Search Articles & Publications

Showing 1328 articles found for "Ormas"

DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP ETIKA SOSIAL GENERASI Z

Virgo, Virgodiman Sine, Tiwi Mita Marliana Penu, Wendi Musa Robo, Vebriance Dima, Yanuarius Bria, Yenry Anastasia Pellondou
Abstract: Perkembangan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, khususnya melalui media sosial, telah mengubahcara individu melakukan interaksi dan komunikasi satu samalain. Media sosial mempercepat dan memperluas interaksi,… i, tetapi juga membawa berbagai tantangan yang berkaitandengan etika dan moralitas di dunia digital. Generasi Z,yangtumbuh di era digital,memiliki kemampuan teknologi yang tinggi, tetapi ada risiko kehilangan nilai-nilai sosial dan etika. Situasi ini memerlukan sebuah pendekatan mendalam untukmenilai dampak jangka panjangnya. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan menganalisis literaturdari berbagai jurnal dan artikel akademis guna memahamifenomena sosial, norma komunikasi, serta nilai moral yang berkaitan dengan penggunaan media sosial di kalanganGenerasi Z.   Media sosial memberikan peluang untuk terlibat dalaminteraksi sosial, namun juga menciptakan masalah sepertiperubahan identitas online, tekanan mental, perasaan takutketinggalan (FOMO), perundungan daring, dan informasiyang salah. Berbagai persona di dunia maya dan pengelolaancitra diri menantang pengembangan karakter individu. Selainitu, media sosial juga menciptakan norma komunikasi baruyang perlu diteliti secara mendalam. Oleh karena itu, pengaruhnya terhadap etika sosial bagi Generasi Z menjadisangat kompleks. Dengan demikian, penting untukmenanamkan nilai-nilai moral melalui pendidikan yang menggabungkan prinsip etika universal dan keterampilandigital, serta membangun ekosistem pembelajaran yang terstruktur untuk membentuk karakter dengan tanggung jawabsosial. Masa depan Generasi Z sebagai agen perubahan yang beretika akan sangat bergantung pada sistem pendidikan dan strategi yang efektif.

SOCIAL ETHICS IN SOCIAL MEDIA USE: CHALLENGES AND SOLUTIONS IN THE DIGITAL ERA

Dian, Dian Enjeli Taneo, Aptist Yantia Kartini Teresia Sole, Betryani Rabeka Penna, Dina Yanti Lassa, Charles Marten Luter Tallan, Demest Seo, Yenry Anastasia Pellondou
Abstract: Kemajuan yang cepat di bidang teknologi digital telah menjadikan jaringan sosial sebagai alat utama bagi orang-orang untuk berbicara, berbagi informasi, dan membangun hubungan tanpa batasan waktu atau tempat. Jaringan sosial… sial menawarkan berbagai keuntungan, seperti mempercepat penyebaran informasi, mempermudah hubungan antar individu, serta mendukung berbagai aktivitas dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan hiburan. Namun, di balik kemudahan ini terdapat tantangan etika sosial yang kompleks akibat penggunaan media sosial, yang perlu ditangani dengan serius. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki berbagai tantangan etika sosial yang muncul terkait dengan pemakaian media sosial dan merumuskan solusi yang dapat dilaksanakan oleh individu, masyarakat, institusi pendidikan, pemerintah, serta penyedia platform media sosial. Penelitian ini menerapkan metode tinjauan pustaka, mengacu pada cara yang diterapkan untuk menggali informasi dan pengetahuan yang bersumber dari referensi buku, jurnal dan artikel yang relevan dengan etika komunikasi serta pemanfaatan media sosial pada era digital. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya tantangan dalam etika sosial yang paling penting dalam media sosial meliputi penyebaran informasi yang tidak benar serta hoaks, anonimitas yang mengurangi rasa tanggung jawab, meningkatnya ujaran kebencian dan perundungan siber, serta hilangnya rasa empati dalam komunikasi digital. Banyak pengguna media sosial yang tidak menyadari bahwa tindakan mereka, serta unggahan dan komentar yang dibuat, dapat berdampak pada orang lain dan masyarakat secara umum. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi, termasuk meningkatkan literasi digital melalui pendidikan media sejak usia dini, menerapkan kebijakan ketat terhadap perilaku tidak etis di media sosial, dan meneguhkan nilai empati serta tanggung jawab dalam dunia digital.

PENGARUH TESTIMONI DAN RATING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN TIKTOK SHOP (STUDI KASUS : KONSUMEN DI SUKABUMI)

Sindi Lestari, Oktavia Siswanto, Tiara, Juliansyah, Eris
Abstract: Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji bagaimana ulasan pelanggan dan skor penilaian mempengaruhi pilihan konsumen saat berbelanja di TikTok Shop di wilayah Sukabumi. Kemajuan perdagangan elektronik yang menyatu dengan… n platform media sosial telah membentuk pola baru dalam perilaku pembeli, di mana komentar pengguna dan nilai produk menjadi faktor utama yang dipertimbangkan sebelum transaksi. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan rencana asosiatif. Sebanyak 97 partisipan dipilih berdasarkan rumus Cochran. Informasi diperoleh melalui angket dengan skala Likert, lalu diproses melalui pemeriksaan kualitas data, pengujian asumsi klasik, dan analisis regresi linier ganda untuk melihat dampak masing-masing variabel. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa ulasan pelanggan memberikan efek positif dan bermakna pada keputusan membeli. Hal ini terlihat dari koefisien 0,665 dengan tingkat signifikansi 0,000 yang menandakan bahwa ulasan yang lebih baik akan semakin mendorong konsumen untuk berbelanja. Di sisi lain, skor penilaian juga terbukti berdampak positif dan signifikan. Koefisien 0,746 dengan signifikansi 0,000 menunjukkan bahwa penilaian tinggi dapat memperkuat kepercayaan pembeli terhadap mutu barang dan mendorong mereka untuk membeli. Secara bersama-sama, kedua faktor ini menjelaskan 63,5% perubahan dalam keputusan pembelian, seperti yang tercermin dalam nilai R Square. Temuan ini mempertegas bahwa ulasan dan skor penilaian adalah elemen penting dalam proses evaluasi konsumen sebelum membeli barang di TikTok Shop. Oleh karena itu, para pengusaha disarankan untuk memperbaiki standar pelayanan, mengatur ulasan dengan baik, dan menjaga kualitas produk agar mendapatkan penilaian positif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan minat beli konsumen.

UJARAN KEBENCIAN ONLINE DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP PERILAKU SOSIAL DAN SIKAP BERPRASANGKA PADA SISWA: STUDI LITERATUR

ronal, Ronal Andres Bay, Sindi Abidelin Banoet, Resti Adryani Kale, Risna Akdalia Solukh, Sidri Sonya Leobisa, Yenry Anastasia Pelondou
Abstract: Media sosial telah menjadi platform utama untuk komunikasi akibat pesatnya kemajuan teknologi informasi, namun hal ini juga memungkinkan penyebaran ujaran kebencian secara daring. Mengingat mahasiswa sedang aktif mengembangkan… angkan identitas sosial mereka, fenomena ini sangat berbahaya karena berpotensi merusak perilaku prososial dan memperkuat prasangka yang telah ada. Penelitian ini sangat penting untuk memahami bagaimana lingkungan digital mempengaruhi pembentukan karakter seorang mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana prasangka dan perilaku prososial mahasiswa dipengaruhi oleh paparan mereka terhadap ujaran kebencian daring di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang menggabungkan observasi dokumenter daring dengan analisis literatur. Data dikumpulkan dengan memeriksa dan mengevaluasi sejumlah artikel ilmiah relevan yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025.Berdasarkan temuan, paparan terhadap ujaran kebencian daring berkorelasi dengan peningkatan intoleransi sosial di kalangan mahasiswa, serta penurunan empati dan perilaku prososial. Di antara penyebab yang berkontribusi adalah efek disinhibisi daring, proses dehumanisasi, dan algoritma media sosial yang menciptakan ruang gema. Kebutuhan mendesak akan pendidikan karakter dan literasi etika digital di lembaga pendidikan untuk mengurangi dampak berbahaya ini ditunjukkan oleh hasil penelitian tersebut. Sebagai kesimpulan, ujaran kebencian daring merupakan ancaman serius bagi perkembangan sosial anak muda, yang membutuhkan langkah-langkah pendidikan proaktif untuk mempromosikan masyarakat digital yang lebih penuh kasih sayang dan penerimaan.

SUPERVISI ADMINISTRASI PENDIDIKAN

Suheti, Eko Wahyu, Supardi, Agus Gunawan
Abstract: Supervisi administrasi pendidikan merupakan fungsi manajemen yang esensial dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lembaga pendidikan. Artikel ini membahas secara komprehensif tentang konsep, prinsip, ruang… uang lingkup, dan implementasi supervisi administrasi pendidikan. Supervisi administrasi tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pengawasan, tetapi lebih sebagai upaya kolaboratif untuk pembinaan dan pengembangan kapasitas organisasi pendidikan. Ruang lingkup supervisi mencakup administrasi kurikulum, kesiswaan, kepegawaian, keuangan, sarana prasarana, hubungan masyarakat, dan layanan khusus. Artikel ini menguraikan berbagai pendekatan supervisi (direktif, non-direktif, dan kolaboratif) serta teknik-teknik supervisi yang dapat diterapkan seperti observasi, wawancara, pemeriksaan dokumen, dan workshop. Proses supervisi meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut yang harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Supervisor dituntut memiliki kompetensi kepribadian, manajerial, supervisi, akademik, sosial, dan digital untuk menjalankan perannya secara efektif. Di era digital, supervisi administrasi mengalami transformasi dengan pemanfaatan e-supervision, big data, dan sistem manajemen sekolah digital. Tantangan yang dihadapi meliputi resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, kompetensi supervisor yang bervariasi, kompleksitas regulasi, dan budaya organisasi. Supervisi administrasi yang efektif memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi organisasi, akuntabilitas publik, penciptaan lingkungan pembelajaran yang kondusif, pengembangan profesional, dan pencapaian standar nasional pendidikan. Keberhasilan supervisi sangat bergantung pada komitmen semua pihak, dukungan kepemimpinan, dan budaya organisasi yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM ADMINISTRASI RA PSM TANJUNGANOM: STUDI PENGALAMAN MAGANG

Alya Na’imah, Junaris, Imam
Abstract: Implementasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIM-P) pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini menjadi kebutuhan penting untuk mempercepat proses administrasi dan meningkatkan ketepatan pengelolaan data. Jurnal ini bertujuan… rtujuan mendeskripsikan bagaimana SIM-P sederhana diterapkan dalam administrasi di RA PSM Tanjunganom berdasarkan pengalaman magang mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara informal, dokumentasi dan keterlibatan langsung dalam kegiatan administrasi selama dua bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RA PSM Tanjunganom telah memulai penerapan SIM-P sederhana melalui pengarsipan digital, penyusunan perangkat pembelajaran berbasis komputer, pengelolaan data siswa, serta dokumentasi kegiatan menggunakan perangkat digital. Meskipun belum sepenuhnya terintegrasi, implementasi SIM-P terbukti membantu efektivitas kerja guru dalam menyusun laporan dan mengelola arsip. Artikel ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital, perangkat teknologi, serta sistem penyimpanan data yang lebih terstruktur untuk mendukung penguatan administrasi Pendidikan Anak Usia Dini.

PENGARUH KONTEN MARKETING DAN INFLUENCER MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK FASHION LOKAL DI PLATFORM TIKTOK (STUDI KASUS DI KOTA SUKABUMI)

Nur Fitriani, Syifa, Cantika, Candra, Ruswandi, Wawan
Abstract: Penelitian ini menganalisis pengaruh Konten Marketing dan Influencer Marketing terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion Lokal di platform TikTok, dengan mengambil studi kasus di Kota Sukabumi. Perkembangan strategi pemasaran… masaran digital telah menjadikan TikTok sebagai media penting bagi industri fashion lokal untuk menarik audiens. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, penelitian ini melibatkan 97 responden. Hasilnya menunjukkan bahwa baik Konten Marketing maupun Influencer Marketing secara parsial memiliki pengaruh signifikan positif terhadap Keputusan Pembelian. Konten marketing terbukti efektif dalam menarik perhatian, menyampaikan informasi produk, dan membangun citra merek , sementara Influencer Marketing memanfaatkan kredibilitas dan kepercayaan untuk memperkuat motivasi konsumen dalam membeli. Secara simultan, Konten Marketing dan Influencer Marketing berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Kombinasi kedua strategi ini memberikan pengaruh yang lebih kuat dibandingkan penerapan salah satunya. Kesimpulannya, sinergi antara konten yang menarik dan peran influencer di TikTok sangat efektif dalam mendorong keputusan pembelian produk fashion lokal di Kota Sukabumi.

KECEMASAN BERBICARA DITINJAU DARI LINGKUNGAN BELAJAR (STUDI FENOMENOLOGIS PADA SISWA KELAS X MAN 4 TANGERANG)

Muhamad Bagas Riyanto, Putri Dian Dia Conia, Lenny Wahyuningsih
Abstract: Kecemasan berbicara merupakan hambatan signifikan yang dialami siswa dan berpotensi menghambat partisipasi serta perkembangan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan belajar… yang menyebabkan kecemasan berbicara pada siswa kelas X MAN 4 Tangerang, dan (2) memahami persepsi siswa tentang pengalaman kecemasan berbicara yang mereka alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan 13 partisipan siswa yang dipilih melalui purposive sampling serta seorang guru BK untuk triangulasi sumber. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian menunjukkan kecemasan siswa disebabkan oleh tiga faktor lingkungan: pertama, lingkungan fisik sebagai faktor kondisional, penataan ruang (formasi letter U) meningkatkan perasaan tersorot (conspicuousness). Kedua, lingkungan sosioemosional sebagai faktor paling dominan, dipicu oleh interaksi negatif (teguran terbuka guru) dan diredam oleh dukungan afektif. Ketiga, lingkungan akademik sebagai puncak intensitas cemas akibat situasi evaluatif (ujian lisan/tahfidz) dan panggilan tiba-tiba. Kesiapan materi (preparedness) ditemukan sebagai strategi koping internal paling ampuh. Disimpulkan bahwa akar dari fenomena ini adalah persepsi kognitif internal siswa, yaitu "ketakutan akan penilaian negatif" (fear of negative evaluation), yang diaktifkan oleh pemicu di ketiga lingkungan tersebut, meskipun ditemukan pula adanya resiliensi dan motivasi perbaikan diri yang proaktif pada siswa.

URGENSI ASAS KETERBUKAAN DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH: MENUJU LEGITIMASI KONSTITUSIONAL DAN PARTISIPASI BERMAKNA

Nurrasyid Istar Andrianto
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukam kedudukan normatif asas keterbukaan dalam pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia dan urgensi asas keterbukaan dalam pembentukan Peraturan Daerah. Metode… e penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif (normative legal research). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Asas Keterbukaan memiliki kedudukan normatif dalam pembentukan peraturan perundang-undangan sebagaimana tercantum dalam Pasal 5 Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembenrtukan Peraturan Perundang-undangan. Selain itu Asas Keterbukaan memiliki urgensi yang multidimensional dalam pembentukan Peraturan Daerah. Secara normatif, asas ini diwajibkan oleh UU No. 12 Tahun 2011 dan perubahannya, menjamin hak masyarakat untuk memberikan masukan secara lisan dan tertulis. Secara filosofis dan sosiologis, keterbukaan adalah prasyarat good governance yang memperkuat legitimasi kebijakan, akuntabilitas, dan secara signifikan mengurangi tingkat resistensi sosial terhadap implementasi Peraturan Daerah. Standar Asas Keterbukaan telah mengalami transformasi dari kepatuhan formal menjadi kewajiban konstitusional untuk menyediakan meaningful participation. Standar ini, yang lahir dari Putusan MK No. 91/PUU-XVIII/2020 dan diadopsi ke dalam UU 13/2022, menuntut hak masyarakat untuk didengar, dipertimbangkan, dan diberi penjelasan.

PENGARUH KEMUDAHAN PENGGUNAAN DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SECARA ONLINE PADA E-COMMERCE SHOPEE

Dzikra Fawaz, Muhammad, Arya Tri Putra, Mochamad, Permadi, Indra
Abstract: Transformasi digital telah mendorong perubahan besar dalam kebiasaan belanja konsumen, termasuk meningkatnya pemakaian e-commerce seperti Shopee. Penelitian ini mengkaji pengaruh kemudahan penggunaan (X1) dan kepercayaan… (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) pengguna Shopee di Kota Sukabumi melalui metode kuantitatif dan analisis asosiatif. Sebanyak 97 responden dipilih menggunakan random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Likert, yang kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya, sebelum dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Semua item terbukti valid (r hitung > r tabel = 0,199) dan reliabel (α > 0,60). Model regresi menghasilkan formula Y = 11,541 + 0,151X1 + 0,416X2, dengan R = 0,428 dan R² = 0,154, yang menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 15,4% variasi keputusan pembelian. Secara parsial, kemudahan penggunaan (p = 0,013) dan kepercayaan (p = 0,000) sama-sama berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, keduanya juga memberikan pengaruh signifikan (F = 9,714; p = 0,000). Kesimpulannya, kemudahan penggunaan meningkatkan kenyamanan dalam berbelanja, sementara kepercayaan memperkuat keyakinan konsumen, sehingga keduanya menjadi faktor penting dalam memengaruhi keputusan pembelian di Shopee.