Abstract:Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman guru dalam mengimplementasikan metode bermain peran untuk mengembangkan keterampilan komunikasi siswa di SDN 1 Telaga Biru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif…
dengan jenis fenomenologi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas II, guru kelas III, guru kelas IV, serta siswa kelas III dan IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman guru dalam menerapkan metode bermain peran bersifat reflektif, adaptif, dan kontekstual. Guru merancang skenario sederhana berdasarkan materi, karakter siswa, keberanian berbicara, dan dinamika kelas. Dalam pelaksanaan, guru berperan sebagai fasilitator yang mengatur kelompok, memberi contoh, membimbing dialog, serta menjaga keseimbangan antara keaktifan siswa dan ketertiban kelas. Metode bermain peran memberi ruang bagi siswa untuk menyimak, berbicara, membaca skenario, menulis catatan sederhana, bekerja sama, dan mengekspresikan peran secara lebih percaya diri. Tantangan yang muncul meliputi rasa malu, perbedaan kemampuan memahami peran, keterbatasan waktu, dan perlengkapan pembelajaran. Guru mengatasinya melalui motivasi, penyederhanaan skenario, latihan bertahap, penguatan positif, dan refleksi pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan bermain peran dalam mengembangkan komunikasi siswa tidak hanya ditentukan oleh prosedur metode, tetapi juga oleh kemampuan reflektif guru dalam menyesuaikan pembelajaran dengan kondisi nyata kelas.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan sarana dan prasarana dalam membangun citra positif sekolah di SDN 5 Limboto, Kabupaten Gorontalo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya sarana dan…
prasarana sebagai penunjang proses pendidikan sekaligus sebagai unsur yang memengaruhi persepsi warga sekolah dan masyarakat terhadap kualitas lembaga pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SDN 5 Limboto pada bulan Desember 2025. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana memiliki peranan yang signifikan dalam membangun citra positif sekolah. Peranan tersebut tampak melalui lima fungsi utama, yaitu fungsi edukatif, estetis, sosial, psikologis, serta administratif dan manajerial. Secara edukatif, sarana dan prasarana mendukung kelancaran proses pembelajaran dan meningkatkan keterlibatan siswa. Secara estetis, kondisi lingkungan sekolah yang bersih, rapi, dan tertata menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Secara sosial, fasilitas sekolah menjadi ruang interaksi yang mendukung terbentuknya hubungan harmonis antarwarga sekolah. Secara psikologis, lingkungan sekolah yang aman, bersih, dan nyaman memberikan rasa tenang dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Sementara itu, secara administratif dan manajerial, sarana dan prasarana mendukung tata kelola sekolah yang lebih tertib dan sistematis. Temuan ini menegaskan bahwa sarana dan prasarana bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan bagian strategis dalam membentuk persepsi positif terhadap kualitas layanan pendidikan di sekolah.
Abstract:Terbatasnya ketersediaan fasilitas umum serta banyaknya lahan terbengkalai akibat fluktuasi pasang surut air laut menjadi tantangan besar bagi interaksi sosial dan kegiatan olahraga di Desa Sialang Pasung. Program pengabdian…
dian masyarakat ini bertujuan merevitalisasi lahan pesisir tak terpakai seluas 5.000 m² (100 x 50 m) di Dusun 1 menjadi ruang publik multifungsi yang bersih, aman, dan edukatif. Pendekatan partisipatif diterapkan melalui tiga tahapan utama: koordinasi dan sosialisasi, pembersihan lahan fisik yang disertai pembuatan pagar dari ban bekas serta pemasangan papan informasi edukasi sampah, dan evaluasi menggunakan metode observasi perbandingan kondisi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasilnya menunjukkan keterlibatan masyarakat yang tinggi, dengan tingkat partisipasi melebihi 80% (melibatkan 20 warga laki-laki dan 10 warga perempuan). Program ini berhasil mengubah lahan yang sebelumnya dipenuhi semak belukar menjadi lapangan olahraga dan area komunitas yang dapat dimanfaatkan, meningkatkan kesadaran lingkungan terkait pengelolaan sampah pesisir, serta membangkitkan kembali semangat gotong royong. Meskipun menghadapi berbagai tantangan seperti cuaca ekstrem, korosi akibat angin laut, dan penyesuaian dengan jadwal kerja warga setempat, keberlanjutan program tetap terjaga berkat adanya rekomendasi untuk membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan mengintegrasikan sistem edukasi digital.
Abstract:Terbatasnya ketersediaan fasilitas umum serta banyaknya lahan terbengkalai akibat fluktuasi pasang surut air laut menjadi tantangan besar bagi interaksi sosial dan kegiatan olahraga di Desa Sialang Pasung. Program pengabdian…
dian masyarakat ini bertujuan merevitalisasi lahan pesisir tak terpakai seluas 5.000 m² (100 x 50 m) di Dusun 1 menjadi ruang publik multifungsi yang bersih, aman, dan edukatif. Pendekatan partisipatif diterapkan melalui tiga tahapan utama: koordinasi dan sosialisasi, pembersihan lahan fisik yang disertai pembuatan pagar dari ban bekas serta pemasangan papan informasi edukasi sampah, dan evaluasi menggunakan metode observasi perbandingan kondisi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasilnya menunjukkan keterlibatan masyarakat yang tinggi, dengan tingkat partisipasi melebihi 80% (melibatkan 20 warga laki-laki dan 10 warga perempuan). Program ini berhasil mengubah lahan yang sebelumnya dipenuhi semak belukar menjadi lapangan olahraga dan area komunitas yang dapat dimanfaatkan, meningkatkan kesadaran lingkungan terkait pengelolaan sampah pesisir, serta membangkitkan kembali semangat gotong royong. Meskipun menghadapi berbagai tantangan seperti cuaca ekstrem, korosi akibat angin laut, dan penyesuaian dengan jadwal kerja warga setempat, keberlanjutan program tetap terjaga berkat adanya rekomendasi untuk membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan mengintegrasikan sistem edukasi digital.
Abstract:Numerasi merupakan kemampuan penting yang perlu dikembangkan sejak sekolah dasar, tidak hanya dalam kemampuan berhitung, tetapi juga dalam menggunakan konsep matematika untuk memahami dan menyelesaikan permasalahan kehidupan…
upan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran numerasi kontekstual kolaboratif berbasis MBAK DEKA dalam meningkatkan KARSA murid kelas IV. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 33 murid, terdiri atas 20 laki-laki dan 13 perempuan. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, hasil kerja murid, dan catatan refleksi selama proses pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MBAK DEKA memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, kontekstual, dan kolaboratif. Perkembangan KARSA terlihat melalui munculnya inisiatif, keaktifan, kemampuan berkolaborasi, keberanian mengemukakan gagasan, tanggung jawab, dan kreativitas murid dalam menyelesaikan tantangan numerasi. Aktivitas pembelajaran yang memberikan ruang kepada murid untuk berdiskusi, menentukan strategi, menyelesaikan masalah, dan mengomunikasikan hasil mendorong murid menjadi subjek aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran numerasi kontekstual kolaboratif berbasis MBAK DEKA dapat menjadi alternatif inovasi pembelajaran yang tidak hanya mendukung pengembangan kemampuan numerasi, tetapi juga memperkuat KARSA murid melalui pengalaman belajar yang bermakna.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran metode diskusi dalam mendukung keaktifan belajar siswa di SDN 1 Kalirahayu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian…
n terdiri atas guru dan siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran menggunakan metode diskusi. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode diskusi memberikan ruang kepada siswa untuk terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran. Keaktifan siswa terlihat melalui kegiatan bertanya, menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, bekerja sama dengan teman, menyelesaikan tugas, dan menyampaikan hasil diskusi. Guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan arahan, membimbing kelompok, memberikan stimulus kepada siswa yang masih pasif, serta menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif. Namun, penerapan metode diskusi masih menghadapi beberapa hambatan, seperti kurangnya kepercayaan diri siswa, dominasi siswa tertentu dalam kelompok, perbedaan kemampuan siswa, dan keterbatasan waktu. Dengan demikian, metode diskusi dapat menjadi salah satu alternatif metode pembelajaran yang mendukung keaktifan belajar siswa apabila dilaksanakan dengan perencanaan dan pengelolaan yang baik.
Abstract:Penghijauan lingkungan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan dan pemeliharaan vegetasi. Desa Koto Benai memiliki lingkungan yang…
dapat dikembangkan melalui kegiatan penghijauan pada ruang publik dan kawasan sekitar sungai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan penanaman pohon pelindung sebagai upaya penghijauan Desa Koto Benai melalui kolaborasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) bersama perangkat desa. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan koordinasi, persiapan bibit dan peralatan, penentuan lokasi, penanaman, serta pemeliharaan tanaman. Penanaman dilakukan pada dua lokasi, yaitu halaman Kantor Desa Koto Benai dan kawasan bantaran Sungai Kuantan. Jenis tanaman yang digunakan antara lain pohon mangga dan lain sebagainya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program penanaman dapat dilaksanakan melalui kerja sama antara mahasiswa Kukerta dan perangkat desa. Kegiatan menghasilkan penambahan vegetasi pada lingkungan desa sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya penghijauan dan pemeliharaan lingkungan. Keberlanjutan pemeliharaan tanaman menjadi aspek penting agar pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat lingkungan dalam jangka panjang.
Abstract:Tenaga kerja perempuan di sektor industri rumahan memiliki beban ganda yang unik, yaitu menjalankan peran produktif sebagai pekerja sekaligus peran domestik sebagai pengelola rumah tangga secara bersamaan dan dalam ruang…
yang sama. Kondisi ini berpotensi memicu stres kerja yang tidak terkelola dengan baik serta ketimpangan work-life balance, namun seringkali tidak disadari oleh pelaku usaha itu sendiri karena dianggap sebagai bagian yang wajar dari kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga kerja perempuan pelaku industri rumahan di Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, dalam mengenali gejala stres kerja, menerapkan teknik manajemen stres sederhana, serta menyusun strategi keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi partisipatif yang meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi teknik relaksasi, serta pendampingan penyusunan rencana aksi pribadi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test terhadap peserta untuk mengukur perubahan pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai gejala dan penyebab stres kerja, teknik pengelolaan stres, serta pentingnya menjaga keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model intervensi berkelanjutan bagi kelompok tenaga kerja perempuan sektor informal di wilayah perkotaan lain yang memiliki karakteristik serupa.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat membangun, menyampaikan, menerima, dan menanggapi pesan. Komunikasi yang sebelumnya banyak bergantung pada interaksi tatap muka dan media konvensional kini…
berlangsung melalui internet, media sosial, aplikasi pesan instan, surat elektronik, konferensi video, dan berbagai platform digital. Artikel ini bertujuan menganalisis pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung komunikasi digital serta mengidentifikasi manfaat, perubahan pola komunikasi, dan tantangan yang muncul dalam penggunaannya. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Literatur diperoleh dari artikel ilmiah, laporan lembaga resmi, serta regulasi yang relevan, dengan prioritas pada publikasi dalam sepuluh tahun terakhir. Literatur dianalisis melalui tahap identifikasi, seleksi, klasifikasi, analisis, dan sintesis berdasarkan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi informasi telah berkembang dari sekadar perangkat pengolahan data menjadi infrastruktur komunikasi yang menghubungkan individu, kelompok, organisasi, pemerintah, dan masyarakat secara lebih cepat dan luas. Teknologi digital meningkatkan kecepatan penyampaian informasi, interaktivitas, aksesibilitas, dokumentasi, serta kemampuan melakukan komunikasi lintas ruang dan waktu. Namun, perkembangan tersebut juga diikuti persoalan berupa misinformasi, disinformasi, pelanggaran privasi, keamanan data, cyberbullying, ujaran kebencian, tekanan untuk selalu terhubung, dan kesenjangan digital. Oleh karena itu, efektivitas komunikasi digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh literasi digital, etika komunikasi, kemampuan mengevaluasi informasi, dan kesadaran terhadap keamanan data. Kajian ini menghasilkan model integratif yang menempatkan literasi digital, etika digital, kemampuan berpikir kritis, dan keamanan informasi sebagai faktor penguat pemanfaatan teknologi informasi untuk menciptakan komunikasi digital yang efektif dan bertanggung jawab.
Abstract:Adenina, S., & Tamzil, N. S. (2024). Management Of Diarrhea In Children And Its Relation To Stunting. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako, 10(1). Anggraini, D., & Kumala, O. (2022). Diare Pada Anak. Scientific…
entific Journal, 1(4).
Annisa. (2022). Diagnosis Dan Penatalaksanaan Pada Anak Usia 5 Tahun Dengan Diare Akut Tanpa Dehidrasi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(1). Http://Jurnal.Globalhealthsciencegroup.Com/Index.Php/Jppp
Aslan, Iriani, I., & Maryam. (2024). Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan Diagnosa Gangguan Sistem Pencernaan: Diare Di Ruangan Catelia Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(5).
Damayanty Syamsul, T., Karim, K., & Mappaoudang, A. (2024). Penanganan Dehidrasi Pada Anak Dengan Diare Akut: Kajian Literatur Tentang Terapi Dan Pendekatan Multidisipliner. Joa : Journal Omicron Adpertisi, 3(1). Https://Jurnal.Adpertisi.Or.Id/Index.Php/Joa
Dinkes Diy. (2026). Jumlah Kasus Penyakit Pada Manusia.
Dwijayanti, Y., Ketut Kencana, I., Gusti Agung Ari Widarti, I., & Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar, J. (2025). Hubungan Tingkat Asupan Protein Zat Gizi Mikro Dan Frekuensi Diare Dengan Status Gizi Balita Di Desa Patas Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Hubungan Tingkat Asupan Protein…) 54 | Jurnal Ilmu Gizi: Journal Of Nutrition Science, 14(1).
Fanggi, M. C., Riwu, Y. R., & Purnawan, S. (2025). Hubungan Penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balitadi Puskesmas Tarus Kabupaten Kupang Tahun 2025. Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 7(2), 1096–1107.
Fatmawati, Fatimah, S., Stianto, M., & Veronila, S. (2025). Efektivitas Zinc Untuk Atasi Diare Pada Balita. Jurnal Nusantara Medika, 9(2).
Fauziah, D. W., Mulyani, E., Syauqul, E., Haque, A. Fathkil, & Lestari, I. (2025). Evaluasi Penggunaaniantibiotik Pada Pengobatan Diare Dengan Metode Gyssensdi Puskesmas Kota Bengkulu. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(1).
Febrika, A., & Maria Lissanora Fernanda, S. (2025). Penerapan Manajemen Cairan Untuk Mengatasi Ketidakseimbangan Cairan Pada Anak Dengan Gastroenteritis. 10(1), 3123–5913. Https://Jurnal.Akperkesdamsiantar.Ac.Id/Index.Php/Wirasakti/
Gau, A. W., Fahirah Arsal, A. S., & Esa Darussalam, A. H. (2024). Gambaran Penggunaan Antibiotik Pasien Diare Akut Pada Anak Di Puskesmas Maroangin Kota Palopo Tahun 2021-2022. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1).
Jeanifer, U. M., Mediawati, A. S., & Somantri, I. (2026). Strategi Implementasi Standar Diagnosis, Intervensi, Luaran Keperawatan Indonesia Terhadap Perawat Di Rumah Sakit: Scoping Review. Jkmk : Jurnal Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan, 6(1).
Kemenkes. (2022). Manajemen Terpadu Balita Sakit.
Kemenkes. (2024). Survei Kesehatan Indonesia 2023.
Khotimah, N. N., Yuniar, R. V., Puteri, S. E., & Hidayat, A. R. (2026). Efektivitas Dan Efek Samping Penggunaan Suplementasi Zinc Dalam Penatalaksanaan Diare Pada Anak: Literature Review. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 12(1).
Kusmayanti, E., Ziah Sibualamu, K., Profesi Ners, P., Graha Edukasi Makassar, Stik., & Artikel Sejarah Artikel, I. (2023). Manajemen Cairan Pada Anak Dengan Diare: Scoping Review. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 18, 2302–2531. Https://Doi.Org/10.05.2023
Malasi Tamaela, M., Juwita, H., Syahrir, A., Studi Profesi Ners, P., Amanah Makassar, S., Keperawatan, D., & Kesehatan Kemenkes Gorontalo, P. (2023). Evaluasi Implementasi Keperawatan Pada Anak Diare Dengan Masalah Hipovolemia Di Ruang Perawatan Anak Al-Kautsar Rsud Haji Makassar. Journal Nursing Care, 9(1). Http://Jurnal.Poltekkesgorontalo.Ac.Id/Index.Php/Jnc/Index
Manazir, S., Jamalvi, W., & Jawed, F. (2023). Electrolyte Abnormalities In Children With Diarrhea And Its Association With Inpatient Stay - A Single Centre Study From Karachi, Pakistan. Pakistan Pediatric Journal, 47(2).
Munir, S. (2025). Comparison Of Lactose Containing With Lactose Free Milk In The Management Of Acute Watery Diarrhea - Children Less Than 2 Years Of Age. Journal Of Population Therapeutics & Clinical Pharmacology, 459–465. Https://Doi.Org/10.53555/8c3ttq08
Nurhasanah, U., Ramdini, D. A., & Pardilawati, C. Y. (2025). Efektivitas Penggunaan Zinc Dalam Pengobatan Diare Anak: Studi Literatur. In Jurnal Inovasi Kesehatan Terkini Page | (Vol. 158, Number 2). Https://Journalversa.Com/S/Index.Php/Jiktt
Putri, A., Anugerah, H., Djannatun, T., & Azmi, S. (2026). Suplementasi Zinc Dalam Penatalaksanaan Dan Pencegahan Kekambuhan Diare Pada Balita Menurut Pandangan Islam. Scienntific Journal, 5(2). Http://Journal.Scientic.Id/Index.Php/Sciena/Issue/View/34
Rahayu, N. P. U., Widhiantari, N. P. K., & Kio, A. L. (2020). Hubungan Pola Makan Ibu Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Banjar Tambak Sari Desa Kapal Kecamatan Mengwikabupaten Badung. Caring : Jurnal Keperawatan, 9(2), 73–78.
Rahmawati, H. (2024). Dampak Terapi Intravena Pada Balita Berdasar Vip (Visual Infusion Phlebitis) Score. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal Of Ners And Midwifery), 1(2), 160–165. Https://Doi.Org/10.26699/Jnk.V1i2.Art.P160-165
Sagara, V., Aramico, B., Arifin, V. N., Kesehatan, F., Univeristas, M., & Aceh, M. (2023). Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Anak Usia 1-4 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2).
Sari, K., Nirnasari, M., & Putriani, K. (2024). Pendidikan Kesehatan Dan Pemberian Makanan Tambahan Untuk Penanganan Diare Pada Balita Dengan Formula Bubur Tempe Di Wilayah Puskesmas Sei Jang. 2(1).
Shinta Dewi, B., Soleha, T. U., & Septiani, L. (2024). Eschercia Coli Causes Diarrhea: Pathogenesis, Diagnosis And Management. Medula (Medical Professional Journal Of Lampung), 14(5).
Suhartini, T., Washilah, W., & Hadi, W. N. (2023). Implementasi Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Berdasarkan Aspek Motivasi Kerja, Beban Kerja, Supervisi, Model Kepemimpinan Dan Organisasi, Fasilitas Layananan Terhadap Pendokumentasian Asuhan Keperawatan. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 8(2).
Unicef. (2026, March 18). Progress In Reducing Child Deaths Slows As 4.9 Million Children Under Five Die In 2024. Unicef.
Who. (2024). Dhiarrhoeal Disease. Who.
Who. (2025). Diarrhoea: Why Children Are Still Dying And What Can Be Done.
Yousuf, M., Khanzada, B., Channa, M. J., Mangi, A. H., & Khan, F. U. (2024). Clinical Assessment And Demographic Insights Of Lactose Intolerance Among Diarrheal Children At Hyderabad, Pakistan. Pakistan Biomedical Journal, 40–44. Https://Doi.Org/10.54393/Pbmj.V7i02.1030
Zhaqila, Q., Ruspandi, S., & Wiedyaningsih, C. (2024). The Effect Of Zinc And Probiotics Supplements In Children Under 5 Years Old With Diarrhea. Indonesian Journal Of Pharmacology And Therapy, 5(2). Https://Doi.Org/10.22146/Ijpther.10289