMBANGAN EKONOMI DIGITAL TERHADAP DAYA SAING UMKM DI INDONESIA

Nasution, Hasan Rahman, Batubara , Maryam
Abstract: Abstract: This study aims to analyze the impact of digital economic development on the competitiveness of micro, small, and medium enterprises in Indonesia. The focus of the study includes identifying supporting and inhibiting… biting factors in digital economic development that affect the competitiveness of micro, small, and medium enterprises, as well as providing practical policy recommendations for the government and related parties. The research method used is a literature review, which synthesizes findings from scientific journals, government reports, and related research to provide an in-depth overview of this topic, as well as to explore research gaps related to the specific influence of the digital economy on the competitiveness of micro, small, and medium enterprises in Indonesia. The results of the study show that the digital economy provides great opportunities for micro, small, and medium enterprises, such as wider market access, increased operational efficiency, and export capabilities, but faces major challenges such as the digital divide, high technology costs, and a lack of digital literacy. The main supporting factors include the Proudly Made in Indonesia National Movement program, while inhibiting factors such as difficulties in accessing technology and capital remain major obstacles. The study concludes that although the digital economy has great potential, the challenges faced by micro, small, and medium enterprises require the active role of the government in optimizing digitization policies and reducing the digital divide. Practical policy recommendations include digital training, technology incentives, and increased access to capital to support micro, small, and medium enterprises in adapting to the digital economy.   Keywords: Digital Economy, MSME Competitiveness, Digital Transformation, Indonesia, Policy Recommendations   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan sistem zakat di Qatar dan Indonesia dari aspek regulasi, kelembagaan, mekanisme pengelolaan, dan efektivitas distribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat. Qatar sebagai negara berpendapatan tinggi dengan sistem zakat yang terintegrasi dalam kebijakan sosial negara, menunjukkan model filantropi Islam yang didukung penuh oleh pemerintah dan lembaga resmi seperti Ministry of Awqaf and Islamic Affairs serta Qatar Charity. Sementara itu, Indonesia menerapkan sistem zakat dengan dualisme kelembagaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang berperan penting dalam memberdayakan masyarakat miskin. Metode penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan komparatif, menggunakan sumber data sekunder dari laporan resmi lembaga zakat, jurnal akademik, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem zakat di Qatar lebih terpusat dan terintegrasi dengan kebijakan negara, sementara di Indonesia lebih partisipatif dan berbasis masyarakat. Namun, tingkat efektivitas penyaluran zakat di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam aspek transparansi, digitalisasi, dan pemerataan distribusi. Kajian ini merekomendasikan sinergi antara model Qatar yang terpusat dan model Indonesia yang berbasis partisipatif untuk menciptakan sistem zakat yang lebih adaptif dan inklusif di era ekonomi modern.   Kata Kunci: Ekonomi Digital, Daya Saing UMKM, Transformasi Digital Ekonomi, Indonesia, Rekomendasi Kebijakan

ANALISIS PERBANDINGAN SISTEM ZAKAT DI QATAR DAN INDONESIA: PERSPEKTIF REGULASI, PENGELOLAAN, DAN DISTRIBUSI

Nasution, Dita Aidila Syaharani, Batubara , Maryam
Abstract: Abstract: This study aims to analyze the impact of digital economic development on the competitiveness of micro, small, and medium enterprises in Indonesia. The focus of the study includes identifying supporting and inhibiting… biting factors in digital economic development that affect the competitiveness of micro, small, and medium enterprises, as well as providing practical policy recommendations for the government and related parties. The research method used is a literature review, which synthesizes findings from scientific journals, government reports, and related research to provide an in-depth overview of this topic, as well as to explore research gaps related to the specific influence of the digital economy on the competitiveness of micro, small, and medium enterprises in Indonesia. The results of the study show that the digital economy provides great opportunities for micro, small, and medium enterprises, such as wider market access, increased operational efficiency, and export capabilities, but faces major challenges such as the digital divide, high technology costs, and a lack of digital literacy. The main supporting factors include the Proudly Made in Indonesia National Movement program, while inhibiting factors such as difficulties in accessing technology and capital remain major obstacles. The study concludes that although the digital economy has great potential, the challenges faced by micro, small, and medium enterprises require the active role of the government in optimizing digitization policies and reducing the digital divide. Practical policy recommendations include digital training, technology incentives, and increased access to capital to support micro, small, and medium enterprises in adapting to the digital economy.   Keywords: Zakat Management, Institutional Framework, Distribution Effectiveness, Islamic Philanthropy, Public Policy   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan sistem zakat di Qatar dan Indonesia dari aspek regulasi, kelembagaan, mekanisme pengelolaan, dan efektivitas distribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat. Qatar sebagai negara berpendapatan tinggi dengan sistem zakat yang terintegrasi dalam kebijakan sosial negara, menunjukkan model filantropi Islam yang didukung penuh oleh pemerintah dan lembaga resmi seperti Ministry of Awqaf and Islamic Affairs serta Qatar Charity. Sementara itu, Indonesia menerapkan sistem zakat dengan dualisme kelembagaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang berperan penting dalam memberdayakan masyarakat miskin. Metode penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan komparatif, menggunakan sumber data sekunder dari laporan resmi lembaga zakat, jurnal akademik, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem zakat di Qatar lebih terpusat dan terintegrasi dengan kebijakan negara, sementara di Indonesia lebih partisipatif dan berbasis masyarakat. Namun, tingkat efektivitas penyaluran zakat di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam aspek transparansi, digitalisasi, dan pemerataan distribusi. Kajian ini merekomendasikan sinergi antara model Qatar yang terpusat dan model Indonesia   Kata Kunci: Manajemen  Zakat,   Kerangka  Kelembagaan,   Efektivitas   Distribusi, Filantropi Islam, Kebijakan Publik

PEMANFAATAN APLIKASI SISTEM NASKAH DINAS ELEKTRONIK (SINDE) DI LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI WILAYAH XVI

Hamzah, Endang, Ellys Rahman, Yahya Antu
Abstract: Abstract: This type of research is a Descriptive Research Type, with a qualitative approach. The purpose of this research is to obtain a clear picture of the use of the Electronic Service Script System (SINDE) application… n in the Region XVI Higher Education Service Institution by using a focus such as Understanding, Infrastructure and Leadership Support. Based on the results of the research reviewed from the understanding, in this case the level of understanding of some employees is still diverse in understanding the use of the Electronic Service Manuscript System (SINDE) application at the Region XVI Higher Education Service Institution. Some employees do not understand and still need help from colleagues who know better, even some of them learn on their own without the help of others. This condition shows that official training support from agencies is still lacking. As a result, the user's understanding depends on their individual personal initiative, which will obviously affect the level of effectiveness and consistency in the use of the application in the work environment. In terms of infrastructure, there are still several technical obstacles, such as errors during login, dependence on internet connections, and server interruptions. This indicates that the system is not yet fully stable, so it needs to be improved in terms of its stability and reliability. Then in terms of leadership support for the use of the Electronic Service Manuscript System application, it is very positive and strategic in encouraging digital transformation in the field of newspaper administration. However, in practice, there is still a parallel use between digital systems and manual processes, which indicates that support from leaders needs to be accompanied by strengthening a digital work culture and continuous training for employees. Through this research, it is hoped that effective solutions can be found to increase the use of the Electronic Service Script System Application (SINDE) at the Region XVI Higher Education Service Institution, as well as providing recommendations for the development of a better management information system in the future. Keywords: Utilization, Electronic Service Manuscript System, LLDIKTI.   Abstrak: Jenis penelitian ini adalah Penelitian Deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang penggunaan aplikasi Sistem Layanan Elektronik (SINDE) di Institusi Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XVI dengan menggunakan fokus seperti Pemahaman, Infrastruktur, dan Dukungan Kepemimpinan. Berdasarkan hasil penelitian yang ditinjau dari pemahaman, dalam hal ini tingkat pemahaman sebagian karyawan masih beragam dalam memahami penggunaan aplikasi Sistem Manuskrip Layanan Elektronik (SINDE) di Lembaga Pelayanan Pendidikan Tinggi Wilayah XVI. Sebagian karyawan belum memahami dan masih membutuhkan bantuan dari rekan yang lebih berpengalaman, bahkan sebagian belajar sendiri tanpa bantuan orang lain. Kondisi ini menunjukkan bahwa dukungan pelatihan resmi dari instansi masih kurang. Akibatnya, pemahaman pengguna bergantung pada inisiatif pribadi masing-masing, yang tentunya akan memengaruhi tingkat efektivitas dan konsistensi penggunaan aplikasi di lingkungan kerja. Dari segi infrastruktur, masih terdapat beberapa kendala teknis, seperti kesalahan saat login, ketergantungan pada koneksi internet, dan gangguan server. Hal ini menunjukkan bahwa sistem belum sepenuhnya stabil, sehingga perlu ditingkatkan dari segi stabilitas dan keandalannya. Kemudian dari segi dukungan kepemimpinan untuk penggunaan aplikasi Sistem Manuskrip Layanan Elektronik, sangat positif dan strategis dalam mendorong transformasi digital di bidang administrasi surat kabar. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat penggunaan paralel antara sistem digital dan proses manual, yang menunjukkan bahwa dukungan dari para pemimpin perlu disertai dengan penguatan budaya kerja digital dan pelatihan berkelanjutan bagi karyawan.  Melalui penelitian ini, diharapkan dapat ditemukan solusi efektif untuk meningkatkan penggunaan Aplikasi Sistem Skrip Layanan Elektronik (SINDE) di Lembaga Pelayanan Perguruan Tinggi Wilayah XVI, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan sistem informasi manajemen yang lebih baik. di masa depan. Kata kunci: Pemanfaatan, Sistem Manuskrip Layanan Elektronik, LLDIKTI.

PEMANFAATAN DAUN KELOR : ALTERNATIF SNACK SEHAT UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA DI DESA TANJUNG BARU, KEC. BUKIT KEMUNING, KAB. LAMPUNG UTARA

Sukawati, Sukawati, Harmono, Mukarommah, Nailul, Eneng Ulfa Debi Yani
Abstract: Abstract: Anemia remains a common health problem among adolescents, especially female adolescents. This condition is mainly caused by iron deficiency, which can lead to decreased concentration, fatigue, and reduced productivity.… ctivity. Moringa leaves (Moringa oleifera) are known as local plants rich in iron, vitamins, and minerals that are beneficial for health. This study aims to analyze the utilization of moringa leaves as a healthy snack alternative for anemia prevention among adolescents in Tanjung Baru Village, Bukit Kemuning District, North Lampung Regency. This study used a descriptive qualitative method through educational activities, training on making moringa-based snacks, observation, and interviews. The results showed an increase in adolescents' knowledge about anemia and a high interest in consuming moringa-based snacks. The utilization of moringa leaves as healthy snacks is considered effective as a practical, innovative, and sustainable strategy for anemia prevention. Keywords: moringa leaves, healthy snacks, anemia, adolescents Abstrak: Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan yang banyak dialami oleh remaja, terutama remaja putri. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi yang berdampak pada menurunnya konsentrasi, mudah lelah, dan penurunan produktivitas. Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai tanaman lokal yang kaya akan zat besi, vitamin, dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan daun kelor sebagai alternatif snack sehat dalam upaya pencegahan anemia pada remaja di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui kegiatan edukasi, pelatihan pembuatan snack berbahan dasar daun kelor, observasi, dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja mengenai anemia serta tingginya minat terhadap konsumsi snack berbahan dasar daun kelor. Pemanfaatan daun kelor sebagai snack sehat dinilai efektif sebagai upaya pencegahan anemia yang praktis, inovatif, dan berkelanjutan. Kata kunci: daun kelor, snack sehat, anemia, remaja

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN DESA WISATA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN EKONOMI LOKAL DI KAMPUNG SAPORKREN

Husnawati, Husnawati, Isdarmanto, Isdarmanto, Sarbini, Sarbini
Abstract: Abstract: The development of tourism villages is widely recognized as an effective strategy for promoting community empowerment and strengthening local economic resilience, particularly in areas endowed with rich natural… and cultural resources. Saporkren Village, located in the Raja Ampat region, possesses significant potential for nature-based tourism and local wisdom; however, this potential has not been fully optimized to improve community welfare. This study aims to analyze the role of community empowerment through tourism village development as an effort to strengthen the local economy in Saporkren Village. This study employs a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis. Research informants included village officials, tourism village managers, local business actors, and community members directly involved in tourism activities. Data analysis was conducted using thematic analysis, encompassing data reduction, data presentation, and conclusion drawing.The findings indicate that tourism village development in Saporkren Village has contributed positively to community empowerment, as evidenced by increased community participation in tourism management, the growth of local micro-enterprises, and improved human resource capacity through training and mentoring programs. The economic impacts include increased household income, the creation of new employment opportunities, and the development of local creative economic activities. Nevertheless, several challenges remain, including limited supporting infrastructure, restricted market access, and issues related to the sustainability of empowerment programs. This study concludes that community empowerment through tourism village development plays a strategic role in strengthening the local economy. Therefore, collaborative efforts among local governments, communities, and relevant stakeholders are essential to ensure the sustainable development of community-based tourism in Saporkren Village. Keyword: community empowerment, tourism village, local economy, community-based tourism, Saporkren Village Abstrak: Pengembangan desa wisata merupakan salah satu strategi yang dinilai efektif dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal, khususnya di wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam dan budaya yang unggul. Kampung Saporkren, yang terletak di kawasan Raja Ampat, memiliki potensi wisata berbasis alam dan kearifan lokal yang besar, namun belum sepenuhnya dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata sebagai upaya penguatan ekonomi lokal di Kampung Saporkren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi aparat kampung, pengelola desa wisata, pelaku usaha lokal, dan masyarakat yang terlibat langsung dalam aktivitas pariwisata. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata di Kampung Saporkren berkontribusi positif terhadap pemberdayaan masyarakat, yang ditunjukkan melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata, pengembangan usaha mikro berbasis lokal, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan. Dampak ekonomi yang dirasakan meliputi peningkatan pendapatan masyarakat, terciptanya lapangan kerja baru, dan tumbuhnya aktivitas ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur pendukung, akses pemasaran, dan keberlanjutan program pemberdayaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi lokal. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan keberlanjutan pengembangan desa wisata berbasis masyarakat di Kampung Saporkren. Kata kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Desa Wisata, Ekonomi Lokal, Pariwisata Berbasis Masyarakat, Kampung Saporkren

MODEL PERAMALAN TIME SERIES PREDIKSI MINAT MAHASISWA MENGGUNAKAN DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING

Manalu, Samuel Carlos A., Aisyah, Siti, Malau, Livia Grace, Manurung, Clara Sinta Uly, Situngkir, Steven Hikari Hoshi, Naibaho, Frainskoy Rio, Agus, Raja Tama Andri, Amalia, Amalia, Radhi, Muhammad
Abstract: Abstract : Changes in prospective students interest in majors university occur dynamically over time, requiring a forecasting method capable of accurately predicting interest trends. This study aims to apply the Double Exponential… xponential Smoothing (DES) method to predict the number of prospective students. The research employs a quantitative descriptive-analytical approach using secondary data on student interest from 2023 to 2025. The forecasting process is conducted using smoothing parameters for level (α) and trend (β), both set at 0.9. Furthermore, the accuracy of the forecasting model is evaluated using Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), and Mean Absolute Percentage Error (MAPE). The results indicate that the Double Exponential Smoothing method is effective in capturing the downward trend in student interest. The forecasted number of prospective students for 2026 is estimated at 462 students. Accuracy evaluation yields a MAD value of 98, an MSE of 19,208, and a MAPE of 18.63%, indicating that the forecasting error remains within an acceptable range. Therefore, the results of this study can be used as a supporting basis for strategic decision-making in planning new student admissions, strengthening promotional strategies, and managing academic resources. Keywords: forecasting time series, Double Exponential Smoothing, prediction, Student. Abstrak: Perubahan minat calon mahasiswa terhadap jurusan di perguruan tinggi terjadi secara dinamis dari waktu ke waktu, sehingga diperlukan metode peramalan yang mampu memprediksi tren peminatan secara akurat. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Double Exponential Smoothing (DES) dalam memprediksi jumlah minat mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif analitis dengan memanfaatkan data sekunder berupa jumlah minat mahasiswa pada tahun 2023–2025. Proses peramalan dilakukan dengan menggunakan parameter pemulusan level (α) dan tren (β) sebesar 0,9. Selanjutnya, tingkat akurasi model dievaluasi menggunakan ukuran kesalahan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Double Exponential Smoothing dapat menangkap pola tren penurunan jumlah minat mahasiswa secara efektif. Nilai peramalan jumlah peminat pada tahun 2026 diperkirakan sebesar 462 orang. Evaluasi akurasi menghasilkan nilai MAD sebesar 98, MSE sebesar 19.208, dan MAPE sebesar 18,63%, yang menunjukkan bahwa tingkat kesalahan peramalan masih berada dalam batas yang dapat diterima. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu dasar pendukung dalam pengambilan keputusan strategis terkait perencanaan penerimaan mahasiswa baru, penguatan promosi, serta pengelolaan sumber daya akademik. Kata Kunci: forecasting time series, Double Exponential Smoothing, prediksi,Mahasiswa

IMPLEMENTASI KEHARUSAN DUKUNGAN KELUARGA PADA PROGRAM IMUNISASI DASAR TERHADAP BAYI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN DI KABUPATEN KAMPAR

Anggarini, Rita, Triana, Yeni, Haq, Miftahul
Abstract: Abstract: This study aims to analyze the implementation of mandatory family support in the basic immunization program for infants based on Law Number 17 of 2023 concerning Health in Kampar Regency, as well as to identify… obstacles and proposed solutions. The background of this research is the non-significant coverage of Complete Basic Immunization (IDL) in Kampar Regency, which poses risks to infant health, where family support is a key determinant in immunization schedule compliance. The research method employed is sociological (empirical) legal research using a statute approach and a case approach. Primary data were obtained through interviews with informants from the Kampar Regency Health Office, Community Health Centers (Kuok, Bangkinang, Salo), and families who do not support the immunization program. The results indicate that the implementation of Law Number 17 of 2023 in Kampar Regency faces obstacles such as low family understanding of legal and health responsibilities, as well as constraints from working parents who delegate childcare to others who pay less attention to immunization schedules. The efforts undertaken include enhancing education by health workers to increase family awareness, ensuring legal and health protection for infants in accordance with the legislative mandate Keyword: Family Support, Basic Immunization, Law Number 17 of 2023, Infant Health, KamparRegency. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi keharusan dukungan keluarga pada program imunisasi dasar terhadap bayi berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan di Kabupaten Kampar, serta mengidentifikasi hambatan dan upaya pemecahannya. Latar belakang penelitian ini adalah belum signifikan cakupannya angka Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Kabupaten Kampar yang berisiko pada kesehatan bayi, di mana dukungan keluarga merupakan faktor determinan utama dalam kepatuhan jadwal imunisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum sosiologis (empiris) dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan informan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Puskesmas (Kuok, Bangkinang, Salo), serta keluarga yang tidak mendukung program imunisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi UU Nomor 17 Tahun 2023 di Kabupaten Kampar menghadapi hambatan berupa rendahnya pemahaman keluarga mengenai tanggung jawab hukum dan kesehatan, serta kendala orang tua yang bekerja sehingga pengasuhan diserahkan kepada pihak lain yang kurang memperhatikan jadwal imunisasi. Upaya yang dilakukan mencakup peningkatan edukasi oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran keluarga agar tercipta perlindungan hukum dan kesehatan bagi bayi sesuai mandat undang-undang. Kata kunci: Dukungan Keluarga, Imunisasi Dasar, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023, Kesehatan Bayi, Kabupaten Kampar