Search Articles & Publications

Showing 274 articles found for "Ruang"

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keselamatan Pasien Di Ruang Rawat Inap Rsud dr. Rasidin Padang Tahun 2025

Sri Rahayu, Vania Aresti Yendrizal, Weni Mailita
Abstract: Keselamatan pasien merupakan isu global yang menjadi prioritas utama dalam pelayanan kesehatan rumah sakit. Data menunjukkan angka kejadian tidak diharapkan (KTD) pada pasien rawat inap di dunia berkisar antara 3%–16%, yang&#8230; yang sebagian besar disebabkan oleh kelalaian dalam asuhan keperawatan. Faktor-faktor seperti kepemimpinan, komunikasi, dan lingkungan kerja menjadi determinan penting dalam penerapan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keselamatan pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Rasidin Padang tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat ruang rawat inap sebanyak 70 orang, dengan sampel 60 perawat dengan metode menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 26-29 Agustus 2025. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepemimpinan, komunikasi, lingkungan kerja, dan keselamatan pasien. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (43,3%) responden menyatakan keselamatan pasien kurang baik, (40,0%) menilai kepemimpinan kurang baik, (43,3%) komunikasi kurang baik, dan (38,3%) lingkungan kerja kurang baik. Uji Chi Square memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara kepemimpinan (p = 0,000), komunikasi (p = 0,000), dan lingkungan kerja (p = 0,000) dengan keselamatan pasien di ruang rawat inap RSUD Dr. Rasidin Padang tahun 2025. Kesimpulan, bahwa kepemimpinan, komunikasi, dan lingkungan kerja memiliki hubungan yang bermakna dengan keselamatan pasien. Diharapkan pihak rumah sakit dapat meningkatkan efektivitas kepemimpinan, memperbaiki kualitas komunikasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk mendukung penerapan budaya keselamatan pasien yang optimal.

ANALISIS NILAI KARAKTER DALAM BACAAN PESERTA DIDIK PADA BUKU PPKn KELAS 4 SD

Muwahhida, Muziya Ananda Fitri
Abstract: Artikel ini menganalisis nilai-nilai karakter dalam bahan bacaan PPKN (Pendidikan Kewarganegaraan) kelas IV, dengan tujuan mengidentifikasi dan mengevaluasi kontribusinya terhadap pengembangan karakter siswa. Nilai-nilai&#8230; utama meliputi keagamaan, kejujuran, kedisiplinan, demokrasi, kerja keras, kreativitas, kemandirian, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, penghargaan terhadap prestasi, keramahan, cinta damai, kebiasaan membaca, kepedulian terhadap lingkungan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab. Temuan menekankan kejujuran dan ketaatan dalam nilai-nilai keagamaan dan kejujuran, toleransi dan kedisiplinan melalui sikap sosial, serta kerja keras dan kreativitas melalui etos kerja yang kuat. Kemandirian dan demokrasi terwujud dalam kemandirian diri dan penghormatan terhadap hak-hak. Rasa ingin tahu dan semangat kebangsaan terlihat melalui prioritas terhadap kepentingan nasional. Cinta tanah air dan penghargaan terhadap prestasi ditanamkan melalui loyalitas dan apresiasi. Keramahan dan cinta perdamaian tercermin dalam hubungan yang positif. Semangat membaca dan tanggung jawab terlihat dalam antusiasme membaca serta akuntabilitas. Kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial terlihat dalam menjaga kebersihan dan membantu masyarakat. Analisis ini menyimpulkan bahwa materi PPKN secara efektif menanamkan nilai-nilai karakter, sekaligus menunjukkan adanya ruang untuk penyempurnaan lebih lanjut guna meningkatkan dampaknya dalam program pendidikan karakter di sekolah yang sedang berlangsung.

Analisis Komputasi Kinematika/Dinamika Partikel dalam Ruang Terbatas Menggunakan Metode Euler dan Logika Kondisional

Herman Jufri Andi, Rozanatun Ashfiya, Atiqatul Mufarrohah, Halimatus Zahroh, Abd Kholik
Abstract: Penelitian ini menyajikan simulasi komputasi untuk menganalisis kinematika dan dinamika partikel dalam ruang terbatas. Metode Euler digunakan untuk memodelkan gerak partikel, sementara logika kondisional diimplementasikan&#8230; n untuk mendeteksi dan merespons tabrakan dengan batas ruang. Simulasi ini berhasil mereplikasi fenomena Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB), menunjukkan bahwa komputer dapat meniru fenomena fisika menggunakan logika matematika sederhana. Peran logika komputasi dititikberatkan sebagai representasi gaya reaksi dari dinding terhadap partikel. Potensi pengembangan lebih lanjut mencakup ekspansi dimensi ruang, integrasi gaya seperti gesekan udara, dan sistem multi-partikel. Aplikasi masa depan dari konsep simulasi ini sangat luas, meliputi pengembangan physics engine dalam aplikasgame dan realitas virtual, otomatisasi robotika dan kendaraan otonom, nanoteknologi untuk simulasi medis, serta efek visual (CGI) dalam industri perfilman.

PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN APRESIASI SASTRA DI SEKOLAH DASAR: STUDI DESKRIPTIF PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS V SDN 100801 PASAR SEMPURNA

Yusti Andayati Pasaribu, Rita Nur’ain Harahap, Akhiril Pane
Abstract: Apresiasi sastra memiliki peran penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar karena dapat mengembangkan kemampuan berbahasa, kepekaan estetis, dan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan&#8230; sikan peran guru dalam mengembangkan apresiasi sastra pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN 100801 Pasar Sempurna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai perancang, fasilitator, motivator, dan evaluator dalam pembelajaran apresiasi sastra. Guru menerapkan pemilihan materi yang kontekstual, metode pembelajaran variatif, serta memberi ruang ekspresi kepada siswa terhadap karya sastra. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa peran guru sangat menentukan keberhasilan pengembangan apresiasi sastra siswa sekolah dasar.

INTEGRATION OF RELIGIOUS MODERATION VALUES IN PANCASILA EDUCATION LEARNING AT HJ. ISRIATI BAITURRAHMAN 2 ELEMENTARY SCHOOL SEMARANG

Muftia Intan Nur Baeti, Shelina Harefa, Ulifatul Jazila, Najwa Aulia Fatah, Adi Wiyoko Efendi, M Rikza Chamami
Abstract: Pengintegrasian nilai-nilai moderasi beragama ke dalam pengajaran Pancasila di sekolah dasar telah menjadi kebutuhan mendesak karena munculnya kecenderungan intoleransi dalam pergaulan siswa, sementara praktik pembelajaran&#8230; an di kelas seringkali tidak memberikan pengalaman yang cukup untuk menumbuhkan sikap moderat. Situasi ini menciptakan kesenjangan antara tuntutan kurikulum dan implementasi nyata di kelas, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi nilai-nilai moderasi beragama, jenis nilai yang diintegrasikan, dan upaya guru dalam mengoptimalkan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi pada guru dan siswa di sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai moderasi beragama terjadi melalui penguatan diskusi kelas, pembiasaan saling menghormati, dan mengaitkan materi Pancasila dengan situasi sosial yang dekat dengan pengalaman siswa. Guru mengimplementasikan nilai-nilai toleransi, keseimbangan, musyawarah, dan menghargai perbedaan melalui metode bercerita, kerja kelompok, dan pemanfaatan momen-momen insidental dalam dinamika kelas. Meskipun demikian, efektivitas implementasi masih dipengaruhi oleh keterbatasan pedoman, variasi kompetensi guru, dan kurangnya evaluasi berbasis karakter moderat. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengembangan model pembelajaran yang lebih sistematis, pelatihan berkelanjutan bagi guru, dan dukungan kebijakan sekolah agar pembelajaran Pancasila dapat menjadi ruang strategis untuk menumbuhkan sikap moderasi beragama sejak dini.

PENGUATAN LITERASI DAN KESEHATAN DIGITAL ANAK MELALUI PROGRAM EDUKASI “SEHAT DI RUANG DIGITAL” BERBASIS DARING

Dwi Kartikawati, Nurhasanah, Abdul Wahid Mumtazan
Abstract: Penggunaan gadget dan media sosial pada anak meningkat pesat, namun belum diikuti dengan kemampuan literasi dan kesehatan digital yang memadai. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko seperti paparan konten tidak layak,&#8230; , interaksi dengan orang asing di internet, serta penggunaan screen time berlebihan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak mengenai sehat di ruang digital dengan memberikan  literasi digital, keamanan digital, dan penggunaan gadget sehat. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan melibatkan 20 anak RPTRA Malinjo Jakarta Selatan sebagai peserta utama, dua dosen Unas sebagai fasilitator, dan satu mahasiswa sebagai pendamping teknis. Metode yang digunakan adalah edukatif interaktif melalui penyampaian materi visual, video edukatif, diskusi partisipatif, simulasi kasus sederhana (learning by doing). Evaluasi dilakukan dengan melalui observasi partisipasi peserta, serta refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai batasan screen time sehat, etika berinternet, dan cara menjaga keamanan digital, yang terlihat dari perbandingan hasil pre-test dan post-test serta keaktifan peserta selama kegiatan. Selain itu, pengelola RPTRA memperoleh modul literasi digital sebagai panduan implementasi lanjutan. Program ini juga menghasilkan komitmen awal peserta untuk menerapkan perilaku penggunaan gadget yang lebih sehat. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif sebagai upaya edukasi preventif berbasis komunitas dalam meningkatkan literasi dan kesehatan digital anak. Program berpotensi direplikasi pada komunitas serupa dengan pendekatan partisipatif dan media pembelajaran interaktif.

PENGENALAN BAHASA ASING SEJAK DINI UNTUK MENDUKUNG PEMBANGUNAN EKONOMI DI MASA DEPAN

Elvina Safitri, Hera Hartati, Alfiatun Oktafia Pertiwi
Abstract: Zaman industri, globalissasi dan digitalisasi membuka peluang yang cukup besar bagi setiap warga negara mendatangi bahkan bermukim di negara lain. Hal ini dapat memberi dampak positif, yaitu adanya pertukran wawasan, pengetahuan&#8230; getahuan dan teknologi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berdampak dengan kemajuan pembangunan ekonomi. Namu, hal ini tentu membutuhkan pemahaman komunikasi yaitu bahasa. Bahasa asing yang telah dibakukan menjadi bahasa internasional salah satunya adalah bahasa Inggris. Di dunia Internasional bahasa Inggris sering digunakan. Bahasa asing menjadi yang sangat penting untuk berinteraksi di ruang lingkup internasional. Pemahaman bahasa asing dapat membuka akses peluang yang lebih banyak untuk kemajuan pembangunan, karena hubungan internasional tidak hanya politik, akan tetapi juga ekonomi dan bidang lainnya. Berdasarkan hal tersebut maka dibuat pengabdian kepada masyarakat berjudul “Pengenalan bahasa asing sejak dini guna mendukung pembangunan ekonomi di masa depan”. Pengabdian ini mendapat respon positif diberbagai pihak dan berharap dapat membantu program pemerintah dalam mengenalkan bahasa asing ke masyarakat terkhusus anak-anak.

IMPLEMENTASI PROGRAM PENGHIJAUAN MELALUI KEGIATAN PENANAMAN POHON YANG BERKESINAMBUNGAN DI DESA SASAK PANJANG KABUPATEN BOGOR

Mimin Rukmini, Mujito, Siana Ria, Erna Herlina
Abstract: Program “Penghijauanmelalui Kegiatan Penanaman Pohon yang Berkesinambungan di Desa Sasak Panjang, Kabupaten Bogor” merupakan upaya strategis menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya&#8230; g pentingnya penghijauan. Desa Sasak mengalami berkurangnya ruang terbuka hijau dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan melalui perencanaan, sosialisasi, penanaman pohon, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan dengan melibatkan aparat desa dan warga setempat. Hasilnya menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dan jumlah tanaman yang dirawat secara berkelanjutan. Program ini diharapkan menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan serta menjadi model penghijauan yang dapat direplikasi di wilayah lain

PENERAPAN PERSPEKTIF GENDER DALAM TATA KELOLA DESA RAMAH PEREMPUAN DAN ANAK

A. Oktarya Sandi, M. Ikhsan Purnama, Fatima Azzahrah, Laode Muhammad Zul Ikram, Darma Wulan, Jelsia Paga, Miftahul Jannah, Zesilia Pratiwi, Helsa, Nur Afny, Aswia, Lulu Rahmadhani Mangesa
Abstract: Artikel ini membahas penerapan perspektif gender dalam tata kelola Desa Ramah Perempuan dan Anak (DRPA) sebagai strategi pembangunan desa yang inklusif dan berkeadilan. Implementasi perspektif gender tidak hanya menekankan&#8230; an partisipasi perempuan dalam proses pengambilan keputusan, tetapi juga pada penyediaan ruang aman, layanan perlindungan, dan pemberdayaan ekonomi yang mendukung kesejahteraan perempuan dan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis kebijakan untuk menggambarkan efektivitas penerapan perspektif gender di tingkat desa.

GREEN DAKWAH BERBASIS ABCD, PENGEMBANGAN BANK SAMPAH SEBAGAI PENDIDIKAN LINGKUNGAN DI DESA PAMMESAKANG

Muftihaturrahmah, Nurhalisa, Rizky Fauziah, Nur Rahma, Husnul Khatimah, Hidayat Nurwahid Saleh, Ahmad Muhajir, Afham Mamu, Andi Musafir Rusyaidi, Nilam PermatasarI Munir
Abstract: Penelitian ini membahas implementasi Green Dakwah berbasis Asset-Based Community Development (ABCD) dalam pengembangan bank sampah sebagai media pendidikan lingkungan di Desa Pammesakang. Pendekatan ABCD digunakan untuk&#8230; menggali potensi lokal masyarakat, termasuk modal sosial, budaya gotong royong, dan nilai-nilai keagamaan yang menjadi dasar gerakan dakwah ekologis. Melalui metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa bank sampah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengelolaan limbah, tetapi juga sebagai ruang edukasi lingkungan yang mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup berkelanjutan. Program Green Dakwah terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran ekologis melalui integrasi nilai-nilai Islam, seperti amanah, kebersihan, dan tanggung jawab sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara tokoh agama, pemerintah desa, dan kelompok masyarakat mampu memperkuat keberlanjutan bank sampah dan menjadikannya model pemberdayaan berbasis aset lokal. Dengan demikian, pendekatan ABCD dalam Green Dakwah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan sekaligus membangun kemandirian masyarakat Desa Pammesakang.