Search Articles & Publications

Showing 274 articles found for "Ruang"

KONFIGURASI DAN MANAJEMEN WINDOWS SERVER 2008 DI SMK NEGERI 1 SETIA JANJI

Maha Putra, Guntur, Syafnur, Afdhal, Yesputra, Rolly
Abstract: Abstract : This community service activity is held in SMK Negeri 1 Setia Janji on the students of RPL (Software Engineering), amounting to 23 people. The purpose of the implementation of this activity is to provide training… ing to participants about windows server 2008 management and implementation and configuration that has not been previously taught, so it is expected to improve the new skills for each participant. The method of implementing community service is done by providing training with the stages of the delivery of the material from the module and direct practice in the laboratory room. From the results of observations, interviews undertaken and the findings can be concluded that this community service activity provides a very large and targeted benefits, thereby providing additional insight and new knowledge in the field of information technology, especially windows server 2008 outside of learning that had been received by students in SMK Negeri 1 Setia Janji. Keywords: windows server 2008, configuration, management Abstrak : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat  ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Setia Janji pada siswa-i jurusan RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) yang berjumlah 23 orang. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada peserta mengenai manajemen windows server 2008 beserta implementasi maupun konfigurasinya yang sebelumnya belum pernah diajarkan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan baru bagi diri masing-masing peserta. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara memberikan pelatihan  dengan tahapan penyampaian materi dari modul yang diberikan dan praktek langsung di ruang laboratorium. Dari hasil pengamatan, wawancara yang di lakukan serta  temuan  yang  kami  dapatkan  dapat  disimpulkan  bahwa  program  pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat yang sangat besar dan tepat sasaran, sehingga memberikan tambahan wawasan serta pengetahuan baru di bidang teknologi informasi, khususnya windows server 2008 di luar pembelajaran yang selama ini di terima oleh siswa-i di SMK Negeri 1 Setia Janji. Kata kunci : windows server 2008,  konfigurasi, manajemen

IMPLEMENTATION OF A PYTHON-BASED SCHEDULED AUDIO ALARM SYSTEM FOR LIBRARY LITERACY SUPPORT

Audya Eka Putri, Khalifah, Setyowati, Endah
Abstract: Abstract: Libraries function not only as information centers but also as literacy spaces that require an orderly and communicative service environment. One supporting service in fostering such an environment is the delivery… ery of literacy greetings to visitors. In practice, greetings are commonly delivered manually or through conventional bells, leading to inconsistency and dependence on staff availability. This study was conducted at the Amir Machmud Library, Ministry of Home Affairs, Jakarta, Indonesia, aiming to design and evaluate a Python-based scheduled audio alarm system for automated literacy greetings. An applied experimental method was employed, including system design, Python script development, scheduling configuration using Windows Task Scheduler, and direct system testing on a library computer connected to ceiling speakers. The system requires initial execution via Command Prompt (CMD) when the computer is powered on, after which it operates automatically according to predefined schedules. Testing results demonstrate that the system performs scheduled audio playback accurately and operates stably without further manual intervention. The findings indicate that the proposed system provides a practical and efficient solution to enhance service consistency and support a structured and conducive literacy environment in the library.             Keywords: scheduled audio alarm; library automation; python; literacy greeting.     Abstrak: Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga sebagai ruang literasi yang memerlukan suasana layanan yang tertib dan komunikatif. Salah satu bentuk dukungan layanan tersebut adalah penyampaian sapaan literasi kepada pengunjung. Dalam praktiknya, penyampaian sapaan masih dilakukan secara manual atau menggunakan bel konvensional sehingga kurang konsisten dan bergantung pada petugas. Penelitian ini dilaksanakan di Perpustakaan Amir Machmud, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Indonesia, dengan tujuan merancang dan menguji sistem alarm audio terjadwal berbasis Python sebagai media penyampaian sapaan literasi. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental terapan melalui tahapan perancangan sistem, pengembangan skrip Python, konfigurasi penjadwalan menggunakan Windows Task Scheduler, serta pengujian langsung pada komputer perpustakaan yang terhubung dengan speaker plafon. Sistem bekerja dengan mekanisme inisialisasi awal melalui Command Prompt (CMD) saat komputer dinyalakan, kemudian selanjutnya berjalan otomatis sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memutar audio secara konsisten dan stabil pada waktu yang telah diatur tanpa intervensi lanjutan dari petugas. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi solusi sederhana dan efisien untuk mendukung terciptanya suasana literasi yang lebih terstruktur dan kondusif di lingkungan perpustakaan.   Kata kunci: alarm audio terjadwal; otomasi perpustakaan; python; sapaan literasi.

DESIGN AND EVALUATION OF MOSQUE SYSTEM USING RAD AND CSI

Effendi, Diana, Dhaniawaty, Rani Puspita, Hidayat, Rahmat, Alghani, Muhammad
Abstract: Abstract: Mosques are places of jamaah and centers of social and economic activity for Muslims. Still, in the process of managing their activities, DKM administrators often face challenges related to efficiency, integration,… ion, and transparency of information. This research aims to develop a web-based Mosque Management Information System (SIMMAS) that integrates the management of ZISWAF (zakat, infaq, sadaqah, waqf), qurban, inventory, activity information, and digital payments via QRIS. Using the Rapid Application Development (RAD) method, the system was designed to be developed quickly and in alignment with user needs. The evaluation was conducted using the Customer Satisfaction Index (CSI) approach, involving 60 respondents comprising mosque administrators and congregants. The results show that all SIMMAS services received CSI scores above 85%, indicating a high level of user satisfaction, particularly with the religious lecture scheduling feature. Nevertheless, there remains room for improvement, especially in the responsiveness and empathy aspects of financial and inventory services. This research is expected to serve as a foundation for the continued development of SIMMAS to become more effective, efficient, and digitally integrated in mosque management.   Keywords: user satisfaction; mosque information system; CSI; SIMMAS; ZISWAF   Abstrak: Masjid merupakan tempat ibadah, pusat aktivitas sosial dan ekonomi umat Islam, namun dalam proses pengelolaan kegiatannya, pengurus dkm kerap menghadapi tantangan terkait efisiensi, integrasi, dan transparansi informasi Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Masjid (SIMMAS) berbasis web yang mengintegrasikan pengelolaan ZISWAF, qurban, inventaris barang, informasi kegiatan, serta pembayaran digital melalui QRIS. Dengan menerapkan metode Rapid Application Development (RAD), sistem ini dirancang agar dapat dikembangkan secara cepat dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan Customer Satisfaction Index (CSI), yang melibatkan 60 responden dari kalangan pengurus dan jamaah masjid. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh layanan SIMMAS memperoleh nilai CSI di atas 85%, mencerminkan tingkat kepuasan yang tinggi, khususnya pada fitur jadwal kajian. Meski demikian, masih terdapat ruang untuk perbaikan, terutama pada aspek responsivitas dan empati dalam layanan keuangan dan pengelolaan inventaris. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan berkelanjutan SIMMAS dalam mendukung tata kelola masjid yang lebih efektif, efisien, dan berbasis digital.   Kata Kunci: kepuasan pengguna; sistem informasi masjid; CSI; SIMMAS; ZISWAF

EVALUATION IT GOVERNANCE BASED ON COBIT 2019 FRAMEWORK AT BUANA PERJUANGAN UNIVERSITY

Yazid, Muhammad Abi, Hananto, April Lia, Priyatna, Bayu, Paryono, Tukino
Abstract: Abstract: The utilization of Information Technology (IT) in higher education institutions is crucial for supporting academic and administrative activities. The Data and Information Center (PUSDATIN) of UBP Karawang manages… es various IT services, such as Sistem Informasi Perguruan Tinggi (SIPT), e-learning Buana Online Course (BOC), and others. This study aims to evaluate the maturity level of IT governance at UBP Karawang to ensure alignment with the university's strategic goals and identify areas requiring improvement. The research employs a quantitative descriptive method based on COBIT 2019, with data collected from 92 respondents, analyzed through goals cascade mapping and maturity level measurement. The evaluation results across 14 COBIT 2019 domains indicate that the IT governance maturity level at UBP Karawang is at Level 4 (Quantitatively Managed) with a score of 3.86 and an average gap of 1.13 from the expected level. The findings suggest that while IT governance at UBP Karawang is well-managed, there is still room for improvement. Therefore, several recommendations are proposed to optimize IT governance effectiveness, ensure regulatory compliance, and support the achievement of the university's strategic objectives.             Keywords: COBIT 2019; IT evaluation; IT governance; maturity level.   Abstrak: Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) di perguruan tinggi sangat krusial untuk mendukung aktivitas akademik dan administratif. Pusat Data dan Informasi (PUSDATIN) UBP Karawang mengelola berbagai layanan TI, seperti Sistem Informasi Perguruan Tinggi (SIPT), e-learning Buana Online Course (BOC) dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematangan tata kelola TI di UBP Karawang guna memastikan keselarasan dengan tujuan universitas serta mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kuantitatif berbasis COBIT 2019, dengan data diperoleh dari 92 responden, dianalisis melalui pemetaan goals cascade dan pengukuran maturity level. Hasil evaluasi pada 14 domain COBIT 2019 menunjukkan tingkat kematangan TI UBP Karawang berada di Level 4 (Terkelola secara Kuantitatif) dengan skor 3.86, serta rata-rata gap 1.13 dari tingkat yang diharapkan. Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa meskipun tata kelola TI di UBP Karawang telah terkelola dengan baik, masih terdapat ruang untuk perbaikan. Oleh karena itu, beberapa rekomendasi diajukan guna mengoptimalkan efektivitas tata kelola TI, menjamin kepatuhan terhadap regulasi, serta mendukung pencapaian tujuan strategis universitas.   Kata kunci: COBIT 2019; evaluasi TI; maturity level; tata kelola TI.  

K-MEANS CLUSTERING METHOD FEASIBILITY OF SCHOOL BUILDING REHABILITATION IN KABUPATEN ASAHAN

Nurhani, Irma, Manurung, Nuriadi, Rahayu, Elly
Abstract: Abstract: School building construction is an important part of educational facilities and infrastructure. Many elementary school buildings in Asahan Regency are damaged, unfit for use or lack facilities including classrooms… oms and other supporting infrastructure. The results of the selection that are not transparent in deciding the feasibility of rehabilitation and construction of elementary school buildings are often subjective and time-consuming. This causes decisions to be taken that cannot be made as quickly as possible and inequality, where schools that actually need rehabilitation more do not get priority for rehabilitation. The purpose of this study is to implement data mining in the selection of school building construction projects with the K-Means clustering algorithm in clustering the feasibility of rehabilitation of elementary school building construction. The results of this study found 31 elementary schools that are eligible for school building construction rehabilitation and 4 are not eligible for school building construction rehabilitation. This study is expected to provide a significant contribution in increasing the efficiency of school building construction selection and more transparency towards elementary school buildings to be rehabilitated.        Keywords: education authorities; k-means; rehabilitation and construction of school buildings.    Abstrak: Pembangunan gedung sekolah ialah bagian penting dalam sarana dan prasarana pendidikan.  Banyak gedung Sekolah Dasar di Kabupaten Asahan menderita kerusakan, tidak layak pakai atau kekurangan fasilitas meliputi ruang kelas dan infrastruktur pendukung lainnya. Hasil penyeleksian yang bersifat tidak transparan dalam memutuskan kelayakan rehabilitasi dan pembangunan gedung Sekolah Dasar sering kali bersifat subjektif dan memakan waktu lama.Hal tersebut menyebabkan keputusan yang diambil tidak dapat dilakukan secepat mungkin serta ketimpangan, dimana sekolah yang sebenarnya lebih membutuhkan rehabilitasi justru tidak mendapatkan prioritas untuk direhabilitasi. Tujuan penelitian ini ialah mengimplementasi data mining pada pemilihan proyek pembangunan gedung sekolah dengan algoritma K-Means clustering dalam mengcluster kelayakan rehabilitasi pembangunan gedung sekolah dasar. Hasil Penelitian ini terdapat 31 sekolah dasar layak untuk direhabilitasi pembangunan gedung sekolah dan 4 tidak layak untuk direhabalitasi pembangunan gedung sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menaikkan efisiensi penyeleksian pembangunan gedung sekolah dan lebih transparansi terhadap gedung sekolah dasar yang akan direhabilitasi. Kata kunci: dinas pendidikan; k-means; rehabilitasi dan pembangunan gedung sekolah.

TOWARDS SPATIAL INFORMATION SYSTEM ADOPTION USING EXTENDED TAM AND IS SUCCESS MODEL

Anjani, Heni, Inan, Dedi I., Juita, Ratna, Sanglise, Marlinda
Abstract: Abstract: By leveraging digital technology, Laporkitong enhances transparency and accountability, as well as facilitates public participation in the oversight and enforcement processes related to land use and natural resource… ource management. The Laporkitong website functions as an online reporting application aimed at documenting instances of spatial planning violations in the West Papua Province. The lack of public knowledge about the Laporkitong application has led to numerous issues. Therefore, an analysis of the adoption of the Laporkitong application is necessary. This study aims to investigate the influence of Perceived Quality, Perceived Control, and Perceived Ease of Use factors as determinants of the residents' willingness to use the Laporkitong application, employing the Technology Acceptance Model (TAM) and DeLone and McLean IS Success (IS D&M) theories. As many as 160 valid respondents are gathered based purposive sampling technique and evaluated using Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results inform that all seven hypotheses are accepted with the R-square of the intention to use is 0.273 indicationg 27.3% variance of the model can determine the outcome. Further discussion and conclusion regarding the implication of theoretical and practical contribution are also discussed.             Keywords: laporkitong; perceived control; perceived ease of use; perceived quality; technology acceptance model   Abstrak: Dengan memanfaatkan teknologi digital, Laporkitong meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta memfasilitasi partisipasi publik dalam proses pengawasan dan penegakan terkait penggunaan lahan dan pengelolaan sumber daya alam. Website Laporkitong berfungsi sebagai aplikasi pelaporan online yang bertujuan untuk mendokumentasikan pelanggaran perencanaan tata ruang di Provinsi Papua Barat. Minimnya pengetahuan masyarakat terhadap aplikasi Laporkitong menyebabkan banyak permasalahan. Maka dari itu perlu dilakukan analisis mengenai adopsi pada aplikasi Laporkitong. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh faktor Kualitas yang Dirasakan, Kendali yang Dirasakan, dan Kemudahan Penggunaan yang Dirasakan sebagai penentu keinginan penduduk untuk menggunakan aplikasi Laporkitong, dengan menggunakan Model Penerimaan Teknologi (TAM) dan teori Kesuksesan Sistem Informasi (IS D&M) DeLone dan McLean. Sebanyak 160 responden valid dikumpulkan berdasarkan teknik purposive sampling dan dievaluasi menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasilnya menunjukkan bahwa semua tujuh hipotesis diterima dengan R-square niat untuk menggunakan adalah 0,273, menunjukkan bahwa 27,3% variasi model dapat menentukan hasilnya. Diskusi lebih lanjut dan kesimpulan mengenai implikasi kontribusi teoritis dan praktis juga dibahas.   Kata kunci: laporkitong; pengendalian yang dirasakan; kemudahan penggunaan yang dirasakan; kualitas yang dirasakan; model penerimaan teknologi  

DESIGNING UI/UX FOR ELEMENTARY SCHOOL E-LEARNING USING DESIGN THINKING METHOD

Anshari, Muhammad Rifqi, Kuncoro, Adam Prayogo, Subarkah, Pungkas
Abstract: Abstract: Advances in technology and the internet have an impact on various daily activities, including the teaching and learning process. E-learning facilitates flexible learning without being constrained by space and time… ime constraints. With e-learning, subject matter can be delivered consistently and more standardly than conventional learning which depends on the conditions of the teacher or instructor. One school in Banjarnegara Regency faced problems with students who had difficulty in learning, especially English. The learning media owned is limited to package books only. Therefore, schools need to have media that can support the learning process to be more optimal. This study aims to design and test UI/UX e-learning designs that suit the needs of the school using the design thinking method. This UI/UX design is expected to be an effective solution to overcome the limitations of learning media and improve the quality of student learning. Before the UI/UX design is implemented into the system, this study also conducts testing of the UI/UX design to assess its feasibility. Testing using the SUS (System Usability Scale) method resulted in a value of 82 with grade B, so it can be concluded that the design developed in this study is feasible to be deployed into the system and further developed.               Keywords: E-learning; design thinking; system usability scale; UI/UX   Abstrak: Kemajuan teknologi dan internet berdampak pada berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk proses belajar-mengajar. E-learning memfasilitasi pembelajaran yang fleksibel tanpa terkendala oleh batasan ruang dan waktu. Dengan e-learning, materi pelajaran dapat disampaikan secara konsisten dan lebih standar dibandingkan pembelajaran konvensional yang bergantung pada kondisi guru atau instruktur. Salah satu sekolah di Kabupaten Banjarnegara menghadapi permasalahan dengan peserta didik yang kesulitan dalam pembelajaran, khususnya bahasa Inggris. Media pembelajaran yang dimiliki terbatas hanya pada buku paket saja. Oleh karena itu, sekolah perlu memiliki media yang dapat menunjang proses pembelajaran agar lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji desain UI/UX e-learning yang sesuai dengan kebutuhan sekolah tersebut menggunakan metode design thinking. Desain UI/UX ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan media pembelajaran dan meningkatkan kualitas belajar siswa. Sebelum desain UI/UX diterapkan ke dalam sistem, penelitian ini juga melakukan pengujian terhadap desain UI/UX untuk menilai kelayakannya. Pengujian menggunakan metode SUS (System Usability Scale) menghasilkan nilai 82 dengan grade B, sehingga dapat disimpulkan bahwa desain yang dikembangkan dalam penelitian ini layak untuk dideploy ke dalam sistem dan dikembangkan lebih lanjut.   Kata kunci: E-learning; design thinking; system usability scale; UI/UX  

DEVELOPMENT OF AUGMENTED REALITY IN UNDERSTANDING THE NETS AND RIBS OF SPATIAL BUILDINGS

Pakpahan, Sondang Purnamasari, Sapta, Andy, Nisa, Uliya Khoirun
Abstract: Abstract: Technology-based learning media is currently widely developed in accordance with the 21st-century learning model. Many subject matters are better delivered when using technology-based media. One of the media that… at can be used is Augmented Reality. Based on this, the purpose of this study is to develop Augmented Reality in conveying the material of nets and ribs in Build Space. Augmented Reality is developed using 3D modeling, rigging, and animating methods, which are then combined using Unity. The results of the development of Augmented Reality applications in understanding the nets and ribs of this building space have been validated by experts and users. The validation results of this Augmented Reality application are rated Very Good. Keywords: augmented reality; nets; ribs; spatial building.  Abstrak: Media pembelajaran berbasis teknologi saat ini banyak dikembangkan sesuai dengan model pembelajaran abad 21. Banyak materi pelajaran yang lebih baik disampaikan bila menggunakan media berbasis teknologi. Salah satu media yang dapat digunakan adalah Augmented Reality. Berdasarkan hal tersebut, tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan Augmented Reality dalam menyampaikan materi jaring-jaring dan rusuk pada Bangun Ruang. Augmented Reality ini dikembangkan dengan menggunakan metode 3D modeling, rigging dan animating, yang selanjutnya digabungkan dengan menggunakan Unity. Hasil pengembangan aplikasi Augmented Reality dalam memahami jaring-jaring dan rusuk dari bangun ruang ini telah divalidasi oleh ahli dan user. Hasil validasi aplikasi Augmented Reality ini dinilai Sangat Baik. Kata kunci: augmented reality; bangun ruang; jaring-jaring; rusuk

UTILIZATION OF IOT TECHNOLOGY FOR TEMPERATURE MONITORING SYSTEM ON STMIK ROYAL COMPUTER LABORATORY

Afandi, Adi Mas, Ramadhani, Kamal
Abstract: Abstract : Air conditioner is an important component in a room nowadays. Due to its function as a regulator of air circulation in a room that was previously hot and stuffy, it becomes cool and comfortable. STMIK Royal Kisaran… saran which is one of the tertiary institutions in the field of computers which has lots of air conditioners in each room, both in the theory room and in the laboratory room. Where the control and monitoring is still done manually, namely through a switch or remote control . This becomes a problem that arises when there is negligence in extinguishing it or in the ignition process. So we need a system that can turn on the air conditioner in every theoretical room or laboratory room remotely. So that the work feels lighter and more effective. In designing this control system, a NodeMCU ESP8266 module is used, which acts as the brain of the remote control system and with a DHT11 temperature sensor that can monitor room temperature. The IR Transmitter sensor acts as a connecting medium between the NodeMCU ESP8266 module and the Air Conditioner engine to regulate the temperature. So that in this way, this control system can make it easier for officers to control the Air Conditioner in the STMIK Royal campus room.   Keywords : air conditioners; dht11; internet of things; nodeMCU esp8266.   Abstrak: Air conditioner merupakan sebuah komponen penting pada suatu ruang di jaman sekarang ini. Dikarenakan fungsinya sebagai pengatur sirkulasi udara di dalam ruangan yang sebelumnya panas dan pengap menjadi sejuk dan nyaman. STMIK Royal Kisaran yang merupakan salah satu perguruan tinggi dibidang komputer yang memiliki banyak sekali air conditioner di setiap ruangannya, baik pada ruang teori serta diruang laboratorium. Di mana pada pengontrolan dan pemantauannya masih secara manual, yaitu melalui sakelar atau remot kontrol. Hal ini menjadi satu persoalan yang timbul ketika terjadi kelalaian dalam memadamkannya ataupun dalam proses penyalaannya. Sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang dapat menyalakan air conditioner di setiap ruang teori maupun ruang laboratorium dengan jarak jauh. Sehingga pekerjaan tersebut teras lebih ringan dan efektif. Dalam perancangan sistem kendali ini digunakan sebuah modul NodeMCU ESP8266, yang berperan sebagai otak dari sistem pengendalian secara jarak jauh dan dengan sensor suhu DHT11 yang dapat memantau temperatur suhu ruangan. Sensor IR Transmitter sebagai media penghubung antara modul NodeMCU ESP8266 ke mesin Air Conditioner untuk mengatur temperatur suhu. Sehingga dengan demikian, sistem kendali ini dapat mempermudah petugas dalam mengontrol Air Conditioner di ruangan kampus STMIK Royal.   Kata kunci : air conditioner; dht11; internet of things; nodeMCU esp8266. 

SELECTION BEST ELEMENTARY SCHOOL IN SEI DADAP USING SAW METHOD

Bancin, Putri Vina, Siregar, Iqbal Kamil, Maulana, Cecep
Abstract: Abstract: One of the main aspects of education, such as elementary school education, the initial stage for children to continue to the next level of education. Elementary school for the first level of education plays an… important role in developing students' attitudes, skills, and interests and talents. Every new academic year, students and parents will choose the best school according to their wishes. There are many choices of schools with a variety of different offerings provided. That way, many parents of students are confused by the many choices of types of schools for their children. This study aims to provide recommendations for the best elementary schools in the Sei Dadap sub-district based on the criteria desired by prospective students by applying the Simple Addictive Weighting (SAW) method to a system The SAW method helps in solving simple unstructured problems so that by applying the SAW method a more effective decision-making process can be carried out. The data used as alternative data are elementary schools in the Sei Dadap sub-district. The criteria used in decision making include accreditation, facilities, extracurricular activities, number of classrooms, number of students, and distance between schools.   Keywords: Decision Support System; Elementary school; Simple Addictive Weighting   Abstrak: Salah satu aspek pendidikan utama seperti pendidikan sekolah dasar yang tahap awal bagi anak untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Sekolah Dasar jenjang pendidikan pertama memegang peranan penting dalam mengembangkan sikap, keterampilan, serta minat dan bakat siswa. Setiap tahun ajaran baru, siswa dan orang tua akan memilih sekolah terbaik sesuai dengan keinginan mereka. Ada banyak pilihan sekolah dengan beragam penawaran berbeda yang disediakan. Dengan begitu, banyak orang tua siswa yang bingung dengan banyaknya pilihan jenis sekolah untuk anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi sekolah dasar terbaik di kecamatan Sei Dadap berdasarkan kriteria yang diinginkan oleh calon siswa dengan menerapkan metode Simple Addictive Weighting (SAW) pada suatu sistem. Metode SAW membantu dalam menyelesaikan masalah sederhana yang tidak terstruktur sehingga dengan menerapkan metode SAW dapat dilakukan proses pengambilan keputusan yang lebih efektif. Data yang digunakan sebagai data alternatif adalah sekolah dasar yang ada di kecamatan Sei Dadap. Kriteria yang digunakan dalam pengambilan keputusan meliputi akreditasi, fasilitas, kegiatan ekstrakurikuler, jumlah ruang kelas, jumlah siswa, dan jarak antar sekolah.   Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan; Simple Addictive Weighting; Sekolah Dasar