Search Articles & Publications

Showing 1777 articles found for "Hingga"

SEJARAH DESA KARONDANG

Rony Ranggas Saputra, Asmira, Elpy, Jumaria, Yusmida Pagalla, Safira, Adelia Anggun, Nilka Fitri, Herni, Abd Arya, Hidayaturrohim
Abstract: Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa(i) kepada masyarakat yang bertujuan untuk menerapkan apa yang sudah dipelajari selama kurang lebih 3 tahun dalam bangku perkuliahan. Artikel ini disusun… isusun pada masa pelaksanaan KKN Reguler oleh Universitas Islam Negeri Palopo di Desa Karondang, sebuah desa yang memiliki kekayaan sejarah dan budaya lokal yang belum banyak terdokumentasikan. Melalui pendekatan partisipatif dan observasi lapangan, kegiatan KKN ini berfokus pada penggalian sejarah desa, termasuk asalusul nama Karondang, perkembangan sosial masyarakat, serta warisan budaya yang masih dilestarikan hingga kini. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sejarah Desa Karondang memiliki nilai edukatif dan potensi wisata budaya yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi awal bagi penelitian sejarah lokal serta mendorong pelestarian identitas budaya desa.  

PENGEMBANGAN MEDIA PLANG EDUKASI: ANALISIS JANGKA WAKTU PENGURAIAN SAMPAH DAN KONTRIBUSI KKN TERHADAP KEBERLANJUTAN DI NAGARI SIMALANGGANG

Indra Yeni, Bintang Muhammad Zaqi, Suci Ramadhani, Hadayah Dzakira Afna, Luthfiyah W. R, Ratu Annisa Humaira Nirwan
Abstract: Sampah, terutama plastik, menjadi masalah serius di Desa Simalanggang. Banyak warga yang belum mengetahui bahwa sampah plastik membutuhkan waktu yang sangat lama, hingga ratusan tahun, untuk terurai. Oleh karena itu, tim… pengabdi melakukan program pemasangan papan edukasi “Waktu Sampah Terurai” di lokasi strategis dekat kantor wali nagari. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang mudah dipahami dan menyadarkan masyarakat tentang dampak jangka panjang dari sampah mereka. Papan ini menampilkan waktu penguraian berbagai jenis sampah seperti plastik dan buah. Hasilnya, warga menjadi lebih tahu dan tersadar, yang merupakan langkah awal untuk mengubah kebiasaan membuang sampah. Kesimpulannya, papan ini terbukti efektif sebagai media penyadar yang sederhana. Untuk hasil yang maksimal, kegiatan ini perlu dilanjutkan dengan program nyata seperti pemilahan sampah dan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai oleh seluruh masyarakat.an.

PELATIHAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS SEHARI-HARI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MELALUI INFORMATION GAP ACTIVITIES

Jamiluddin, Sriati Usman, Fadhila Zamzam, Zarkiani Hasyim, Muh. Akbar Eisemring
Abstract: Pelaksanaan pengabdian ini didasari pada beberapa hasil penelitian sebelumnya yang mengungkapkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris terhadap peserta didik kurang menggembirakan karena para peserta didik menganggap bahwa pelajaran… elajaran bahasa Inggris itu sulit dipahami dan dimengerti. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Tambunsaribu, G. et.al (2021) mengungkapkan bahwa faktor penyebab masalah internal peserta didik itu sendiri dimana 77 % respondent yang mengatakan bahasa Inggris itu dianggap membingungkan dan sulit dipelajari.  Dua puluh dua percent (22 %) respondent mengatakan materi berbicara (speaking) sulit dipelajari. Selain dari pada temuan penelitian di atas, hasil pengamatan pengabdi sendiri pada beberapa mahasiswa pada program studi di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, menemukan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan mempelajari dan memahami bahasa Inggris, mungkin disebabkan oleh  belum berkesesuaian strategi atau teknik pembelajaran bahasa Inggris yang mendorong mahasiswa untuk mengetahuinya dan merasa senang belajar. Oleh karena itu, melalui kesempatan ini, pengabdi melakukan pengabdian dalam bentuk pelatihan yaitu menawarkan suatu pendekatan atau teknik yang dapat membantu peserta didik atau mahasiswa mengurangi kebingungan dan kesulitan yang dirasakan selama ini. Pengabdi menawarkan pelatihan dengan menggunakan salah satu pembelajaran kooperatif dalam kelompok kecil, yaitu berpasang-pasangan dalam mengemukakan ide, pikiran masing-masing sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh pasangannya. Hasil penelitian Susanti dan Linaris (2021) mengungkap bahwa siswa yang menggunakan metode diskusi kelompok kecil memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkontribusi dalam diskusi kelas. Selanjutnya hasil penelitian mereka, juga mengungkap bahwa salah satu strategi atau teknik yang dapat membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi adalah melalui diskusi kelompok kecil. Temuan-temuan penelitian dan hasil pengamatan tersebut, membuat para pengabdi akan memperaktikkan salah satu strategi atau teknik diskusi kelompok kecil, yaitu terdiri dari 2 (dua) orang saling bercakap-cakap (berbicara) sesuai dengan tema bahasa Inggris yang diberikan. Teknik pembelajaran dalam pelatihan ini adalah ‘Information Gap Activities (IGA)’ dimana masing-masing mahasiswa mempunyai peran. Oleh karena itu, tahapan pelaksanaan dalam pelatihan ini dimulai dari pengumpulan bahan pelatihan berupa topik-topik percakapan bahasa Inggris yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, kemudian mahasiswa berlatih dengan memberikan kesempatan yang sama kepada masing-masing pasangan untuk memperaktikkannya sesuai peran masing-masing, dan pada akhir pelatihan, instruktur (pengabdi) memberikan penguatan tentang kegiatan yang telah dilakukan untuk menambah wawasan tentang apa yang telah diperaktikkan. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa ingin tahu mahasiswa, menambah pengetahuan bahasa Inggris, sehingga dengan sadar mempraktikkan sendiri bersama temannya melalui percakapan bahasa Inggris yang sehari-hari mahasiswa gunakan dan alami.

KERUKUNAN SOSIAL DAN HARMONI MULTI ETNIS DI DESA SIKALANG: MEMUPUK PERSATUAN MELALUI BAHASA TANSI DAN BUDAYA GOTONG ROYONG

Linda Marni, Hani Febrianti, Mardatillah Maulina, Rika Yani, Dwi Olivia Saphira, Angie Syah Putri
Abstract: Artikel ini membahas pentingnya kerukunan sosial dan keragaman etnis di Desa Sikalang, Indonesia, dengan menyoroti bagaimana pendekatan kultural lokal dapat memupuk persatuan di tengah keragaman. Dalam konteks globalisasi… i yang semakin pesat, Indonesia menghadapi tantangan dalam menjaga persatuan di antara kelompok etnis yang beragam. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis peran bahasa Tansidan budaya gotong royong dalam mempromosikan kohesi sosial. Temuan menunjukkan bahwa bahasa Tansiberfungsi sebagai alat komunikasi yang menyatukan dan memperkuat identitas kolektif serta ikatan emosional antarwarga. Selain itu, budaya gotong royong memfasilitasi integrasi sosial yang inklusif dengan melibatkan semua kelompok etnis dalam kegiatan kolektif, sehingga meningkatkan rasa saling percaya dan menghargai. Keberhasilan Desa Sikalang dalam mencapai kerukunan sosial menjadi model bagi daerah lain yang menghadapi tantangan serupa, menekankan pentingnya kearifan lokal dan pendekatan partisipatif dalam mengelola keragaman.

PENGEMBANGAN GEDUNG BALAI RW SEBAGAI PUSAT KEGIATAN KOMUNITAS

Waliyudin Al Ma’rij, Ahmad Khoiri, Kurniawati Mutmainah, Nurma Khusna Khanifa
Abstract: Pengembangan fasilitas umum dapat menjadi bagian penting dari kegiatan pengabdian masyarakat, khususnya untuk mendukung kebutuhan sosial warga. Gedung balai RW di Desa Mergosari, merupakan sarana sosial yang berpotensi untuk… ntuk dikembangkan menjadi pusat kegiatan komunitas. Kegiatan pengabdian dilakukan oleh dosen dan mahasiswa melalui tahapan koordinasi dengan perangkat desa, survey lapangan, pengukuran kondisi eksisting, serta perancangan desain arsitektur menggunakan perangkat lunak. Hasil rancangan meliputi denah, tampak depan, samping, belakang, serta visualisasi tiga dimensi. Desain yang disusun menunjukkan fungsi balai RW sebagai ruang pertemuan representatif sekaligus pusat aktivitas sosial, edukasi, budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Rancangan ini telah diterima dengan baik oleh perangkat desa dan perwakilan warga, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan balai RW yang lebih fungsional, produktif, dan berkelanjutan.

“ANAKHONHI DO HAMORAON DI AHU”: Suatu kajian tradisi budaya dan Kekristenan menurut Amsal 1:8 diperhadapkan dengan filosofi Batak Toba.

Pahala Jannen Simanjuntak, Magelhaens Sianipar
Abstract: Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam kehidupan orang Batak pada umumnya, anak-anak adalah kekayaan (Hamoraon) bagi keluarga, termasuk masyarakat, gereja, bangsa, dan negara. Itulah sebabnya muncul filosofi "Anakhonhi do hamoraon… moraon di Ahu" (yang berarti "Anakku adalah kekayaan bagiku"). Ditinjau dari tradisi budaya dan Kristen, pepatah ini memiliki makna yang sangat dalam dan penuh kebijaksanaan. Dalam budaya Batak, mereka memiliki filosofi 3 H: Hamoraon (kekayaan), Hagabeon (keturunan), dan Hasangapon (kehormatan). Filosofi ini telah mengakar dalam kehidupan orang Batak sejak zaman dahulu hingga sekarang. Dalam teologi Kristen, anak-anak adalah karunia dan amanah dari Tuhan kepada orang tua di tengah keluarga. Menjual semua harta benda yang mereka miliki dilakukan asalkan anak-anak mereka bisa bersekolah. Ungkapan "Sude tano maraek dohot tano mahiang" (keluar dari tanah basah dan tanah kering) adalah ungkapan yang menjelaskan bagaimana orang Batak berjuang untuk anak-anaknya. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kekayaan budaya dan tradisi Kristen bagi orang Batak mengenai filosofi: "Anakhonhi do hamoraon di ahu" dan Amsal 1:8, melalui studi pendapat para ahli dan Alkitab sebagai literatur penelitian.

AL-QUR’AN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PONDOK CABE UDIK (Pendekatan dan Praktik)

Ziyad Ulhaq, Samsul Ariyadi
Abstract: Penelitian ini mengkaji peran prinsip-prinsip Alquran dalam proses pemberdayaan masyarakat di Pondok Cabe Udik. Dengan mengintegrasikan analisis konten kitab suci Alquran dan data lapangan yang diperoleh selama periode Januari… anuari 2022 hingga Desember 2022, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi kontribusi yang diberikan oleh teks-teks keagamaan dalam membentuk kerangka kerja sosial dan ekonomi di wilayah tersebut. Dalam konteks pemberdayaan masyarakat, penekanan pada nilai-nilai Alquran seperti keadilan, solidaritas, dan tanggung jawab sosial menjadi vital. Prinsip-prinsip ini tidak hanya berfungsi sebagai pedoman moral, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam berbagai inisiatif yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Misalnya, melalui program berbasis komunitas yang merangkul visi pembangunan berkelanjutan, masyarakat di Pondok Cabe Udik telah berhasil mengimplementasikan proyek pengentasan kemiskinan yang align dengan ajaran Alquran. Melalui pendekatan partisipatif, penelitian ini juga mengungkap bagaimana masyarakat tempatan mengambil inspirasi dari ajaran Alquran dalam praktik kehidupan sehari-hari, menciptakan suasana saling membantu dan berbagi sumber daya. Misalnya, kelompok-kelompok masyarakat yang dibentuk untuk mendukung usaha mikro kecil menengah (UMKM) didasari oleh kebersamaan yang diajarkan dalam ajaran Islam, yang mendukung individu dalam memperkuat kapasitas ekonomi mereka. Hal ini menunjukkan bahwa teks-teks suci tidak hanya dibaca, tetapi juga diterapkan secara praktis, memberikan semangat kolektif untuk mencapai pertumbuhan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini tidak hanya berfokus pada analisis kandungan Alquran, tetapi juga menganalisis interaksi yang dinamis antara aspek keagamaan dan kehidupan masyarakat. Hasil dari kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi penelitian-penelitian selanjutnya serta bagi pengambil kebijakan untuk merumuskan strategi pemberdayaan yang lebih efektif, berbasis padanilai-nilai spiritual yang terintegrasi dengan kebutuhan dan aspirasi lokal. 

PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DENGAN PRODUK PERMEN PINANG (PERANG) PADA DESA TELUK SENTOSA

Nasution, Zulkarnain, Tiwi Eviliani, Heni Mardianti
Abstract: Peningkatan pendapatan melalui produk permen pinang (PERANG) di Desa Teluk Sentosa bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat tentang potensi besar produk lokal, terutama pinang, yang dikenal memiliki… i manfaat kesehatan dan nilai ekonomi yang tinggi. Dalam sosialisasi ini, masyarakat diberikan pelatihan pembuatan permen pinang yang dilakukan secara partisipatif, di mana seluruh proses pengolahan dilakukan bersama-sama dengan panduan dari para ahli. Kegiatan ini dimulai dengan pengenalan manfaat pinang, baik dari sisi kesehatan seperti kandungan antioksidan yang tinggi, maupun dari sisi ekonomi, yang dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga. Melalui kegiatan pelatihan ini, warga desa diajak untuk mengembangkan kreativitas mereka dalam menciptakan varian produk yang lebih menarik dan bernilai jual tinggi. Sebagai langkah selanjutnya, diharapkan produk permen pinang ini dapat masuk ke dalam jaringan distribusi yang lebih besar, termasuk pasar modern dan online, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi masyarakat Desa Teluk Sentosa. Program ini juga berencana untuk melibatkan lebih banyak kelompok masyarakat dalam pelatihan lanjutan, sehingga lebih banyak keluarga yang dapat merasakan manfaat ekonomi dari produk inovatif.   

SOSIALISASI DALAM PENGUNAAN MENDELEY PADA MAHASISWA PANGERAN ANTASARI

Risca, Salsabila, Indri, Nur tri, Weni, Harumi
Abstract: Sosialisasi penggunaan aplikasi Mendeley dilakukan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam menyusun sitasi dan daftar pustaka secara otomatis pada karya tulis ilmiah. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung… yang terdiri dari dua tahap, yaitu perkenalan Mendeley dan praktik penggunaan aplikasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memahami cara instalasi, penggunaan dasar, hingga menyisipkan kutipan dan referensi secara otomatis di Microsoft Word. Mahasiswa juga menjadi lebih sadar akan pentingnya etika akademik dan upaya menghindari plagiarisme. Dengan demikian, sosialisasi ini memberikan dampak positif terhadap keterampilan literasi digital mahasiswa dalam penulisan ilmiah.  

PELATIHAN APLIKASI MICROSOFT WORD PADA SISWA DAN SISWI SMKN 1 ARJASA KANGEAN SUMENEP

Winda Yanti Umami, Khozaimah Dian Islami, Zaehol Fatah
Abstract: Kemajuan teknologi computer yang sangat pesat menuntut setiap individu untuk memiliki kemampuan adaptasi serta penguasaan terhadap ketermpilan dasar pengoperasian perangkat lunak, khususnya aplikasi pengolah kata seperti… Microsoft word. Namun, di SMKN 1 Arjasa, keterampilan tersebut masing tergolong rendah karena belum adanya mata pelajaran khusus yang membahas penggunaan Microsoft word secara mendalam. Kondisi ini menyebabkan sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah yang berbasis penulisan. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam menggunakan Microsoft word sebagai bekal dalam mengerjakan tugas akademik serta persiapan menghadapi tuntutan dunia kerja. Metode pelatihan yang diterapkan adalah praktik langsung dengan pendekatan bertahap, dimulai dari pengenalan dasar hingga penguasaan fitur lanjutan seperti pengaturan margin, tata letak teks, dan pembuatan table.